Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
1307 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENYUSUNAN SURAT PERTANGGUNGJAWABAN (SPJ) PADA DIVISI KEUANGAN KPU PROVINSI JAWA TIMUR
Policies in a government agency are also made to respond to the needs and problems faced by the community. In the context of the policy of preparing a Letter of Responsibility (SPJ) in the finance division, the General Elections Commission (KPU) was made to ensure transparency and accountability of KPU financial management. SPJ is an important document used to account for the use of the budget that has been received by the KPU. SPJ must be prepared completely, accurately, and in accordance with applicable regulations. This research uses qualitative research methodology with a descriptive approach method. The results of this study stated that the policy of preparing SPJ in the Financial Division of the KPU of East Java Province has been quite effective, it can be seen from the conformity of the principles of SPJ applied in the Finance Division of the KPU of East Java Province, but in its implementation there are still several things that can be improved to increase the effectiveness of the preparation of SPJ in the Financial Division of the KPU of East Java Province.
Keywords: Policy; Effectiveness; SP
PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE MELALUI CIRCLE SENTENCING SEBAGAI KONSTRUKSI SISTEM PERADILAN PIDANA ADAT DI INDONESIA
Abstrak
Saat ini, hukum di Indonesia terus mengalami dinamika, hal ini dapat terlihat jelas melalui banyaknya upaya transformasi dalam tatanan hukum nasional bangsa ini. Salah satunya melalui tindakan pengaturan living law yang diinternalisasikan dalam RKUHP. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kekosongan hukum dalam pengaturan Living Law serta berbagai permasalahan lain terkait penegakan Living Law tersebut. Oleh karena itu, melalui metode penelitian yang bersifat yuridis normatif, penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu solusi dalam mengisi kekosongan hukum yang terjadi, yaitu berupa penerapan circle sentencing di dalam RKUHAP sebagai bentuk restorative justice yang bertujuan memberikan kepastian hukum terutama bagi masyarakat hukum adat.
Kata Kunci: Living Law, KUHAP, Restorative Justice
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Simmental Ditinjau dari Angka Konsepsi dan Service Per Conception
Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) berdasarkan Angka Konsepsi dan Service Per Conception. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah, penelitian dimulai Juni hingga Juli 2023. Metode yang digunakan penelitian adalah deskriptif dan kuantitatif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan metode survey ke peternak dan petugas IB. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Lampung Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan, dan literatur yang terkait. Penelitian dilakukan di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten lampung Tengah. Jumlah sampel di ambil secara purposive sampling yaitu 30 responden dengan pertimbangan memiliki minimal satu ekor sapi betina yang pernah beranak yang menggunakan sistem IB. Data diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Hasil penelitian yang berupa data primer maupun data sekunder yang diperoleh yang bersifat kualitatif dipaparkan secara deskriptif, sedangkan yang bersifat kuantitatif di analisis secara statistik yaitu ditentukan nilai rata-rata kemudian di interpretasikan menurut angka statistik tersebut. Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan sapi potong di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah dengan angka konsepsi 80% sangat baik karena di atas kisaran 60–73%, dan ServicePer Conception (S/C) sebesar 1,71 yang termasuk dalam kategori baik.Kata Kunci: Inseminasi Buatan, sapi potong, angka konsepsi, service per conceptio
Perencanaan Persediaan Packaging dengan Menggunakan Analisis Always Better Control (ABC) dan Metode Min-Max Pada PT. TR
This research aims to update min-max stock and focus on which items need extra supervision using ABC analysis at PT TR. This data collection technique uses observations and statistical data sets. Data collection methods such as direct observation of work areas aim to collect actual data needed for this research. The statistical data set was obtained from the PPIC department. The data source in this research is secondary data, where the data was obtained from data collectors indirectly with the PPIC department. The results of this research indicate that the standards for determining and managing raw material inventories are in accordance with the standards set by the company. The researcher concluded that by using min-max, PT TR can obtain alternative minimum and maximum limit orders according to the budget requirements spent in ordering raw materials, but there are still weaknesses in packaging inventory management activities. Companies such as PT TR must focus more on Products included in group A for the packaging procurement process because this group has a large percentage of monetary value and requires extra supervision.
Keywords: ABC Analysis, Inventory, Min-Max Stock, Warehous
Analisis Postur Kerja Karyawan Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment Di PT. BSM
PT BSM is a manufacturing company that has several employees who work with postures that do not meet ergonomic standards. The quality of this work posture is a key factor in assessing the work efficiency of employees at PT BSM. The research aims to assess the level of risk for PT BSM employees based on work posture to support the design of changes that are useful for reducing the risk of injury or employee discomfort. The research method used is the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) method to assess the upper body position and posture of workers while working, especially within the ergonomics framework for lathe and Milling machine employees. The research results indicated that both employees had a low level of work posture risk, so it is recommended to evaluate work posture to ensure employee safety and comfort in carrying out their duties.
Keywords: Ergonomics, Rapid Upper Assessment, Work Postur
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG DENGAN TEPUNG SORGUM TERHADAP KUALITAS FISIK AYAM BROILER FASE FINISHER: The Effect of Giving Sorghum Flour as a Substitute for Corn Flour on the Physical Quality of Broiler Chickens in the Finisher Phase
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung jagung dengan tepung sorgum terhadap kualitas fisik ayam broiler fase finisher. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Dalam perlakuan terdiri dari satu jenis ransum perlakuan yaitu fase finisher, P0: 100% jagung dalam ransum sebagai kontrol, P1: 25% tepung sorgum substitusi tepung jagung dalam ransum, P2: 50% tepung sorgum substitusi tepung jagung dalam ransum, P3:75% tepung sorgum substitusi tepung jagung dalam ransum. Parameter yang diamati meliputi pH, susut masak daging, daya ikat air dan keempukan daging. Hasil analisis sidik ragam menunjukan bahwa pengaruh pemberian tepung sorgum sebagai substitusi tepung jagung terhadap kualitas fisik ayam broiler fase finisher berpengaruh sangat nyata (P<0,001) terhadap susut masak daging, dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pH, daya ikat air dan keempukan daging. Disimpulkan bahwa pemberian tepung sorgum dengan taraf 0-75% dapat memberikan pengaruh yang sama terhadap pH, daya ikat air dan keempukan daging, namun dapat menurunkan nilai susut masak daging ayam broiler fase finisher dengan nilai susut masak terbaik berada di perlakuan P3 (75% tepung sorgum dalam ransum).
Kata kunci: Ayam broiler, Kualitas fisik daging, Sorgu
PERSENTASE KARKAS BROILER DENGAN PEMBERIAN CAMPURAN LARUTAN TEPUNG GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB) DENGAN TEPUNG BUNGKIL KEDELAI DALAM AIR MINUM: Percentage of Broiler Carcasses by Giving Gambier Flour (Uncaria Gambir Roxb) with Soybean Meal in Drinking Water
Pemberian antibiotik pada ayam dapat meninggalkan residu pada karkasnya dan berpotensi menyebabkan resistensi pada konsumen yang terus-menerus terpapar. Tepung kedelai umumnya mengandung protein kasar, namun pemberiannya harus diatur agar tidak berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung gambir (Uncaria gambir roxb) dengan tepung bungkil kedelai (soybean meal) dalam air minum. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan di kandang ayam Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Bahan yang digunakan adalah DOC ayam broiler, gambir, bungkil kedelai pakan pomersil, desinfektan, vaksin, kapur, sekam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian tepung gambir (Uncaria gambir Roxb) dan tepung bungkil kedelai (Soybean meal) dalam air minum broiler, meliputi A = tanpa perlakuan, B = 0,5 gr gambir ditambah 1,5 gr bungkil kedelai, C = 1 gr gambir ditambah 1 gr bungkil kedelai, D = 1,5 gr gambir ditambah 0,5 gr bungkil kedelai. Hasil analisis sidik ragam didapatkan bahwa penambahan feed additive tepung gambir dan bungkil kedelai yang diberikan dalam air minum broiler memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap perentase karkas broiler, berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase paha broiler. Tetapi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase dada, punggung dan sayap broiler.
Kata kunci: Tepung gambir, Tepung kedelai, Broiler, Karka
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN Gamma-aminobutyric acid TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONDISI FISIOLOGIS DOMBA EKOR TIPIS SEBELUM PENGANGKUTAN: Effect of Gamma-aminobutyric Acid Supplementation on Body Weight Gain and Physiological Condition of Thin-Tailed Sheep Before Transportation
Transportasi merupakan salah satu stressor yang berdampak penyusutan bobot badan domba ekor tipis. Guna mengurangi penyusutan bobot badan selama transportasi diperlukan perlakuan khusus berupa pemberian GABA agar performa dan bobot badan domba ekor tipis meningkat sebelum ditransportasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GABA terhadap domba ekor tipis sebelum dilakukan transportasi. Penelitian dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Pada hari ke 2 sebelum pengangkutan sebanyak 20 ekor domba ekor tipis diberi dosis GABA (0 gr/ekor, 0.3 gr/ekor, 0.6 gr/ekor, 0.9 gr/ekor). Parameter yang akan di ukur adalah Pertambahan Bobot Badan, Frekuensi Pernafasan, Denyut Jantung, Suhu Tubuh. Perbedaan pengaruh antar perlakuan diuji menggunakan uji berjarak Duncan. Hasil penelitian yaitu Pemberian GABA dengan dosis 0,6 gr/ekor memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertambahan bobot badan domba ekor tipis sebelum pengangkutan. Pemberian GABA sampai dosis 0,9 gr/ekor tidak menimbulkan efek negatif terhadap frekuensi pernafasan, denyut jantung dan suhu rektal domba ekor tipis.
Kata Kunci: GABA, Transportasi, Domba ekor tipi
UJI VALIDASI METODE DAN PENETAPAN KADAR RANITIDIN DALAM SEDIAAN TABLET SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV: METHOD VALIDATION TEST AND DETERMINATION OF RANITIDINE CONTENT IN TABLET PREPARATIONS BY UV SPECTROPHOTOMETRY
This study aims to determine the levels of ranitidine in generic and trade name tablet preparations by UV spectrophotometry. Based on the results obtained linearity value of r = 0.9999 with limit of detection (LOD) 0.1667 ppm and limit of quantitation (LOQ) 0.5558 ppm. Precision obtained RSD results of 0.641% and in accuracy obtained % recovery at 3 concentrations of 9, 12 and 15 ppm respectively 101.05; 100.63; and 100.33%. The results of the determination of levels in ranitidine tablet preparations with five generic tablets and five trade name tablets have met the requirements for levels in medicinal preparations for ranitidine tablet preparations according to the Indonesian Pharmacopoeia VI Edition, which contains ranitidine not less than 90.0% and not more than 110.0%. It can be concluded that the UV spectrophotometric method used in the study has met the parameters set in the validation test so that this method can be applied to the analysis of determining ranitidine levels in a laboratory.
Keywords: Ranitidine, UV Spectrophotometry, Method validationPenelitian ini bertujuan untuk melakukan penetapan kadar ranitidin dalam sediaan tablet generik dan merk dagang secara spektrofotometri UV. Penetapan kadar ranitidin dalam sediaan tablet diuji validitasnya berdasarkan parameter linieritas, batas deteksi (LOD) dan batas kuantitasi (LOQ), presisi dan akurasi. Berdasarkan hasil diperoleh nilai linieritas sebesar r = 0,9999 dengan batas deteksi (LOD) 0,1667 ppm dan batas kuantitasi (LOQ) 0,5558 ppm. Presisi didapatkan hasil RSD sebesar 0,641% dan pada akurasi didapatkan hasil % perolehan kembali pada 3 konsentrasi yaitu 9, 12 dan 15 ppm secara berturut-turut 101,05; 100,63; dan 100,33%. Hasil penetapan kadar pada sediaan tablet ranitidin dengan lima tablet generik dan lima tablet merk dagang telah memenuhi persyaratan kadar pada sediaan obat untuk sediaan tablet ranitidin menurut Farmakope Indonesia Edisi VI yaitu mengandung ranitidin tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0%
Pengaruh Customer Experience, Complaint Handling ,Customer Value, E-Service Quality, terhadap Customer Loyalty dengan Customer Satisfaction sebagai Variabel Intervening: (Studi Kasus di Klinik Kecantikan Dr. Glennarda, Sp.KK)
The purpose of this study was to determine and analyze the effect of Customer Experience, Complain Handling, Customer Value, and E-Service Quality on Customer Loyalty with Customer Satisfaction as an Intervening variable, both direct and indirect effects. This study used purposive sampling and accidental sampling techniques with a sample of 100 respondents, the analysis technique used SPSS Version 26.0 with validity test, reliability test, multiple linear regression analysis, significance testing (t test), path analysis and Sobel. Customer Experience (X1) shows a significant influence on Customer Loyalty (Y), Complain Handling (X2) shows a significant influence on Customer Loyalty (Y), Customer Value (X3) shows a significant influence on Customer Loyalty (Y), E-Service Quality (X4) shows a significant influence on Customer Loyalty (Y), there is a significant influence between Customer Experiene (X1) on Customer Loyalty (Y) with Customer Satisfaction (Z) as an intervening variable, there is a significant influence between Complain handling (X2) on Customer Loyalty (Y) with Customer Satisfaction (Z), there is a significant influence between Customer Value (X3) on Customer Loyalty (Y) with Customer Satisfaction (Z) as an Intervening variable, there is a significant influence between E-Service Quality (X4) on Customer Loyalty (Y) with Customer Satisfaction (Z) as an Intervening variable, the Customer Satisfaction (Z) variable has a significant influence on Customer Loyalty (Y).
Keywords: customer experience, complain handling, customer value, e-service quality, customer loyalty dan customer satisfaction