Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
Tanggung Jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi Terhadap Perlindungan Pekerja Migran di Kecamatan Lindu
Perlu adanya perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi terkait pemahaman perlindungan hukum bagi masyarakat yang berniat untuk menjadi pekerja migran. Tujuannya adalah mendeskripsikan tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi kepada masyarakat terkait pekerja migran serta menjelaskan perlindungan hukum yang dapat dipahami oleh masyarakat terkait meminimalisir kasus-kasus pelanggaran hak. Warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan artinya setiap warga negara mau dan mampu bekerja supaya diberi pekerjaan agar mereka dapat hidup layak. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi yang bekerja sama dengan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sigi yang dilaksanakan di Kecamatan Lindu dengan dihadiri kurang lebih 20 orang masyarakat desa. Tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Peraturan Daerah mengenai pelindungan pekerja migran. Fenomena pekerja migran yang kerap terjadi mencerminkan kondisi ekonomi yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat, dengan banyak individu yang mencari pekerjaan di luar negeri karena terbatasnya lapangan kerja domestik dan rendahnya kesejahteraan ekonomi. Salah satu langkah krusial adalah pemahaman masyarakat tentang hak dan kwajiban pekerja migran terutama terkait penyelesaian sengketa dan pemenuhan hak melalui musyawarah atau bantua dari dinas terkait. Dengan melaksanakan penyuluhan hukum ini yang berfokus pada pemahaman Peraturan Daerah, makan Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi memiliki peran penting dalam mengurangi kasus pelanggaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini juga memperkuat pemahaman dan melindungi pekerja migran dari potensi kerugian atau pelanggaran hak dengan harapan mendorong keamanan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Sig
Pelatihan dan Pendampingan Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pemanfaatan E-Office
Dengan semakin masifnya pemaanfaatan teknologi perkantoran dalam dunia kerja, menuntut setiap lembaga pendidikan untuk mempersiapkan siswa dan lulusan dengan kompetensi dalam pemanfaatan teknologi perkantoran, khususya e-office dan digitalisasi arsip perkantoran. Namun demikian permasalahan yang terjadi adalah para guru yang belum memiliki kompetensi dalam e-office dan disgitalisasi arsip. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru sekolah menengah kejuruan, jurusan perkantoran dan kesekretarisan dalam penguasaan e-ofice dan digitalisasi arsip, serta pengelolaannya melalui aplikasi berbasis website. Metode yang digunakan dalam program peningkatan kompetensi guru ini terdiri dari tiga tahap, yaitu tahapan persiapan dengan melakukan identifikasi masalah dan kebutuhan, penyusunan kurikulum, penyusunan jadwal kegiatan serta penyususnan materi pelatihan. Tahapan pelaksanaan terdiri dari tutorial, simulasi, praktik mandiri. Sedangkan tahapan evaluasi terdiri dari monitoring dan evaluasi. Dampak dari program ini adalah (1) Para guru menyatakan bahwa setelah mengikut pelatihan ini mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konsep e-office dan digitalisasi arsip. (2) Para guru merasa lebih mampu dalam menciptakan dan mengelola arsip digital. (3) Para guru merasa lebih mampu dalam memanfaatkan aplikasi perkantoran khusunya aplikasi penyimpanan arsip berbasis website (cloud). (4) Para guru merasa lebih percaya diri dalam mengajar dan melatih siswa terkait dengan praktik perkantoran khususnya dalam pemanfaatan e-office, dan digitalisasi arsip kanto
Penyuluhan Hukum Tindak Pidana tentang Pemahaman Keamanan Masyarakat di Desa Pinggirsari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung
Di Era saat ini kesadaran hukum menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Setiap warga Negara memiliki hak dalam keadilan hukum. Melihat situasi dan kondisi saat ini banyak kejahatan yang timbul di dunia nyata maupun dunia maya, dan masih banyak anggota Masyarakat yang belum memahami terkait hukum tindak pidana, oleh karena itu perlu sosialisasi berkelanjutan terkait Undang-Undang nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum mengenai perlindungan keamanan dalam hal terjadi musibah yang menimpa masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah Memberikan solusi berdasarkan kajian akademik atas kebutuhan, tantangan, atau persoalan yang dihadapi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan seminar penyuluhan dan diskusi kemudian diakhiri dengan tanya jawab. Hasil yang diperoleh dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat akan kesadaran hukum pidana, menekan angka kriminalitas dan memahami peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia. Sehingga dalam penuntutan dan putusan pengadilan, masyarakat mengetahui tentang tahapan-tahapan dalam proses penyelesian perkara pidana yang dilalui seorang tersangka atau terdakwa
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI RAPORT SISWA BERBASIS WEBSITE (SMP QURANIAH 1 PALEMBANG)
Perancangan sistem informasi pengolahan nilai raport siswa berbasis website pada SMP Quraniah 1 Palembang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengolahan data nilai siswa. Sistem ini dirancang untuk mempermudah guru dalam memasukkan, mengedit, dan mengolah nilai siswa secara terstruktur, serta memudahkan pihak sekolah dalam memonitor perkembangan akademik siswa. Proses pengolahan nilai yang dilakukan secara manual sering kali memakan waktu dan rawan kesalahan, sehingga aplikasi berbasis website ini menjadi solusi praktis. Sistem ini dilengkapi dengan fitur untuk input nilai, perhitungan otomatis, serta tampilan raport yang dapat diakses oleh orang tua dan siswa secara langsung. Dengan menggunakan teknologi berbasis website, sistem ini diharapkan dapat mengurangi beban administrasi sekolah dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan data nilai, sehingga mempermudah pengambilan keputusan pendidikan di sekolah. Selain itu, sistem ini juga dirancang untuk dapat diakses kapan saja dan di mana saja, memberikan kemudahan bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan pendidikan di SMP Quraniah 1 Palemban
Eksplorasi Pandangan dan Minat Generasi Y dan Z Terhadap Transformasi Koperasi
Cooperatives have long been one of the main pillars of Indonesia's economy; however, interest among younger generations in this business model has declined in the digital era. The transformation of cooperatives through innovation and digitalization presents both challenges and opportunities in attracting the engagement of Generation Y and Z. This study aims to explore the factors influencing the perceptions and interest of these generations in cooperatives, focusing on digital innovation, social sustainability, and technological access. Employing a qualitative approach with a phenomenological design, this research involves semi-structured interviews with 15 participants from Generation Y and Z who have experience or interest in cooperatives. Thematic analysis is used to identify emerging patterns. The findings reveal that although Generation Y and Z show interest in cooperatives that embrace sustainability and digitalization, barriers such as limited understanding, negative experiences, and a lack of information about cooperatives persist. This study emphasizes the importance of innovation in cooperative products and services, as well as the need to enhance cooperative literacy and accessibility for younger generations. Therefore, cooperatives must adapt by leveraging digital technology and strengthening sustainability-based promotional strategies to remain relevant and appealing to Generation Y and Z.Koperasi telah lama menjadi salah satu pilar utama perekonomian Indonesia, namun minat generasi muda terhadap model bisnis ini mengalami penurunan di era digital. Transformasi koperasi melalui inovasi dan digitalisasi menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menarik keterlibatan Generasi Y dan Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan dan minat kedua generasi tersebut terhadap koperasi, dengan fokus pada inovasi digital, keberlanjutan sosial, dan akses teknologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini melibatkan wawancara semi-terstruktur dengan 5 informan dari Generasi Y dan Z yang memiliki pengalaman atau ketertarikan terhadap koperasi. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Generasi Y dan Z memiliki ketertarikan terhadap koperasi yang mengusung nilai keberlanjutan dan digitalisasi, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman, pengalaman negatif, serta kurangnya informasi mengenai koperasi. Studi ini menegaskan pentingnya inovasi dalam produk dan layanan koperasi serta peningkatan literasi dan aksesibilitas koperasi bagi generasi muda. Oleh karena itu, koperasi perlu beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital dan memperkuat strategi promosi berbasis keberlanjutan agar lebih relevan dan menarik bagi Generasi Y dan Z
KOMUNIKASI INTERPERSONAL Pengaruh Komunikasi Interpersonal Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Wild Original Majalengka
In the business world, business actors must be able to maintain their existence and compete with other companies. To achieve this goal, a high level of customer satisfaction is required. Interpersonal Communication and Service Quality are factors that can increase customer satisfaction. This study aims to determine how the influence of Interpersonal Communication and Service Quality on Consumer Satisfaction at Wild Original Majalengka. This research is a survey research type using a descriptive and verification approach. The population in this study is the Wild Original Majalengka consumers with a total sample of 100 respondents. The sampling technique used is Nonprobability Sampling. The data collection technique in this study was a questionnaire using a Likert scale. Data analysis using classical assumption test, multiple regression analysis, coefficient of determination, model feasibility test and partial hypothesis testing. The results of hypothesis testing indicate that Interpersonal Communication has a positive and significant effect on Consumer Satisfaction. Service quality has a positive and significant effect on consumer satisfactionDalam dunia bisnis, pelaku usaha harus mampu mempertahankan eksistensinya dan bersaing dengan perusahaan lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi. Komunikasi Interpersonal dan Kualitas Pelayanan merupakan faktor yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Komunikasi Interpersonal dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen Wild Original Majalengka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Wild Original Majalengka dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Nonprobability Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji kelayakan model dan pengujian hipotesis parsial. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Komunikasi Interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen
How can the connection model for integrating Information and Communication Technology solve four major grade 12 accounting problems?
