Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
1307 research outputs found
Sort by
Evaluasi Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Peternakan Rakyat Pada Umur Yang Berbeda Di Kecamatan Seputih Agung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi potong betina peternakan rakyat pada umur yang berbeda di Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023 menggunakan 19 responden dengan 58 ekor ternak sapi Bali betina. Penentuan lokasi penelitian ditetapkan secara purposive, yaitu desa Fajar Asri Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Variabel yang diamati meliputi: Service Per Conception (S/C), Conception Rate (CR), Calving Rate (CvR). Data yang diperoleh diolah dan dibahas secara deskriptif. Tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan di Kecamatan Seputih Agung kabupaten Lampung Tengah dapat digolongkan baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai S/C yang rendah (1,81), nilai S/C ini dapat digolongkan baik karena nilai rata rata S/C yang baik adalah 1,6 sampai dengan 2,0. Selain itu Conception rate penelitian ini tinggi (86 %) dan nilai Calving Rate yang tinggi juga yaitu sebesar 78 %. Nilai S/C yang rendah akan diikuti Conception Rate yang tinggi dan Calving Rate yang tinggi.Kata kunci : Sapi Bali, Service per Conception, Conception Rate, dan Calving Rate
DISEMINASI MANAJEMEN KESEHATAN DAN REPRODUKSI KAMBING DI DESA MARGOMULYO KECAMATAN TEGINENENG KABUPATEN PESAWARAN: The Dissemination of Health and Reproductive Management of Goats in Margomulyo Village, Tegineneng Subdistrict, Pesawaran Regency.
Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu desa yang masyarakatnya beternak kambing sebagai salah satu mata pencaharian utama. Survei pendahuluan menunjukkan minimnya pengetahuan masyarakat terkait manajemen kesehatan dan reproduksi kambing. Tim PKM Unila bertujuan untuk berkontribusi dalam pencapaian SDGs Indonesia dan percepatan penurunan stunting serta memberikan solusi atas permasalahan budidaya kambing di masyarakat dengan diseminasi informasi terkait manajemen kesehatan dan reproduksi kambing melalui penyuluhan, diskusi dan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 26 orang peternak kambing di Desa Margomulyo. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini yaitu 1) Diseminasi manajemen kesehatan dan reproduksi kambing dapat meningkatkan serapan pengetahuan peserta masing-masing sebesar 52,27% dan 43,08%; 2) Tingkat pengetahuan peternak kambing berdasarkan umur peternak bahwa semakin muda umur peternak maka semakin tinggi asupan serapan pengetahuan terhadap kegiatan pengabdian; dan 3) Tingkat pengetahuan peternak kambing berdasarkan jumlah kepemilikan ternak bahwa semakin sedikit jumlah kepemilikan ternak kambing maka semakin tinggi asupan serapan pengetahuan terhadap kegiatan pengabdian.
Kata kunci: Diseminasi, Kambing, Manajemen kesehatan, Manajemen reproduksi, Penyuluha
Penerapan Metode Total Productive Maintenance Dengan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Mesin Grinding di PT. VPRK
This research focuses on analyzing the implementation “of Total Productive Maintenance (TPM)” at PT. VPRK “by” utilizing “Overall Equipment Effectiveness (OEE) as an indicator” to assess “the” performance of grinding machines at PT. VPRK. The aim of the research is to evaluate the effectiveness and efficiency of the machine by identifying inhibiting factors that influence the performance of the grinding machine. The TPM method is applied to increase availability, quality and overall machine performance. OEE is used as a critical measuring tool to assess productivity and operational efficiency. The research results show that the OEE value of grinding machines in the January 2023 period is 79.78%. This value is not in accordance with the world-class OEE value standard, which is 85%. The biggest factor that influences the low OEE value is because the machine downtime is quite high, which affects the machine availability value so the machine availability value is 81.16%.
Keywords: Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Total Productive Maintenanc
Analisis Kuersetin dan Rutin pada Ekstrak Krokot (Portulaca oleraceae L.) dan Ekstrak Pare (Momordica charantia L.) secara KCKT: Analysis of Quercetin and Rutin in Krokot (Portulaca oleraceae L.) Extract and Pare (Momordica charantia L.) Extract by HPLC
Krokot (Portulaca oleraceae L.) and Pare (Momordica charantia L.) are plants containing flavonoid compounds of quercetin and rutin. The purpose of this study is to know quercetin levels and rutin in the krokot and pare established by high performance liquid chromatography (HPLC) and to know the acceptance of linearity test requirements. Krokot extraction uses soxhletation techniques with ethanol 96% while pare uses maseration techniques with ethanol 70%. The viscous extract is used for the quercetin and rutin compound concentrations by HPLC using stationary phase is C18, mobile phase is methanol : phospat acid 0,1% (70:30), flow rate of 1 ml/min and the length of the detection at 371 nm wavelength. The result of quercetin compound of krokot gets 0.019 % and the rutin compound 0.042 % while its quercetin compound of pare extract is 0.028 % and the rutin compound 0.037 %. The results of the linearity test of quercetin and rutin compounds obtained a correlation coefficient value of 0.99 so that it meets the requirements for a good linearity test.
Keywords: Quercetin, Rutin, Krokot, Pare, HPLCKrokot (Portulaca oleraceae L.) dan Pare (Momordica charantia L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid berupa kuersetin dan rutin. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar kuersetin dan rutin dalam krokot dan pare yang ditetapkan dengan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) serta mengetahui keberterimaan hasil penetapan kadar senyawa kuersetin dan rutin memenuhi syarat uji linearitas. Proses ekstraksi krokot menggunakan teknik sokhletasi dengan etanol 96%, Sedangkan pare menggunakan teknik maserasi dengan etanol 70% Ekstrak kental hasil ekstraksi digunakan untuk penetapan kadar senyawa kuersetin dan rutin dengan KCKT menggunakan fase diam C18 dan fase gerak methanol : asam fosfat 0,1% (70:30) dengan laju alir 1 ml/menit, dan panjang gelombang deteksi pada 371 nm. Hasil kadar senyawa kuersetin pada krokot adalah 0,019 % dan senyawa rutin 0,042 % sedangkan senyawa kuersetin pada pare adalah 0,028 % dan senyawa rutin 0,037 %. Hasil uji linearitas senyawa kuersetin dan rutin diperoleh nilai koefisien korelasi 0,99 sehingga telah memenuhi persyaratan uji linearitas yang baik
AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA KOMBINASI EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) DAN DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN: ANTIHYPERURICEMIA ACTIVITY OF EXTRACT COMBINATION OF KERSEN LEAF (MUNTINGIA CALABURA L.) AND SOURSOP LEAF (ANNONA MURICATA L.) ON MALE WHITE RATS
Kersen (Muntingia calabura L.) and soursop (Annona muricata L.) have many properties to cure several diseases, including antihiperurisemia, which is a disorder of purine metabolism in which patients experience increased uric acid levels. This study aimed to examine the antihiperuricemia effect of a combination of kersen leaf extract and soursop in male rats orally. Extraction was carried out by maceration using 70% ethanol. This research is a laboratory experimental study using male white mice as test animals. Data were processed in the form of ANOVA and LSD (Least Significant Difference) test results to compare between groups P0 (normal control), PI (negative control), P2 (Allopurinol 9 mg/Kg BW), P3 (410 and 3.5 mg/Kg BW), P4 (410 and 7 mg/Kg BW), P5 (410 and 10.5 mg/Kg BW), P6 (610 and 3.5 mg/Kg BW), P7 (610 and 7 mg/Kg BW), P8 (610 and 10.5 mg/Kg BW), P9 (910 and 3.5 mg/Kg BW), P10 (910 and 7 mg/Kg BW) ), P11 (910 and 10.5 mg/Kg BW). Giving the test material starting on the 8th to 14th day. On the 15th day blood was taken by slaughtering to measure uric acid levels using a UV-Vis spectrophotometer. On examination of uric acid levels, the administration of beef liver can significantly increase uric acid levels in male rats. and the administration of kersen leaf extract and soursop leaves can significantly reduce uric acid levels in male rats. The administration of kersen leaf extract and soursop leaves for 7 days at doses of 910 and 10.5 mg/Kg BW most effectively reduced uric acid levels in hyperuricemic mice.
Keywords: Hyperuricemia, kersen leaves extract, soursop leaves extract Tanaman kersen (Muntingia calabura L.) dan sirsak (Annona muricata L.) memiliki banyak khasiat terhadap penyembuhan beberapa penyakit, diantaranya adalah antihiperurisemia yaitu gangguan metabolisme purin dimana penderita mengalami kenaikan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antihiperurisemia kombinasi ekstrak daun kersen dengan sirsak pada tikus jantan secara oral. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan tikus putih jantan sebagai hewan uji .Data diolah berupa hasil uji ANOVA dan LSD (Least Significantly Difference) untuk membandingkan antara kelompok P0 (Kontrol normal), PI (Kontrol negatif), P2 (Allopurinol 9 mg/Kg BB), P3 (410 dan 3,5 mg/Kg BB), P4 (410 dan 7 mg/Kg BB), P5 (410 dan 10,5 mg/Kg BB), P6 (610 dan 3,5 mg/Kg BB), P7 (610 dan 7 mg/Kg BB), P8 (610 dan 10,5 mg/Kg BB), P9 (910 dan 3,5 mg/Kg BB), P10 (910 dan 7 mg/Kg BB), P11 (910 dan 10,5 mg/Kg BB). Pemberian bahan uji di mulai hari ke 8 sampai 14. Pada hari ke 15 diambil darah dengan cara disembelih untuk diukur kadar asam urat dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis.Pada pemeriksaan kadar asam urat, pemberian hati sapi dapat menaikkan kadar asam urat tikus jantan secara signifikan dan pemberian ekstrak daun kersen dan daun sirsak dapat menurunkan kadar asam urat tikus jantan secara signifikan. Pemberian ekstrak daun kersen dan daun sirsak selama 7 hari pada dosis 910 dan 10,5 mg/Kg BB paling efektif menurunkan kadar asam urat pada tikus hiperurisemia.
 
Pengaruh Motivasi dan Budaya Organisasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Amil Zakat di Lembaga Dompet Dhuafa Republika Jakarta
This research was carried out at the Dompet Dhuafa Republika Foundation Philanthropy Institute by taking the topic of problems in initial observations of Organizational Culture, Work Motivation, and Performance of Zakat Amils, especially of Zakat Amils in Dompet Dhuafa, showing that there is a need for further improvement in Organizational Culture so that zakat amils can really embed the cultural values of the Dompet Dhuafa Organization. The purpose of this research is to find out and analyze the influence of Organizational Culture and Work Motivation on Amil Zakat\u27s Performance at the Dompet Dhuafa Republika Foundation Philanthropic Institute. The methods used in this research are qualitative descriptive and associative methods. The sample in this research was obtained from Amil Zakat who is in the Dompet Dhuafa Republika Philanthropy Building, South Jakarta. The questionnaire has been designed using a Likert scale to obtain data from 3 research variables, namely Organizational Culture, Work Motivation and Employee Performance. Data analysis used Multiple Linear Regression with the help of the SPSS 21.00 program. The research results show that Organizational Culture and Work Motivation influence Amil Zakat\u27s performance by 54.2%.
Keywords: motivation, work organizational culture, performanc
IMPLEMENTASI APLIKASI SIBEKISAR TERHADAP PENILAIAN KINERJA PERANGKAT DAERAH: (Studi Kasus Pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur)
The Organizational Bureau of the Regional Secretariat of East Java Province established an application-based Regional Apparatus performance assessment system, namely SIBEKISAR (Joint Integration System for Performance Implementation of CETTAR Culture), to strengthen integrated performance by all Regional Apparatus while continuing to prioritize the CETTAR work culture (fast, effective, responsive, transparent, accountable, and responsive) in East Java Provincial Government governance. The implementation of the SIBEKISAR application has been stated in East Java Governor Regulation Number 39 of 2021. SIBEKISAR was formed as an effort to assess the work culture of the regional apparatus to be in line with the CETTAR cultural ethos and supported by various indicators that have been determined and developed. This study aims to examine the implementation process of the SIBEKISAR application for the performance assessment of the regional apparatus of East Java Province. The research method used is qualitative research with a case study approach. The discussion in this study focuses on the factors that influence the implementation process of the SIBEKISAR application on the performance appraisal of regional apparatus using Van Meter and Van Horn\u27s implementation theory, which consists of 6 (six) dimensions of measuring implementation performance, namely policy standards and objectives, resources, characteristics of implementing organizations, attitudes or dispositions of implementers, inter-organizational communication, and social, political, and economic environmental conditions. Based on the results of the study, the implementation of SIBEKISAR is going well, but there are still obstacles, namely the imbalance of assessment and the non-optimal attitude of the implementers.
Keywords: Implementation; Application; Performance; Regional Apparatus
IMPLEMENTASI RENCANA AKSI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA (RANHAM) PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SIDOARJO
The National Human Rights Action Plan, hereinafter abbreviated as RANHAM, is one of the important commitments that Indonesia has within the human rights policy framework. This RANHAM policy is implemented by all Regencies/Cities in Indonesia based on Presidential Regulation No. 53 of 2021. One of the districts/cities that also implements this policy is Sidoarjo Regency. Problems regarding human rights will always occur in every region, one of which is Sidoarjo Regency, which is still full of a number of problems regarding human rights. The aim of this research is to find out the extent to which Sidoarjo Regency has implemented the RANHAM policy in 2023. The research was prepared using qualitative descriptive research methods with secondary data taken through interviews, literature reviews, and observation analysis. Apart from that, various sources were also explored to describe practices related to RANHAM, both from official government documents and various reports in print and electronic mass media. In this research it can be concluded that the 2023 RANHAM in Sidoarjo Regency has been implemented by carrying out 7 massive actions in collaboration with regional officials in Sidoarjo Regency. In the implementation of the 7 RANHAM actions, monitoring and evaluation were also carried out and several challenges were found in the implementation of each RANHAM action in Sidoarjo Regency, so it can be concluded that the implementation of RANHAM in 2023 in Sidoarjo Regency is still not optimal.
Keywords: Human Rights; Implementation; RANHA
ADAPTASI INOVASI DAN PERFORMA AKUN TIKTOK “KAMPUNG TANI CIBEUREUM” DALAM MEMBANGUN KESADARAN PRODUK PERTANIAN
Penelitian ini menganalisis performa akun TikTok "Kampung Tani Cibeureum" dalam meningkatkan kesadaran terhadap produk pertanian Kampung Cibeureum. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan eksperimental, penelitian ini melibatkan pelatihan kepada para petani, baik petani senior maupun petani muda (Gen Z), dalam pembuatan konten video di platform TikTok. Data yang digunakan diperoleh dari analisis lima konten unggulan akun TikTok "Kampung Tani Cibeureum" selama periode 24 Juni hingga 22 Agustus, mencakup metrik seperti jumlah penonton, pemirsa baru, sumber lalu lintas, dan insight audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi sumber lalu lintas berasal dari pencarian sebesar 79,7%, yang menunjukkan relevansi konten dengan kata kunci yang dicari pengguna. Selain itu, 89% audiens terdiri dari pria, menunjukkan perlunya strategi konten yang lebih inklusif untuk menarik penonton wanita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan TikTok oleh petani Kampung Tani Cibeureum efektif dalam menarik perhatian audiens baru, namun memerlukan strategi retensi yang lebih baik untuk membangun audiens yang loyal. Penelitian ini juga menekankan pentingnya optimasi kata kunci dan pelatihan berkelanjutan bagi petani untuk memaksimalkan potensi platform media sosial.Abstrak
Penelitian ini menganalisis performa akun TikTok "Kampung Tani Cibeureum" dalam meningkatkan kesadaran terhadap produk pertanian Kampung Cibeureum. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan eksperimental, penelitian ini melibatkan pelatihan kepada para petani, baik petani senior maupun petani muda (Gen Z), dalam pembuatan konten video di platform TikTok. Data yang digunakan diperoleh dari analisis lima konten unggulan akun TikTok "Kampung Tani Cibeureum" selama periode 24 Juni hingga 22 Agustus, mencakup metrik seperti jumlah penonton, pemirsa baru, sumber lalu lintas, dan insight audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi sumber lalu lintas berasal dari pencarian sebesar 79,7%, yang menunjukkan relevansi konten dengan kata kunci yang dicari pengguna. Selain itu, 89% audiens terdiri dari pria, menunjukkan perlunya strategi konten yang lebih inklusif untuk menarik penonton wanita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan TikTok oleh petani Kampung Tani Cibeureum efektif dalam menarik perhatian audiens baru, namun memerlukan strategi retensi yang lebih baik untuk membangun audiens yang loyal. Penelitian ini juga menekankan pentingnya optimasi kata kunci dan pelatihan berkelanjutan bagi petani untuk memaksimalkan potensi platform media sosial.
Kata Kunci: TikTok, pertanian digital, kesadaran produk, pemasaran media sosial, Kampung Tani Cibeureu
UNIQLO SUSTAINIBILITY DALAM TEORI PERUBAHAN SIKAP MCGUIRE
Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas kampanye keberlanjutan Uniqlo dengan menggunakan Teori Perubahan Sikap McGuire sebagai kerangka analisis. Dengan mengikuti enam Langkah. Presentasi, Perhatian, Pemahaman, Penerimaan, Retensi, dan Perilaku Uniqlo berhasil menyampaikan pesan keberlanjutan yang kuat kepada konsumen. Melalui presentasi yang menarik, termasuk iklan dan konten visual yang edukatif, Uniqlo menarik perhatian konsumen terhadap inisiatif keberlanjutan mereka. Pemahaman konsumen diperkuat melalui informasi yang jelas tentang proses produksi dan manfaat lingkungan. Dengan menunjukkan dampak positif bagi konsumen, Uniqlo mendorong penerimaan yang lebih besar terhadap nilai-nilai keberlanjutan. Upaya untuk mempertahankan sikap positif ini dilakukan melalui program loyalitas dan kemudahan dalam berpartisipasi dalam daur ulang. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan strategis yang terintegrasi tidak hanya dapat mengubah sikap konsumen, tetapi juga mendorong tindakan nyata yang berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas kampanye keberlanjutan Uniqlo dengan menggunakan Teori Perubahan Sikap McGuire sebagai kerangka analisis. Dengan mengikuti enam Langkah. Presentasi, Perhatian, Pemahaman, Penerimaan, Retensi, dan Perilaku Uniqlo berhasil menyampaikan pesan keberlanjutan yang kuat kepada konsumen. Melalui presentasi yang menarik, termasuk iklan dan konten visual yang edukatif, Uniqlo menarik perhatian konsumen terhadap inisiatif keberlanjutan mereka. Pemahaman konsumen diperkuat melalui informasi yang jelas tentang proses produksi dan manfaat lingkungan. Dengan menunjukkan dampak positif bagi konsumen, Uniqlo mendorong penerimaan yang lebih besar terhadap nilai-nilai keberlanjutan. Upaya untuk mempertahankan sikap positif ini dilakukan melalui program loyalitas dan kemudahan dalam berpartisipasi dalam daur ulang. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan strategis yang terintegrasi tidak hanya dapat mengubah sikap konsumen, tetapi juga mendorong tindakan nyata yang berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan