Open Journal Systems Politeknik Bosowa
Not a member yet
288 research outputs found
Sort by
Motivasi Intrinsik dan Pengaruhnya terhadap Prestasi Akademik dalam Mata Kuliah Akuntansi: Studi pada Mahasiswa Perpajakan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik terhadap prestasi akademik mahasiswa pada mata kuliah akuntansi di Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan menguji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis statistik menggunakan nilai t-test dan signifikansi. Data dianalisis untuk memastikan kelayakan model regresi melalui uji normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05) dan t hitung sebesar 4,932 ( t tabel 1,746). Persamaan regresi Y = 35,161 + 0,931X menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit motivasi intrinsik memberikan kontribusi sebesar 0,931 terhadap prestasi akademik. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peran motivasi intrinsik dalam mendukung keberhasilan belajar mahasiswa. Implikasi teoritis dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi intrinsik harus menjadi bagian penting dalam desain pembelajaran untuk meningkatkan prestasi mahasiswa. Dosen diharapkan mengembangkan pendekatan pengajaran yang mendorong motivasi belajar secara aktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya yang spesifik terhadap motivasi intrinsik sebagai faktor determinan dalam prestasi akademik mahasiswa pada konteks mata kuliah akuntansi
ANALYSIS OF TAX ACCOUNTING’S IMPLEMENTATION ON ACCOUNTS RECEIVABLE: CASE STUDY IN FREIGHT SERVICE MSME COMPANIES
Accounting applications in companies are applied using generally accepted accounting standards so that financial statements are more objective, clear, and understood by all parties. Companies need to pay attention to the application of tax accounting so that the preparation of financial statements is following tax regulations. The objectives to be achieved in this study are to analyze the application of accounts receivable accounting and the application of Value Added Tax related to receivables in freight service companies with medium scale based on tax provisions and PSAK. Data analysis in this study using qualitative analysis with a descriptive approach. The results of the analysis have been carried out on three freight service companies with medium scale showed that two companies measured and recorded receivables following the PSAK No. 23 (revised 2014), PSAK No. 55, and PSAK No. 68 (revised 2015), while one company did not. Other results showed that two companies perform presentation and disclosure of receivables and their allowance following PSAK No. 1 and PSAK No. 71, while one company did not. Collection of Value Added Tax on the transaction of Financial Accounting Standards following the Regulation of the Minister of Finance Number 207/PMK.10/2015 and the Value Added Tax Act No. 42 (2009). The company should record the receipt of the settlement of accounts receivable that have been written off based on the provisions of the applicable accounting standards and the company record the receipts into the cash account and accounts receivable account as a reduction in receivables. ABSTRAK Aplikasi akuntansi di perusahaan diterapkan dengan menggunakan standar akuntansi yang berlaku umum sehingga laporan keuangan lebih objektif, jelas dan dipahami oleh semua pihak. Perusahaan perlu memperhatikan penerapan akuntansi pajak agar penyusunan laporan keuangan sesuai dengan peraturan perpajakan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan akuntansi piutang dan penerapan Pajak Pertambahan Nilai terkait piutang pada perusahaan jasa pengangkutan dengan skala menengah berdasarkan ketentuan perpajakan dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil analisis yang telah dilakukan pada tiga perusahaan jasa pengangkutan dengan skala menengah menunjukkan bahwa terdapat dua perusahaan yang mengukur dan mencatat piutang sesuai dengan PSAK No. 23 (revisi 2014), PSAK No. 55, and PSAK No. 68 (revisi 2015), sedangkan satu perusahaan tidak. Hasil lainnya menunjukkan bahwa terdapat dua perusahaan yang melakukan penyajian dan pengungkapan piutang dan pencadangannya sesuai dengan PSAK No. 1 dan PSAK No. 71, sedangkan satu perusahaan tidak. Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai atas transaksi Standar Akuntansi Keuangan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 207/PMK.10/2015 dan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai No. 42 tahun 2009. Perusahaan seharusnya mencatat penerimaan pelunasan piutang yang telah dihapusbukukan berdasarkan ketentuan standar akuntansi yang berlaku dan perusahaan mencatat penerimaan tersebut ke dalam akun kas dan akun piutang sebagai pengurang piutang. Masih belum banyak penelitian yang membahas penerapan akuntansi pajak untuk piutang pada UMKM dan kerugian kredit yang diharapkan selama pandemi COVID-19
TINJAUN PENERIMAAN BEA METERAI DI KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK SULAWESI SELATAN, BARAT DAN TENGGARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan Bea Meterai, bea meterai dalam penelitian ini adalah bea meterai tempel di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena dengan cara pengumpulan data lebih signifikan, menunjukkan pentingnya detail suatu data yang diteliti. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan penerimaan Bea Meterai tempel pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara pada tahun 2020-2021 mengalami penurunan. Karena tidak mencapai target penerimaan bea meterai, adanya perubahan undang-undang bea meterai nomor 10 tahun 2020, Pembatasan sosial di masa COVID 19 yang menyebabkan aktivitas transaksi berkurang, serta terdapat peralihan meterai tempel ke meterai elektronik. Peran pemerintah sangat besar dalam Pelaksanaan pemungutan bea meterai melalui sosialisasi aturan yang berkaitan dengan Undang-undang bea meterai agar dapat meningkatkan jumlah penerimaan bea meterai di tahun-tahun mendatang
PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEUANGAN DANA DESA PADA KANTOR DESA BONEPOSI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan administrasi keuangan dana desa pada kantor desa boneposi, adapun metode yang digunakan adalah metode kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah pemerintah desa boneposi. Dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu pengelolaan verifikasi meliputi perencanaan, pelaksanaan, pencairan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, gambaran hasil penelitian diperoleh dari hasil wawancara dengan informan penelitian.Hasil penelitian mengenai pengelolaan administrasi keuangan dana desa, perencanaan merupakan hal yang penting dalam pengelolaan keuangan desa, karena pada tahap perencanaan dimulainya diadakan musyawarah desa guna menyusun rencana pembangunan desa. Dalam rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJM) dan rencana kerja pemerintahan desa (RKP) yang merupakan pedoman dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja desa yang diatur dalam peraturan pemerintah.
Analisis SWOT Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat di The Kaldera Toba
The Kaldera Toba adalah tempat wisata yang ada di Kecamatan Ajibata Sumatera Utara. The Kaldera Toba menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat mengembangkan perekonomian masyarakat dan pemerintah yang tidak terlepas dari adanya partisipasi masyarakat. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan wisata berbasis masyarakat di The Kaldera Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara, dan menganalisis data dengan transkip dan alat analisis SWOT untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di The Kaldera Toba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata telah memberikan dampak positif dalam mencapai keberlanjutan jangka panjang. Masyarakat telah terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif, wirausaha, dan organisasi pengelolaan pariwisata seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Selain itu, pengembangan pariwisata juga memperkuat pelestarian budaya lokal dan kesadaran lingkungan. Meskipun demikian, kesadaran lingkungan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Program pelatihan dan edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan
PERANAN PROGRAM LOYALITAS ALL ACCOR LIMITLESS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN (STUDI KASUS PADA HOTEL IBIS STYLES MEDAN)
The purpose of this study is to see how loyalty programs affect service quality at the Ibis Styles Medan. This is a qualitative study that use the case study method. Primary data and secondary data are the two categories of data used in this study. The findings of interviews with the front desk agent at the Ibis Styles Hotel Medan provided primary data, while secondary data was collected from the All Accor website. Based on the findings of the study, the following conclusions were made: 1) Provide benefits and advantages of loyalty programs that have an impact on hotel satisfaction and service quality. This is demonstrated through consumer reviews on the official All Accor website, which is used in conjunction with Trust You to calculate hotel ratings. 2) The convenience gained from the adoption of the loyalty program has an impact on increasing service quality. This is highlighted by the ease with which members of the loyalty program easily book rooms through the all accor website by inputting an e-mail address, and the front office department immediately collect guest data from room bookings which are already automatically registered in the fols system
PENGARUH LASER CO2 TERHADAP PENINGKATAN KERF WITDH PADA POLIMETIL METAKRILAT (PMMA)
