Pondok Jurnal
Not a member yet
    398 research outputs found

    Kritik Terhadap Cara Memuji Peserta kompetisi Hafiz Indonesia: Kontekstualisasi Hadis tentang Larangan Memuji

    Get PDF
    Talking about praise, then the problem cannot be separated from the greatness and excellence of a person. In Islam, giving praise for one's superiority is not prohibited, even the Prophet SAW. often also praise his friends. However, there are limitations that need to be considered, if praising will cause ujub and arrogance in the person being praised then this is prohibited in Islam. The purpose of writing this article is to find out the hadiths about the prohibition of praising, holistic studies, hadith messages, and their implementation in the Hafiz Indonesia competition organized by the RCTI program. The existence of a hadith regarding the prohibition of excessive praise should be applied in the program so that participants and their families who take part in the competition avoid being arrogant and arrogant.Berbicara tentang pujian, maka masalah tersebut tidak lepas dari kehebatan dan keunggulan seseorang. Dalam Islam, memberikan pujian atas keunggulan seseorang tidak dilarang, bahkan Nabi Saw. sering juga memuji sahabatnya. Akan tetapi ada batasan-batasan yang perlu diperhatikan, jika dengan memuji akan menimbulkan sifat ujub dan sombong pada orang yang dipuji maka ini dilarang dalam Islam. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui hadis-hadis tentang larangan memuji, kajian holistik, pesan hadis serta implementasinya dalam kompetisi Hafiz Indonesia yang diselenggarakan oleh program RCTI. Adanya hadis tentang larangan memuji secara berlebihan hendaknya diterapkan dalam tayangan acara tersebut agar peserta dan keluarga peserta yang mengikuti kompetisi terhindar dari sifat ujub dan sombong

    PENGEMBANGAN SDM MELALUI KEGIATAN KKN ABDI DESA DAN KERJA SOSIAL GUNA MENCAPAI KEMANDIRIAN DESA AMBAT KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN

    Get PDF
    Abstrak: Pelaksanaan pengembangan SDM di Desa Ambat perlu dukungan kualitas sumber daya yang melaksanakan pengembangan tersebut. Dalam hal ini mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari berbagai program studi dan fakultas di Universitas Madura menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan SDM melalui kegiatan KKN abdi desa dan kerja sosial di Desa Ambat. Hal ini dilakukan karena mahasiswa peserta KKN tersebut sudah menempuh ilmu berdasarkan mata kuliah yang diampuh selama hampir 4 tahun. Harapannya dengan ilmu yang sudah ditempuh tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan SDM di Desa Ambat. Dari permasalahan yang terkait dengan rendahnya kualitas SDM yang kurang memiliki kompetensi, maka penulis tertarik untuk membahas pengembangan SDM melalui kegiatan KKN abdi desa dan kerja sosial terhadap masyarakat Desa Ambat Kecamatan Tlanakan dengan tujuan untuk meningkatkan gairah partisipasi masyarakat dengan kegiatan sosialisasi dan kegiatan peningkatan skill lainnya guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berorientasi kemandirian masyarakat dalam mendukung terciptanya desa mandiri. Pelaksanaan program kegiatan dibagi menjadi 3 (tiga) divisi yakni, divisi ketahanan pangan, divisi pendidikan dan divisi kesehatan. Kegiatan pengembangan SDM melalui abdi desa dan kerja sosial di Desa Ambat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan sangat bermanfaat bagi penduduk Desa Ambat. Dengan adanya kegiatan pengembangan SDM melalui abdi desa dan kerja sosial ini diharapkan sebagai bahan masukan bagi para pengambil keputusan agar mengoptimalkan peran serta semua komponen masyarakat dalam rangka keberhasilan program Sustainable Development Goal (SDGs). Kata kunci: pengembangan, SDM, desa mandir

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KECEPATAN MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE TIPE GRUP INVESTIGATION KELAS VB MI NW KALIJAGA.

