Open Journal Systems Politeknik Bosowa
Not a member yet
    288 research outputs found

    Rancang Bangun Trainer Mesin Listrik AC

    No full text
    Kebutuhan sumber daya manusia yang ahli dalam bidang perancangan dan maintenance mesin listrik sangat dibutuhkan dalam proses produksi di perusahaan manufaktur. Kebutuhan sumber daya manusia yang ahli dalam perancangan sistem produksi pada perusahaan manufaktur, tidak lepas dari penggunaan mesin listrik. Pembuatan trainer mesin listrik AC sangat cocok untuk dijadikan suatu metode pembelajaran karena mahasiswa akan secara langsung memahami tentang karakteristik mesin listrik AC. Trainer mesin listrik ini dirancang dengan konsep moduler, yaitu masing-masing komponen dibuat terpisah. Trainer ini bertujuan untuk melihat penggunaan tegangan, arus, dan kecepatan putaran pada keadaan motor tanpa beban, serta keadaan motor berbeban. Selain itu, alat ini juga dapat memperlihatkan hubungan antara kecepanan putaran, dan tegangan yang dibangkitkan oleh generator, hingga dengan pengaruh teganga terminal generator terhadap beban resistif. Hasil dari penggunaan alat ini, ditunjukan bahwa pada: 1. keadaan tegangan rendah pada motor kapasitor cenderung mempertahankan kecepatan hingga tegangan input mencapai 40 Vac namun torsi yang dihasilkan menurun; 2. Generator menghasilkan tegangan yang stabil pada kecepatan antara 1400 rpm hingga 1500 rpm dengan tegangan terminal antara 166.9 Vac hingga 195.4 Vac; 3. Semakin tinggi nilai beban resistif murni pada generator, maka tegangan terminalnya mengalami penurunan, dan arus yang dihasilkan mengalami penurunan namun membutuhkan torsi yang tinggi untuk menggerakkan generator tersebut.

    Rancang Bangun Media Pembelajaran Mesin Listrik Dasar

    No full text
    Media pembelajaran mesin listrik akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran pada mata kuliah praktikum mesin listrik. Mesin listrk dasar merupakan salah satu mata kuliah pada Program Studi Teknik Listrik. Media pembelajaran yang dirancang berisi materi mesin listrik. Materi tersebut digambarkan secara nyata dan mudah dipahami oleh peserta didik. Metode yang digunakan dalam perancangan media pembelajaran adalah membuat rangkaian motor AC dan DC dan generator AC dan DC. Tujuan penelitian ini untuk Membuat media pembelajaran mesin listrik dasar, untuk mengetahui prinsip-prinsip mesin listrik dasar, dapat membedakan mesin listrik dasar, mengetahui konstruksi motor dan generator, mengetahui karakteristik transformator. Motor listrik merupakan salah satu peralatan pengubah energi listrik menjadi energi mekanis. Energi mekanis ini dalam penerapannya digunakan sebagai mesin untuk proses produksi seperti mesin angkat, mesin angkut, mesin peniup, mesin penghisap dan mesin penggetar. Hasil pengujian motor DC magnet permanen di peroleh tegangan keluaran 12 V-32 V yang di hasilkan dari proses pemberian magnet terhadap rotor yaitu 29,2-3721 rpm, sedangkan motor AC kapasitor yang memberikan tegangan regulator AC yaitu sebesar 50 V -200 V yang di hasilkan oleh kecepatan putaran rotor 0 – 1380 rpm

