EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
Not a member yet
    250 research outputs found

    Pengaruh Pemasaran Syariah, Kualitas Produk, Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Di Tiktok Shop Pada Generasi Z Di Jepara

    Full text link
    The rapid development of e-commerce and social media has changed the landscape of consumer behavior, particularly among Generation Z. TikTok Shop is emerging as a significant platform in influencing purchasing decisions through creative and interactive content. In this context, sharia marketing is an important aspect, as awareness of Islamic values in consumption increases. This study aims to find out the TikTok Shop purchase decision in generation Z in Jepara which is influenced by sharia marketing, product quality, and price. The population in this study is Generation Z who use the TikTok Shop application in Jepara. Sampling was done using the purposive sampling method, with a sample of 100 respondents. The method used in the study is in the form of a quantitative method with multiple linear regression analysis through SPSS software version 30. The type of data in this study is from primary data, using a questionnaire. This study found that Sharia Marketing does not have a significant influence on purchase decisions, product quality has a significant influence on purchase decisions, and Price has a significant influence on purchase decisions. These findings confirm that the integration of sharia values in digital marketing strategies can increase product attractiveness among Generation Z. In addition, maintaining product quality and price remains crucial in maintaining consumer loyalty. The practical implication of this study is the need for business people to adopt a marketing approach that is in line with sharia principles and focus on improving product quality to meet the expectations of generation z consumers in Jepara who are increasingly selective.Perkembangan pesat pada e-commerce dan media sosial telah mengubah lanskap perilaku konsumen, khususnya di kalangan Generasi Z. TikTok Shop muncul sebagai platform yang signifikan dalam memengaruhi keputusan pembelian melalui konten kreatif dan interaktif. Dalam konteks ini, pemasaran syariah menjadi aspek penting, seiring meningkatnya kesadaran akan nilai-nilai Islam dalam konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keputusan pembelian TikTok Shop pada generasi Z di Jepara yang dipengaruhi oleh pemasaran syariah, kualitas produk, dan harga. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z pengguna aplikasi TikTok Shop di Jepara. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel 100 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian berupa metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 30. Jenis data dalam penelitian ini dari data primer, dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini menemukan bahwa Pemasaran syariah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, kualitas produk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, dan harga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai syariah dalam strategi pemasaran digital dapat meningkatkan daya tarik produk di kalangan Generasi Z. Selain itu, menjaga kualitas produk dan harga agar tetap krusial dalam mempertahankan loyalitas konsumen. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya pelaku bisnis untuk mengadopsi pendekatan pemasaran yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah dan fokus pada peningkatan kualitas produk guna memenuhi ekspektasi konsumen generasi z di Jepara yang semakin selektif

    Analisis Penyaluran Dana Zakat Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Pada Lembaga Zakat Dompet Dhuafa Lampung

