Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
    3817 research outputs found

    Peningkatan Income Generate Universitas Negeri Malang Melalui Pendampingan Proforma Keuangan Berbasis PSAK ETAP bagi UMKM Kaldera Outdoor Rent

    Get PDF
    Laporan proforma merupakan bagian penting dari rencana bisnis karena dapat memperkirakan profitabilitas dan kondisi keuangan suatu perusahaan di masa yang akan datang. Dalam hal mempertahankan keberlangsungan bisnis, UMKM Kaldera Outdoor Rent menghadapi beberapa tantangan, yaitu kurangnya kesadaran mengenai pentingnya pencatatan keuangan dan minimnya pengetahuan karyawan tentang administrasi laporan keuangan. Dari permasalahan yang dihadapi, tim pengabdian merasa perlu adanya sosialisasi dan pendampingan dengan pendekatan partisipasif dan edukatif untuk mewujudkan keterampilan dan kemampuan UMKM Kaldera Outdoor dalam menyusun laporan proforma keuangan. Hasil dari pengabdian ini berupa peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan yang lebih baik dan sesuai dengan standar akuntansi PSAK ETAP. Melalui pelatihan dan pendampingan, pengusaha UMKM memperoleh pemahaman mengenai pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta penerapan siklus keuangan. Selain itu, kegiatan ini juga membantu UMKM dalam memperkuat kemampuan mereka untuk menyusun laporan keuangan secara mandiri, sehingga dapat meningkatkan akurasi dalam pelaporan keuangan dan memperbaiki manajemen usaha

    ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS: EVALUASI VENDOR PENGIRIMAN BERBASIS INDIKATOR KINERJA KUNCI

    Get PDF
    Pemilihan tepat vendor yang mendukung pengiriman ekspor-impor memainkan keputusan penting dalam keberhasilan pengiriman kargo beku yang memerlukan penanganan khusus. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja vendor berdasarkan Key Performance Indicators (KPI). Penelitian ini menerapkan skor pembobotan masing-masing kriteria dan sub kriteria untuk mengevaluasi kinerja vendor berdasarkan metode Analytical Hierarchy Process. Penilaian KPI terhadap vendor partner dilakukan oleh enam keyperson PT ABC. Analisis skor bobot menunjukkan bahwa kriteria pemilihan vendor logistik yaitu pengiriman, kualitas, harga, armada dan pelayanan. Analisis juga mengungkapkan 12 sub kriteria di mana pengiriman waktu dan nol kerusakan adalah sub kriteria tertinggi untuk pengiriman, sertifikat pengiriman darat untuk kualitas dan menawarkan harga yang kompetitif untuk kriteria harga. Perusahaan mengevaluasi tingkat vendor logistik ke dalam tiga kategori, yaitu kinerja yang sangat baik, baik, tidak puas. Akhirnya, perusahaan dapat memilih perusahaan jasa logistik berdasarkan tiga kriteria prioritas tertinggi seperti pengiriman tepat waktu dan nol kerusakan, memiliki sertifikat armada pengiriman danmenawarkan harga yang kompetitif.  

    PENERAPAN KOMPETENSI PENGELASAN SMAW DI PT.ARDI SURINDRA TECHNOLOGY

    Get PDF
    Kelurahan Wates Ngaliyan dengan lokasi yang strategis berada di lingkungan Industri memiliki potensi dalampembuatan alat keteknikan. Namun, pada kenyataannya hal tersebut belum digarap, yaitu kompetensi darikaryawan yang belum pernah mendapatkan pembekalan kompetensi. Salah satu teknologi terapan yang sangatdibutuhkan dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan yaitu teknologi pengelasan. Hal ini karena banyak digunakan dalam berbagai bidang, contohnya: bidang otomotif dan bidang industri baik untuk industri rumahtangga maupun industry lain nya. Permasalahan yang dihadapi karyawan PT. Ardi Surindra Technology adalahkurangnya pengetahuan mengenai teknik pengelasan yang baik, tidak ada fasilitator yang menyediakanpelatihan, dan minimnya dana yang digunakan untuk pengadaan pelatihan pengelasan. Solusi yang diusulkanadalah penerapan teknologi pengelasan SMAW melalui pelatihan dan pendampingan. Objek sasaran kegiatanpengabdian yaitu PT. Ardi Surindra Technology. Target luaran yang diharapkan dari program pengabdiankepada masyarakat ini adalah terlaksananya penerapan teknologi pengelasan melalui terselenggaranya pelatihanpengelasan dan pendampingan transfer keterampilan pengelasan. Metode untuk mencapai luaran tersebutmeliputi: pelatihan dan pendampingan dengan kegiatan antaralain: a) Memberikan pelatihan terkait denganpengelasan SMAW, b) Pendampingan transfer keterampilan pengelasan melalui praktek pengelasan SMAW.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilanmengenai pengelasan, sehingga dapat menjadi bekal karyawan dalam proses bekerja dan dapat mningkatkankompetensi nya

    PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PETA UMKM BERBASIS ANDROID DI DESA BUTUH KABUPATEN BOYOLALI

    Get PDF
    Desa Butuh di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali mempunyai banyak pelaku UMKM di berbagai bidang usaha. Hal itu dinilai dapat menjadi penyokong perekonomian Desa Butuh. Oleh sebab itu pembuatan sistem informasi geografis peta UMKM di Desa Butuh ini akan mempermudah pengolahan data dan juga sebagai media promosi UMKM Desa Butuh. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun sistem informasi geografis peta UMKM. dan dilakukan oleh tim pengabdi dari Teknik Telekomunikasi, Politeknik Negeri Semarang. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan sistem berupa aplikasi yang dapat memberikan informasi dan data UMKM sesuai database menggunakan perangkatandroid dan bisa menjadi media promosi yang menarik minat para pengunjung dan masyarakat umum di Indonesia. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan operasional penggunaan aplikasi infografis dalam menunjang promosi UMKM. Evaluasi program pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam dimensi ethical, social, dan economical. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan tercapainya keselarasan kegiatan pengabdian masyarakat dengan implementasi misi tujuan pembangunan yang berkelanjutan dalam bidang ekonomi, layanan, dan kemitraan

    PENERAPAN TEKNOLOGI OPERASIONAL MESIN PENGUPAS DAN PERAJANG KENTANG BAGI PENGUSAHA KENTANG TEMPELSARI

    Get PDF
    Kentang termasuk kelompok lima besar makanan pokok dunia. Di Indonesia kentang paling populedijumpai dalam bentuk diolahan kentang goreng (french fries). Salah satu permasalahan dalam industrkentang adalah proses pengupasan dan perajangan yang masih manual. Dimana proses manual inmembutuhkan waktu yang lama. Hal ini juga dialami olehkelompok petani kentang di DusunTempelsari, Kel. Pringsari, Kec. Pringapus, Kab. Semarang. Oleh karena itu tujuan pengabdianini adalah menyelesaikan permasalahan tersebut dengan pemberian mesin pengupas danperajang hasil rancang bangun dari Tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Teknik MesinPoliteknik Negeri Semarang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap observasi, solusiserah terima dan evaluasi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah, permasalahan yang dialamoleh kelompok petani kentang dapat diatasi dengan mesin pengupas dan perajang kentang.

    NET PROFIT, COMPANY VALUE, AND DIVIDEND POLICY: EMPIRICAL STUDY ON CONSUMER NON-CYCLICAL COMPANIES

    Get PDF
    This study aims to provide empirical evidence that net income and firm value affect dividend policy in the consumer non-cyclical sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2017-2021. This study's independent variables are net income and company value. Meanwhile, the dependent variable is dividend policy. The sample was selected using the purposive sampling method to obtain 18 companies that met the criteria with an observation period of 5 years. The data used is secondary. Data analysis using multiple regression analysis. From this research, the conclusion is that net income does not affect dividend policy. Meanwhile, company value has a positive effect on dividend policy

    Analysis of Biomass Briquettes Made from Bagasse Using Tapioca Starch Adhesive with Drying Temperature Variations

    Get PDF
    Dependency on fossil fuels is making their availability increasingly scarce. Renewable energy is considered the best solution to replace fossil fuels, and at present, the primary focus should be on optimizing the utilization of renewable energy sources. As an example, biomass briquettes are being manufactured using bagasse and tapioca flour as adhesive in a 2:3 ratio. This study utilized a compression force of 50 kgf/cm2 and variations in drying temperatures (100 °C, 150 °C, and 200 °C) for 1 hour. The main objective of this research is to compare the quality of bagasse briquettes with the Indonesian National Standard (SNI) No. 01/6235/2000. The test results indicate that the best conditions were achieved at a drying temperature of 200 °C, with a moisture content of 4.47%, a calorific value of 5077.32 cal/g, a combustion rate of 0.1386 g/min, and carbon, volatile matter, and ash content percentages of 22.8333%, 26.845%, and 2.8323%, respectively

    PEMBERDAYAAN KELOMPOK TUKANG BANGUNAN UNTUK MENGATASI RISIKO BANGUNAN RAWAN LONGSOR DI DESA PERKEBUNAN BUKIT LAWANG

    Get PDF
    Following the flash flood in Bahorok in 2003, concerns about potential similar disasters in the future have been on the rise among both the community and the government. However, economic demands in the vicinity of the affected area have led the community to continue utilizing the riverbanks for building purposes, particularly for nature tourism. This land use has resulted in the narrowing of the river, leading to floods and landslides. Therefore, the less skilled construction workers, who are partners in this initiative, require assistance from the proposing team to provide training in building construction, especially in landslide-prone areas. This training is expected to be a solution to address the issue. Through the exchange of ideas with the proposing team, the partners can enhance their understanding of anticipating building damages due to errors in construction methods. After the training, the community will have a guide for planning and constructing buildings in landslide-prone areas, creating a safe and comfortable environment for both the local residents and tourists visiting Bukit Lawang

    Quick Response Anti-Theft Measures in Jewelry Stores and Banks Utilizing the Internet of Things

    Get PDF
    The act of theft is a prevalent criminal activity within society, particularly observed in financial institutions and jewelry establishments, owing to the significant economic worth associated with valuable assets like currency, gold, and diamonds. Certain locations lack an integrated security system that interfaces with law enforcement, hence posing challenges for victims to report criminal incidents, particularly in cases involving armed or violent attackers. Hence, the purpose of this final project tool is to streamline and expedite theft reporting by leveraging the capabilities of the Internet of Things. This tool gathers empirical data in the form of visual representations, geographical coordinates, and temporal information pertaining to an incident. The development process employs the waterfall methodology, characterized by an average data transmission speed of 21.5 seconds and a database-to-telegram latency time of around 3.85 seconds. The complete duration encompassing the stages of detection and subsequent notification via telegram amounts to approximately 25.35 seconds. The test results indicate a location tolerance of around 5-10 meters relative to the test spot

    COVER

    No full text

    3,302

    full texts

    3,817

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