EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
Not a member yet
250 research outputs found
Sort by
Strategi Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah pada Akad Murabahah bil Wakalah di BMT Purwakarta Amanah Sejahtera
Pembiayaan bermasalah merupakan salah satu resiko pembiayaan yang tidak dapat dihindari oleh Lembaga Keuangan Syariah termasuk BMT. Apabila pembiayaan bermasalah tidak segera diselesaikan tentu akan berdampak buruk hingga mengakibatkan kerugian pada pihak BMT. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab terjadinya pembiayaan bermasalah akad Murabahah bil Wakalah di BMT PAS dan strategi penyelesaian pembiayaan bermasalah yang dilakukan oleh BMT PAS. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, dimana pengumpulan sumber data melalui wawancara dan observasi lapangan serta studi dokumentasi yang berkaitan dengan penyelesaian pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab pembiayaan bermasalah di BMT PAS berasal dari faktor internal BMT dan faktor eksternal dari kesalahan anggota pembiayaan. Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah dengan melakukan mitigasi risiko diawal dengan selalu memperhatikan prinsip 5K yaitu Karakter (Character), Kapasitas (Capacity), kapital (Capital), Kolateral (Collateral) dan Kondisi (Condition). Strategi penyelesaian pembiayaan bermasalah dilakukan dengan penagihan berulang, melalui musyawarah dengan pendekatan persuasif atau kekeluargaan, dan penghapusan piutang meliputi hapus buku dan hapus tagih
Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Melalui Seminar Ekonomi Syariah
Islamic banking literacy is very important to be understood and owned by all levels of society in this modern era. The problems raised in this community service activity are the inequality of public information on Islamic banking products and the equality of Islamic banking products with conventional banking products. This PKM program aims to provide information on banking products that can be accessed to facilitate business development such as financing for MSME capital, motor vehicles, education and fund-raising programs such as savings and investment. The method used in this community service program is education and collaboration. Based on the implementation of the community service program, it can be concluded that the public better understands economic transactions that have the potential and contain elements of usury by strengthening the arguments and rules of fiqh; The public can carry out economic transactions without any doubt, both in business transactions and economic transactions related to Islamic financial institutions; The community is no longer mistaken and equates the quality of Islamic banking products and conventional banking products; Access to cooperation in fund storage programs for Village movers, MSME activists, Youth Organizations and ta\u27lim assemblies, as well as financing programs; and the community understands the importance of an education and efforts to practice the knowledge that has been taken.Literasi perbankan syariah merupakan hal yang sangat penting dipahami dan dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat pada zaman modern ini. Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ketimpangan informasi masyarakat terhadap produk-produk perbankan Syariah dan penyetaraan produk perbankan Syariah dengan produk perbankan konvensional. Program PKM ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang produk-produk perbankan yang dapat diakses untuk memudahkan pengembangan usaha seperti pembiayaan modal UMKM, kendaraan bermotor, pendidikan dan program penghimpunan dana seperti tabungan dan investasi. Metode yang digunakan pada program pengabdian pada masyarakat ini adalah edukasi dan kolaborasi. Berdasarkan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa masyarakat lebih memahami transaksi-transaksi ekonomi yang berpotensi dan mengandung unsur riba dengan diperkuat dalil dan kaidah fiqh; Masyarakat dapat melakukan transaksi ekonomi tanpa ada keraguan baik transaksi ekonomi pada usaha maupun transaksi ekonomi yang berkaitan dengan Lembaga keuangan Syariah; Masyarakt tidak lagi keliru dan menyamakan kualitias produk perbankan Syariah dan produk perbankan konvensional; Akses kerjasma program penyimpanan dana untuk Kader penggerak Desa, Pegiat UMKM, Organisasi Kepemudaan dan majelis ta’lim, serta dan program pembiayaan; dan Masyarakat memahami pentingnya sebuah Pendidikan dan upaya-upaya untuk mengamalkan ilmu yang telah ditempuh
Pendampingan Pembelajaran Al-Qur’an Bagi Para Pedagang Pasar Pengkolan Pasawahan Kidul Kec. Pasawahan Kab. Purwakarta
