Pondok Jurnal
Not a member yet
    398 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPAS KELAS IV MIN 1 LOMBOK TENGAH

    No full text
    The aim of this research is to find out how to develop Pop up Book media on metamorphosis material (living animals) and students responses to the media in this learning. The design of this research is Research and Development (R&D) research using the ADDIE model. This study uses 2 approaches, namely quantitative and qualitative. The data collection instruments used were validation sheets and questionnairs. Data collection techniques used validation and distribution of questionnairs. Validation data and student responses were analyzed using a percentage formula. Pop Up Book media went trough several stages of expert validation with the final results of the media feasibility obtaining an average chord of 91,9% with a very feasible category. The result of students responses to the use of Pop up Book media was 0% they didn’t respond independently, 1,56% students responded as less interested, 16,80% responded as interested, and 81,64% responded as very interested. Thus it can be concluded that the Pop up Book media can increase students interest in learningTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan media Pop up Book pada materi metamorfosis (daur hidup hewan) dan respon siswa terhadap media pada pembelajaran tersebut. Rancangan penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Pada penelitian ini menggunakan 2 pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan angket. Teknik pengumpulan data menggunakan validasi dan penyebaran angket. Media Pop Up Book telah melalui beberapa tahap validasi ahli dengan hasil akhir kelayakan media memperoleh skor rata-rata 91,9% dengan kategori sangat layak. Hasil respon siswa terhadap penggunaan media Pop up Book adalah 0% siswa memberi tanggapan tidak tertarik, 1,56% siswa memberi tanggapan kurang tertarik, 16,80% siswa memberi tanggapan tertarik, dan 81,64% siswa memberi tanggapan sangat tertarik. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa media Pop up Book dapat meningkatkan minat belajar siswa dan dapat digunakan dalam proses pembelajara

    Inovasi Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Studi Kasus di Madrasah Aliyah Darul Ishlah Lendang Batah Praya

    Full text link
    This study aims to examine the form of innovation in Islamic Religious Education (PAI) learning based on technology applied at Madrasah Aliyah Darul Ishlah Lendang Batah Praya and analyze its impact on the effectiveness of the teaching and learning process. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, interviews with PAI teachers and students, and documentation of learning activities. The results of the study indicate that innovation in PAI learning at this madrasah is realized through the use of digital media such as e-learning platforms, interactive learning videos, and online evaluation applications. This innovation has been proven to increase active student participation, strengthen understanding of religious concepts, and build learning independence. The obstacles faced include limited technological infrastructure and the digital capabilities of some teachers. In general, the implementation of technology-based innovation in PAI learning at Madrasah Aliyah Darul Ishlah has made a positive contribution to improving the quality of learning and the relevance of religious education in the digital era.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi yang diterapkan di Madrasah Aliyah Darul Ishlah Lendang Batah Praya serta menganalisis dampaknya terhadap efektivitas proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran PAI di madrasah ini diwujudkan melalui pemanfaatan media digital seperti platform e-learning, video pembelajaran interaktif, serta aplikasi evaluasi daring. Inovasi tersebut terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperkuat pemahaman konsep keagamaan, dan membangun kemandirian belajar. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi dan kemampuan digital sebagian guru. Secara umum, implementasi inovasi berbasis teknologi dalam pembelajaran PAI di Madrasah Aliyah Darul Ishlah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan agama di era digital

    DILEMATIKA FATWA DSN-MUI DAN FATWA TUAN GURU TENTANG HUKUM EKONOMI SYARIAH DI KECAMATAN GUNUNGSARI LOMBOK BARAT

    No full text
    The dilemma of applying DSN-MUI fatwa with the fatwa of teachers in the community on the application of sharia economic law is caused by many factors. This study uses a qualitative approach with socio-legal study methods to analyze the dilemmas of DSN-MUI fatwa and Tuan Guru's fatwa in sharia economic law. The implementation of the DSN-MUI fatwa received rivalry from local religious leaders not to look for weaknesses but to find common ground between the two. At the local level, the authority of Tuan Guru has great influence in determining the legal practice of sharia economics. The difference in interpretation between the DSN-MUI fatwa and the Tuan Guru fatwa often raises dilemmas, especially in the practice of people's economic life. The dilemmatic fatwa is a challenge for the existence of DSN-MUI fatwa because the legal determination taken by the teacher is considered more authoritative and based on strict prudence.Dilema penerapan fatwa DSN-MUI dengan fatwa tuan guru di masyarakat pada penerapan hukum ekonomi syariah disebabkan banyak faktor. Hal ini dilatarbelakangi oleh perbedaan interpretasi terhadap fatwa dan efek sosio-legal di kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi sosio-hukum untuk menganalisis dilematika fatwa DSN-MUI dan fatwa Tuan Guru dalam hukum ekonomi syariah. Penerapan fatwa DSN-MUI mendapat rivalisasi dari tokoh agama lokal bukan untuk mencari kelemahan tapi untuk mencari titik temu keduanya. Di tingkat lokal, otoritas Tuan Guru memiliki pengaruh besar dalam menentukan praktik hukum ekonomi syariah. Perbedaan interpretasi antara fatwa DSN-MUI dan fatwa Tuan Guru sering menimbulkan dilematika, terutama dalam praktik kehidupan ekonomi masyarakat. Fatwa yang dilematis menjadi tantangan tersendiri bagi eksistensi fatwa DSN-MUI karena penetapan hukum yang diambil oleh tuan guru dianggap lebih otoritatif dan berdasarkan kehati-hatian yang ketat

    Workshop Klinis: Trik Lolos PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) untuk Mahasiswa Se-Karesidenan Madiun

    Full text link
      Based on documentation studies at STKIP PGRI Ponorogo, there is the fact that the quantity of PKM proposal submissions in 2023 is <70% of last year's DIKTI PKM acceptance quota. This fact needs special attention so that the proposal acceptance quota can be utilized optimally and utilized by students. Of course, this fact must be followed up immediately in the form of a clinical workshop activity for preparing PKM proposals with the theme "Clinical Workshop: Tricks to Pass PKM (Student Creativity Program) for Students throughout the Madiun Province". This activity will be held at Graha Saraswati STKIP PGRI Ponorogo. Implementation of Community Service is carried out offline in three sessions, namely socialization sessions, training and mentoring sessions, and monitoring and evaluation sessions. Participants in the Clinical Workshop: Tricks for Passing the PKM (Student Creativity Program) for Madiun Residency Students, stated that they felt more prepared and confident in taking part in the PKM competition after taking part in this activity. Apart from that, they also stated that the material presented was useful and could help them in preparing quality PKM proposals. Keywords: tricks, Students Creativity Program , writing, workshopBerdasarkan studi dokumentasi di STKIP PGRI Ponorogo, terdapat fakta kuantitas pengiriman proposal PKM pada tahun 2023 <70% dari kuota penerimaan PKM DIKTI tahun lalu. Fakta ini perlu mendapatkan perhatian khusus agar kuota penerimaan proposal tersebut dapat secara maksimal terakses dan dimanfaatkan mahasiswa. Tentunya fakta ini, harus segera ditindak lanjuti dalam bentuk kegiatan workshop klinis penyusunan proposal PKM  yang bertema ”Workshop Klinis:Trik Lolos PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) untuk Mahasiswa se-Karisidenan Madiun”. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Graha Saraswati STKIP PGRI Ponorogo. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan secara luring luring dalam tiga sesi, yaitu sesi sosialisasi, sesi pelatihan dan pendampingan, dan sesi monitoring dan evaluasi. Peserta Workshop Klinis: Trik Lolos PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) untuk Mahasiswa se-Karesidenan Madiun, menyatakan merasa lebih siap dan percaya diri dalam mengikuti kompetisi PKM setelah mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, mereka juga menyatakan bahwa materi yang disampaikan  bermanfaat dan dapat membantu mereka dalam menyusun proposal PKM yang berkualitas. Kata kunci: menulis; trik lolos; PKM; workshop &nbsp

    Implementasi Pendidikan Inklusif Berbasis Ukhuwah di TMI Al-Amien Prenduan dalam Menguatkan Toleransi dan Nasionalisme sebagai Fondasi Peradaban Multikultur

    Full text link
    Inclusive education is a strategic approach to fostering a harmonious society amidst Indonesia’s diverse cultures and religions. This research analyzes the implementation of inclusive education at Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (TMI) Al-Amien Prenduan. The study’s goal is to understand how the school internalizes Islamic values, nationalism, and tolerance. We used a qualitative, case study design, gathering data through in-depth interviews with school leaders, teachers, and students, along with participant observation and document analysis. Thematic analysis and source triangulation ensured data validity. Findings reveal that TMI Al-Amien successfully implements inclusive education by integrating the principles of ukhuwah islamiyyah (Islamic brotherhood) and ukhuwah wathaniyyah (national brotherhood) throughout its educational aspects. The curriculum accommodates diverse student backgrounds while maintaining Islamic identity. A holistic evaluation system assesses academics, personality, and social skills, indicating success. Challenges like student heterogeneity, potential group exclusivity, and limited media literacy were overcome by strengthening core values, developing educator competencies, and encouraging multicultural interaction. We conclude that TMI Al-Amien’s inclusive education model effectively strengthens student tolerance and nationalism, serving as a valuable reference for multicultural education development in other pesantrenPendidikan inklusif menjadi salah satu pendekatan strategis dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman budaya dan agama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan inklusif di Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (TMI) Al-Amien Prenduan dalam menginternalisasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan toleransi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan pondok, guru, dan santri, observasi partisipatif terhadap aktivitas pembelajaran dan kehidupan pondok, serta analisis dokumen kurikulum dan kebijakan institusional. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TMI Al-Amien berhasil mengimplementasikan pendidikan inklusif melalui integrasi prinsip ukhuwah islamiyyah dan ukhuwah wathaniyyah dalam seluruh aspek pendidikan. Kurikulum dirancang untuk mengakomodasi keberagaman latar belakang santri dengan tetap mempertahankan identitas keislaman. Sistem evaluasi holistik yang menilai aspek akademik, kepribadian, dan kemampuan bersosialisasi menjadi indikator keberhasilan pendidikan inklusif. Tantangan yang dihadapi meliputi heterogenitas santri, potensi eksklusivitas kelompok, dan literasi media yang terbatas, namun berhasil diatasi melalui strategi penguatan nilai dasar, pengembangan kompetensi pendidik, dan pembiasaan interaksi multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan inklusif TMI Al-Amien efektif dalam menguatkan toleransi dan nasionalisme santri, sehingga dapat dijadikan rujukan pengembangan pendidikan multikultural di pesantren lainnya

    Demokrasi dan Dakwah Islam:: Kajian Politisasi Agama pada Pemilu 2024 di Kabupaten Lombok Timur

    Full text link
    This article looks at the politicization of religion in East Lombok Regency during the 2024 elections. The author collected data in the field using three techniques: observation, interviews, and documentation. These three strategies generate primary sources. Meanwhile, secondary sources include scholarly publications such as journals, dissertations, scientific periodicals, and survey findings. After completing research, the author discovered that religion was politicized in East Lombok Regency through the use of religious symbols such as the imamah and white peci as traditional apparel that represents piety. Politicians also employ the narrative of friendship, politics as a platform for da'wah, ukhuwah Islamiyah, piety, and sami'na wa atho'na to politicize religion. Aside from that, their identity as a Tuan Guru is also used on pamphlets, billboards, stickers and even on ballot papers. Artikel ini mengulas politisasi agama di Kabupaten Lombok Timur pada pemilu 2024. Penulis mengumpulkan data di lapangan dengan menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Ketiga strategi ini menghasilkan sumber primer. Sedangkan sumber sekunder meliputi publikasi ilmiah seperti jurnal, disertasi, terbitan berkala ilmiah, dan temuan survei. Setelah menyelesaikan penelitian, penulis menemukan adanya politisasi agama di Kabupaten Lombok Timur melalui penggunaan simbol-simbol keagamaan seperti imamah dan peci putih sebagai pakaian adat yang melambangkan ketakwaan. Politisi juga memanfaatkan narasi silaturahmi, politik sebagai wadah dakwah, ukhuwah Islamiyah, ketakwaan, dan sami'na wa atho'na untuk mempolitisasi agama. Selain itu identitas mereka sebagai Tuan Guru juga terpampang pada pamflet, baliho, stiker bahkan pada surat suara

    Implementasi Pendidikan Karakter Siswa melalui Sikap Tanggung Jawab di Jogja Green School

    No full text
    Dunia Pendidikan merupakan tempat untuk mendapatkan edukasi yang bermanfaat bagi setiap siswa, salah satunya yaitu edukasi tentang implementasi karakter tanggung jawab bagi setiap siswa. Sehingga membentuk pribadi siswa yang memiliki nilai-nilai moral dan sosial yang baik. Penerapan sikap tanggung jawab dimulai sejak usia dini merupakan tindakan yang memiliki pengaruh yang tinggi dan Tindakan yang benar dalam sekolah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui impelementasi karakter sikap tanggung jawab yang ada di Jogja Green School. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jogja Green School menerapkan pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan, seperti pembelajaran berbasis proyek, pengelolaan lingkungan, dan pembiasaan kegiatan sosial yang melibatkan tanggung jawab. Program-program ini membantu siswa untuk memahami dan mempraktikkan sikap tanggung jawab baik dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun akademik. Secara keseluruhan, implementasi pendidikan karakter melalui sikap tanggung jawab di Jogja Green School memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter siswa, dan memperkuat nilai-nilai sosial dalam lingkungan sekolah.Pendidikan karakter yang menjadi dasar dan utama dalam membangun generasi yang bartanggung jawab menjadikan sebuah perhatian dalam pendidikan di sekolah dasar. Dalam berbagai bentuk karakter yang harus dikembangkan siswa, salah satunya yaitu karakter tanggung jawab. Dari penelitian ini memfokuskan pada pengembangan karakter tanggung jawab yang di terapkan di Jogja Green School seperti apa. Jogja Green School merupakan salah satu sekolah alam yang ada di Jogja dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dapat juga menguatkan karakter tanggung jawab pada siswa. Untuk mengetahui bagaimana penerapan yang dilakukan pada siswa di sekolah tersebut, penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yaitu suatu penelitian yang ditunjukkan untuk mendiskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas social dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap subjek penelitian yakni guru dan siswa. Hasil dari penelitian kami, terdapat penerapan yang menunjukan bahwa pendidikan karakter dalam Jogja Green School melalui beberapa kegiatan di sekolah dengan sikap tanggung jawab siswa sebagai salah satu upaya penguatan pendidikan karakter di Jogja Green School

    Pemanfaatan Limbah Organik untuk Produksi Pupuk Kompos: Upaya Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Ringinarum Kendal Jawa Tengah

    No full text
    Sampah organik sangat potensial untuk dikelola dan diolah menjadi sumber daya pertanian yang berkelanjutan yaitu pupuk hayati ramah lingkungan (kompos).  Pontensi sampah organik di Desa Ringinarum Kendal belum dikelola dan berdayakan dengan baik, karena keterbatasan informasi dan keterampilan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani melalui  pelatihan pembuatan pupuk hayati berbasi sampah organik bagi petani di Ringinarum Kendal. Metode kegiatan yang digunakan adalah  pendekatan Participatory Action Research (PAR), melalui tahapan: 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) pendampingan, dan 4) evaluasi.   Kegiatan pelatihan diberikan dalam bentuk teori dan praktikum. Hasil kegiatan menunjukkan peserta telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam pengadanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolahan sampah organik menjadi pupuk hayati (kompos). Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, Hasil pendampingan praktikum mandiri memperlihatkan bahwa peserta telah mampu membuat pupuk berbahan sampah organik. Kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dalam untuk mengatasi pemasalahan sampah menjadi produk yang berdaya guna.Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk kompos merupakan solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan petani Desa Ringinarum terhadap pupuk kimia yang mahal dan berdampak negatif pada kualitas tanah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah limbah rumah tangga dan pertanian melalui metode komposter ember bertumpuk dengan bantuan bioaktivator EM4 dan molase. Pelaksanaan dilakukan di Balai Desa Ringinarum dengan melibatkan petani sebagai peserta utama. Metode kegiatan meliputi sosialisasi pentingnya pupuk organik, demonstrasi pembuatan kompos, serta praktik langsung oleh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos berkualitas. Pupuk kompos umumnya  mampu menyediakan unsur hara makro dan mikro, memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah organik. Program pelatihan ini cukup  efektif, ekonomis, dan berkelanjutan sehingga dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di tingkat desa. Kata kunci: limbah organik; pupuk kompos; produktivitas pertania

    Analisis Generalizabilitas Dua Faset dalam Penilaian Ujian Skripsi di IAI Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

    Full text link
    This study aims to evaluate the consistency and fairness of undergraduate thesis assessments at IAI Nurul Hakim Kediri, West Lombok, using Generalizability Theory (G-Theory). Data were collected from the assessments of 13 students by three examiners using four standardized evaluation criteria. Analysis using the EduG software revealed that the largest source of error stemmed from the interaction among persons, raters, and criteria (PRQ). The generalizability coefficient of 0.93 indicates excellent reliability of the assessment instrument. To enhance fairness, efforts should be made to reduce variability in facet interactions. Simulations showed that increasing the number of raters and criteria could improve reliability. While Option 5 yielded the most optimal results, Options 3 and 4 are also worth considering as they offer a balance between reliability and resource efficiency. This study underscores the importance of well-designed assessment systems to ensure fair and consistent undergraduate thesis evaluations.Penelitian ini mengevaluasi konsistensi dan keadilan penilaian ujian skripsi di IAI Nurul Hakim Kediri Lombok Barat dengan pendekatan Teori Generalisasi (G-Theory). Data diperoleh dari penilaian tiga dosen terhadap 13 mahasiswa menggunakan empat kriteria standar kampus. Analisis dengan perangkat lunak EduG menunjukkan bahwa sumber error terbesar berasal dari interaksi antara mahasiswa, rater, dan kriteria (PRQ). Koefisien generalisasi sebesar 0,93 menunjukkan reliabilitas penilaian yang sangat baik. Untuk meningkatkan keadilan, disarankan mengurangi variabilitas interaksi antar faset. Simulasi menunjukkan bahwa penambahan jumlah rater dan kriteria dapat meningkatkan keandalan. Opsi 5 menjadi yang paling optimal, namun Opsi 3 dan 4 juga layak dipertimbangkan karena menawarkan keseimbangan antara reliabilitas dan efisiensi sumber daya. Penelitian ini menekankan pentingnya desain penilaian yang tepat untuk menjamin penilaian skripsi yang adil dan konsisten

    MODEL KONSEPTUAL SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MTS AR-RAHMAH BOGOR: STUDI RANCANG BANGUN MODEL BERBASIS DATA LAPANGAN

    Full text link
    This study aims to design a conceptual model of a reward and punishment  system based on field data as a reference to improve teacher performance at MTs Ar-Rahmah Bogor. The research employed a qualitative exploratory approach, using observation, in-depth interviews, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that the implementation of reward and punishment  at MTs Ar-Rahmah is still informal, incidental, and lacks structured performance indicators or written procedures. Rewards are given symbolically without clear evaluation criteria, while punishment s are limited to verbal warnings without standard operating procedures or structured coaching programs. Based on a SWOT analysis, the researchers formulated a conceptual model consisting of five key components: teacher performance indicators, regular evaluations, forms of reward, stages of punishment , and documentation and SOPs. This model is expected to serve as a reference for developing a more structured and sustainable teacher performance management system. The study recommends a limited-scale pilot implementation, involving teachers in the formulation of indicators and evaluations, and conducting regular adaptive monitoring.Penelitian ini bertujuan untuk merancang model konseptual sistem reward dan punishment  berbasis data lapangan guna menjadi acuan meningkatkan kinerja guru di MTs Ar-Rahmah Bogor. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi reward dan punishment  di MTs Ar-Rahmah masih bersifat informal, insidental, dan belum memiliki indikator kinerja maupun prosedur tertulis yang sistematis. Reward diberikan dalam bentuk simbolik tanpa dasar evaluasi yang jelas, sementara punishment  hanya berupa teguran lisan tanpa SOP atau program pembinaan. Berdasarkan analisis SWOT, peneliti merumuskan model konseptual yang terdiri atas lima komponen utama: indikator kinerja guru, evaluasi berkala, bentuk reward, tahapan punishment , serta dokumentasi dan SOP. Model ini diharapkan dapat menjadi acuan pengembangan sistem manajemen kinerja guru yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup uji coba model dalam skala terbatas, pelibatan guru dalam penyusunan indikator dan evaluasi, serta monitoring adaptif secara berkala

    328

    full texts

    398

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pondok Jurnal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