Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Permainan Ular Tangga dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis kelayakan serta efektivitas media permainan ular tangga bertema keragaman budaya di Indonesia dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk siswa kelas IV SD. Media ini dikembangkan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi, serta tes pretest dan posttest. Analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur kelayakan media serta efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan ular tangga ini sangat layak digunakan berdasarkan validasi dari tiga ahli, dengan rata-rata tingkat kelayakan sebesar 96%. Uji coba pada siswa menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 55,36 yang meningkat menjadi 83,21 pada posttest. Selain itu, penggunaan media ini mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, media permainan ular tangga ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam memperkuat pemahaman siswa terhadap materi keragaman budaya di Indonesia
Learning Obstacle Siswa Kelas VII pada Materi Bilangan Rasional dan Irasional
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar (learning obstacles) yang dihadapi siswa kelas VII dalam memahami bilangan rasional dan irasional, serta menganalisis pengaruh kesiapan mental, metode pembelajaran, dan minat siswa terhadap pemahaman materi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan suatu kejadian atau fenomena yang dilakukan sesuai keadaan dilapangan tanpa adanya manipulatif untuk menjawab permasalahan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Tes dimanfaatkan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang menjadi fokus penelitian, sementara wawancara berfungsi untuk memperoleh informasi yang lebih rinci dan mendalam kepada responden. Instrumen tes yang digunakan berupa 5 soal uraian yang telah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Sedangkan instrumen wawancara menggunakan teori learning obstacle yang fokus pada ontogenical, epistemology, dan didactical. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yang memanfaatkan perangkat lunak Atlas.ti untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan karena kurangnya kesiapan mental, metode pengajaran yang kurang efektif, dan rendahnya minat belajar. Penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung untuk mengatasi hambatan tersebut
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL UNTUK MEMPERLUAS PASAR
Untuk dapat bertahan dan bersaing, pelaku usaha harus mampu mengikuti tuntutan zaman khususnya dalam pemasaran. Zaman menuntut pelaku usaha harus mampu beradaptasi. Era teknologi yang tidak terpisahkan dari manusia juga telah membawa perubahan dalam berkomunikasi, bertukar informasi bahkan berbelanja secara online. Media sosial, sebagai salah satu produk dari kemajuan teknologi, telah menjadi platform yang sangat efektif dalam menjangkau konsumen secara luas dan cepat. Pelaku usaha dituntut untuk menguasai strategi pemasaran digital melalui media sosial guna bertahan dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Pengabdian Kepada Masyarakat di PKBM Sumber Kaweruh bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi pemasaran digital melalui media sosial dapat diterapkan secara efektif. Melalui metode Presentasi Teoritis dan Simulasi Praktikal mampu menambah wawasan peserta dan membekali peserta dengan keterampilan praktis yang relevan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan anggota serta dapat memberikan panduan praktis peserta dalam memanfaatkan media sosial secara optimal untuk mencapai tujuan bisnis di era digita
INOVASI COKLAT TEMPE DAN STRATEGI PEMASARAN PADA HOME INDUSTRI TEMPE DI DESA SEPANDE KABUPATEN SIDOARJO
Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat ini ditujukan kepada usaha home industri tempe di Desa Sepande Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Pemberdayaan ini dilakukan dengan berfokus pada peningkatan nilai ekonomi melalui inovasi olahan tempe dan melakukan strategi pemasaran dengan redesain kemasan dan iklan pada media sosial. Metode kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD yang merupakan upaya membangun transformasi sosial yang digerakkan secara bersama-sama demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan daya saing usaha mikro tempe home industri Desa Sepande dari segi inovasi pengembangan produk, segi kemasan dan strategi pemasaran produk tempe. Inovasi diperlukan untuk menghasilkan produk yang berbeda dari produks tempe lainnya dan meningkatkan nilai ekonomi tempe melalui produk olahan tempe. Pemberian label kemasan memunculkan branding dan ciri khas produk tempe home industri dari Desa Sepande. Pemasaran melalui media sosial diharapkan akan membuka kesempatan baru untuk memperluas jangkauan konsumen. Secara instan, telah muncul dampak dari kegiatan pemberdayaan masyarakat dlilhat dari peningkatan kapasitas dari pengrajin tempe dalam pengembangan produk dan kemasan serta munculnya konsumen baru dari iklan di media sosial
Peningkatan Keterampilan Guru SD N 01 Pasirpanjang Menerapkan Pembelajaran Kebencanaan Integrasi Media DISABO
Mitra Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Pasirpanjang Kecamatan Salem merupakan wilayah zona merah terjadinya longsor dan banjir. Permasalahan mitra yang pertama yaitu belum melaksanakan pendidikan kebencanaan karena belum adanya program pendampingan dari instansi pemerintah atau swasta sehingga belum optimal keterampilan guru menerapkan pembelajaran integrasi kebencanaan. Berdasarkan uraian permasalah diatas perlu peningkatan guru melaksanakan pembelajaran integrasi media DISABO. Tujuan program yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru menerapkan pendidikan kebencanaan sehingga literasi kebencanaan siswa meningkat. Program Kemitraan Masyarakat ini merupakan desiminasi hasil penelitian pada tahun sebelumnya pada Program (Penelitian Dosen Pemula) PDP yaitu media DISABO (Disasster Smart Book) berbasis komik untuk siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus-Oktober 2024. Metode kegiatan ini dibagi menjadi empat yaitu tahap persiapan kegiatan, tahap pelaksanaan PKM, tahap praktik pembelaajaran terintegrasi pendidikan kebencanaan, dan tahap Evaluasi program dan keberlanjutan program. Hasil capian kegiatan PKM tahap pertama yaitu 1.Kegiatan pelatihan ini telah terlaksana dan mencapai nya yaitu memberikan pelatihan kepada guru mengenai penerapan konsep pembelajaran integrasi kebencanaa. Pelatihan ini telah memberikan manfaat yang sangat baik dan tepat bagi guru-guru yang menjadi khalayak sasaran dalam kegiatan ini, dimana secara umum peserta pelatihan menunjukan sikap positif yaitu seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib, baik, aktif, dan senang sampai dengan kegiatan selesai. 2. Bentuk pelatihan ini merupakan bentuk yang sangat efektif untuk memberikan wawasan baru bagi peserta pelatihan mengenai pemahaman pendidikan kebencanaan. Peningkatan keterampilan guru menyusun modul ajar sebesar 85 %, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebesar 80%, dan melakukan praktik pembelajaran sebsesar 90%. Selain itu, luaran yang dicapai publikasi media massa, manuksrip artikel hasil pengabdian, poster dan video kegiata
Pelatihan Pembuatan Media Tanam Campuran Untuk Penyemaian Benih Kopi di Kalangan Pelajar Kabupaten Lamandau
Media tanam merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya tanaman. Tanaman kopi akan tumbuh optimal dengan ketersediaan media tanam yang baik. Pembuatan media tanam dapat menggunakan campuran yang berasal dari limbah industri kelapa sawit. Ketersediaan perusahaan kelapa sawit yang banyak di Kabupaten Lamandau menghasilkan potensi limbah yang dapat dimanfaatkan. Pelajar atau siswa sebagai agen perubahan di masa depan perlu diberikan wawasan tambahan bagaiman caranya membuat media tanam dengan memanfaatkan potensi limbah daerah. Serta memberikan alternatif tanaman yang dapat dibudidayakan selain kelapa sawit. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan wawasan tambahan dan keterampilan bagi siswa dalam membuat media tanam campuran untuk tanaman kopi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu ceramah dan praktik. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan menghasilkan informasi yang sangat bermanfaat bagi pelajar dibuktikan dengan keterampilan pelajar dalam mempersiapkan media tanam campuran relatif singkat dan berhasil dengan sangat baik
Pelatihan Pengembangan Model Artificial Intelligence Berbasis Website Bagi Siswa di SMK Negeri 1 Mas Ubud
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMKN 1 Mas Ubud, khususnya jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, dalam membangun model Artificial Intelligence (AI) berbasis website. Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan, penyampaian materi, praktikum, dan evaluasi. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar tentang AI, pembuatan model sederhana menggunakan alat seperti Teachable Machine, serta integrasi model ke dalam website dengan HTML, CSS, dan JavaScript. Pelatihan diikuti oleh 41 siswa dan menghasilkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep AI dan kemampuan teknis peserta. Kegiatan ini tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan praktis yang relevan dengan dunia industri, tetapi juga mendorong minat mereka dalam pengembangan teknologi berbasis AI. Evaluasi melalui kuis dan presentasi proyek menunjukkan bahwa siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh secara langsung. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan kontribusi positif terhadap kesiapan siswa menghadapi tantangan era digital
