Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
    1307 research outputs found

    BENTUK-BENTUK COUNTER-HEGEMONY MEDIA ERA INTERNET

    Get PDF
    Di era digital, media massa bukan hanya sebagai alat penyampai informasi, tetapi juga menjadi arena pertarungan ideologis. Hegemoni, menurut Gramsci, mengacu pada dominasi nilai dan ide dari kelas penguasa yang diterima oleh masyarakat luas. Namun, dengan berkembangnya internet, terbuka ruang bagi kelompok minoritas dan gerakan sosial untuk menantang dominasi tersebut melalui apa yang disebut counter-hegemoni. Artikel ini mengeksplorasi bentuk-bentuk counter-hegemoni di media digital, termasuk penggunaan platform seperti media sosial dalam gerakan seperti Arab Spring dan Black Lives Matter, serta media alternatif di Indonesia seperti Tirto.id. Dengan pendekatan analisis wacana kritis, penelitian ini menunjukkan bagaimana gerakan digital dapat memengaruhi opini publik dan menghadapi tantangan hegemoni yang ada. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya strategi inklusif dan kekuatan media digital dalam mendukung perubahan sosial.Di era digital, media massa bukan hanya sebagai alat penyampai informasi, tetapi juga menjadi arena pertarungan ideologis. Hegemoni, menurut Gramsci, mengacu pada dominasi nilai dan ide dari kelas penguasa yang diterima oleh masyarakat luas. Namun, dengan berkembangnya internet, terbuka ruang bagi kelompok minoritas dan gerakan sosial untuk menantang dominasi tersebut melalui apa yang disebut counter-hegemoni. Artikel ini mengeksplorasi bentuk-bentuk counter-hegemoni di media digital, termasuk penggunaan platform seperti media sosial dalam gerakan seperti Arab Spring dan Black Lives Matter, serta media alternatif di Indonesia seperti Tirto.id. Dengan pendekatan analisis wacana kritis, penelitian ini menunjukkan bagaimana gerakan digital dapat memengaruhi opini publik dan menghadapi tantangan hegemoni yang ada. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya strategi inklusif dan kekuatan media digital dalam mendukung perubahan sosial

    IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS WEB SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN YANG DIBERIKAN KEPADA MASYARAKAT DI DESA BANGUNAN KECAMATAN PALAS KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

    Get PDF
    Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Bangunan Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, dengan cara memperbaiki website desa. Tujuannya agar informasi yang diberikan kepada masyarakat, seperti data kependudukan dan anggaran desa, lebih mudah diakses dan dipahami. Selain itu, website juga akan digunakan untuk meningkatkan komunikasi antara desa dengan pemerintah di tingkat yang lebih tinggi. Melalui program ini, kami ingin membantu Desa Bangunan mengembangkan sistem informasi berbasis web yang lebih user-friendly. Dengan tampilan yang menarik dan mudah digunakan, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, seperti data kependudukan, rencana pembangunan desa, dan laporan keuangan. Kami berharap website ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan bahwa perbaikan website desa secara signifikan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi publik. Sebanyak 88% responden menyatakan sangat puas dengan perubahan yang dilakukan. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan teknologi informasi dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Kata kunci: sistem informasi, kualitas pelayanan, web-base

    ECOBRIK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI LINGKUNGAN SISWA SMAN 5 BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    Limbah plastik telah menjadi salah satu permasalahan lingkungan paling serius di Indonesia, dengan jutaan ton sampah yang tidak terkelola mencemari daratan dan lautan setiap tahunnya. Salah satu pendekatan inovatif yang mulai banyak diterapkan adalah ekobrick, sebuah metode pemanfaatan sampah plastik dengan cara mengemasnya ke dalam botol plastik yang dipadatkan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Lebih dari sekadar solusi teknis, ecobrick juga berperan sebagai media edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, terutama di kalangan generasi muda. Pengabdian kepada masyarakat  ini bertujuan untuk mengkaji peran ekobrick sebagai media komunikasi lingkungan di kalangan siswa SMA. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada bagaimana narasi kesadaran ekologis dibangun melalui penggunaan ecobrick dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya dalam meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa terhadap isu lingkungan.  Ecobrick efektif sebagai alat komunikasi lingkungan, karena mampu menyampaikan pesan mengenai pentingnya pengelolaan limbah plastik dan keberlanjutan lingkungan. Proses pembuatan ecobrick yang melibatkan siswa secara aktif juga terbukti meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya isu ini. Namun demikian, terdapat sejumlah hambatan seperti kurangnya pengetahuan awal siswa, narasi yang tidak cukup relevan, serta minimnya infrastruktur pendukung di sekolah. Disipulkan bahwa ecobrick memiliki potensi besar sebagai media edukasi dan komunikasi lingkungan jika dilengkapi dengan narasi yang menarik, pelatihan khusus untuk guru, serta dukungan fasilitas yang memadai. Sebagai langkah lanjutan, integrasi ekobrick ke dalam kurikulum sekolah dan kampanye yang melibatkan komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong kesadaran ekologis yang lebih luas. Kata Kunci: ecobrick, komunikasi lingkungan, siswa SMA, pengelolaan sampah plastik

