Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
3817 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH DANA PERIMBANGAN, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DAN ALOKASI BELANJA MODAL TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Pembangunan manusia dan kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan utama pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Perimbangan, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Alokasi Belanja Modal terhadap Kesejahteraan Masyarakat yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia. Populasi penelitian ini mencakup seluruh provinsi di Indonesia, dengan sampel 34 provinsi yang diamati selama periode 2020 hingga 2024, dan menghasilkan total 170 sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dana Perimbangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat, (2) Pendapatan Asli Daerah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat, dan (3) Alokasi Belanja Modal juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Temuan ini mengindikasi bahwa kebijakan pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam optimalisasi PAD dan pemanfaatan Dana Perimbangan, perlu diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembangunan manusia di setiap provinsi Indonesia
PENERAPAN ALAT BANTU ANGKAT (CRANE) KAPASITAS 800 KG UNTUK LABORATORIUM PEMESINAN JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
Perawatan dan perbaikan adalah suatu aspek keberhasilan suatu laboratorium yang banyak terdapat mesin manufaktur, salah satu yaitu Laboratorium Pemesinan pada Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang yang terfokus pada bidang pendidikan. Praktikum pemesinan merupakan ciri khas yang ada di laboratorium bagi mahasiswa dalam mandapatkan kompetensi sebagai mahasiswa Polines, dalam proses pemindahan, pengangkatan bagian-bagian mesin yang mempunyai berat maksimum 800 kg dibutuhkan alat angkat benda (crane), karena crane yang ada di laboratorium untuk kapasitas din atas 1000 kg. Maka dari permasalahan yang ada diperlukan alat bantu angkat (crane) dengan kapasitas angkat maksimal 800 kg. Alat ini dioperasikan secara elektrik menggunakan hoist reel dan sangat mudah digunakan, alat ini juga dapat dibongkar pasang. Perencanaan dan pembuatan crane hoist portable ditujukan pada komponen utama meliputi: mesin pengangkat, rangka yang bisa di adjust serta ketahanan dalam mobilisasi
ANALISIS PENGARUH GREEN PERCEIVED RISK, GREEN PERCEIVED VALUE DAN GREEN PRODUCT KNOWLEDGE TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION PADA KENDARAAN LISTRIK (STUDI: MASYARAKAT JAWA TENGAH)
Penelitian ini melihat hubungan antara Green Perceived Risk, Green Perceived Value, dan Green Product Knowledge dengan menggunakan metode TAM-TPB pada Kendaraan Listrik (Studi pada Masyrakat Jawa Tengah). Teknik penentuan sampel dalam Structural Equation Model (SEM) dengan Maximum Likelihood Estimation (MLE) adalah minimal 100 sampel dan data diolah menggunakan software SMART-PLS. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use dari Teori Acceotance Models (TAM), kemudian variabel Attitude, Subjective Norms, dan Perceived Behavioral Control dari Teori Perceived Behavioral, dan tiga variabel lainnya yaitu Green Perceived Risk, Green Perceived Value dan Green Product Knowledge terhadap Green Purchase Intention. Temuan dari hasil analisis ini menunjukkan bahwa secara parsial Perceived Usefulness, Attitude, Green Product Knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Purchase Intention, sementara Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap Atitude. Adapun variabel Perceived of Control, Subjective Norms, Green Perceived Risk, dan Green Perceived Value secara parsial tidak berpengaruh terhadap Green Purchase Intention (GPI)
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PADA UMKM IPEMI (IKATAN PENGUSAHA MUSLIMAH INDONESIA) DI KECAMATAN TEMBALANG, SEMARANG
Dalam pembangunan nasional, rendahnya partisipasi perempuan dalam pembangunan masih menjadi masalah mendasar, disamping itu masih ditemukan diskriminasi terhadap perempuan seperti dalam pendidikan, ekonomi, politik, kesehatan dan sosial budaya (Khusnul 2009:1). Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk dan didirikan untuk meningkatkan peran dan kontribusi pengusaha muslimah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah. Ipemi menjadi wadah untuk melakukan sinergi dan pengembangan jaringan usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global.Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) wilayah Kecamatan Tembalang adalah Pengusaha (UMKM) di wilayah Kecamatan Tembalang yang tergabung dalam ikatan pengusaha muslimah indonesia (IPEMI) yang mempunyai berbagai usaha dalam rangka untuk menuju kemadirian ekonomi mereka.Permasalahan Mitra : a). Aspek produksi dan sumber daya manusia : Ketrampilan SDM untuk melaksanakan proses produksi cukup baik namun belum didukung sarana produksi yang memadai, hasil produksinya sesuai dengan ketrampilan b). Aspek pemasaran : masih belum optimalnya promosi sehingga mempengaruhi jumlah penjualan produk UMKM c). Aspek administrasi keuangan: Masih minimnya pemahaman dan penerapan penataan manajemen keuangan yang baik (termasuk menghitung HPP). Metode yang diterapkan dalam program ini adalah : a). Pelatihan, b). Pendampingan c). Monitoring dan feed back. Kegiatan/ program yang direncanakan adalah : a) Pelatihan/ Pendampingan promosi melalui online/ digital marketing/market place (Tiktok/yoetube/FB/IG dll) b). Pelatihan/ pendampingan tata kelola keuangan (termasuk menghitung HPP). Luaran yang dihasilkan adalah : (a). Tersedianya media promosi online/ digital marketing/ market place (Tiktok/yoetube/FB/IG dll) (b). Terampilnya tata kelola keuangan (termasuk menghitung HPP). (c). Artikel ilmiah di jurnal ilmiah atau pemakalah di seminar nasiona
