Open Journal System (OJS) Universitas Bumigora
Not a member yet
1935 research outputs found
Sort by
Sexual Harassment in the Name of Religion and Heaven as Shown in Walid’s Film: Symbolic and Feminist Critical Approach
This paper examines the phenomenon of sexual harassment cloaked in religious legitimacy through an analysis of the film Walid (2025), a cinematic work that critiques the abuse of religious authority. The background of cases of sexual violence in Lombok, especially in Islamic boarding schools and educational institutions, shows the existence of unequal power relations and a culture of silence that worsens the situation of victims. Walid’s film depicts charismatic religious leaders who manipulate sacred teachings to establish absolute power and commit symbolic and sexual violence. The main objectives of this study are to: (a) identify the forms of sexual harassment that are justified in the name of religion, (b) analyze the representation of religious power in films as social criticism, and (c) provide social reflections to encourage the reform of the protection system in the religious environment. This research employs a descriptive qualitative method, analyzing the theories of Power and Symbolic Relations (Michel Foucault), Symbolic Violence (Pierre Bourdieu), and Feminist Critical Theology. The findings of the study show that Walid is not only a fictional representation, but also a reflective means that expose the oppressive power structures in religious institutions, as well as invite the public to build critical awareness, fight for justice for victims, and reject all forms of violence that take refuge behind religious symbols
Analisis Yuridis Transparansi dalam Sistem Pengelolaan Royalti Musik di Indonesiamelalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional
Pengelolaan royalti musik di Indonesia masih memunculkan persoalan keterbukaan informasi dan akuntabilitas, khususnya dalam mekanisme perhitungan, pengumpulan, dan distribusi oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Regulasi yang ada belum sepenuhnya menjamin transparansi, sementara birokrasi dan minimnya pengawasan independen menurunkan kepercayaan pencipta lagu. Penelitian ini bertujuan menganalisis transparansi sistem pengelolaan royalti musik di Indonesia dengan fokus pada peran LMKN, serta merumuskan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitasnya. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif (normative legal research) dengan menelaah hukum tertulis, literatur relevan, dan dokumen kebijakan terkait pengelolaan royalti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMKN berperan sentral dalam pengelolaan royalti, namun menghadapi lima tantangan utama: (1) Mekanisme perhitungan royalti tidak terbuka, menyulitkan verifikasi oleh pencipta lagu. (2) Data penggunaan lagu pada Sistem Informasi Lagu dan Musik (SILM) tidak terintegrasi dan sering tidak akurat. (3) Tidak adanya audit independen rutin untuk memastikan integritas distribusi. (4) Birokrasi yang kompleks menyebabkan keterlambatan pembayaran hingga berbulan-bulan. (5) Rendahnya pemanfaatan teknologi modern yang membatasi efisiensi. Kondisi ini berpotensi memicu sengketa hukum dan memperburuk ketidakpercayaan publik terhadap LMKN. Rekomendasi yang diajukan meliputi penerapan teknologi blockchain, kemitraan dengan platform digital untuk verifikasi data penggunaan, revisi regulasi guna memperkuat kewajiban keterbukaan informasi, serta pembentukan lembaga pengawas independen yang berkelanjutan. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem distribusi royalti yang lebih transparan, efisien, akuntabel, dan adil bagi seluruh pemangku kepentingan di industri musik Indonesia.Pengelolaan royalti musik di Indonesia masih memunculkan persoalan keterbukaan informasi dan akuntabilitas, khususnya dalam mekanisme perhitungan, pengumpulan, dan distribusi oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Regulasi yang ada belum sepenuhnya menjamin transparansi, sementara birokrasi dan minimnya pengawasan independen menurunkan kepercayaan pencipta lagu. Penelitian ini bertujuan menganalisis transparansi sistem pengelolaan royalti musik di Indonesia dengan fokus pada peran LMKN, serta merumuskan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitasnya. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif (normative legal research) dengan menelaah hukum tertulis, literatur relevan, dan dokumen kebijakan terkait pengelolaan royalti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMKN berperan sentral dalam pengelolaan royalti, namun menghadapi lima tantangan utama: (1) Mekanisme perhitungan royalti tidak terbuka, menyulitkan verifikasi oleh pencipta lagu. (2) Data penggunaan lagu pada Sistem Informasi Lagu dan Musik (SILM) tidak terintegrasi dan sering tidak akurat. (3) Tidak adanya audit independen rutin untuk memastikan integritas distribusi. (4) Birokrasi yang kompleks menyebabkan keterlambatan pembayaran hingga berbulan-bulan. (5) Rendahnya pemanfaatan teknologi modern yang membatasi efisiensi. Kondisi ini berpotensi memicu sengketa hukum dan memperburuk ketidakpercayaan publik terhadap LMKN. Rekomendasi yang diajukan meliputi penerapan teknologi blockchain, kemitraan dengan platform digital untuk verifikasi data penggunaan, revisi regulasi guna memperkuat kewajiban keterbukaan informasi, serta pembentukan lembaga pengawas independen yang berkelanjutan. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem distribusi royalti yang lebih transparan, efisien, akuntabel, dan adil bagi seluruh pemangku kepentingan di industri musik Indonesia
Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang Melalui Penguatan Kesadaran Hukum Masyarakat(Studi Penelitian Di Polda Sumatera Utara)
Perdagangan orang merupakan bentuk kejahatan yang banyak menjadi perhatian belakangan ini. Melihat kondisi geografis yang berdekatan dengan wilayah negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura menjadikan Provinsi Sumatera Utara salah satu daerah yang rawan terhadap praktik perdagangan orang, baik sebagai daerah asal maupun transit. Upaya penanggulangan tidak cukup hanya dengan pendekatan represif melalui penegakan hukum, tetapi juga memerlukan penguatan kesadaran hukum masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggali informasi yang relevan untuk memahami bagaimana upaya atau strategi yang efektif dalam penguatan kesadaran hukum masyarakat demi menanggulangi perdagangan orang di Sumatera Utara sehingga masyarakat dapat memiliki kepekaan terhadap tipu daya yang dilakukan oleh pelaku kejahatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi literatur, dan sumber terpercaya lainnya terkait perdagangan orang dan penguatan kesadaran hukum masyarakat dalam penanggulangan tindak pidana perdagangan orang. Oleh karenanya, peningkatan kesadaran hukum masyarakat melalui edukasi, penguatan kapasitas tokoh masyarakat, integritas kurikulum TPPO di sekolah, pengembangan aplikasi edukasi, peningkatan layanan pelaporan dan konsultasi hukum, materi edukasi untuk anak, pelatihan kewirausahaan untuk masyarakat rentan, dan kampanye melalui influencer, merupakan strategi penting dalam menciptakan daya tangkal terhadap praktik perdagangan orang. Perdagangan orang merupakan bentuk kejahatan yang banyak menjadi perhatian belakangan ini. Melihat Kondisi Geografis yang berdekatan dengan wilaya Negara Tetangga seperti Malaysia,Singapura menjadikan Provinsi Sumatera Utara salah satu daerah yang rawan terhadap praktik perdagangan orang, baik sebagai daerah asal maupun transit. Upaya penanggulangan tidak cukup hanya dengan pendekatan represif melalui penegakan hukum, tetapi juga memerlukan penguatan kesadaran hukum masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggali informasi yang relevan untuk memahami bagaimana upaya atau strategi yang efektif dalam penguatan kesadaran Hukum Masyarakat demi menanggulangi perdagangan orang di Sumatera Utara sehingga Masyarakat dapat memiliki kepekaan terhadap tipu daya yang dilakukan Oleh pelaku kejahatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi literatur dan sumber terpercaya lainnya terkait perdagangan orang dan penguatan kesadaran hukum masyarakat dalam penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Oleh karenanya peningkatan kesadaran hukum Masyarakat melalui edukasi,penguatan kapasitas tokoh Masyarakat,integritas kurikulum TPPO di sekolah, pengembangan aplikasi edukasi,peningkatan layanan pelaporan dan kunsultasi hukum,materi edukasi untuk anak,pelatihan kewirausahaan untuk Masyarakat rentan,kampanye melalui influencer, merupakan strategi penting dalam menciptakan daya tangkal terhadap praktik perdagangan orang
Produksi Daging Hewan Ternak berdasarkan Jenis Ternak Menggunakan Metode K-Means
Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat berdasarkan karakteristik produksi daging hewan ternak selama periode 2020 hingga 2024. Permasalahan yang diangkat adalah belum optimalnya pemanfaatan data produksi per jenis ternak dalam merumuskan kebijakan pengembangan peternakan daerah. Untuk itu, penelitian ini telah menerapkan metode K-Means Clustering guna mengelompokkan wilayah berdasarkan kemiripan jumlah produksi dari berbagai jenis ternak. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan mencakup komoditas ternak seperti sapi, kambing, ayam ras, dan lainnya. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya beberapa klaster wilayah dengan tingkat produksi yang serupa. Klaster-klaster tersebut mencerminkan potensi produksi tinggi, sedang, dan rendah, yang dapat dijadikan dasar prioritas pengembangan. Temuan ini memberikan gambaran spasial yang berguna bagi pengambil kebijakan untuk menyusun strategi penguatan produksi daging secara lebih terarah.
