EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
Not a member yet
250 research outputs found
Sort by
Procedure for Maintenance of Collateral Goods in the Sharia Economic Perspective in the Subang Branch Pawnshop
Artikel ini membahas tentang pemeliharaan barang jaminan yang merupakan biaya yang dibebankan kepada rahin/nasabah untuk menjaga dan merawat barang jaminan agar tidak hilang dan pada saat dikembalikan sama seperti yang diterima. Jumlah dari biaya yang dibebankan tersebut ditentukan berdasarkan nilai taksiran barang jaminan dan dalam jangka waktu yang ditentukan pada saat akad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aturan pelaksanaan pemeliharaan barang jamian dan untuk mengetahui pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan di Pegadaian Cabang Subang. Dan tinjauan ekonomi syariah tentang pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan serta menyajikan suatu peristiwa yang terjadi di lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan tringulasi data yaitu melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan juga penelitian kepustakaan dengan membaca buku, jurnal, artikel, website yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan di Pegadaian Cabang Subang sudah sesuai dengan fatwa maupun peraturan pemerintah. Dalam fatwa maupun peraturan pemerintah pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan diperbolehkan. Pegadaian berhak mengenakan biaya pemeliharaan barang jaminan kepada nasabah. Akan tetapi penulis tidak menemukan aturan yang menjelaskan mengenai nilai maksimal biaya pemeliharaan barang jaminan atau berapa besar biaya pemeliharaan barang jaminan yang seharusnya ditanggung oleh rahin. Pemeliharaan barang jaminan dibebankan kepada nasabah yaitu tergantung dari kebijakan atau peraturan masing-masing perusahaanArtikel ini membahas tentang pemeliharaan barang jaminan yang merupakan biaya yang dibebankan kepada rahin/nasabah untuk menjaga dan merawat barang jaminan agar tidak hilang dan pada saat dikembalikan sama seperti yang diterima. Jumlah dari biaya yang dibebankan tersebut ditentukan berdasarkan nilai taksiran barang jaminan dan dalam jangka waktu yang ditentukan pada saat akad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aturan pelaksanaan pemeliharaan barang jamian dan untuk mengetahui pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan di Pegadaian Cabang Subang. Dan tinjauan ekonomi syariah tentang pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan serta menyajikan suatu peristiwa yang terjadi di lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan tringulasi data yaitu melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan juga penelitian kepustakaan dengan membaca buku, jurnal, artikel, website yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan di Pegadaian Cabang Subang sudah sesuai dengan fatwa maupun peraturan pemerintah. Dalam fatwa maupun peraturan pemerintah pelaksanaan pemeliharaan barang jaminan diperbolehkan. Pegadaian berhak mengenakan biaya pemeliharaan barang jaminan kepada nasabah. Akan tetapi penulis tidak menemukan aturan yang menjelaskan mengenai nilai maksimal biaya pemeliharaan barang jaminan atau berapa besar biaya pemeliharaan barang jaminan yang seharusnya ditanggung oleh rahin. Pemeliharaan barang jaminan dibebankan kepada nasabah yaitu tergantung dari kebijakan atau peraturan masing-masing perusahaa
Pengelolaan Wakaf Produktif Tanah Sawah Di Yayasan Islam Pondok Pesantren Miftahul Jannah Jatibaru Kecamatan Jatisari Karawang
The purpose of this researech is to find out how the productive waqf management system of paddy land at the islamic fondation Miftahul Jannah Islamic Boarding School in Jatibaru District Jatisari Karawang, and how the distribution of results from productive waqf management of paddy land at the islamic fondation Miftahul Jannah Islamic Boarding School. Type of research used is field research, us for the approach used in this study is a descriptive-qualitative approach. Nadzir as the manager of waqf in the form of protecting waqf assets, nadzir made the Akta Ikrar Wakaf (AIW) to PPAIW so that have legal power in accordance with statutory regulation. In its management, nadzir uses the anual rental system (long-term rental model and hukr), in principle the payment is direct or cash for year. Waqf manager has never reported the management of waqf to the government or related parties because it does not understand the path or procedures for reporting. Management pattern is still included in the traditional consumptive waqf management pattern. The results of the management of waqf land are approved for boarding operation and for boarding improvements or revairs in school hostels, with a 50% share for the repairs or renovations of boarding schools and 50% for operational costs. Operational cost are divided 75% for the honorarium of the teacher council and 25% for the need of the ATK (Office Stationery).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pengelolaan wakaf produktif tanah sawah di Yayasan Islam Pondok Pesantren Miftahul Jannah Jatibaru Kecamatan Jatisari Karawang, dan bagaimana penyaluran hasil dari pengelolaan wakaf produktif tanah sawah di Yayasan Islam Pondok Pesantren Miftahul Jannah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Nadzir sebagai pengelola wakaf dalam rangak melindungi aset harta wakaf, nadzir melakukan pembuatan Akta Ikrar Wakaf (AIW) ke PPAIW supaya mempunyai kekuatan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Nadzir dalam mengelola wakaf tanah sawah dengan cara disewakan dan dalam penentuan penyewaannya menggunakan sistem sewa pertahun (model sewa jangka panjang dan hukr), dalam prinsip pembayarannya secara langsung atau tunai untuk jangka waktu satu tahun. Pengelola wakaf belum pernah melaporkan pengelolaan wakaf kepada pihak pemerintah atau pihak terkait dikarenakan tidak mengerti jalur atau tata cara pelaporannya. Dalam pola pengelolaannya masih termasuk dalam pola pengelolaan wakaf tradisional konsumtif. Hasil dari pengelolaan wakaf tanah sawah di peruntukan untuk operasional pondok pesantren dan untuk perbaikan atau renovasi ringan di pondok pesantren, dengan pembagian 50% untuk perbaikan atau renovasi ringan pondok pesantren dan 50% untuk biaya operasional pondok pesantren. Biaya operasional dibagi diperuntukannya 75% untuk honor dewan guru dan 25% untuk kebutuhan ATK (Alat Tulis Kantor)
Implementasi Akad Murabahah Dan Rahn Pada Produk Cicil Emas Di Bank Syari’ah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Subang
This article was conducted with the aim to find out the murabahah and Rahn contract systems for the Gold Installment financing product, implementation of murabahah financing contract and rahn contract on Gold Installment financing products at Bank Syari’ah Mandiri KCP Subang and Benefits of the implementation of murabahah and rahn contracts in gold installment financing products at Bank Syariah Mandiri KCP Subang Sub-Branch Bank in 2019 descriptive method with qualitative data types. Data collection techniques are done by observation, interviews, and documentation studies. The primary sources are BSM Subang KCP employees, and Subang KSM BSM documents relating to the gold installment payment. Secondary data in the form of books about shariah economics, the internet, and other data that support this thesis. The results showed that the implementation of the gold installment product system in Subang KCP BSM was in accordance with Islamic shariah teachings. The problem that occurs is the lack of promotion or socialization held by the BSM regarding this gold installment product. The advice given to fix the problem faced is the need for various ways such as socialization with customers, because after researching the product in accordance with Islamic sharia.
