Jurnal Khazanah Intelektual
Not a member yet
    144 research outputs found

    PUBLIC SECTOR SERVICE INNOVATION COMPARISON: (RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan Lembaga Permasyarakatan Nusakambangan Cilacap)

    No full text
    Abstrak Inovasi merupakan suatu hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah organisasi pemberi layanan sektor publik. Instansi pemerintah sebagai pemberi layanan dituntut memiliki inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan inovasi pelayanan sektor publik di RSUD Prof. Margono dan Lembaga Permasyarakatan Nusakambangan Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini adalah: 1). Kurangnya personil pegawai yang sesuai dengan tugas dan fungsinya; 2). Kuangnya kesejahteraan pegawai sehingga kinerja pegawai rendah dan tidak berkualitas; 3). Pegawai berpendidikan rendah sehingga tidak sesuai dengan beban tugas dan fungsinya. Rekomendasi untuk kedua Lembaga sector public tersebut dalam penelitian ini adalah: 1). Penambahan personel pegawai sesuai dengan tugas dan fungsinya sehingga cakupan kewenangannya luas; 2) Lebih memperhatikan kesejahteraan pegawai sehingga pegawai termotivasi untuk bekerja dengan baik dan berkualitas; 3) Memberikan Kemudahan kepada pegawai yang ingin melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi sehingga kualitas Pendidikan personel lebih seimbang dengan beban kerja. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, SektorPublik   Abstract Innovation is an important thing that must be owned by an organization that provides public sector services. Government agencies as service providers are required to have innovations to improve the quality of services to the community. This study aims to compare public sector service innovations in hospitals. Prof. Margono and the Nusa kambangan Penitentiary. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The findings in this study are: 1). Lack of employee personnel in accordance with their duties and functions; 2). The lack of employee welfare so that employee performance is low and not qualified; 3). Employees have low education so that it is not suitable with their work load and function. The recommendations for the two public sector institutions in this study are: 1). The addition of employee personnel in accordance with their duties and functions so that the scope of their authority is broad; 2) Pay more attention to employee welfare so that employees are motivated to work well and quality; 3) Providing convenience to employees who want to continue their education to a higher level so that the quality of personnel education is more balanced with the workload. Keywords: Innovation, Service, Public Sector &nbsp

    IMPLIKASI SELOKO RIMBO SEBAGAI KONVENSI ORANG RIMBA DALAM UPAYA PELESTARIAN HUTAN TAMAN NASIONAL BUKIT DUABELAS JAMBI : IMPLIKASI SELOKO RIMBO SEBAGAI KONVENSI ORANG RIMBA DALAM UPAYA PELESTARIAN HUTAN TAMAN NASIONAL BUKIT DUABELAS JAMBI

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi yang boleh ditempati oleh manusia. Pada penelitian ini menggunakan Teori Biodeversity Conservation by Indigenous People dari Isager dan Theilade. Teori ini menjelaskan tentang Partisipasi Masyarakat Komunitas Adat Terpencil (Indigenous People) dalam upaya konservasi hutan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan syair Seloko Rimbo dalam upaya pelestarian Hutan TNBD. (2) Menjelaskan makna syair Seloko Rimbo dalam upaya pelestarian Hutan TNBD. (3) Mendeskripsikan implikasi syair Seloko Rimbo dalam upaya pelestarian Hutan TNBD.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif-kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data sebagai berikut: (1) analisis sebelum di lapangan dan (2) analisis data di lapangan dengan menggunakan model Miles and Huberman. Guna menambah akurasi data, selanjutnya peneliti menggunakan tahapan analisis data dari Spradley yaitu Analisis Domain.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat bentuk Seloko Rimbo berupa syair-syair yang dapat peneliti tuliskan. (2) Makna syair Seloko Rimbo berhubungan erat dengan upaya pelestarian hutan TNBD. (3) Seloko Rimbo berimplikasi dalam upaya pelestarian hutan TNBD. Temuan ini telah membuktikan bahwa syair Seloko Rimbo sebagai kearifan lokal Orang Rimba memiliki implikasi dalam upaya pelestarian hutan TNBD, sehingga Seloko Rimbo ini patut untuk dijaga dan dilestarika