MODEL EFISIENSI BIAYA PERSEDIAAN BAHAN BAKU KEDELAI PADA UKM PRODUKSI TAHU, KABUPATEN SEMARANG
Pelaksanaan penelitian dimaksudkan untuk mencapai tujuan analisis implementasi model manajemen biaya persediaan bahan baku kedelai pada UKM Klaster Produksi Tahu di Kabupaten Semarang. Penyelesaian penelitian ini menggunakan metode komparasi tabulasi yang digunakan untuk menghitung nilai perbedaan dan efisiiensi antara biaya persediaan bahan baku model konvensional dengan biaya persediaan bahan baku (Raw Material Inventory Cost) model Economic Order Quantity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode Economic Order Quantity semua UKM akan memiliki biaya persediaan yang efisien (Inventory Costt Efficiency), terlihat dari selisih biaya persediaan dan nilai efisiensi biaya persediaan. Hal ini terlihat dari selisih biaya persediaan dan nilai efisiensi biaya persediaan. Pada UKM “SM TOFU” terdapat selisih biaya persediaan sebesar Rp 52.859.074,- dengan nilai efisiensi 1,068. UKM “ANS” perbedaan biaya persediaan Rp 8.728.684 ,- dan nilai efisiensi 1,02
SISTEM INFORMASI PELAPORAN KEUANGAN UNTUK UKM
Penelitian ini bertujuan untuk membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan mengembangkan Sistem Informasi Pelaporan Keuangan UKM. Penelitian ini mengembangkan Sistem Informasi dengan menggunakan metode Extreme Programming (XP). Pendekatan atau model pengembangan perangkat lunak yang dikenal dengan nama Extreme Programming bertujuan untuk menyederhanakan berbagai tahapan proses pengembangan perangkat lunak sehingga menjadi lebih fleksibel dan adaptif. Tahapan pengembangan meliputi perencanaan untuk menentukan kebutuhan dan prioritas fitur, perancangan dengan prinsip kesederhanaan, pengkodean yang kolaboratif dengan umpan balik cepat, serta pengujian untuk memastikan kualitas sistem. Hasil penelitian berupa Sistem Informasi Pelaporan Keuangan bagi UKM dengan model pada usaha “Dear Kebab”. Sistem yang dikembangkan mencakup fitur-fitur utama seperti manajemen Inventory/Persediaan, proses produksi, penjualan, dan pengelolaan keuangan, dilengkapi dengan antarmuka pengguna yang intuitif untuk memudahkan input dan pemantauan data oleh admin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini memenuhi kriteria keandalan, efisiensi, dan kemudahan penggunaan, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal dalam pengelolaan laporan keuangan UKM
STUDI PENERAPAN KONTROL PI UNTUK SISTEM KONTROL VALVE PADA LP DRUM PLTGU
LP Drum (Low Pressure Drum) is a vapor reservoir from LP Evaporator (Low Pressure Evaporator) and LP Economizer (Low Pressure Economizer). The output of the LP Drum is in the form of saturated steam (steam content that has been separated from water) will be flowed into the steam turbine. There are several parameters that must be controlled, namely level, flow, pressure, and temperature on the LP Drum which affect valve performance. The parameters themselves are obtained from manufacturing, in this case MITSUBISHI as the main project. One of the valve control systems that can be used is Proportional Integral (PI). From calculations using MATLAB, the control system using the PI method obtained Kp = 0.218 and Ki = 0.028 seconds. The inaccuracy of LCV (Level Control Valve) is caused by the delay in receiving signals from DDC to LCV. These inaccuracies affect the values of LP feed water and LP steam flow change randomly and there is no definite reference value
ANALISIS DAMPAK IMPLEMENTASI MESIN FIRMWARE UPLOADING DENGAN KAPASITAS 60 INTEGRATED CIRCUIT PERMENIT PADA PERUSAHAAN IC CARD
The IC Card (IC Card) manufacturing industry still widely relies on manual methods for firmware uploading into integrated circuits, a process that involves contract labor and basic tools. This method poses several limitations including low throughput, high labor dependency, and a significant risk of human error. These issues affect overall efficiency, product quality, and operational cost. The gap identified lies in the lack of automation in the firmware uploading process, especially within local industries. To address this, the present study aims to evaluate the impact of implementing an automated Firmware Uploading Machine with a capacity of 60 integrated circuits per minute. The research methodology includes a combination of engineering design and field performance testing. The proposed system employs servo motor technology, fiber optic sensors, and PLC-based control to replace manual handling. Experimental results indicate a six-fold increase in production capacity, substantial reductions in labor requirements, and improved operational efficiency. Furthermore, a Break-even point (BEP) analysis confirms that the return on investment can be achieved in a relatively short time. In conclusion, the automated firmware uploading system offers a practical solution for improving productivity, lowering operational costs, and enabling the industrial transition towards high-efficiency and smart manufacturing environments.
Keywords: Automation; BEP; efficiency; firmware uploading; integrated circui
ANALISA KEBOCORAN FUEL SUPPLY PUMP PADA UNIT EXCAVATOR PC 135F-10M0 DI PT XYZ
The fuel system utilized in a unit is a crucial system, serving as the fuel supplier to the unit to start the engine. If the engine fails to start, one possible cause is a malfunctioning or damaged component of the fuel system, resulting in the high-pressure fuel not reaching the common rail. Consequently, the fuel is not supplied to the high-pressure common rail, leaving the engine without the required fuel supply. The outcome of this research is to identify and analyze the cause of the fuel supply pump component leakage in the excavator PC 135F-10M0 unit, with symptoms of the return hose to the tank being trapped by a clamp. Careless operation led to a wooden rod protruding into the bottom cover of the unit, puncturing and affecting the clamp on the fuel return hose to the tank