    Rancang Bangun Media Pembelajaran Cos Phi Meter Dan Wattmeter Berbasis Arduino

    No full text
    Cos phi meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui, besarnya faktor daya (power factor) yang merupakan beda fasa antara tegangan dan arus. Dalam pengertian sehari-hari disebut pengukur Cosinus phi (ϕ).Rancang bangun media pemelajaran Cos phi meter dan watt meter berbasis arduino terdiri dari 3 bagian utama yaitu rangkaian Input, rangkaian pemroses dan rangkaian Output. Rangkaian Input terdiri dari rangkaian sensor tegangan, rangkain sensor arus, serta rangkaian pembaca faktor daya. Rangkaian pemroses terdiri dari arduino uno R3. Rangkaian output terdiri dari rangkaian penampil berupa LCD 16 x 2. Bagian software dirancang menggunakan bahasa C dengan mengunakan program arduino. Besarnya presentasi kesalahan ukur faktor daya yaitu sebesar 20,1 % untuk beban resistif, 27,2 % untuk beban kapasitif, dan 72,2 % untuk beban Induktif

    Rancang Bangun Automatic Fish Feeder Berbasis Arduino

    No full text
    Pemenuhan konsumsi pakan ikan menjadi salah satu faktor penting dalam usaha pembudidayaan ikan, hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan ikan budi daya di pasaran, teknik penyebaran pakan ikan yang masih manual juga menjadi salah satu masalah bagi pembudi daya, perancangan dan pembuatan alat tugas akhir ini juga bertujuan untuk mengubah pemberian pakan dari manual ke otomatis. Metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan tugas akhir ini adalah metode eksperimental, dimana prinsip kerja dari alat ini terfokus pada pengaturan penjadwalan pakan ikan dimana RTC sebagai pengatur penjadwalan dan load cell sebagai alat penakaran jumlah pakan ikan, alat tugas akhir ini sendiri bekerja sesuai dengan waktu yang telah diatur dan berat yang dimasukkan lalu disebarkan oleh baling-baling pelontar menggunakan motor DC. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa alat pemberi pakan ini dapat menyebarkan pakan ikan dengan jarak terjauh lebih dari 5 meter dan terdekat 2 meter, dengan jumlah pakan yang tersebar 50-500 gram, menggunakan tegangan aki 12 volt, dengan waktu putaran baling-baling pelontar 6,20 detik. adapun kesimpulan yang didapatkan pada penelitian ini adalah menyebarkan pakan ikan pada kolam ikan dengan menggunakan motor DC, penjadwalan pemberian pakan ikan secara otomatis menggunakan RTC, menggunakan load cell sebagai alat penakaran pakan, dan alat pakan ikan ini dapat di kontrol agar berada di tengah kolam menggunakan bluetooth

    Miniatur Hybrid Solar Heating dan Photovoltaics Heater untuk Pengering Gabah

    No full text
    Pengeringan produk pertanian khususnya padi bertujuan untuk mengurangi kadar air sampai tingkat tertentu sehingga dapat mencegah tumbuhnya jamur dan mikroorganisme yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan mutu gabah. Biasanya para petani mengeringkan hasil panennya dengan cara konvensional atau dengan cara penjemuran di bawah sinar matahari langsung, akan tetapi gabah dapat dengan mudah terkontaminasi oleh debu, serangga, mikroorganisme dan hal-hal lain dari luar yang dapat merusak gabah serta terlalu dipengaruhinya oleh cuaca dan waktu pengeringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan teknologi modern (panel surya) sebagai sumber energi pada alat pengering dan dengan adanya alat pengering ini dapat mempermudah pengeringan gabah bagi petani padi seperti proses pengeringan yang dapat dilakukan secara kontinu, efektif dan efisien. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa alat pengering gabah yang dibuat belum mampu mengeringkan gabah dengan cepat dan suhu yang terkumpul oleh kolektor belum mampu tersirkulasi dengan baik ke dalam lemari pengering, namun alat pengeringan ini mampu mempertahankan suhu di dalam lemari pengeringan meskipun hari sudah menjelang sore