Keywords: Murabahah contract, Rahn contract, Gold installment
Investasi emas merupakan investasi yang relatif aman. Emas banyak dipergunakan sebagai standar keuangan di berbagai negeri di dunia, investasi emas berupa logam mulia adalah investasi yang paling mudah dikarenakan dapat digunakan sebagai pelindung nilai saat kritis, Namun untuk melakukan invetasi logam mulia, investor memerlukan biaya awal yang tidak sedikit. Guna mengatasi masalah tersebut bank syariah meluncurkan produk cicil emas dimana para nasabah dapat membeli emas secara cicil melalui bank syariah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sistem akad murabahah dan akad Rahn pada produk pembiayaan Cicil Emas, implementasi akad pembiayaan murabahah dan akad rahn pada produk pembiayaan Cicil Emas di Bank Syari’ah Mandiri KCP Subang dan Manfaat pelaksanaan akad murabahah dan rahn dalam produk pembiayaan cicil emas di Bank Syari’ah Mandiri KCP Subang tahun 2019 metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun sumber primernya adalah para pegawai BSM KCP Subang, dan dokumen BSM KCP Subang yang berhubungan dengan pembayaan Cicil Emas. Data sekundernya berupa buku-buku tentang ekonomi syari’ah, internet, dan data lainnya yang mendukung skripsi ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengimplentasian sistem produk cicil emas di BSM KCP Subang sudah sesuai dengan syari’at ajaran islam. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya promosi atau sosialisasi yang diadakan oleh pihak BSM mengenai produk cicil emas ini
Pengaruh Promosi dan Harga Terhadap Peningkatan Jumlah Nasabah Produk Akad Murabahah Di BPRS Artha Madani Cabang Cikampek
Abstract— This research was conducted at the BPRS Artha Madani branch Cikampek. The problem that occurs in the field is a decrease in the number of customers that occurred in 2018. Total all sample of 84 peoples. Researchers use the theory of Philip Kotler to be a reference in developing the theoretical foundation that studies the concepts of marketing, promotion and price. Primary data collection through interviews with branch heads. Distribution of questionnaires, with respondents determined using the Slovin formula. The method used in this study is a quantitative method, a method that uses numbers in each result and is tested using the SPSS application. Data analysis techniques used in this study are data validity, data reliability, for the classical assumption test using the normality test, multicolleration test, and heteroscedastic test. Whereas the hypothesis test uses the determination test, partial test (t test), multiple linear regression, and simultaneous test (f test). The results showed that the promotion variable did not significantly influence the percentage of 24.20%. Meanwhile, the price variable significantly affected the percentage of 63.65% on the increase in the number of customers. Based on the simultaneous test (f test) that has been done that the promotion and price variables together affect the increase in the number of customers. The results of the determination test or R2 that have been done get the results that, promotion and price affect the increase in the number of customers by 51.9% and the remaining 48.1% is influenced by other variables outside the study.
Keywords—: Promotion And Price, Increase In Number, Murabahah Contract.Intisari— Penelitian ini dilaksanakan di BPRS Artha Madani cabang Cikampek. Masalah yang terjadi dilapangan adalah penurunan jumlah nasabah yang terjadi pada tahun 2018. Dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang. Peneliti menggunakan teori Philip Kotler untuk menjadi acuan dalam pengembangan landasan teori yang mempelajari mengenai konsep pemasaran, promosi dan harga. Pengumpulan data primer melalui wawancara dengan kepala cabang. Penyebaran kuisioner, dengan responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, yaitu metode yang menggunakan angka-angka di setiap hasilnya dan diuji menggunakan aplikasi SPSS. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas data, reliabilitas data, untuk uji asumsi klasik menggunakan uji normalitas, uji multikolerasi, serta uji heteroskedastis. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji determinasi, uji parsial (uji t), regresi linier berganda, dan uji simultan (uji f). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel promosi tidak berpengaruh secara signifikan dengan presentase sebesar 24,20%. Sementara, untuk variabel harga berpengaruh secara signifikan dengan presentase sebesar 63,65% terhadap peningkatan jumlah nasabah. Berdasarkan uji simultan (uji f) yang telah dilakukan bahwa variabel promosi dan harga secara bersama-sama mempengaruhi peningkatan jumlah nasabah. Hasil uji determinasi atau R2 yang telah dilakukan mendapatkan hasil bahwa, promosi dan harga mempengaruhi peningkatan jumlah nasabah sebesar 51,9% dan sisanya 48,1% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian.