Pelatihan Pengolahan Data Berbasis Microsoft Excel Bagi Guru SMP Kota Kendari
Mengolah data hasil belajar siswa secara baik dan akurat sangat penting bagi guru dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SMP kota Kendari dalam menggunakan Microsoft Excel untuk mengolah data hasil belajar siswa dengan menggunakan statistik dasar. Materi pelatihan meliputi penggunaan Excel dalam penginputan data, penyajian data, pengolahan data dengan statistik dasar termasuk menginterpretasikan hasil pengolahan data. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan baik kemampuan maupun keterampilan peserta. Pengetahuan. Sebelum pelatihan sebanyak 25% peserta yang masih sangat kurang pemahamannya terhadap statistik dasar (rata-rata, median, modus, kuartil, dan standar deviasi) dan sebanyak 30% yang sudah sangat paham. Setelah pelatihan pemahaman peserta meningkat menjadi 25% kategori cukup paham dan 75% sangat paham. Demikian juga keterampilan dalam mengolah data dengan menggunakan excel mengalami peningkatan. Sebelum pelatihan dilakukan terdapat sekitar 50% peserta yang kategori belum atau tidak mampu menggunakan excel dalam mengolah data dan sekitar 25% yang masuk kategori mampu. Setelah pelatihan diberikan yang kategori mampu mengolah data dengan excel meningkat menjadi 60% dan kategori cukup mampu menjadi 30% sedangkan kelompok tidak mampu tinggal sekitar 10
Pendampingan Pengajuan Sertifikasi Halal pada Warga Negara Indonesia yang Memiliki UMKM di Negara Singapura
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada sosialisasi dan edukasi mengenai sertifikasi halal pada sebuah produk dalam suatu bisnis melalui workshop dan seminar. Kegiatan ini dilatar belakangi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal pada sebuah produk seperti, produk makanan, minuman, kosmetik, farmasi, dan lainnya. Selain itu, konsumen yang semakin sadar akan kesehatan dan kebersihan makanan serta minuman cenderung memilih produk halal yang dianggap lebih baik dalam hal kualitas dan kehalalan. Tujuan dari kegiatan PKM ini sendiri diantaranya adalah: 1) Mengedukasi UMKM WNI tentang pentingnya sertifikasi halal dalam menjalankan bisnis mereka di pasar Malaysia dan Singapura, 2) Membantu UMKM WNI agar dapat memahami dan mematuhi persyaratan dan standar sertifikasi halal yang berlaku di Malysia dan Singapura, 3) Memberikan bantuan teknis dalam mengajukan permohonan sertifikasi halal. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah melaui ceramah dan pelatihan. Materi dikemas sebaik dan se-singkat mungkin agar memudahkan peserta untuk memaahaminya. Setelah penyampaian materi, dilaksanakan juga sesi praktek pendaftaran sertifikat halal yang di bantu oleh pemateri. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan sesuai rencana dan menghasilkan sertifikat halal bagi beberapa UMKM yang sudah mendaftar dalam sesi tersebut. 
Optimalisasi Urban Farming Di Kelompok Wanita Tani Joyotakan
Kelurahan Joyotakan berlokasi daerah perkotaan yaitu Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Kelurahan ini memiliki kelompok wanita tani yang bergerak dalam kegiatan urban farming. Kelompok ini berfokus untuk mencapai ketahanan pangan di Kelurahan Joyotakan. Namun, dalam pelaksanaanya terdapat kendala karena kurangnya pengetahuan sehingga kegiatan sempat terhenti. Berdasarkan hal tersebut, diperlukannya pendampingan guna mengoptimalisasikan kegiatan urban farming di kelompok wanita tani Joyotakan. Metode yang dilakukan adalah koordinasi dan identifikasi pemasalahan, analisis kebutuhan mitra, pelatihan, pendampingan, dan monitoring evaluasi. Dalam kegiatan tersebut masyarakat aktif berpartisipasi mengikuti kegiatan sehingga meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam budidaya tanaman obat dan manajemen usaha. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan juga dapat terlihat dari tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh dengan baik. Perbaikan fasilitas kegiatan juga dilakukan selama pendampingan guna mendukung keberlanjutan kegiatan urban farming di Kelurahan Joyotakan