Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
PEMODELAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI SEKOLAH MENGGUNAKAN METODE TOGAF ADM (STUDI KASUS: SMKN 1 KADIPATEN)
Penelitian ini berfokus pada perancangan arsitektur enterprise di SMKN 1 Kadipaten untuk meningkatkan layanan pendidikan dan mendukung pengambilan keputusan strategis melalui sistem informasi yang terintegrasi. Menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM, arsitektur dibagi menjadi empat domain utama: arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi, guna menyelaraskan teknologi dengan tujuan organisasi. Implementasi ini menjadi cetak biru pengembangan sistem informasi sekolah yang mencakup seluruh unit, mulai dari pendaftaran siswa baru secara online, pembelajaran interaktif berbasis TIK, hingga manajemen data siswa, guru, alumni, dan penyaluran kerja. Fungsi administrasi seperti keuangan, kepegawaian, dan inventaris juga diotomatisasi agar lebih efisien dan akurat. TOGAF ADM dipilih karena metodologinya yang terstruktur dan fleksibel, serta sesuai untuk diterapkan di institusi pendidikan maupun industri
IMPLEMENTASI METODE NDLC PADA INFRASTRUKTUR JARINGAN UNIVERSITAS BHAKTI HUSADA INDONESIA DENGAN MEMANFAATKAN WHATSAPP GATEWAY SEBAGAI MONITORING
Internet merupakan komponen vital dalam menunjang aktivitas akademik dan administrasi di lingkungan kampus Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI). Stabilitas dan kecepatan internet sangat dibutuhkan oleh Mahasiswa, Dosen, dan Staf untuk menunjang kinerja harian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan infrastruktur jaringan dengan pendekatan metode Network Development Life Cycle (NDLC), serta mengintegrasikan sistem monitoring dengan WhatsApp Gateway sebagai notifikasi real time ketika terjadi gangguan internet. Metode NDLC yang digunakan terdiri dari enam tahap yaitu Analysis, Design, Simulation/Prototyping, Implementation, Monitoring, dan Management. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu sistem jaringan yang stabil dan dapat dimonitor secara real time
RANCANG BANGUN SISTEM PEMESANAN VILLA BERBASIS WEB DENGAN METODE RAD PADA BONA VILLA INN GIANYAR
Perkembangan teknologi informasi mendorong berbagai sektor, termasuk pariwisata, untuk mengadopsi sistem digital guna meningkatkan efisiensi layanan. Bona Villa Inn merupakan penginapan yang berlokasi di Gianyar, Bali, yang hingga saat ini masih menggunakan sistem pemesanan kamar secara manual melalui aplikasi WhatsApp. Kondisi ini menimbulkan permasalahan dalam pencatatan data, validasi pemesanan, serta keterlambatan proses pelayanan pada saat volume permintaan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pemesanan villa berbasis web menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Tahapan yang diterapkan mencakup analisis persyaratan, tahap analisis permodelan sistem, tahap analisis permodelan desain, tahapan konstruksi. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta dilengkapi fitur utama berupa pemesanan kamar daring, pengecekan ketersediaan kamar, integrasi pembayaran online, dan dashboard admin untuk pengelolaan data. Hasil pengujian menggunakan metode black box menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai spesifikasi. Implementasi sistem ini mampu menyederhanakan alur pemesanan, meningkatkan akurasi data reservasi, serta mengintegrasikan proses transaksi antara pelanggan dan pengelola secara real-time
RANCANG BANGUN LMS BERBASIS MOODLE UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMP GENTA SARASWATI GIANYAR
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle di SMP Genta Saraswati sebagai upaya mempermudah guru dalam mendistribusikan materi ajar dan mengelola tugas siswa secara daring. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Evaluasi sistem dilakukan dengan melibatkan 30 responden yang terdiri atas guru dan siswa melalui kuesioner berbasis teori SEPENTES, yang menilai aspek kemudahan penggunaan, kelengkapan fungsi, aksesibilitas, dan stabilitas sistem. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sekitar 80% pengguna merasa LMS sangat bermanfaat dalam mendukung proses pembelajaran. Skor rata-rata tertinggi diperoleh pada aspek aksesibilitas dengan nilai 4,5 dari 5, sedangkan skor terendah terdapat pada aspek kelengkapan fungsi dengan nilai 3,9, yang menunjukkan perlunya pengembangan fitur tambahan. Selain memberikan manfaat langsung bagi sekolah, penelitian ini juga membantu pengembang memperoleh kompetensi dalam analisis kebutuhan, perancangan sistem e-learning, serta penyusunan dan analisis instrumen evaluasi. Secara keseluruhan, LMS ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk mendukung pembelajaran digital yang efektif, interaktif, dan berkelanjutan di sekola
PERANCANGAN ANTARMUKA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MANAJEMEN RISIKO BAGI PETANI BAWANG MERAH DENGAN PENDEKATAN USER-CENTERED DESIGN