Based on the results of temporary observations, it was found that many Pengkolan Pasawahan Kidul traders who read the Qur\u27an were still haltingly, the reasons were various, there was a reason that they were busy with their respective trading businesses, so they did not take the time to read the Qur\u27an. The next reason is because from a young age he was not fluent in reading the Qur\u27an, because his parents did not pay attention to the education of the Qur\u27an, until he was carried away until now. The results of community service with the theme of Al-Qur\u27an Learning Assistance for Traders at the Pasar Pengkolan Pasawahan Purwakarta through several methods and approaches. For traders who are still illiterate in Arabic (hijaiyah), the PKM team uses the Baghdadiyah method, which is also known as the "spelling" method. For traders who are still stammering, the PKM team uses the iqra method, namely reading the Koran without spelling it, reading it directly with the pronunciation, it is hoped that it will be practiced often even though it is still halting it will get smoother. Not only that, the PKM team uses the tilawati method for traders who are already quite fluent in reading the Qur\u27an, it is hoped that the introduction of this method can add to the advice of reading the Qur\u27an for traders at Pengkolan Market, Pasawahan Purwakarta. Furthermore, for traders at Pasar Pengkolan Pasawahan Purwakarta who are already fluent in reading the Qur\u27an, the PKM team asked for their help to become tutors in the "bandungan" system for traders who were not fluent in reading the Qur\u27anBerdasarkan hasil observasi sementara ditemukan banyak pedagang Pengkolan Pasawahan Kidul yang membaca al-Qur’an masih terbata-bata, alasannya beragam, ada beralasan karena sibuk dengan bisnis berdagang mereka masing-masing, sehingga tidak menyempatkan waktu untuk membaca al-Qur’an. Alasan berikutnya karena memang dari kecil tidak lancar baca al-Qur’an, karena orang tuanya tidak perhatian terhadap pendidikan al-Qur’an, hingga terbawa sampai tua saat ini. Hasil pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pendampingan Pembelajaran Al-Qur’an Bagi Pada Pedagang Pasar Pengkolan Pasawahan Purwakarta melalui beberapa metode dan pendekatan. Bagi para pedagang yang masih buta huruf arab (hijaiyah), tim PKM menggunakan metode Baghdadiyah, yakni metode ini disebut juga dengan metode “eja”. Bagi para pedagang yang masih terbata-bata tim PKM menggunkan metode iqra, yakni membaca Alquran tanpa dieja, langsung dibaca dengan harakat, diharapkan dengan sering dipraktekan walaupun masih terbata-bata akan semakin lancar. Tidak hanya itu, Tim PKM menggunakan metode tilawati bagi para pedagang yang sudah lumayan lancar membaca al-Qur’an, diharapkan pengenalan metode ini bisa menambah fasihat bacaan al-Qur’an para pedagang Pasar Pengkolan Pasawahan Purwakarta. Selanjutnya bagi para pedagang Pasar Pengkolan Pasawahan Purwakarta yang sudah lancar dalam bacaan al-Qur’an, tim PKM meminta bantuannya untuk menjadi tutor dalam sistem ”bandungan” bagi para pedagang yang belum lancar bacaan al-Qur’anny
Tinjauan Ekonomi Syariah Terhadap Kerjasama BUMDES Jawara Dengan Pelaku Usaha Maggot (Studi Kasus di Desa Wantilan Kab. Subang)
Kegiatan kerjasama sudah banyak dilakukan dikalangan masyarakat dengan masyarakat lainnya maupun dengan instansi pemerintah. Dalam ekonomi syariah juga terdapat kerjasama antara dua belah pihak atau lebih, kerjasama dalam tinjauan ekonomi syariah diatur berdasarkan landasan hukum Al-quran dan Hadits. Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di desa Wantilan mengembangkan kegiatan kerjasama dengan pelaku usaha Maggot yang ada di desa Wantilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengenai kerjasama yang terjalin antara BUMDES dengan pelaku usaha maggot ditinjau dari persfektif ekonomi syariah, dengan penyertaan modal dari masing-masing pihak yang terlibat serta pembagian presentase keuntungan dari kedua belah pihak. Hasil dari penelitian ini Badan Usaha Milik Desa dengan pelaku usaha maggot di desa Wantilan, belum sesuai dengan akad syirkah ‘inan, karena persayaratan yang belum terpenuhi seperti halnya dalam penyertaan modal terdapat perbedaan yang keluarkan BUMDES dengan pelaku usaha, dimana pelaku usaha memberikan modal lain berupa peralatan dan maggotnya. Sehingga jika ditinjau dari persfektif ekonomi syariah kegiatan kerjasama ini belum sesuai dengan kerjasama syirkah ‘inan. Untuk pembagian presentase keuntungan yang diperoleh pihak BUMDES sebesar 25%, dan untuk pihak pelaku usaha maggot mendapat keuntungan dengan presentase 15%. Lalu Keterbatasan Sumber Daya Manusia dalam kerjasama yang terjalin masih menjadi kendala yang harus diperbaiki dari kerjasama yang dilakukan untuk kedepannya, agar usaha yang dilakukan bersama-sama ini terus mengalami kemajuan
