OJS Untika Luwuk (Universitas Tompotika)
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
OPTIMALISASI PENGGUNAAN METODE LEARNING START WITH A QUESTION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK PADA MATERI LINGKARAN DI KELAS VIIIA SMP NEGERI 1 LUWUK KABUPATEN BANGGAI
Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas di SMP Negeri 1 Luwuk Kelas VIII A, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. Rancangan penelitian menggunakan model pembelajaran Spiral Kemmis dan Taggrat yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan pada Tahun Ajaran 2017/2018. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dari 69,15% pada siklus I menjadi 90,06% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari sikus I sampai sikus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dari 68,65% pada sikus I menjadi 92,07% pada siklus II, dan peningkatan hasil observasi guru dari 71,67% dari sikus I menjadi 98,81% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan Metode Learning Start With A Question pada materi lingkaran dapat meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep matematika Peserta Didik Kelas VIII A di SMP Negeri 1 Luwuk Kabupaten Banggai
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) PADA MATERI PERSEGI DI KELAS XI (TKJ) SMK NEGERI 2 LUWUK
Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut diantaranya pada dasarnya Peserta Didik kurang perhatian pada proses pembelajaran, malu bertanya pada guru serta kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal sehingga peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan materi persegi. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model pembelajaran Spiral Kemmis dan Taggrat menurut Arikunto yang dilakukan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan Kelas XI (TKJ) SMK Negeri 2 Luwuk Kabupaten Banggai pada Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dapat dilihat dari 67,196% pada siklus I menjadi 92,804% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dapat diihat dari 71,86% pada siklus I menjadi 93,75% pada siklus II, dan peningkatan hasil observasi guru dapat dilihat dari 72,50% dari siklus I menjadi 92,50% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan Metode Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) pada materi persegi dapat meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas XI (TKJ) SMK Negeri 2 Luwuk Kabupaten Banggai
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA PADA MATERI LOGIKA MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematika ditinjau dari gaya belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan hasil angket dan penggolongan gaya belajar siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui instrument tes, instrument non tes, dan wawancara. Analisis tes kemampuan penalaran matematika dan wawancara mengacu pada indikator kemampuan penalaran matematika yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) siswa dengan gaya belajar visual mampu mengajukan dugaan, melakukan manipulasi, namun masih kurang dalam menarik kesimpulan suatu pernyataan, (2) siswa dengan gaya belajar auditorial mampu mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan suatu pernyataan, dan (3) siswa dengan gaya belajar kinestetik cukup baik untuk indikator mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, dan sangat baik dalam menarik kesimpulan dari suatu pernyataan
RESPON TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) PADA SISTEM BUDIKDAMBER
Budikdamber adalah antisipasi untuk lahan pekarangan yang sempit dalam budidaya pertanian dengan tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui respon sistem budikdamber dan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan bulan juli 2021 di Green House Ale’to kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, dengan metode percobaan faktorial dalam rancangan acak kelompok (RAK). Penelitian ini terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu: A1 = Akuaponik menggunakan ikan lele 10 ekor; A2 = Akuaponik menggunakan ikan lele 20 ekor; A3 = Akuaponik menggunakan ikan lele 30 ekor; A4 = Akuaponik menggunakan ikan lele 40. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat dua belas unit percobaan. Hasil penelitian bahwa respon sistem akuaponik buudikdamber terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy pada tinggi tanaman berpengaruh nyata pada umur 1 MST dan 3 MST, berpengaruh sangat nyata pada umur 2 MST. Jumlah daun berpengaruh nyata pada umur 4 MST serta hasil tanaman berpengaruh sangat nyata pada perlakuan A4 (40 ekor ikan). Perlakuan yang terbaik tedapat pada A4 (40 ekor ikan) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy
DESKRIPSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBERIKAN BIMBINGAN KEPADA SISWA YANG SERING MEMBOLOS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Deskripsi Guru bimbingan dan konseling dalam memberikan bimbingan kepada siswa yang sering membolos di SMK Daerah Luwuk. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam memberikan bimbingan kepada siswa, Guru BK sangat berperan dalam memberikan bimbingan, berdasarkan hasil wawancara dan observasi peneliti dilapangan, yang tampak adalah Guru BK yang selalu memberikan arahan-arahan yang baik sehingga siswa tersebut dapat memahami bagaimana melanggar aturan sekolah sangatlah tidak baik, sehingga dalam mmemberikan bimbingan selalu menciptakan suasana terbuka, kesatuan perilaku yang baik dan komunikasi dialogis yang baik agar bimbingan dapat tercapai dengan baik
BEST PRACTICE PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MANDIRI MENGGUNAKAN BANK SOAL DALAM MENGHADAPI UJIAN SEKOLAH
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Lage dengan tujuan untuk menggambarkan keefektifan penggunaan strategi belajar mandiri dengan menggunakan bank soal dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menjawab soal-soal tipe ujian sekolah pada situasi belajar dari rumah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui wawancara dan tes hasil belajar. Analisis tes hasil belajar mengacu pada indikator keberhasilan yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil belajar peserta didik 71,33 dengan ketuntasan klasikal 73,33%
KONTRIBUSI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI SPLDV
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi SPLDV.di kelas X SMAlNegeri 2 Luwuk. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi sebagai teknik awal untuk mengamati secara langsung mengenai permasalahan yang diteliti, dan tes untuk mengumpulkan data kemampuan pemahaman konsep matematis dan data kemampuan pemecahan masalah matematisTeknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) = 0,6901 bernilai positif. Hal ini menunjukkan kontribusi kemampuan pemahaman konsep matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi SPLDV di kelas X SMA Negeri 2 Luwuk adalah positif dan berada pada interprestasi antara 0,60 – 0,799 yang dimaknai dengan tingkat kontribusi kuat. Adapun Nilai KD = 47,62% menunjukkan besar kontribusi kemampuan pemahaman konsep matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi SPLDV di kelas X SMA Negeri 2 Luwuk. Sedangkan nilai thitung = 4,156. Dengan derajat kebebasan (db) = 21-2 = 19 dan taraf signifikansi 0,05 = 2,093 sehingga thitung > ttabel atau 4,156 > 2,093 maka korelasi yang terjadi adalah berarti atau signifikan artinya hipotesis diterima
Analisis Model Tarikan perjalanan Pada Kawasan pendidikan di Kota Luwuk (Studi Kasus: Jalan Ki Hajar Dewantara Kelurahan Karathon Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai)
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model tarikan perjalanan dan mempekirakan banyaknya tarikan yang menuju kawasan pendidikan di kota Luwuk khususnya jalan Ki Hajar Dewantara. Pengambilan data primer pada penelitian ini dilakukan secara random sampling dengan cara membagikan kuisioner kepada siswa/guru di 3 sekolah dengan sampel 97 orang dari total populasi 3.572 orang, sedangkan data sekunder berupa luas lahan, luas bangunan, jumlah kelas, jumlah siswa dan jumlah guru diperoleh dari pihak sekolah. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda dengan jumlah tarikan perjalanan total dan berdasarkan masing-masing moda sebagai variabel terikat, sedangkan variabel bebasnya adalah luas lahan, luas bangunan, jumlah kelas, jumlah siswa, jumlah guru, kepemilikan kendaraan, serta memperhitungkan faktor biaya, jarak, dan waktu tempuh transportasi. Hasil dari analisis model menunjukkan bahwa model tarikan perjalanan yang paling dapat merepresentasikan realita yang ada adalah bentuk model untuk perjalanan total dengan bentuk pemodelan Y = -6,806 + (1,583) X3 + (0,361) X4 yang mempunyai nilai R2 sebesar 1,000. Bentuk model untuk tarikan perjalanan dengan berjalan kaki dengan bentuk pemodelan Y = 7,600 + (0,200) X7 + (0,800) X10 yang mempunyai nilai R2 sebesar 1,000
Status of Soil Fertility on Rice Fields in Mekarjaya Village, West Toili District
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui status kesuburan tanah pada lahanpadi sawah (Oryza sativa L.) di Desa Mekarjaya Kecamatan Toili Barat.Penelitian ini berlansung dari bulan Juli sampai September 2020. Metode yangdigunakan yaitu Survei Eksploratif-Deskriptif, dimana pemilihan areal pewakilsampel tanah diambil 4 fase berdasarkan lamanya tahun pengolahan sawahyaitu 1, 10, 20, dan 30 tahun. Interpretasi data hasil uji tanah ditabulasikanmenurut waktu pengolahan sawah dalam bentuk tabel sesuai kriteria penilaianhasil analisis tanah. Selanjutnya evaluasi status kesuburan tanah dilakukanmenggunakan kriteria dari Pusat Penelitian Tanah. Hasil Penelitianmenunjukkan tingkat status kesuburan tanah lahan sawah 1 tahun, 10 tahun, 20tahun dan 30 tahun di Desa Mekarjaya Kecamatan Toili Barat berstatus rendahyang dipengaruhi kandungan P2O5 tersedia tanah dan C-organik tanah yangrendah. Selanjutnya pengolahan lahan padi sawah (Oryza sativa L.) DesaMekarjaya, perlu adanya penambahan bahan organik serta pupuk posfor untukmeningkatkan status kesuburan tanahnya
Combination of NPK fertilizer with bokashi rice straw on growth and yield of Cisantana rice varieties
One of the cultivation technologies that need to be considered in increasing rice production is the proper use of fertilizer. This study is to find out the substitution of NPK fertilizer with rice straw bokashi to the growth and yield of rice paddy plants cisantana varieties. This research was conducted from August to November 2020 in Samaku Village, Bualemo District, Banggai Regency. The method used is a RandomIzed Design Group (RAK) factorial pattern consisting of 2 factors, namely factor A (NPK fertilizer) and factor B (Straw Bokashi). The combination of NPK fertilizer and rice straw bokashi has no natural effect on rice paddy plants of Cisantana varieties. Still, it has a natural impact on grain dry weight per plot. The treatment of rice straw bokashi independently has a noticeable effect on the height of the plant, the number of saples, the number of productive saples and the length of the panic. The bokashi straw rice dose of 75% (3.75 tons/ha) is the best dose for high plant growth, number of saples, number of productive saples and malai length. While the dose of 75% NPK (187.5 kg/ha) + 75% bokashi rice straw (3.75 tons/ha) is the best combination dose for varied dry weight of grain per plot