Pondok Jurnal
Not a member yet
    398 research outputs found

    STRATEGI DAKWAH DAN PENDIDIKAN NABI MUHAMMAD SAW : Telaah kitab Asaaliibu al-Rasul fi al-Dakwah wa al-Tarbiyyah

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi dakwah dan pendidikan Nabi Muhammad SAW dalam kitab Asaaliibu al-Rasul fi al-Dakwah wa al-Tarbiyyah karya Syaikh Yusuf Khathir Hassan al-Shuury. Penelitian kepustakaan (Library research) menjadi pilihan metode dalam pebnyusunan tulisan ini, dengan menggunakan pendekatan literature review, yaitu melakukan kajian kritis mendalam terhadap berbagai literatur strategi dan metode dakwah dan pendidikan Islam. Kitab Asaaliibu al-Rasul fi al-Dakwah wa al-Tarbiyyah karya Syaikh Yusif Khathir Hasin al-Shuury menjadi rujukan primer dalam mengkaji strategi dakwah dan pendidikan Islam. Peneliti menemukan tiga hal penting terkait strategi dakwah dan pendidikan nabi dalam kitab tersebut: Pertama: sifat dan karakteristik nabi sebagai pendidik yang terdiri dari delapan sifat (yaitu: kasih sayang, sabar, cerdas, tawadhu’ berlapang dada, pemaaf, integritas kepribadian, cinta profesi) Kedua, strategi nabi Muhammad SAW dalam berdakwah (seperti pemberian hadiah dan saling mencinta, strategi persuratan, pemberian hadiah dan pujian kepada murid berkompeten), Ketiga, strategi nabi dalam pendidikan (pendidikan langsung/ceramah dan praktek, memotivasi siswa, active learning dengan strategi tanya jawab, menanamkan ikatan jiwa antara pendidik dan siswa, memperhatikan perkembangan fisik dan psikologi siswa, menanamkan ukhuwah)Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi dakwah dan pendidikan Nabi Muhammad SAW dalam kitab Asaaliibu al-Rasul fi al-Dakwah wa al-Tarbiyyah karya Syaikh Yusuf Khathir Hassan al-Shuury. Penelitian kepustakaan (Library research) menjadi pilihan metode dalam pebnyusunan tulisan ini, dengan menggunakan pendekatan literature review, yaitu melakukan kajian kritis mendalam terhadap berbagai literatur strategi dan metode dakwah dan pendidikan Islam. Kitab Asaaliibu al-Rasul fi al-Dakwah wa al-Tarbiyyah karya Syaikh Yusif Khathir Hasin al-Shuury menjadi rujukan primer dalam mengkaji strategi dakwah dan pendidikan Islam. Peneliti menemukan tiga hal penting terkait strategi dakwah dan pendidikan nabi dalam kitab tersebut: Pertama: sifat dan karakteristik nabi sebagai pendidik yang terdiri dari delapan sifat (yaitu: kasih sayang, sabar, cerdas, tawadhu’ berlapang dada, pemaaf, integritas kepribadian, cinta profesi) Kedua, strategi nabi Muhammad SAW dalam berdakwah (seperti pemberian hadiah dan saling mencinta, strategi persuratan, pemberian hadiah dan pujian kepada murid berkompeten), Ketiga, strategi nabi dalam pendidikan (pendidikan langsung/ceramah dan praktek, memotivasi siswa, active learning dengan strategi tanya jawab, menanamkan ikatan jiwa antara pendidik dan siswa, memperhatikan perkembangan fisik dan psikologi siswa, menanamkan ukhuwah

    Urgensi pendidikan Islam dalam membentuk karakter siswa di era revolusi industri 4.0

    Get PDF
    Abstract  This article discusses how the teacher's role shifts and how Islamic education shapes the character of students in the midst of the industrial revolution 4.0. The shift in the role of the teacher from previously being teacher centered to becoming a facilitator causes a change in the paradigm of learning orientation to become student centered. The teacher-student interaction process in shaping student character is not as optimal as in the teacher-centered position, it could be because the teachers are no longer flexible or have more space. Therefore, this shift has implications for the creation of a student character crisis. The character crisis of students has recently become a serious problem that is widely discussed and faced by the world of education. It could be because the existence of Islamic religious education which is thick with a traditional approach (teacher oriented) is no longer considered a solution in the new student-oriented paradigm to shape the religious character of students. Even though the research results explain that success in shaping student character through Islamic religious education has so far been created through various extracurricular activities. Because of this, the teacher's ability to insert character values into the learning process, both in intra-curricular and extra-curricular activities is a solution as well as an affirmation that Islamic religious education is a way of building religious student character.Abstrak Artikel ini membahas tentang bagaimana pergeseran peran guru dan bagaimana pendikan Islam membentuk karakter peserta didik di tengah arus revolusi industri 4.0. Adanya pergeseran peran guru yang sebelumnya teacher centered kemudian menjadi fasilitator menyebabkan terjadinya perubahan paradigma orientasi pembelajaran menjadi student centered. Proses intraksi guru dan murid dalam membentuk karakter siswa tidak maksimal sebagaimana dalam posisi teacher centered, bisa jadi karena para guru tidak lagi leluasa atau punya ruang yang lebih. Karena itu, pergeseran ini berimplikasi pada terciptanya krisiskarakter siswa. Krisis karakter siswa belakangan ini menjadi problem serius yang rame diperbincangkan dan dihadapi oleh dunia pendidikan. Bisa jadi karena eksistensi pendidikan Agama Islam yang kental dengan pendekatan tradisional (teacher orinteded) tidak lagi dianggap solutif dalam paradigma baru student oriented untuk membentuk karakter siswa yang religius. Padahal hasil research menjelaskan bahwa keberhasilan dalam membentuk karakter siswa melalui pendidikan agama Islam selama ini diciptakan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Kerena itu, kemampuan guru dalam menyisipkan nilai-nilai karakterdalam proses pembelajaran, baik dalam kegiatan intra-kurikuler maupun ekstrakurikuler merupakan sebuah solusi sekaligus penegasan bahwa pendidkan agama Islam merupakan salah satu cara dalam membangun karakter siswa yang religius

    IKLIM MADRASAH: Motivasi Kerja Guru Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Model Mataram

    Get PDF
    Artikel ini menjelaskan iklim madrasah, yakni faktor apa saja yang menumbuhkan  motivasi kerja guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Model Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dengan menggunakan  pendekatan  kualitatif jenis studi kasus,  artikel ini menentukan informan dengan dua cara yaitu snowbolling sampling dan key person. Sementara itu, pengumpulan data  dilakukan dengan prinsip redundancy of data gathering melalui observasi partisipan (Participan Observation), wawancara mendalam (indepth interview),  dokumentasi, dan diskusi terfokus (Focus Group Disscusion). Sedangkan analisis data dilakukan melalui prosedur Cresswel,  yakni  memvaliditasi keakuratan informasi melalui sistem coding.  Penelitian ini menemukan bahwa iklim Madrasah  yang sehat ditandai dengan: kepemimpinan yang demokratis, terjalinnya komunikasi dan interaksi terbuka antar personal, dan penetapan tujuan organisasi melalui keputusan  bersama.  Hal-hal tersebut akan berdampak pada tumbuhnya motivasi kerja guru seperti  kedisiplinan yang tinggi, semangat kerja yang maksimal, dan memiliki sikap kompetisi yang sehat.  Dengan demikian, motivasi kerja guru akan berdampak pada peningktan mutu pendidikan di Madrasah

