Jurnal Khazanah Intelektual
Not a member yet
    144 research outputs found

    KINERJA UNIT PELAYANAN PUSKESMAS DI KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2018; KAJIAN BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT INDIKATOR PERMENPAN NO. 14 TAHUN 2017

    Get PDF
    ABSTRAK   Evaluasi terhadap kinerja pelayanan publik sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan sangat penting untuk dilakukan, salah satunya melalui persepsi kepuasan pelanggan terhadap jasa pelayanan yang telah diterima. Penelitian ini bertujuan mengukur kinerja unit pelayanan kesehatan (puskesmas) di Kabupaten Sarolangun, menggunakan indikator Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Permenpan) Nomor 14 Tahun 2017 serta menentukan unsur pelayanan prioritas dalam peningkatan kinerjanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain cross sectional di seluruh puskesmas se-Kabupaten Sarolangun pada tahun 2018. Sampel penelitian adalah pasien yang datang berkunjung ke puskesmas sebanyak 419 orang yang dipilih secara purposive samplingsecara proporsional untuk masing-masing puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan kinerja unit pelayanan puskesmas di Kabupaten Sarolangun pada kategori Baik, dengan mutu pelayanan B dan nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yaitu 77,49. Indikator yang harus menjadi prioritas dalam upaya peningkatan kepuasan pasien adalah sarana prasarana dan waktu penyelesaian, sedangkan indikator yang harus dipertahankan yaitu pembiayaan dan penanganan pengaduan, saran dan masukan. Disarankan untuk dapat melakukan pengukuran kebutuhan sendiri (self assessment) terkait sarana prasarana dengan mempertimbangkan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan menggunakan skala prioritas pelayanan sesuai dengan tingkat urgen pemberian tindakan

    STRATEGI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    The Covid-19 pandemic has caused massive social restrictions so that many people's productive activities have been disrupted, which has led to increased poverty. To overcome this, the government is trying to channel a social safety net for the poor and near-poor. However, the distribution of social safety nets so far has not been fully targeted, thus reducing the effectiveness of these funds. This study aims to provide alternative policies for the Sumedang Regency Government in overcoming the problem of distributing social safety nets to make them more targeted. The method used is a problem solving approach based on literature studies. The fundamental problem with the ineffective social safety net is the inaccurate data on beneficiaries. It requires active community participation in data collection on the poor who deserve to receive a social safety net. Another policy that can be taken so that the beneficiaries do not increase is by providing a psychological effect in the form of labeling the social safety net recipient's house

    PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI : PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memilih komoditas perkebunan sebagai komoditas unggulan subsektor perkebunan. Diklaksanakan tahun 2018 di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Data sekunder yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode LQ (Location Quotien), SSA (Shift Share Analysis), dan AEZ (Agro Ecology Zone) kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap stake holder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan berdasarkan hasil analisis keunggulan komparatif, kompetitif dan sesuai agro ecology zona tertinggi di Kabupaten Muaro Jambi adalah tanaman kelapa sawit dan kakao. Lahan yang sesuai marginal untuk tanaman kelapa sawit 138.281 ha dan untuk kakao seluas 207.066 Ha. Dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai berikut;1) Menyusun kebijakan daaerah dalam mendukung pengembangan komoditas kelapa sawit dan kakao di Kabupaten Muaro Jambi 2) Menerapkan konsep agribisnis dan mengembangkan hilirisasi kedua produk dalam bentuk bahan baku berkualitas, barang setengah jadi atau barang jadi) sesuai permintaan pasar berupa barang setengah jadi atau barang jadi. 3) Dukungan pemerintah daerah dan stake holder (OPD Perkebunan, Disprindag, PUPR dan Pihak Swasta) Secara terintegrasi dan berkesinambungan melalui dukungan program dan kegiatan terhadap komoditas kelapa sawit dan kakao

    STRATEGI SUMBER DAYA MANUSIA: STUDI EKSPLORASI DI MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA JAGAT RAYA, DESA KEDONGDONG, KABUPATEN CIREBON-INDONESIA : STRATEGI SUMBER DAYA MANUSIA: STUDI EKSPLORASI DI MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA JAGAT RAYA, DESA KEDONGDONG, KABUPATEN CIREBON-INDONESIA

    No full text
    Polemik sekolah swasta selama ini cukup menjadi perdebatan di Indonesia.Cukup banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas bagus di Indonesia, hingga eksistensinya pun mengalahkan sekolah negeri. Akan tetapi, hal itu berbanding terbalik dengan sekolah swasta di desa. Sekolah swasta di desa cukup memprihatinkan.Penelitian ini bertujuan untuk mndeskripsikan mengenai startegi sumberdaya manusia di MTs Jagat Raya dan dampak dari strategi sumberdaya manusia terhadap perkembangan sekolah. Pada hal ini, metode eksploratori digunakan dengan metode wawancara, observasi, dan kajian-kajian dokumen.Tujuan pertama ini, dengan melakukan wawancara dan observasi langsung.Tujuan kedua penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kajian dokumen. Adapun hasil dari penelitian ini adalah dalam hal organization, pada perencanaan visi dan misi, dilakukan dengan musyawarah bersama dengan guru-guru di sekolah.Adapun dampak dari strategi sumber daya manusia tersebut, dari segi kualitas siswa nya selama lima tahun terakhir cukup meningkat, dan nilai ujian nasionalnya cukup membaik dari tahun ke tahun. Akan tetapi, hal ini berbanding terbalik dengan jumlah siswa yang masuk setiap tahunnya mengalami penurunan. Hal ini cukup kritis untuk keberlanjutan sekolah tersebut

    IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT PADA SITUS WEB PEMERINTAH MENUJU TATA KELOLA PEMERINTAHAN BERBASIS OPEN GOVERNMENT DI PROVINSI JAMBI : IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT PADA SITUS WEB PEMERINTAH MENUJU TATA KELOLA PEMERINTAHAN BERBASIS OPEN GOVERNMENT DI PROVINSI JAMBI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan egovernment dalam pemerintahannya dengan memanfaatkan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi pada seluruh situs/website resmi Pemerintah Daerah di Provinsi Jambi untuk mendapatkan data-data yang bersifat primer. Saat ini instansi pemerintah di Provinsi Jambi sudah berinisiatif mengembangkan pelayanan publik melalui jaringan komunikasi dan informasi dalam bentuk situs web. Namun, implementasi mayoritas situs web pemerintah daerah Provinsi, Kabupaten/Kota Jambi masih berada pada tingkat pertama (persiapan) dan hanya sebagian kecil yang telah mencapai tingkat dua (pematangan), sedangkan tingkat tiga (pemantapan) dan empat (pemanfaatan) belum tercapai. Artinya, implementasi e-government di Provinsi Jambi baru pada tahap awal, sehingga banyak lembaga pemerintah yang menyatakan dirinya sudah mengaplikasikan e-government, ternyata baru pada tahap web presence. Tantangan utama terletak pada kemampuan dan kesiapan manajemen serta para pelaku dan bukannya teknologi pendukung e-government. Apabila hal tersebut tidak diatasi maka dapat mengakibatkan timbulnya digital divide. Lebih jauh lagi transparansi kebijakan dan pelaksanaan otonomi daerah akan semakin sulit dikelola dan akan menutup jalan ke arah demokratisasi yang sempurna. Maka untuk meningkatkan pengelolaan e-government pemerintah Provinsi Jambi harus meningkatkan sumber daya manusia, merubah kultur atau budaya kerja yang dapat mempengaruhi kinerja pemerintah dalam pengembangan e-government. Hakekat tujuan diterapkannya e-goverment adalah agar pemerintah dapat menerapkan suatu praktik yang disebut sebagai good governance berupa suatu kontrak sosial yang menuntut demokratisasi terhadap pelaksanaan administrasi pemerintahan. Jika pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen melakukan hal ini secara serius, maka akan menunjang optimalisasi e-government sebagai bentuk tercapainya open government di Provinsi Jambi.&nbsp

    PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIK GURU SMA DI PROVINSI JAMBI : PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIK GURU SMA DI PROVINSI JAMBI