Prediksi Permintaan Reservasi Kamar Hotel Menggunakan Metode Fuzzy Time Series
Hotel reservation demand forecasting is a crucial component in hotel management for operational optimization and profitability. Time series reservation data is often volatile and uncertain, thus requiring an adaptive forecasting model. This study objective is to implements the Fuzzy Time Series (FTS) method to predict the number of weekly room reservations at a hotel in Gili Trawangan. Historical reservation data for 54 weeks from June 2024 to June 2025 is processed through three main stages: determining the universe of discourse, fuzzifying the data into seven fuzzy sets, and extracting knowledge to form Fuzzy Logical Relationship Groups (FLRG). The forecasting results are evaluated using actual data and show good model performance in capturing demand fluctuation patterns. The model accuracy measured by the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) produces a value of 11.69%, indicating that FTS is an effective and promising method for forecasting hotel room demand with dynamic data characteristics
Prediksi Kunjungan Wisatawan Nusantara dan Mancanegara Menggunakan Metode Long Short Term Memory (LSTM)
Sektor pariwisata memiliki kontribusi penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Di antara berbagai provinsi di Indonesia, Nusa Tenggara Barat (NTB) tampil sebagai salah satu tujuan wisata utama yang menunjukkan peningkatan cukup pesat dalam jumlah kunjungan wisatawan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara di NTB menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM) dengan optimasi Adam dan teknik gradient clipping. Data historis bulanan periode 2014–2023 dari Dinas Pariwisata NTB diproses melalui normalisasi Min-Max Scaling dan dibagi dengan rasio 70:30 dan 80:20. Model LSTM dengan arsitektur 4 lapisan (2 lapisan LSTM berunit 50 dan 2 lapisan Dense) diuji menggunakan metrik Root Mean Squared Error (RMSE). Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan konfigurasi terbaik pada rasio 70:30 dengan 200 epoch, menghasilkan RMSE terendah sebesar 66.70 pada data training dan 33,24 pada data testing. Hal ini berimpilkasi bahwa model mampu menangkap pola musiman dan tren kunjungan, meskipun kurang responsif terhadap outlier seperti bencana alam. Implementasi ini memberikan dasar untuk perencanaan kapasitas pariwisata dan manajemen destinasi berbasis data
Rancang Bangun Arsitektur Jaringan Kampus Kognitif dan Tangguh Berbasis SDN dan Kontrol Akses Kontekstual Berbasis IoT
Transformasi digital di lingkungan kampus menuntut adanya arsitektur jaringan yang adaptif, aman, dan mudah dikelola. Pendekatan konvensional sering kali tidak mampu memenuhi kebutuhan ini secara efisien. Penelitian ini mengusulkan rancangan arsitektur jaringan kampus berbasis Software-Defined Networking (SDN) yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) dan sistem kontrol akses berbasis konteks. SDN memungkinkan manajemen jaringan yang terpusat dan fleksibel, sementara IoT menyediakan data kontekstual secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan akses yang adaptif. Sistem kontrol akses kontekstual diterapkan untuk meningkatkan keamanan dengan memperhitungkan variabel seperti lokasi, waktu, dan profil pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa arsitektur ini dapat meningkatkan kinerja jaringan, skalabilitas, dan keamanan secara signifikan dalam lingkungan kampus digital yang dinamis
Masa Depan Pembelajaran Bagaimana Jaringan Syaraf Tiruan Membentuk Pendidikan
Di tengah tuntutan akan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif, sistem pendidikan konvensional masih menghadapi kendala dalam menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kebutuhan individu siswa. Meskipun teknologi kecerdasan buatan seperti Jaringan Syaraf Tiruan (JST) telah berkembang pesat, pemanfaatannya dalam bidang pendidikan masih terbatas, serta menimbulkan kekhawatiran terkait interpretabilitas sistem dan kesiapan infrastruktur pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana JST dapat membentuk masa depan pembelajaran melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi ilmiah terpilih sejak tahun 2020. Metode ini melibatkan analisis terhadap 15 sumber referensi terbuka, mencakup jurnal, prosiding konferensi, dan tesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan JST secara efektif meningkatkan kualitas pembelajaran adaptif, mempersonalisasi konten, dan meningkatkan hasil belajar hingga 20%. Selain itu, pendekatan neural-symbolic turut meningkatkan transparansi dan kepercayaan pengguna terhadap sistem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa JST memiliki potensi besar dalam merevolusi pendidikan, namun implementasinya membutuhkan dukungan kebijakan, pelatihan pendidik, serta perlindungan data untuk menjamin keberlanjutan dan etika penggunaannya
Analisis Sentimen berbasis Lexicon dan Social Network Analysis terhadap Topik RUU TNI pada Media Sosial X
Penelitian ini menganalisis opini publik dan interaksi pengguna media sosial X terhadap topik Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Penelitian ini menggabungkan pendekatan Lexicon-Based Sentiment Analysis menggunakan kamus InSet dan Social Network Analysis berbasis relasi mention antar pengguna. Data sebanyak 8.871 tweet berbahasa Indonesia dikumpulkan dari Zenodo. Hasil analisis sentimen menunjukkan dominasi sentimen negatif (47,9%), diikuti oleh sentimen netral (34,4%) dan positif (17,7%). Akun seperti @jannahseeker99 dan @anjinxkampunx memiliki out-degree tertinggi sebagai penyebar opini aktif. Namun, tidak ditemukan node dengan betweenness centrality tinggi, menunjukkan jaringan percakapan yang tersebar tanpa pusat dominan. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai respons publik digital terhadap isu kebijakan nasional, serta mengidentifikasi aktor-aktor penting dalam penyebaran opini di media sosial
Penerapan Prometheus Terintegrasi Grafana untuk Monitoring Virtualisasi berbasis Proxmox Virtual Environment
Virtualisasi menjadi salah satu solusi utama dalam pengelolaan sumber daya komputasi. Proxmox Virtual Environment (PVE) merupakan salah satu hypervisor yang digunakan untuk memanajemen virtualisasi. Monitoring sumber daya virtualisasi menjadi sangat penting dilakukan secara terus-menerus untuk mengetahui performansi, ketersediaan, dan stabilitas layanan berjalan dengan yang baik. Umumnya monitoring dilakukan dimana pengguna atau administrator tetap berada di depan layar komputer sehingga menjadi kurang efektif. Penerapan Prometheus dan Grafana yang diintegrasikan dengan Telegram menjadi solusi monitoring PVE yang memungkinkan pengguna mendapatkan informasi secara cepat dan akurat meskipun tidak melakukan pemantauan melalui layar komputer yakni melalui notifikasi Telegram. Dalam penelitian ini menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) sebagai pendekatan dalam perancangan dan pengembangan sistem. Terdapat 4 tahapan NDLC yang digunakan yaitu Analisis, Desain, Simulation Prototyping dan Monitoring. Pada tahap analisis dilakukan proses pengumpulan dan evaluasi data yang berkaitan dengan kebutuhan sistem. Tahap desain buat rancangan jaringan uji coba dan rancangan pengalamatan IP serta rancangan sistem termasuk kebutuhan perangkat keras dan lunak. Tahap simulation prototyping mencakup proses instalasi dan konfigurasi pada PVE, pembuatan container dan konfigurasi Prometheus serta Grafana dilanjutkan dengan pengujian sistem serta analisis terhadap hasil ujicoba tersebut. Pada tahap monitoring dilakukan monitoring terhadap tiga komponen utama yaitu CPU, memori, dan penyimpanan, untuk menilai kinerja sistem yang telah diterapkan. Penerapan Prometheus yang terintegrasi Grafana sebagai alat monitoring pada virtualisasi berbasis PVE dapat menghasilkan sebuah sistem yang mampu membantu pengguna dalam memantau kondisi server secara efisien dan real-time