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di Indonesia, di mana kualitas sumber daya manusia yang rendah dan ketimpangan pendapatan menjadi faktor utama. Zakat sebagai instrumen keuangan syariah memiliki potensi besar untuk mengentaskan kemiskinan melalui penyaluran yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi. Dompet Dhuafa Lampung sebagai lembaga amil zakat nasional menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan mustahik, namun pelaksanaannya menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya dan persaingan dengan lembaga sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dompet Dhuafa Cabang Lampung dalam menyalurkan dana zakat melalui program pemberdayaan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dhuafa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research) serta didukung data sekunder dari laporan lembaga dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dompet Dhuafa Lampung telah melaksanakan berbagai program seperti DD Farm, Kantin Kontainer, Bedah Warung, dan Magotin yang berfokus pada peningkatan kemandirian mustahik. Program tersebut berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, keterampilan usaha, dan kesejahteraan penerima manfaat. Kendati demikian, pelaksanaannya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan SDM pendamping, dana operasional, serta tantangan dalam mencetak local leader yang kompeten. Selain itu, persaingan dengan lembaga amil zakat (LAZ) lain turut menjadi ancaman bagi keberlangsungan dan kepercayaan muzakki. Melalui konsep no exit program dan wheel entrepreneur, Dompet Dhuafa Lampung berhasil membentuk siklus pemberdayaan berkelanjutan yang menjadikan mustahik mandiri sebagai pembina bagi mustahik baru. Dengan demikian, zakat produktif berperan penting dalam mendorong kemandirian dan pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dompet Dhuafa Cabang Lampung dalam menyalurkan dana zakat melalui program pemberdayaan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dhuafa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (penelitian lapangan) serta didukung data sekunder dari laporan lembaga dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dompet Dhuafa Lampung telah melaksanakan berbagai program seperti DD Farm, Kantin Kontainer, Bedah Warung, dan Magotin yang fokus pada peningkatan kemandirian mustahik. Program tersebut berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, keterampilan usaha, dan kesejahteraan penerima manfaat. Kendati demikian, pelaksanaannya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan SDM pendamping, dana operasional, serta kesulitan dalam mencetak pemimpin daerah yang kompeten. Selain itu, persaingan dengan lembaga amil zakat (LAZ) lainnya juga menjadi ancaman bagi keberlangsungan dan kepercayaan muzakki. Melalui konsep no exit program dan wheel enterpreneur, Dompet Dhuafa Lampung berhasil membentuk siklus pemberdayaan berkelanjutan yang menjadikan mustahik mandiri sebagai pembina bagi mustahik baru. Dengan demikian, zakat produktif berperan penting dalam mendorong kemandirian dan pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan

    Pemberdayaan Tanah Wakaf Sebagai Media Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Kadumekar

    Full text link
    Based on the results of observations, the PKM team found several unique phenomena related to the empowerment of waqf land as a medium for local wisdom-based food security in Kadumekar Village, one of which is that public cemetery waqf land is still rarely used for the benefit of the community, the knowledge and behavior of the community who still blame each other regarding the use of waqf land, the harvest from the use of waqf land is used for the benefit of the community and the operation of the waqf manager. The purpose of this PKM is to carry out the empowerment of waqf land as a medium for local wisdom-based food security in Kadumekar Village. This PKM method uses observation, socialization and mentoring, monitoring and evaluation. The conclusion in this PKM is that the level of understanding of PKM partners before the implementation of mentoring activities gets a minimum score of 10/100 and the highest gets a score of 60/100, but after the implementation of mentoring activities gets a minimum score of 60/100, and a maximum score of 100/100. When averaged, the level of understanding of PKM partners has changed from an average score of 25.5 points in the category of very not understanding, changing drastically to 87 points in the category of very understanding. This achievement according to the PKM team is a very significant achievement. In addition, this PKM has a positive impact on the community in the form of understanding the definition of waqf land in detail, food security, the benefits of waqf land, utilization of waqf land based on local wisdom, challenges in utilizing waqf land, opportunities for diversification of waqf land management, waqf land management models, challenges in empowerment and knowing the positive impact of waqf land empowerment.Berdasarkan hasil observasi, tim PKM menemukan beberapa fenomena unik terkait pemberdayaan tanah wakaf sebagai media ketahanan pangan berbasis kearifan lokal di Desa Kadumekar, salah satunya masih jarang tanah wakaf pemakaman umum dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, pengetahuan dan perilaku masyarakat yang masih saling menyalahkan terkait pemanfaatan lahan wakaf, hasil panen dari pemanfaatan lahan wakaf digunakan untuk kepentingan masyarakat dan operasional pengelola wakaf. Tujuan PKM ini untuk melaksanakan pemberdayaan tanah wakaf sebagai media ketahanan pangan berbasis kearifan lokal di Desa Kadumekar. Metode PKM ini menggunakan observasi, sosialisasi dan pendampingan, monitoring dan evaluasi. Kesimpulan dalam PKM ini bahwa tingkat pemahaman mitra PKM sebelum dilaksanakan kegiatan pendampingan mendapatkan nilai minimal 10/100 dan paling tinggi mendapatkan nilai 60/100, namun setelah dilaksanakan kegiatan pendampingan mendapatkan nilai minimal 60/100, dan nilai maksimal 100/100. Jika dirata-ratakan tingkat pemahaman mitra PKM mengalami perubahan dari nilai rata-rata 25,5 poin kategori sangat tidak memahami, berubah drastis menjadi 87 poin dengan kategori sangat memahami. Pencapaian ini menurut tim PKM merupakan pencapaian yang sangat siginifikan. Selain itu, PKM ini memberikan dampak positif bagi masyarakat berupa sudah memahami pengertian tanah wakaf secara detail, ketahanan pangan, manfaat tanah wakaf, pemanfaatan tanah wakaf berbasis kearifan lokal, tantangan dalam memanfaatkan tanah wakaf, peluang diversifikasi pengelolaan tanah wakaf, model pengelolaan tanah wakaf, tantangan dalam pemberdayaan dan mengetahui dampak positif pemberdayaan tanah wakaf