Kata kunci— Promosi Dan Harga, Peningkatan Jumlah Nasabah, Produk Akad Muraabahah
Kajian Ekonomi Syariah Dalam Pelaksanaan Asuransi Jaminan Kesehatan Pada Faskes Pertama Layanan BPJS Puskesmas Palasari Subang
This research was conducted at the Palasari Ciater Health Center in Subang Regency. Puskesmas is one of the first-level health institutions in collaboration with BPJS. BPJS is a legal entity formed to organize social security programs, BPJS consists of BPJS Health and BPJS Employment. BPJS Health runs a health insurance program, while BPJS Employment operates a work accident insurance program, old age insurance, pension insurance and death insurance. This study aims to find out how the implementation of BPJS Health in the first Health Center in Palasari Ciater Subang Health Center and how the view of the Ekonmi Syariah related to the implementation of the first level BPJS Health in the first Health Center in Palasari Ciater Subang Health Center. This type of research is qualitative using descriptive analysis method. Data sources used include primary and secondary data. From the results of the discussion the researchers found that in its implementation all Indonesian citizens were required to become members of the Health BPJS. In its implementation at the Palasari Puskesmas openly serves all the important BPJS Health participants, they come to the Puskesmas carrying a card and then click on the ticket and they are active members. The implementation of health insurance (BPJS Kesehatan) at the Palasari Health Center in terms of service has been carried out in accordance with the law, and in accordance with the Sharia Economy.Abstrak-Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Palasari Ciater Kabupaten Subang. Puskesmas adalah salah satu lembaga kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS. BPJS merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial, BPJS terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Kesehatan menyelenggarakan program jaminan kesehatan, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan program Jaminan kecelakaan kerja, Jaminan hari tua, Jaminan pensiun dan Jaminan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan BPJS Kesehatan di Faskes pertama Puskesmas Palasari Ciater Subang dan bagaimana pandangan Ekonmi Syariah terkait pelaksanaan BPJS Kesehatan tingkat pertama di Faskes pertama Puskesmas Palasari Ciater Subang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Dari hasil pembahasan peneliti mendapatkan bahwa dalam pelaksanaannyaseluruh warga Negara Indonesia diwajibkan untuk menjadi kepesertaan dari BPJS Kesehatan. Dalam pelaksanaannya di Puskesmas Palasari melayani dengan terbuka seluruh peserta BPJS Kesehatan yang penting mereka datang ke Puskesmas membawa kartu lalu di klik di tiketnya dan mereka merupakan anggota aktif. Pelaksaan jaminan kesehatan (BPJS Kesehatan) di Puskesmas Palasari dari segi pelayanan telah dilaksanakan sesuai dengan perundang-undangan, dan sesuai dengan Ekonomi Syariah
Analisis Pelaksanaan Akad Murabahah Pada Pembiayaan Mikro di Bank BRI Syariah Kcp Subang.