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi kecepatan menggunakan model Cooperative Tipe Grup Investigationdi kelas VB MI NW Kalijaga. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode kuantitatif, karena data ini menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran data dan penampilan hasil.Subjek penelitian adalah siswa kelas V MI NW Kalijaga dan sampel sampel penelitian kelas VB MI NW Kalijaga sebanyak 14 siswa.Hasil penelitian ini terlihat dari hasil belajar siswa, pada prasiklus masih banyaknya siswa yang belum tuntas berdasarkan KBM (73%), pada pra siklus hanya ada lima siswa yang tuntas (35,7%) dengan nilai rata – rata 56,8, nilai tertinggi 93 dan nilai terendah 30.Pada siklus satu ada peningkatan menjadi tujuh orang siswa siswa (50%) yang tuntas KBM, nilai rata-rata 63,2, nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 30. Pada perbaikan pembelajaran siklus dua dari 14 siswa yang tuntas KBM meningkat lagi menjadi 10 siswa (89%), nilai rata-rata 75,6, nilai tertinggi 98 dan nilai terendah 40.Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi kecepatan menggunakan model Cooperative Tipe Grup Investigationdi kelas VB MI NW Kalijaga. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode kuantitatif, karena data ini menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran data dan penampilan hasil.Subjek penelitian adalah siswa kelas V MI NW Kalijaga dan sampel sampel penelitian kelas VB MI NW Kalijaga sebanyak 14 siswa.Hasil penelitian ini terlihat dari hasil belajar siswa, pada prasiklus masih banyaknya siswa yang belum tuntas berdasarkan KBM (73%), pada pra siklus hanya ada lima siswa yang tuntas (35,7%) dengan nilai rata – rata 56,8, nilai tertinggi 93 dan nilai terendah 30.Pada siklus satu ada peningkatan menjadi tujuh orang siswa siswa (50%) yang tuntas KBM, nilai rata-rata 63,2, nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 30. Pada perbaikan pembelajaran siklus dua dari 14 siswa yang tuntas KBM meningkat lagi menjadi 10 siswa (89%), nilai rata-rata 75,6, nilai tertinggi 98 dan nilai terendah 40

    PENDEKATAN RELIGIUS SEBAGAI UPAYA PEMAKMURAN MUSOLLA AL-AMANAH DUSUN MEKAR INDAH DESA KORLEKO SELATAN

    No full text
    Kurangnya masyarakat yang mengisi Musolla sering kali menjadi permasalahan yang terjadi di suatu wilayah. Hal tersebut menjadi salah satu permasalahan di Dusun Mekar Indah Desa Korleko Selatan. Dalam pengabdian ini kami hendak membuat program yang bisa memakmurkan Musolla Al-Amanah. Hal tersebut sangat penting untuk memajukan kualitas masyarakat terutama dalam hal keagamaan. Metode yang di gunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif untuk mendukung fokus pengabdian sesuai dengan hasil yang di harapkan di lapangan, yakni kemakmuran Musolla Al-Amanah. Setelah menjalankan beberapa program, dapat di lihat beberapa hasil. Pertama, Musolla yang sebelumnya kosong waktu shalat zuhur dan asar, setelah melakukan program menjadi terisi. Kedua, jumlah jama’ah yang shalat berjama’ah di waktu maghrib dan isya’ mengalami peningkatan. Ketiga, dengan adanya program pengajian mingguan membuat jama’ah semakin hari semakin banyak yang mengisi Musolla. Keempat, tokoh agama setempat menjadi lebih terbuka untuk membagi ilmunya kepada masyarakat. Dengan di lakukannya beberapa program yang sudah di rancang, membuat masyarakat menjadi lebih antusias untuk memakmurkan Musolla Al-Amanah