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 4 KERUMUT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dalam implementasi kurikulum 2013 serta faktor penghambat kepala sekolah terhadap kinerja guru dalam implementasi kurikulum 2013 Di SDN 4 Kereumut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di SDN 4 Kerumut, yang dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2019. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini ada dua hal sesuai rumusan masalah penelitian yang bisa disimpulkan 1) kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dalam implementasi kurikulum 2013 di SDN 4 Kerumut yaitu kepala sekolah sebagai pendidik dimana kepala sekolah memberikan pelatihan berupa workshop, untuk guru agar lebih memahami lebih luas tentang kurikulum 2013. Selanjutnya kepemimpinan kepala sekolah sebagai manajer yaitu kepala sekolah memberikan bimbingan tekhnis bagi guru kelas, serta kepemimpinan kepala sekolah sebagai supervisor yaitu mengadakan kerja kelompok guru sekkolah dan kerja kelompok guru, 2) penghambat kepala sekolah terhadap kinerja guru dalam implementasi kurikulum 2013 yaitu fasilitas terbatas dan kurang menguasai materi

    Peran Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MAN 2 Lombok Timur

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MAN 2 Lombok Timur.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan deskriptif, subyek peneliti kepala sekolah,wakasek kehumasan dan guru-guru bidang study lainnya. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data peneliti ini menggunakan Teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran humas dalam rangka meningkatkan mutu Pendidikan di MAN 2 Lombok Timur di laksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya belum dapat dilakukan secara terstruktur, hal ini dapat dilihat dari beberapa peran humas yaitu: peran humas sebagai komunikator, peran humas sebagai Pembina hubungan, dan peran humas sebagai pembentuk peningkatan mutu sekolah. Media humas yang digunakan MAN 2 Lombok Timur masih dalam bentuk kalimat yang sifatnya informatif saja dan belum adanya unsur persuasive yang terdapat pada brosur MAN 2 Lombok Timur. Kemudian kendala yang dihadapi humas dalam menigkatkan mutu Pendidikan adalah 1. Peran humas belum berfungsi secara maksimal karna pengurus umas mempunyai fungsi ganda yaitu merangkap sebagai guru mata pelajaran. 2. Terbatasnya waktu yang dimiliki pengurus humas yang kadang tidak dapat melayani publik eksternal secara maksimal. 3. Ketidakpuasan publik internal dengan hasil kerja humas . sasaran hubungan masyarakat adalah publik internal yaitu seluruh warga sekolah yang meliputi kepala sekolah, guru, karyawan, siswa-siswi MAN 2 Lombok Timur. Publik eksternal meliputi masyarakat. Upaya humas untuk mengatasi kendala tersebut adalah pembuatan agenda pada setiap pengurus humas dapat menjalankan dengan baik tugas sebagai humas dan peran sebagai guruPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen hubungan masyarakat dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MAN 2 Lombok Timur.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan deskriptif, subyek peneliti kepala sekolah,wakasek kehumasan dan guru-guru bidang study lainnya. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data peneliti ini menggunakan Teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran humas dalam rangka meningkatkan mutu Pendidikan di MAN 2 Lombok Timur di laksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya belum dapat dilakukan secara terstruktur, hal ini dapat dilihat dari beberapa peran humas yaitu: peran humas sebagai komunikator, peran humas sebagai Pembina hubungan, dan peran humas sebagai pembentuk peningkatan mutu sekolah. Media humas yang digunakan MAN 2 Lombok Timur masih dalam bentuk kalimat yang sifatnya informatif saja dan belum adanya unsur persuasive yang terdapat pada brosur MAN 2 Lombok Timur. Kemudian kendala yang dihadapi humas dalam menigkatkan mutu Pendidikan adalah 1. Peran humas belum berfungsi secara maksimal karna pengurus umas mempunyai fungsi ganda yaitu merangkap sebagai guru mata pelajaran. 2. Terbatasnya waktu yang dimiliki pengurus humas yang kadang tidak dapat melayani publik eksternal secara maksimal. 3. Ketidakpuasan publik internal dengan hasil kerja humas . sasaran hubungan masyarakat adalah publik internal yaitu seluruh warga sekolah yang meliputi kepala sekolah, guru, karyawan, siswa-siswi MAN 2 Lombok Timur. Publik eksternal meliputi masyarakat. Upaya humas untuk mengatasi kendala tersebut adalah pembuatan agenda pada setiap pengurus humas dapat menjalankan dengan baik tugas sebagai humas dan peran sebagai gur