    Analisis Akad Salam Dalam Jual Beli Online di Jajanan Retjeh Purwakarta

    Full text link
    Jajanan Retjeh Purwakarta merupakan salah satu jajanan online yang berdiri saat pandemi covid-19 yakni tahun 2021, pengikut Jajanan Retjeh Purwakarta di media sosial sudah lumayan banyak, indikasi masalah penelitian ini stok produk di akun media sosial sering mengalami tidak up to date, strategi pengiriman masih kurang tepat, karena masih banyak pesanan yang sering terlambat sampai ke pembeli. Tujuan penelitian untuk mengetahui praktik jual beli online di Jajanan Retjeh Purwakarta, dan untuk mengetahui tinjauan akad salam pada pesanan online di Jajanan Retjeh Purwakarta. Metodologi penelitian yang digunakan merupakan penelitian lapangan (field study) yang bersifat kualitatif deskriptif. Sumber data primer dan sumber melalui observasi dan wawancara. Sample informan menggunakan purposive sampling dengan 10 informan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik jual beli online di Jajanan Retjeh Purwakarta melalui beberapa tahapan, mulai dari promosi di media sosial, pemesanan, pembayaran, hingga pengiriman dan proses klaim jika terjadi masalah. Namun, transaksi jual beli online ini belum sepenuhnya sesuai dengan Akad Salam menurut Fatwa DSN MUI Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000, terutama karena adanya pembayaran dengan sistem COD yang tidak dilakukan di awal kontrak serta keluhan terkait kualitas produk dan keterlambatan pengiriman. Dampaknya, diperlukan penyesuaian sistem transaksi agar lebih sesuai dengan prinsip syariah, seperti memastikan pembayaran dilakukan di awal dan meningkatkan kualitas serta ketepatan waktu pengiriman, sehingga kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan dapat meningkat

    Pendampingan Pemasaran Produk UMKM Melalui Bazar di Desa Ciparungsari Cibatu Purwakarta