    SOSIALISASI LITERASI MOTORIK BAGI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Get PDF
    This activity aims to provide education to junior high school students in Yogyakarta about the new junior high school curriculum and also the motor literacy of junior high school children. Lecturer activities outside the campus are also one of the tri dharma activities of lecturers in Higher Education to always promote science and technology so that it is beneficial to the public. This method of lecturer service activities outside the campus is carried out on June 24, 2022. Lecturers' activities outside the campus are carried out face-to-face (offline) in the Audio Visual room of State Junior High School 9 Yogyakarta. The target audience in this activity was focused on 35 junior high school students. The criteria for the success of this activity are that the knowledge of junior high school students about the prototype curriculum and motor literacy has increased, with a minimum score of 70. Data analysis used a different test/t test by comparing the mean test results. The results of the pre test showed that the average knowledge of students at State Junior High School 9 Yogyakarta was at an average mean: 54, after being given material by a team of lecturers doing off-campus activities there was an increase in the mean: 79. Motor literacy socialization activities for students in junior high school able to provide additional knowledge to the audience of participants in knowing motor literacy in physical education learning

    PENGUATAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MENGEMBANGKAN KEHIDUPAN SOSIAL RELIGIUS MASYARAKAT DI DESA BERIRIJARAK

    Get PDF
    Dalam perspektif sosiologis, sebuah komunitas kehidupan masyarakat apapun dan dalam scope sekecil apapun memiliki sebuah nilai-nilai dan budaya yang telah mengakar kuat sejalah dengan tumbuh dan berkembangnya komunitas tersebut sebagai acuan mereka berkehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan keseharian masyarakat di Dusun Senganton Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur syarat dengan nilai dan budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali generasi muda tentang nilai-nilai kearifan lokal yang sangat berperan dalam menguatkan kehidupan sosial religius masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan sosialisasi dan metodeceramah serta diskusi. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat setempat. Hasilnya adalah sebagian masyarakat baru menyadari bahwa nilai-nilai kearifan lokal yang dalam keseharian mereka praktikan antara lain: Tradisi upacara Mitoni, yaitu tradisi yang memiliki berbagai nilai yang dapat dijadikan sumber pembelajaran. Tradisi Tahlilan (selametan bagi orang yang meninggal dunia), yaitu tradisi yang memiliki berbagai nilai yang dapat dijadikan sumber pembelajaran. Nilai tersebut terdiri dari Nilai sedekah, ukhwah islamiyah, tolong menolong, solidaritas, akidah, syariah dan akhlak

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS WIRDULLATIFAH NW BANJAR MANIS

    Get PDF
    Abstract This research was conducted to improve student learning outcomes in Akidah Akhlak subjects on the material of repentance, obedience, istiqamah and sincerity using the direct instruction model in class VII/1 MTs Wirdullatifah NW Banjar Manis. This type of research is Classroom Action Research (CAR) through the application of inquiry-based learning methods. In practice, classroom action research using inquiry-based learning methods can improve student learning outcomes in learning Akidah Akhlak. This can be seen from the student learning outcomes, initially in the pre-cycle of 7 students there were only two students who completed (28.6%) with an average score of 66.85, the highest score was 80 and the lowest score was 50. From the pre-cycle after improvements were made in the first cycle of learning, there was an increase to 4 students who completed KBM, the average value was 73.28%, the highest score was 85 and the lowest score was 55. In the improvement of learning in the second cycle, 7 students completed KBM 100%, the average score was 83 ,57%, the highest score is 90 and the lowest score is 75.Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak pada materi taubat, taat, istiqamah dan ikhlas menggunakan model direct instruction di kelas VII/1 MTs Wirdullatifah NW Banjar Manis. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui penerapan metode pembelajaran berbasis inkuiri. Dalam pelaksanaannya, penelitian tindakan kelas menggunakan metode pembelajaran berbasis inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang semula pada pra siklus dari 7 siswa hanya ada dua siswa yang tuntas (28,6%) dengan nilai rata-rata 66,85, nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 50. Dari pra siklus tersebut setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I ada peningkatan menjadi 4 siswa yang tuntas KBM, nilai rata-rata 73,28%, nilai tertinggi 85 dan nilai terendah 55. Pada perbaikan pembelajaran siklus II keseluruhan 7 siswa tuntas KBM 100%, nilai rata-rata 83,57%, nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 75

