Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
Not a member yet
    498 research outputs found

    Peningkatan Peran Aktif dalam Pembelajaran Fisika dengan Strategi Think-Talk-Write Pada Sisiwa SMP Negeri 4 Karangsambung Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian guna meningkatkan peran aktif belajar fisika siswa melalui penerapan startegi ThinkTalk-Write di SMP Negeri 4 Karangsambung Kabupaten Kebumen.Populasi dari Penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Karangsambung dengan penerapan Strategi Think-Talk-Write. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan, (4) refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Karangsambung Kebumen yang berlangsung pada bulan Mei 2014. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 11 siswa putri dan 11 siswa putra. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik persentase dengan tolak ukur peningkatan keberhasilan sebesar 40% secara kesluruhan.Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan strategi Think-Talk-Write dalam pembelajaran fisika mampu meningkatkan peran aktif pembelajaran fisika siswa SMP Negeri 4 Karangsambung. Peran aktif dalam pembelajar fisika siswa meningkat pada pra siklus 39,60% meningkat menjadi 71,98% secara keseluruhan, setelah diberi tindakan siklus I dan meningkat menjadi 80,85% setelah diberi tindakan siklus II secara keseluruhan. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah pembelajaran Strategi Think-Talk-Write dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran yang dapat meningkatan peran aktif siswa dalam belajar fisika

    Bias Gender Ujian Akhir Semester Genap Fisika Kelas X SMA Negeri Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dengan tujuan : 1) mengetahui indeks reliabilitas; 2) mengetahui keberadaaan fungsi pengecoh; 3) mengetahui besar kelsalahan pengukuran; 4) mengetahui tipe butir soal yang terkena bias gender dalam ujian akhir semester genap mata pelajaran Fisika kelas X SMA Negeri di Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi berupa lembar jawab siswa pada soal UAS genap kelas X SMA di Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 640 siswa. Pengelolaan data menggunakan metode klasik dan Mantel-Haenzsel. Hasil analisis besarnya indeks reliabilitas perangkat adalah 0,807 dengan fungsi pengecoh yang berfungsi adalah 30 atau 85,71% dan estimasi kesalahan pengukuran menggunakan pendekatan klasik sebesar 2,576. Tipe soal yang terkena bias gender pada butir soal menggunakan Mantel-Haenzsel adalah tipe ingatan pada nomor 33 dan 35, tipe aplikasi pada nomor 3, 4 dan 30, serta tipe aplikasi pada nomor 10, 15, 16, 22, 24, 25, 29 dan 34

    Penerapan Lembar Diskusi Siswa (LDS) dengan Model Syndicate Group untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Afektif IPA Siswa Kelas VII dI SMP Negeri 6 Kebumen

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian guna mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dan afektif IPA siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Kebumen dengan penerapan LDS melalui model syndicate group. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subyek siswa SMP Negeri 6 Kebumen kelas VII B yang berjumlah 32 siswa. Penelitian in idilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan kognitif dan afektif siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Perolehan persentase kemampuan kognitif siswa pada prasiklus sebesar 28,12% pada siklus I meningkat menjadi 62,50% dan setelah siklus II meningkat menjadi 75,00%. Kemampuan afektif siswa juga mengalami juga mengalami peningkatan pada pra siklus 41% pada siklus I menjadi 51% dan siklus II meningkat menjadi 66%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan LDS dengan model syndicate group dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif IPA siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Kebumen

    Pengembangan Performance Assessment untuk Mengukur Keterampilan Proses dalam Menggunakan Alat Ukur Panjang pada Siswa X-MIA Di SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk perangkat performance assessment untuk mengukur keterampilan proses siswa dalam menggunakan alat ukur panjang. Pengembangan performance assessment meliputi tahap Define, Design dan Develop. Subjek ujicoba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X-MIA SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dengan metode angket, pengamatan, dan wawancara. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif, sedangkan analisis data menggunakan Precentage Agreement (PA). Berdasarkan hasil validasi performance assessment total jangka sorong dari dosen ahli dan guru untuk aspek materi sebesar 3,05, konstruksi 3,09 dan bahasa 3,09 dengan interpretasi baik. Sedangkan hasil validasi performance assessment total mikrometer sekrup dari dosen ahli dan guru untuk aspek materi sebesar 3,10, konstruksi 3,00 dan bahasa 3,02 dengan interpretasi baik. Hasil penilain dosen ahli dan guru fisika terhadap performance assessment yang dikembangkan menunjukkan bahwa kualitas performance assessment ditinjau dari segi materi, segi konstruksi dan segi bahasa adalah “baik” atau layak digunakan dengan sedikit revisi. Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan performance asssessment termasuk dalam kategori baik dengan rerata 3,17, hasil respon siswa terhadap performance asssessment diperoleh rerata 3,26 dengan kategori baik. Ketercapaian lembar performance assessment untukmengukur keterampilan proses siswa dalam menggunakan jangka sorong mencapai rerata 3,39 dan mikrometer sekrup mencapai rerata 3,42 dengan kategori baik. Dengan demikian, produk pengembangan performance assessment layak digunakan sebagai perangkat penilaian dan berdasarkan hasil ketercapaian maka performance assessment yang dikembangkan dapat mengukur keterampilan proses dalam menggunakan alat ukur panjang

    Penggunaan Model Pembelajaran The Power of Two Untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa dengan penggunaan Model Pembelajaran The Power of Two. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas VII.F SMP Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 32 siswa terdiri dari 16 laki-laki dan 16 perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran The Power of Two dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya rata-rata kemampuan analisis siswa yang sebelumnya 67,03% pada pra siklus, setelah menggunakan model pembelajaran The Power of Two kemampuan analisis siswa rata-rata 75,00% pada siklus I dan 86,88% pada siklus II, terdapat peningkatan sebesar 7,97% pada siklus I dan 11,88% pada siklus II. Selain kemampuan analisis siswa, hasil belajar siswa juga meningkat, hal ini terlihat pada nilai rata-rata dan ketuntasan hasil belajar siswa yang meningkat pada tiap siklus

    Pengembangan Laboratory Work dengan Problem Solving Approach untuk Mengoptimalkan Domain Kognitif pada Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 8 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian dilakukan guna mengembangkan laboratory work dengan problem solving approach untuk mengoptimalkan domain kognitif pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 8 Purworejo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R & D (Research & Development) yang menggunakan prosedur penelitian model Borg & Gall. Penelitian dilakukan di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Uji coba terbatas dilaksanakan di SMA Negeri 8 Purworejo dengan subyek penelitian berjumlah 26 siswa kelas XI IPA-2 SMA Negeri 8 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan metode angket, dan tes. Berdasarkan analisis data validasi dari empat validator yaitu dosen ahli dan guru fisika diperoleh rata-rata total skor untuk validasi RPP laboratory work sebesar 88 dengan precentage agreement 93,98 %. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas RPP laboratory work termasuk dalam kategori sangat baik dan Reliabel. Rerata total skor validasi panduan laboratory work sebesar 40,75 dengan precentage agreement 92,04 % termasuk dalam kategori baik dan reliabel serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran setelah dilakukan sedikit revisi. Keterlaksanaan pembelajaran selama dua kali pertemuan yang diamati oleh dua observer diperoleh rerata skor sebesar 55,25 dengan precentage agreement 98,44 %, termasuk kategori baik dan reliabel. Respon siswa terhadap panduan laboratory work yang dikembangkan adalah sangat setuju dengan skor total 1282 sehingga dapat diartikan bahwa panduan laboratory work yang dikembangkan menarik dan dapat mengoptimalkan domain kognitif siswa. Panduan laboratory work yang dikembangkan mampu mengoptimalkan domain kognitif pada siswa kelas XI IPA dengan kategori baik. Hal ini didasarkan pada rerata skor jawaban pada panduan laboratory work sebesar 912,5 dan rata-rata kelas pada hasil post-test domain kognitif sebesar 79,04 yang telah melebihi batas KKM. Berdasarkan hal di atas, laboratory work dengan problem solving approach untuk mengoptimalkan domain kognitif siswa yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat dikategorikan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran fisika

    Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Berbasis Lingkungan (APBL) pada Materi Dinamika Partikel terhadap Kemampuan Psikomotor P1 Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian guna mengungkap tentang pengaruh penggunaan alat peraga berbasis lingkungan (APBL) pada materi dinamika partikel terhadap kemampuan psikomotor P1 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan teknik random sampling dari populasi 284 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun, sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 155 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan angket yang selanjutnya dianalisis uji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, homogenitas, linieritas dan uji independensi dilakukan sebagai uji prasyarat dan selanjutnya data diuji hipotesis dengan menggunakan regresi linier. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara alat peraga berbasis lingkungan (APBL) terhadap psikomotor P1 peserta didik yang ditunjukkan pada R2 (0,997) dengan korelasi (0,999)

    Pengaruh Kemandirian Belajar Dan Sikap Ilmiah Dalam Metode Eksperimen Berbasis Verifikasi Terhadap Hasil Belajar IPA Fisika Siswa Kelas VII Semester Genap SMP N 2 Wonosobo Tahun Pelajaran 2012/2013

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian guna mengungkap tentang, (1) pengaruh kemandirian belajar dalam metode eksperimen berbasis verifikasi terhadap hasil belajar IPA Fisika kelas VII semester genap SMP N 2 Wonosobo, (2) pengaruh sikap ilmiah dalam metode eksperimen berbasis verifikasi terhadap hasil belajar IPA Fisika kelas VII semester genap SMP N 2 Wonosobo, (3) pengaruh kemandirian belajar dan sikap ilmiah dalam metode eksperimen berbasis verifikasi terhadap hasil belajar IPA Fisika kelas VII semester genap SMP N 2 Wonosobo. Sampelnya adalah 33 siswa dari kelas VII E. Hasil peneitian ini disimpulkan bahwa ada pengaruh kemandirian belajar dalam metode eksperimen berbasis verifikasi terhadap hasil belajar IPA Fisika kelas VII semester genap SMP N 2 Wonosobo dan memberikan sumbangan mandiri sebesar 47,0%,ada pengaruh sikap ilmiah dalam metode eksperimen berbasis verifikasi terhadap hasil belajar IPA Fisika kelas VII semester genap SMP N 2 Wonosobo dan memberikan sumbangan mandiri sebesar 59,9%, ada pengaruh kemandirian belajar dan sikap ilmiah dalam metode eksperimen berbasis verifikasi terhadap hasil belajar IPA Fisika kelas VII semester genap SMP N 2 Wonosobo secara bersama-sama dan memberikan sumbangan mandiri sebesar 62,3%

    Akurasi pendekatan Classical Test Theory dan pendekatan Item Response Theory dalam menganalisis soal UAS Fisika semester genap kelas X SMA Negeri di Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui: (1) reliabilitas, tingkat kesukaran dan indeks daya beda berdasarkan Classical Test Theory (2) goodnes of fit, thrushole dan indeks daya beda berdasarkan Item Response Theory (3) Standart Error of Measurement pada Classical Test Theory dan Item Response Theory.Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi yaitu mengumpulkan lembar jawab UAS. Analisis menggunakan program ITEMAN dan Program BIGSTEP. Hasil analisis (1) Koefisien reliabilitas untuk soal KTSP sebesar 0,806, soal kurikulum 2013 sebesar 0,576. Tingkat kesukaran untuk soal KTSP adalah sebesar 0,374, soal kurikulum 2013 adalah sebesar 0,364. Indeks daya beda untuk soal KTSP sebesar 0,370, soal kurikulum 2013 adalah sebesar 0,270 (2) Goodnes of fit soal KTSP adalah 14,29% yang tidak fit dengan model dan 85,71% yang fit dengan model, sedangkan soal kurikulum 2013 adalah 14,29% yang tidak fit dengan model dan 85,71% yang fit dengan model. Tingkat kesukaran (Thrushole) diperoleh hasil untuk soal KTSP adalah 9,1% tergolong mudah dan 90,9% tergolong sedang. Pada soal kurikulum 2013 terdapat 3,23% tergolong mudah, dan 96,77% soal tergolong sedang. Indeks daya beda soal untuk KTSP diperoleh 0,299 dan pada soal kurikulum 2013 diperoleh 0,160. (3) Standard Error of Measurement (SEM) dari program ITEMAN diperoleh untuk soal KTSP sebesar 2,48, sedang untuk soal kurikulum 2013 sebesar 2,49. Sedang dari program BIGSTEP diperoleh soal KTSP sebesar 0,12 sedangkan untuk soal kurikulum 2013 sebesar 0,16. Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa tingkat akurasi analisis menggunakan pendekatan Item Response Theory lebih tinggi daripada dengan pendekatan Item Response Theory

    Pengaruh Model Pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) Terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian guna mengetahui pengaruh motivasi dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran fisika dengan model pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu guna memperoleh data mengenai pengaruh motivasi dan prestasi belajar dapat berkembang pada pembelajaran Fisika materi Perubahan Zat dengan menggunakan metode Predict, Observe, Explain (POE) . Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 9 Purworejo kelas VIIE dan VIIB yang berjumlah 60. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian uji hipotesis menunjukan =2,557 > 1,67155 artinya ditolak (tobservasi ∉ DK). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terhadap prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen. Predict, Observe, Explain (POE) terhadap motivasi belajar siswa 72,10% dan motivasi belajar siswa pada kelas kontrol 69,78 % yang berarti kelas eksperimen lebih berpengaruh maka terdapat pengaruh pada model pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) terhadap motivasi siswa

    485

    full texts

    498

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Purworejo: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