Pondok Jurnal
Not a member yet
398 research outputs found
Sort by
Integrasi Nilai-nilai Islam dalam Pembelajaran Matematika: (Studi Kasus Madrasah Aliyah Miftahul Ishlah, Lombok)
This study focuses on the Islamic values applied in Mathematics instruction and provides an in-depth examination of how these values are integrated into Mathematics learning activities at MA Miftahul Ishlah. The research employs a qualitative approach with a case study design, using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings of this study indicate that MA Miftahul Ishlah incorporates Islamic values into its mathematics instruction. These values include gratitude, ethics and morals, and social values. The value of gratitude is fostered through the routine practice of group prayers, which helps cultivate students' sense of thankfulness in the learning process, particularly in relation to their academic achievements and learning motivation. Activities based on tasks and discoveries conducted by the teacher help shape student behaviors such as honesty, fairness, exemplary conduct, and responsibility. These behaviors are aligned with ethical and moral values, which have a significant impact on student learning outcomes. Similarly, social values are cultivated through peer tutoring activities, categorized as non-formal learning activities. This activity fosters a sense of care and mutual assistance among students. Additionally, Quranic verses and Islamic terminology/examples/illustrations are employed in mathematics instruction, particularly when the material relates to numerical literacy.Riset ini berfokus pada nilai-nilai Islam yang diterapkan dalam pembelajaran Matematika sekaligus menggambarkan bagaimana nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran Matematika di MA Miftahul Ishlah secara mendalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun sumber data penelitian ini yaitu kepala sekolah serta guru Matematika kelas X MA Miftahul Ishlah, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data, sampai proses penarikan kesimpulan, dengan menggunakan ketekunan pengamat dan triangulasi sebagai teknik pengecekan keabsahan data.
Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Madrasah Aliyah Miftahul Ishlah menggunakan nilai keIslaman dalam Pembelajaran Matematika. Nilai-nilai Islam yang dimaksud, diantaranya nilai syukur, nilai etika dan nilai moral, serta nilai sosial. Nilai syukur diintegrasikan dengan pembiasan pada kegiatan pendahuluan dan penutup melalui pembacaan do'a sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan pembelajaran. Nilai etika dan moral diintegrasikan pada kegiatan inti melalui penugasan dan penemuan dengan sikap jujur, tanggung jawab, adil dan teladan. Sedangkan nilai sosial diintegrasikan pada pembelajaran berbasis nonformal melalui kegiatan tutor sebaya yang dilaksanakan di luar jam pelajaran reguler. Penggunaan ayat Al-Qur'an dan Istilah/contoh/ilustrasi pada pembelajaran Matematika, ketika materi yang disampaikan berkaitan dengan literasi numerik dan penyusunan soal belum terintegrasi keislaman
Edukasi Literasi Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca Di Dusun Karang Petak Desa Aikmel Utara Kecamatan Aikmel
Minat membaca masyarakat di daerah pedesaan masih menjadi tantangan signifikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa. Di Dusun Karang Petak, Desa Aikmel Utara, budaya membaca masih tergolong rendah akibat beberapa faktor, seperti terbatasnya akses terhadap bahan bacaan, kurangnya fasilitas literasi, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya membaca. Selain itu, dominasi teknologi digital yang lebih fokus pada hiburan turut mengikis kebiasaan membaca, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya minat membaca serta mengembangkan strategi edukasi literasi guna meningkatkan budaya membaca di masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan budaya membaca secara berkelanjutan.Minat baca masyarakat di daerah pedesaan masih menjadi tantangan signifikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa. Di Dusun Karang Petak, Desa Aikmel Utara, budaya membaca masih tergolong rendah akibat beberapa faktor, seperti terbatasnya akses terhadap bahan bacaan, kurangnya fasilitas literasi, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya membaca. Selain itu, dominasi teknologi digital yang lebih berfokus pada hiburan turut mengikis kebiasaan membaca, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya minat baca serta mengembangkan strategi edukasi literasi guna meningkatkan budaya membaca di masyarakat. Metode yang diterapkan meliputi observasi langsung, wawancara mendalam dengan warga setempat, dan implementasi program literasi yang mencakup penyediaan bahan bacaan, pelatihan membaca, serta kegiatan diskusi literasi. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan membaca, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan budaya membaca secara berkelanjutan
Inovasi dalam Pendidikan Berbasis Life Skills di Pondok Pesantren Modern Darul Ma’rifat Deli Serdang
