Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
Sertifikat Sebagai Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong
Pengabdaian ini berjudul ”Sertifikat Sebagai Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong”. Pengabdian yang dilatarbelakangi Sertifikat Hak Milik (SHM) merupakan instrumen penting dalam melindungi hak atas tanah dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Namun, di wilayah Parigi Moutong, terdapat berbagai permasalahan terkait SHM yang berimplikasi pada aspek pendidikan andragogik dan pedagogik. Tujuannya adalah untuk memberi pengetahuan dan pemahaman tentang hukum pertanahan dan terkait hak dan kewajiban pemegang sertifikat hak milik (SHM). Tahapan dalam pelaksanaannya adalah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait (Stakeholder) untuk memperoleh data terkait pemegang sertifikat hak milik (SHM) di kabupaten Parigi Moutong dan selanjutnya menentukan jadwal penyuluhan sebanyak 2 kali sehari, penyuluhan yang dimaksud adalah tentang hukum pertanahan dan hari lainya tentang materi sertifikat hak milik (SHM). Di dalamnya akan ada dialog atau diskusi untuk memaksimalkan pemahaman mereka (masyarakat sasaran) dan bagaimana problem solving terkait permasalahan yang ada. DIharapkan luaran yang ditargetkan adalah artikel di jurnal pengabdian nasiona
Usaha Peningkatan Awareness dan Pemahaman Fatigue, MSDs dan Gizi Kerja di Halcyon Agri Group Jambi
Peningkatan awareness dan pemahaman terkait masalah fatigue (kelelahan), MSDs, serta gizi kerja di Halcyon Agri Group sangat penting untuk mendukung kesehatan karyawan, meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada karyawan kantor di industri pengolahan karet yang berlokasi di Jalan Sijenjang, Jambi Timur, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Metode yang digunakan dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Melakukan analisa situasi dan masalah dan menganalisa pilihan pilihan solusi yang dimungkinkan berdasarkan kajian riset yang telah dilakukan untuk dilaksanakan sehingga tercipta output luaran yang diharapkan. Kegiatan PkM ini berlangsung dari bulan September-Oktober 2024. Evaluasi kegiatan dengan mengadakan kegiatan survey melalui kuesinoer pre-test dan post-test kepada karyawan bagian kantor. Materi kegiatan ada dua yakni MSDs dan Fatigue serta gizi di tempat kerja. Analisa data yang digunakan dalam mengevaluasi dengan analisa T-test. Hasil analisis Uji T diperoleh data bahwa terhadap hubungan yang signifikan perubahan pengetahuan mengenai hal-hal yang dapat menurunkan rasa lelah di tempat kerja (p-value = 0.007) sehingga meningkatkan kesadaran bagi para pekerja untuk melakukan stretching selama 15 menit dan melakukan pola hidup sehat dengan makan minum yang bergizi, melakukan stretching di tempat kerja, dan istirahat yang cuku
Pemeriksaan dan tindakan pencegahan sederhana untuk anak dengan Autistic Spectrum Disorder pada center pendidikan anak berkebutuhan khusus di Surabaya
Abstract
Background: ASD is at greater risk of caries than typical individuals, due to motor impairment, bad habits, sensory overload, and diet. Pits and fissures, small depressions, and ditches on the teeth's surface often become area where food remains are trapped, leading to tooth cavities. Pit and fissure sealant prevent cavities by making the pits and fissures shallow and preventing food debris from being trapped. Objectives: The aim of community service is dental examinations and pit and fissure sealant procedures for ASD children. Methods: Coordinating partners, and creating visual instructions to understand activities and reduce anxiety levels during treatment were conducted, as well as surveying experiences with dentists. Results: Videos was very helpful in preparing to go to the dentist because as many as 64% of the survey targets had no experience. The reasons were concerns about bringing children (40%), costs (40%), and difficulty finding service providers (20%). As many as 36% of surveyors had been to the dentist in the last 6 – 12 months (75%) with the main complaint being toothache and gum pain (64%) or broken teeth (36%). Most participants in community service activities were female (82%). Conclussion: Good collaboration between parents and dentists help successful treatment in ASD
Keywords: Autistic Spectrum Disorder, pit dan fissure sealant, caries
Abstrak
