Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Penggunaan Mesin Pelapis HPL Dalam Upaya Peningkatan Produktivitas UKM Cahya Interior Decoration
Industri furnitur berperan penting dalam mendukung perekonomian nasional, terutama melalui pemanfaatan material multiplex yang dilapisi High Pressure Laminate (HPL), yang unggul dalam daya tahan, lebih modern minimalis, dan lebih murah dari segi biaya. Daerah kabupaten Madiun, khususnya melalui UKM CID, yang menjadi salah satu pusat pengembangan furnitur kayu berbasis HPL. Yang dalam proses pelapisan HPL masih menggunakan metode manual yang sehingga menjadi salah satu kendala utama yang memengaruhi kualitas dan efesiensi produksi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memecahkan masalah tersebut melalui penerapan teknologi mesin pelapis HPL berteknologi roll fleksibel. Pendekatan program meliputi survei lapangan, diskusi dengan mitra, perencanaan desain mesin, pelatihan, dan evaluasi. Mesin yang dirancang meningkatkan efisiensi produksi dengan memberikan tekanan merata, mempercepat proses pelapisan, dan mengurangi tingkat cacat produk. Beberapa metode dilakukan dengan cara sosialisasi, pelatihan penggunaan mesin, pendampingan, dan Pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini yaitu peningkatan produktivitas dan kualitas furnitur, sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang lebih luas. Diharapkan dengan penerapan teknologi modern dan pendampingan berkelanjutan, UKM CID mampu bersaing di industri furnitur nasional, membuka peluang untuk pengembangan kapasitas produksi dan peningkatan daya saing produk secara signifikan
Strategi Pencegahan Hipertensi Pada Remaja: Edukasi Kesehatan Dan Skrining Di SMK Mulya Husada Purwokerto
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal. Prevalensi hipertensi pada remaja meningkat akibat pola hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi garam dan kurangnya aktivitas fisik. Survei awal di SMK Mulya Husada Purwokerto menunjukkan bahwa belum pernah dilakukan edukasi kesehatan maupun skrining tekanan darah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang hipertensi serta mendeteksi dini faktor risikonya melalui edukasi kesehatan dan skrining tekanan darah. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan menggunakan media interaktif serta skrining tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), dan kuesioner faktor risiko hipertensi. Penelitian ini melibatkan 31 siswa kelas XI jurusan Farmasi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan sedang hingga rendah tentang hipertensi. Setelah edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Skrining juga menemukan bahwa beberapa peserta memiliki faktor risiko hipertensi, seperti riwayat keluarga dan pola makan tidak sehat. Kesimpulannya, edukasi kesehatan berbasis media interaktif dan skrining tekanan darah efektif dalam pencegahan hipertensi pada remaja. Diperlukan program serupa secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku seha
Edukasi dan Pelatihan Metode Menurunkan Kecemasan Pre Operasi Dengan Teknik Genggam Jari Dan Benson Di RSUD Kabupaten Bekasi
Kondisi pembedahan merupakan suatu kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan pada setiap orang. Upaya nonfarmakologis yang dilakukan untuk mengatasi kecemasan berupa relaksasi lima jari dan benson, metode ini dilakukan dengan cara menekan jari-jari tangan sambil menggambarkan atau membayangan sesuatu yang gembira dan membuat otot rileks, sehingga dapat menurunkan kecemasan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai tehnik relaksasi genggam jari dan benson, serta menurunkan kecemasan pada pasien sebelum dilakukan tindakan operasi. Lokasi kegiatan PKM berada di RSUD Kabupaten Bekasi, memberikan ilmu pengetahuan dan latihan terkait cara melakukan tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah pebatalan dilakukan operasi karena kecemasan yang akan berdampak bahaya bagi keselamatan pasien pada saat operasi. Hasil pengabdian didapatkan pengetahuan sesudah dilakukan edukasi tehnik relaksasi genggam jari dan benson terkait fungsi tehnik relaksasi baik sekitar 75%, sekitar 82% memiliki pengetahuan baik terkait manfaat, sekitar 78% memiliki pengetahuan baik terkait definisi, dan sekitar 88% memiliki pengetahuan baik terkait tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Hasil kecemasan pasien pre operasi didapatkan sekitar 40% cemas sedang, sekitar 53% cemas berat, dan sekitar 7% pasien mengalami cemas berat. Sedangkan hasil pengabdian untuk tingkat kecemasan pasien pre operasi sesudah dilakukan tehnik relaksasi benson dan genggam jari didapatkan sekitar 40% pasien mengalami kecemasan ringan, sekitar 57% kecemasan sedang, 3% cemas berat. Kegiatan latihan relaksasi genggam jari dan benson dilakukan untuk menurunkan kecemasan, sehingga proses operasi dapat dilakukan dengan lancar dan dapat menekan biaya perawatan di rumah saki
PENGELOLAAN LIMBAH KULIT BAWANG SEBAGAI PESTISIDA ORGANIK DI DESA UBUNG KAJA