This study examines innovations in life skills-based education implemented at the Darul Ma'rifat Modern Islamic Boarding School in Deli Serdang. The main focus of this study is to explore the methods, strategies, and educational programs implemented to improve the life skills of students. The research method used is a qualitative approach with in-depth interviews, non-participatory observation, and documentation studies. The results of the study indicate that this Islamic boarding school integrates religious education with life skills through a curriculum that involves daily activities, such as congregational prayer, entrepreneurship training, and vocational and social skills. This approach not only improves the academic skills of students but also prepares them with practical skills that are relevant to the demands of the modern world. The implications of these findings indicate that the integration of religious education with life skills is an effective strategy to create students who are independent, adaptive, and ready to face social and economic challenges in the future.Penelitian ini mengkaji inovasi dalam pendidikan berbasis life skills yang diterapkan di Pondok Pesantren Modern Darul Ma'rifat di Deli Serdang. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi metode, strategi, dan program pendidikan yang diimplementasikan untuk meningkatkan keterampilan hidup santri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren ini mengintegrasikan pendidikan agama dengan keterampilan hidup melalui kurikulum yang melibatkan kegiatan sehari-hari, seperti shalat berjamaah, pelatihan kewirausahaan, serta keterampilan vokasional dan sosial. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan akademis santri, tetapi juga mempersiapkan mereka dengan kemampuan praktis yang relevan dengan tuntutan dunia modern. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama dengan life skills merupakan strategi yang efektif untuk menciptakan santri yang mandiri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan sosial dan ekonomi di masa depan
Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka
The aims of this research are: 1) to analyze the policy of the madrasah principal in supporting the implementation of the independent curriculum, 2) to determine the process of implementing the independent learning curriculum and 3) to determine the implications of the madrasah principal in implementing the curriculum independently. This research uses a qualitative approach with an emphasis on evaluating descriptive data. Data collection was obtained using interviews, observation and documentation methods. The research results show that 1) the madrasa head's policy in supporting the implementation of the independent learning curriculum includes concrete steps such as developing teacher training programs, resource allocation, forming a curriculum implementation team, and efforts to facilitate cultural change in madrasas. 2) The process of implementing the independent curriculum is running well according to established procedures and the madrasa head is directly involved in the monitoring and evaluation process to measure success and ensure this curriculum runs effectively and efficiently. 3) The implications of madrasa heads in implementing an independent curriculum are very important to ensure the success and effectiveness of an education system based on freedom and creativityTujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk menganalisis kebijakan kepala madrasah dalam mendukung pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka, 2) untuk mengetahui proses implementasi kurikulum merdeka belajar dan 3) untuk mengetahui implikasi kepala madrasah dalam implementasi kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penekanan pada evaluasi data deskriptif. Pengumpulan data diperoleh dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) kebijakan kepala madrasah dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar mencakup langkah-langkah konkret seperti pengembangan program pelatihan guru, alokasi sumber daya, pembentukan tim implementasi kurikulum, dan upaya untuk memfasilitasi perubahan budaya di madrasah. 2) Proses pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan dan kepala madrasah terlibat langsung dalam proses pemantauan dan evaluasi untuk mengukur keberhasilan dan memastikan kurikulum ini berjalan dengan efektif dan efisien. 3) Implikasi kepala madrasah dalam implementasi kurikulum merdeka sangatlah penting untuk memastikan kesuksesan dan efektivitas dari sistem pendidikan yang berbasis pada keleluasaan dan kreativitas. kontribusi kepala madrasah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung dan mendorong implementasi Kurikulum Merdeka dengan sukses di madrasah, memberikan dampak positif pada pembelajaran siswa dan pengembangan pendidikan secara keseluruha
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Materi Sumber Energi di Kelas IV SD IT Ar-Roudloh Batang
This research aims to determine the effect of theteams games tournament (TGT) type cooperative learning model on students' active learning in energy sources material in classIV SDIT Ar Roudloh Batang. This research is experimentalresearch with a quantitative approach. The sample in this study was students in class IVB and IVC, with class IVB as a controlclass totaling 28 students and class IVC as an experimentalclass totaling 28 students. Data collection techniques were carried out using questionnaires, observation anddocumentation. And data analysis using the Mann Whitney testto test the hypothesis. The results showed that the experimentalclass had a higher average post-test score than the control class. Based on the Mann Whitney test, a significance value of 0.00 <0.05 is obtained, which means Ho is rejected and H1 isaccepted. So it can be concluded that the application of theteams games tournament type cooperative learning model onenergy source material is effective on student learning activity in class IV SDIT Ar Roudloh Batang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap keaktifan belajar siswa pada materi sumber energi di kelas IV SDIT Ar Roudloh Batang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IVB dan IVC, dengan kelas IVB sebagai kelas kontrol berjumlah 28 siswa dan kelas IVC sebagai kelas eksperimen berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Serta analisis data menggunakan uji Mann Whitney untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki rata-rata post-test nilai lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Berdasarkan uji Mann Whitney diperoleh nilai signifikansi 0,00 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament pada materi sumber energi efektif terhadap keaktifan belajar siswa di kelas IV SDIT Ar Roudloh Batang
HUBUNGAN DURASI BERMAIN GAME ONLINE DENGAN MINAT BELAJAR SISWA DI SDN 03 KEMBANG KERANG DAYA
The purpose of this study was to determine the relationship between the duration of playing online games and students' learning interest at SDN 03 Kembang Kerang Daya. The research method used in this research is a quantitative approach with a correlation type. This research was conducted at SDN 03 Kembang Kerang Daya, with a sample of class IV, V, and VI totaling 27 students. Data collection was carried out using a research instrument in the form of a questionnaire in the form of a likert scale, interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that there is no positive and significant relationship between online games and students' learning interest at SDN 03 Kembang Kerang Daya. Based on the results of correlation calculations, it is known that r count < r table, namely 0.355 < 0.396. In other words, Ha is rejected and Ho is accepted. The magnitude of the relationship between online games and learning interest is only 12.60%, the rest is influenced by other factors outside of research.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara durasi bermain game online dengan minat belajar siswa di SDN 03 Kembang Kerang Daya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Penelitian ini dilakukan di SDN 03 Kembang Kerang Daya, dengan sampel kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 27 peserta didik. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket dalam bentuk skala likert, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara game online dengan minat belajar siswa di SDN 03 Kembang Kerang Daya. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi diketahui bahwa r hitung < r tabel yaitu 0,355 < 0,396. Dengan kata lain Ha ditolak dan Ho diterima. Besarnya hubungan antara game online dan minat belajar hanya 12,60% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitia
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa di Sekolah Dasar
This research is motivated by the demands of the Industrial Revolution 4.0 era, which emphasizes that the younger generation should have creative thinking skills, which can then face the challenges of life in global competition in the future. This study aims to describe the role of teacher pedagogical competence in developing students' creative thinking skills in elementary schools. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The research setting is in the Higher Class (IV, V, and VI) of SDIT Anak Sholeh Mataram. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. Data analysis with data reduction, data presentation, and data verification. I checked the validity of the data by triangulating techniques and sources. The results of the study indicate that the role of teacher pedagogical competence in developing students' creative thinking skills in the Higher Class of SDIT Anak Sholeh Mataram has a positive relationship which is marked by the achievement of creative thinking indicators, namely: (a) the ability to produce many ideas or solutions in a short time (fluency); (b) the ability to see a problem from a different perspective and produce diverse solutions (flexibility); (c) the ability to produce unique or unusual ideas (originality); and (d) the ability to expand or develop initial ideas into more detailed concepts (elaboration).Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan zaman revolusi industri 4.0 yang menekankan generasi muda untuk memiliki kemampuan berpikir kreatif yang selanjutnya dapat menghadapi tantangan kehidupan dalam persaingan global pada masa depan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kompetensi pedagogik guru dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Setting penelitian di Kelas Tinggi (IV, V, dan VI) SDIT Anak Sholeh Mataram. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kompetensi pedagogik guru dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa di Kelas Tinggi SDIT Anak Sholeh Mataram memiliki hubungan positif yang ditandai dengan tercapainya indikator berpikir kreatif, yakni: (a) kemampuan untuk menghasilkan banyak ide atau solusi dalam waktu singkat (fluency); (b) kemampuan untuk melihat suatu masalah dari sudut pandang yang berbeda dan menghasilkan solusi yang beragam (flexibility); (c) kemampuan menghasilkan ide-ide yang unik atau tidak biasa (originality); dan (d) kemampuan untuk memperluas atau mengembangkan ide-ide awal menjadi konsep yang lebih detail (elaboration)
Exclusive Learning Program Sebgai Inovasi Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kemampuan Abad 21 (Kreatif, Kritis, Komunikatif dan Kolaboratif)
Penelitian ini bertujuan mengkaji lebih dalam tentang exclusive learning program dan bagaimana pengalaman-pengalaman belajar yang didapatkan santri yang menikuti program tersebut serta bagaimana perkembangan kemampuan komunikatif, kreativitas, kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis mereka. Pouplasi dari penelitian ini adalah semua pihak yang berperan dalam ELP di SMA IT Arrisalah, Mulai dari pembuat kebijakan (Kepala Sekolah), pelaksana Kebijakan (Deputi Kurikulum), seluruh tenaga Pengajar/tutor dan peserta didik. Pemilihan sampel dilakukan dengan tehnik Purpossive Sampling, sehingga terpilih 11 orang responden sebagai sampel penelitian. data dikumpulkan dengan tehnik observasi dan wawancara. Data yang didapat dari hasil observasi dan wawancara diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi meotode, kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif yang kemukakan oleh Miles dan Huberman dengan tiga langkah analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses belajar mengajar yang digunakan dalam program exclusive learning program didesain untuk dapat mengembangkan kemampuan Komunikasi, berpikir kritis, bekerjasama dan berpikir kreatif peserta didik.Penelitian ini bertujuan mengkaji lebih dalam tentang exclusive learning program dan bagaimana pengalaman-pengalaman belajar yang didapatkan santri yang menikuti program tersebut serta bagaimana perkembangan kemampuan komunikatif, kreativitas, kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis mereka. Pouplasi dari penelitian ini adalah semua pihak yang berperan dalam ELP di SMA IT Arrisalah, Mulai dari pembuat kebijakan (Kepala Sekolah), pelaksana Kebijakan (Deputi Kurikulum), seluruh tenaga Pengajar/tutor dan peserta didik. Pemilihan sampel dilakukan dengan tehnik Purpossive Sampling, sehingga terpilih 11 orang responden sebagai sampel penelitian. data dikumpulkan dengan tehnik observasi dan wawancara. Data yang didapat dari hasil observasi dan wawancara diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi meotode, kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif yang kemukakan oleh Miles dan Huberman dengan tiga langkah analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses belajar mengajar yang digunakan dalam program exclusive learning program didesain untuk dapat mengembangkan kemampuan Komunikasi, berpikir kritis, bekerjasama dan berpikir kreatif peserta didik
STANDARDIZING HALAL PRODUCTS IMPROVES THE ECONOMY OF ISLAMIC BOARD SCHOOLS IN NURUL HARAMIN NWDI NARMADA
This research is motivated by the existence of the Haramain Bakery business unit as one of the business units at the Nurul Haramain Islamic boarding school. The research method used in this research is a qualitative research method. The results of the research show that the management model or form of management in the Haramain Bakery business unit is not neatly structured and recording in financial reports is still done manually. Meanwhile, production management has been carried out independently and regarding halal standardization of Haramain Bakery products, they have received halal certification from the MUI institution. The strategic role of the Haramain Bakery business unit in improving the Islamic boarding school economy is the contribution of the business unit internally to the Islamic boarding school in the form of operational and external costs as a community empowerment institution by creating jobs. Meanwhile, the strategy carried out by the business unit is to increase the Islamic boarding school's economic income in terms of production by adding bread production machines and in terms of marketing by means of Haramain Bakery products being able to compete with well-known products or brands and being able to enter traditional markets
FINANCIAL LITERACY AND SHARIA BANK SERVICE USE AMONG SALAF-WAHABI IN BAGIK NYAKA SANTRI, EAST LOMBOK
This essay explores the significant significance of financial literacy for the Muslim-Wahabi-Salafi group residing in East Lombok. The research is primarily concerned with the issues that arise between sharia banks and ordinary banks within Salafi-Wahhabi groups. In order to get precise findings on this subject, the author employed qualitative research methods such as observation, interviews, and documentation to collect primary data, as well as utilizing many scientific works as secondary data. Upon conducting several academic procedures, the author discovered that the level of sharia financial literacy within the community of Bagik Nyaka Santri Village, particularly within Salafi-Wahabi circles, was deemed insufficient. This has a significant influence on the utilization of sharia banking services, which is likewise quite low. Financial literacy has little impact on the utilization of sharia banking services, as individuals perceive no necessity for such services. In addition to these causes, the adoption of sharia banking services is also impacted by the ideology of the Salafi-Wahabi community, which views the utilization of both conventional and sharia banking services as imbalanced. They have a preference for retaining their own funds and do not possess any inclination towards utilizing sharia-compliant banking services