Pondok Jurnal
Not a member yet
    398 research outputs found

    Peningkatan Pemahaman Materi Fiqih: Optimalisasi Penggunaan Media Grafis dalam Pembelajaran

    Full text link
    The aim of this research is to analyze the use of graphic media in fiqh learning, and analyze the results of students' learning understanding through the use of graphic media in fiqh learning. The classroom action research method is a relevant method to use in this research. The result is that using graphic media makes students enthusiastic about the learning process, carrying out presentations and group discussions and making summaries in accordance with language rules and systematic explanations. Next, the results of students' learning understanding after using graphic media in fiqh learning can make it easier for students to understand fiqh subject matter as evidenced by the increase in student learning outcomes in fiqh subjects from one cycle to the next. Student learning outcomes in the first cycle were an average of 74.16, in the second cycle it increased to 79.16. while in the last cycle the student learning outcomes were 83.95. In this way, the use of graphic media in fiqh learning can facilitate students' understanding.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan media grafis dalam pembelajaran fiqih, dan menganalisis hasil pemahaman belajar siswa melalui penggunaan media grafis pada pembelajaran fiqih. Metode penelitian tindakan kelas adalah metode yang relevan untuk digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya adalah dengan penggunaan media grafis menjadikan siswa bersemangat dalam proses pembelajaran, melakukan persentasi dan diskusi kelompok serta membuat rangkuman sesuai dengan kaidah bahasa dan penjabaran yang sistematis. Berikutnya, hasil pemahaman belajar siswa setelah menggunakan media grafis pada pembelajaran fiqih dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran fiqih yang dibuktikan dengan meningkatknya hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih dari siklus satu ke siklus berikutnya. Hasil belajar siswa pada siklus satu yaitu rata-rata 74.16, pada siklus kedua meningkat menjadi 79.16. sedangkan pada siklus terakhir hasil belajar siswa menjadi 83.95. Dengan demikian maka penggunaan media grafis pada pembelajaran fiqih dapat mempermudah pemahaman siswa

    PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip Total Quality Management dalam lembaga pendidikan Islam dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur terkait Total Quality Management, manajemen pendidikan, dan implementasinya dalam konteks pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah berbagai keterbatasan, baik dalam hal sumber daya manusia, fasilitas, maupun manajerial. Penelitian ini membahas lima prinsip utama Total Quality Management, yaitu pendekatan berbasis proses, perbaikan berkelanjutan, partisipasi total, kepemimpinan yang kuat, dan fokus pada pelanggan, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diintegrasikan dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Total Quality Management dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pengajaran, administrasi, serta fasilitas pendidikan, meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, seperti resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya.

    Analisis Pengaruh Kepemimpinan Perempuan Terhadap Kinerja Anggota Organisasi Kemahasiswaan (Studi Kasus Pada BEM STITNU Al-Mahsuni Lombok Timur)

    Full text link
    Kepemimpinan merupakan elemen krusial dalam menentukan efektivitas dan kesejahteraan suatu organisasi, termasuk organisasi mahasiswa. Organisasi kemahasiswaan yang dikelola olah mahasiswa diperlukan penyesuaian budaya dan kondisi yang ada, agar kinerja organisasi tetap mampu berkembang mecapai tujuan. Studi kasus pada BEM STITNU Al-Mahsuni relevan karena organisasi ini menghadapi tantangan yang unik, seperti adaptasi terhadap konteks budaya Lombok Timur yang masih kental dengan norma tradisional, termasuk dalam pandangan terhadap peran perempuan dalam kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan perempuan terhadap kinerja anggota organisasi pada BEM STITNU Al-Mahsuni Lombok Timur. Hasil penelitian menjelaskan Kepemimpinan perempuan di BEM STITNU Al-Mahsuni Lombok Timur memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja anggota organisasi. Gaya kepemimpinan yang inklusif, empatik, dan berbasis pada komunikasi terbuka telah memperkuat ikatan antara pemimpin dan anggota Namun, tantangan gender tetap menjadi hambatan utama. Meskipun demikian, tantangan dapat diatasi dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, di mana pemimpin perempuan dapat menunjukkan kemampuannya melalui tindakan dan kinerja yang solid serta dukungan budaya organisasi yang mendukung keberagaman.   Kata kunci: Kepemimpinan Perempuan, Kinerja Anggota Organisasi, BEM STITNU Al-Mahsun

