Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Pengaruh label halal dan label BPOM terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Scarlett
Industri kosmetik telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Permintaan konsumen terhadap produk kosmetik semakin tinggi, namun kesadaran akan pentingnya keamanan dan kualitas produk juga semakin meningkat. Perkembangan bisnis produk kecantikan yang berkembang begitu pesat menyebabkan perubahan besar pada pasar, beragam merk produk kecantikan tersebut menyebabkan persaingan ketat dalam industri perawatan kulit. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah Label Halal dan Label BPOM berpengaruh terhadap Keputusan pembelian produk Scarlett pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syahada Padangsidimpuan?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Label Halal dan Label BPOM terhadap Keputusan pembelian produk Scarlett pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syahada Padangsidimpuan. Teori dalam penelitian ini berkaitan dengan perilaku konsumen muslim, Keputusan pembelian, Faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah Budaya, Sosial, Kepribadian dan Psikologi. Produk adalah sesuatu yang ditawarkan pada pasar baik produk nyata ataupun produk tidak nyata sehingga dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan pasar. Label halal yang tertulis dari MUI yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariat islam, Label BPOM yaitu produk dari badan pengawas obat dan makanan yang memiliki wewenang penuh pada proses audit keamanan produk berdasarkan sisi pandang kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 141 orang. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purpossive Sampling. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan angket. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji analisis regresi berganda, uji determinasi (R2), uji t (parsial) dan uji F (simultan) dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 23. Hasil penelitian ini adalah tidak ada pengaruh terhadap Label halal terhadap keputusan pembelian produk Scarlett pada mahasiswa program studi Ekonomi Syariah angkatan 2019 UIN Syahada, ada pengaruh Label BPOM terhadap keputusan pembelian produk Scarlett pada mahasiswa, secara simultan Label Halal dan Label BPOM berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa program studi Ekonomi Syariah angkatan 2019 UIN SYAHADA Padangsidimpua
Pengembangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing berbantu media grafis untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis Siswa pada materi bangun ruang di kelas VIII Ponpes Alliful Ikhwan SAA Silangkitang
Pengembangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing berbantu media grafis dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa, yang ditandai dengan kesulitan mereka dalam mengungkapkan, memahami, dan menyelesaikan masalah matematika khususnya pada materi bangun ruang, baik secara lisan maupun tulisan. Selain itu, banyak siswa kesulitan menyampaikan ide atau solusi secara jelas, terutama dalam diskusi atau presentasi hasil pekerjaan. Situasi ini diperburuk oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang lebih sering dilakukan guru, sehingga siswa cenderung menjadi pasif dalam pembelajaran, ditambah dengan kurangnya media pendukung pembelajaran interaktif di Ponpes Alliful Ikhwan SAA Silangkitang. Instrumen pada penelitian ini berupa wawancara, lembar validasi angket, lembar angket respon guru dan siswa, dan tes kemampuan matematis siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing berbantu media grafis pada materi bangun ruang dikembangkan melalui tahap validasi ahli materi, ahli desain, dan ahli bahasa. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) diujicobakan kepada siswa kelas VIII-A. Subjek uji coba dilakukan di Ponpes Alliful Ikhwan SAA Silangkitang yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing berbantu media grafis telah divalidasi oleh 3 ahli yaitu ahli materi sebesar 86% (sangat valid), ahli desain sebesar 79% (valid), ahli bahasa sebesar 85% (sangat valid). Hasil persentase keseluruhan 83% (sangat valid). Hasil respon guru dan siswa dinyatakan praktis yaitu 85,58%. Selanjutnya pemahaman siswa mengenai bangun ruang pada sub bab pembahasan bangun ruang sisi datar (kubus dan balok) yang dilihat dari hasil pretest dan posttest menggunakan N-Gain Score dengan hasil 0,57 kriteria sedang (efektif). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa LKPD sudah layak, menarik dan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematis sisw
Analisis keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SDN No. 101502 Muaratais I