Praktek Tabungan Easy Wadiah Bank Syariah Indonesia dalam Perspektif Fatwa No. 02/DSN-MUI/IV/2000
Tabungan easy wadiah merupakan salah satu produk bank syariah indonesia yang banyak di minati nasabah. Hal ini terjadi karena fasilitas dan keuntungan yang menarik minat nasabah dalam praktek tabungan easy wadiah di landasi dengan fatwa yang mengatur perhimpunan dana pada bank syariah. Tabungan easy wadiah merupakan tabungan dalam bentuk menyimpan uang seorang nasabah dengan prinsip wadiah yad dhamanah dimana uang yang disimpan dapat di tarik dan disetor setiap saat. Penelitian ini bertujuan Fokus atau tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktek tabungan easy wadiah pada bank syariah Indonesia, dan untuk mengetahui praktek tabungan easy wadiah bank syariah indonesia dalam perspektif fatwa No. 02/DSN-MUI/IV/2000. Berdasarkan hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa tabungan esay wadiah merupakan tabungan dalam bentuk menyimpan uang seorang nasabah dengan prinsip Wadiah Yad Dhamanah dimana uang yang disimpan dapat di tarik dan disetor setiap saat. Selanjutnya praktek tabungan easy wadiah di bank syariah indonesia sudah sesuai dengan fatwa No. 02/DSN-MUI/IV/2000 dan aturan PBI nomor 7/46/PBI/2005, tentang penghimpunan dana masyarakat dengan menggunakan akad wadiah. Kesesuaian tersebut seperti tabungan easy wadiah yang bersifat simpanan, easy wadiah adalah simpanan yang bisa diambil kapan saja, dan dalam tabungan easy wadiah tidak ada imbalan yang diisyaratkan saat pembukaan rekening tabungan
Pelaksanaan Program Pro Ibu Adzkia Charity Dalam Memberantas Riba Pada Bank Keliling
Mobile banks are generally very helpful for the community because those who are in need of money really need money for their needs, for example for additional trading capital, school needs, to the needs of their daily life. At first the Mobile Bank helped but in the end they made it difficult for the community, because they provided loans with large interest, so that the interest given could exceed the principal loan that we borrowed from the Mobile Bank. This is known as Riba, namely the development of modernization. Which has hit sharia signs and even forms of disobedience, transaction patterns that exist in mobile banks. Adzkia Charity is one of the social institutions that provides solutions to the problems above, so this journal examines the Implementation of the Pro Ibu Adzkia Charity Program in eradicating Riba on mobile banks. The approach used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The type of research used is field research. Based on the research that the author has done, and after analyzing the existing data, regarding the Implementation of the Pro Mother Happy Adzkia Charity Program, it is divided into several stages including the socialization stage, the screening stage, the disbursement stage and the coaching stage.Bank keliling umumnya sangat membantu masyarakat karena mereka yang sedang membutuhkan uang sangat membutuhkan uang untuk kebutuhannya, misalnya untuk tambahan modal dagang, kebutuhan sekolah, hingga kebutuhan hidup sehari-hari. Awalnya pihak Bank Keliling membantu namun pada akhirnya justru mempersulit masyarakat, karena memberikan pinjaman dengan bunga yang besar, sehingga bunga yang diberikan bisa melebihi pinjaman pokok yang kami pinjam dari Bank Keliling. Hal ini dikenal dengan Riba, yaitu perkembangan modernisasi, yang telah melanda rambu-rambu syariah bahkan bentuk-bentuk kemaksiatan, pola transaksi yang ada di mobile bank. Adzkia Charity merupakan salah satu lembaga sosial yang memberikan solusi terhadap permasalahan diatas, maka jurnal ini mengkaji Implementasi Program Amal Pro Ibu Adzkia dalam pemberantasan Riba pada bank keliling. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan, dan setelah menganalisa data-data yang ada, mengenai Pelaksanaan Program Amal Adzkia Pro Bunda Bahagia ini dibagi menjadi beberapa tahapan diantaranya tahap sosialisasi, tahap screening, tahap pencairan dana dan pembinaan panggung
Menanamkan Jiwa Kreativitas dan Kewirausahaan Santri Melalui Lomba Islami di Majlis Ta’lim Miftahul Khoirot Desa Cibinong Jatiluhur Purwakarta
