Open Journal Systems Politeknik Bosowa
Not a member yet
288 research outputs found
Sort by
INTEGRITAS AKUNTAN DALAM BUKA MATA BUKA TELINGA DENGAN FILOSOFI SEDULUR PAPAT KELIMA PANCER
AbstrakTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi budaya pewayangan Jawa yang ada dalam Buka Mata Buka Telinga (Bagong) dalam mempelajari karakteristik sikap akuntan berintegritas dengan falsafah Sedulur Papat Kalima Pancer.Metode – Studi literatur dilakukan dalam penelitian dengan mengumpulkan sumber-sumber terkait dengan Wayang Bagong, selanjutnya dilakukan pemilihan terkait dengan Wayang Bagong yang mengandung Buka Mata Buka Telinga terkait dengan integritas bagi seorang akuntan.Temuan Utama - Filosofi ini menjelaskan bahwa menjadi manusia yang seutuhnya dengan menggunakan empat energi dan tidak terlepas dari pusatnya yaitu Watman, Wahman, Rahman, Ariman dan Pancer. Sejarah wayang dan kehidupan manusia tidak dapat terpisahkan. Wayang merupakan bagian dari budaya manusia. Sejarah wayang yang sangat beragam menandakan bahwa manusia sudah menjadikan wayang sebagai budaya estetis berupa berbagai lakon wayang yang menceritakan kehidupan manusia.Implikasi Teori dan Kebijakan - Bagong merupakan salah satu dari punakawan yeng dihadirakn untuk memberi contoh dan tuntunan yang terbaik bagi kehidupan manusia, sehingga manusia bisa menjadi mengerti apa yang seharusnya dilakukan dalam kehidupan mereka dan memiliki caranya sendiri yang lebih tepat dan lebih baik.Kebaruan Penelitian - Karakter masing-masing tokoh punakawan bila disatukan mencerminkan karakter akuntan yang unggul. Integritas, objektivitas, dan profesionalisme adalah suatu bagian dari kewajiban untuk seorang auditor independen dan secara tegas tercantum dalam Kode Etik Akuntan Profesional. Pancer integritas akuntan dimaknai tentang kesadaran, dan akuntan dapat menjadi pribadi yang baik dengan mengutamakan cipta, rasa, karsa, dan karya. Kata Kunci : akuntan, bagong, integritas, wayan
Inovasi Gastronomi Kerajaan Buton Dengan Teknik Fusion Food Pada Kuliner Bau-Bau Sulawesi Tenggara
Kuliner Bau-Bau Sulawesi Tengggara tradisional dapat diolah dengan perpaduan penyajian teknik fusion food menjadi hidangan tradisional yang dikenal di masyarakat umum sehingga menimbulkan ide-ide dari penulis dalam inovasi kuliner tradisional daerah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui inovasi fusion food dan daya terima masyarakat terhadap kuliner Bau Bau Sulawesi Tenggara dari aspek rasa, aroma, warna, dan tekstur. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan menggunakan Uji Hedonik. Populasi terdiri dari mahasiswa dan dosen Politeknik Bosowa dengan alokasi proportional sebanyak 45 orang dipilih sebagai sampel untuk menguji rasa, warna, aroma, dan tekstur pada kuliner. Terdapat enam kuliner yaitu kapusunosu, sup ikan parende, lapa-lapa, ikan katapai, konduru, dan onde onde gola dengan menggunakan resep baku tradisional. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Nilai rata rata tertinggi dari rasa adalah onde-onde dengan skor 4.77 dari skor maksimum 5. Dari segi warna, panelis kebanyakkan memilih lapa lapa dengan nilai rata rata sebanyak 4.36 dan kapusunosu skor sebanyak 4.12. Dari segi aroma, panelis kebanyakan memilih ikan parende dengan nilai rata rata sebanyak 4.29 dan ikan katapai skor sebanyak 4.55. Aspek tekstur kebanyakkan panelis memilih konduru dengan nilai rata rata sebanyak 4.38 dan onde onde skor sebanyak 4.47. Dilihat dari hasil penilaian rata-rata panelis mendapatkan kriteria sangat suka dengan menggunakan skala likert data ordinal diperoleh nilai rata rata tertinggi secara keseluruhan. Rumusan masalah ini adalah untuk mengetahui bagaimana inovasi fusion food dan daya terima masyarakat terhadap kuliner Bau-Bau Sulawesi Tenggara dari segi rasa, warna, aroma, dan tekstur
