OJS Untika Luwuk (Universitas Tompotika)
Not a member yet
    161 research outputs found

    The Addition Effectiveness of Sweat Potato Prebiotics on Digestibility and Bacteria In Vitro

    No full text
    Pakan merupakan biaya terbesar dalam produksi peternakan. Pakan yang mengandung antibiotik sudah dilarang penggunaanya karena menimbulkan residu pada ternak sehingga dapat mengganggu kesehatan manusia. Solusi untuk mengganti penggunaan antibiotik adalah dengan penggunaan prebiotik. Salah satu sumber prebiotik adalah ubi jalar. Potensi ubi jalar sebagai sumber prebiotik karena adanya senyawa rafinosa dan meltotriosa. Oligosakarida berupa rafinosa pada ubi jalar merupakan sumber makanan bagi probiotik, karena di dalam usus rafinosa tidak diserap sehingga mikroba berperan dalam mencerna gugus gula rafinosa. Selain itu, produksi ubi jalar juga sangat melimpah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pemberian prebiotik ubi jalar merah, putih dan ungu dengan menggunakan cairan rumen untuk melihat kecernaan bahan kering, bahan organik, VFA total dan total bakteri secara in vitro. Metode penelitian dilakukan dengan cara in vitro dan koloni bakteri dihitung dengan metode pencacahan koloni bakteri hidup dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ubi putih merupakan sumber prebiotik yang paling baik digunakan, karena pada ubi putih jumlah koloni bakteri probiotik yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan ubi merah, ungu, dan ransum kontrol

    HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII DI SMP N 3 LUWUK KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Gaya Belajar Dengan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pagimana  Kabupaten Banggai, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 28 peserta didik Di SMPNegeri 3 Pagimana. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes.Analisis yang digunakan adalah korelasi Product Moment.hal ini maka di peroleh nilai koefisien korelasi (r) =    atau 94,65  % adalah angka positif. Adapun Nilai KD = 89,59% menunjukan besar hubungan antara gaya belajar dengan kemampuan pemahaman konsep matematika Di SMP Negeri 3 Pagimana, sebesar 38,89%. Sedangkan nilai thitung = ., Dengan derajat  kebebasan (db) =28 – 2 = 26 dan taraf signifikansi  0,05 = 2,05 sehingga, thitung  lebih dari pada  ttabel atau  > 2,05 maka korelasi yang terjadi adalah berarti atau signifikan sehingga korelasinya adalah adanya hubungan antara gaya belajar dengan kemampuan pemahaman konsep matematika Di SMP Negeri 3 Pagimana. Dengan demikian hipotesis diterim

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII SEMESTER GENAP UNTUK SMP BERDASARKAN MODEL ELABORASI

    No full text
    Penelitian ini berupaya untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik akibat dari keterbatasan bahan ajar yang tersedia sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik yang cukup rendah.Bahan ajar adalah segala bentuk bahan baik itu berupa informasi, alat maupun teks yang disusun secara sistematis dengan tujuan untuk perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di kelas.Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar pembelajaran matematika semester genap yang baik untuk peserta didik Kelas VIII SMP.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang difokuskan pada pengembangan bahan ajar pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi rata-rata penilaian panelis/validator cukup jelas, indeks validitas isi cukup tinggi yaitu dengan reliabilitas kekonsistenan penilaian panelis/validator sebesar 0,91. Hasil uji coba pun menunjukkan bahwa secara umum respon peserta didik dan guru terhadap penggunaan bahan ajar pembelajaran matematika itu sangat positif.Namun, masih perlu dilakukan revisi-revisi sesuai dengan komentar dan saran dari hasil validasi dan uji coba untuk penyempurnaan bahan ajar pembelajaran.Dari tahapan-tahapan pengembangan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar pembelajaran matematika kelas VIII semester genap untuk dinyatakan layak sebagai bahan ajar karena dinilai telah memenuhi aspek/indikator dari pengembangan bahan ajar pembelajaran

    KOMITMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBUDAYAKAN DISIPLIN KERJA GURU DI SMP NEGERI 1 TOILI KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Adapun tujuan Penelitian ini menganalisa sekaligus mendiskripsikan 1). Komitmen bersama dalm Pembinaan disiplin kerja Guru, 2).Komitmen kepala Sekolah dalam mensosialisasikan disiplin kerja guru, 3),Komitmen Kepala Sekolah dalam menegakkan Disiplin Kerja Guru.Tehnik Analisis Data yang digunakan adalah Reduksi Data,Penyajian data,Penarikan kesimpulan sementara,verifikasi dan kesimpulan ahir,Sebagai hasil kesimpulan penelitian ini : Komitmen kepala Sekolah dalam pembinaan disiplin kerja guru yang dilakukan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Toili  ; pertama, pembinaan disiplin dengan cara,menegakan krdisiplinan, menjadi teladan, dan membentuk tim khusus bidang kedisiplinan guru, dan  mengikutkan guru dalm seminar dan pelatihan, MGMP.kedua. Mensosialisasikan peraturan tentang disiplin kerja guru,Lingkup disiplin, menulis slogan slogan disiplin ditempat strategis,ketiga. Dalam menegakkan disiplin Kepala Sekolah sebagai pimpinan pendidikan di Sekolah, menciptakan suasana kondusif.kerja sama antar personil Sekolah,memberlakukan absen elektronik terhadap kehadiran guru disekolah,memberlakukan rewort dan punishment . dan keempat.Penerapan penghargaan (Reward) ,dan sanksi ( Punishmen ), promosi jabatan bagi guru berkinerja   baik , teguran lisan maupun tulisa bagi yang melanggar disiplin

    DESKRIPSI PERBANDINGAN TAKSONOMI BLOOM DAN IDENTIFIKASI PERUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN FISIKA BERORIENTASI REVISI TAKSONOMI BLOOM

    No full text
    Perumusan tujuan pembelajaran fisika merupakan aspek mendasar dalam kegiatan belajar dan pembelajaran fisika. Sehingga penting bagi para guru untuk menentukan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai berkaitan penguasaan pengetahuan. Taksonomi Bloom (1956) tentang penguasaan pengetahuan telah direkonstruksi oleh Anderson & Krathwohl (2001) sehingga lebih aplikatif dan implementatif. Aplikatif karena revisi taksonomi bloom memiliki enam kategori dalam dimensi proses kognitif yang dapat diaplikasikan pada berbagai situasi pembelajaran yang ingin dicapai/dilakukan oleh peserta didik. Implementatif karena revisi taksonomi bloom memiliki empat kategori penguasaan pengetahuan dalam dimensi pengetahuan, yang bisa diimplementasikan pada suatu (apa yang ingin dicapai) dalam pembelajaran. Walaupun kedua taksonomi tersebut mengarahkan pada domain kognitif, namun terdapat perbedaan mendasar antara Taksonomi Bloom sebelum revisi dan setelah revisi, yaitu perbedaan pada letak penempatan dimensi pengetahuan, dimana revisi taksonomi Bloom menempatkan dimensi pengetahuan menjadi pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, pengetahuan, prosedural, dan pengetahuan metakognitif. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan secara umum tentang perumusan tujuan pembelajaran fisika yang berorientasi revisi taksonomi bloom dengan pendekatan kualitatif teoritis. Dengan menerapkan tabel taksonomi Bloom pada pembelajaran fisika, para guru diharapkan dapat mengidentifikasi, merancang dan merumuskan tujuan pembelajaran fisika dengan tepat dan terukur berikaitan dengan domain kognitif yang hendak dicapai

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION PADA MATERI LINGKARAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada materi lingkaran.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitiannya menunjukkan kemampuan siswa mengidentifikasi masalah dari 78,15% pada siklus I menjadi 86,30% pada siklus II, merencanakan strategi pemecahan masalah dari 67,78% pada siklus I menjadi 76,67% pada siklus II,menyelesaikan masalah dari 67,92% pada siklus I menjadi 77,92% pada siklus II, kemampuan mengevaluasi masalah dari 78,06% pada siklus I menjadi 91,39% pada siklus II disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan Model RME pada siklus II ini berjalan dengan baik. Pembelajaran melalui Model RME dapat meningkatkan aktivitas pada siswa dan guru khususnya pada materi Lingkaran dikelas VIIIB MTs Alkhairat Luwuk. Hal ini dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa dengan Model RME meningkat dari 79,95 % pada siklus I menjadi 94,27% pada siklus II dan hasil observasi aktivitas guru meningkat dari 83,16% pada siklus I menjadi 94,96% pada siklus I

    KOMPETENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM KERJA BIMBINGAN DAN KONSELING

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan program kerja bimbingan dan konseling di SMP Negeri 2 Luwuk, 2) Untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja bagi sekolah dalam membantu guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan program kerjanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dan Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan yang menjadi subjek penelitian adalah kepalah sekolah, guru bidang studi, guru BK dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan program kerja yang ada di SMP Negeri 2 Luwuk sudah cukup baik namun akan lebih baik lagi jika guru BK lebih 1)Memahami secara mendalam konseli yang hendak dilayani, 2)Menguasai landasan teori bimbingan dan konseling, 3)Menyelenggarakan program bimbingan dan konseling yang memandirikan. Dan yang menjadi hambatan bagi sekolah dalam membantu guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan peogram kerjanya yakni kurangnya  kerja sama orang tua dalam mendidik anak di sekolah, dikarenakan orang tua memberikan wewenang penuh kepada guru bimbingan dan konseling dalam mendidik peserta didik sedangkan peran orang tua lebih penting dalam mendidik kepribadian anak di dalam lingkungan keluarga

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    No full text
    Hasil penelituian mengungkapkan bahwa hasil belajar matematika peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) lebih tinggi dari pada peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran langsung (  = 18,05 >  = 4,03). Hal ini terlihat dari rata – rata hasil belajar matematika peseta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada ranah kognitif dengan aspek pengetahuan  (C1), pemahaman (C2), penerapan (C3) dan analisis (C4) mengalami peningkatan sebesar 9,67  sedangkan peserta didik yang diajarakan dengan model pembelajarann langsung pada ranah kognitif dengan aspek pengetahuan  (C1), pemahaman (C2), penerapan (C3) dan analisis (C4) mengalami peningkatan sebesar 7,09. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil belajar matematika peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung

    PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 4 BATUI KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Minat baca disekolah harus ditumbuhkembangkan mengingat lingkungan sekolah adalah tempat yang sangat mendukung untuk kegiatan belajar, dan sebagian besar kegiatan belajar dilakukan dengan cara membaca. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang bersifat korelasional, bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Minat Baca Peserta Didik di SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai. Data penelitian dikumpul dengan menggunakan instrumen berupa angket dengan skala pengukuran menggunakan skala likert. Data selanjutnya diolah dan dianalisis, dengan statistik korelasi untuk menguji hipotesis yang diajukan, dengan demikian  Lingkungan sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat baca peserta didik, hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai t hitung (th) = 1,865 yaitu lebih kecil dari nilai t tabel (tt) = 1,701, (1,865 < 1,701) dengan db = 28 dalam nilai distribusi t pada taraf signifikan 0,05 atau 5% uji satu fihak. Dengan demikian dapat penulis simpulkan bahwa hipotesis  diduga ada Pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan sekolah terhadap minat baca peserta didik di SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai dinyatakan “diterima”

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 4 BATUI KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk Mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dalam menjalani tugas dan fungsinya di SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai (2) Untuk mengetahui bagaimana kualitas profesionalisme kepala sekolah di SMP Negeri 4 Batui Kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif. Subyek penelitian ini adalah guru-guru dan staf di SMP Negeri 4 Batui. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan model analisis interaktif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menyebutkan bahwa (1) Tugas kepala sekolah yang meliputi Menyusun rencana dan program sekolah, Membina kepeserta didikan, pembelajaran dan ketenagaan, Menyelenggarakan administrasi sekolah, Membina dan melaksanakan kerjasama/hubungan dengan masyarakat, Mengelola penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pembelajaran di sekolah sudah sangat baik dan dapat dikatakan telah dilaksanakan oleh kepala sekolah secara efektif dan efisien. Begitu juga dengan fungsi kepala sekolah yang meliputi Sebagai pendidik, Pemimpin, Pengelolah, Administrator, Wirausahawan, Pencipta Iklim Kerja, Penyedia (Supervisor), Pembimbing, semua telah diperankan dan dilaksanakan dengan baik pula. (2) Kepemimpinan kepala sekolah di SMP Negeri 4 Batui sudah dapat dikatakan baik, jika dilihat dari segi efektifitas kepemimpinannya dan kualitas profesionalismenya

    0

    full texts

    161

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Untika Luwuk (Universitas Tompotika)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