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kepercayaan diri siswa dalam menjawab pertanyaan yang diajukan guru selama proses pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kurangnya kepercayaan diri ini diakibatkan minimnya perhatian siswa terhadap proses pembelajaran. Sehingga ketika proses belajar mengajar, guru harus mampu menarik perhatian siswa agar menunjukkan keterampilan berbicara yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN No. 101502 Muaratais I. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes lisan, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan di kelas V SDN No. 101502 Muaratais I, diperoleh bahwa: Tingkat keterampilan berbicara siswa kelas V SDN No. 101502 Muaratais I berada dalam kategori baik.Pada aspek pelafalan dari 27 siswa yang ada,seluruh siswa sudah mampu menguasai aspek pelafalan ini. Pada aspek nada dan jeda dari 27 siswa, terdapat total 26 siswa yang mampu dalam aspek ini. Pada aspek kebahasan dari 27 siswa, hanya 18 siswa yang mampu dalam aspek ini. Pada aspek isi pembicaraan dari 27 siswa, terdapat 24 siswa yang mampu dalam aspek ini. Pada aspek kelancaran dari 27 siswa, terdapat 26 siswa yang mampu menguasai aspek ini. Pada aspek bahasa tubuh dari 27 siswa yang ada, terdapat 22 siswa yang mampu menguasai aspek ini. Keterampilan berbicara siswa dipengaruhi oleh faktor kebahasaan seperti kemampuan pelafalan siswa, dan faktor non-kebahasaan seperti bahasa tubuh. Upaya yang dilakukan untuk mengasah keterampilan berbicara siswa ialah dengan membiasakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar terutama dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesi
Manajemen pendidikan keluarga di Kelurahan Pasar Muara Sipongi Kecamatan Muara Sipongi Kabupaten Mandailing Natal
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya manajemen pendidikan keluarga dalam menunjang keberhasilan pendidikan anak, khususnya di Relokasi Kelurahan Pasar Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan keluarga di Kelurahan Pasar Muara Sipongi Kecamatan Muara Sipongi Kabupaten Mandailing Natal.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi kepada enam orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar dan menengah pertama. Analisis data dilakukan dengan pendekatan interaktif model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan jangka panjang belum menjadi prioritas utama keluarga, pengorganisasian kegiatan belajar anak di rumah kurang terstruktur dan peran keluarga dalam menunjang proses pendidikan belum optimal, pelaksanaan pendidikan bersifat pasif, masih dilakukan dengan sederhana belum terstruktur dan masih bersifat instruksional, dan pengontrolan kegiatan belajar masih reaktif, pengawasan cenderung dilakukan setelah masalah muncul, bukan untuk mencegah masalah sejak awal dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses evaluasi pendidikan anak
Kondisi psikologis remaja yang berperan menjadi tulang punggung keluarga di Dusun IX Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu
Seorang remaja yang bekerja dan menjadi sosok tulang punggung dalam keluarga akan mengeluarkan usaha lebih besar dibandingkan teman-teman seusianya untuk mencari nafkah, menyelesaikan urusan rumah tangga serta berusaha fokus pada tugas perkembanggannya semasa remaja. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran remaja yang menjadi tulang punggung keluarga di Dusun IX Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu, kedua untuk mengetahui kondisi psikologis remaja yang berperan menjadi tulang punggung keluarga di Dusun IX Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Teknik pengumpulan dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, maka data tersebut dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Informan peneliti terdapat 5 remaja yang menjadi tulang punggung keluarga, 3 orang tua remaja, 3 teman sebaya dan kepala Desa Teluk Sentosa. Teori yang digunakan adalah teori psikososial Erik Erikson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menanggung jawab ekonomi keluarga, mengambil keputusan utama dalam keluarga, penyemangat dan pelindung merupakan peran remaja yang menjadi tulang punggung keluarga. Kondisi psikologis remaja yang berperan menjadi tulang punggung keluarga meliputi tertekan dan stress, rasa cemas, dewasa sebelum waktunya, dan munculnya rasa bangga. Temuan ini menunjukan bahwa remaja yang berperan menjadi tulang punggung keluarga dapat mempengaruhi psikologis pada dirinya
Analisis pesan moral dalam film “keluarga cemara” kajian semiotika Charles Sander Pierce