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KARAKTERISTIK AKSEPTOR DENGAN PENGGUNAAN PELAYANAN KB JALUR SWASTA DI JAWA BARAT : HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KARAKTERISTIK AKSEPTOR DENGAN PENGGUNAAN PELAYANAN KB JALUR SWASTA DI JAWA BARAT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk .1) mengetahui informasi tentang pengetahuan akseptor dengan penggunaan pelayanan KB jalur swasta. 2) Diketahuinya informasi tentang hubungan antara karakteristik demografi akseptor dengan pengguaan pelayanan KB jalur swasta. 3) Diketahuinya informasi tentang hubungan antara karakteristik sosial ekonomi akseptor dengan penggunaan pelayanan KB melalui jalur swasta. 4) Diketahuinya informasi tentang hubungan antara karakteristik lingkungan sosial akseptor dengan penggunaan pelayanan KB jalur swasta. 5) Diketahuinya informasi tentang antar hubungan pengetahuan akseptor, karakteristik demografi, karakteristik sosial ekonomi, dan karakteristik lingkungan sosial akseptor dengan penggunaan pelayanan KB jalur swasta. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data survey demografi kesehatan Indonesia untuk mempelajari hubungan antara karakteristik akseptor dengan penggunaan pelayanan KB jalur swasta. Analisis statistik yang dilakukan adalah uji beda proporsi (X²), dan uji regresi logistic secara sederhana dan ganda. Desain penelitian adalah ‘cross sectional’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur anak terkecil, pendidikan responden, pendidikan suami, jenis pekerjaan suami, pengetahuan jalur swasta, pemilikan barang rumah tangga, biaya dan tempat tinggal mempunyai hubungan dengan penggunaan pelayanan KB jalur swasta. Beberapa variable bebas menunjukkan hubungan yang sangat erat (pendidikan, jenis pekerjaan suami, pemilikan, biaya dan tempat tinggal). Selain itu ada perbedaan resiko (interaksi) antara akseptor yang mengetahui pelayanan KB jalur swasta dengan pendidikan responden dengan penggunaan pelayanan KB jalur swasta

    UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESI PUSTAKAWAN DALAM MENDUDUKI JABATAN FUNGSIONAL: UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESI PUSTAKAWAN DALAM MENDUDUKI JABATAN FUNGSIONAL

    No full text
    Kompetensi merupakan kemampuan dan keahlian yang dimiliki oleh tenaga kerja professional. Termasuk tenaga pustakawan yang diwajibkan memiliki kompetensi pendidikan dan keahlian di bidang kepustakawanan. Pustakawan dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Hal tersebut dimaksudkan agar pustakawan dapat berkompetisi dan berkolaborasi dengan profesi informasi yang lain, khususnya untuk memajukan dunia kepustakawanan. Kompetensi dan profesionalisme menjadi hal terpenting bagi pustakawan yang berugas sebagai pelayan informafi dalam dunia pustaka dalam menjaga dan meningkatkan eksistensi mereka di lingkungan pekerjaannya. Dengan kompetensi yang memadai dan bekerja secara profesional, citra pustakawan dapat diubah menjadi lebih baik karena selama ini masyarakat masih menganggap pustakawan hanya sebagai tenaga teknis dan administrasi perpustakaan. Melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme, pustakawan dapat meningkatkan derajatnya sebagai tenaga profesional perpustakaan yang mampu berperan aktif dalam setiap aktivitasnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan beberapa strategi yang tepat, yaitu (1) meningkatkan kinerja secara berkesinambungan, (2) membangun komunikasi internal secara efektif, (3) menggagas ide-ide inovatif perpustakaan, (4) mengikuti program sertifikasi pustakawan, dan (5) melakukan pengembangan karier profesiona

    PENTINGNYA MUATAN LOKAL UNTUK PEMBELAJARAN PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III DI ERA REVOUSI INDUSTRI 4.0: PENTINGNYA MUATAN LOKAL UNTUK PEMBELAJARAN PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III DI ERA REVOUSI INDUSTRI 4.0

    No full text
    Perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (cultural set) PNS perlu mendapat perhatian serius guna mendukung suksesnya program reformasi birokrasi. Perubahan pola pikir Pegawai Negeri Sipil (PNS) perlu dilakukan dalam rangka untuk mengubah paradigma ingin dilayani menjadi pelayan (pamong) yang menyenangkan masyarakat. Pelatihan dasar calon PNS menjadi saat dan waktu yang tepat untuk memberikan muatan materi kearifan lokal masyarakat Melayu Jambi kepada para calon PNS, karena sesungguhnya mereka tidak hanya dituntut mempunyai kemampuan tehnis dan menejerial tapi juga mempunyai kemampuan personal (softskill) kearifan lokal berupa keluhuran budi masyarakat Melayu Jambi, oleh karena itu muatan lokal terkait lokalitas perlu menjadi materi pembelajaran dalam pelatihan dasar CPNS golongan III yang kelak akan menjadi para pengambil kebijakan dikemudian hari. Sehingga pada saat nanti mereka akan menjadi pengambil kebijakan dimasa yang akan datang tidak mengabaikan nilainilai luhur Melayu Jambi yang juga merupakan bagian dari ketahanan nasional