Latar Belakang: ASD beresiko lebih besar menderita karies dibandingkan individu tipikal, karena hambatan motorik, kebiasaan buruk, kewalahan sensori, diet makanan. Pit dan fissure, cekungan dan parit-parit kecil di permukaan gigi, sering menjadi tempat terperangkapnya sisa makanan dan berlanjut menjadi lubang gigi. Pit dan fissure sealant adalah pencegahan gigi berlubang dengan cara pengisian pit dan fissure sehingga menjadi dangkal, dan mencegah terperangkapnya sisa-sisa makanan. Tujuan: Memberikan pemeriksaan gigi dan tindakan pit dan fissure sealant pada anak-anak penyandang ASD. Metode: Kegiatan diawali dengan koordinasi mitra pelaksana dan mitra sasaran, pembuatan instruksi secara visual untuk pemahaman kegiatan dan menurunkan tingkat kecemasan pada saat dilakukan perawatan, serta survey pengalaman ke dokter gigi. Hasil: Video sangat membantu persiapan ke dokter gigi, karena sebanyak 64% sasaran survey belum berpengalaman pergi ke dokter gigi. Kendala yang dihadapi adalah kekhawatiran membawa anak (40%), biaya (40%) dan kesulitan mencari penyedia layanan (20%). Sebanyak 36% surveyor pernah ke dokter gigi dalam kurun waktu 6 – 12 bulan terakhir (75%) dengan keluhan utama adalah sakit gigi-gusi (64%) atau gigi yang patah (36%). Peserta kegiatan pengmas sebagian besar adalah laki-laki (82%). Kesimpulan: Kerjasama yang baik antara orang tua dan dokter gigi akan membantu keberhasilan perawatan pada penyandang ASD
Kata Kunci: Autistic Spectrum Disorder, pit dan fissure sealant, karie
Pengimplementasian LMS Moodle Berbasis Gamifikasi pada AL Lathif Islamic School
Al Lathif School sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen terhadap pengembangan kualitas Pendidikan, memiliki kebutuhan dalam mempersiapkan siswa/siswinya untuk dapat bersaing pada kompetisi. Pelatihan dan persiapan kompetisi yang efektif memerlukan pendekatan yang sistematis dan terintegrasi, termasuk materi pelatihan yang relevan, evaluasi berkelanjutan, dan umpan balik yang konstruktif. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, akan dikembangkan sebuah Learning Management System (LMS) yang dilengkapi dengan gamifikasi yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi yang dapat membantu sekolah dalam menyediakan pelatihan yang terstruktur, efektif, menyenangkan dan menantang. Untuk memaksimalkaan peran LMS ini, chatbot Telegram akan digunakan sebagai media asisten digital yang membantu siswa dengan memberikan informasi, menjawab pertanyaan, dan memberikan umpan balik secara real-time, sehingga memudahkan komunikasi antara siswa, guru, dan pelatih. Selain pengembangan LMS, kegiatan pengabdian masyarakat juga akan mencakup proses sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan monitoring, serta evaluasi. Sehingga, dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dalam membantu pihak sekolah dalam mewujudkan kebutuhannya
Pemberian Edukasi Gizi & Pelatihan Pembuatan Sarapan Pagi One Disk Meal Sebagai Upaya Pencegahan Masalah Gizi Pada Anak SD Binilaka Di Desa Oeltua Kabupaten Kupang
Latar Belakang: Asupan gizi anak sekolah sangat penting untuk peningkatan status gizi serta meningkatkan kosentrasi dalam belajarTujuan penelitian: Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku, Penigkatan Status Gizi anak sekolah menjadi gizi normal, Meningkatkan keterampilan ibu ibu dalam mengolah menu makanan sarapan pagi kepada anak sekolah Metode: Demo pembuatan menu Hasil: Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan kegiatan demo masak. Sasaran dalam Penyuluhan dan demo masak ini adalah orang tua murid dan guru sekolah dasar negeri SDN Oeltua. Jenis menu Pada kegiatan demo masak berupa menu bitter balen. Peserta yang hadir dikelompokan menjadi dua untuk melakukan praktek menu bitter balen. Setelah selesai pengolahan hasilnya di cicipi oleh perwakilan anak sekolah dasar. Dalam pengolahan menu bitter balen orang tua murid boleh menggantikan daging ayam dengan protein lainnya seperti ikan sehingga dapat meningkatkan selera makan pada anak sekolah dasar. Penyuluhan ini dilakukan agar orang tua dapat mengerti dan memamahami makanan jajanan yang sebaiknya mereka berikan kepada putra putrinya. Sehingga dalam memilih makanan jajanan yang sehat dan bersih serta mempunyai nilai gizi yang tinggi.Simpulan: Perlu dukungan guru dan orang tua murid dalam dalam meningkatkan status gizi anak sekolah dasa
Pelatihan Pengembangan Media Literasi Bahasa Berdiferensiasi Untuk Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sukabumi
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi bahasa sebagai fondasi pendidikan dasar, serta tantangan yang dihadapi guru dalam mengajar di kelas yang heterogen. Pelatihan pengembangan media literasi bahasa berdiferensiasi bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Sukabumi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa yang beragam. Melalui berbagai kegiatan praktis, seperti pengembangan media pembelajaran yang bervariasi, diharapkan guru mampu mengakomodasi perbedaan kemampuan, minat, dan gaya belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pelatihan. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa guru sekolah dasar di kabupaten Sukabumi mampu mengembangkan media literasi bahasa berdiferensiasi dengan baik
Sosialisasi Pengurusan Nomor Induk Berusaha Di Umkm Desa Sanur Kauh Dalam Memperkuat Perekonomian Desa
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sanur Kauh melalui sosialisasi dan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Banyak pelaku usaha mengalami kendala dalam memperoleh legalitas usaha akibat kurangnya pemahaman dan keterbatasan akses terhadap sistem perizinan digital. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, bimbingan teknis, serta diskusi interaktif guna meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengurus NIB secara mandiri. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme masyarakat dalam memperoleh legalitas usaha. Sebagai rencana keberlanjutan, pemerintah desa dan komunitas UMKM didorong untuk melanjutkan pendampingan administratif secara mandiri. Program ini diharapkan dapat menjadi model dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis legalitas usah
Edukasi Pemilik UMKM untuk Meningkatkan Penggunaan Produk Eco-Friendly di Desa Tegal Harum, Denpasar
Penggunaan plastik sekali pakai masih menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan, terutama dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ketergantungan terhadap plastik dalam operasional usaha meningkatkan jumlah limbah yang sulit terurai. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi bagi pelaku UMKM mengenai penggunaan produk ramah lingkungan sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran pemilik UMKM terhadap penggunaan produk ramah lingkungan serta dampaknya terhadap keberlanjutan usaha mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi identifikasi pola konsumsi plastik oleh UMKM, sosialisasi manfaat produk ramah lingkungan, serta evaluasi penerimaan dan dampak dari penggunaan alternatif non-plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas UMKM mulai beralih ke produk ramah lingkungan setelah mendapatkan pemahaman mengenai manfaatnya. Sebanyak 85 persen responden menyatakan bahwa penggunaan produk alternatif meningkatkan citra usaha mereka, sementara konsumen memberikan respons positif terhadap perubahan ini. Edukasi mengenai pentingnya keberlanjutan dalam bisnis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai. Program lanjutan yang melibatkan dukungan dari pemerintah dan pihak swasta dapat membantu UMKM mengakses bahan baku ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau. Dengan demikian, kesadaran dan inovasi dalam penggunaan bahan ramah lingkungan dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkunga
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Numerasi Guru SDN Tambakrejo 01
Permasalahan yang dihadapi SDN Tambakrejo 01 adalah kurangnya guru-guru terkait pengetahuan numerasi sehingga perlu adanya peningkatan kompetensi tentang numerasi terhadap guru-guru sehingga dapat mentransfer pengetahuan kepada peserta didik terkait numerasi. Target luaran pada kegiatan ini yaitu guru-guru SD Negeri Tambakrejo 01 dapat memahami lebih mendalam dan dapat membuat soal numerasi yang dapat diaplikasikan pada pembelajaran di kelas. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara berkolaborasi antara dua pihak, yaitu Universitas PGRI Semarang sebagai pemrakasa dan pelaksana Iptek dan SD Negeri Tambakrejo 01 sebagai sasaran kegiatan yang menyiapkan para guru untuk mengikuti rangkaian program serta tempat untuk kegiatan pelatihan. Secara teknis dalam kegiatan ini terdapat 4 metode yang akan dilakukan, yaitu: tutorial, planning, sharing, evaluasi dan umpan balik. Tim terdiri dari 4 orang ahli yang terkait numerasi dan pembelajaran di kelas serta dibantu oleh 3 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa untuk dokumentasi dan pengumpulan data. Pelaksanaan Kegiatan dihadiri oleh 4 narasumber dan 22 peserta pelatihan. Kegiatan berlangsung 32 JP. Peserta menemukan pemecahan masalah pembelajaran numerasi. Peserta mengakui Latihan soal numerasi untuk peserta didik belum mengarah bentuk soal pada bentuk soal yang berktiteria HOT
Edukasi Kebutuhan Seksual pada Lansia: Upaya Meningkatkan Kesejahteraan dan Kualitas Hidup
Kebutuhan seksual merupakan bagian integral dari sepanjang siklus kehidupan, termasuk pada lansia. Akan tetapi, kebutuhan seksual pada lansia sering kali menjadi aspek yang terabaikan dalam pelayanan kesehatan. Pemenuhan kebutuhan seksual dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis, meningkatkan harga diri, serta memperkuat hubungan interpersonal dengan pasangan. Berbagai faktor seperti perubahan fisiologis, kondisi kesehatan, stigma sosial, dan kurangnya informasi dapat menjadi hambatan bagi lansia dalam memahami dan mengekspresikan kebutuhan seksual secara sehat dan aman. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya kesehatan seksual pada kelompok usia lanjut, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan senam lansia. Kegiatan dilakukan pada tanggal 18 Mei 2024 bertempat di Griya Lansia Setaman Aisyiah Ciamis. Kegiatan dihadiri oleh 20 responden lansia, dengan didampingi oleh kader, dosen dan mahasiswa dari STIKes Muhammadiyah Ciamis. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan interaktif dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh lansia. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai topik kebutuhan seksual, hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan peserta dalam menjawab dan berperan aktif selama kegiatan berlangsung