    No full text
    Guru merupakan komponen paling menentukan dalam sistem pendidikan yang harus mendapat perhatian utama. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Kompetensi Professional dan Pedagogik guru SMA di Provinsi Jambi serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dialami guru dalam meningkatkan kompetensi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive. Sampel penelitian dipilih berdasarkan nilai Uji Kompetensi Guru dengan kriteria nilai tertinggi, menengah dan terendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa Rata-rata pemahaman kompetensi profesional guru di tiga sampel penelitian dengan skor rata-rata 84,2 %, dan kompetensi pedagogik dengan skor rata-rata 81,4 %. Adapun kendala yang dihadapi oleh guru SMA di Provinsi Jambi adalah minimnya metode dan variasi guru dalam pengajaran, belum memadainya sarana penunjang pembelajaran, masih minimnya pemanfaatan teknologi dan informasi dalam proses pembelajaran, kurangnya pelatihan, optimalisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan kurangnya apresiasi terhadap guru yang kreatif dan berprestasi. Untuk itu pemerintah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jambi agar dapat menyediakan pelatihan bagi guru yang langsung menyentuh aspek desain pembelajaran, keterampilan menggunakan alat pembelajaran yang berbasis teknologi dan informasi. Selain itu, peran MGMP perlu ditingkatkan melalui kegiatan menyediakan pembinaan yang professional (tutor) yang dapat membimbing dan membantu guru dalam meningkatkan kinerja dan kompetensi

    MENGUJI PENERIMAAN TEKNOLOGI PADA PEMANFAATAN SISKEUDES DI PROVINSI JAMBI : MENGUJI PENERIMAAN TEKNOLOGI PADA PEMANFAATAN SISKEUDES DI PROVINSI JAMBI

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang penerimaan tekhnologi aparatur pemerintahan desa terhadap penggunaan siskeudes dengan menggunakan kerangka model TAM 3. Sampel dalam studi ini ditentukan berdasarkan tipologi wilayah di Provinsi Jambi (tengah, timur dan barat). Untuk pengujian hipotesis, studi ini menggunakan program SmartPLS dengan menggunakan metode analisis Partial Least Square (PLS) . Hasil pengujian menunjukkan bahwa (1). Norma Subjektif (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pandangan (X2) (2). Pandangan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kegunaan (Y1) (3). Relevansi Pekerjaan (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kegunaan (4). Kualitas Hasil (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kegunaan (Y1) (5). Ketampakan hasil (X5) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kegunaan (Y1) (6). Kemudahan kegunaan (Y2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kegunaan (Y1) (7). Norma subjektif (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kegunaan (Y1) yang dimoderasi oleh Pengalaman (X1.1) (8). Keyakinan diri sendiri terhadap komputer (X6) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemudahan kegunaan (Y2) (9). Kesenangan dalam menggunakan komputer (X9) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemudahan kegunaan (Y2) (10). Kenikmatan yang dirasakan (X10)  berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemudahan kegunaan (Y2) (11). Tujuan kegunaan (X11) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemudahan kegunaan (Y2) (12). Kemudahan kegunaan (Y2)  berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku (Y3) (13). Kegunaan yang dirasakan (Y1)   berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku (Y3) (14). Norma subjektif (X1)  berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku (Y3)

    ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI BATANGHARI BERKELANJUTAN DI KOTA JAMBI : ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI BATANGHARI BERKELANJUTAN DI KOTA JAMBI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi pencemaran air Sungai Batanghari, mengetahui status mutu air ditinjau dari status pencemaran dan menganalisis strategi pengelolaan air Sungai Batanghari yang berkelanjutan. Penentuan pola distribusi pencemaran dilakukan dengan menganalisis hasil uji parameter fisik dan kimia kualitas air Sungai Batanghari yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi. Penentuan status mutu air menggunakan metode perhitungan Indeks Pencemaran (IP) dengan membandingkan hasil perhitungan sesuai standar kualitas air menurut Peraturan Pemerintah No. 82/2001. Strategi pengelolaan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola distribusi pencemaran air Sungai Batanghari fluktuatif dan konsentrasi pH (hulu/hilir=5,3/5,2), BOD (hulu/hilir=33/34 mg/l), COD (hulu/hilir=129,8/102 mg/l), TSS (hulu/hilir=124/112 mg/l), Cu (hulu/hilir=0,87/0,65 mg/l), PO4 (hulu/hilir=1,47/0,69 mg/l), melebihi baku mutu yang telah ditetapkan. Status mutu kualitas air Sungai Batanghari kelas I dan kelas II kategori tercemar sedang. Sedangkan kelas III dan kelas IV kategori tercemar ringan. Strategi pengelolaan dapat dilakukan dengan membangun water front city, melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pengolahan limbah, menetapkan daya tampung beban pencemaran, mempertegas perizinan pembuangan limbah, menegakan hukum bagi masyarakat dan industri yang membuang limbah ke sungai, meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap pembuangan air limbah, membuat IPAL komunal dan IPAL home industry, melibatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengendalian pencemaran