    Full text link
    Perkembangan sektor UMKM ini bergantung pada calon konsumen, inovasi serta kreativitas dari para pelaku UMKM. Faktanya, pelaku UMKM di Desa Ciparungsari menghadapi kendala kurangnya dukungan dan pemasaran produk mereka. Kurangnya pemahaman pasar bagi UMKM, sehingga UMKM belum mampu mengidentifikasi kebutuhan konsumen. Selain itu, kurangnya promosi terhadap produk yang dijual. Kurangnya promosi disebabkan karena pelaku UMKM kurang memahami cara promosi yang tepat. Serta, kurangnya inovasi terhadap produk yang dijual sehingga mengakibatkan tampilan atau rasanya masih monoton atau biasa. Tujuan PKM ini tentang melakukan pendampingan pemasaran produk pada pelaku UMKM di Desa Ciparungsari, melalui kegiatan bazar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan pendampingan, praktik, dan evaluasi. Hasil PKM dapat disimpulkan bahwa,pelaku UMKM di Desa Ciparungsari sudah memahami pentingnya pemahaman pasar untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan konsumen. Selain itu, sudah memahami terkait pentingnya promosi dengan memanfaatkan media digital untuk melakukan promosi, serta pelaku UMKM telah memahami pentingnya inovasi terhadap suatu produk untuk menarik perhatian pembeli atau konsumen.Perkembangan sektor UMKM ini bergantung pada calon konsumen, inovasi serta kreativitas dari para pelaku UMKM. Faktanya, pelaku UMKM di Desa Ciparungsari menghadapi kendala kurangnya dukungan dan pemasaran produk mereka. Kurangnya pemahaman pasar bagi UMKM, sehingga UMKM belum mampu mengidentifikasi kebutuhan konsumen. Selain itu, kurangnya promosi terhadap produk yang dijual. Kurangnya promosi disebabkan karena pelaku UMKM kurang memahami cara promosi yang tepat. Serta, kurangnya inovasi terhadap produk yang dijual sehingga mengakibatkan tampilan atau rasanya masih monoton atau biasa. Tujuan PKM ini tentang melakukan pendampingan pemasaran produk pada pelaku UMKM di Desa Ciparungsari, melalui kegiatan bazar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan pendampingan, praktik, dan evaluasi. Hasil PKM dapat disimpulkan bahwa,pelaku UMKM di Desa Ciparungsari sudah memahami pentingnya pemahaman pasar untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan konsumen. Selain itu, sudah memahami terkait pentingnya promosi dengan memanfaatkan media digital untuk melakukan promosi, serta pelaku UMKM telah memahami pentingnya inovasi terhadap suatu produk untuk menarik perhatian pembeli atau konsumen

    Analisis Pemahaman Masyarakat Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta Pada Bank Syariah

    Full text link
    Based on field observations in Pasirmunjul Village, Sukatani, Purwakarta, a number of issues were identified that reflect the suboptimal role of Islamic banks in the economic life of the community. First, limited physical access to Islamic financial institutions means that people have to travel long distances to the city center to conduct transactions. Second, the large number of majelis taklim (Islamic study groups) has not been utilized as a medium for educating people about the Islamic banking system. Third, the majority of the community are still customers of conventional banks due to the lack of information and socialization about Islamic banks. Fourth, MSME players in this village still apply for capital through conventional banks because it is difficult to reach Islamic financial institutions. This condition shows a gap between the potential of Islamic values that live in the community and the implementation of the Islamic financial system in their economic practices. The purpose of this study is to determine the knowledge and understanding of the community of Pasirmunjul Sukatani Purwakarta Village regarding Islamic banks. This study uses a qualitative descriptive method, with primary data obtained from interviews and observations with village officials and the community of Pasirmunjul Sukatani Purwakarta Village, involving 28 informants. The conclusion of this study is that the knowledge of the people of Pasirmunjul Sukatani Purwakarta Village about Islamic banks is still limited to knowing that Islamic banks exist, but they do not clearly understand the mechanisms and operations of Islamic banks, nor do they know the products and services offered by Islamic banking institutions. Furthermore, the understanding of the people of Pasirmunjul Sukatani Purwakarta Village regarding Islamic banks is still limited to mere awareness, and only a portion of the community has a clear understanding of Islamic banks. The lack of understanding among the community regarding Islamic banks is due to the limited information and education provided by Islamic banks. As a result, the potential for the development of Islamic banking in the area is hindered, and the community cannot optimally utilize Islamic financial services in accordance with the more ethical and inclusive principles of Islamic banking.Berdasarkan hasil observasi lapangan di Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta, ditemukan sejumlah persoalan yang mencerminkan belum optimalnya peran bank syariah dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Pertama, keterbatasan akses fisik terhadap lembaga keuangan syariah membuat masyarakat harus menempuh jarak yang jauh ke pusat kota untuk melakukan transaksi. Kedua, banyaknya pengajian majelis taklim belum dimanfaatkan sebagai media edukasi tentang sistem perbankan syariah. Ketiga, mayoritas masyarakat masih menjadi nasabah bank konvensional akibat minimnya informasi dan sosialisasi mengenai bank syariah. Keempat, pelaku UMKM di desa ini masih mengajukan permodalan melalui bank konvensional karena sulitnya menjangkau lembaga keuangan syariah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi nilai-nilai Islam yang hidup di tengah masyarakat dan implementasi sistem keuangan syariah dalam praktik ekonomi mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta terhadap bank syariah. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dengan sumber data primer didapatkan dari hasil wawancara dan observasi dengan aparatur Desa dan masyarakat Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta sebanyak 28 informan. Kesimpulan penelitian ini bahwa pengetahuan masyarakat Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta terhadap bank syariah masih hanya sekedar tahu adanya bank syariah, tetapi tidak mengetahui secara jelas mengenai mekanisme dan operasional bank syariah, serta tidak mengetahui produk dan layanan yang terdapat pada lembaga bank syariah. Selanjutnya, pemahaman masyarakat Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta terhadap bank syariah masih hanya sekedar tahu tetapi tidak memahami secara pasti tentang bank syariah, hanya sebagian masyarakat saja yang paham tentang bank syariah. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap bank syariah, dikarenakan minimnya informasi dan edukasi yang didapatkan dari pihak bank syariah. Dampaknya, potensi perkembangan perbankan syariah di wilayah tersebut menjadi terhambat, dan masyarakat tidak dapat memanfaatkan layanan keuangan syariah secara optimal sesuai prinsip syariah yang lebih etis dan inklusif

    Analisis Penghasilan Monetisasi Google AdSense Pada Website Prakata.Id Dalam Perspektif Ekonomi Syariah

    Full text link
    The migration of mass media to the internet has made many digital advertising companies appear, one of which is Google AdSense as the largest advertising company opening advertising services. Prakata.id is one of the websites that has collaborated with Google AdSense, indexed by search engines, and is a source of website income. The purpose of this research is to find out the mechanism of cooperation and monetisation of Google AdSense with the Prakata.id website and to find out the monetisation income of Google AdSense on the Prakata.id Website from a sharia economic perspective. The method used in this research is descriptive qualitative method, primary data sources obtained from interviews and observations about Google AdSense monetisation on the website to the editorial board of the Prakata.id Website, National Press Journalists, Members of the Purwakarta Online Journalists Association, Legal observers. Data analysis techniques use data reduction, data display, and data verification. The conclusion of this research is that the cooperation between Prakata.id Website and Google AdSense starts from the publisher of Prakata.id website providing ad slots, ad serving by Google AdSense, and getting monetisation results. Furthermore, the income from Google AdSense monetisation cooperation on the Prakata.id Website is not yet in accordance with Islamic economics. Because policies related to unique content are still unclear and there are no indicators that show which parts of website content Google considers not in accordance with AdSense policies. In addition, publishers do not have the right to propose profit sharing if there is an excess of achieving the viewer target. The type of shirkah in Google AdSense monetisation cooperation with Prakata.id Website is syrikah abdan, with Google AdSense capital as a digital advertising service provider, while Prakata.id Website as a publisher or publisher of advertisements.Migrasinya media masa ke internet, membuat banyak perusahaan periklanan digital bermunculan, salah satunya adalah Google AdSense sebagai perusahaan periklanan terbesar membuka layanan periklanan. Prakata.id merupakan salah satu website yang telah bekerjasama dengan Google AdSense, terindeks search engine, dan menjadi sumber penghasilan website. Tujuan peneliti ini untuk mengetahui mekanisme kerjasama dan monetisasi Google AdSense dengan website Prakata.id serta untuk mengetahui penghasilan monetisasi Google AdSense pada Website Prakata.id dalam perspektif ekonomi syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, sumber data primer didapatkan dari hasil wawancara dan observasi tentang monetisasi Google AdSense pada website kepada dewan redaksi Website Prakata.id, Jurnalis Pers Nasional, Anggota Ikatan Wartawan Online Purwakarta, Pengamat hukum. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Kesimpulan penelitian ini bahwa kerjasama Website Prakata.id dengan Google AdSense dimulai dari pihak publisher website Prakata.id menyediakan slot iklan, penayangan iklan oleh Google AdSense, dan mendapatkan hasil monetisasi. Selanjutnya, penghasilan dari kerjasama monetisasi Google AdSense pada Website Prakata.id belum sesuai dengan ekonomi syariah. Karena kebijakan terkait konten unik masih belum jelas dan tidak adanya indikator yan menunjukan bagian mana dari konten website yang dianggap Google tidak sesuai kebijakan AdSense. Selain itu, publisher tidak mempunyai hak untuk mengusulkan pembagian keuntungan jika terjadi kelebihan dari pencapaiaan target viewer. Adapun jenis syirkah dalam kerjasama monetisasi monetisasi Google AdSense dengan Website Prakata.id yaitu syrikah abdan, dengan modal Google AdSense sebagai penyedia layanan periklanan digital, sedangkan Website Prakata.id sebagai penerbit/publisher atau penayang dari iklan