Bawang merah merupakan komoditas pertanian penting yang memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian petani di Kabupaten Majalengka, namun budidayanya rentan terhadap risiko seperti hama, penyakit, dan perubahan cuaca ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka Sistem Pendukung Keputusan Manajemen Risiko Bawang Merah berbasis mobile dengan pendekatan User Centered Design (UCD) untuk menciptakan sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Proses desain dilakukan melalui empat tahapan UCD, yaitu memahami konteks penggunaan, menentukan kebutuhan pengguna, merancang solusi desain, dan mengevaluasi hasil desain. Keterlibatan petani sebagai pengguna utama dilakukan melalui wawancara, pembuatan wireframe, dan uji coba prototipe high-fidelity. Evaluasi usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) melibatkan delapan responden berusia 24–60 tahun dengan skor rata-rata 68,75 yang masuk kategori "Good" atau "Suitable for Use". Hasil ini menunjukkan bahwa desain antarmuka yang dikembangkan memenuhi standar kegunaan, mudah dipahami, dan relevan dengan konteks kegiatan pertanian. Dengan demikian, penerapan metode UCD terbukti efektif dalam menghasilkan sistem pendukung keputusan berbasis mobile yang berorientasi pada pengalaman pengguna, dan mampu membantu petani dalam memantau kondisi lahan, risiko hama, dan mengelola kegiatan pertanian secara lebih efisien
Epigenetic Machineries Coordinate Therapeutic Response in Breast Cancer
Breast cancer is the most common diagnosed cancer in women and second leading cause of death. Around 80% of breast cancers express estrogen receptor (ERα) and respond to endocrine therapy agents. While this treatment modality has been adopted for several decades now, a myriad of genetic and non-genetic mechanisms leads to resistance. Epigenetic machineries are important regulators of resistance mechanisms such as cell plasticity which leads to a phenotypic switch to a state no longer dependent on the drug-targeted therapy. After endocrine therapy, 20% of patients with mutated TP53 loss ERα and progesterone receptor expression, inducing a switch from a luminal breast cancer (ER+/PR+/Her2), sensitive to endocrine therapy, to a basal like subtype (ER-/PR-/Her2-) that remains insensitive to current therapies. This thesis work uncovered CoREST as a key regulator of breast cancer plasticity and endocrine therapy resistance through a proteomic, epigenetic and transcriptomic approach. CoREST is a major chromatin-modifying complex with core subunits including the scaffold proteins RCOR1/2/3 and histone deacetylases HDAC1/2. In our studies we found that high expression of CoREST subunits in patients with ER-/TP53 mutated breast cancer is frequent and correlates with poor prognosis. In endocrine-sensitive cells, CoREST is recruited to regulatory regions co-bound by ERα and FOXA1 to downregulate the expression of ERα target genes and estrogen response pathways. In contrast, during temporal reprogramming towards a resistant state, CoREST is recruited to AP-1 sites. In reprogrammed cells, CoREST favors chromatin opening, cJUN binding to chromatin, and gene activation by controlling SWI/SNF recruitment independently of the demethylase activity of the CoREST subunit LSD1. Genetic or pharmacological CoREST inhibition reduces tumorigenesis and metastasis of endocrine-sensitive and endocrine-resistant xenograft models. Moreover, CoREST controls a gene signature involved in invasiveness in clinical breast tumors resistant to endocrine therapies. </p
More Than a Talk (Tok): Understanding Generation Z's Motivations and Behaviors of Immigration Activism on TikTok
The purpose of this dissertation is to explore Generation Z (Gen Z)’s intention and behavior to advocate for immigration issues on TikTok, as well as to examine whether Gen Z’s TikTok activism behaviors (online activism behaviors) will translate into their offline, in-person activism behaviors. To achieve this goal, this dissertation adopts the Extended Theory of Planned Behavior (Ajzen, 1985, 1991, 2002, 2020) by incorporating additional variables (i.e., social conservatism, xenophobia, perception of liberal bias in the news, activist identification, TikTok use integration) identified from relevant digital activism literature. A cross-sectional survey was conducted in March 2023 (N = 714). The findings of this research provide important theoretical implications about the Extended Theory of Planned Behavior, practical implications about slacktivism, and discussions on the effect of gender differences on TikTok activism.</p
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Kesadaran Diri Peserta Didik SMK Bina Nusa Mandiri Jakarta
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya kesadaran diri peserta didik yang ditunjukkan melalui perilaku seperti keterlambatan, membolos, menyontek, kurang motivasi belajar, hingga kesulitan mengelola emosi.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap kesadaran diri peserta didik di SMK Bina Nusa Mandiri Jakarta. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian terdiri dari 244 siswa sedangkan sampel penelitian terdiri dari 10 siswa.Subjek penelitian adalah 10 peserta didik dan pengambilan subjek menggunakan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui angket kesadaran diri yang diberikan sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) implementasi layanan bimbingan kelompok. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial untuk membandingkan skor kesadaran diri antara kondisi pre-test dan post-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Data dikumpulkan menggunakan angket kesadaran diri yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) melalui intervensi bimbingan kelompok. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji beda Paired Samples T-Test. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest dan posttest kesadaran diri berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,097 dan 0,123 (p > 0,05). Selanjutnya, hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai asymp. Sig. 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan layanan bimbingan kelompok terhadap kesadaran diri peserta didik SMK Bina Nusa Mandiri Jakarta. Hasil ini mendukung hipotesis penelitian bahwa bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kesadaran diri siswa
Dampak Pembelajaran Deep Learning terhadap Perkembangan Metakognisi dan Penurunan Kecemasan Matematis: Kajian Literatur Sistematis
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis keterkaitan antara deep learning, kemampuan metakognisi, dan kecemasan matematis dalam konteks pembelajaran matematika. Kajian dilakukan dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel di Google Scholar dengan kata kunci “deep learning pembelajaran matematika”, “metakognisi”, dan “kecemasan matematis” pada rentang publikasi tahun 2020–2025. Dari 600 artikel yang ditemukan, 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan deep learning berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan metakognisi siswa dan penurunan kecemasan matematis melalui proses belajar yang reflektif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Peningkatan kesadaran metakognitif terbukti memperkuat regulasi diri siswa dalam mengelola tekanan emosional terhadap matematika. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan deep learning dan pelatihan metakognitif guna menciptakan ekosistem belajar matematika yang adaptif, humanistik, dan selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-2
Peran Mediasi Hubungan Interpersonal Dalam Hubungan Antara Keselamatan Kerja Dan Kepuasan Kerja Karyawan
This study aims to analyze the effect of Occupational safety on employee job satisfaction by considering the mediating role of interpersonal relationships. This study uses an explanatory quantitative approach with data collected through a survey of 92 employees at PT PLN (Persero) UP3 Sumbawa. The results of the analysis using Partial Least Squares (PLS) show that there is a positive and significant direct effect of Occupational Safety variables on Interpersonal Relationships with Colleagues, Occupational Safety on Interpersonal Relationships with Supervisors, Interpersonal Relationships with Colleagues on Job Satisfaction, and Interpersonal Relationships with Supervisors on Job Satisfaction. Meanwhile, the direct effect of Occupational Safety variables on Job Satisfaction is positive but not significant. Furthermore, in the analysis of the role of mediating variables, it is found that interpersonal relationships with colleagues do not mediate the (indirect) relationship of Occupational safety to job satisfaction. While interpersonal relationships with superiors fully or perfectly mediate (complete mediation) the (indirect) relationship of Occupational safety to job satisfaction. This finding highlights the importance of social aspects in the organization as a supporting factor for Occupational safety in increasing employee job satisfaction.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keselamatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan dengan mempertimbangkan peran mediasi hubungan intarpersonal. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan data yang dikumpulkan melalui survei terhadap 92 karyawan di PT. PLN (Persero) UP3 Sumbawa. Hasil analisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) menunjukan terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan variabel Keselamatan Kerja terhadap Hubungan Interpersonal dengan Rekan Kerja, Keselamatan Kerja terhadap Hubungan Interpersonal dengan Atasan, Hubungan Interpersonal dengan Rekan Kerja terhadap Kepuasan Kerja, dan Hubungan Interpersonal dengan Atasan terhadap Kepuasan Kerja. Sedangkan pengaruh langsung variabel Keselamatan Kerja terhadap Kepuasan Kerja bersifat positif namun tidak signifikan. Selanjutnya dalam analisis peran variabel mediasi diperoleh bahwa hubungan interpersonal dengan rekan kerja tidak memediasi hubungan (tidak langsung) keselamatan kerja terhadap kepuasan kerja. Sedangkan hubungan interpersonal dengan atasan memediasi penuh atau sempurna (complete mediation) hubungan (tidak langsung) keselamatan kerja terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya aspek sosial dalam organisasi sebagai faktor pendukung keselamatan kerja dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan