Open Journal Systems Politeknik Bosowa
Not a member yet
288 research outputs found
Sort by
INTELLECTUAL CAPITAL SEBAGAI DETERMINAN DALAM MENSTIMULUS BUSINESS PERFORMANCE (STUDI KASUS PADA PT. MAKASSAR MEGA PUTRA PRIMA)
This research is aimed to analyze intellectual capital as a determinant in stimulate the business performance of PT. Makassar Mega Putra Prima. The data used in this research is data obtained from the result of key interviews using qualitative descriptive analysis.The results of this study show that PT. Makassar Mega Putra Prima manages its intellectual capital well. The company considers intellectual capital to be a very valuable intangible asset. This can be seen from the management carried out by PT. Makassar Mega Putra Prima towards human capital, structural capital, and customer capital in supporting the company's business performance
Tinjauan atas Kompensasi Kelebihan Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada PT Hastra Karya Persada
PT Hastra Karya Persada merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor dan menyediakan jasa penyewaan, perancangan, pelaksanaan atau pembangunan gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme kompensasi lebih bayar pada PT Hastra Karya Persada. Data penelitian ini diperoleh dari wawancara langsung dengan staff pajak dari PT Hastra Karya Persada. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme kompensasi lebih bayar PPN dapat dilakukan melalui aplikasi E- Faktur dan selama masa pajak tahun 2019 PT Hastra Karya Persada melakukan penjualan kepada pemungut PPN (Bendaharawan) yang menyebabkan besarnya jumlah pajak masukan di bandingkan pajak keluaran tetapi pada bulan November PT Hastra Karya Persada tidak hanya bertransaksi dengan pemungut PPN namun juga dengan non pemungut, sehingga PT Hastra Karya Persada dapat memungut PPNnya sendiri. Dalam masa ini PT Hastra Karya Persada memilih untuk mengkompensasikan dari saldo lebih bayar masa sebelumnya ke masa berikutnya sehingga dapat mengurangi PPN yang akan dibayarkan dan hasil perhitungan kompensasi lebih bayar PPN pada PT Hastra Karya sudah benar dengan melakukan pengkreditan pajak masukan dalam masa pajak yang tidak sama setelah 3 bulan berakhir masa pajak yang bersangkutan dengan melakukan pembetulan SPT masa PPN November dan desember tahun 2018
ANALISIS PENERAPAN PAJAK ATAS DANA DESA DI DESA LOMPO TENGAH KECAMATAN TANETE RIAJA KABUPATEN BARRU
Desa Lompo Tengah merupakan Desa yang terletak di Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Desa Lompo Tengah sebagai penerima Dana Desa sudah seharusnya menjalankan Manajemen Pajak dalam setiap transaksi yang dilakukannya. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Penerapan Pajak atas Dana Desa Di Desa Lompo Tengah Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Hasil Penelitian ini adalah Desa Lompo Tengah Menjalankan Penerapan Pajak dengan Memungut atau Memotong Pajak, Menyetor Pajak dan Melaporkan Pajak. Dalam Penerapannya Pajak yang Paling sering adalah Pajak Penghasilan Pasal 21, Pajak Penghasilan Pasal 22, Pajak Penghasilan Pasal 23 dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Kegiatan Pemotongan dan Pemungutan Pajak dilakukan dengan menginput setiap pajak berdasarkan jenisnya melalui Aplikasi Keuangan Desa yang bernama Siskeudes. Dalam Hal Penyetoran, Desa Lompo Tengah melakukan penyetoran yang telah dipungut dan dipotong ke Kantor POS. Desa Lompo Tengah masih belum melakukan Pelaporan Pajak tetapi hanya melakukan Pelaporan dalam bentuk Pelaporan atas Seluruh transaksi yang dilakukan