    Analysis Of Indonesian Muslim Intention To Give Digital Intellectual Property Rights For Productive Waqf

    Full text link
    This study aims to analyze the factors that influence the intention of Muslims to donate their digital intellectual property rights as part of productive waqf assets using the Theory of Planned Behaviour (TPB) model. The research employs Structural Equation Modelling (SEM) and utilizes purposive sampling with primary data collected from a questionnaire distributed to selected respondents in 2022. The findings reveal that attitude toward behavior, subjective norm, and perceived behavioral control significantly and positively influence the intention to donate digital intellectual property for productive waqf. Among these, attitude toward behavior emerges as the most dominant factor. This indicates the potential for digital intellectual property to be a viable waqf asset, offering new opportunities for waqf institutions in Indonesia. The study is limited to Muslim individuals in the Jakarta area, focusing on copyright as a transferrable digital asset under Indonesian waqf and copyright laws. This research contributes to Islamic economics and waqf management by applying TPB in a digital context and providing practical insights for developing digital-based waqf programs.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi intensi umat Muslim dalam mewakafkan hak atas kekayaan intelektual digitalnya sebagai harta benda wakaf produktif dengan pendekatan Theory of Planned Behaviour (TPB). Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan teknik purposive sampling dan data primer dari kuesioner yang disebarkan pada tahun 2022. Hasil menunjukkan bahwa sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh positif signifikan terhadap intensi tersebut, dengan sikap terhadap perilaku sebagai faktor dominan. Hal ini membuka peluang bagi pengelolaan wakaf dalam bentuk aset digital oleh lembaga wakaf di Indonesia. Penelitian ini dibatasi pada individu Muslim di wilayah Jakarta dan sekitarnya serta jenis HKI berupa hak cipta yang dapat dialihkan secara ekonomi, sesuai dengan UU Wakaf dan UU Hak Cipta. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap ekonomi syariah dan panduan praktis bagi lembaga pengelola wakaf dalam mengembangkan program wakaf berbasis digital di era teknologi

    Penerapan Sistem QRIS Dalam Penghimpunan Dana dan Penyaluran Dana Infaq Untuk Pemberdayaan Ekonomi

    Full text link
    Penerapan sistem QRIS dalam pengumpulan dana infaq dapat memudahkan, cepat, aman, dan praktis dalam menyalurkan dana infaq. Dana Infaq yang terkumpul akan dikelola untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran. Tujuan Penelitian mengetahui penghimpunan dana dan penyaluran dana infaq untuk pembangunan ekonomi umat. Melalui kegiatan kegiatan pemberian modal usaha, Pendidikan, Kesehatan dan wirausaha kepada masyarakat fakir miskin. Metode Penelitian mengunakan pendekatan deskriftif kualitatif dengan saple menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan sampel dengan metode wawancara dengan menentukan informan didasarkan pada ketentuan kategori sampel yang telah ditentukan oleh peneliti. Sumber data Dana Infaq yang terkumpul dan disalurkan dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi umat. Kesimpulan data penelitian dalam bentuk laporan dan dicatat berdasarkan sistem transaksi digital. Penagihan dana Infak selain menggunakan QRIS dapat dengan cara lain seperti transfer antar bank Syariah dan lainnya. Setiap dana infaq yang diberikan kepada pelaku UMKM dan masyarakat miskin akan dipantau dan dievaluasi untuk menghindari risiko yang terjadi. Kegiatan pemberdayaan ekonomi umat dalam kegiatan pemberian modal usaha, Pendidikan, Kesehatan dan wirausaha kepada masyarakat fakir miskin. Dana infaq yang di himpun dan disalurkan sebagai solusi pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui program pemberdayaan ekonomi umat untuk mengurangi angka kemiskinan.Penerapan sistem QRIS dalam pengumpulan dana infaq dapat memudahkan, cepat, aman, dan praktis dalam menyalurkan dana infaq. Dana Infaq yang terkumpul akan dikelola untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran. Tujuan Penelitian mengetahui penghimpunan dana dan penyaluran dana infaq untuk pembangunan ekonomi umat. Melalui kegiatan kegiatan pemberian modal usaha, Pendidikan, Kesehatan dan wirausaha kepada masyarakat fakir miskin. Metode Penelitian mengunakan pendekatan deskriftif kualitatif dengan saple menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan sampel dengan metode wawancara dengan menentukan informan didasarkan pada ketentuan kategori sampel yang telah ditentukan oleh peneliti. Sumber data Dana Infaq yang terkumpul dan disalurkan dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi umat. Kesimpulan data penelitian dalam bentuk laporan dan dicatat berdasarkan sistem transaksi digital. Penagihan dana Infak selain menggunakan QRIS dapat dengan cara lain seperti transfer antar bank Syariah dan lainnya. Setiap dana infaq yang diberikan kepada pelaku UMKM dan masyarakat miskin akan dipantau dan dievaluasi untuk menghindari risiko yang terjadi. Kegiatan pemberdayaan ekonomi umat dalam kegiatan pemberian modal usaha, Pendidikan, Kesehatan dan wirausaha kepada masyarakat fakir miskin. Dana infaq yang di himpun dan disalurkan sebagai solusi pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui program pemberdayaan ekonomi umat untuk mengurangi angka kemiskinan

    Analisis Perilaku Impulsive Buying Pada Generasi Z Di Kabupaten Purwakarta Dalam Perspektif Ekonomi Islam

    Full text link
    Perilaku konsumsi masyarakat Purwakarta, khususnya generasi Z, menunjukkan kecenderungan impulsive buying, yaitu pembelian yang dilakukan secara spontan tanpa perencanaan matang. Fenomena ini diperkuat dengan pola konsumsi yang lebih berorientasi pada pemenuhan keinginan dibandingkan kebutuhan, sehingga mendorong perilaku konsumerisme. Dalam perspektif ekonomi Islam, konsumsi ideal seharusnya didasarkan pada keseimbangan dan kebermanfaatan, menghindari sifat boros serta berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku impulsive buying generasi Z di Kabupaten Purwakarta serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku impulsive buying generasi Z di Kabupaten Purwakarta dapat dikategorikan ke dalam empat tipe utama: pure impulse buying, reminder impulse buying, suggestion impulse buying, dan planned impulse buying. Generasi Z cenderung melakukan pembelian spontan tanpa pertimbangan matang, baik secara langsung maupun melalui e-commerce, serta dipengaruhi oleh rekomendasi teman atau pegawai toko. Dalam perspektif ekonomi Islam, perilaku konsumsi ini belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip maqashid syariah, karena masih berorientasi pada keinginan dibandingkan kebutuhan pokok. Unsur maqashid seperti menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta belum terimplementasi secara optimal, terlihat dari kecenderungan konsumtif, kurangnya perencanaan keuangan, serta penggunaan sistem kredit atau paylater yang mengandung unsur riba. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan literasi keuangan berbasis ekonomi Islam agar generasi Z dapat mengelola konsumsi dengan lebih bijak dan sesuai dengan nilai-nilai syariah

    227

    full texts

    250

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