Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Implementasi pendidikan rabbaniyah dalam membentuk karakter peserta didik di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan
Pentingnya pendidikan rabbaniyah ini yakni sebagai pondasi manusia dalam menyikapi dan bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari. Dengan munculnya berbagai fenomena karakter dengan motif/ kasus yang berbeda-beda, sebagai bentuk nyata bahwa karakter seseorang itu mulai kurang diperhatikan. Seperti halnya bullying, kenakalan remaja maupun masalah broken home. Oleh karena itu, dalam membentuk karakter anak pastinya akan membutuhkan beberapa peran didalamnya, diantaranya peran dari orang tua, guru, dan masyarakat. Adapun studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab berubahnya karakter peserta didik di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan serta untuk mengkaji dampak dari implementasi pendidikan rabbaniyah kepada peserta didik di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait dengan penyebab berubahnya karakter peserta didik dan dampak implementasi pendidikan rabbaniyah dalam membentuk karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab berubahnya karakter peserta didik di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan ada 2 faktor yakni, faktor internal yang timbul dari dalam diri sendiri. contohnya: tidak disiplin waktu, lalai/ceroboh, tidak konsisten dalam berbuat baik, ada keinginan untuk bolos, malas untuk belajar. Dan faktor eksternal yang timbul diluar diri seperti, mudah terpengaruh teman, pergaulan bebas dan tidak sebaya, pengaruh sosmed tanpa pantauan orangtua, serta sering terjadinya keluarga broken home yang membuat anak merasa kurang diperhatikan oleh orangtuanya. Sehingga Dampak implementasi pendidikan rabbaniyah dalam membentuk karakter peserta didik di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan masih kurang terlaksana dengan baik, akan tetapi guru sudah mengimplementasikan karakter rabbaniyah ini. Namun peserta didik belum sepenuhnya mengaplikasikannya di kehidupan sehari-harinya. Seperti dalam hal disiplin waktu belajar, jujur, adil, menghargai teman. Oleh karena itu, pihak sekolah juga mendukung dengan berbagai kegiatan baik itu kegiatan keagamaan seperti yasinan, solat berjamaah, solat dhuha dan ekskul sekolah seperti Pramuka, Seni Baca Al Qur’an, hal ini dilakukan agar peserta didik mempunyai kegiatan yang positif dan bermanfaat serta berguna juga untuk diri sendir
Pemanfaatan media sosial Youtube dalam peningkatan pembelajaran pendidikan agama Aslam di Kelas XI SMKN 1 Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi yang pesat, khususnya dalam penggunaan media sosial YouTube sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Salah satu masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada mata pelajaran Fiqh adalah kurangnya variasi metode pengajaran yang dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Media sosial, khususnya YouTube, telah menjadi platform populer yang digunakan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, namun pemanfaatannya dalam pembelajaran belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat pemanfaatan media sosial YouTube dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada mata pelajaran Fiqh oleh siswa kelas XI di SMKN 1 Simangambat serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap 28 siswa kelas XI di SMKN 1 Simangambat, 2 guru Pendidikan Agama Islam, dan Kepala Sekolah SMKN 1 Simangambat. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai pengalaman siswa dalam menggunakan YouTube sebagai alat pembelajaran, sedangkan observasi dilakukan untuk melihat interaksi siswa selama proses pembelajaran yang memanfaatkan YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube digunakan oleh siswa sebagai sumber tambahan dalam pembelajaran Fiqh, terutama untuk mencari video penjelasan tentang materi yang sulit dipahami di kelas. Manfaat yang dirasakan siswa adalah kemudahan akses, penyajian materi yang menarik, dan fleksibilitas waktu belajar. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya akses internet bagi sebagian siswa dan kurangnya pengawasan guru dalam penggunaan YouTube. Meskipun demikian, hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif dengan memanfaatkan teknologi modern seperti media sosial YouTube. Penelitian ini menyarankan agar guru lebih aktif dalam mengarahkan siswa dalam penggunaan YouTube secara efektif sebagai bagian dari pembelajaran PAI, serta mempertimbangkan kendala teknis yang dihadapi sisw
تطبيق الطريقة السمعية الشفوية في تعليم الحوار بالمدرسة الثانوية الإسلامية منبأ الهداية بونوت بارات كيساران
كان التلاميذ في الصف الثامن في المدرسة الثانوية الإسلامية منبأ الهداية في التحدث باللغة العربية مع أولئك الذين يفوزون بمسابقات الكلام ويلعبون المسرحيات الضخمة ويكتبون الشعر وذلك باستخدام طريقة. لذلك، فإنهم يعانون أيضا من نقص في إتقان المفردات وقلة المعرفة بالقواعد هي إحدى المشكلات في تطبيق الطريقة السمعية الشفوية، ويرجع ذلك إلى خلفياتهم التعليمية المختلفة. تستخدم هذه الدراسة الوصف النوعي. مواضيع هذا البحث هي معلمي اللغة العربية وتلاميذ في الصف الثامن. طريقة جمع البيانات عن طريق الملاحظة والمقابلات والتوثيق. تنفيذ تقنيات تحليل البيانات عن طريق تقليل البيانات وعرض البيانات واستنتاج البيانات. نتائج هذه البحث أن وتتمثل نتائج البحث في تطبيق طريقة السمعية الشفوية في التلاميذ قادرون على الاستماع إلى المواد المختلفة باستخدام الصوت، وللتلاميذ التحدث باللغة العربية، وإتقان تلاميذ مفردات اللغة، والحد من استخدام اللغة الأم. الخلاصة، يستطيع تلاميذ إتقان أربع مهارات، وهي الاستماع والتحدث والقراءة والكتابة وتلاميذ لديهم نطق عربي جيد في أداء الحوار مع المعاملة بالمثل من المعلمين الذين يقيمون كل تلاميذ ومدعومين ببنية تحتية كاملة من المدرسة
Penyimpangan perilaku dan pembinaan akhlak santri di Ma’had Al-Ansor Desa Manunggang Julu Padangsidimpuan Tenggara
Ma’had Al-Ansor merupakan lembaga pendidikan Islam yang menawarkan visi menyiapkan kader-kader ulama yang beriman dan betaqwa serta mampu mengabdikan diri dalam kehidupan bermsyarakat. Selain itu Ma’had Al-Ansor merupakan kelompok kecil yang terdiri dari sebagian besar santri, guru dan anggota lainnya yang saling berinteraksi. Dalam proses interaksi di lingkungan pesantren tersebut, ada nilai dan norma yang dijadikan sebagai pegangan atau aturan dalam berinteraksi. Kendati demikian, keadaan tertentu aturan yang sudah ditetapkan sering dilanggar oleh santri. Pelanggaran santri tersebut disebut sebagai penyimpangan perilaku. Sejalan hal di atas, peneliti tertarik untuk membahas tentang bagaimana penyimpangan perilaku santri di Ma’had Al-Ansor desa Manunggang Julu padang Sidimpuan Tenggara, apa faktor penyebab perilaku menyimpang santri di Ma’had Al-Ansor desa Manunggang Julu Padang Sidimpuan Tenggara, bagaimana metode pembinaan akhlak terhadap santri di Ma’had Al-Ansor desa Manunggang Julu Padang Sidimpuan Tenggara. Permasalahan tersebut dibahas melalui penelitian lapangan. Lokasi penelitian sebagai sumber data melalui observasi di Ma’had Al-Ansor Manunggang Julu Padang Sidimpuan Tenggara, wawancara dengan pihak-pihak yang bersangkutan dan studi dokumentasi. Semua data dianalisis dengan analisis deskriptif dengan metode triangulasi.