Pesan moral merupakan nilai-nilai atau ajaran yang disampaikan dalam suatu karya sastra seperti novel, cerita ataupun film yang bertujuan untuk memberikan pelajaran atau edukasi etika kepada khalayak ramai. Film berperan sebagai salah satu alat modern yang digunakan untuk menyebarkan hiburan selain itu film juga berperan sebagai penyampai nilai pesan moral yang dapat dijadikan suatu pelajaran dan contoh yang bisa ditarik dalam kehidupan sehari-hari. Film Keluarga Cemara merupakan salah satu film yang dapat dijadikan bahan referensi khususnya dalam konteks keluarga. Film ini menceritakan ketabahan dan kesabaran sebuah keluarga tentang apa yang menimpa keluarga mereka sehingga mereka bankrut dan mengalami kerugian yang cukup besar sampai kehidupan mereka jatuh miskin dan harus tinggal di pelosok desa yang disebabkan oleh saudara kandung mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral yang terdapat dalam Film Keluarga Cemara. Penelitian ini mengggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan analisis konten dan kajian pustaka. Pada penelitian ini, untuk menganalisis pesan moral yang terdapat dalam Film Keluarga Cemara menggunakan pemaknaan kajian Semiotika Charles Sander Pierce yang menggunakan 3 tanda triadik atau trikotomi yaitu Representamen (tanda), Object (acuan tanda), serta Interpretant (makna yang ditangkap penerima tanda) dan tanda-tanda tersebut bekerja untuk menghasilkan makna dari tanda setiap adegan yang dipilih. Hasil penelitian yang dilakukan pada Film Keluarga Cemara ini terdapat 6 pesan moral dalam 13 adegan atau scene. Pesan moral yang ditangkap dalam film tersebut diantaranya; (1) Pesan moral tentang kasih sayang, (2) Pesan moral tentang kesabaran dan menguatkan satu sama lain, (3) Pesan moral tentang pantang menyerah, (4) Pesan moral tentang tanggung jawab, (5) Pesan moral tentang tolong menolong, serta (6) Pesan moral tentang keluarga yang mengerti satu sama lain. 13 adegan dengan 6 pesan moral yang terkandung dalam film yang telah dianalisis tersebut dapat dijadikan sebagai contoh dan bahan pelajaran bagi khalayak ramai atau penonton
Pengaruh tingakat kepercayaan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan JNE Padangsidimpuan
Perkembangan teknologi yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih praktis mengubah perilaku konsumen dan kebiasaan berbelanja. Jika sebelumnya penjual dan pembeli melakukan transaksi jual beli secara langsung di pasar tradisional. Saat ini dengan perkembangan teknologi penjual dan pembeli dapat melakukan transaksi jual beli secara online. Pergeseran perilaku konsumen dalam membeli barang inilah mendorong jasa pengiriman barang atau jasa ekspedisi kini semakin diminati setiap harinya oleh kalangan masyarakat di Indonesia. Perkembangan perusahaan pengiriman barang ini membawa konsekuensi perkembangan yang sekaligus memberikan peluang yang besar bagi perusahaan pengiriman barang/jasa ekspedisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan JNE Padangsidimpuan. Metode yang dilakukan dalam metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan non propability sampling, berdasarkan kriteria yang ditetapkan peneliti yaitu pelanggan JNE Padangsidimpuan. Jumlah sampel sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif, uji validitas, uji reabilitas, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis secara parsial (uji t), secara simultan (uji f), dan koefesien secara determinan dengan program spss versi 23. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan hasil thitung (4, 846) > ttabel (0, 2039) sehingga dapat dikatakan bahwa kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan JNE Padangsidimpuan.. Kualitas pelayanan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan JNE Padangsidimpuan dengan hasil thitung (3, 063) > ttabel (0, 2039). Serta kepercayaan dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan hasil Fhitung (27, 161) > Ftabel (2,57)
Peran guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan moralitas siswa Di SMP Negeri 3 Kota Padangsidimpuan
Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Moralitas Siswa di SMP Negeri 3 Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh Pendidikan agama Islam memegang peranan penting dalam pembentukan karakter dan moral siswa. Pendidikan ini tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan agama, tetapi juga untuk membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam. Guru pendidikan agama Islam, sebagai pelaksana utama pendidikan ini, memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing siswa menuju pemahaman dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Peran guru agama Islam mengacu pada berbagai konsep dan prinsip yang menggambarkan bagaimana guru agama Islam seharusnya menjalankan tugasnya dalam mendidik dan membimbing siswa dalam konteks ajaran agama Islam. Guru agama Islam memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan nilai-nilai akhlak dan etika Islam kepada siswa. Ini termasuk membimbing siswa dalam mengembangkan karakter yang baik, seperti kejujuran, kesabaran, dan rasa tanggung jawab. Guru agama Islam juga berperan dalam memotivasi dan menginspirasi siswa untuk mencintai agama dan menjalankannya dengan penuh kesadaran. Ini termasuk membantu siswa mengatasi tantangan spiritual dan emosional yang mereka hadapi. Selain mengajarkan ajaran agama, guru agama juga mendukung perkembangan spiritual siswa. Ini dapat melibatkan bimbingan dalam doa, ibadah, dan hubungan pribadi dengan Allah. Guru agama juga membantu siswa memahami dan menjalankan prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sosial mereka, termasuk berinteraksi dengan sesama dalam masyarakat dengan cara yang baik dan adil. Guru pendidikan agama Islam menghadapi tantangan besar dalam menerapkan dan mengajarkan nilai-nilai moral di tengah lingkungan yang terus berubah. Mereka sering kali harus berhadapan dengan siswa yang kurang motivasi atau dukungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Meskipun kurikulum pendidikan agama Islam dirancang untuk membentuk karakter dan moral siswa, terdapat kesenjangan antara teori yang diajarkan dan praktik nyata yang diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-har
Analisis kesulitan belajar materi pengukuran siswa Kelas III SDN 081 Panyabungan
Pendidikan adalah suatu wadah atau ruang untuk mengasah kemampuan secara langsung dalam bidang akademik. Dalam dunia pendidikan terdapat guru dan siswa, dimana masing-masing memiliki tugas dan fungsinya tersendiri. Guru bertugas untuk memberikan ilmu ataupun hal-hal penting yang disampaikan kepada siswa. Selanjutnya siswa bertugas untuk memahami materi, mendengarkan dan menerapkan apa yang disampaikan oleh guru tersebut. Namun pada kenyataannya masih banyak terdapat kesulitan ketika proses pembelajaran berlangsung. Ada kalanya siswa merasakan kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Pada penelitian ini terdapat rumusan masalah yaitu apa kesulitan belajar materi pengukuran siswa kelas III SDN 081 Panyabungan dan apa saja faktor penyebab kesulitan belajar materi pengukuran siswa kelas III SDN 081 Panyabungan dan tujuannya untuk mengetahui kesulitan belajar materi pengukuran siswa kelas III SDN 081 Panyabungan dan faktor penyebab kesulitan belajar materi pengukuran siswa Kelas III SDN 081 Panyabungan. Selanjutnya, metode penelitian yang dipakai yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Akan menjelaskan atau menggambarkan fenomena yang terjadi. Instrumen yang dipakai adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesulitan belajar materi pengukuran siswa kelas III SDN 081 Panyabungan adalah belajar materi pengukuran yang dialami oleh siswa kelas III SDN 081 Panyabungan yaitu kesulitan memahami maksud soal sebanyak tujuh orang, kesulitan memahami konsep materi sebanyak tiga orang, kesulitan memahami logika cerita sebanyak dua orang, kesulitan dalam menafsirkan soal sebanyak dua orang, kesulitan memilih rumus satu orang, kesalahan berhitung dalam proses perhitungan sebanyak tiga orang, kesalahan dalam operasi hitung sebanyak empat orang dan kesalahan dalam penggunaan proses perhitungan sebanyak satu orang.. Faktor penyebab kesulitan belajar materi pengukuran siswa Kelas III SDN 081 Panyabungan ada dua yaitu faktor yaitu pertama faktor internal yang meliputi: daya ingat siswa yang rendah, minat belajar yang kurang dan rendahnya motivasi belajar. Kemudian faktor eksternal berasal dari dua faktor yaitu berasal dari gur
Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Kelas IV di SD N 200205 Aek Tampang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang monoton sehingga membuat siswa jenuh dan jarang terlihat aktif sehingga membuat siswa kurang bersemangat dalam melaksanakan pembelajaran dan mengakibatkan rendahnya keaktifan belajar. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Apakah penerapan model pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan keaktifan belajar Siswa Kelas IV di SD N 200205 Aek Tampang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV di SD N 200205 Aek Tampang. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart, terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 200205 Aek Tampang dengan jumlah 22 siswa. Instrumen pengumpulan data yang dilakukan enggunkan observasi dan angket. Teknik analisis penelitian yang dilakukan secara deskriptif, kualitatif dan kuantatif. Hasil penelitian ini adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dari pra-siklus, siklus I sampai siklus II, dimana pada pra-siklus dengan nilai rata-rata 55,1 dalam kategori kurang kemudian pada siklus I dengan nilai rata-rata 76,5 di kakategori baik. Dan siklus Iinilai rata-rata 87,6 di kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SD N 200205 Aek Tampan