    Implementasi Manajemen Proyek Pembuatan Sistem Informasi Peminjaman Dokumen Perusahaan Dengan Metode Waterfall

    Get PDF
    This research explores the implementation of project management using the Waterfall method in the context of creating a company document lending information system. The main objective is to improve the efficiency and effectiveness of the document lending process through structured project planning, organization, and supervision. The method for creating this document lending application uses the Waterfall method. This method is used to create a document lending application in stages based on work starting with analysis, design, coding, and testing. The results are expected to provide practical guidance for organizations in adopting the Waterfall method for similar projects, as well as strengthen project management as a strategic tool for achieving corporate goals. Keywords: Manajemen Proyek, Waterfall, Website Aplikas

    Analisis Keterkaitan Alur Produksi QAD dan Inspeksi pada Pengendalian Kualitas Produk Kain PT. AP Menggunakan Metode SQC

    Get PDF
    Quality control is a technical and management process applied to achieve, maintain and improve product or service quality. In the context of PT. AP,that has gone through a continuous process will undergo an inspection process through the Quality Assurance (QA) department to determine the grading/quality level based on fabric defect standards in accordance with existing standards. In the process, the company strives to control and improve the quality of its products. From the statistical quality calculations, in the control chart results, the average quantity does not touch the top line or bottom line, which shows that the production process is running well. Then the cause-and-effect diagram (fishbone diagram) shows several errors made by humans, methods and machines so that the percentage of defective products can be maintained properly. This research aims to provide an overview of the extent to which the Quality Assurance (QA) department is related to quality control and improvement at PT. AP Keywords: Control chart, fabric grading, fishbone diagram, statistical quality control, Quality control

    Usulan Perbaikan Proses Produksi Pada CV. Kandayas Furniture dengan Pendekatan Model Simulasi Sistem

    Get PDF
    Kandayas Furniture is one of the companies engaged in manufacturing tables. The table production process goes through several stages. Based on field observations and interviews that have been conducted, problems arise from the company\u27s production process. The problem exists in the assembly process because many products are waiting, so there is a buildup in the assembly process of the table. The buildup occurs because the assembly process to the finished material warehouse has a considerable distance difference. This resulted in an ineffective production process. Then, in Promodel Now the movement of each work station still uses human labor which results in delays in the production process. From this problem, it is obtained that the process flow changes are more structured, the material handling distance from assembly to finished goods is shorter because there are changes in the lay out that we propose and make material handling time more efficient, using handlift conveyance in each flow, adding assembly operators due to bottlenecks in assembly due to the paint drying process, using a paint oven machine for drying paint to shorten the time and reduce the accumulation of goods, and implementing K3 according to the SOP so that employees avoid work accidents. Keywords: Bottleneck; Productivity; ProModel Software; System Simulatio

    ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023 : ANALYSIS OF PATIENT SATISFACTION WITH PHARMACEUTICAL SERVICES AT WARUNGGUNUNG HEALTH CENTER AND BAROS HEALTH CENTER IN 2023

    Get PDF
    Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa puas pasien BPJS dan pasien umum dengan layanan farmasi yang diberikan di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak pada tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan lembaran kuesioner. Subyek penelitian ini adalah pasien BPJS dan pasien umum di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dimana penetapan sampel berdasarkan pertimbangan dari peneliti dan pengambilan sampel berdasarkan syarat yang berhubungan dengan penelitian sehingga sampel yang diambil harus memenuhi kriteria inklusi dan yang masuk kriteria eksklusi tidak dimasukkan dalam sampel penelitian. Penelitian ini melibatkan 270 responden di Puskesmas Warunggunung dan 260 responden di Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian di Puskesmas Warunggunung diperoleh hasil reliability pasien BPJS (70,18%) umum (70,74%), responsiveness BPJS (70,18%) umum (69,44%), assurance BPJS (71,11%) umum (72,22%), empathy BPJS (72,40%) umum (71,11%), tangible BPJS (70,18%) umum (70,56%) pada Puskesmas Baros diperoleh hasil reliability BPJS (73,84%) umum (74,23%), responsiveness BPJS (76,34%) umum (76,73%), assurance BPJS (74,80%) umum (75,96%), empathy BPJS (72,69%) umum (72,5%), tangible BPJS (66,15%) umum (66,92%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan Puskesmas Warunggunung pada pasien BPJS nilai rata-rata (70,81%) umum (70,81%) sedangkan di Puskesmas Baros pasien BPJS nilai rata-rata (72,76%) umum (73,26%) klasifikasi puas. Tidak terdapat hubungan antara karakteristik usia (p=0,996), jenis kelamin (p=0,084) dan tingkat pendidikan (p=0,140) dengan tingkat kepuasan. Ada hubungan karakteristik pekerjaan p value (0,022) dengan kepuasan pasien BPJS dan pasien umum terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak.Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa puas pasien BPJS dan pasien umum dengan layanan farmasi yang diberikan di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan analisis observasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Pasien BPJS dan pasien umum dari Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada penelitian. Purposeful sampling adalah metode pengambilan sampel. Uji chi-squared digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara karakteristik pasien dan tingkat kepuasan penelitian. Penelitian ini melibatkan 270 responden di Puskesmas Warunggunung dan 260 responden di Puskesmas Baros yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian di Puskesmas Warunggunung diperoleh hasil reliability pasien BPJS (70,18%) umum (70,74%), responsiveness BPJS (70,18%) umum (69,44%), assurance BPJS (71,11%) umum (72,22%), empathy BPJS (72,40%) umum (71,11%), tangible BPJS (70,18%) umum (70,56%) pada Puskesmas Baros diperoleh hasil reliability BPJS (73,84%) umum (74,23%), responsiveness BPJS (76,34%) umum (76,73%), assurance BPJS (74,80%) umum (75,96%), empathy BPJS (72,69%) umum (72,5%), tangible BPJS (66,15%) umum (66,92%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan Puskesmas Warunggunung pada pasien BPJS nilai rata-rata (70,81%) umum (70,81%) sedangkan di Puskesmas Baros pasien BPJS nilai rata-rata (72,76%) umum (73,26%) klasifikasi puas. Tidak terdapat hubungan antara karakteristik usia (p=0,996), jenis kelamin (p=0,084) dan tingkat pendidikan (p=0,140) dengan tingkat kepuasan. Ada hubungan karakteristik pekerjaan (p=0,022) dengan kepuasan pasien BPJS dan pasien umum dengan layanan farmasi di Puskesmas Warunggunung dan Puskesmas Baros Kabupaten Lebak

    FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SHEET MASK EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia Calabura L.) TERHADAP Staphylococcus aureus: FORMULATION AND ANTI BACTERIAL ACTIVITY OF SHEET MASK KERSEN LEAF EXTRACT (Muntingia calabura L.) AGAINST Staphylococcus aureus

    Get PDF
    Jerawat merupakan penumpukan kelenjar minyak pada kulit, disebabkan karena penyumbatan kotoran, dan infeksi bakteri. Bahan alternatif alami yang bisa digunakan untuk anti jerawat yaitu daun kersen (Muntingia calabura L.), mengandung senyawa flavonoid yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Daun kersen dapat dibuat menjadi bentuk sediaan sheet mask untuk mempermudah dalam penggunaan sebagai antijerawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu fisik dan kekuatan hambat dari sheet mask ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Daun kersen diekstraksi dengan pelarut etanol 96% menggunakan metode maserasi kemudian diformulasikan menjadi sheet mask dengan konsentrasi ekstrak daun kersen sebesar 5%, 10%, dan 15%, lalu dilakukan pengujian mutu fisik sediaan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji bobot jenis, uji waktu kering, dan uji hedonik serta uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi disk. Hasil pengujian mutu fisik sediaan sheet mask ekstrak daun kersen dengan ketiga konsentrasi ekstrak tersebut menghasilkan mutu fisik yang baik dan didapatkan diameter kekuatan hambat bakteri Staphylococcus aureus dari sheet mask ekstrak daun kersen yaitu pada formula 1 sebesar 11,54 ± 0,774 mm, formula 2 sebesar 13,175 ± 1,679 mm dan formula 3 sebesar 14,73 ± 1,024 mm yang termasuk kategori kuat.  Jerawat merupakan penumpukan kelenjar minyak pada kulit, disebabkan karena penyumbatan kotoran, dan infeksi bakteri. Bahan alternatif alami yang bisa digunakan untuk anti jerawat yaitu daun kersen (Muntingia calabura L.), mengandung senyawa flavonoid yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Daun kersen dapat dibuat menjadi bentuk sediaan sheet mask untuk mempermudah dalam penggunaan sebagai antijerawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu fisik dan kekuatan hambat dari sheet mask ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Daun kersen diekstraksi dengan pelarut etanol 96% menggunakan metode maserasi kemudian diformulasikan menjadi sheet mask dengan konsentrasi ekstrak daun kersen sebesar 5%, 10%, dan 15%, lalu dilakukan pengujian mutu fisik sediaan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji bobot jenis, uji waktu kering, dan uji hedonik serta uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi disk. Hasil pengujian mutu fisik sediaan sheet mask ekstrak daun kersen dengan ketiga konsentrasi ekstrak tersebut menghasilkan mutu fisik yang baik dan didapatkan diameter kekuatan hambat bakteri Staphylococcus aureus dari sheet mask ekstrak daun kersen yaitu pada formula 1 sebesar 11,54 ± 0,774 mm, formula 2 sebesar 13,175 ± 1,679 mm dan formula 3 sebesar 14,73 ± 1,024 mm yang termasuk kategori kuat Kata Kunci:  Jerawat, Ekstrak daun kersen, Sheet mask, Staphylococcus aureus &nbsp

    Manajemen Pengarsipan pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur

    No full text
    Archives serve as a repository of invaluable information crucial to the organizational sustainability process, capturing diverse historical aspects. The primary objective of archive management is to systematically organize, store, and facilitate access to this information, catering to researchers, historians, scholars, and individuals interested in the study of specific subjects or periods. This research adopts a qualitative descriptive methodology, utilizing observations, documentation, and interviews for data collection. The collected data is then systematically organized and expounded upon using a descriptive approach, providing insights into archival management within the General Bureau of the Provincial Secretariat of East Java. The Sub-Section of Correspondence and Archives within the General Bureau of the Provincial Secretariat of East Java is identified as a key department responsible for archival functions. Notably, archival management in this bureau adheres to the principle of decentralization, granting each section within the General Bureau, including the Household Section, Financial and Asset Administration Section, and Administrative Affairs Section, the autonomy to manage archives independently. The findings of this research affirm that archival management in the General Bureau of the Provincial Secretariat of East Java aligns with the five key aspects of archive management, encompassing the recording of incoming and outgoing correspondence, archival storage, maintenance, depreciation, and disposal of archives. The archival management processes within the General Bureau of the Provincial Secretariat of East Java operate optimally, supported by the availability of adequate human resources and electronic applications. Keywords: management, archiv

    PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KOTA BATAM

    Get PDF
    As a government that has a very strategic authority and position related to its obligations as a "public service" to improve the welfare, prosperity, security and peace of society, regional governments have a very important role in regional development planning. Regional governments in this case must carry out their main tasks which of course must be adjusted to the vision, mission, goals and objectives that will be achieved later. Development is a complex process that requires significant changes in social structures, cultural values, and institutional frameworks to promote faster economic growth, reduce income disparities, and eradicate poverty. Apart from roads, trucks, cable cars and trains, roads are all road elements protected by land transportation infrastructure, including supporting buildings and traffic instruments that are above ground and above water. This scientific work was written using descriptive techniques. This approach can be described as a critical thinking methodology that involves reading articles or other items. In accordance with Law Number 23 of 2014, autonomous regional governments led by regional heads are organized by regional governments. One of the cities or districts in the Riau Islands Province that is still developing is Batam City. Regional governments are still concerned and monitoring infrastructure development. During the Covid-19 epidemic, environmental and meteorological conditions, obstacles and the process of road infrastructure development also occurred. However, considering the existing challenges and setbacks, this can be used as a basis for review and improvement in preparing for the next phase of regional government growth. Therefore, these difficulties do not become a challenge for local governments during the development process; instead, it can be taken into account later.   Keywords: Local Government; Development; Infrastructur

    1,011

    full texts

    1,307

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