    INOVASI TEKNOLOGI BERBASIS WIRELESS DATA LOGGERLOTRE HOAX (LOG TEMPERATURE, HUMIDITY, TIME ON SD CARD AND COMPUTER) DALAM BUDIDAYA TANAMAN PADA GREENHOUSE : INOVASI TEKNOLOGI BERBASIS WIRELESS DATA LOGGERLOTRE HOAX (LOG TEMPERATURE, HUMIDITY, TIME ON SD CARD AND COMPUTER) DALAM BUDIDAYA TANAMAN PADA GREENHOUSE

    No full text
    Budidaya tanaman pada greenhouse mempunyai beberapa kendala, salah satunya pemantauan kondisi lingkungan pada greenhouse. Keterbatasan alat ukur yang digunakan untuk memantau kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi tingkat kelembaban dan temperatur sehingga bisa menurunkan kualitas dan kuantitas hasil budidaya tanaman.Perancanganprototype wireless data logger LOTRE HOAX berbasis mikrokontroler Arduino dansensor DHT11 bertujuan untuk pemantauan proses dan menjaga kualitas dari hasil budidaya tanaman sehingga menguntungkan para petani dan industri yang mengolah hasil budidaya tanaman pada greenhouse.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yang meliputi perancangan sistem alat, kalibrasi alat, analisis sistem, pembuatan rancang bangun akuisisi data, serta observasi pengujian.Hasil dari pengujian sistem pemantauan ini terbukti bahwa sensor DHT11 berfungsi dengan baik sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban dengan nilai kesalahan rata-rata yang dihasilkan yaitu 0,15 o C dan 0,16% RH dandapat menjawab kebutuhan pemantauan suhu dan kelembaban di lingkungan sekitar pertanian secara berkala dengan data yang langsung tersimpan kedalam SD card.Simpulan dari penelitian ini bahwa LOTRE HOAX dapat secara real time untuk analisis data suhu dan kelembaban di lingkungan sekitar greenhouse sehingga mempermudah proses pemantauan yang menjadi lebih efisien dan cepat untuk memaksimalkan hasil budidaya tanaman dari segi kualitas dan kuantitas

    PERAN DUKUN DAN TUO TENGGANAI SEBAGAI MEDIATOR PESAN IMUNISASI MELALUI TRADISI “NGERAWI” DI KECAMATAN BATANG ASAI, SAROLANGUN JAMBI : PERAN DUKUN DAN TUO TENGGANAI SEBAGAI MEDIATOR PESAN IMUNISASI MELALUI TRADISI “NGERAWI” DI KECAMATAN BATANG ASAI, SAROLANGUN JAMBI

    No full text
    Peran Dukun bayi dan Tuo Tengganai yang mempunyai kedudukan yang dihormati dan didengar dapat dijadikan mediator penyampai pesan yang sangat baik khususnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terutama ibu dalam melaksanakan imunisasi dasar lengkap bagi bayinya. Pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dukun dan tuo tengganai penting sebagai langkah awal untuk pemberdayaan. Tujuan studi ini untuk menilai perubahan pengetahuan, sikap dan komitmen Dukun dan Tuo Tengganai sebagai mediator pesan imunisasi kepada ibu hamil dan suami sebelum dan setelah diberi pelatihan serta penyebab rendahnya cakupan imunisasi. Metode penelitian adalah intervensi dengan disain quasi eksperiment menggunakan one group pre-post test design terhadap 5 orang dukun dan 29 orang Tuo Tengganai. Lokasi penelitian di Desa Kasiro, Bukit Sulah dan Datuk Nan Duo Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun Jambi. Ada peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah diberikan intervensi berupa pelatihan tentang imunisasi kepada Dukun dan Tuo Tengganai, meskipun sikap dan komitmen (dukungan) tidak ada perbedaan yang bermakna setelah diberi intervensi karena sikap dan komitmen mereka relatif sudah baik terhadap program imunisasi. Perlu peningkatan pengetahuan dengan pemberian pelatihan atau penyuluhan tentang imunisasi untuk lebih meningkatkan peran dukun dan tuo tengganai sebagai mediator penyampai pesan imunisasi melalui tradisi “ngerawi”agar cakupan imunisasi bayi dan balita meningkat

    KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PUSKESMAS DI KABUPATEN SAROLANGUN DALAM PENCAPAIAN UNIVERSAL HEALTH COVERAGE : KAJIAN PROGRAM UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT (UKM) BERDASARKAN DIMENSI SERVICE QUALITY: KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PUSKESMAS DI KABUPATEN SAROLANGUN DALAM PENCAPAIAN UNIVERSAL HEALTH COVERAGE : KAJIAN PROGRAM UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT (UKM) BERDASARKAN DIMENSI SERVICE QUALITY

    Get PDF
    Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dengan akses yang mudah dijangkau oleh masyarakat menjadi tantangan tersendiri. Kompleksitas pelayanan kesehatan yang masih terbebani pada inefisiensi, kesalahan, keterbatasan sumber daya dan masalah lainnya yang mengancam aksesibilitas dan keamanan pasien merupakan persoalan yang masih dihadapi. Pelayanan yang berorientasi kepada pelanggan merupakan prioritas dalam percepatan peningkatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) di puskesmas. Orientasi dilakukan dengan menentukan gap antara kinerja jasa pelayanan yang telah diberikan dengan pelayanan yang diharapkan, salah satunya melalui dimensi kualitas jasa model Service Quality (Servqual). Penelitian ini bertujuan menentukan kualitas pelayanan UKM berdasarkan model Servqual dan menentukan atribut yang menjadi proritas dalam peningkatan kualitas pelayanan berdasarkan pemetaan Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan di Puskesmas Kabupaten Sarolangun telah unggul pada dimensi responsiveness, assurance dan emphaty, namun masih perlu ditingkatkan pada dimensi tangible dan reliability. Berdasarkan pemetaan atribut penentu kualitas pelayanan ditemukan bahwa atribut yang harus menjadi perhatian utama yaitu kegiatan pembinaan lanjut usia, pengaktifan kegiatan gotong royong oleh masyarakat serta kesiapan petugas dalam melakukan penyuluhan sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat. Peningkatan program UKM melalui peningkatan pemberdayaan masyarakat sebagai perwujudan kemandirian masyarakat, mempertahankan dan meningkatkan status kesehatannya merupakan strategi utama yang dapat dilakukan

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN INKLUSIF PONDOK SOSIAL KALIJUDAN SURABAYA

    Get PDF
    This article discusses the inclusive policies taken by the Surabaya City Government in handling Children with Special Needs (ABK) and being displaced in the Kalijudan Social Cottage (Pondok Sosial Kalijudan). The question to be answered through this paper is how to implement this policy and its relation to sustainable development goals. To answer these questions, an in-depth study of the data from the Surabaya Social Service, mass media reports, and observation were conducted directly at the Kalijudan Social Cottage. As the result, this policy has formed a system that opens opportunities for ABK and is neglected to achieve. In addition, this policy is in line with a number of points of sustainable development goals launched by the United Nations

    FESTIVAL KAMPUNG SENAUNG 2017 DALAM PERSPEKTIF DEMOKRATISASI DESA: FESTIVAL KAMPUNG SENAUNG 2017 DALAM PERSPEKTIF DEMOKRATISASI DESA

    No full text
    Berdasarkan asas pengakuan terhadap hak asal-usul desa dan kewenangan lokal dalam UndangUndang Desa No.6 Tahun 2014, desa Senaung mengintegrasikan kembali lembaga adat desa yang telah menjadi susunan asli tata pemerintahan desa sejak dahulu kala ke dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Namun, lembaga adat desa belum berfungsi secara maksimal untuk menunjang tugas, kewajiban, kewenangan kepala desa dalam hal pelestarian, pemberdayaan, pengembangan adat istiadat dan tradisi serta nilai sosial budaya di masyarakat desa. Padahal jika keduanya bermitra dan menjalankan fungsinya dapat dijadikan sarana pengembangan demokratisasi desa terhadap isu pembangunan berbasis sosio kultural, maka diinisiasilah Festival Kampung Senaung 2017 untuk mendorong jalannya kemitraan diantara keduanya dalam menjalankan fungsinya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Festival Kampung Senaung 2017 dalam perspektif demokratisasi desa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan sampling secara purposive sampling dan analisis data secara holistik yang sesuai dengan pendekatan studi kasus dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Festival Kampung Senaung 2017 yang merupakan agenda pelestarian, pemberdayaan, dan pengembangan, pembinaan adat istiadat, tradisi dan sosial kebudayaan yang ada di desa Senaung secara tidak sengaja membangunkan kembali solidaritas mekanis masyarakat desa Senaung yang selama ini terancam dengan rasa individualisme. Festival ini mengakomodir sejarah serta kekhasan pola sosio budaya masyarakat desa Senaung. Dalam perspektif demokratisasi desa, Festival Kampung Senaung 2017 merupakan inisiasi dari pengembangan demokratisasi desa. Saran Maka dari itu, perlu pendampingan yang tetap mendorong kemitraan antara lembaga adat desa dan kepala desa sangat diperlukan agar fungsi kewenangan berdasarkan hak asal-usul dapat dijalankan oleh desa.&nbsp

    71

    full texts

    144

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Khazanah Intelektual
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