    Kemanusiaan di Era Revolusi 4.0:: Analisis Kecerdasan Buatan berdasarkan Filsafat Kemanusiaan Seyyed Hossein Nasr

    Full text link
    This paper analyses the issue of artificial intelligence in the light of Seyyed Hossein Nasr philosophy of humanity. It looks at the changing definition and understanding of human being in view of the fourth industrial revolution through the traditional society to the renaissance/modern period and the 21st century. It bases this analysis on the dichotomy between the promethean and pontifical man as espoused in the thought of Seyyed Hossein Nasr and went on to define man anew based on the workings of AI robots in revolution 4.0. Using the qualitative method of critical analysis, it presented the understanding of man as pontifical and promethean as defined by Seyyed Hossein Nasr.Penelitian ini menganalisis isu kecerdasan buatan dalam sudut pandang filosofi kemanusiaan Seyyed Hossein Nasr. Melihat perubahan definisi dan pemahaman manusia dalam pandangan revolusi industri keempat melalui masyarakat tradisional ke masa renaissance/modern dan abad ke-21. Analisa ini mendasarkan pada dikotomi antara manusia promethean dan manusia kepausan seperti yang dianut dalam pemikiran Seyyed Hossein Nasr dan selanjutnya mendefinisikan manusia secara baru berdasarkan cara kerja robot AI pada revolusi 4.0. Dengan menggunakan metode analisis kritis kualitatif, disajikan pemahaman tentang manusia sebagai kepausan dan promethean sebagaimana didefinisikan oleh Seyyed Hossein Nasr

    EVALUASI METODE SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING MENGGUNAKAN MODEL CIPP: STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN ALLUQMANIYYAH YOGYAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi metode sorogan dalam pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Alluqmaniyyah Yogyakarta, dengan menggunakan model evaluasi CIPP. Model CIPP digunakan untuk menganalisis berbagai aspek pembelajaran, mulai dari konteks dan kebutuhan, input seperti sumber daya dan kurikulum, proses pelaksanaan pembelajaran, hingga produk atau hasil yang dicapai oleh santri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai strategi penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengajar dan santri, observasi langsung proses pembelajaran sorogan, serta analisis dokumentasi terkait kurikulum dan materi pembelajaran Kitab Kuning. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas metode sorogan dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap Kitab Kuning, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi metode ini. Evaluasi ini akan memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Alluqmaniyyah Yogyakarta, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan pesantren secara keseluruhan. Kata kunci: Metode Sorogan, Kitab Kuning, Model CIPP, Evaluasi Pembelajaran, Pondok Pesantre

    Bimbingan Materi Fikih pada Ibu-Ibu Majelis Taklim Siamasei di Masjid Maqamu Iberahim Bulukumba

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman fikih praktis bagi ibu-ibu Majelis Taklim Siamasei yang berpusat di Masjid Maqamu Iberahim, Desa Taccorong, Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, sebagian besar peserta memiliki latar belakang pendidikan terbatas dan mengalami kesulitan dalam memahami praktik ibadah sehari-hari seperti bersuci, shalat, zakat, dan muamalah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dalam empat sesi dengan menggunakan metode Participaori Action Research (PAR), ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi praktik, yang dirancang berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal sebagai bentuk analisis kebutuhan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta wawancara mendalam. Hasilnya menunjukkan peningkatan sebagian besar peserta (80%) mengalami peningkatan pemahaman, serta perubahan sikap yang positif terhadap pemahaman dan pelaksanaan ibadah. Kegiatan ini membuktikan bahwa model pembelajaran fikih berbasis partisipatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan kapasitas keagamaan komunitas perempuan dan dapat direplikasi di majelis taklim lainnya.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman fikih praktis bagi ibu-ibu Majelis Taklim Siamasei yang berpusat di Masjid Maqamu Iberahim, Desa Taccorong, Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, mayoritas peserta memiliki latar belakang pendidikan terbatas dan mengalami kesulitan dalam memahami praktik ibadah sehari-hari seperti bersuci, shalat, zakat, dan muamalah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dalam empat sesi dengan menggunakan metode Participaori Action Research (PAR), ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi praktik, yang dirancang berbasis hasil observasi dan wawancara awal sebagai bentuk analisis kebutuhan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta wawancara mendalam. Hasilnya menunjukkan peningkatan sebagian besar peserta (80%) mengalami peningkatan pemahaman, serta perubahan sikap yang positif terhadap pemahaman dan pelaksanaan ibadah. Kegiatan ini membuktikan bahwa model pembelajaran fikih berbasis partisipatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan kapasitas keagamaan komunitas perempuan dan dapat direplikasi di majelis taklim lainny

    Inovasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi untuk Pewarna Makanan Alami dalam Bentuk Bubuk Cokelat dalam Pemberdayaan UMKM di Desa Cilame Kecamatan Kutawaringin Soreang Kab. Bandung

    No full text
    Indonesia menghadapi kesenjangan antara tingginya produksi kopi dan rendahnya kesejahteraan petani, sebagian disebabkan oleh minimnya nilai tambah pada limbah pascapanen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Cilame, Kabupaten Bandung, untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit kopi ( cascara ) yang melimpah menjadi bubuk pewarna alami cokelat. Metode yang digunakan adalah Community Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan 12 ibu rumah tangga dalam pelatihan teknis pada 26 Juli 2025. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa cascara yang kaya antioksidan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, dan UMKM masih bergantung pada pewarna sintetis. Melalui tahapan pengenalan, perencanaan, dan evaluasi, program ini berhasil meningkatkan keterampilan, motivasi, dan kesadaran peserta dalam mengolah cascara . Inovasi ini menciptakan nilai ekonomi dari limbah, mendukung prinsip ekonomi sirkular, dan memperkuat kapasitas sosial komunitas. Evaluasi tekanan perlunya tindak lanjut pada peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran. Disimpulkan bahwa pemanfaatan cascara melalui pendekatan CBPR terbukti efektif memberikan nilai tambah ekonomi, mengurangi limbah, dan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, namun potensi tersebut belum sepenuhnya meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemanfaatan limbah pertanian, seperti kulit kopi (cascara), yang sebenarnya mengandung pigmen, serat, dan antioksidan tinggi. Cascara berpotensi diolah menjadi pewarna makanan alami bernilai ekonomis. Melalui program pengabdian masyarakat di Desa Cilame, Kabupaten Bandung, dikembangkan teknik sederhana dan aplikatif untuk menghasilkan bubuk pewarna cokelat alami yang aman, stabil, serta bernilai jual. Program ini menggunakan pendekatan Community Based Participatory Research (CBPR) yang melibatkan masyarakat sejak tahap identifikasi masalah hingga evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi kelompok, pelatihan, dan uji organoleptik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengolah cascara menjadi produk layak jual. Selain mengurangi limbah, program ini menciptakan peluang ekonomi baru, menumbuhkan kesadaran lingkungan, dan mendorong pemanfaatan potensi lokal sesuai tren pasar global. Ke depan, penelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan standarisasi mutu serta strategi pemasaran digital, sehingga produk pewarna alami dari cascara mampu bersaing lebih luas di industri pangan

    Implementasi Program Jum’at Berbagi Terhadap Karakter Peduli Sosial Siswa Di Mi Nurul Ulum Kayen

    Full text link
    This research is motivated by the existence of a school program “Friday Sharing” to instill the social care character of students at MI Nurul Ulum Kayen Lamongan. Through the Friday Sharing program, students are expected to have high social care, sensitivity and empathy for fellow humans, friends, family and society. The purpose of this research is to find out the implementation of the Friday sharing program its impact on the social care character of students at MI Nurul Ulum Kayen Lamongan. The research method used is qualitative research with phenomenology type. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study obtained data, namely the implementation of the Friday Sharing program has been carried out very well at MI Nurul Ulum Kayen this is shown through the analysis of program planning and implementation shows that the Friday Sharing program is consistently carried out every week students collect gifts voluntarily, but the distribution is carried out at the end of the month on Friday. The program plays a role in fostering and developing students' high social care character, including students having an awareness to help, tolerance, empathy and noble character towards friends, teachers, family and the surrounding community.Penelitian ini dilatar belakangi adanya program sekolah “Jum’at Berbagi” untuk menanamkan karakter peduli sosial siswa di MI Nurul Ulum Kayen Lamongan. Tujuan penelitiaan ini untuk mengetahui implementasi program Jum’at berbagi dampaknya terhadap karakter peduli sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian memperoleh data yaitu implementasi program Jum’at Berbagi telah dilaksanakan dengan sangat baik di MI Nurul Ulum Kayen hal ini ditunjukkan melalui analisis perencanaan dan pelaksanaan program menunjukkan bahwa program Jum’at Berbagi secara konsiten dilaksanakan setiap seminggu sekali siswa mengumpulkan bingkisan secara sukarela, namun pendistribusian dilaksanakan setiap akhir bulan di hari jum’at. Program jum’at berbagi melibatkan siswa kelas IV-VI, Program tersebut berperan dalam menumbuhkan dan mengembangkan karakter peduli social siswa yang tinggi diantaranya siswa memiliki kesadaran untuk tolong menolong, tenggang rasa, empati dan berakhlak mulia terhadap teman, guru, keluarga dan masyarakat sekitar

    Analisis Kemampuan Computational Thinking Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Aritmetika Sosial

    No full text
    This study aims to analyze students' computational thinking (CT) skills in solving problems in social arithmetic materials and identify the influence of mathematical initial ability (KAM) on the achievement of CT aspects. This study uses a qualitative approach with a case study type of research. The research subjects consisted of 31 students of class VIII A who were selected through the purposive sampling technique. The data was analyzed using three main stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that students with high KAM were able to meet all CT indicators, especially in questions with low difficulty. Students with KAM are showing good achievement but still need reinforcement at the abstraction stage to solve problems systematically. Meanwhile, students with low KAM face difficulties in almost all aspects of CT. This research contributes to the approach to mathematics learning to formulate problems, including identifying the initial ability of mathematics and finding solutions in a systematic way.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan computational thinking (CT) siswa dalam menyelesaikan masalah pada materi aritmetika sosial serta mengidentifikasi pengaruh Kemampuan Awal Matematis (KAM) terhadap pencapaian aspek-aspek CT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 31 siswa kelas VIII A yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan KAM tinggi mampu memenuhi semua indikator CT, terutama pada soal dengan tingkat kesulitan rendah. Siswa dengan KAM sedang menunjukkan pencapaian yang baik, tetapi masih memerlukan penguatan pada tahap abstraksi untuk menyelesaikan masalah secara sistematis. Sementara itu, siswa dengan KAM rendah menghadapi kesulitan dalam hampir semua aspek CT. Penelitian ini berkontribusi terhadap pendekatan pembelajaran matematika untuk merumuskan masalah, termasuk identifikasi kemampuan awal matematika dan mencari solusi dengan cara yang sistematis

    Analisis Pengelolaan Penggajian Pegawai: Studi Kasus Pada Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Utara

    Full text link
    The payroll procedure at the Social Services Office of Labuhanbatu Utara Regency is a crucial element in financial management, requiring proper management to ensure accuracy, transparency, and compliance with applicable regulations. This process includes various stages, starting from attendance data verification, basic salary calculation, allowances, to mandatory deductions. The complexity of the payroll procedures in this office is influenced by strict regulations that must be followed, including Government Regulations on Regional Financial Management. Proper payroll management impacts employee welfare, work motivation, and their productivity. This study aims to analyze the payroll procedures to identify strengths and weaknesses and provide improvement recommendations. Qualitative and case study approaches were used, involving interviews, observations, and document analysis to understand the payroll process in the office. The research results show that although the payroll procedures comply with the applicable regulations, there are still some technical and administrative obstacles that need to be addressed to improve efficiency and transparency. The use of technology-based information systems and training for relevant personnel can help address these challenges and increase employee trust in payroll management. Therefore, this research is highly relevant in supporting the creation of an accountable, transparent, and efficient payroll system in the government environment.Prosedur penggajian di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Utara merupakan elemen krusial dalam manajemen keuangan, perlu dikelola dengan baik untuk memastikan akurasi, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Proses ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari verifikasi data absensi, perhitungan gaji pokok, tunjangan, hingga potongan wajib. Kompleksitas prosedur penggajian di kantor ini dipengaruhi oleh regulasi ketat yang harus diikuti, termasuk Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Pengelolaan penggajian yang tepat berdampak pada kesejahteraan pegawai, motivasi kerja, dan produktivitas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur penggajian guna mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pendekatan kualitatif dan studi kasus digunakan, melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk memahami proses penggajian di kantor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prosedur penggajian sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku, masih terdapat beberapa kendala teknis dan administratif yang perlu ditangani untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Penggunaan sistem informasi berbasis teknologi dan pelatihan bagi petugas terkait dapat membantu mengatasi tantangan ini serta meningkatkan kepercayaan pegawai terhadap manajemen penggajian. Oleh karena itu, penelitian ini sangat relevan dalam mendukung terciptanya sistem penggajian yang akuntabel, transparan, dan efisien di lingkungan pemerintahan

    328

    full texts

    398

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pondok Jurnal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