    MANAJEMEN PERENCANAAN KEMAHASISWAAN DI STAI DARUL KAMAL NW KEMBANG KERANG NTB

    Get PDF
    Kemahasiswaan merupakan bagian unsur terpenting dalam penyelenggaraan pendidikan di STAI Darul Kamal. Mahasiswa sebagai pelanggan primer dapat memberikan warna tersendiri bagi sebuah kampus. Tinggi rendahnya animo calon mahasiswa yang mendaftar dapat dijadikan bagian indikator penting yang memberikan kesan bahwa perguruan tinggi tersebut memiliki nilai dan daya saing. Oleh karena itu, manajemen perencanaan kemahasiswaan perlu dirancang dan diimplementasikan secara baik dan sistematis mulai dari tahap sosialisasi, masa pendaftaran (rekrutmen), tes masuk, hingga pada tahap orientasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang  peneliti gunakan adalah analisis non statistik (statistik deskriptif), karena data yang diperoleh dalam penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga bisa disusun dan langsung ditafsirkan untuk menyusun kesimpulan penelitian berdasarkan masalah-masalah yang dirumuskan sebelumnya melalui pendekatan induktif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa secara umum manajemen perencanaan kemahasiswaan telah dilakukan dengan baik sekalipun belum menunjukkan hasil yang maksimal. Usaha-usaha yang telah dilakukan menunjukkan adanya upaya peningkatan ke arah yang lebih baik.Kemahasiswaan merupakan bagian unsur terpenting dalam penyelenggaraan pendidikan di STAI Darul Kamal. Mahasiswa sebagai pelanggan primer dapat memberikan warna tersendiri bagi sebuah kampus. Tinggi rendahnya animo calon mahasiswa yang mendaftar dapat dijadikan bagian indikator penting yang memberikan kesan bahwa perguruan tinggi tersebut memiliki nilai dan daya saing. Oleh karena itu, manajemen perencanaan kemahasiswaan perlu dirancang dan diimplementasikan secara baik dan sistematis mulai dari tahap sosialisasi, masa pendaftaran (rekrutmen), tes masuk, hingga pada tahap orientasi

    Korelasi Intensitas Bimbingan Pembimbing Akademik Dengan Indeks Prestasi Mahasiswa di STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