    Rancang Bangun Trainer Pembangkit Listrik Mikro Hidro

    No full text
    Media pembelajaran berupa trainer akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran pada mata kuliah praktikum. Pembangkit Tenaga Listrik merupakan salah satu mata kuliah pada Program Studi Teknik Listrik yang mempelajari tentang pembangkitan listrik dengan memanfaatkan beberapa sumber tenaga, salah satunya air. Pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga air disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan kapasitas daya yang dihasilkan lebih kecil dari PLTA. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan tegangan output AC 1 fasa dan DC dengan memanfaatkan energi potensial air dan untuk mengetahui hubungan nilai antara RPM dan tegangan output alternator. Trainer ini menggunakan energi potensial air sebagai sumber utama, kemudian diubah menjadi energi mekanik berupa putaran yang dihasilkan oleh turbin pelton yang dihubungkan dengan puli sebagai media untuk mentransmisikan putaran kepada alternator bekas mobil sebagai generatornya. Hasil pengujian trainer PLTMH diperoleh tegangan output yang dihasilkan dari proses pembangkitan dari alternator ketika diberikan eksitasi 5 V DC yaitu sebesar 116,4 V AC, dan sedangkan tegangan DC yaitu sebesar 6.71 V DC dan RPM yang dihasilkan oleh alternator ketika diberikan eksitasi 5 V DC yaitu sebesar 530 RPM, sedangkan ketika tidak berikan eksitasi yaitu sebesar 1516 RPM.

    Rancang Bangun Media Pembelajaran Penyortiran Benda Berbasis Mikrokontroler

    No full text
    Media pembelajaran penyortiran benda berbasis mikrokontroler dengan menggunakan konveyor merupakan alat sortir sekaligus pemindah barang yang biasanya digunakan dalam dunia perindustrian. Penggunaan konveyor dapat menghemat biaya produksi yang tinggi serta meningkatkan laju produksi dengan kecepatan yang signifikan dan stabil. Pada konveyor pertama diletakkan empat pasang sensor dan satu motor servo dimana sensor ultrasonik mendeteksi jarak, sensor warna mendeteksi warna, dan sensor proximity mendeteksi jenis material dari suatu benda yang akan tersortir, sedangkan sensor infrared berfungsi untuk menghitung jumlah benda yang jatuh ke konveyor 2. Motor servo digunakan untuk menyortir benda yang telah terdeteksi oleh sensor dengan cara menghadang benda yang lewat sampai tersortir. Konveyor kedua berfungsi untuk membawa benda yang tidak tersortir ke penampungan. Alat ini menggunakan dua buah motor dc 12 Volt yang digunakan untuk menggerakkan konveyor. Adapun ketinggian benda yang digunakan yaitu 6 cm, 7 cm, dan 8 cm, untuk warna benda yang digunakan yaitu merah, hijau dan biru, serta jenis material dari logam. Hasil dari penelitian ini yaitu benda akan tersortir sesuai dengan perintah yang dimasukkan ke dalam program mikrokontroler

    Rancang Bangun Spot Welding

    No full text
    Spot welding merupakan metode penyambungan plat besi yang sangat familiar dalam dunia manufaktur. Pada umumnya proses spot welding hanya menggunakan hambatan panas untuk proses penyambungannya tanpa menggunakan gas apapun. Adapun tujuan pembuatan spot welding ini untuk mempermudah pekerjaan pengelasan pada plat tipis, dan mengetahui pengaruh waktu pengelasan terhadap hasil pengelasan. Adapun material yang digunakan untuk pengujian yaitu besi plat dengan ketebalan 0.2 mm dan mm. Hasil pengujian pada plat 0.2 dengan waktu 1-15 detik didapatkan kondisi plat melekat adalah diatas 7 detik dengan rata-rata arus sekunder transformator adalah sebesar 657 A. Sedangkan waktu pengelasan di bawah 7 detik hasil pengelasan plat tidak melekat dengan baik. Untuk pengujian pada plat 0.5 mm dengan waktu pengelasan 1-15 detik hasil yang terbaik didapatkan adalah diatas 11 detik dengan arus rata-rata pada sisi sekunder transformator adalah 643 A, sedangkan lama pengelasan 5-9 detik hasil sambungannya kurang melekat dan di bawah 5 detik tidak melekat

    0

    full texts

    288

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal Systems Politeknik Bosowa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