EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
Not a member yet
250 research outputs found
Sort by
Pendampingan Metode Branding di Desa WarungKadu, Kec. Pasawahan
Desa WarungKadu merupakan kawasan pertanian sehingga masyarakat setiap harinya berasda di seetiap harinya berada di sekitar rumah. Namun, pertanian mempunyai keuntungan setiap panen saja. Oleh sebab itu, harus ada usaha lain untuk bisa menghidupi kehidupan sehari-harinya. Masyarkat desa selama ini sudah melakukan usahanya diantaranya warung sembako, warung makanan dan lain segainya. Bisnis makanan marupakan bisnisyang sangat baik karena merupakan kebutuhan pokok manusia, namun bisnis ini perlu di lakukan branding agar nama warung tersebut bisa di kenal lebih luas. Oleh karena itu perl di lakukan branding. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pendampingan branding supaya pemahaman masyarakat tentang pentingnya branding agar usahanya bisa di kenal oleh masyakat lebih luas. Model pengabdian ini di lakukan dengan metode pemberian materi, tanya jawab, simulasi dan pendampingan.Desa WarungKadu merupakan kawasan pertanian sehingga masyarakat setiap harinya berasda di seetiap harinya berada di sekitar rumah. Namun, pertanian mempunyai keuntungan setiap panen saja. Oleh sebab itu, harus ada usaha lain untuk bisa menghidupi kehidupan sehari-harinya. Masyarkat desa selama ini sudah melakukan usahanya diantaranya warung sembako, warung makanan dan lain segainya. Bisnis makanan marupakan bisnisyang sangat baik karena merupakan kebutuhan pokok manusia, namun bisnis ini perlu di lakukan branding agar nama warung tersebut bisa di kenal lebih luas. Oleh karena itu perl di lakukan branding. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pendampingan branding supaya pemahaman masyarakat tentang pentingnya branding agar usahanya bisa di kenal oleh masyakat lebih luas. Model pengabdian ini di lakukan dengan metode pemberian materi, tanya jawab, simulasi dan pendampingan
Pengaruh Tingkat Inflasi Dan Pendapatan Usaha Pegadaian Terhadap Pembiayaan Rahn Pada Pegadaian Syariah Tahun 2011-2020
In deciding the provision of rahn financing, it is influenced by various conditions, especially internal and external conditions. These internal factors or conditions include the development of pawnshop business income. Meanwhile, external conditions or factors can be seen from the financial conditions that occur in Indonesia, for example the inflation rate. This study aims to determine the effect of inflation rate and operating income on rahn financing at Islamic pawnshops in Indonesia partially and simultaneously. This research was conducted at a non-bank financial institution, namely PT. Pawnshops that focus on sharia segmentation. This type of research uses a quantitative descriptive method that is associative. The secondary data used in this study used a documentation study data collection technique. This research uses multiple linear regression data analysis method. Based on the results of the analysis and discussion of the data in this study, it is stated that the first tcount is -0.030, meaning that ttable is greater than tcount (2.365 > -0.030) and sig.0.977 > 0.05. From these results, inflation has a negative effect and inflation does not have a significant effect on the financing of rahn partially. Second, the results of the tcount value on the operating income variable produce a tcount of 7.141, meaning that tcount is greater than ttable (7.141 > 2.365) and a significant value of 0.000 < 0.05. From these results, it means that operating income has a positive effect and pawnshop income has a significant effect on Rahn\u27s financing partially. The results of the simultaneous test (f test) obtained a ftable value of 4.46 because the fcount value of 38,698 is greater than the ftable value and the significance value of 0.000 is much smaller than 0.05. So it can be concluded that the inflation variable and Pawnshop income simultaneously affect the rahn financing variable at the Indonesian Sharia Pawnshop. And the relationship between the independent variable and the dependent variable in this study was 0.893 or 89.3%, while 10.7% was explained by other factors not presented in this study.Dalam memutuskan pemberian pembiayaan rahn dipengaruhi oleh berbagai macam kondisi, terutama kondisi internal dan eksternal. Adapun yang termasuk dari faktor atau kondisi internal tersebut yaitu perkembangan pendapatan usaha pegadaian. Untuk sementara itu, kondisi atau faktor eksternal dapat dilihat dari kondisi keuangan yang terjadi di Indonesia, misalnya tingkat inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat inflasi dan pendapatan usaha terhadap pembiayaan rahn pada perusahaan Pegadaian Syariah di Indonesia secara parsial dan secara simultan. Penelitian ini dilakukan pada lembaga keuangan non-bank yaitu PT.Pegadaian yang berfokuskan pada segmentasi syari’ahnya. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan bersifat asosiatif. Data sekunder yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data studi dokumentasi. Penelitian ini menerapkan metode analisis data regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada penelitian ini menyatakan bahwa hasil nilai thitung pertama sebesar -0,030, artinya ttabel lebih besar dari thitung (2,365 > -0,030) serta sig.0,977 > 0,05. Dari hasil tersebut inflasi mempunyai pengaruh negatif dan inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan rahn secara parsial. Kedua, hasil nilai thitung pada variabel pendapatan usaha menghasilkan thitung sebesar 7,141 artinya thitung lebih besar dari ttabel (7,141 > 2,365) serta nilai signifikan 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut berarti pendapatan usaha memiliki pengaruh positif dan pendapatan pegadaian berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan Rahn secara parsial. Hasil pengujian secara simultan (Uji f) diperoleh hasil nilai ftabel sebesar 4,46 karena nilai fhitung 38.698 lebih besar dari nilai ftabel dan nilai signifikansi sebesar 0,000 jauh lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel inflasi dan pendapatan pegadaian secara bersamaan berpengaruh terhadap variabel pembiayaan rahn pada Pegadaian Syariah Indonesia. Serta hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian ini sebesar 0,893 atau 89,3% sedangkan 10,7% nya dijelaskan oleh faktor lainnya yang tidak dipaparkan dalam penelitian ini
Analisis Praktek Akad Qardhul Hasan Dalam Perspektif Ekonomi Syari’ah Di Koperasi Dewan Kemakmuran Masjid At-Taqwa Desa Cicadas Sagalaherang Kabupaten Subang
Cooperatives are generally financial institutions that accept deposits and loans for financing, by collecting funds from their members which are then channeled back to members or the general public. This study aims to analyze the application of Qardhul Hasan financing in the perspective of Islamic Economics carried out at the At-Taqwa Mosque Prosperity Council Cooperative, Cicadas Village, Sagalaherang District, Subang Regency. Qardhul Hasan has the meaning of a good loan, the Qardhul Hasan product is a financing offer to customers that will be used for micro businesses, then members return installments according to the nominal borrowed at a predetermined time, and it is very important that we examine how the implementation of Qardhul Hasan in perspective Islamic economics, because lending and borrowing is one part of our lives in the world. This study aims to find out how the provisions and implementation of the Qardhul Hasan contract, the sharia economic perspective on the Qardhul Hasan contract and the impact of the Qardhul Hasan contract on the community. This type of research is qualitative using descriptive analysis method. Sources of data used include primary and secondary data. The results of the analysis show that the implementation of the Qardhul Hasan contract at the At-Taqwa Mosque Prosperity Council Cooperative in Cicadas Village is in accordance with Islamic law. This can be seen where the cooperative provides loans without any additional. In the Qardhul Hasan contract in Cicadas Village there is non-performing financing. the factors are, first, because of the lack of direction and guidance from the cooperative. Second, because of the negligence of the members themselves. The impact that members feel is very helpful for business capital costs, schools, healthKoperasi pada umumnya merupakan lembaga pembiayaan yang menerima simpanan dan pinjaman untuk pembiayaan, dengan menghimpun dana dari para anggotanya yang kemudian dana tersebut disalurkan kembali kepada para anggota atau masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembiayaan Qardhul Hasan dalam perspektif Ekonomi Syariah yang dilaksanakan di Koperasi Dewan Kemakmuran Masjid At-Taqwa Desa Cicadas Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang. Qardhul Hasan memiliki arti yaitu pinjaman yang baik, Produk Qardhul Hasan merupakan penawaran pembiayaan kepada nasabah yang akan digunakan untuk usaha mikro, kemudian anggota mengembalikan angsuran sesuai dengan nominal yang dipinjam pada waktu yang telah ditentukan, dan penting sekali kita mengkaji bagaimana penerapan Qardhul Hasan dalam perspektif ekonomi syariah, karena pinjam meminjam merupakan salah satu bagian dari kehidupan kita didunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketentuan dan penerapan akad Qardhul Hasan, perspektif ekonomi syari’ah terhadap akad Qardhul Hasan dan dampak akad Qardhul Hasan terhadap masyarakat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Adapun hasil analisis diketahui bahwa pelaksanaan akad Qardhul Hasan di Koperasi Dewan Kemakmuran Masjid At-Taqwa Desa Cicadas sesuai dengan syariat islam. Hal ini nampak dimana pihak koperasi memberikan pinjaman tanpa adanya tambahan. Dalam akad Qardhul Hasan di Desa Cicadas terdapat pembiayaan macet. faktornya yaitu, pertama, karena kurangnya pengarahan dan bimbingan dari pihak koperasi. Kedua, karena kelalaian anggota itu sendiri. Dampak yang anggota rasakan yaitu sangat membantu untuk biaya modal usaha, sekolah, kesehatan
Studi Kajian Bisnis Tambang Uang Digital (Cryptomining) Dalam Konteks Ijarah
Industrial revolution 4.0 bring up a new digital currency called cryptocurrency. This also brings a miners who works as an intermediaries to validate each transaction. This research aims to; Explain the Cryptomining, as well as an analysis of points in the Ijarah contract that are relevant to the activities. As for the step by step to mine the coins are as follows; assembling mining rigs, filtering coins, setting up applications, selecting the pools, then proceeding to mine along with routine maintenance, until finally receiving a reward. The study was conducted using a qualitative methods. Researcher collects data by acting as one of the cryptominer. Researcher took most references in the MUI fatwas to conduct analysis, as well as developing of hypotheses in the equalization of the Ijarah covenant towards the process in the Cryptomining activities. The results of this study show that the activities of Cryptomining, are mostly in accordance with the terms of the Ijarah contract. The Miners are equated with Mu\u27jir, cryptocurrency users as musta\u27jir, transactions that are processed as benefits, and prizes as ujrah. The mining activity itself is a muamalah activity which is mostly carried out digitally through internet media. Even so, there is still confusion in the terms of payment of the ujrah. Among other things like \u27cash as the required payment\u27. The provisions provided at MUI DSN NO: 28 / DSN-MUI / III / 2002 about money trades, (which in this case relates to the media of the ujrah payment). More on this matter requires ijtihad from clerics, especially DSN MUI.Revolusi industri 4.0 memunculkan mata uang digital cryptocurrency, serta penambang (miner) yang berfungsi sebagai pihak penengah untuk memvalidasi tiap transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme Cryptomining dan mengetahui kegiatan Cryptomining dalam tinjauan akad ijarah. Ada pun tahapan-tahapannya adalah; merakit mining rig, screening koin, pengaturan aplikasi, memilih pool, lalu melakukan proses menambang disertai maintenance, hingga akhirnya menerima imbalan/reward. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif. Penulis mengumpulkan data dengan cara terjun langsung sebagai pelaku Cryptomining. Peneliti mengambil referensi dan poin-poin yang terdapat dalam fatwa-fatwa MUI untuk melakukan analisa dan pengembangan hipotesis dalam penyetaraan rukun-rukun akad Ijarah terhadap proses dalam kegiatan Cryptomining. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa unsur-unsur kesetaraan kegiatan tambang uang digital (Cryptomining) sebagian besar sesuai dengan rukun-rukun akad Ijarah. Para Miner disetarakan dengan Mu’jir, pengguna cryptocurrency sebagai musta’jir, transaksi yang terproses sebagai manfa’ah, dan reward sebagai ujrah. Kegiatan mining itu sendiri merupakan kegiatan bermuamalah yang sebagian besar dilakukan secara digital lewat media internet. Pun begitu, masih terdapat kerancuan pada bagian ketentuan pembayaran ujrah. Antara lain ketentuan ‘harus bersifat tunai’ yang terdapat pada DSN MUI NO:28/DSN-MUI/III/2002 tentang jual beli mata uang, (yang dalam hal ini berkonteks kepada medium pembayaran ujrah). Lebih lanjut tentang hal ini membutuhkan ijtihad dari ulama, khususnya DSN MUI
Pengaruh Pendapatan Operasional terhadap Laba Bersih pada Bank Muamalat Indonesia Tbk. Periode 2015-2020
This study aims to determine the effect of operating income on net income at Bank Muamalat Indonesia Tbk. The period 2015 to 2020. The research method used is an associative quantitative method using secondary data in the form of the financial statements of Bank Muamalat Indonesia which are publicly registered with the Financial Services Authority. Hypothesis testing using simple linear regression analysis through t-test with a view to knowing the effect of independent variables on the dependent variable. The results of this study that the Operating Income variable on Net Profit has a correlation value or relationship (R) of 0.856 (Very Strong), and the value of the Determination Coefficient or R Square of 0.732 in other words the effect is 73.2%, meaning that the X variable (Operational Income) has an effect on on the variable Y (Net Profit) at Bank Muamalat Indonesia Tbk. While the remaining 26.8% is determined by other variables not examined by researchers, namely Non-Operational Income.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Operasional terhadap Laba Bersih pada Bank Muamalat Indonesia Tbk. Periode 2015 sampai dengan tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif asosiatif dengan menggunakan data sekunder yang berupa laporan keuangan Bank Muamalat Indonesia yang terdaftar secara umum di Otoritas Jasa Keuangan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana melalui uji t dengan maksud untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian ini variabel Pendapatan Operasional terhadap Laba Bersih memiliki nilai korelasi atau hubungan (R) sebesar 0,856 (Sangat Kuat), dan nilai Koefisien Determinasi atau R Square sebesar 0,732 dengan kata lain pengaruhnya 73,2%, artinya variabel X (Pendapatan Operasional) berpengaruh terhadap variabel Y (Laba Bersih) di Bank muamalat Indonesia Tbk. Sedangkan sisanya 26,8% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti yaitu Pendapatan Non Operasional
Implementasi Pembiayaan Ultra Mikro Berdasarkan Prinsip Syariah di KSPPS BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS)
The purpose of this study is to determine the existing ultra-micro financing model in KSPPS BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS), and how to implement ultra-micro financing in KSPPS BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS). The type of research used is field research, while the approach used in this study is a descriptive-qualitative approach. There are two types of ultra-micro financing done at KSPPS BMT PAS, namely multi-item ultra-micro financing and multi-service ultra-micro financing. for multi-item ultra micro financing, using the Murabahah contract and its implementation is in accordance with DSN-MUI fatwa number 04 / DSN-MUI / IV / 2000 concerning Murabahah. Then for multi-service ultra micro financing using ijarah agreement in the form of wakalah, the implementation is in accordance with DSN-MUI fatwa number 09 / DSN-MUI / IV / 2000 concerning ijarah financing and DSN-MUI fatwa number 112 / DSN-MUI / IX / 2017 about the ijarah agreement. So that the implementation of ultra-micro financing in PAS BMT KSPPS is in accordance with DSN-MUI fatwa number 119 / DSN-MUI / II / 2918 regarding ultra-micro financing based on Islamic principles.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembiayaan ultra mikro yang ada di KSPPS BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS), dan bagaimana implementasi pembiayaan ultra mikro di KSPPS BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Pembiayaan ultra mikro yang dilakukan di KSPPS BMT PAS terdapat dua jenis yaitu pembiayaan ultra mikro multibarang dan pembiayaan ultra mikro multijasa. untuk pembiayaan ultra mikro multibarang menggunakan akad Murabahah dan pelaksanaannya sesuai dengan fatwa DSN-MUI nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah. Kemudian untuk pembiayaan ultra mikro multijasa menggunakan akad ijarah dengan bentuk wakalah bil ujrah pelaksanaannya sudah sesuai dengan fatwa DSN-MUI nomor 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan ijarah dan fatwa DSN-MUI nomor 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad ijarah. Sehingga dalam pelaksanaan pembiayaan ultra mikro di KSPPS BMT PAS sudah sesuai dengan fatwa DSN-MUI nomor 119/DSN-MUI/II/2918 tentang pembiayaan ultra mikro berdasarkan prinsif syariah
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Muslim Menggunakan Jasa "Bank Emok" Di Desa Cilalawi Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta
The people of Cilalawi Village, Sukatani Subdistrict, Purwakarta Regency, have been making use of Bank Emok\u27s loans only to meet consumer needs, because with their jobs whose income is uncertain they cannot meet their needs or needs quickly. With debt they can fulfill this and repay debt from their work. But not a few people also take advantage of debt for productive things, namely to make venture capital. The purpose of this study was to determine the enthusiasm of the Muslim community in Cilalawi Village Cilalawi Village Sukatani District Purwakarta Regency on the existence of "Emok Bank". To find out what factors influence the Muslim community in Cilalawi Village, Sukatani District, Purwakarta Regency, use the services of "Bank Emok". The research method used in this study is through a qualitative approach, where the qualitative approach is also called the naturalistic approach. Qualitative called because the nature of the data collected is qualitative, not quantitative, because it does not use measuring devices. While it is called naturalistic because the research field situation is natural or natural, as it is, without being manipulated, and without being regulated by experiments or tests. Naturalistic research looks at real situations that change naturally, are open, there is no engineering of controlling variables. Data collection techniques used in this study consisted of documentation, interviews. The results showed that the enthusiasm of the public in using the services of Emok Bank was quite large. On average in one Bank Emok has a number of customers of more than ten people there are even up to 40 people. Public enthusiasm can also be seen from the number of borrowed Emok Banks. Most people borrow more than one Emok Bank and even up to four Emok Banks at the same time. Cilalawi Village community uses the services of the Emok Bank influenced by internal factors that include the person such as age, economic situation, work, lifestyle and psychological factors such as motivation, perception and attitude of the community. External factors that influence the people of Desa Cilalawi in using the services of Emok Bank are cultural, social, and marketing.Masyarakat Desa Cilalawi Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta selama ini memanfaatkan pinjaman Bank Emok hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, karena dengan pekerjaan mereka yang penghasilannya tidak menentu belum bisa memenuhi kebutuhan atau keperluannya dengan cepat. Dengan berhutang mereka bisa memenuhi tersebut dan mencicil hutangnya dari hasil kerja mereka. Namun tidak sedikit juga masyarakat memanfaatkan hutangnya untuk hal yang bersifat produktif, yaitu untuk menjadikannya modal usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui antusiasme masyarakat muslim di Desa Cilalawi Desa Cilalawi Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta terhadap keberadaan “Bank Emok”. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat muslim di Desa Cilalawi Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta menggunakan jasa “Bank Emok”.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif, dimana pendekatan kualitatif disebut juga dengan pendekatan naturalistik. Disebut kualitatif karena sifat data yang dikumpulkan bercorak kualitatif, bukan kuantitatif, karena tidak menggunakan alat-alat pengukur. Sedangkan disebut naturalistik karena situasi lapangan penelitian bersifat natural atau wajar, sebagaimana adanya, tanpa dimanipulasi, dan tanpa diatur dengan eksperimen atau tes. Penelitian naturalistik melihat situasi nyata yang berubah secara alamiah, terbuka, tidak ada rekayasa pengontrolan variabel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Dokumentasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat dalam menggunakan jasa Bank Emok cukup besar. Rata-rata dalam satu Bank Emok memiliki jumlah nasabah lebih dari sepuluh orang bahkan ada yang sampai 40 orang. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari jumlah Bank Emok yang dipinjam. Sebagian besar masyarakat meminjam lebih dari satu Bank Emok bahkan ada yang sampai empat Bank Emok sekaligus. Masyarakat Desa Cilalawi menggunakan jasa Bank Emok dipengaruhi faktor internal yang meliputi pribadi seperti usia, situasi ekonomi, pekerjaan, gaya hidup dan psikologis seperti motivasi, persepsi dan sikap masyarakat. Faktor eksternal yang mempengaruhi masyarakat Desa Cilalawi dalam menggunakan jasa Bank Emok adalah budaya, sosial, dan pemasaran
Analisis Mekanisme Praktik Jual Beli Followers Dalam Perspektif Ekonomi Islam Di Media Sosial Instagram
Abstrak - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme praktek jual beli followers di media sosial Instagram dan untuk mengetahui mekanisme praktek jual beli followers di media sosial instagram dalam perspektif ekonomi Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Mekanisme yang dilakukan dalam praktik jual beli followers ini dilakukan seperti jual beli online dan Mekanisme praktik jual beli followers dalam perspektif ekonomi Islam, jual beli followers Jika ditinjau dari jual beli secara umum berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia Nomor 110/DSN-MUI/IX/2017 melalui tabel kesesuaian adanya ketidaksesuaian syariah dalam jual beli Followers. Jual beli followers ini termasuk kedalam jual beli yang tidak sah yang disebabkan tidak terpenuhinya beberapa rukun dan syarat diantaranya mengenai objek dan tidak sesuai dengan prinsip muamalah.Abstrak - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme praktek jual beli followers di media sosial Instagram dan untuk mengetahui mekanisme praktek jual beli followers di media sosial instagram dalam perspektif ekonomi Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Mekanisme yang dilakukan dalam praktik jual beli followers ini dilakukan seperti jual beli online dan Mekanisme praktik jual beli followers dalam perspektif ekonomi Islam, jual beli followers Jika ditinjau dari jual beli secara umum berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia Nomor 110/DSN-MUI/IX/2017 melalui tabel kesesuaian adanya ketidaksesuaian syariah dalam jual beli Followers. Jual beli followers ini termasuk kedalam jual beli yang tidak sah yang disebabkan tidak terpenuhinya beberapa rukun dan syarat diantaranya mengenai objek dan tidak sesuai dengan prinsip muamalah
Sistem Ekonomi Islam Sebagai Solusi Problematika Sistem Kapitalisme Dan Sistem Sosialisme
In this study, the title published by the author is the Islamic economic system as a solution to the problems of the capitalism system and the socialism system. This research has a broad scope both in terms of theory and application, for that purpose the objective is to find out the problems of the economic system of Capitalism and the economic system of socialism in overcoming economic problems and to see what is offered by the Islamic economic system in overcoming the problems of the economic system of capitalism and the economic system. economics of socialism, the research methodology used is library research or "Library Research". Because literature review is part of a qualitative research because the form of data presented tends to be more subjective in nature and more to book or literature analysis. From the methodology that the author uses, it is the capitalism system where everyone recognizes private property rights over the means of production. Meanwhile, the economic system of socialism does not recognize private rights and gives ownership rights only to the general public
Dalam penelitian ini judul yang dimuat oleh penulis adalah sistem ekonomi Islam sebagai solusi problematika sistem kapitalisme dan sistem sosialisme. Penelitian ini memiliki ruang lingkup yang luas baik itu dari segi teoritis dan aplikasinya, untu itu tujuannya adalah untuk mengetahui problematika sistem ekonomi Kapitalisme dan sistem ekonomi sosialisme dalam mengatasi masalah ekonomi serta melihat apakah yang ditawarkan oleh sistem ekonomi Islam dalam mengatasi problematika sistem ekonomi kapitalisme dan sistem ekonomi sosialisme, maka metodologi penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka atau “Library Research”. Karena kajian pustaka merupakan bagian dari salah satu penelitian kualitatif dikarenakan bentuk data yang disajikan lebih cenderung bersifat subyektif dan lebih kepada analisa buku atau literature. Dari meteodologi yang penulis gunakan makahsil dari penelitian ini adalah sistem kapitalisme dimana setiap orang mengakui hak milik pribadi atas alat-alat produksi. Sementara sistem ekonomi sosialisme tidak mengakui hak pribadi dan memberikan hak pemilikan itu hanya pada umum.
 
Dialog Pemikiran Tentang Norma Riba, Bunga Bank, Dan Bagi Hasil Di Era Revolusi Industri 4.0
ABSTRACT - This study aims first, to determine the concept of norms in usury norms, bank interest, and profit sharing among scholars in the era of the industrial revolution 4.0. Second, to find out the comparison between the profit sharing system in syari\u27ah banking with the interest system in conventional banking in the past and present perspective of the Ulama in the Industrial Revolution 4.0 Era. Third, to determine the impact of bank interest (usury) on the country\u27s economy in the era of the industrial revolution 4.0. This type of research is included in the category of normative legal research. The method used in this research is library research, with a qualitative research methodology, using a statutory approach, a historical approach, a comparative approach and a conceptual approach. This research found that the Norma of Riba in Islamic Economics is a khilafiyah problem as well as the law of Bank Interest, in principle, mutual tolerance and mutual respect and respect for inter-opinions must be put forward. This is because each group of ulama has devoted their energy to seeking the law of the problem, and in the end their opinion remains different. Profit sharing norms in Islamic economics are an innovative step in an Islamic economy that is not only in accordance with people\u27s behavior, but more than that profit sharing is a social balance step in obtaining economic opportunities. Thus, the profit sharing system can be seen as a more effective measure to prevent conflict between the rich and the poor from occurring in social life. The impact of Bank Interest (Riba) on the Country\u27s Economy, among others, has an impact on several sectors including the Economic Impact. Social Impact, the social impact of society related to Riba in terms of unfair income. Impact of Company Resilience, only companies that have resilience will survive.
Keywords: Riba, Profit Sharing, Economic Impact, Industrial Revolution Era 4.0ABSTRAK -Penelitian ini bertujuan pertama, untuk mengetahui Konsep Norma dalam Norma Riba, Bunga Bank, dan Bagi Hasil di Kalangan Ulama di Era Revolusi Industri 4.0. Kedua, untuk mengetahui perbandingan antara sistem bagi hasil pada perbankan syari’ah dengan sistem bunga pada perbankan konvensional perspektif Ulama dulu dan sekarang di Era Revolusi Industri 4.0. Ketiga, untuk mengetahui Dampak Bunga Bank (Riba) terhadap Perekonomian Negara di Era Revolusi Industri 4.0. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian hukum yang bersifat normatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dengan metodologi penelitian kualitatif, menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan historis, pendekatan komparatif dan pendekatan konseptual. Penelitian ini ditemukan bahwa Norma Riba dalam Ekonomi Islam merupakan masalah khilafiyah begitupun hukum Bunga Bank pada prinsipnya saling toleransi dan saling menghormati serta menghargai antar pendapat harus dikedepankan. Sebab, masing-masing kelompok ulama telah mencurahkan tenaga dalam berijtihad menemukan hukum masalah tersebut, dan pada akhirnya pendapat mereka tetap berbeda. Norma bagi hasil dalam Ekonomi Islam suatu langkah inovatif dalam ekonomi Islam yang tidak hanya sesuai dengan perilaku masyarakat, namun lebih dari itu bagi hasil merupakan suatu langkah keseimbangan sosial dalam memperoleh kesempatan ekonomi. Dengan demikian, sistem bagi hasil dapat dipandang sebagai langkah yang lebih efektif untuk mencegah terjainya konflik kesenjangan antara yang kaya dan si miskin di dalam kehidupan bermasyarakat. Dampak Bunga Bank (Riba) terhadap Perekonomian Negara diantaranya berdampak dari terhadap beberapa sector diantaranya Dampak Ekonomi, Semakin tinggi suku bunga, semakin tinggi pula harga yang akan ditetapkan pada suatu barang. Dampak Sosial Kemasyarakatan, dampak social masyarakat terkait Riba dalam hal pendapatan yang didapatkan secara tidak adil. Dampak Ketahanan Perusahaan, hanya perusahaan yang punya daya ketahananlah yang akan tetap bertahan