Jurnal Health Sains (JHS)
Not a member yet
676 research outputs found
Sort by
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pancur Kabupaten Lingga Tahun 2020
Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pancur Kabupaten Lingga Tahun”2019?”.”Penelitian menggunakan metode deskriptif korelasi pendekatan secara cross sectional, pemilihan sampel dengan tekhikpurposive sampling, jumlah sampel 55 responden. Hasil penelitian diuji dengan uji Spearman Rho dengan derajat kemaknaan α = 0,00, diperoleh hasil p=0,000 dimana (p≤0,05), dengan kekuatan (r=0,851) yaitu sangat kuat dan arah hubungan positif artinya koefisien korelasi adalah signifikan, berarti”ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pancur Kabupaten Lingga”Tahun 2019. Diharapkan agar perawat dapat memberikan bimbingan pelayanan kesehatan bagi pasien hipertensi untuk dapat menyadari pentingnya kepatuhan diet hipertensi dan membantu keluarga agar memberi dukungan keluarga untuk membantu pasien mengotrol diet hipertensiKeberhasilan pengobatan hipertensi adalah kepatuhan melaksanakan diet. Dukungan keluarga berpengaruh terhadap kepatuhan diet hipertensi. Dukungan keluarga meliputi dukungan informasi, finansial, dukungan emosional dan dukungan penilaian atau penghargaan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pancur Kabupaten Lingga Tahun”2019?”.”Penelitian menggunakan metode deskriptif korelasi pendekatan secara cross sectional, pemilihan sampel dengan tekhikpurposive sampling, jumlah sampel 55 responden. Hasil penelitian diuji dengan uji Spearman Rho dengan derajat kemaknaan α = 0,00, diperoleh hasil p=0,000 dimana (p≤0,05), dengan kekuatan (r=0,851) yaitu sangat kuat dan arah hubungan positif artinya koefisien korelasi adalah signifikan, berarti”ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pancur Kabupaten Lingga”Tahun 2019. Diharapkan agar perawat dapat memberikan bimbingan pelayanan kesehatan bagi pasien hipertensi untuk dapat menyadari pentingnya kepatuhan diet hipertensi dan membantu keluarga agar memberi dukungan keluarga untuk membantu pasien mengotrol diet hipertens
Hubungan Pengetahuan Akseptor Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Suntik Di Polindes Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon
Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan penduduk terbesar menempati posisi keempat didunia setelah China, India, Amerika Serikat. Laju pertumbuhan penduduk disuatu daerah disebabkan oleh faktor-faktor demografi, diantaranya adalah Angka Kelahiran dan Angka Kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pengetahuan akseptor terhadap pemilihan alat kontrasepsi di Polindes Pamengkang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme. Meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/ statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan random sampling pada Polindes Pamengkang Mundu Kabupaten Cirebon. Hasil analisis penelitian menunjukan nilai Pearson Chi-Square hitung sebesar 0,002, maka dapat disimpulkan bahwa h0 ditolak yang berarti ada hubungan pengetahuan akseptor terhadap pemilihan alat kontrasepsi, yang ditunjukan dengan banyaknya responden yang memiliki pengetahuan baik untuk memilih alat kontrasepsi. Penelitian tentang hubungan pengetahuam akseptor terhadap pemilihan alat kontrasepsi di Polindes Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Pengetahuan yang dimiliki akseptor di polindes pamengkang cirebon tentang pemilihan alat kontrasepsi dengan kategori baik yaitu sebesar 29 responden (49,2%). (2) Pemilihan alat kontrasepsi di polindes pamengkang Cirebon tentang pemilihan alat kontrasepsi dengan kategori kurang baik yaitu sebesar 26 responden (44,1%) (3) Ada hubungan pengetahuan akseptor terhadap pemilihan alat kontrasepsi di polindes pamengkang kec. Mundu kab Cirebon berdasarkan nilai Pearson Chi-Square hitung lebih kecil dari signifikan 0,05 (0,002 < 0,05)
Pengaruh Pemberian Terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (Tens) Terhadap Pengurangan Nyeri Pada Pasien Lansia Dengan Low Back Pain Di Fisioterapi Rumah Sakit An-Nisa Tangerang Tahun 2020
Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia adalah gangguan sistem muskuloskeletal dengan “Low Back Pain” (LPB). Berfokus pada modalitas elektroterapi yang dapat memproduksi berbagai jenis gelombang elektronik untuk meredakan rasa nyeri, termasuk pada kasus LBP. Beberapa review elektroterapi yang berbasis bukti menemukan bahwa terapi dengan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) bermanfaat pada beberapa pasien dengan LBP. Terlepas dari adanya bukti mengenai manfaat dari terapi TENS untuk kasus LBP, TENS merupakan modalitas yang sering diberikan pada kasus LBP dikarenakan tingginya permintaan terhadap intervensi nonfarmakologis yang non invasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pemberian terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terhadap pengurangan nyeri pada pasien lansia dengan Low Back Pain di Fiioterapi Rumah Sakit An-Nisa Tangerang Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain quasi eksperimental design : one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Tehnik yang digunakan untuk pengambilan data adalah total sampling . Hasil penelitian : Berdasarkan uji statistik di dapatkan nilai P Value yaitu 0,007 maka dapat disimpulkan ada pengaruh antara pemberian terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terhadap skala nyeri pada pasien lansia dengan Low Back Pain di Fisioterapi Rumah Sakit An-Nisa Tangerang. Kesimpulan : ada pengaruh antara pemberian terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terhadap skala nyeri pada pasien lansia dengan Low Back Pain di Fisioterapi Rumah Sakit An- Nisa Tangeran
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Perawat Di Rawat Jalan Rumah Sakit Dustira Cimahi, Jawa Barat
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai keterkaitan antara disiplin kerja dan komunikasi interpersonal terhadap kinerja pegawai rehabilitasi medik Di Rumah Sakit Dustira Cimahi Jawa Barat, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang pengaruh disiplin kerja dan komunikasi interpersonal terhadap kinerja pegawai rehabilitasi medik Di Rumah Sakit Dustira Cimahi Jawa Barat, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Didapatkan hasil penelitian yang pertama yaitu terdapat pengaruh positif disiplin terhadap kinerja pegawai rehabilitasi medik Di Rumah Sakit Dustira Cimahi Jawa Barat, yang kedua terdapat pengaruh positif komunikasi interpersonal terhadap kinerja pegawai rehabilitasi medik Di Rumah Sakit Dustira Cimahi Jawa Barat dan yang ketiga yaitu terdapat pengaruh positif disiplin kerja dan komunikasi interpersonal secara bersama-sama terhadap kinerja kinerja pegawai rehabilitasi medik Di Rumah Sakit Dustira Cimahi Jawa Barat
PENGARUH HIPNOSIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUANG PERAWATAN BEDAH RSUD PAKUHAJI
Lebih dari dua pertiga pasien yang menunggu operasi mengalami kecemasan. Kecemasan pre operasi yang berlebihan dapat menimbulkan respon patofisiologis yang meliputi takikardia, hipertensi, aritmia, dan nyeri hebat dapat menetap hingga periode post operasi. Salah satu cara mengatasi kecemasan yaitu dengan cara tehnik relaksasi nafas dalam dan hipnotis lima jari. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh hipnosis lima jari terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di ruang perawatan bedah RSUD Pakuhaji. Desain penelitian: quasi experiment menggunakan rancangan One Group Pretest – Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien pre operasi di RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang tahun 2020 sebanyak 220 orang. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 114 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil: berdasarkan analisis univariat dari 142 orang, pada pasien pre operasi yang belum diberikan terapi hipnosis lima jari mayoritas mengalami cemas berat sebanyak 58 orang (40,8%) dan pada pasien pre operasi yang sudah diberikan terapi hipnosis lima jari mayoritas mengalami cemas ringan sebanyak 58 orang (40,8%). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diketahuii bahwa p value 0,000 yang berarti terdapat perbedaan kecemasan antara kelompok pre test dan post test. Kesimpulan : pasien pre operasi yang mengalami kecemasan setelah diberikan hipnosis lima jari mengalami penurunan tingkat kecemasan. Saran: bagi tenaga medis khususnya dokter dan perawat di ruang perawatan bedah RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang perlu dilakukan pelatihan terapi hipnosis lima jari, terutama pada pasien yang menghadapi operasi dengan tingkat kecemasan yang berat dan panik, melalui pelatihan – pelatihan khusus, semina.
 
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA SKIZOFRENIA
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia mencapai 71,92, angka ini meningkat sebesar 0,53 poin atau tumbuh sebesar 0,74 persen dibandingkan tahun 2018. Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia angka kesakitan diare untuk semua golongan umur adalah sekitar 120-360 per 1000 penduduk(12%-36%). Tujuan penelitian ini yaitu hubungan pengetahuan ibu tentang perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada anak di ruang Anggrek Rumah Sakit Umum Kelas B Kabupaten Subang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden, pengambilan data dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data berupa data primer. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan kategori baik (57,1%). Angka kejadian diare berada pada kategori diare tanpa dehidrasi (56%). Analisis Bivariat (Chi Square) variabel pengetahuan dengan kejadian diare p.Value = 0,000 (p.ValuePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat penderita skizofrenia. Penelitian ini menggunakan designcross sectional. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang. Uji statistik yang digunakan chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% .Dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan memberikan hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan minum obat penderita skizofrenia (p = 0,005 dan p = 0,007), yang berarti ada hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat penderita skizofrenia. Diharapkan agar keluarga dan tenaga kesehatan memberikan dukungannya agar penderita skizofrenia menyadari pentingnya patuh minum obat supaya penderita tidak mengalami kekambuhan
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pekerja Laundry terhadap Dermatitis Kontak di Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap dermatitis kontak, desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi cross sectional dengan menggunakan kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer yang di peroleh dari hasil penyebaran kesioner kepada 30 responden yang bekerja sebagai pencuci. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian telah dilakukan Uji Chi-square diperoleh nilai asymp. sig. > (α = 0.05) pada variabel Pengetahuan dan Perilaku, yaitu 0.419 > 0.05 dan 0.801 > 0.05, sehingga H0 diterima dan H1 ditolak yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara Dermatitis Kontak dengan Pengetahuan dan Perilaku pencuci pada laundry yang berada di Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Sedangkan pada variabel Sikap diperoleh nilai asymp. sig. < (α = 0.05), yaitu 0.027 < 0.05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara Dermatitis Kontak dengan Sikap
Kajian Kualitas Kimia Daging Sapi Tenderloin dan Sirloin di RPH Tradisional di Kabupaten Cirebon
Beef is one of the most preferred sources of animal protein by consumers because it has a delicious taste. Beef is a food ingredient that is quite popular among the community. Beef consists of several parts, including beef, has in (tenderloin), and has outside (sirloin). Until now, beef circulating in the community through traditional markets has not received attention, so that aspects of meat quality tend to be neglected. The meat quality can be viewed from several aspects, including the chemical quality of the meat. This study aimed to determine the pH, fat, protein, moisture content, the ash content of tenderloin & sirloin beef in traditional RPH Cirebon Regency and to determine significant differences in pH, fat, protein, moisture content, the ash content in the meat. Beef tenderloin & sirloin in traditional RPH Cirebon Regency. The method used was the quantitative descriptive method, which was carried out on five traditional slaughterhouses in Cirebon Regency with five replications. The results of 5 traditional slaughterhouses in Cirebon Regency show that the average value of tenderloin meat with pH parameters is 5.55, fat content is 15.93%, protein content is 20.99%, water content is 78.49% ash of 1.34% while sirloin meat with pH parameters of 5.96, the fat content of 14.24%, protein content of 18.41%, water content of 74.91% and an ash content of 1.46%. The sig value of the five slaughterhouses is below 0.05, which means a significant difference in each of the parameters studied. This study concludes the condition of fresh beef in traditional slaughterhouses of Cirebon Regency, both tenderloin and sirloin when viewed from the average with various chemical quality parameters in 5 slaughterhouses, all meet the requirements and are suitable for consumption by the wider community.
Daging sapi merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling disukai konsumen karena mempunyai cita rasa yang lezat. Daging sapi merupakan salah satu bahan makanan yang cukup popular di kalangan masyarakat. Daging sapi terdiri dari beberapa bagian, diantaranya adalah daging sapi has dalam (Tenderloin) dan has luar (Sirloin). Daging sapi yang beredar di masyarakat melalui pasar tradisional hingga saat ini belum mendapat perhatian sehingga aspek kualitas daging cenderung terabaikan. Kualitas daging dapat ditinjau dari beberapa aspek antara lain kualitas kimia daging. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai pH, lemak, protein, kadar air, kadar abu pada daging sapi tenderloin & sirloin di RPH tradisional Kabupaten Cirebon dan untuk mengetahui perbedaan yang bermakna nilai pH, lemak, protein, kadar air, kadar abu pada daging sapi tenderloin & sirloin di RPH tradisional Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan terhadap 5 RPH tradisional di Kabupaten Cirebon dengan replikasi sebanyak 5 kali. Hasil dari 5 RPH Tradisional di Kabupaten Cirebon menunjukkan bahwa nilai rata-rata pada daging tenderloin dengan parameter pH sebesar 5,55, kadar lemak sebesar 15,93%, kadar protein sebesar 20,99%, kadar air sebesar 78,49% dan kadar abu sebesar 1,34% sedangkan pada daging sirloin dengan parameter pH sebesar 5,96, kadar lemak sebesar 14,24%, kadar protein sebesar 18,41%, kadar air sebesar 74,91% dan kadar abu sebesar 1,46%. Nilai sig dari ke 5 RPH dibawah 0,05 yang artinya terdapat perebedaan yang bermakna dari setiap parameter yang di teliti. Kesimpulan dari penelitian ini, keadaan daging sapi segar di RPH tradisional Kabupaten Cirebon baik tenderloin maupun sirloin jika dilihat dari rata-rata dengan berbagai parameter kualitas kimia di 5 RPH semua memenuhi syarat dan layak di konsumsi oleh masyarakat luas
Pengalaman keluarga dalam Merawat anggota Keluarga dengan Gangguan Jiwa Diwilayah Kerja Puskesmas Dabo Lama Tahun 2020
Gangguan jiwa saat ini telah menjadi masalah kesehatan global. Penderita gangguan jiwa tidak mungkin mampu mengatasi masalah kejiwaannya sendiri. Orang dengan gangguan jiwa membutuhkan dukungan dari orang lain, terutama keluarga sebagai orang yang merawat penderita gangguan jiwa. Setiap keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa akan merasakan pengalaman yang berbeda antar satu keluarga dengan keluarga yang lain. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa diwilayah kerja Puskesmas dabo Lama. Desain penelitian yang digunakan adalah kulatitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Pengumpulan data dengan metode in-depth interview menggunakan panduan wawancara semi terstruktur yang melibatkan 8 partisipan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisa data model Collaizzi. Penelitian ini menghasilkan empat tema meliputi: masalah yang dirasakan keluarga, persepsi keluarga, dukungan sosial, dan cara keluarga menyelesaikan masalah dengan mencari bantuan medis dan non medis. Dalam penelitian ini keluarga sudah merawat anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa meskipun sesuai dengan kemampuannya. Selama perawatan keluarga merasa mempunyai beban yang berat dan putus asa menghadapi masalah-masalah dalam merawat anggota keluarganya dengan gangguan jiwa.Gangguan jiwa saat ini telah menjadi masalah kesehatan global. Penderita gangguan jiwa tidak mungkin mampu mengatasi masalah kejiwaannya sendiri. Orang dengan gangguan jiwa membutuhkan dukungan dari orang lain, terutama keluarga sebagai orang yang merawat penderita gangguan jiwa. Setiap keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa akan merasakan pengalaman yang berbeda antar satu keluarga dengan keluarga yang lain . Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa diwilayah kerja Puskesmas dabo Lama. Desain penelitian yang digunakan adalah kulatitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Pengumpulan data dengan metode in-depth interview menggunakan panduan wawancara semi terstruktur yang melibatkan 8 partisipan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisa data model Collaizzi. Penelitian ini menghasilkan empat tema meliputi: masalah yang dirasakan keluarga, persepsi keluarga, dukungan sosial, dan cara keluarga menyelesaikan masalah dengan mencari bantuan medis dan non medis. Dalam penelitian ini keluarga sudah merawat anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa meskipun sesuai dengan kemampuannya. Selama perawatan keluarga merasa mempunyai beban yang berat dan putus asa menghadapi masalah-masalah dalam merawat anggota keluarganya dengan gangguan jiwa