Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
    3817 research outputs found

    ANALYSIS FINANCIAL DISTRESS USING ALTMAN Z-SCORE MODEL (GARMENT AND TEXTILE INDUSTRIAL SUBS SECTOR IN BEI 2018-2021)

    Get PDF
    Garments and textiles are sub-sectors that contribute to high GDP growth but, in 2020 and 2021 there has been a decline caused by a decrease in export demand. This will have an impact on the production process and profit that the industry is worried about will experience financial distress. The purpose of this study is to find out and analyze whether the Altman Z-Score model is influential and able to predict financial distribution in the garment and textile sub-sector industries registered with the BEI. The sampling techniques used in this study are purposive sampling and sampling techniques of 16 industries. This study used a quantitative approach with data collection techniques through documentation techniques sourced from secondary data in the form of industrial financial statements. The analysis method used is discriminant analysis using SPSS. The outcomes of this study show that working capital on total assets, retained earnings on total assets, pre-interest income and taxes on total assets, market value of equity on total liabilities, and sales on total assets are influential and able to predict financial distress in the garment and textile industries, with accuracy This model is 81.3%.  Keywords: Financial distress, bankruptcy predictions, Altman Z-Score.

    Analisis Perbandingan Kinerja Arrester Porselen dan Polimer Berdasarkan Arus Bocor dan Suhu di GISTET 500 kV Adipala

    Get PDF
    Gardu induk adalah komponen penting dalam sistem distribusi energi listrik yang berperan sebagai penghubung utama untuk mengalirkan listrik dari pembangkit ke konsumen. Secara khusus, fungsi utama dari gardu induk adalah untuk melakukan transformasi daya listrik sehingga dapat disalurkan secara efektif dan efisien. Petir dapat merusak peralatan tegangan tinggi di jaringan distribusi. Tegangan tinggi dari sambaran petir dapat menyebabkan flashover jika isolasi tidak cukup baik. Di Indonesia, yang merupakan negara tropis, kerapatan petir cukup tinggi, yaitu antara 5 hingga 15 sambaran per kilometer setiap tahun. Lightning arrester adalah perangkat yang awalnya berfungsi sebagai isolator, namun saat terkena petir, ia menjadi konduktor dengan resistansi rendah untuk mengalirkan arus ke tanah. Arrester sangat penting untuk melindungi peralatan listrik dari bahaya tegangan lebih, terutama yang disebabkan oleh petir. Keberhasilan perlindungan peralatan listrik tergantung pada pemilihan, pemasangan, dan perawatan lightning arrester yang tepat.Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja arrester berdasrkan arus bocor dan suhu body arrester yang dihasilkan terhadap pemilihan 2 bahan yang berbeda yaitu porselen dan polimer. Analisis dilakukan dengan pengambilan data langsung di PT. PLN (Persero) UPT Purwokerto GISTET 500 kV Adipala.Hasil penelitian perhitungan arus bocor Hasil analisis selama empat tahun terakhir menunjukkan adanya perbedaan nilai arus bocor antara arrester porselen dan arrester polimer dalam merespon sambaran arus petir. Dari data ini, dapat dilihat bahwa suhu pada body arrester polimer lebih stabil dan cenderung lebih rendah dibandingkan dengan arrester porselen

    MENGUNGKAP TREN DAN KEMAJUAN TERBARU DALAM MODULASI DIGITAL DAN TRANSMISI PADA SISTEM TELEKOMUNIKASI MELALUI TINJAUAN KOMPREHENSIF DAN AGENDA PENELITIAN