Creativity is needed for every individual, including children or students, in order to face challenges and intense competition in the growing era of globalization. Each individual is challenged to be able to create unique works or ideas, as well as something different from the existing ones to be able to win the competition. Santri are not only equipped with ukhrawi affairs, but it is also important to be equipped with worldly knowledge, as one of the provisions to maintain survival and social life. Creativity must always be trained in order to continue to grow. This PKM program aims to motivate students to be more active in studying Islam, generate and develop students\u27 hidden talents by honing creativity in accordance with the categories of interest, as well as providing an understanding of creativity and entrepreneurship. This PKM method uses counseling, and practice. The results of this PKM can be concluded that the Community Service program at Majlis Ta\u27lim Miftahul Khoirot has been carried out well and the goals set have been achieved. This PKM activity is only at the stage of making students more confident in expressing themselves, increasing creativity, and fostering an entrepreneurial spirit. To start entrepreneurship, serious efforts are needed, of course, from the Majlis Ta\u27lim Miftahul Khoirot to support and provide more assistance in an effort to help the children of students at the Majlis Ta\u27lim Miftahul Khoirot to start entrepreneurshipKreativitas sangat diperlukan bagi setiap individu termasuk anak atau santri, agar dapat menghadapi tantangan serta kompetisi yang ketat di era globalisasi yang semakin berkembang. Setiap individu ditantang agar mampu menciptakan karya atau gagasan unik, serta sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada sebelumnya untuk mampu memenangkan persaingan tersebut. Santri tidak hanya dibekali urusan ukhrawi saja, melainkan penting juga dibekali ilmu duniawinya, sebagai salah satu bekal untuk menjaga keberlangsungan hidup dan hidup bersosial. Kreativitas harus selalu dilatih agar terus berkembang. Program PKM ini bertujuan untuk memotivasi santri agar lebih giat belajar Agama Islam, membangkitkan dan mengembangkan bakat terpendam santri dengan mengasah kreativitas sesuai dengan kategori yang diminati, serta memberikan pemahaman tentang kreativitas dan kewirausahaan. Metode PKM ini menggunakan penyuluhan, dan praktik. Hasil PKM ini dapat disimpulkan bahwa program Pengabdian Kepada Masyarakat di Majlis Ta’lim Miftahul Khoirot telah terlaksanakan dengan baik dan tujuan yang ditetapkan telah tercapai. Kegiatan PKM ini baru pada tahap membuat anak-anak santri lebih percaya diri berekspresi, meningkatkan kreativitas, dan menumbuhkan jiwa wirausaha. Untuk memulai wirausaha maka diperlukan upaya yang serius tentunya dari pihak Majlis Ta’lim Miftahul Khoirot untuk menunjang dan melakukan pendampingan lebih dalam upaya untuk membantu anak-anak santri di Majlis Ta’lim Miftahul Khoirot untuk memulai berwirausah
Kajian Ekonomi Syariah Terhadap Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Di PT. Mitra Metal Perkasa
Perlindungan tenaga kerja di bidang keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas utama perusahan yang tidak bisa diabaikan, namun pada kenyataannya masih banyak perusahaan yang belum melaksanakan keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik, padahal keselamatan dan kesehatan kerja bagian dari mandat atau amanah UU. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kajian Ekonomi Syariah Terhadap Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Mitra Metal Perkasa. Berdasarkan hasil pembahasan diatas tentang kajian ekonomi syariah terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di PT. Mitra Metal Perkasa adalah sebagai berikut: 1) Menjaga Agama (hifz al-din) dipraktekan dalam bentuk: a). Fasilitas ibadah (masjid) memadai dan bersih, b). Tempat wudhu yang memadai dan layak pakai, c). Perlengkapan shalat memadai, bersih, dan layak pakai, d). Pengeras suara di masjid memadai, akan tetapi masih terdapat penggulungan kabel yang belum rapi, e). Air wudhu dan toiler bersih dan memadai digunakan; 2) Menjaga Jiwa (hifz al-nafs) dipraktekan dalam bentuk: a). Setiap karyawan wajib memakai masker, karena bau tinta, b). Topi pet dipakai karyawan khusus yang bekerja di tempat low extreme, c). Topi Helm dipakai karyawan khusus yang tempat kerjanya rawan kecelakaan kerja dan banyak berhubungan dengan material beban berat, d). Sarung tangan digunakan oleh karyawan yang bekerja di lingkungan atau tempat yang panas, e). Setiap karyawan wajib memakai wearpack, f). Setiap karyawan wajib memakai sepatu safety; 3) Menjaga Akal (hifz al-aql) dipraktekan dalam bentuk: a). Training awal masuk, b). Training keselamatan dan kesehatan kerja, c). Training hanya teori tidak dibarengi dengan praktek, d). Upgrading Penanganan kecelakaan dan kesehatan kerja; 4) Menjaga Keturunan (hifz al-nasl) dipraktekan dalam bentuk: a). Tunjangan kesehatan dan Ketenagakerjaan, b). Tunjangan hari raya, c). Tunjangan akhir tahun; 5) Menjaga Harta (hifz al-maal) dipraktekan dalam bentuk: a). Gaji sesuai UMR, b). Bonus akhir tahun
Analisis Implementasi Strategi Pengelolaan Cash Waqf Linked Sukuk Dalam Membangun Pemberdayaan Ekonomi Umat: Pendekatan Analytic Network Process (ANP)
Waqf has great potential to improve society’s welfare. Cash Waqf Linked Sukuk is one of the innovative instruments to develop waqf in Indonesia. Therefore, this study aims to develop a strategy for implementing CWLS management in supporting the economic development of the people in Indonesia. The Analytic Network Process (ANP) method with Super Decision Software is used in this study to identify problems, solutions, and management strategies for Cash Waqf Linked Sukuk (CWSL) in order to encourage economic empowerment of the people. The main challenges in dealing with Cash Waqf Linked Sukuk in Indonesia are regulatory issues, Sharia, trust, IT systems, and human resources. Sharia solutions, regulations, IT systems, trust, and HR solutions are all available to help manage CSWL. Transparency and accountability strategies, improving the quality of nazhir individuals and institutions, risk management, computerising waqf management, expanding socialisation of the benefits of Cash Waqf Sukuk, optimising investment and collaboration with stakeholders, collecting waqf through E-Waq, and the establishment of waqf educational institutions are some of the strategies that can be used to build the economic empowerment of the people in IndonesiaWakaf memiliki potensi besar untuk meningkatkan masyarakat. Cash Waqf Linked Sukuk merupakan salah satu inovasi instrumen untuk mengembangkan wakaf di Indonesia. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menyusun strategi penerapan pengelolaan CWLS dalam mendukung pembangunan ekonomi umat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) dengan aplikasi Super Decision Software untuk mengidentifikasi masalah, solusi, dan strategi pengelolaan Cash Waqf Linked Sukuk (CWSL) dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Masalah regulasi, syariah, kepercayaan, sistem IT, dan SDM menjadi kendala utama dalam penanganan Cash Waqf Linked Sukuk di Indonesia. Solusi syariah, regulasi, sistem IT, kepercayaan, dan solusi SDM ditawarkan untuk mengelola CSWL. Strategi yang dapat digunakan untuk membangun pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia, yaiutu strategi transparansi dan akuntabilitas, peningkatan kualitas nazhir individu dan lembaga, penguatan manajemen risiko, komputerisasi pengelolaan wakaf, perluasan sosialisasi manfaat Sukuk Wakaf Tunai, optimalisasi investasi, dan kerjasama dengan pemangku kepentingan, penghimpunan wakaf melalui E-Waq, dan pembentukan lembaga pendidikan wakaf
Analisis Manajemen Permodalan Pada Baitul Maal Wa Tamwil di Masa Pandemi
Baitul maal wa tamwil is a well-known sharia microfinance organization in the neighborhood. However, because of the poor segmentation of micro-businesses, Covid-19 had a big influence. The purpose of this research is to learn more about the state of capital and capital management in Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Muamalat Mulia. Because BMT Muamalat Mulia caters to the lower-middle market, the area was chosen. This study employs descriptive qualitative research with a case study technique. Interviews and observations are used to gather information. As a result of the existence of inferior funding members, BMT is severely harmed. Nonetheless, BMT Muamalat Mulia is able to endure because to strong capital management, which includes dividing productive capital, non-productive capital, and employing cash to mitigate risks.Baitul maal wa tamwil merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang menjadi favorit di tengah masyarakat. Namun, akibat dari covid-19 memberikan efek yang signifikan karena segmentasi mikro usaha yang kurang lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana kondisi permodalan dan pengelolaan modal pada baitul maal wa tamwil (BMT) Muamalat Mulia. Lokasi dipilih karena BMT Muamalat Mulia memiliki segmentasi pasar masyarakat menengah ke bawah. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data melalui wawancara dan observasi. Hasilnya diperoleh bahwa BMT cukup terdampak karena adanya anggota pembiayaan yang kurang lancar. Meskipun demikian, BMT Muamalat mulia tetap dapat bertahan dengan pengelolaan modal yang baik yakni dengan membagi modal yang bersifat produktif, modal untuk digunakan yang tidak produktif dan penggunaan dana untuk menanggulangi risiko