    PERNIKAHAN DINI DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI : PERNIKAHAN DINI DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terhadap faktor penyebab terjadinya pernikahan dini dan implikasinya terhadap tingkat kesejahteraan pelaku pernikahan dini di desa sekernan kecamatan muaro jambi. Beberapa kasus yang terjadi pernikahan dilakukan oleh penduduk yang masih berusia dibawah 16 tahun, dengan tingkat perekonomian rata-rata pelaku pernikahan dini masih berada di bawah garis kemiskinan. Tulisan ini menggunakan metode penelitian campuran kualitatif dan kuantitaif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian adalah pelaku pernikahan dini, teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yakni dengan wawancara serta penyebaran kuisioner terhadap 30 orang responden, yang kemudian di analisis menggunakan statistik sederhana dan di deskripsikan dalam bentuk gambar dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama terjadinya pernikahan dini di desa sekernan adalah faktor sosial budaya masyarakat serta tingkat kesejahteraan yang rendah dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan reproduksi masih perlu menjadi perhatian besar dari Pemerinta

    “PEARL TEA” INOVASI TEH HERBAL BUAH MANGROVE PEDADA (Sonneratia caseolaris) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN DALAM MENDUKUNG TERCAPAINYA INDUSTRI KREATIF 4.0 DAERAH JAMBI: “PEARL TEA” INOVASI TEH HERBAL BUAH MANGROVE PEDADA (Sonneratia caseolaris) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN DALAM MENDUKUNG TERCAPAINYA INDUSTRI KREATIF 4.0 DAERAH JAMBI

    No full text
    Tanaman mangrove yang banyak dijumpai di Daerah Tanjung Jabung Timur salah satunya adalah mangrove jenis pedada (Sonneratia caseolaris). Buah pedada memiliki kandungan gizi yang tinggi. Kandungan vitamin A, B1, B2 dan C yang terkandung dalam buah pedada sangat berperan dalam metabolisme tubuh, terutama produksi energi dan sintesis protein. Rasa asam yang dimiliki buah pedada membuat masyarakat jarang mengkonsumsi buah tersebut secara langsung. Umumnya buah diolah menjadi pangan oleh masyarakat sekitar. Namun, minimnya pengetahuan masyarakat terhadap kandungan gizi buah pedada menyebabkan buah tersebut tidak dimanfaatkan dengan optimal. Sehingga pengolahan buah pedada ini menjadi the herbal merupakan inovasi yang baik digunakan untuk mendukung industry 4.0.  Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui metode pembuatan PEARL TEA, untuk informasi mengenai manfaat dari mengkonsumsi PEARL TEA, Menganalisa strategi pengembangan dan pemasaran PEARL Tea.  Metode penelitian yang digunakan dengan cara  pengumpulan data dari literature, pengolahan data,  sehingga memunculkan kerangka berpikir. PEARL TEA diproses dengan menggunakan 3 tahapan, yaitu preparasi, pengeringan, pengemasan dan pemasaran. Manfaat yang diperoleh dengan mengkonsumsi PEARL TEA diantaranya menghilangkan panas dalam, meningkatkan fungsi otak, mengontrol gula darah, menurunkan kolesterol, menghangatkan tubuh, mencegah penggumpalan darah, dapat mendetoksifikasi racun dalam tubuh, menurunkan berat badan, dan lain lain. Strategi pengembangan PEARL TEA dilakukan secara offline dan online. Pemasaran online dilakukan dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran. Pada sistem penjualan produk, PEARL TEA diberi varian rasa dan packaging dikemas semenarik mungkin untuk memikat pembeli

    71

    full texts

    144

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Khazanah Intelektual
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