    Get PDF
    AbstrakKemajuan teknologi modulasi digital telah menciptakan kebutuhan akan sistem telekomunikasi yang efisien dengan kinerja tinggi yang mampu menangani pengiriman arus informasi yang begitu besar dengan tingkat kesalahan minimal. Berbagai teknologi modulasi telah menjadi pilihan populer untuk diaplikasikan dalam sistem telekomunikasi seperti penggunaan modulasi QAM, PSK, FSK dalam beberapa transmisi kabel dan nirkabel. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengungkap tren dan kemajuan terbaru tentang modulasi digital pada sistem telekomunikasi dengan melakukan tinjuan yang komprehensif dari beberapa penelitian modulasi digital yang telah dilakukan serta mengidentifikasi inovasi dan strategi menghadapi tantangan sebagai bahan untuk agenda penelitian yang baru. Tinjauan ini akan bermanfaat untuk memberikan pengertian yang dalam mengenai perkembangan modulasi digital sehingga diharapkan mampu mendorong pengembangan modulasi digital pada sistem telekomunikasi yang lebih efisien.Kata kunci: Sistem Telekomunikasi, Modulasi Digital, Media TransmisiAbstractThe advancement of digital modulation technology has created the need for an efficient telecommunication system with high performance capable of handling the transmission of such a large flow of information with minimal error rate. Various modulation technologies have become popular choices for application in telecommunication systems such as the use of QAM, PSK, and FSK modulation in several wired and wireless transmissions. This literature review aims to uncover the latest trends and advances in digital modulation in telecommunication systems by conducting a comprehensive review of some of the digital modulation research that has been done as well as identifying innovations and strategies to face challenges as material for a new research agenda. This review will be useful to provide a deeper understanding of the development of digital modulation to encourage the development of digital modulation in more efficient telecommunication systems.Keywords: Telecommunication System, Digital Modulation, Transmission Medi

    PURWARUPA RUMAH CERDAS SEBAGAI IMPLEMENTASI MODUL PEMBELAJARAN IOT

    Get PDF
    AbstrakInternet-of-Things (IoT) merupakan teknologi yang tidak asing bagi siapapun, bahkan masyarakat awam sekalipun. Para peneliti, akademisi, serta industri saling berlomba-lomba untuk mengembangkan konsep, rancangan, dan implementasi teknologi ini. Pada penelitian ini kami mengimplementasikan rancangan purwarupa untuk pembelajaran IoT interaktif. Dimana aplikasi IoT yang digunakan merepresentasikan sebuah ruangan cerdas (smart room). Purwarupa ini disebut sebagai E-MOON yakni singkatan dari education purposed meshed organized IoT of UMN. Sensor yang digunakan meliputi sensor intensitas cahaya, sensor kehadiran, sensor suhu, sensor kelembapan, serta sensor kebakaran. Sensor ini terhubung secara dan membentuk sebuah topologi mesh secara virtual. Aktuator dan perangkat pencahayaan juga dipasang pada modul ini antara lain untuk mensimulasikan pintu otomatis, tirai otomatis, lampu utama, lampu baca, dan pengontrol on-off umum (menyalakan display TV). Perangkat tersebut dapat dikendalikan dengan menggunakan voice command yang tersambung ke internet.  Abstract  Internet-of-Things (IoT) is a technology that is familiar to anyone, even ordinary people. Researchers, academics and industry are competing to develop the concept, design and implementation of this technology. In this research we implemented a prototype design for interactive IoT learning. Where the IoT application used represents a smart room. This prototype is called E-MOON, which stands for educational purposed meshed organized IoT of UMN. The sensors used include light intensity sensors, presence sensors, temperature sensors, humidity sensors and fire sensors. These sensors are connected and form a virtual mesh topology. Actuators and lighting devices are also installed on this module to simulate automatic doors, automatic curtains, main lights, reading lights and a general on-off controller (turning on the TV display), among other things. This device can be controlled using voice commands connected to the internet.