Program Kerja ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit bawang sebagai pestisida organik di Desa Ubung Kaja. Permasalahan utama yang dihadapi petani di desa ini adalah ketergantungan terhadap pestisida kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, program ini memperkenalkan alternatif ramah lingkungan dengan menggunakan kulit bawang yang memiliki kandungan senyawa aktif sebagai pestisida nabati. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan pembuatan pestisida organik, serta uji coba langsung di lahan pertanian. Hasil program menunjukkan bahwa pestisida berbasis kulit bawang mampu mengendalikan hama tanaman dengan efektif, serta lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan petani. Selain itu, program ini mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bijak serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertanian berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut, masyarakat didorong untuk membentuk kelompok produksi pestisida organik, melakukan inovasi dalam pemanfaatan limbah kulit bawang, serta mengembangkan pemasaran produk melalui media sosial dan kerja sama dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah setempat. Diharapkan, program ini dapat berkelanjutan dan menjadi bagian dari sistem pertanian ramah lingkungan di Desa Ubung Kaj
Strategi Adaptasi terhadap Culture Shock pada Mahasiswa Asal Thailand di Indonesia: Sebuah Studi Kualitatif
Culture shock merupakan respons psikologis yang umum dialami individu ketika menghadapi lingkungan sosial dan budaya yang berbeda secara signifikan. Mahasiswa asal Thailand yang melanjutkan studi di Indonesia sering mengalami tantangan dalam proses penyesuaian diri, yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis dan keberhasilan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi penanganan culture shock yang digunakan oleh mahasiswa Thailand selama proses adaptasi budaya di Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode psikoedukasi dan intervensi kelompok sebagai bagian dari eksplorasi pengalaman subjek. Partisipan penelitian berjumlah 35 mahasiswa Thailand, terdiri dari 20 perempuan dan 15 laki-laki. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan adaptasi sangat dipengaruhi oleh motivasi internal, dukungan sosial, dan keterbukaan terhadap budaya lokal. Mahasiswa yang aktif mencari informasi dan menjalin relasi dengan masyarakat sekitar menunjukkan kemampuan adaptasi yang lebih baik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi adaptasi yang efektif terhadap culture shock melibatkan kombinasi kesiapan psikologis, dukungan lingkungan, dan intervensi yang bersifat edukati
Model Pengembangan : Potensi Ekonomi Berbasis Desa Wisata Di Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya
Desa-desa wisata di seluruh wilayah Indonesia menampilkan pengalaman yang sangat unik bagi pengunjung atau wisatawan, seiring dengan terpenuhinya kehidupan yang berkelanjutan bagi komunitas wisata lokal. Ekosistem yang tercipta dari kemasan antara pengalaman hidup di pedesaan, alam terbuka dan kesenian merupakan refleksi penerapan desa wisata. Desa wisata hadir untuk memberikan pengalaman yang autentik dan eksotik dalam menjelajahi kehidupan pedesaan khususnya di Desa Neglasari Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat sekaligus menghadirkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya sejak mulai dari kelompok sadar wisata, badan usaha milik desa, maupun kelompok masyarakat lainnya. Tantangan ekonomi dan lingkungan yang terus berkembang, membuat pengelola desa wisata perlu mengikuti perubahan zaman untuk tetap sejalan dengan perkembangan dan dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga dibutuhkan kecermatan dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi tantangan dan persoalan terkait dengan keberadaan desa wisata. Diperlukan Model bisnis yang dipergunakan untuk mengelola desa wisata saat ini, dan perlu di up-grade untuk memastikan keberlangsungan sosial, ekonomi dan lingkungan. Salah satu model bisnis yang masih relevan untuk mengembangkan model bisnis baru adalah menggunakan Sosial Economic Business Model Canvas, selanjutnya disingkat SEBMC. SEBMC merupakan sala satu alat yang efektif untuk mendesain, menggambarkan, dan menganalisis model SEBMC yang memiliki sembilan elemen kunci, yaikni Segmentasi Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, Hubungan dengan Pelanggan, Sumber Pendapatan, Sumber Daya Kunci, Aktivitas Kunci, Mitra Kunci, dan Struktur Biaya. Target yang diupayakan bagi mitra adalah dapat merancang, menyusun, melakukan sosialisasi dan pelatihan serta dapat menganalisis Social Economic Business Model Canva
Peningkatan Literasi Digital melalui Pendampingan Penerapan Manajemen Teknologi Informasi sebagai Sarana Pengelolaan Informasi Efektif bagi Generasi Z di Palembang
Kemampuan untuk mengelola informasi tidak hanya penting untuk keberhasilan akademis, tetapi juga penting dalam mempersiapkan mereka untuk terjun di dunia kerja yang semakin bergantung pada teknologi informasi. Meskipun penguasaan teknologi pada siswa-siswa SMA IT Harapan Mulia sudah cukup tinggi, namun nyatanya tantangan seperti kurangnya keterampilan kritis dalam menilai keandalan informasi online, kegagalan dalam mengimplementasikan praktik keamanan informasi dengan baik, terbatasnya eksposur terhadap alat dan teknik manajemen informasi yang canggih di lingkungan pendidikan formal, dan ketergantungan berlebihan pada teknologi digital menjadi kendala dalam memanajemen dan mengelola informasi digital. SMA tersebut belum mempunyai kurikulum yang membahas mengenai pendidikan manajemen teknologi dan informasi, sehingga pembekalan bagi siswa mengenai topik tersebut menjadi hal yang sangat urgen. Untuk itu, tim pengabdian Universitas Sriwijaya melakukan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman manajemen dan teknologi informasi bagi generasi Z. Kegiatan berjalan dengan baik. Metode yang dilakukan adalah pemberian materi kepada siswa-siswa dengan ceramah, diskusi partisipatif dan pendampingan oleh ahli. Hasilnya adalah pemahaman dan keterampilan siswa-siwa menjadi meningkat diseluruh aspek dilihat dari pre-test dan post-test yang dibandingkan. Siswa-siswa sangat antusias dan menjadi lebih sadar akan pentingnya manajemen teknologi informasi
Digitalisasi Renungan Harian dan Manajemen Data Pastoral pada Paroki Noemuti
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti, salah satu paroki tertua di Pulau Timor yang memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual masyarakat. Paroki ini menghadapi dua tantangan utama: terbatasnya akses umat terhadap informasi pastoral dan sistem manajemen data yang masih bersifat manual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas informasi rohani serta efisiensi manajemen data pastoral melalui digitalisasi. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan sistem, pengembangan aplikasi web, ujicoba sistem, sosialisasi dan pelatihan, hingga penyusunan luaran ilmiah. Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur utama seperti manajemen data umat, jadwal kegiatan gereja, renungan harian digital, serta statistik pastoral. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem digital ini mampu meningkatkan efisiensi kerja pengurus paroki dan memperluas jangkauan informasi kepada umat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil. Mahasiswa yang terlibat juga mendapatkan pengalaman praktis dalam penerapan teknologi di komunitas lokal, mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan komunitas religius pedesaan melalui pendekatan teknologi informasi yang kontekstual dan berkelanjuta
Edukasi Implementasi Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Lansia Di Posyandu Lansia Handayani 2 Di Desa Dukuwaluh
Seiring dengan pertambahan usia, lansia kerap mengalami gangguan tidur seperti insomnia, yang berdampak pada kesehatan fisik maupun mental mereka. Salah satu cara non-obat yang dapat diterapkan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur lansia adalah melalui terapi relaksasi otot progresif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Lansia Handayani 2, Desa Dukuwaluh, dengan tujuan memberikan edukasi mengenai manfaat serta cara melakukan terapi tersebut, sekaligus mengevaluasi efektivitasnya dalam memperbaiki kualitas tidur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) guna menilai perubahan kondisi tidur sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan edukasi disampaikan secara interaktif melalui ceramah, demonstrasi langsung, media visual seperti video, leaflet, dan power point, serta pendampingan dalam praktik terapi relaksasi otot progresif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan terapi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman lansia secara signifikan. Sebelum pelatihan, mayoritas lansia memiliki tingkat pengetahuan rendah hingga sedang, namun setelah kegiatan, sebagian besar menunjukkan peningkatan pemahaman yang tinggi. Selain itu, kualitas tidur mereka juga membaik secara signifikan dari 51% responden yang semula berada pada kategori "cukup buruk", meningkat menjadi 61% yang tergolong memiliki tidur "cukup baik" setelah rutin menjalankan terap
TEKNIK OBSERVASI, EVALUASI, DAN UMPAN BALIK DALAM SUPERVISI PENDIDIKAN
Supervisi pendidikan merupakan salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Supervisi pendidikan memiliki pendekatan yang terstruktur dan berkesinambungan, supervisi tidak hanya berfungsi sebagai alat kontrol, tetapi juga sebagai sarana pembinaan profesional bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tiga komponen utama dalam supervisi pendidikan, yaitu observasi, evaluasi, dan pemberian umpan balik, serta implementasinya dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, berdasarkan analisis terhadap teori dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Observasi memungkinkan supervisor memperoleh data objektif terkait proses belajar mengajar, evaluasi membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan guru secara adil, sementara umpan balik berfungsi sebagai jembatan reflektif yang mendorong perubahan positif. Kajian ini menunjukkan bahwa supervisi yang dilakukan dengan pendekatan komunikatif, kolaboratif, dan empatik mampu mendorong guru untuk lebih inovatif dan bertanggung jawab dalam perannya. Selain itu, supervisi yang dilaksanakan secara efektif terbukti dapat meningkatkan keterlibatan guru, memperbaiki kualitas pengajaran, serta berdampak positif terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, supervisi yang efektif dapat menjadi instrumen strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh