Pondok Jurnal
Not a member yet
    398 research outputs found

    PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SDN 03 KEMBANG KERANG DAYA KECAMATAN AIKMEL LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendeskripsikan: 1) Perencanaan Sarana dan prasarana Pendidikan, 2) Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan, 3) Inventarisasi Sarana dan Prasarana Pendidikan, 4) Pendistribusian Sarana dan Prasarana Pendidikan, 5) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan, 6) Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penitian ini menunjukan bahwa: 1) Pereancanaan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di SDN 03 Kembang Kerang  sudah dikelola dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan sekolah;  2) Pengadaan tentunya  sesuai dengan keputusan dari kepala sekolah; 3) kegiatan  Inventarisasi  dilakukan setiap tahun sekali dan melakukan pengecekan; 4) pendistribusian Sarana dan Prasarana Pendidikan melakukan sejenis tanda tangan sebagai bukti penyaluran barang; 5) Pemeliharaan  Sarana dan Prasarana dilakukan setiap 3 sampai 6 bulan sekali; 7) Penghapusan Sarana dan Prasarana dilakukan dengan cara melihat kondisi barang apabila barang tidak layak pakai akan segera dihapus atau dihilangkan ; 8) Pengevaluasian dilakukan setiap satu semester dan petugas pengevaluasian adalah bagian waka sarana dan prasaranaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendeskripsikan: 1) Perencanaan Sarana dan prasarana Pendidikan, 2) Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan, 3) Inventarisasi Sarana dan Prasarana Pendidikan, 4) Pendistribusian Sarana dan Prasarana Pendidikan, 5) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan, 6) Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penitian ini menunjukan bahwa: 1) Pereancanaan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di SDN 03 Kembang Kerang  sudah dikelola dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan sekolah;  2) Pengadaan tentunya  sesuai dengan keputusan dari kepala sekolah; 3) kegiatan  Inventarisasi  dilakukan setiap tahun sekali dan melakukan pengecekan; 4) pendistribusian Sarana dan Prasarana Pendidikan melakukan sejenis tanda tangan sebagai bukti penyaluran barang; 5) Pemeliharaan  Sarana dan Prasarana dilakukan setiap 3 sampai 6 bulan sekali; 7) Penghapusan Sarana dan Prasarana dilakukan dengan cara melihat kondisi barang apabila barang tidak layak pakai akan segera dihapus atau dihilangkan ; 8) Pengevaluasian dilakukan setiap satu semester dan petugas pengevaluasian adalah bagian waka sarana dan prasarana

    Manajemen Lemabaga Pendidikan Berorientasi Mutu Di MA Sunan Pandanaran Yogyakarta

    No full text
    Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran ini merupakan lembaga pendidikan yang sangat dikenal baik di Yogyakarta maupun Luar Yogyakarta. Selain itu, MA Sunan Pandanaran mempunyai beberapa program layanan pendidikan dan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan. Dengan kemampuan MA Sunan ini menunjukkan bahwa Manajemen Mutu di lembaga pendidikan tersebut dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana lembaga pendidikan Islam yang berorientasi pada Mutu Pendidikan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mencoba menganalisis pengelolaan lembaga Pendidikan Islam yang berorientasi pada mutu pendidikan pesantren. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan Observasi (pengamatan), Interview (wawancara), dan Dokumentasi Gabungan ketiganya. Sistem pengendalian mutu MA sunan pandanaran dilakukan melalui Sumber Daya Manusia dengan mengadakan Teaching training center dan ada beberapa kegiatan yang di lakukan dalam sistem pengendalian mutu, yaitu: Mengadakan breffing pagi sebelum masuk ke kelas jam pertama, Setiap akhir bulan mengadakan evaluasi kurikulum pembelajaran, Wali kelas, tenaga pendidik, guru mapel melakukan evaluasi sikap dan pengetahuan peserta didik. Sistem evaluasi MA Sunan pandanaran yaitu ada beberapa mekanisme yang dilakukan yaitu dari program monitoring dan evaluasi yang menyangkut: penyusunan rencana monitoring untuk setiap kegiatan, Melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan, Menyusun Laporan, Tindak Lanjut Monitoring dan Evaluasi.MA Sunan Pandanaran ini merupakan lembaga pendidikan yang sangat dikenal baik di Yogyakarta maupun Luar Yogyakarta. Selain itu, MA Sunan Pandanaran mempunyai beberapa program layanan pendidikan dan kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan. Dengan kemampuan MA Sunan ini menunjukkan bahwa Manajemen Mutu di lembaga pendidikan tersebut dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana lembaga pendidikan Islam yang berorientasi pada Mutu Pendidikan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mencoba menganalisis pengelolaan lembaga Pendidikan Islam yang berorientasi pada mutu pendidikan pesantren. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan Observasi (pengamatan), Interview (wawancara), dan Dokumentasi Gabungan ketiganya. Sistem pengendalian mutu MA sunan pandanaran dilakukan melalui Sumber Daya Manusia dengan mengadakan Teaching training center dan ada beberapa kegiatan yang di lakukandalam sistem pengendalian mutu, yaitu: Mengadakan breffing pagi sebelum masuk ke kelas jam pertama, Setiap akhir bulan mengadakan evaluasi kurikulum pembelajaran, Wali kelas, tenaga pendidik, guru mapel melakukan evaluasi sikap dan pengetahuan peserta didik. Sistem evaluasi MA Sunan pandanaran yaitu ada beberapa mekanisme yang dilakukan yaitu dari program monitoring dan evaluasi yang menyangkut: penyusunan rencana monitoring untuk setiap kegiatan, Melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan, Menyusun Laporan, Tindak Lanjut Monitoring dan Evaluas

    Dampak covid-19 terhadap implementasi pembelajaran di era digital 4.0

    Get PDF
    AbstractThis article discusses the impact of Covid-19 on the implementation of learning in the digital 4.0 era. On the other hand, this research also explores the potential for the emergence of student skills in the digital-based learning process. For this purpose, the research was conducted using a literature review (library research). The theme of learning related to Covid-19 has recently become interesting to study through research. Several research results found that e-learning-based learning with application variants during the pandemic was not significant. Contrary to the nature of digital learning media which always attracts the attention of students in general. This is relevant to the developmental period of children who are interested in digital visual media. On the other hand, 21st century life and career skills have begun to be tried in learning during the Covid-19 period such as flexibility and adaptability in the learning process during the Covid-19 period so as to bring out various creativity and independence among students.Abstrak Artikel ini membahas tentang bagaimana dampak Covid-19 terhadap implementasi pembelajaran di era digital 4.0. Di sisi lain, research ini juga mengeksplorasi potensi munculnya skill-skill peserta didik dalam proses pembelajaran berbasis digital. Untuk tujuan ini maka penelitian dilakukan menggunakan kajian literature (library research). Tema tentang pembelajaran dikaitkan dengan Covid-19 belakangan menarik untuk dikaji melalui penelitian. Beberapa hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran berbasis e-learning dengan varian aplikasi di masa pandemi tidak signifikan. Kontradiktif dengan sifat media pembelajaran digital yang salalu menarik perhartian siswa pada umumnya. Ini relevan dengan masa perkembangan anak-anak yang tertarik dengan media visual digital. Disisi lain, keterampilan-keterampilan hidup dan berkarir abad 21 mulai dicoba pada pembelajaran masa Covid-19 seperti fleksibilitas dan adaptabilitas pada proses pembelajaran masa Covid-19 sehingga memunculkan berbagai kreatifitas dan kemandirian di kalangan siswa

    Perbedaan efektivitas model partisipatif dengan model discovery learning terhadap hasil belajar matematika di Madrasah