PENGARUH PENGETAHUAN DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA KPP PRATAMA MAKASSAR UTARA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Makassar Utara, untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Makassar Utara, dan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuha wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Makassar Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan menggunakan skala likert 1 sampai 5, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Makassar Utara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian Uji (t) menunjukkan bahwa variabel pengetahuan wajib pajak berpengaruh positif terhadap variabel kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Makassar Utara dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif terhadap variabel kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Makassar Utara. Sedangkan hasil Uji (F) menunjukkan bahwa semua variabel dependen (pengetahuan dan kesadaran) berpengaruh terhadap variabel independen (kepatuhan). Semakin tinggi pengetahuan dan kesadaran wajib pajak, maka tingkat kepatuhan wajib pajak pada KPP Pratama Makassar Utara akan semakin meningkat
FASILITAS SPOT SWAFOTO DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGALAMAN BERWISATA DI DE RANCH PUNCAK
Kegiatan swafoto menjadi trend dan banyak dilakukan oleh wisatawan selama berkunjung ke destinasi wisata. De Ranch merupakan salah satu destinasi wisata di Puncak, Bogor yang memiliki berbagai fasilitas spot swafoto. Penelitian ini bertujuan menganalisis fasilitas spot swafoto dan pengaruh spot swafoto di De Ranch Puncak terhadap pengalaman berwisata bagi wisatawan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan metode SEM (structural equation modelling). Adapun pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, penyebaran kuesioner, studi literatur dan dokumentasi. Dari hasil survey terhadap 200 orang wisatawan dapat disimpulkan bahwa fasilitas utama dan penunjang tidak berpengaruh terhadap pembentukan pengalaman berwisata bagi wisatawan. Sedangkan fasilitas pendukung berpengaruh terhadap pembentukan pengalaman berwisata para wisatawan di De Ranch Puncak
Uji Coba Pemanfaatan Buah Sukun Sebagai Tepung Dalam Pembuatan English Muffin
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk olahan dari pemanfaatan buah sukun sebagai tepung dalam pembuatan english muffin. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dan analisis data statistik deskriptif serta pengambilan sampling pada menggunakan teknik simple random sampling. Pembuatan english muffin ini menggunakan 3 macam perlakuan TT75TS25 (pembuatan english muffin menggunakan tepung terigu sebanyak 75% dan tepung sukun sebanyak 25%), TT85TS15 (pembuatan english muffin menggunakan tepung terigu sebanyak 85% dan tepung sukun sebanyak 15%), TT80TS20 (pembuatan english muffin menggunakan tepung terigu sebanayak 80% dan tepung sukun sebanyak 20%). Parameter yang diamati adalah uji hedonik (rasa, warna, aroma dan tekstur). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji hedonik pada produk english muffin yang paling banyak disukai dari aspek rasa adalah perlakuan TT85TS15 dengan nilai ratarata sebanyak 3,36. Pada aspek tekstur panelis lebih cenderung memilih perlakuan TT85TS15 dengan nilai rata-rata sebanyak 3,31. Pada aspek warna, panelis cenderung memilih perlakuan TT85T15 dengan nilai rata-rata sebanyak 3,25. Sedangkan pada aspek aroma, panelis cenderung memilih perlakuan TT85TS15 dengan nilai rata-rata sebanyak 3,4. Perlakuan yang paling disukai oleh panelis baik dari segi rasa, warna, aroma, dan tekstur adalah perlakuan TT85TS15 dengan nilai rata-rata 3,245.Kata kunci : Tepung sukun; subtitusi; English Muffi
UJI COBA PENGGUNAAN LEMAK YANG BERBEDA PADA PEMBUATAN ROTI BERRE’ KHAS SIDRAP SULAWESI SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah margarin, mentega dan minyak dapat diolah dalam proses pembuatan Roti Berre’ untuk mengetahui serta daya terima masyarakat terhadap Roti Berre’ dengan variasi baru. Penelitian ini menggunakan uji hedonik, pada produk Roti Berre yang dihasilkan. Pembuatan Roti Berre ini menggunakan perlakuan BMY (Berre’ Minyak), BMG (Berre’ Margarin), BMT (Berre’ Mentega). Hasil penelitian menunjukan bahwa minyak, mentega, dan margarin dapat menggantikan air sebagai bahan dalam pembuatan Roti Berre’ Khas Sidrap. Selain itu uji hedonik produk Roti Berre’ menunjukkan bahwa aspek rasa yang paling disukai adalah perlakuan BMT dengan rata-rata sebesar 3,92. Perlakuan yang paling disukai dari aspek tekstur adalah perlakuan BMT dengan rata-rata sebesar 4,11. Perlakuan paling disukai dari aspek warna adalah perlakuan BMT dengan rata-rata sebesar 4,06, dan pada perlakuan yang paling disukai dari aspek aroma adalah perlakuan BMT dengan rata-rata sebesar 4,17
Subtitusi Pembuatan French Macaron Menggunakan Tepung Kulit Kacang Hijau Sebagai Bahan Pengganti Tepung Almond
Pengolahan kulit kacang hijau menjadi tepung merupakan alternatif cara pengolahan yang memiliki beberapa keunggulan dalam meningkatkan daya simpan, memudahkan pengolahan bahan baku dan kandungan gizi. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pembuatan French Macaron ini menggunakan 4 perlakuan yaitu, TKKH100, TKKH80TA20, TKKH60TA40 (kulit kacang hijau, TKKH40TA60. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek aroma, panelis lebih cenderung memilih perlakuan TKKH40TA60 karena perlakuan TKKH40TA60 dengan nilai rata-rata paling tinggi 3.86. Dari aspek tekstur panelis memberikan penilaian yang berbedabeda baik perlakuan TKKH100, TKKH80TA20, TKKH60TA40 dan TKKH40TA60 yaitu sebanyak 3.2, 3.4, 3.73 dan 3.46. Adapun dari aspek aroma panelis lebih cenderung memilih perlakuan TKKH40TA60 nilai rata-rata 3.86. Sedangkan dari aspek warna panelis lebih dominan ke perlakuan TKKH40TA60 dengan nilai rata-rata 3.64.Kata kunci: Kulit Kacang Hijau ; French Macaron ; Tepung Almon
SUBTITUSI TEPUNG CEKER TERHADAP KUE TRADISIONAL BARUASA
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk olahan dari pemanfaatan tepung ceker ayam sebagai kue baruasa yang menggunakan tepung ceker sebagai pengganti tepung beras.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic deskriptif yang menggunakan teknik purposing sampling.Penelitian ini menggunakan empat jenis perlakuan, yaitu TPC100 (100% tepung ceker), TPC75TB25 (75% tepung ceker dan 25% tepung beras), TPC25TB50 (50% tepung ceker dan 50% tepung beras), TPC25TB75 (25% tepung ceker dan 75% tepung beras).Parameter yang dinilai adalah tes hedonik (rasa, tekstur, warna dan aroma).Hasil penelitian menunjukkan tes hedonik perlakuan yang paling disukai dari segi rasa adalah TPC100, dari segi tekstur, warna dan aroma adalah TPC50TB50
Alat Penggulung Belitan Motor dan Transformator Berbasis Arduino
Motor listrik sangat penting di dunia industri karena motor listrik dapat mengkonversi energi listrik menjadi energi mekanik (gerak), sehingga berfungsi sebagai penggerak utama untuk memutar mesin-mesin di industri seperti pneumatic, hidrolik, mesin bubut, mesin gerinda, mesin bor, mesin gergaji, mesin pencampur, mesin giling dan sebagainya. Sedangkan transformator berfungsi menaikkan atau menurunkan tegangan dan arus. Tujuan tugas akhir ini yaitu membuat program dengan sistem interrupt counter agar sensor dapat membaca putaran motor sesuai nilai masukan n_setpoint dan membuat program sehingga motor berhenti saat nilai n_setpoint lebih kecil atau sama dengan nilai pembacaan sensor. Metodologi tugas akhir ini menggunakan jenis metode research and development. Pada tugas akhir ini menghasilkan sebuah alat yang dapat digunakan untuk menggulung belitan transformator dan motor listrik (spiral dan konsentrik). Hasil pengujian secara manual tanpa kawat atau menggunakan kawat dimana jumlah putaran motor DC dan lilitan kawat telah sesuai dengan n_setpoint yang di atur sebelumnya. Pada pengujian secara otomatis tanpa kawat atau menggunakan kawat untuk PWM lebih kecil dari 160 jumlah putaran motor DC dan lilitan kawat telah sesuai dengan n_setpoint yang di atur sebelumnya, sedangkan untuk PWM lebih besar dari160 jumlah putaran dan lilitan kawat lebih 1 dari n_setpoint yang di atur sebelumnya. Sehingga diperoleh tingkat ketelitian untuk pengujian manual sebesar 100%, sedangkan pada pengujian otomatis diperoleh tingkat ketelitian sebesar 98,7%