    Get PDF
    Pembimbing akademik berperan memberikan nasihat, arahan dan masukan kepada mahasiswa bimbingannya terkait proses perkuliahan. Bimbingan yang diberikan dosen pembimbing diharapkan dapat membantu mahasiswa menyelesaikan proses perkuliahan secara maksimal. Sehingga dapat berdampak positif pada prestasi akademik (Nilai Indek Prestasi) mahasiswa, karena dihipotesiskan bahwa terdapat hubungan positif Antara intensitas bimbingan pembimbing akademik dengan nilai Indeks Prestasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara intensitas bimbingan dosen pembimbing akademik dengan prestasi akademik mahasiswa. penelitian dilakukan dengan memberikan angket kepada mahasiswa STAI darul kamal yang dijadikan sampel. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan didapatkan 30 mahasiswa sebagai sampel penelitian. analisis data hasil penelitian dilakukan dengan uji korelasi. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai koefisien korelasi atau r hitung sebesar 0,46827 lebih besar dari nilai r tabel dengan N=30 dan taraf signifikansi 5% yaitu 0,349 sehingga dapat disimpulkan  bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas bimbingan pembimbing akademik dengan nilai Indeks Prestasi mahasiswa. Ini berarti semakin intensif bimbingan yang diberikan maka nilai indeks prestasi mahasiswa semakin baik.Manusia dalam hal ini adalah mahasiswa/mahasiswi STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang Daya. Membutuhkan bantuan berupa pelaksanaan kegiatan bimbingan yang dilakukan secara berkesinambungan agar dapat memahami dirinya sendiri sehingga dapat bertindak sesuai dengan tuntunan dan keadaan lingkungan dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Dalam dunia kampus mahasiswa dituntut untuk berkopotensi dalam memperoleh prestasi akademik, dimana tolak ukurnya adalah indeks prestasi. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara intensitas bimbingan dengan prestasi akademik mahasiswa. penelitian dilakukan dengan memberikan angket kepada mahasiswa STAI darul kamal yang dijadikan sampel. sampel dipilih dengan teknik random sampling dan diapatkan 30 mahasiswa sebagai sempel penelitian. analisis data hasil penelitian dilakukan dengan uji korelasi. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas bimbingan akademik pada mahasiswa dengan nilai IPK

    PROGRAM TAHSIN AL TILÂWAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN ANAK-ANAK DI TPQ MAQOMAL MAHMUD NW DUSUN TIMBA BUNE TIMUK DESA LENEK DAYA

    No full text
    Persoalan kemampuan membaca al Qur’an dengan fasih dan sesuai dengan ilmu tajwid yang benar adalah phenomana yang mulai meningkat belakangan ini. Realitas ini juga penulis temukan di Timba Bune Timuk Desa Lenek Daya bahwa anak-anak beberapa TPQ masih memliki kemampuan yang minim dalam hal kepasihan membaca al Qur’an dan penerapan ilmu tajwid dalam membaca al Qur’an. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini melalui program tahsin al tilâwah atau al-qirâ’ah adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca al-qur’an anak-anak di TPQ Maqomal Mahmud NW Dusun Timba Bune Timuk Desa Lenek Daya. Metode yang digunakan adalah Metode Terbimbing (Guided Teacher). Hasilnya adalah setelah anak-anak diberikan bimbingan dengan metode terbimbing ditemukan bahwa anak-anak mengalami peningkatan dalam hal cara membaca al Qur’an dengan fasih dan sesuai dengan ilmu tajwid. Mereka juga menunjukkan ketertarikan dan perhatian yang cukup baik dalam setiap kegiatan ngaji al Qu'ran khususnya di TPQ Maqomal Mahmud NW Dusun Timba Bune Timuk Desa Lenek Daya

    MENGHITUNG PERKALIAN JARI TANGAN DI MI 02 KEMBANG KERANG

    Get PDF
    The ability to count is one of the important abilities in everyday life, it can be said that all activities of human life require this ability. this is a separate problem for teachers considering that learning at the primary and secondary education levels has differences where teachers in primary schools must master various materials from all subjects. The training method used is lecture, discussion, practice, and question and answer methods. Based on data, about 83.3% of teachers are enthusiastic about participating in the training and 16.7% of teachers who are not very enthusiastic about participating in the training. This shows that PKM activities with multiplication training using fingers are responded well and are in demand by teachers. There are several obstacles related to counting using finger media, namely errors in calculating line segments, distinguishing multiplier numbers and multiplied numbers. Therefore, we hope that teachers will often repeat or practice themselves by looking at the guidelines that have been given so that there are no mistakes in teaching students.Kemampuan berhitung merupakan salah satu kemampuan yang penting dalam kehidupan sehari-hari, dapat dikatakan bahwa semua aktivitas kehidupan manusia memerlukan kemampuan ini. Hal ini menjadi permasalahan tersendiri bagi guru-guru mengingat pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah memiliki perbedaan dimana guru-guru di sekolah dasar harus menguasai berbagai materi dari semua mata pelajaran. Pelatihan menggunakan metode ceramah, diskusi, praktek, dan tanya jawab. keantusiasan guru MI 02 kembang kerang berdasar data, sekitar 83,3% guru yang semangat mengikuti pelatihan dan 16,7% guru yang kurang sangat semangat mengikuti pelatihan. Ini menunjukkan kegiatan PKM dengan pelatihan perkalian menggunakan jaritangan direspon baik dan diminati oleh guru. adapun kendala tekait menghitung menggunakan media jaritangan, yaitu kekeliruan menghitung ruas garis, membedakan bilangan pengali dan bilangan yang dikali. Oleh karena itu, kami berharap kepada guru untuk sering mengulang atau praktek sendiri dengan melihat panduan yang sudah diberikan agar tidak terjadi kesalahan dalam mengajarkan siswa

    ANALISIS PENGARUH PELAYANAN KELUHAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN SISWA PADA SMA 1 PRINGGABAYA LOTIM NTB.

    Get PDF
    Kepuasan pelanggan (siswa) adalah fungsi dari perbedaan antara kinerja yang dirasakan dengan harapan pelanggan (siswa). Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana hubungan pengaruh variabel Bukti Langsung, Keandalan, Daya Tanggap, Empati dan jaminan  secara simultan terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan dari variabel Pelayanan Keluhan mana yang berpengaruh dominan terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan. Jenis penelitian yang digunakaan adalah eksplanatori yaitu menguji hipotesis bahwa terdapat hubungan dan pengaruh dari variabel Pelayanan Keluhan, yaitu: Bukti Langsung, Keandalan, Daya Tanggap, Empati dan Jaminan secara bersamaan terhadap Tingkat Kepuasan siswa dan terdapat salah satu variabel Pelayanan Keluhan yang berpengaruh dominan terhadap Tingkat Kepuasan siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada SMA 1 Pringgabaya Lotim NTB dengan mengambil sampel sebanyak 128 orang dari populasi siswa yang melakukan keluhan selama tahun 2020.Teknik Pengumpulan sampel adalah Purposive Samplig. Dalam analisis dan secara statasistik, digunakan metode analisis korelasi linier berganda dan koefisien regresi berganda pada tinkgat signifikasnsi 0,05 yang diolah komputer dengan menggunakan program SPSS versi 25. Dari hasil analisis dengan metode tersebut dapat dibuktikan bahwa variabel pelayanan keluahan pelanggan (siswa) yaitu: Bukti Langsung, Keandalan, Daya Tanggap, Empati dan Jaminan mempunyai hubungan dan pengaruh yang signifikan secara bersama-sama terhadap tingkat kepuasan pelanggan dengan korelasi berganda (R) sebesar 0,919 yang artinya tingkat keeratan hubungan yang sangat tinggi. Untuk menguji secara bersama-sama antara variabel-variabel bebas dan varibel terikat, diketahui bahwa variabel jaminan merupakan variabel yang paling dominan dengan tingkat t hitung 2,82. Jaminan menjadi variabel bebas mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap tingkat kepuasan pelanggan, jaminan pelayanan yang terdiri dari: kepampuan, kepastian dan hasil penaganan keluhan memuaskan pelanggan (siswa) adalah tujuan utama dari penyampaian keluhan pelanggan (siswa). Setiap pelanggan (siswa) menyampaikan keluhan tentu ingin sekali keluhan dapat terselesaikan dengan cepat, akurat dan memuaskan. Jaminan dari suatu pelayanan mempunyai pengaruh terhadapa tingkat konsistensi kerja (performance) dari SMA 1 Pringgabaya Lotim NTB, terlebih lagi jaminan menujukkan kemampuan SMA 1 Pringgabaya Lotim NTB untuk dapat dipercaya pelanggan (siswa)

    328

    full texts

    398

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pondok Jurnal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