    PENGEMBANGAN MINAT BACA ANAK-ANAK MELALUI PROGRAM PONDOK LITERASI DI DUSUN TANAK BETIAN

    No full text
    Derasnya arus digital telah masuk ke semua dimensi kehidupan manusia. Tidak terkecuali dunia anak-anak yang mulai dicandu oleh permainan game. Di sisi lain, masa pandemi Covid-19 telah mengurangi kegiatan pembelajaran di Sekolah/Madrasah kemudian diganti dengan pendekatan e-learning. Kesemua ini memiliki pengaruh terhadap mood anak-anak belajar dan beralih ke hobi baru yaitu permainan game dengan dalih pembelajaran e-learning. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan iklim pembelajaran anak-anak yaitu minat membaca mereka atau menumbuh- kembangkan kembali minta baca mereka melalui program “pondok literacy” di Dusun Tanak Betian. Fokus kegiatan adalah penyedian referensi anak-anak, melakukan sosialisasi dan bimbingan membaca. Hasilnya adalah melalui pondok literacy bisa mengurangi perhatian anak-anak dari candu game. Ketertarikan anak-anak dalam kegiatan membaca mulai tumbuh dan bisa mengurangi beban mereka dalam memahami materi pelajaran sekolah/Madrasah selama masa pandemi Copid-19 ini

    PEMANFAATAN MULTIMEDIA MENGGUNAKAN GOOGLE SITES BAGI GURU-GURU SMP SMK PUTRA SATRIA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH

    Get PDF
    Teachers and staff in carrying out their duties cannot be separated from the use of information technology, in several schools including partner schools, namely SMP & SMK PUTRA SATRIA. there are still many teachers and TU staff who are not familiar with the use of information technology. For this reason, it is necessary to increase skills through training in the use of Google application information system software.  This activity is carried out in 3 stages, namely the preparation stage, then the Distance Learning training stage with Google Sites, Google Classroom, then the effectiveness evaluation stage with questionnaires by participants, Based on the data obtained from the questionnaire via google form about the effectiveness of distance learning using the Google Sites platform, google classroom, as follows very ineffective 7%, ineffective 10%, quite effective 10%, effective 67%, very effective 7%  Guru dan staf dalam melaksanakan tugasnya tidak lepas dari pemanfaatan teknologi informasi,   dibeberapa sekolah  termasuk di sekolah mitra, yaitu SMP & SMK PUTRA SATRIA  .  masih banyak guru dan staff TU yang belum mengenal pemanfaatan teknologi informasi.  Untuk  itu dibutuhkan peningkatan keterampilan melalui pelatihan penggunaan perangkat lunak sistem informasi  aplikasi google  Kegiatan  ini  dilaksanakan  dengan 3 tahap yaitu tahap persiapan , lalu tahap  pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh dengan Google Sites, Google Classroom  selanjutnya tahap evaluasi efektifitas dengan kuesioner oleh peserta. Berdasarkan data yang diperoleh dari kuesioner melalui google form tentang Efektivtas Pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan platform Google Sites ,  google classroom,  sebagai berikut  sangat tidak efektif 7%, tidak efektif 10%, cukup efektif 10%, efektif 67%,  sangat efektif  7

    OPTIMALISASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENUNJANG AKTIFITAS BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 AIKMEL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dari pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam menunjang aktifitas belajar siswa yang ada di SMA NEGERI 1 AIKMEL. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan (Field Research) dengan kepala sekolah dan wakil sarana dan prasarana SMA NEGERI 1 AIKMEL sebagai informan dalam penelitian. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dimana peneliti terjun langsung ke lapangan guna mempelajari, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari fenomena yang ada. Analisis penelitian kualitatif ini dilakukan bersama dengan proses pengumpulan data.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan yang ada di SMA NEGERI 1 AIKMEL sudah dilaksanakan dengan sangat baik, karena dilakukan sudan sangat teratur sesuai dengan fungsi manajmen yang meliputi: perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, serta penghapusan sarana dan prasarana pendidikan

    328

    full texts

    398

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pondok Jurnal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