This article discusses Analysis of the Implementation of the Murabahah Agreement on Micro Financing at BRI Syariah Subculture Bank BRI. Sharia Economics Study Program, STIES Syariah Indonesia Purwakarta, 1441 H / 2019 M. Micro financing is bank financing to individual customers or business entities engaged in the MSME sector to finance their business needs through working capital financing or investment financing. Murabaha contract is the provision of funds or bills which can be equaled for the sale and purchase of goods at the principal price plus a margin based on the agreement or agreement between the Bank and the customer which requires the customer to repay his debt / obligation. This study aims to find out how the implementation of murabaha contract on micro financing at Bank Syariah Syariah Kcp Subang. And to find out the analysis of the implementation of the murabaha contract on micro financing at the BRI Syariah Subcapital Bank BRI. This research is a type of descriptive qualitative research that examines the implementation of murabaha contracts on micro financing at BRI Syariah Subcapit Bank BRI. The research data consisted of primary and secondary data obtained through questionnaires, observations, interviews and documentation. The data obtained were then analyzed using descriptive analysis methods. The results of this study note that the implementation of the murabahah contract on micro financing is theoretically the murabahah contract conducted by BRI Syariah Subcapitary Bank in conducting micro financing it can be said to be sharia when making a wakalah agreement first before making the murabahah contract after the item in question has become the property of the bank . Then the Bank sells it to the customer plus profit margins to be paid by the customer in a certain period, in accordance with the initial agreement.Artikel ini membahas tentang Analisis Pelaksanaan Akad Murabahah Pada Pembiayaan Mikro di Bank BRI Syariah Kcp Subang. Program Studi Ekonomi Syariah, STIES Syariah Indonesia Purwakarta, 1441 H/2019 M. Pembiayaan mikro adalah pembiayaan bank kepada nasabah perorangan atau badan usaha yang bergerak di bidang UMKM untuk membiayai kebutuhan usahanya melalui pembiayaan modal kerja atau pembiayaan investasi. Akad murabahah adalah penyedian dana atau tagihan yang yang dapat dipersamakan dengan itu untuk transaksi jual beli barang sebesar harga pokok ditambah margin berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara Bank dengan nasabah yang mewajibkan nasabah untuk melunasi hutang/kewajibannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan akad murabahah pada pembiayaan mikro di Bank BRI Syariah Kcp Subang. Dan untuk mengetahui analisis pelaksanaan akad murabahah pada pembiayaan mikro di Bank BRI Syariah Kcp Subang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang meneliti tentang pelaksanaan akad murabahah pada pembiayaan mikro di Bank BRI Syariah Kcp Subang. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisi deskriptif. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan akad murabahah pada pembiayaan mikro yakni secara teori akad murabahah yang dilakukan oleh Bank BRI Syariah Kcp Subang dalam melakukan pembiayaan mikro dapat dikatakan syariah apabila melakukan akad wakalah terlebih dahulu baru melakukan akad murabahah setelah barang yang dimaksud sudah menjadi milik bank. Kemudian pihak Bank menjualnya kepada nasabah ditambah margin keuntungan untuk dibayar nasabah pada jangka waktu tertentu, sesuai dengan kesepakatan awal
Pelaksanaan Bagi Hasil Simpanan dan Pembiayaan Mudharabah Di BMT Al-Amanah Cabang Subang
The purpose of this study is to determine the Mudharabah profit sharing provisions according to the scholars, to know the implementation of Mudharabah savings and financing profit sharing, and to determine the impact of Mudharabah profit sharing and financing. The research method used is qualitative with an empirical approach. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. In this study the data source consisted of primary data and secondary data. Primary data obtained from the field and secondary data consist of references, books, and sources from the internet. Research results show that Mudharabah savings and financing carried out at BMT Al-Amanah that is using mudlaabah mutlaqah and profit sharing ratio used is revanue sharing, according to ulama Mudharabah agreements may be carried out on agreed terms or conditions. In BMT Al-Amanah the profit sharing ratio differs only in calculation or distribution, there is a 50:60 ratio sharing 50:50 depending on the agreement made by both parties, then the benefits or positive impact can help members in saving funds or in funding funds, and can Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketentuan bagi hasil Mudharabah menurut para ulama, mengetahui pelaksanaan bagi hasil simpanan dan pembiayaan Mudharabah, dan untuk mengetahui dampak dari bagi hasil simpanan dan pembiayaan Mudharabah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data Primer diperoleh dari hasil lapanganan data sekunder terdiri dari referensi, buku-buku, dan sumber dari internet. Hasil Penelitian menunjukan bahwa simpanan dan pembiayaan Mudharabah yang dilakukan di BMT Al-Amanah yaitu menggunkan Mudharabah mutlaqah dan nisbah bagi hasil yang dipakai adalah revanue sharing, menurut para ulama akad Mudharabah boleh dilakukan dengan syarat atau ketentuan yang sudah disepakati. Di BMT Al-Amanah ini nisbah bagi hasil hanya beda dalam penghitungan atau pembagian saja, pembagian nisbah 40:60 ada yang 50:50 tergantung dari kesepakatan yang dilakukan kedua belah pihak, selanjutnya manfaat atau dampak positif dapat membantu para anggota dalam melakukan penyimpanan dana maupun dalam pembiayaan dana, dan juga dapat membatu dan mengembangkan BMT Al-Amanah dalam mengelola dan membesarkan lembaga keuangan tersebu
Analisis Pengelolaan Dana Tabarru (Asuransi Jiwa Syariah) dalam Produk Pembiyaaan di BMT Mardhatillah Berkah Karawang
Non-bank Islamic financial institutions such as BMT must be able to conduct a good financing risk management system so that the risks that occur can be minimized, while the efforts made by BMT Mardhatillah Berkah Karawang in minimizing it by charging each member who is doing Financing by paying Tabarru funds and that paid only once when members make funding disbursements. The purpose of this study is to determine the management of Tabarru funds in Financing Products at BMT Mardhatillah Berkah and to determine the implementation of the Tabarru contract which was carried out at the time of financing. Tabarru ’can be interpreted as donations, grants, benevolent funds, or alms. Whereas those who make donations are called mutabarri or generous. Based on the research results of each member who conducts Financing at BMT, Be it Murabahah, Mudharabah, and Rahn Financing, there will be Tabarru Funds that must be paid at the time of Funding Disbursement where Tabarru funds will be used to help each other or bear one another if there is a risk of death among BMT members. In the Tabarru contract, the Member gives a grant which will be used to help other BMT Members who experience an accident or an event that is outside of human will, so that the funds are separated from other funds.Lembaga keuangan Syariah non bank seperti BMT harus bisa melakukan sistem manajemen resiko pembiayaan yang baik agar resiko yang terjadi dapat diminimalisir, adapun upaya yang dilakukan oleh pihak BMT Mardhatillah Berkah Karawang dalam meminimalisirnya dengan cara membebankan pada setiap anggota yang melakukan Pembiayaan dengan membayar dana Tabarru dan itu di bayarkan sekali saja pada saat anggota melakukan pencairan pembiayaan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan dana Tabarru dalam Produk Pembiayaan di BMT Mardhatillah Berkah dan untuk mengetahui Penerapan akad Tabarru yang dilakukan pada saaat pembiayaan. Tabarru’ dapat diartikan seperti sumbangan, hibah, dana kebajikan, atau derma. Sedangkan orang yang memberikan sumbangan disebut dengan mutabarri’ atau dermawan. Berdasarkan hasil penelitian setiap anggota yang melakukan Pembiayaan di BMT, Baik itu Pembiayaan Murabahah, Mudharabah, Dan Rahn, akan ada Dana Tabarru yang harus dibayarkan pada saat Pencairan Pembiayaan dimana dana Tabarru ini akan digunakan untuk saling membantu atau saling menanggung apabila ada resiko meninggal dunia diantara anggota BMT. Dalam akad Tabarru’, Anggota memberikan hibah yang akan digunakan untuk menolong Anggota BMT lainnya yang mengalami musibah atau kejadian diluar kehendak manusia, sehingga dana tersebut dipisahkan dengan dana lainnya
Analisis Penerapan Strategi Harga Dan Diferensiasi Produk Dalam Keunggulan Bersaing Di Sekolah Alam Purwakarta
The purpose of this research are to know the price strategies of competitive advantaes that is adopted at the Sekolah Alam Purwakarta and how Sekolah Alam Purwakarta presents products differentiation in provding education that is conceptualized according to student needs. The approach of this research uses a qualitative approach. Which is a descriptive study and tends to use analysis with an inductive approach. The competitive advantage strategies applied for educational institutions through the Sekolah Alam Purwakarta pricing strategy involves various parties from Yasasan, Schools, and Parents, and has a pricing policy that is in accordance with government policy, a pricing channel that involves committees as parents\u27 representatives , a clear factor so that price changes can be accounted for, as well as obstacles that have a solution. The second adventage are presenting product differentiation in the form of typical programs. That are morning activity, outbond, home visit, bussines day, fun advanture (camping/ tracking), farming, cooking spesial events, experiments, aquaplays, educational visits, lunches, midday prayers, suttle using companion teacher, trash bank, interships, and backpackers.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui strategi harga dalam keunggulan bersaing yang diterapkan di Sekolah Alam Purwakarta dan mengetahui cara Sekolah Alam Purwakarta menghadirkan diferensiasi produk dalam menyajikan pendidikan yang berkonsep islami sesuai dengan kebutuhan siswa. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif merupakan riset bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Strategi keunggulan bersaing yang diterapkan untuk lembaga pendidikan melalui strategi harga Sekolah Alam Purwakarta melibatkan berbagai pihak dari Yasasan, Sekolah, dan Orangtua, serta memiliki kebijakan penetapan harga yang sesuai dengan kebijakan pemerintah, alur penetapan harga yang melibatkan komite sebagai perwakilan orangtua, faktor yang jelas sehingga dalam perubahan harga bisa dipertanggung jawabkan, serta hambatan yang ada solusinya. Keunggulan yang kedua menghadirkan diferensiasi produk berupa program-program khas meliputi morning activity, outbond, home visit, bussiness day, fun advanture (camping/ tracking), farming, cooking, spesial events, eksperimen, aquaplay, kunjungan edukatif, makan siang, sholat dzuhur berjama’ah, antar-jemput menggunakan guru pendamping, Nabung Sampah (Bank Sampah), magang, dan backpacker
Pengaruh Pelayanan Islami Terhadap Kepuasan Konsumen Di 212 Mart Purwakarta
The purpose of this research is to measure and analyze how much influence the Islamic service has on consumer satisfaction at 212 Mart Purwakarta. The sample of this research is 212 Mart Purwakarta consumers as many as 92 people. The formula for determining the sample uses the Slovin formula. Data collection was carried out by distributing questionnaires using a Likert scale to 92 respondents. The method used is a quantitative method, a method that uses numbers and then analyzed using the SPSS version 25 program. Data analysis techniques used in this study are validity, reliability, classical assumption tests include normality and linearity tests, while hypothesis testing include partial test (t), coefficient of determination analysis (r2) and simple regression analysis. The results showed that the independent variable (Islamic service) was proven to be positive and significant effect on the dependent variable (Consumer Satisfaction) of 57.7% with a significance value of 0,000 <0.05 and a regression coefficient of X of 0.281 which means that each addition of 1% value Islamic services, the value of consumer satisfaction increases by 0.281. while the remaining 42.3% by other variables outside the variables used in this study.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis seberapa besar pengaruh pelayanan Islami terhadap kepuasan konsumen di 212 Mart Purwakarta. Sampel penelitian ini yaitu konsumen 212 Mart Purwakarta sebanyak 92 orang. Rumus penentuan sampel menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner yang menggunakan skala Likert kepada responden sebanyak 92 orang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, yaitu metode yang menggunakan angka-angka kemudian dianalisis menggunakan program SPSS versi 25. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik meliputi uji normalitas dan uji linearitas, sedangkan uji hipotesis meliputi uji parsial (t), analisis koefisien determinasi (r2) serta analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen (Pelayanan Islami) terbukti secara positif dan signifikan berpengaruh terhadap variabel dependen (Kepuasan Konsumen) sebesar 57,7% dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi X sebesar 0,281 yang artinya bahwa setiap penambahan 1% nilai pelayanan Islami, maka nilai kepuasan konsumen bertambah sebesar 0,281. sedangkan sisanya sebesar 42,3% oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan dalam penelitian ini