Laser Cutting CO2 merupakan peralatan pemotong menggunakan sinar laser CO2 yang digerakkan dengan bantuan perintah komputer. Proses pemotongan laser CO2 terdiri dari campuran gas karbon dioksida (CO2), nitrogen (N2), Hidrogen (H2), dan helium (He) yang dialiri arus listrik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kerf width pada material PMMA ketebalan 3 mm dan 5 mm. Parameter pemotongan dalam penelitian ini menggunakan Arus 60 Ampere, 70 Ampere dan 80 Ampere serta menggunakan kecepatan potong 20 mm/s, 30 mm/s, dan 40 mm/s. Dari penelitian ini didapat hasil cutting PMMA yaitu kerf Width dengan nilai 0,89 mm menggunakan arus 80 ampere dan kecepatan 20 mm/s pada ketebalan PMMA 3 mm. Sedangkan pada ketebalan PMMA 5 mm juga memiliki nilai kerf width yang lebih besar dengan Arus 80 ampere dan kecepatan 20 mm/s yaitu 0,56 mm. Sedangkan tingkat minimum nilai kerf didapat pada arus 60 ampere pada kecepatan 40 mm/s yaitu 0,25 mm. Dalam percobaan, proses sublimasi dan tingkat efisiensi nilai kerf bergantung pada ketebalan PMMA dan arus laser yang digunakan. Kerf Width yang dihasilkan dari pemotongan PMMA dengan ketebalan 3 mm memiliki tingkat kekasaran pada tepi potong yang lebih kecil dibandingkan dengan PMMA ketebalan 5 mm. PMMA dengan ketebalan 5 mm mengalami microcracking pada tepi area kerf width yang diakibatkan oleh distorsi thermal pada proses pemotongan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai arus dan rendahnya kecepatan pada proses pemotongan laser CO2 maka nilai kerf width semakin besar dan sebaliknya rendahnya arus dan tingginya kecepatan maka nilai kerf width akan semakin rendah
Implementasi Modul Kontrol Flow Menggunakan Kontroler PID Digital Berbaris Mikrontroler Atmega328
Laboratorium Sistem Kendali di Politeknik Bosowa memiliki Trainer pengendalian variabel proses yang menerapkan pengendali PID dalam bentuk program PLC untuk mengendalikan variabel proses. Namun trainer tersebut memiliki lisensi untuk penggunaan di luar laboratorium seperi untuk implementasinya di industri yang menjadi salah satu tujuan praktikum Sistem Kendali sehingga tujuan dari penelitian ini yang membuat suatu pengendali PID yang lebih efisien menggunakan mikrokontoler ATmega 328 sebagai pusat pemrosesan, pengendali yang akan dibuat dapat digunakan untuk mengedalikan variable proses yang umum seperti kecepatan aliran air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental melalui proses perancangan dan pembuatan pengendali PID serta pembuatan plant melalui beberapa percobaan. Dari penelitian ini diperoleh karakteristik pengendali PID dengan Kp=100 Ki=20 dan Kd=0 yang mampu mencapai kondisi steady state dalam waktu sebesar 297 milidetik, tuning parameter tersebut diperoleh dengan cara Trial and Error
ANALISIS PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PASAL 25 PADA PT. HALIMA DUTA UTAMA ENERGI
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perhitungan pajak penghasilan badan pasal 25 pada PT. Halima Duta Utama Energi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2008. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, data yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan penelitian lapangan dengan sumber data primer dan skunder. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif yakni suatu analisis yang menguraikan dan menghitung pajak penghasilan dari perusahaan menurut Undang-Undang Perpajakan Nomor 36 tahun 2008. Hasil analisis laporan keuangan perusahaan, menunjukkan bahwa perhitungan dan pelaporan pajak penghasilan yang dilakukan perusahaan belum sesuai dengan Undang-Undang perpajakan No 36 Tahun 2008 dimana terdapat perbedaan dalam perhitungan pajak penghasilan, pada perhitungan PPh terutang dari laporan keuangan fiskal lebih besar dari kewajiban pajak tentang laporan keuangan komersial sehingga menyebabkan terjadinya kurang bayar. Koreksi fiskal dilakukan karena adanya perbedaan penetapan biaya menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dengan ketentuan perpajakan. Dampak dari pelaksanaan koreksi fiskal pada perusahaan PT Halima Duta Utama Energi menunjukkan bahwa dalam perhitungan PPh badan terdapat PPh yang kurang bayar. Disarankan agar perusahaan dalam perhitungan pajak penghasilan perlu memperhatikan Undang-Undang Perpajakan No 36 Tahun 2008 terkait biaya-biaya yang tidak diakui oleh pajak dengan kata lain bahwa perusahaan sebaiknya melakukan sendiri koreksi fiskal atas laporan keuangan komersial (selffiscalcorrection). Selanjutnya sistem pajak perusahaan berjalan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku, sebaiknya perusahaan menyediakan staff pajak yang mengerti dan paham akan aspek pajak
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profitabilitas, Leverage dan Ukuran Perusahaan terhadap Tax Avoidances. Sampel dalam penelitian ini merupakan seluruh perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 – 2020. Jumlah sampel penelitian sebanyak 33 perusahaan yang diperoleh dengan metode nonprobability sampling yaitu teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas dan Leverage berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Hal ini sesuai dengan teori agensi yang menjadi dasar penelitian, sedangkan ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance sehingga hal ini tidak sesuai dengan teori agensi yang menjadi dasar penelitian. Perusahaan yang memiliki laba besar dan tingkat utang yang tinggi akan mempengaruhi pembayaran pajak perusahaan dan perilaku Tax Avoidance tidak hanya dilakukan berdasarkan ukuran perusahaan