    Get PDF
    Abstract The purpose of this research is to find out whether there is a difference in effectiveness between the participatory model and the discovery learning model on students' mathematics learning outcomes at SMPN 21 Mataram on the subject of circles. This research is a type of experimental research with the static group pretest-posttest design. The sample in this study was class VIII students of SMPN 21 Mataram. The sampling technique in this study was purposive sampling with circle material. The process of collecting data researchers used interviews, observations, and tests as instruments. From the research results, the participatory model of learning outcomes obtained an average pretest score of 58.68 and a posttest average score of 73.32. While the discovery learning model for learning outcomes obtained an average pretest score of 58.86 and a posttest average score of 73.91. The results of the learning outcomes hypothesis test found that the sig. (2-tailed) 0.821. Because the sig value > 0.05, meaning that H0 is accepted and H1 is rejected, it can be concluded that there is no significant difference in effectiveness between the participatory model and the discovery learning model on the mathematics learning outcomes of class VIII students of SMPN 21 MataramAbstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan efektivitas antara model partisipatif dengan model discovery learning terhadap hasil belajar matematika siswa SMPN 21 Mataram pokok bahasan lingkaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan dengan thestatic group pretest-posttest desaign. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 21 Mataram. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan materi lingkaran. Proses pengumpulan data peneliti menggunakan istrumen wawancara, observasi, dan tes. Dari hasil penelitian, model partisipatif terhadap hasil belajar diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 58,68 dan nilai rata-rata posttest sebesar 73,32. Sedangkan model discovery learning terhadap hasil belajar diperoleh nilai rata-rata pretest 58,86 dan nilai rata-rata posttest sebesar 73,91. Hasil uji hipotesis hasil belajarditemukan bahwa nilai sig. (2-tailed) 0,821. Oleh karena nilai sig > 0,05, artinya H0 diterima dan H1 ditolak, maka dapat dismpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara model partisipatif dengan model discovery learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 21 Matara

    PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran kurikulum 2013 melalui bimbingan berkelanjutan di MTs AS-Syifa, MTS Roudhotul Iman dan MTs Nurul Hidayah Sugal, yang berada pada Kecamatan Panimbang Kabupaten  Pandeglang Provinsi Banten, Tekhnik pengumpula data dalam penelitian ini adalah observasi dan diskusi, observasi dipergunakan untuk mengumpulkan data dan mengetahui kompetensi guru dalam menyusun RPP, diskusi dilakukan antara peneliti dengan guru, sedangkan alat pengumpulan data dalam PTKP ini sebagai berikut, lembar observasi yang dilengkapi dengan rubrik yang digunakan untuk memperoleh data tentang kemampuan guru dalam menyusun RPP kurikulum 2013 dan diskusi dilakukan dengan maksud untuk sharing pendapat antara peneliti dengan guru dan guru dengan team teaching. Berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh dari hasil pengolahan dan analisis data penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa pembinaan administrasi akademik berupa penyusunan RPP kurikulum 2013 yang baik sangat signifikan. Dengan kata lain melalui pembinaan pengawas kepada guru mampu meningkatkan kemampuan akademik guru dalam bentuk penyusunan RPP kurikulum 2013 dalam mencapai sasaran kinerj

    IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA DI MTs. N KEDIRI LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Implemetasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran akidah akhlak dalam membina akhlak siswa dan mengetahui proses pelaksanaan pembinaan akhlak serta mengetahui kendala dan solusi dalam pembinaan akhlak di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs.N) Kediri Lombok Barat. Proses pembelajaran akidah akhlak di MTs.N Kediri  menggunakan pendekatan saintifik dengan metode bervariasi dan mengunakan penilain autentik. Bentuk  pembinaan akhlak dilakukan dengan pembinaan di dalam kelas dan di luar kelas. Dalam pelaksanaan terdapat kendala yang  dihadapi guru seperti kondisi personal siswa dan terbatasnya waktu dalam membina siswa. Adapun upaya yang dilakukan adalah melakukan kerjasama pihak sekolah dengan wali murid dalam pembinaan akhlak. Kurikulum, bukan kata yang asing dalam dunia pendidikan. Pendidikan tidak lepas dari istilah ini, karena Kurikulum adalah salah satu komponen dari pendidikan. Dengan adanya Kurikulum pendidikan akan berjalan secara terstruktur dan sistematis demi tercapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan Kurikulum menjadi sangat penting

    HERMENEUTIKA AL-QUR’AN Al-SYATIBi : Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Maqashid al-Syari’ah

