OJS Untika Luwuk (Universitas Tompotika)
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUICK ON THE DRAW MATERI HIMPUNAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman konsep matematika pada peserta didik yang terdiri tiga indikator, yaitu: (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu, dan (3) mengaplikasikan konsep atau algoritma kedalam pemecahan masalah, dan (4) kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk reprentasi matematika. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe quick on the draw dapat menjadi salah satu alternatif dalam proses pembelajaran matematika pada materi himpunan, karena dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUMON UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika pada pokok bahasan aritmatika sosial di kelas VII MTs Alkhairaat Luwuk dengan penerapan model pembelajaran kumon. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif, dimana subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII A berjumlah 12 peserta didik. Tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematik peserta didik yang terdiri tiga indikator, (1) Menyatakan ulang sebuah konsep, (2) menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu, (3) Mengaplikasikan konsep atau algoritma kedalam pemecahan masalah. Nilai rata-rata kelas melalui tes pemhaman konsep matematika Pada siklus I adalah 61,11 dan meningkat menjadi 80,93 pada siklus II. Sehingga, penerapan model pembelajaran kumon dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INQUIRI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn
Penelitian ini dilatar belakanginya minat dan motivasi siswa, kesulitan pemahaman dan kompetensi siswa, rendahnya nilai siswa, kurang efektifnya belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa, meningkatkan hasil belajar serta mengurangi kesulitan dan meningkatkan aktifitas proses belajar mengajar PPKn. Dari data pengamatan terhadap aktifitas peneliti dan siswa, kemampuan guru mengelola pembelajaran, respon siswa dan tes setelah pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran inquiri diperoleh hasil: (1). Aktifitas guru mengamati aktifitas siswa adalah 25%, dan memberikan latihan terbimbing 17,86% sementara aktifitas dominan siswa mengerjakan soal 31,07%, (2) kemampuan guru mengelola pembelajaran 3,18 % (cukup baik). (3) ketuntasan belajar siswa 93,55%, (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri adalah positif, yaitu 97,14% tertarik, 77,14% berpendapat baru dan masing-masing 82,86%, dan 71,43% berpendapat dan baru masing-masing 82,86%, dan 71,43% berpendapat mudah. Pembelajaran dengan menggunakan metode inquiri merupakan pembelajaran yang cocok diterapkan pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk memperoleh ketuntasan belajar siswa dan aktifitas proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan minat dan motivasi siswa, mengurangi kesulitan dan meningkatkan hasil belajar siswa serta meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar
AKADEMI MUSIK DENGAN GAYA ARSITEKTUR METAFORA DI KOTA LUWUK
Kota Luwuk merupakan salah satu kota di Indonesia yang terletak timur Sulawesi tengah dengan masih kekurangan potensi dalam pengembangan pendidikan dibidang musik, tanpa kita sadari sangat banyak siswa yang mempunyai bakat tetapi tidak di kembangkan, Namun perkembangan yang ada belum sepenuhnya diimbangi dengan sarana dan fasilitas yang tersedia karena masih banyaknya kekurangan dan beberapa kendala yang dihadapi, antara lain masih kurangnya peralatan musik dalam pelaksanaan praktek bermusik, sistem akustikal bangunan yang kurang memadai, tidak adanya ruang-ruang khusus sebagai penunjang pendidikan dan pelayanan akibat ukuran gedung yang sangat kecil dan sempit, ditambah lagi lokasi site yang kurang strategis serta nilai finansial pendidikan yang hanya dapat dijangkau oleh kalangan menengah keatas. Akibatnya banyak pula dari siswa yang ada pada sekolah musik ini yang tidak dapat melanjutkan studi pendidikannya, demikian pula pada wadah pendidikan musik lainnya yang ada di kota Luwuk, Akademi Musik yaitu lembaga pendidikan tinggi yang mendidik tenaga profesional dalam bidang ilmu atau seni musik dimana obyek tidak hanya berfungsi sebagai wadah kegiatan seni musik namun juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan tinggi musik dimana pendidikan bersifat formal dan mengarah pada penciptaan tenaga profesional di bidang music, perencanaan Akademi Musik dengan Gaya Arsitektur Metafora Di Kota Luwuk ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan pendidikan musik khususnya dalam menciptakan elemen-elemen pendukung bangunan dan fasilitas memadai yang mampu memenuhi kebutuhan sebuah wadah akademi musik serta orientasinya dalam melahirkan tenaga kerja yang mandiri dan menguasai keterampilan yang professional
Strategi Peningkatan Produksi Kacang Tanah Di Desa Tinangkung, Banggai Kepulauan
Peningkatan produksi kacang tanah tidak terlepas dari adanya ketersediaan lahan dan penanganan usahatani atau pelaksanaan budidaya yang baik, sehingga dapat menghasilkan peningkatan produksi dan pendapatan petani. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahui faktor strategi internal dan eksternal peningkatan produksi kacang tanah di Desa Tinangkung, Banggai Kepulauan dan Menentukan strategi peningkatan produksi kacang tanah di Desa Tinangkung, Banggai Kepulauan. Berdasarkan hasil Analisis Internal Factor Analysis Summary, terlihat faktor kekuatan memiliki pengaruh atau tingkat kepentisngan relatif tertinggi dengan nilai sebesar 2,22 sedangkan kelemahan memiliki nilai sebesar 1,02. Analisis Eksternal Factor Analysis Summary, terlihat faktor Peluang memiliki pengaruh atau tingkat kepentingan relatif tertinggi dengan nilai sebesar 2,03 sedangkan ancaman memiliki nilai sebesar 0,81.Berdasarkan hasil analisis matriks SWOT diperoleh alternatif strategi peningkatan produksi kacang tanah di Desa Tinangkung yang digunakan adalah Strategi S-O merupakan penggabungan/pencocokan antara faktor internal dengan faktor eksternal dengan cara menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang dengan alternatif strategi yaitu Meningkatkan produksi kacang tanah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ad
Effect of legowo planting system and doses of cow manure on growth and yield of maize (Zea mays L.)
Increasing of maize productivity can be reched through using of superior varieties BISI 18, aplication of organic fertilizer, and regulation of crop populations. This study was aimed to know the influence of jajar legowo planting system (2:1) and cow manure on growth and yield of maize. This research was conducted in Bualemo B, Bualemo, Banggai from July up to October 2020. The experiment was arranged in Randomized Block Design with 2 factors, the first factor is the spacing of planting in legowo planting system (2:1), which consists of 3 levels namely 70 x 25 x 25 cm (J1), 70 x 30 x 30 cm (J2), 70 x 35 x 35 cm (J3), the second factor is the dose of manure which consists of 3 levels namely 8 tons/ha (K1), 9 tons/ha (K2), and 10 tons/ha (K3). Each treatment had 3 replications so there were 27 treatment plots. The results showed that the combination of jajar legowo planting system and cow manure has no effect on the height of plants at 2, 4, and 6 weeks after planting, as well as the number of leaves, but giving the effect on the height of plants at 8 weeks after planting. The combination of jajar legowo planting system and cow manure has a real effect on the average weight of cob and has a very real effect on dry weight per plot. The weight average in corn cobs about 239.67 grams in the spacing of planting 70 x 35 x 35 cm with 8 tons/ha dose of manure. While the grain dry weight average is highest in the spacing of planting 70 x 35 x 35 cm with 10 tons/ha dose of manure and it is about 212.56 ounces
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MELON (CUCUMIS MELO L) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA BERBAGAI MEDIA TANAM
Melon merupakan tanaman yang cukup besar karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi namun dalam hal budidaya terhadap tanaman ini sangat diperlukan penanganan yang intensif, untuk meningkatkan produksi tanaman melon yaitu dengan menggunakan pupuk dan media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media tanam tanah,arang sekam, dan cocopeat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial, faktor pertama adalah media tanam cocopeat (M1), arang sekam (M2) dan tanah top soil (M3) dan faktor kedua konsentrasi POC P0 (0 ml), P1 (50 ml), P2 (75 ml) dan P3 (100 ml). Hasil analisis menunjukan bahwa 1)Media tanam cocopeat berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata. Rata-rata tinggi tanaman terbaik pada umur 1 MST (10.95) cm, 2 MST ( 21.05) cm dan 3 MST (60.72) cm dan jumlah daun 1 MST (3.00), 2 MST (6.15) dan 3 MST (11.15) untuk berat buah (872.75) gram. 2Media tanam arang sekam berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata. Rata-rata pada tinggi tanaman umur 1 MST (10.90)cm, 2 MST (19.62)cm, 3 MST (43.15)cm dan jumlah daun 1 MST (3.00), 2 MST (6.07), 3 MST (9.42) dan berat buah (751.75) gram. 3) Media tanam top soil berpengaruh sangat nyata pada pertumbuhan dan produksi tanaman melon dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata. Rata-rata pada tinggi umur 1 MST (11.00)cm, 2 MST (22.32)cm, 3 MST (45.45)cm dan jumlah daun 1 MST (3.00), 2 MST (6.52), 3 MST (10.15) dan berat buah (654.00) gram. 4)Tidak terdapat interaksi antara media tanam dan pupuk bonggol pisang pada pertumbuhan dan produksi tanaman melon
Analisis Rasio Profitabilitas pada Koperasi Simpan Pinjam Purnama di Kabupaten Banggai Laut
Pembiayaan operasional perusahaan yang berlebihan merupakan salah satu penyebab menurunnya perolehan laba. Alokasi biaya yang berdampak terhadap keuntungan dilihat dari kemampuan perusahaan memperoleh keuntungan, pengembalian asset dan pengembalian modal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Profitabilitas Koperasi Simpan Pinjam Purnama dilihat dari Profit Margin, Return On Asset dan Return On Equity. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yaitu laporan labarugi dan neraca, yang dikumpulkan melalui wawancara dan studi pustaka, Teknik analisis yang digunakan adalah rasio profitabilitas dengan menggunakan Profit Margin, Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE). Hasil analisis dari Profit Margin adalah “Sangat Efisien” karena Koperasi Purnama mampu memperoleh laba bersih dari penjualan di atas persentase 15% artinya Koperasi Purnama memperoleh laba bersih dari penjualan lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Hal ini karena Koperasi Purnama mampu mengelola usahanya dengan baik dan tepat. Hasil perhitungan dari Return On Asset adalah “Efisien” karena Koperasi Purnama mampu menghasilkan laba bersih dari total asset atau keseluruhan sumber daya yang dimiliki yakni diatas persentase 7% artinya Koperasi Purnama menghasilkan laba lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Perhitungan Return on Equity “Kurang Efisien” karena berada diantara 3% - 9% . Modal sendiri Koperasi Purnama belum maksimal dalam menghasilkan laba koperas
Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Patrako Motor Abadi Cabang Luwuk
Setiap organisasi maupun perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja karyawan, Salah satu cara yang digunakan oleh perusahaan yaitu dengan pemberian kompensasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Patrako Motor Abadi Cabang Luwuk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang dikuantitatifkan sehingga menggunakan skala Likert. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner dan wawancara. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 20 Responden yang menjadi karyawan pada Patrako Motor Abadi cabang Luwuk. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi linier sederhana dalam persamaan yaitu Y = a + bX + e, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji t. Hasil analisis data uji t secara parsial signifikan antara kompensasi terhadap kinerja karyawan pada Patrako Motor Abadi Cabang Luwuk. Dengan melihat pedoman interprestasi koefisien korelasi hasil ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat. Koefisien determinasi bebas ( X ) terhadap variabel terikat ( Y ) sebesar 94,5% dan sisanya 5,5% kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Patrako Motor Abadi Cabang Luwuk
Identification and Assessment of Soil Physical and Chemical Properties for Vanili Plants in North Tinangkung District, Banggai Islands Regency
Soil physical and chemical properties are the main factors that significantlyinfluence vanilla production. This study aimed to identify the soil’s physicaland chemical properties, determine the soil fertility status, and evaluate the soilsuitability for vanilla plants cultivated at three villages in Tinangkung UtaraDistrict. This research has been carried out at the long-term monoculture of thevanilla plantation. The soil fertility properties have determined based onphysical properties such as texture (pipete method) and chemical propertiessuch as pH, organic C content (Walkey and Black), P2O5 (olsen) and K2O(HCL25%), base saturation/KB dan cation exchange capacity/CEC ) NH4OAcpH7). The data then matched to PPT soil fertility and BBSDLP land evaluationcriteria for the vanilla plant. The result showed that the soil in the study sitehas clayey texture, neutral soil reaction, moderate KB and P2O5, and moderateto high CEC. On the other hand, the soil exhibited lower content of organic Cand K2O. Despite soil fertility status determined as low, the evaluation analysisresulted marginally suitable, which could be optimised to highly suitable