Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
    1307 research outputs found

    Usulan Perbaikan Mutu CPO dengan Metode Six Sigma pada PT. PSU PKS Tanjung Kasau

    Get PDF
    PT. PSU Tanjung Kasau is one of the BUMD’s of North Sumatra Province in the agricultural sector. The product produced is Crude Palm Oil (CPO). CPO has quality parameters, namely free fatty acid (FFA) content, water content and dirt content. Based on data on the results of CPO production quality in January and February 2024, there are still several quality parameters that exceed the standards set by the company. Therefore, to determine the level of quality, factors that cause a decrease in the CPO level, and proposed improvements, research was carried out using the Six Sigma method with the stages of define, measure, analyze, improve and control (DMAIC). After processing, the CPO DPMO value was obtained of 676,451.85 with a sigma value of 1.04. Then using the Pareto diagram, it was obtained that the water content and free fatty acid content caused a decrease in CPO quality. Then based on the fishbone diagram, the human factor was obtained which was a lack of discipline, the material factor was bad qualityof TBS, and the machine factor was less than optimal machine performance and the method factor was not in accordance with the SOP. Proposed improvements to overcome the problems include conducting training and evaluation, increasing the supply of TBS and improving infrastructure, conducting regular monitoring and maintenance of machines, improving SOP’s and implementing SOP’s so that corporate governance can run well. Keywords : CPO, DMAIC, Quality, Six Sigma

    STRATEGI PENYALURAN BEASISWA PENDIDIKAN DI LAZISMU BANTUL KOTA

    Get PDF
    Education is an effort to develop skills and optimize the potential that exists in a person to improve the quality of Human Resources (HR). Based on the Constitution, Article 31 Paragraph 1 and Paragraph 2, every individual has the right to receive education and is obliged to follow basic education, while the government is obliged to provide scholarship assistance for poor or underprivileged families. The method used in this study is qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data analysis, and drawing conclusion. The purpose of this study is to analyze the scholarship distribution strategy, inhibiting and supporting factors and provide suggestions in conducting data collection. The results of this study indicated that Lazismu Bantul City strategy in distributing scholarships began the process by registering prospective recipients from AUM SD and SMP in PCM (Muhammadiyah branch leadership) Bantul, as well as collecting information from PRA and the community. However, the implementation of scholarship distribution had experienced obstacles, which has caused the distribution to be less effective.   Keywords: Distribution; Education; Strategy; Scholarship

    ANALISIS KERANGKA REGULASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS APLIKASI DI INDONESIA: MENUJU PELAYANAN YANG BERKUALITAS

    Get PDF
    Application-based public services in Indonesia have experienced rapid development, but are also accompanied by challenges in the regulatory framework that is not yet comprehensive. Problems such as lack of specifications in regulations, personal data protection, and accessibility are obstacles to the delivery of quality public services. This study aims to analyze the regulatory framework for application-based public services in Indonesia and identify factors that influence service quality. This study uses a descriptive qualitative method with a literature study approach. Data were obtained from various sources of literature, laws and regulations, and official documents related to application-based public services in Indonesia. The results of the study indicate that the regulatory framework for application-based public services in Indonesia still has several weaknesses, including the lack of specific specifications in regulations, ambiguity in personal data protection, and lack of standardization and interoperability in applications. In order to realize quality application-based public services, it is necessary to improve the regulatory framework to be more comprehensive, specific, and focused on community needs. Increasing accessibility, personal data protection, standardization, and application interoperability are the keys to creating effective, efficient, and quality public services.   Keywords: Public Service; Regulation; Service Qualit

    KESALAHAN NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI YANG DIBATALKAN OLEH PENGADILAN (Studi Kasus Putusan No. 51/PDT.G/2020/PN. PLG)

    Get PDF
    Dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris, bahwa Notaris adalah Pejabat Umum yang berwenang untuk membuat Akta Autentik. Akta Autentik dalam Pasal 1868 KUHPer yaitu suatu akta yang di buat dalam bentuk yang ditentukan oleh undang-undang oleh/atau dihadapan pejabat umum yang berwenang untuk maksud itu, ditempat di mana akta dibuat. Salah satunya membuat Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Notaris tidak terlepas dari adanya suatu kesalahan, sehingga Notaris dapat dituntut tanggung jawab apabila akta tersebut menimbulkan permasalahan. Sebagaimana yang terjadi dalam Putusan Nomor 51/Pdt.G/2020/Pn. Plg bahwa Turut Tergugat I mengeluarkan Akta Pengikatan Jual Beli No.105 antara Tergugat I dengan Tergugat II dilakukan tanpa sepengetahuan Penggugat. Dalam penelitian ini, dengan rumusan masalah yaitu apakah kesalahan yang dilakukan Notaris terhadap Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 105 yang dibuatnya sehingga dibatalkan oleh Pengadilan sebagaimana dalam Putusan No. 51/PDT.G/2020/PN. PLG dan bagaimanakah tanggungjawab Notaris atas pembatalan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli oleh Pengadilan berdasarkan Putusan No. 51/PDT.G/2020/PN. PLG akibat adanya Perbuatan Melawan Hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif yuridis, menggunakan data sekunder yang didukung dengan wawancara. Simpulan dari penelitian ini bahwa terbukti adanya kesalahan yang dilakukan Notaris, sehingga akta tersebut dibatalkan oleh Pengadilan dan akta tersebut menjadi tidak sah. Notarispun dituntut tanggungjawab secara administratif atas kesalahannya. Kata Kunci: Notaris, Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Tanggungjawa

    PENEGAKAN HUKUM TERHADAP NOTARIS-PPAT YANG TERLIBAT TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 12/PID.SUS-TPK/2023/PT SMG)

    Get PDF
    Seorang Notaris dan PPAT dalam melaksanakan tugas jabatannya harus perpedoman dan berpegang teguh pada UUJN, PP Jabatan PPAT, dan Kode Etik. Namun, pada kenyataannya, hal tersebut belum sepenuhnya diselaraskan dengan praktik kerja di lapangan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan masih adanya seorang Notaris dan PPAT yang mengabaikan tanggung jawab terhadap kewajiban jabatan dan Kode Etik NotarisPPAT seperti contohnya melakukan perbuatan tindak pidana korupsi. Maka yang menjadi rumusan masalah pada penulisan Tesis ini adalah bagaimanakah kedudukan Notaris-PPAT yang terlibat tindak pidana korupsi dalam kasus Putusan Nomor 12/PID.SUSTPK/2023/PT SMG, dan bagaimanakah pelaksanaan penegakan hukum terhadap NotarisPPAT yang terlibat tindak pidana korupsi dalam kasus Putusan Nomor 12/PID.SUSTPK/2023/PT SMG berdasarkan UUJN dan berdasarkan PP Jabatan PPAT. Berdasarkan analisis penulis menggunakan metode penelitian normatif, didapatkan kesimpulan yaitu kedudukan Terdakwa Notaris- PPAT dalam kasus merupakan perbuatan yang memenuhi unsur-unsur dalam Dakwaan Subsider Pasal 3 Undang-Undang PTPK.  Kata Kunci: Tindak Pidana Korupsi, Notaris, PPA

    PERAN HUMAS DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI UPT KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN KELAS A LAMPUNG BULAN JANUARI – JUNI TAHUN 2024

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Peran Humas di UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung dalam meningkatkan pelayanan publiknya. Guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap betapa pentingnya keselamatan diri di situasi darurat, maka Humas di UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung melakukan berbagai indikator peran humas untuk tercapainya peningkatan pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung berperan penting dalam memperkuat kualitas pelayanan melalui empat peran utama humas: komunikator, hubungan, dukungan manajemen, dan menciptakan citra positif. Humas UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung berhasil menyediakan saluran komunikasi yang mudah diakses dan akurat, menjalankan berbagai program edukasi untuk meningkatkan responsivitas masyarakat, dukungan manajemen berupa pelatihan rutin, dan berhasil memperkuat citra positif UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung melalui publikasi kegiatan dan kolaborasi dengan media. Penelitian ini menunjukkan bahwa Humas memegang peran penting dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga reputasi instansi.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Peran Humas di UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung dalam meningkatkan pelayanan publiknya. Guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap betapa pentingnya keselamatan diri di situasi darurat, maka Humas di UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung melakukan berbagai indikator peran humas untuk tercapainya peningkatan pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung berperan penting dalam memperkuat kualitas pelayanan melalui empat peran utama humas: komunikator, hubungan, dukungan manajemen, dan menciptakan citra positif. Humas UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung berhasil menyediakan saluran komunikasi yang mudah diakses dan akurat, menjalankan berbagai program edukasi untuk meningkatkan responsivitas masyarakat, dukungan manajemen berupa pelatihan rutin, dan berhasil memperkuat citra positif UPT Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung melalui publikasi kegiatan dan kolaborasi dengan media. Penelitian ini menunjukkan bahwa Humas memegang peran penting dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga reputasi instansi

    SOSIALISASI PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA DAN WAWASAN KEBANGSAAN

    Get PDF
    Pancasila sebagai dasar negara mempunyai peranan penting dalam segala aspek kehidupan. Kemudian, hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang di dalamnya memuat tujuan pembangunan berbangsa dan bernegara. Konsensus dasar tersebut, kemudian menjadi empat konsensus dasar seutuhnya dan berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia dalam cakupan NKRI. Wawasan kebangsaan dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, komunitas, hingga skala yang lebih besar seperti negara. Empat konsensus dasar merupakan aspek penting yang harus ditanamkan mulai dari diri sendiri. Nilai-nilai dalam empat konsensus dasar mencakup Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Dalam semboyan tersebut menekankan pada aspek persatuan dalam setiap perbedaan yang ada. “Setiap agama, aliran, dan pemikiran tertentu selalu memiliki makna dan tujuan yang sama, sebabnya persatuan merupakan hal yang mutlak dalam keberagaman yang ada. Kata Kunci: Pembinaan, Ideologi, Wawasan Kebangsaan.

    Pengaruh Kepadatan Kandang Terhadap Performa Puyuh (Coturnix Cotrunix Japonica)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan kandang terhadap performa puyuh (Coturnix Coturnix Japonica). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – September 2024 di kandang milik Bapak Juwarto, di Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. Materi penelitian ini adalah puyuh sebanyak 360 ekor umur 42 hari dipelihara di kandang baterray dengan ukuran 100 cm x 50 cm. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah kepadatan kandang yaitu P1 kepadatan 12 ekor , P2 kepadatan 16 ekor, P3 kepadatan 20 ekor, dan P4 kepadatan 24 ekor. Data hasil penelitian ditabulasi menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan kandang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, produksi telur dan konversi pakan selama pemeliharaan.Kata kunci: Kepadatan kandang, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, produksi telur, puyuh (coturnix coturnix japonica

    PENGARUH BERAT TELUR YANG BERBEDA TERHADAP BOBOT TETAS PADA PENETASAN TELUR AYAM KAMPUNG: The Effect of Different Egg Weights on Hatch Weight in the Incubation of Local Village Chicken

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan berat telur terhadap bobot tetas, susut tetas, daya tetas, dan mortalitas embrio pada telur ayam kampung (Gallus domesticus). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh selama 3 bulan. Penelitian menggunakan RAL dengan lima perlakuan berdasarkan kelompok berat telur dan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi bobot tetas, susut tetas, daya tetas, dan mortalitas embrio. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variasi berat telur memiliki pengaruh yang sangat signifikan (P < 0,01) terhadap bobot tetas, di mana telur dengan bobot lebih besar menghasilkan bobot tetas yang lebih tinggi. Namun demikian, berat telur tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap susut tetas, daya tetas, maupun mortalitas embrio. Perlakuan terbaik dicapai pada kelompok telur dengan berat lebih dari 50 gram, yang menghasilkan bobot tetas tertinggi sebesar 44,02 gram. Temuan ini menegaskan pentingnya seleksi bobot telur sebelum proses penetasan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hasil penetasan.   Kata kunci: ayam kampung, bobot tetas, daya tetas, mesin tetas, berat telu

    RESPON ORGAN FISIOLOGIS BROILER TERHADAP PENAMBAHAN ENKAPSULASI EKSTRAK DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina) DALAM AIR MINUM: Response of the Physiological Organs of Broiler to the Addition of Encapsulated Extracts of Bitter Leaf (Vernonia amygdalina) In Drinking Water

    No full text
    Peternakan ayam broiler sangat tergantung pada pakan komersial dan penggunaan antibiotik sintetik untuk mencegah penyakit dan meningkatkan produktivitas. Namun, penggunaan antibiotik dapat meninggalkan residu dalam produk peternakan, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi konsumen. Tujuan penelitian untuk mengetahui respon organ fisiologis broiler terhadap penambahan enkapsulasi daun afrika dalam air minunm. Penelitian dimulai dari pengumpulan bahan baku, pembuatan enkapsulasi ekstak daun afrika, pemeliharaan broiler sampai panen (pengambilan data). Subjek penelitian yang digunakan adalah DOC broiler sebanyak 100 ekor tanpa pemisahan jenis kelamin. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan diberikan pada air minum dengan A 0%, B 0,5%, C 1%, dan D 1,5%. Variabel yang diamati yaitu persentase bobot organ fisiologis (hati, jantung, dan limpa), panjang usus, dan bobot akhir. Penambahan enkapsulasi ekstrak daun afrika memiliki efek tidak signifikan (P>0,05) terhapat persentase organ fisiologis (hati,jantung, limpa) dan panjang usus halus. Namun, pada perlakuan dengan konsentrasi 0,5%, terjadi peningkatan bobot akhir broiler secara signifikan (P<0,05). Dengan demikian, penggunaan enkapsulasi ekstrak daun afrika pada level 0,5% dapat dianggap sebagai dosis optimal untuk meningkatkan bobot akhir ayam broiler secara signifikan.   Kata kunci: hati, jantung, limpa, panjang usus halus, bobot akhi

    1,011

    full texts

    1,307

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