Identifikasi Permasalahan Pengoperasian PLTS Offgrid
PLTS dengan Sistem Terpusat (Off-Grid) digunakan di daerah yang tidak terjangkau oleh jaringan distribusi PLN karena output sistem ini terhubung dengan baterai penyimpanan atau langsung ke beban sesuai kebutuhan. Pada saat pengoperasian PLTS mengalami beberapa masalah sehingga pada penelitian ini mengkaji masalah-masalah yang terjadi pada PLTS berdasarkan literatur dari penelitian sebelumnya maupun dari media-media onine. Hasil kajian menunjukkan bahwa ada 4 komponen utama penyusun PLTS yaitu panel surya, Solar Charge Controlled, baterai dan inverter dan 3 diantaranya perlu mendapat pemeriksaan rutin pada saat pengoperasian PLTS. Masalah – masalah yang selalu dipantau yaitu hot spot, kerusakan fisik dan wiring pada panel surya, kemudian penurunan tegangan secara cepat, resistansi dalam tinffi pada baterai, serta sistem grounding, pembebanan berlebih pada inverter. Pemantauan rutin pada PLTS dapat dilakukan oleh operator dan teknologi sistem monitoring
Rancang Bangun Pembelajaran Piranti Elektronika Memahami Karakteristik Transistor Bipolar Junction
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari mengenai komponen komponen linstrik yang digunakan untuk mengontrol aliran atau pertikel muatan listrik didalam sebuah rangkaian. Salah satu komponen yang akan dibahas yaitu Transistor. Dimana Transistor terbagi menjadi dua jenis yaitu PNP dan NPN. Tujuan dari pembuatan media pembelajaran ini yaitu memudahkan mahasiswa dalam memahami karakteristik Transistor. Hasil dari pengujian alat ini ketika tegangan yang mengenai kaki basis atau tegangan Vbb diperbesar maka arus pada Ib juga ikut besar. Transistor akan berfungsi jika Vbe diberi tegangan mendekati 0,7 V.
Rancang Bangun Modul Praktik Load Cell dengan Kapasitas 20 Kg Berbasis Arduino Nano
Pada saat pengukuran massa, biasanya dilakukan secara manual yaitu dengan menggunakan timbangan manual. Berdasarkan hasil penjelasan diatas, maka dirancanglah suatu alat timbangan elektronik menggunakan Arduino Nano sebagai pengendali dan load cell sebagai sensor. Pada saat alat mendeteksi adanya beban, maka secara otomatis sensor akan membaca dan mengirimkan sinyal ke Arduino Nano yang kemudian berat suatu beban akan ditampilkan pada LCD. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah perancangan, metode ini diperlukan untuk memudahkan perancang dalam mengembangkan ide rancangan. Dari hasil pengujian alat mampu mengukur beban dengan berat maksimum 20Kg dan spesifikasi ketelitian 1 gram dengan error kesalahan 0,2%, sehingga ketelitian persentase timbangan ini mencapai 99,8%
Rancang Bangun Pembelajaran Piranti Elektronika Memahami Karakteristik Transistor Bipolar Junction
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari mengenai komponen komponen linstrik yang digunakan untuk mengontrol aliran atau pertikel muatan listrik didalam sebuah rangkaian. Salah satu komponen yang akan dibahas yaitu Transistor. Dimana Transistor terbagi menjadi dua jenis yaitu PNP dan NPN. Tujuan dari pembuatan media pembelajaran ini yaitu memudahkan mahasiswa dalam memahami karakteristik Transistor. Hasil dari pengujian alat ini ketika tegangan yang mengenai kaki basis atau tegangan Vbb diperbesar maka arus pada Ib juga ikut besar. Transistor akan berfungsi jika Vbe diberi tegangan mendekati 0,7 V
Robot Pemadam Api Dengan Omni Wheels Berbasis Mikrokontroler
Kebakaran merupakan salah satu musibah yang sering terjadi terutama di daerah padat penduduk. Musibah ini kerap kali menimbulkan banyak kerugian harta benda bahkan korban jiwa. Pertolongan pada kejadian ini ditangani oleh profesi pemadam kebarakan. Pekerjaan ini membutuhkan gerakan cepat dan tepat agar api tak meluas. Hal ini dapat dikendalikan dengan menemukan sumber titik api. Pemadam kebaran memiliki risiko dan kendala yang besar dalam mengendalikan titik-titik api tersebut. Mensimulasikan mobil pemadam kebakaran pada sebuah robot merupakan metode yang dapat membantu manusia dalam penanganan kebarakan. prototype Robot Pemadam Api Dengan Omniwheel Berbasis Microcontroller yang pengoperasiannya dirancang menggunakan tiga jenis sensor, antara lain sensor sound aktivasi untuk sinyal start awal waktu robot di aktifkan, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk deteksi jarak, dan sensor UVtron untuk deteksi ada tidaknya keberadaan titik api. Dengan simulasi tersebut, robot dapat menyusuri lokasi kebarakan dan menemukan api agar kebarakan dapat dikendalikan dengan mengurangi risiko dari pekerja pemadam kebaran. Dapat disimpulkan bahwa prototype robot pemadam api dapat digunakan sebagai dasar atau simulasi untuk merangcang robot pemadam api yang sebenarnya.
Rancang Bangun Mesin Pemotong Pelat Menggunakan Mikrokontroller ATmega328 Dengan Pengontrolan GRBL
Mesin pemotong pelat logam yang di rancang bangun dengan menggunakan las oxy dan acetyline dapat bekerja secara otomatis sehingga mempermudah proses pemotongan pelat logam dan menghindari resiko kecelakaan kerja. Pengontrolan mesin pemotong pelat digerakkan oleh stepper motor yang dikontrol melalui ATmega 328 kemudian GRBL yang mengirim data ke G-code sehingga dapat bergerak sesuai dengan inputan G-code yang berisikan titik koordinat Axiz X dan Z. Mesin ini memiliki kemampuan untuk memotong pelat logam dengan ketebalan maksimal 10 mm dengan panjang 80 mm dalam waktu 1 menit 13 detik
ANALISIS PENERAPAN PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 4 (2) ATAS SEWA TANAH DAN/ATAU BANGUNAN RUMAH ATM PADA PT BANK SULSELBAR CABANG UTAMA MAKASSAR
Penelitian ini dilakukan di PT Bank Sulselbar Cabang Utama Makassar. Penelitian ini berdasarkan Ketentuan Menteri Keuangan Nomor 120/KMK.03/2002 tentang Pelaksanaan Pembayaran dan Pemotongan Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pemotongan pajak penghasilan pasal 4 ayat (2) atas sewa tanah dan/atau bangunan rumah ATM pada PT Bank Sulselbar Cabang Utama Makassar tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemotongan yang dilakukan oleh PT Bank Sulselbar Cabang Utama Makassar masa Mei sampai dengan Agustus 2020, telah sesuai dengan Ketentuan Menteri Keuangan Nomor 120/KMK.03/2002 dengan tarif sebesar 10%
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. ESAPUTLII PRAKARSA UTAMA (BENUR KITA) DI JALANGE KABUPATEN BARRU
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan secara parsial dan simultan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Esaputlii Prakarsa Utama (BENUR KITA) sebanyak 345 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 78 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian setelah data diolah dengan SPSS versi 26 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Keselamatan Kerja (X1) dan Kesehatan Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y), yang dapat ditunjukkan melalui persamaan regresi linear berganda yakni Y = 9,372 + 0,500 X1 + 0,437 X2 untuk Keselamatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0,000 lebih kecil 0,05 dan nilai t-hitung 4,429 lebih besar t-tabel 1,665. Untuk Kesehatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0,000 lebih kecil 0.05 dan nilai t-hitung 3,797 lebih besar t-tabel 1,665. Adapun R Square sebesar 0,470 atau sama dengan 47% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar persamaan regresi ini atau variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Esaputlii Prakarsa Utama (BENUR KITA) Di JalangE Kabupaten Barru