    Numerical Modelling of NACA 0015 Airfoil Under Erosion Condition

    Get PDF
    Airfoils that experience erosion with varying Reynolds numbers were studied using numerical methods to determine the effect on the performance of the NACA 0015 airfoil. A Computational Fluid Dynamics (CFD) approach has been used to this research. Reynolds Averaged Navier-Stokes (RANS) was used as the governing equation used in this research. The turbulence model used in this research was k-epsilon model. The Reynolds numbers used are 1.6 × 10â¶, 2 × 10â¶, and 2.5 × 10â¶. This research proves that erosion can reduce the Cl value and increase the Cd value on the NACA 0015 airfoil. Increasing the Reynolds number can also reduce the average Cl value and increase the average Cd value. The decrease in the average value of Cl is 6.561%, 9.392%, and 9.803%, respectively, at Reynolds numbers 1.6 × 10â¶, 2 × 10â¶, and 2.5 × 10â¶. Then, the average Cd value increase is 1.120%, 1.301%, and 1.396%, respectively, at Reynolds numbers 1.6 × 10â¶, 2 × 10â¶, and 2.5 × 10â¶. The contour visualization shows that the airfoil erosion has a pressure contour that increases in the upper chamber and decreases in the lower chamber. This phenomenon also occurs as the Reynolds number increases so that it can reduce the lifting force of the NACA 0015 airfoil. The flow velocity and streamlined contours also show greater circulating flow on the erosion airfoil, which can accelerate the 1 ° AoA stall on the erosion airfoil. The circulating flow also becomes larger as the Reynolds number of the airfoil increases

    Analisis Material Komposit dengan Penguat Serat Alam dan Limbah Plastik Menggunakan Alat Uji Lendutan Batang

    Get PDF
    Dalam industri modern, material komposit semakin populer karena kemampuannya menggabungkan sifat-sifat unggul dari bahan penyusunnya. Namun, pemanfaatan material komposit berbasis serat alam dan limbah plastik masih menghadapi tantangan signifikan terkait sifat mekanis dan kelestarian lingkungan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalkan material komposit pada serat dan limbah plastik dengan penguat resin epoxy dan hardener untuk aplikasi struktural yang membutuhkan ketahanan terhadap beban lentur. Sedangkan pada material komposit yang kami buat saat ini memiliki dimensi dan ketebalan yang berbeda dan juga kandungan serat yang berbeda beserta pengaplikasian yang berbeda dari penelitian yang sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan mengevaluasi karakteristik mekanis, khususnya kekuatan lentur dan modulus elastisitas pada material komposit yang diperkuat serat alam dan limbah plastik menggunakan alat uji lendutan batang. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi persiapan sample bahan, pencetakan material komposit, pengeringan material komposit, pengujian material komposit, dan analisis data pada hasil uji coba kekuatan lentur material komposit. Nilai lendutan material komposit menunjukkan angka modulus elastisitas tertinggi pada serat plastik dengan nilai 9,57 GPa dan nilai modulus elastisitas terendah pada serat bambu dengan nilai 0,78 GPa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa serat yang menghasilkan lendutan paling rendah yaitu serat bambu, diantara tiga serat nantinya akan digunakan sebagai inovasi keterbaruan

    Optimasi Penanganan Geram Melalui Compaction pada Mesin Pres Hidrolik

    Get PDF
    Geram adalah serpihan material dari suatu produk atau benda kerja pada proses pemesinan. Bentuk geram sangat bervariasi tergantung kepada jenis material benda kerja, geometri alat potong dan kondisi pemotongan. Dalam jumlah banyak, geram masih dapat diproses lebih lanjut sebagai bahan baku pada pengecoran logam atau sebagai bahan aditif pada produk lainya. Keterbatasan tempat penyimpanan dan bentuk geram yang bervariasi serta laju penghasilan geram yang sangat tinggi akan menimbulkan persoalan, oleh sebab itu perlu ada suatu usaha sehingga geram dapat disimpan dalam bentuk padatan yang kuat dan beraturan atau pun dalam bentuk serpihan yang lebih kecil. Hal ini dapat dicapai melalui proses compaction. Studi ini mengevaluasi geram dari tiga jenis material yang berbeda, yaitu St 37, stainlees steel dan S45C masing-masing ditekan di dalam sebuah square hole dengan ukuran 70 mm x 70 mm x 235 mm pada tekanan 4 ton. Metode ini dapat menghasilkan pemadatan untuk St 37 sampai dengan 81.26%, stainlees steel 79.72%, dan S45C 97.64% dari volume penyimpanan awal.  Kata kunci: aditif; densitas; geram; material; pemadata

    Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 Desember 2024

    No full text

    Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 Desember 2024

    No full text

    Daftar Isi Wahana Juni 2024

    No full text

    3,302

    full texts

    3,817

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