Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
1307 research outputs found
Sort by
PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI PUBLIK MELALUI PENULIS ARTIKEL WISATA DI RADAR BOGOR SEBAGAI MEDIA LOKAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan informasi publik melalui artikel wisata yang dipublikasikan oleh Radar Bogor sebagai media lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data primer serta data sekunder berupa laporan traffic Google Analytics periode September–Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artikel wisata di Radar Bogor memiliki performa tinggi yang ditandai dengan jumlah tayangan stabil, pengguna aktif yang konsisten, serta waktu keterlibatan yang cukup baik. Jenis artikel yang paling diminati publik adalah konten dengan informasi terperinci, seperti harga, fasilitas, keunikan destinasi, serta pengalaman pengunjung. Temuan ini sejalan dengan teori Uses and Gratifications, yang menyatakan bahwa audiens secara aktif memilih media untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Dalam konteks ini, Radar Bogor berhasil menyediakan informasi wisata yang relevan dan berorientasi pada kebutuhan praktis masyarakat, sehingga mampu berfungsi sebagai rujukan utama bagi publik dalam pengambilan keputusan terkait aktivitas wisata lokal.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan informasi publik melalui artikel wisata yang dipublikasikan oleh Radar Bogor sebagai media lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data primer serta data sekunder berupa laporan traffic Google Analytics periode September–Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artikel wisata di Radar Bogor memiliki performa tinggi yang ditandai dengan jumlah tayangan stabil, pengguna aktif yang konsisten, serta waktu keterlibatan yang cukup baik. Jenis artikel yang paling diminati publik adalah konten dengan informasi terperinci, seperti harga, fasilitas, keunikan destinasi, serta pengalaman pengunjung. Temuan ini sejalan dengan teori Uses and Gratifications, yang menyatakan bahwa audiens secara aktif memilih media untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Dalam konteks ini, Radar Bogor berhasil menyediakan informasi wisata yang relevan dan berorientasi pada kebutuhan praktis masyarakat, sehingga mampu berfungsi sebagai rujukan utama bagi publik dalam pengambilan keputusan terkait aktivitas wisata lokal
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS PT KAI PERSERO DIVRE III PALEMBANG DALAM MENDORONG PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM KESELAMATAN KERETA API
Humas memiliki peran penting dalam setiap institusi karena humas merupakan salah satu strategi dalam membentuk citra perusahaan yang positif. Humas biasanya memiliki hubungan yang luas. Oleh karena itu, humas PT KAI Divre III Palembang membutuhkan strategi komunikasi yang efektif dan relevan dalam mengsosialisasikan program keselamatan kereta api kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi humas PT KAI Divre III Palembang dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap program keselamatan kereta api, serta mengetahui bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi oleh humas dalam mengurangi insiden kecelakaan kereta api di wilayah Divre III Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, informan dalam penelitian ini adalah divisi Humas PT KAI Divre III Palembang sebanyak tiga orang yaitu Manager, Asmen dan Staf nya, sementara sumber data yang digunakan adalah wawancara dan observasi langsung. Penelitian ini menggunakan teori citra yang dicetuskan oleh Frank Jefkins pada tahun 1976 sebagai pembentukan citra perusahaan untuk menciptakan kesan positif dibenak publik serta meningkatkan representasi identitas dan reputasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas PT KAI Divre III Palembang sudah diperbarui menggunakan model PIE (Planning, Implementation, Evaluation) yang terbaru. Istilah PIE, Planning berarti membuat rencana yang matang, memilih target warga dan pesan keselamatan yang jelas, Implementation adalah eksekusi melalui Safety Walkthrough dan konten visual yang menarik, dan Evaluation adalah memeriksa hasil dari survei penumpang dan laporan medsos agar terus bisa diperbaiki. Model ini diterapkan melalui sosialisasi multi-media seperti banner, Instagram @sepor_kitogalo, dan reels, serta kerja sama dengan pihak polisi setempat. Akibatnya, kecelakaan di rel berkurang drastis karena masyarakat lebih aktif dalam menjaga keselamatan.Humas memiliki peran penting dalam setiap institusi karena humas merupakan salah satu strategi dalam membentuk citra perusahaan yang positif. Humas biasanya memiliki hubungan yang luas. Oleh karena itu, humas PT KAI Divre III Palembang membutuhkan strategi komunikasi yang efektif dan relevan dalam mengsosialisasikan program keselamatan kereta api kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi humas PT KAI Divre III Palembang dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap program keselamatan kereta api, serta mengetahui bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi oleh humas dalam mengurangi insiden kecelakaan kereta api di wilayah Divre III Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, informan dalam penelitian ini adalah divisi Humas PT KAI Divre III Palembang sebanyak tiga orang yaitu Manager, Asmen dan Staf nya, sementara sumber data yang digunakan adalah wawancara dan observasi langsung. Penelitian ini menggunakan teori citra yang dicetuskan oleh Frank Jefkins pada tahun 1976 sebagai pembentukan citra perusahaan untuk menciptakan kesan positif dibenak publik serta meningkatkan representasi identitas dan reputasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas PT KAI Divre III Palembang sudah diperbarui menggunakan model PIE (Planning, Implementation, Evaluation) yang terbaru. Istilah PIE, Planning berarti membuat rencana yang matang, memilih target warga dan pesan keselamatan yang jelas, Implementation adalah eksekusi melalui Safety Walkthrough dan konten visual yang menarik, dan Evaluation adalah memeriksa hasil dari survei penumpang dan laporan medsos agar terus bisa diperbaiki. Model ini diterapkan melalui sosialisasi multi-media seperti banner, Instagram @sepor_kitogalo, dan reels, serta kerja sama dengan pihak polisi setempat. Akibatnya, kecelakaan di rel berkurang drastis karena masyarakat lebih aktif dalam menjaga keselamatan
SOSIALISASI TATA PEMERINTAHAN YANG BAIK DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN HUKUM MASYRAKAT DESA MATARAM KABUPATEN PRINGSEWU
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Desa Mataram, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, melalui sosialisasi tentang tata pemerintahan yang baik (good governance). Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap konsep transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan supremasi hukum menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan hukum, diskusi interaktif, pembentukan Duta Hukum Desa, dan penyediaan media informasi hukum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman hukum masyarakat dan terbentuknya Duta Hukum yang berperan dalam keberlanjutan edukasi hukum. Selain itu, disampaikan pula pentingnya kontrak tertulis sebagai bentuk perjanjian yang lebih formal dan mudah dibuktikan secara hukum dibandingkan perjanjian lisan, guna menghindari sengketa di tingkat masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi pada terciptanya masyarakat desa yang sadar hukum, transparan, dan berkeadilan.
Kata kunci: Kesadaran hukum, good governance, desa sadar hukum, kontrak tertulis, pengabdian masyaraka
RESPON RUMPUT ODOT DENGAN PEMBERIAN PUPUK BOKASHI DARI BERBAGAI JENIS FESES TERNAK: Odot Grass Response to Providing Bokashi Fertilizer from Various Types of Livestock Feces
Hijauan makanan ternak merupakan sumber pakan utama bagi ternak ruminansia. Sehingga diperlukan perlakuan-perlakuan tertentu agar produktivitas hijauan makan ternak dapat ditingkatkan atau berproduksi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pupuk bokashi dan dosis terbaik untuk pertumbuhan rumput odot. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan kelompok jenis pupuk bokashi (ayam, kambing dan kelinci) dan kelompok dosis (8, 16, dan 32 ton/ha) serta direplikasi sebanyak lima kali. Hijauan makanan ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumput odot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk bokashi feses kambing memiliki tinggi dan diameter tanaman serta berat segar terbaik yaitu 111,32 ± 9,50 cm; 4,90 ± 0,27 cm; dan 395,98 ± 3,29 g/rumpun, sedangkan dosis terbaik pada 16 ton/ha terhadap tinggi dan diameter tanaman serta berat segar terbaik yaitu 105,59 ± 12,83 cm; 4,47 ± 0,65 cm; dan 388,92 ± 8,21 g/rumpun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pupuk bokashi feses kambing dengan dosis 16 ton/ha menghasilkan respon rumput odot terbaik.
Kata kunci: Berat segar, Diameter batang, Hijauan makanan ternak, Tinggi tanaman
 
Penilaian Postur Kerja dengan Metode REBA pada UD. Bintang Terang Roti Ketawa
This research aims to determine the level of complaints felt by workers at UD. Bintang Terang Roti Ketawa, because there is the use of manual tools and a mismatch between body dimensions and the facilities used by the workers, seen from the results of the body map questionnaire that was distributed, there are many complaints felt by the workers, therefore the researchers identified body posture problems using the REBA method, from the assessment of the results using the REBA method obtained very high results or it was said that repairs were carried out immediately. Repairs or design of work facilities were carried out using anthropometric data of workers with normality test calculations, data adequacy, and uniformity so that the results obtained were in accordance with the dimensions of the workers\u27 bodies, the results of facility design. The work succeeded in reducing the level of complaints felt by workers so that the design was suitable for use.
Keywords: Anthropometrics, REBA, UMKM, Work Facilitie
Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode REBA dan Kuesioner NBM Pada Operator Mesin Sizing SA-80 N1 di Industri Otomotif
This research was conducted at a company engaged in automotive manufacturing which produces motorbikes and related spare parts. Based on the results of observations on the production process, especially the sizing process, it is still done manually and has the potential for musculoskeletal disorders. This research is an observational study with a cross-sectional design that focuses on Ergonomics and OSH (Occupational Health and Safety) studies. Data obtained by using the Nordic Body Map (NBW) questionnaire as a tool to measure workers\u27 pain at or after work and using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method to analyze work posture. After completing the NBW questionnaire on 4 sizing machine operators, 1 operator with the highest total individual score of 46 was included in the low category and was then selected to calculate work posture using the REBA method. Based on the results of calculating work posture using the REBA method, the final REBA score is 8. This score indicates (action level) 4 with high-risk conditions and further investigation is needed to prevent Musculoskeletal Disorders (MSDs) in operators
Keywords: Ergonomics, MSDs, NBM, REBA, Work Posture
Perancangan Ulang Tata Letak IKM Tahu Sehat Sari untuk Mengurangi Jarak Material Handling
Small and Medium Enterprises (SMEs) typically operate within limited or small spaces, with production activities that are sometimes mismatched with their available conditions. This includes the Tahu Sehat Sari SME case, where the existing product layout results in significant material handling movement, leading to high operational costs. This research designs a facility layout tailored to the SME’s needs. The layout is developed considering various constraints such as cost, available area, and other resources. The goal of this design is to create a new production layout for Tahu Sehat Sari SME, accommodate its relatively high daily production capacity, to minimize operational costs, reduce material handling distances, and increase productivity. Based on the initial layout of the SME, proposed layouts using methods such as Modified Spanning Tree (MST) and Simulated Annealing (SA) are compared. From the layout designs using single-row Simulated Annealing, double-row Simulated Annealing, and Modified Spanning Tree, the total material handling distances calculated are 8,590, 1,950, and 1,695, respectively, with the total material handling distances in the current layout 2,600 m. The most suitable layout design is determined based on the minimization of total travel distance, directly correlating to the optimization of material handling and the elimination of waste.
Keywords: Double Row, Layout Planning, Modified Spanning Tree, SimulatedAnnealing, Single Ro
Investasi Perancangan Alat Pemberi Pakan pada Ayam Secara Otomatis guna Meningkatkan Produktivitas Kerja
This research aims to design and develop automatic chicken feeding equipment to increase work efficiency, productivity and farmer profits. Using the productivity calculation method before the equipment is designed, feeding requires 3 workers with a time of 15 minutes per session. After implementing the tool, labor requirements were reduced to 2 people with only 10 minutes per session. Using the HPP (Cost of Production) calculation method, this tool is able to increase work productivity by 3.3% and increase farmer profits from IDR 24,196 to IDR 26,924 per day. Based on the payback period calculation, this tool is able to return investment costs within 5 days, with an average expenditure of IDR 592,328 per day. This automatic chicken feeder is designed with the ability to set operational times at 08.00, 16.00 and 24.00, and has a feed capacity of 10 kg/day. The research results show that this tool is effective in increasing the operational efficiency of chicken farms, thereby providing significant benefits for farmers.
Keywords: Automatic, Effective, Productivity
Perakitan Part Bodi Mobil Plant 1 PT TMM menggunakan Sistem Karakuri dalam Mengurangi Pemborosan Gerak Pemindahan Part Upper Arm SUV
This research was conducted to address the issue of motion waste in the process of transferring the Upper Arm SUV part during vehicle assembly at PT TMM. Based on field observations, it was found that the process cycle time, with a standard of 150 seconds, was not achieved and required an average of 241 seconds. Process analysis revealed that the transfer of the Upper Arm SUV part involved additional manual movements, such as pushing the dolly containing the Upper Arm part to the assembly position and manually handling empty part boxes. This prolonged the process time and reduced operational efficiency. To resolve this issue, this study implemented a Karakuri system that utilizes gravity for transferring Upper Arm SUV part boxes to the rack. The results demonstrated that the implementation of the Karakuri system significantly reduced unnecessary movements, improved operational effectiveness, and shortened the part transfer process time. Consequently, the standard cycle time for part transfer was achieved less tha 150 seconds.
Keywords: Karakuri, Line Front Axle, Muda Gerak, Transfer Upper Arm SU
PERTIMBANGAN HAKIM TERKAIT PENETAPAN ASAL USUL ANAK DAN AKIBAT HUKUM ANAK YANG LAHIR DARI PERKAWINAN YANG TIDAK DICATATKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pertimbangan Hakim dalam menentukan asal usul anak yang lahir dalam perkawinan yang tidak dicatatkan berdasarkan Penetapan Pengadilan Agama Kisaran Nomor 110/Pdt.P/2023/PA.Kis serta bagaimana akibat hukum anak yang lahir dalam perkawinan yang tidak dicatatkan yang kemudian diajukan permohonan asal usul anak sesuai Penetapan Pengadilan Agama Kisaran Nomor 110/Pdt.P/2023/PA.Kis. Adapun hasil penelitian ini adalah hakim menggunakan pedoman dari hukum Islam, terutama Pasal 103 ayat (1) dan (2) serta Pasal 99 Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, untuk memeriksa legitimasi anak yang lahir dari perkawinan siri. Jika ditemukan relevansi antara ketentuan hukum Munakahat Islam dan dalil Fiqhiyah dari Al Fiqh Al Islami wa Adillatuhu, hakim dapat mengubah status anak dari tidak terdokumentasi menjadi sah melalui putusan Pengadilan Agama.
Kata Kunci : Anak, Perkawinan, Pengadilan Agama