    Get PDF
    The Qur'an with the basic assumption as the idea of ​​God that is eternal, universal, and trans-historical, when it has to be communicated to humans who live historically, then the basic content of the Qur'an must of course adapt to the character of the Arabic language and culture that was a historical reality at the time. The research departs from the many developments of methods and approaches that are so diverse in the interpretation of the Qur'an, so that it often causes debate among commentators. This study is basically an attempt to find out how maqa>shid al-Shari>'ah hermeneutics is a method in the interpretation of the Qur'an and how to apply maqa>shid al-Shari>'ah in the interpretation of the Qur'an. . This study aims to answer these two problems. The nature of this research is qualitative and uses the hermeneutical-analytic method, namely by analyzing the data in the hermeneutic circle and then drawing various conclusions. The data obtained will be analyzed in accordance with scientific theories with the provisions in the analysis guidelines and in accordance with the rules of writing scientific papers. The results show that the maqa>shid al-Shari>'ah hermeneutic method in interpretation cannot ignore three important horizons in hermeneutics, namely text, author, and reader. So the resulting form of interpretation will not only reveal the meaning of the text but will emphasize maqa>shid. While in the application, namely with ta'li>li and istisla>hi patterns. The pattern is considered by the qiya>s and maslaha>h mursala>h methods in ushu>l fiqh.Al-Qur’an dengan asumsi dasar sebagai gagasan Tuhan yang bersifat azali, universal, dan trans-historis itu, ketika harus dikomunikasikan kepada manusia yang hidup menyejarah, maka kandungan dasar al-Qur’an tentunya harus beradaptasi dengan karakter bahasa dan budaya Arab yang merupakan realitas historis pada saat itu. Penelitian berangkat dari banyaknya perkembangan metode dan pendekatan yang begitu beragam dalam penafsiran al-Qur’an, sehingga tidak jarang menimbulkan perdebatan di kalangan mufassir. Kajian ini pada dasarnya merupakan sebuah upaya untuk mengetahui bagaimana hermeneutika maqa>shid al-Syari>’ah sebagai salah satu metode dalam penafsiran al-Qur’an dan bagaimana aplikasi maqa>shid al-Syari>’ah dalam penafsiran al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalahan tersebut. Sifat penelitian ini kualitatif dan menggunakan metode hermeneutis-analisis, yakni dengan cara menganalisis data yang berada dalam lingkaran hermeneutika kemudian ditarik berbagai kesimpulan. Data yang diperoleh akan di analisis sesuai dengan teori-teori ilmiah dengan ketentuan dalam pedoman analisis dan sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode hermeneutika maqa>shid al-Syari>’ah dalam penafsiran tidak bisa mengabaikan tiga horizon penting dalam hermeneutik yaitu teks, pengarang, pembaca. Maka bentuk penafsiran yang dihasilkan tidak hanya akan mengungkap makna teks akan tetapi lebih menekankan pada maqa>shid. Sedangkan dalam aplikasinya yaitu dengan corak ta’li>li dan istisla>hi. Corak tersebut dipertimbangkan dengan metode qiya>s dan maslaha>h mursala>h dalam ushu>l fiqh

    PENGARUH PROFESIONALITAS GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KELAS IV MI NW KARANG BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui guru yang ada di MI NW Karang Baru dalam melaksanakan tugasnya dan menjalankan profesionalitasnya dalam proses belajar mengajar, (2) untuk memperoleh gambaran tentang prestasi belajar siswa, (3) untuk mengetahui terdapat pengeruh profesionalitas guru dalam proses belajar mengajar terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di MI NW Karang Baru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis deskriptif dan teknik analisis infrensial untuk menguji normalitas data, uji regresi linier sederhana, uji korelasi product moment dan determinasi Hasil penelitian dari profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa di MI NW Karang Baru. Pada perhitungan statistic korelasi product moment diperoleh rhitung =  0,927 sedangkan Harga rtabel pada taraf signifikan 5% yaitu 0,423. Setelah dikorelasikan  rhitung dan rtabel maka rhitung lebih besar dari pada rtabel = 0,927 > 0,423. Demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif antara profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa, berdasarkan perhitungan didapat tingkat keslahan a =0,05;db=n-2 = 22-2 =20 sehingga didapat Ftabel  = 4,35 ternyata   Fhitung > Ftabel atau 18,83 > 4,35. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa kelas IV MI NW Karang Bar

    Peran Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MI NW 1 Kembang Kerang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI NW 1 Kembang Kerang. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dewan guru dan waka sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perencanaan pengadaan sarana dan prasarana dengan melihat kebutuhan yang ada, baik kebutuhan kantor maupun kebutuhan belajar mengajar. (2) Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan oleh semua warga sekolah, baik petugas khusus, kepala sekolah, guru-guru dan murid-murid bertanggung jawab dalam pemeliharaan dan wajib menjaga sarana dan prasarana yang ada di sekolah. (3) Inventaris sarana dan prasarana kegiatan inventaris dilakukan setiap tahun ajaran baru, untuk pencatatan, pembelian sarana dan prasarana selalu melibatkan waka sarana dan prasarana dan kepala sekolah. (4) Penghapusan sarana dan prasarana melalui tahapan dengan memilih barang yang rusak/tidak layak pakai dan sebelum dihapus dilakukan perbaikan kalau masih bisa diperbaiki akan diperbaiki sebaliknya kalau tidak bisa diperbaiki ditaruh di gudang dan di hapus dari daftar inventaris. (5) Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana meliputi: Perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, inventaris dan penghapusanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI NW 1 Kembang Kerang. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dewan guru dan waka sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perencanaan pengadaan sarana dan prasarana dengan melihat kebutuhan yang ada, baik kebutuhan kantor maupun kebutuhan belajar mengajar. (2) Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan oleh semua warga sekolah, baik petugas khusus, kepala sekolah, guru-guru dan murid-murid bertanggung jawab dalam pemeliharaan dan wajib menjaga sarana dan prasarana yang ada di sekolah. (3) Inventaris sarana dan prasarana kegiatan inventaris dilakukan setiap tahun ajaran baru, untuk pencatatan, pembelian sarana dan prasarana selalu melibatkan waka sarana dan prasarana dan kepala sekolah. (4) Penghapusan sarana dan prasarana melalui tahapan dengan memilih barang yang rusak/tidak layak pakai dan sebelum dihapus dilakukan perbaikan kalau masih bisa diperbaiki akan diperbaiki sebaliknya kalau tidak bisa diperbaiki ditaruh di gudang dan di hapus dari daftar inventaris. (5) Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana meliputi: Perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, inventaris dan penghapusan

    PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI TUJUAN DAN FUNGSI AL-QUR’AN DI MAN 3 PARIGI

    Get PDF
    Abstract This study discusses the application of the Discovery Learning Model to Improve Student Learning Outcomes on the Objectives and Functions of the Qur'an at MAN 3 Parigi. The objectives of this research are: to find out the learning outcomes of students in class X MIA IA in the subjects of the Qur'an Hadith before using the discovery learning model and how the learning outcomes of students in class X MIA IA in the subjects of the Qur'an Hadith after using the discovery learning model, is there any effect of the discovery learning model on the learning outcomes of class X MIA IA students in the subjects of al-Qur'an Hadith. Learning with the Application of the Discovery Learning Method has a positive impact on improving student learning achievement which is marked by an increase in student learning mastery in each cycle, namely cycle I (70.00 %), cycle II (86.00 %). Thus the Discovery Learning Model can improve student learning outcomes in class X MIA 1A MAN 3 Parigi.Abstrak Penelitian ini membahas tentang Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa  Materi Tujuan dan Fungsi Al-Qur’an  di MAN 3 Parigi. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas X MIA IA pada mata pelajaran al-Qur’an Hadis sebelum menggunakan model discovery learning dan bagaimana hasil belajar peserta didik kelas X MIA IA pada mata pelajaran al-Qur’an Hadis setelah menggunakan model discovery learning apakah terdapat pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas X MIA IA  pada mata pelajaran al-Qur’an Hadis. Pembelajaran dengan Penerapan Metode Discovery Learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar Peserta didik yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar Peserta didik dalam setiap siklus, yaitu siklus I (70.00 %), siklus II (86.00 %). Dengan demikian Model Discovery Learning  dapat meningkatkan hasil belajar siswa  di kelas X  MIA 1A MAN 3 Parig

    328

    full texts

    398

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pondok Jurnal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