There are several problems that affects the quality of teaching and learning in accounting in secondary schools. In grade 12 particularly, English language misunderstanding, limited advance teaching skills and abilities, restricted teaching times and lack of parental support have been observed as major problems that hinders quality teaching and causes poor academic performance. Therefore, this study aimed to demonstrate how the connection model for integration of Information and Communication Technology can solve these four major grade 12 accounting problems. Actor Network Theory (ANT) informed this empirical inquiry. In addition, critical paradigm and Participatory Action Research were used to understand the research phenomenon. Six teachers were purposively sampled to participate in the discussion and the data collected was analysed using a content analysis. Results showed that connection model can solve the four major problem in grade 12 by offering opportunities of communicating in one language and using auto-correct to improve vocabulary. Through reinforcing technological knowledge and skills for new pedagogical ideas. Furthermore, by providing an alternative convenient learning method and connecting teachers with parents via WhatsApp. Considering the above results, the study suggested that connection model must be more embraced in accounting. The model must be documented and made available to accounting teachers to also use it for ICT integration in accounting. It is recommended that the connection model should be developed into an app for accounting
SHELL AND TUBE TYPE HEAT EXCHANGER DESIGN TO UTILIZE EXHAUST GASES FROM THE GENERATOR
Heat exchangers or often called heat exchangers (HE) are widely used in industry. There are many types of heat exchangers, there are fire pipes or water pipes with cross flow or unidirectional flow. Utilizing exhaust gas is an alternative to reduce costs and increase effectiveness so that wasted energy can be utilized as optimally as possible. A generator is one that can produce electrical energy which produces flue gases with a high temperature so that it can be utilized using a heat exchanger. A shell and tube heat exchanger with a fire tube type was designed. The number of pipes designed was 131 with a pipe diameter of 2.5 inches. The design results obtained from heating water are steam with a capacity of 1 ton. The dimensions of the heat exchanger are 3 meters long with a diameter of 2 meters. The heat energy produced by steam is 2852.2605KW, with a steam temperature produced of 2000C. The resulting LMTD is 360.50K. With this heat exchanger, it is hoped that the costs for producing bias steam will be as minimal as possibl
IMPLEMENTING PROBLEM-BASED LEARNING TO ENHANCE PANCASILA EDUCATION OUTCOMES IN GRADE IV AT ELEMENTARY SCHOOL
The low learning outcomes in Pancasila Education among Grade IV students at SD Negeri Golo Yogyakarta highlight the need for innovative teaching strategies. This research aims to improve students' learning outcomes by implementing a Problem-Based Learning (PBL) model for Pancasila Education under the framework of the Merdeka Curriculum. The study adopts a classroom action research (CAR) approach using the Kemmis and McTaggart model, which involves four stages: planning, action, observation, and reflection. The research was conducted over two cycles, utilizing pretest-posttest, observation, and documentation as data collection methods. Data were analyzed using both qualitative and quantitative techniques to evaluate learning outcomes and student engagement. The findings demonstrate that the PBL model effectively enhances students' cognitive skills and engagement in Pancasila Education. Learning outcomes showed consistent improvement across the cycles, indicating the relevance of PBL in fostering critical thinking and understanding of Pancasila values. The study underscores the importance of contextual and student-centered learning methods in achieving educational objectives aligned with the Merdeka Curriculum
THE NEEDS ANALYSIS FOR DEVELOPING DIFFERENTIATED STEAMS LEARNING DESIGN BASED ON DESIGN THINKING TO INCREASE CREATIVITY IN PRIMARY SCHOOL
STEAMS is 21st century learning approach that aims to teach children the new ways of thinking. The development of differentiated STEAMS learning design based on design thinking by integrating Science, Technology, Engineering, Mathematics, Art and Social can improve students' creativity. This research aims to analyze the needs for the development of differentiated STEAMS learning design. This is based on the priority recommendations of the Education Report and Data-Based Planning (PBD) of the Ministry of Education and Research for SD Muhammadiyah Manyar leading to indicators of improving the quality of learning and creative character of students. The research was conducted with a quantitative descriptive analysis method to obtain the initial needs through data analysis. Data were collected through questionnaires, interviews, and tests. The results showed that needs analysis can be used as a reference in developing differentiated STEAMS learning design based on design thinking. The conclusion of this study obtained three findings related with the differentiated STEAMS learning design development. The first finding is the differentiated STEAMS learning design can fulfil student learning needs. Second, STEAMS can be integrated with differentiated learning. Third, students' creative thinking skills can be improved through integrated Science, Technology, Engineering, Mathematics, Art and Social