Penyimpangan perilaku santri di Ma’had al-ansor desa manunggang julu padangsidimpuan tenggara dapat berupa suatu perilaku meyimpang dengan jenis membolos sekolah, perkelahian antar gang dan kriminalitas anak. Faktor penyebab perilaku menyimpang di sekolah tersebut dapat berupa suatu faktor yang dimana foktor tersebut ialah faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor masyarakat, dan ini sangat berpengaruh terhadap perilaku santri. Pembinaan akhlak terhadap santri di Ma’had tersebut dapat kita lihat dengan pembinaan yang di lakukan berupa bentuk metode-metode, yang ini digunakan untuk menjadikan anak menjadi lebih baik, yang di gunakan ialah metode mau’idah atau nasehat metode pembiasaan dan metode hukuman
Peranan perbankan syariah dalam meningkatkan UMKM di Kota Padangsidimpuan
Kegiatan ekonomi merupakan persoalan yang dihadapi pelaku ekonomi adalah persoalan modal usaha. Banyak dari pelaku UMKM kota Padangsidimpuan yang lebih memilih melakukan pembiayaan pada bank konvensional, tentu ini menjadi sebuah pertanyaan mengapa pelaku UMKM lebih banyak melakukan pembiayaan pada bank konvensional dibandingkan pada bank syariah Indonesia, Dalam penelitian ini peneliti mewawancarai 15 pedagang UMKM yang melakukan pembiayaan dalam bentuk KUR. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan perbankan syariah dalam meningkatkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Padangsidimpuan. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu 15 pedagang UMKM yang melakukan pembiayaan dalam bentuk KUR dan staff Bank Syariah Indonesia KC. Padangsidimpuan. Sumber data sekunder dalam penelitian ini yaitu buku, jurnal, artikel, dan dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan yang dilakukan Bank Syariah Indonesia sangat membantu meningkatkan UMKM di Kota Padangsidimpuan, ada juga 2 UMKM yang mengatakan bahwa peranan bank syariah Indonesia belum membantu meningkatkan UMKM di Kota Padangsidimpuan. Dan peranan-peranan seperti konsultasi mengenai pengembangan usaha, dan bimbingan usaha melalui seminar-seminar ataupun melakukan studi banding dengan usaha-usaha sejenis yang telah bekembang itu sudah dilaksanakan akan tetapi tidak rutin oleh Bank Syariah Indonesia. Bank Syariah Indonesia tidak hanya memberikan pembiayaan kepada usaha menengah keatas saja melainkan Bank Syariah memberikan pembiayaan kepada usaha kecil, mikro maupun ke atas. Bank syariah Indonesia berperan dalam meningkatkan UMKM dapat dilihat dengan berkembangnya usaha, adanya kenaikan pendapatan, serta kenaikan volume penjualan, untuk usaha mereka setelah melakukan pembiayaan pada Bank Syariah Indonesia KC Kota Padangsidimpuan. Peran BSI KC Kota Padangsidimpuan dengan memberikan pembiayaan modal usaha, serta meringankan dan mempermudah UMKM dalam mendapatkan pembiayaan. Upaya yang dilakukan bank syariah dalam meningkatkan pelaku UMKM adalah dengan memberikan pembiayaan jenis KUR
Upaya guru akidah akhlak dalam membina perilaku siswa di MTs Nurul Huda Desa Hiteurat Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara.
Latar belakang masalah dalam penelitian ini di MTs Nurul Huda yaitu banyaknya siswa/siswi yang memiliki perilaku baik dan memiliki perilaku tidak baik. Dalam perilaku yang tidak baik lebih banyak siswa laki-laki dari pada perempuan. Kurangnya komunikasi antara orang tua, anak dan guru mengakibatkan anak berperilaku kurang baik seperti ketika guru menjelaskan anak tidak mendengarkan, suka mengganggu temanya ketika sedang pembelajaran, suka berkata kasar, melawan kepada guru dan orang tua, dan merokok di sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu upaya guru akidah akhlak dalam membina perilaku siswa di MTs Nurul Huda Desa Hiteurat Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk Mengetahui upaya guru Akidah Akhlak dalam membina perilaku siswa di MTs Nurul Huda Desa Hiteurat Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dan metode penetian ini yaitu metode kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan sebenarnya di lapangan secara murni dan apa adanya di lapangan. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan data sekunder. Sumber data primer yaitu Siswa/siswi guru akidah akhlak dan orangtua, sedangkan sumber data sekunder yaitu remaja. Instrumen pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa upaya guru akidah akhlak dalam membina perilaku siswa yaitu siswa yang berperilaku tidak baik seperti ketika gurunya menjelaskan siswa tidak mendengarkannya, mengganggu temanya, tidak mengejarkan tugas (PR), selalu berkata kasar dan merokok di belakang kelas. Adapun solusi dalam permasalahan tentang perilaku yang tidak baik ini yaitu guru akidah akhlak menjadi contoh teladan yang baik, memberikan nasehat, kerja sama dengan orang tua dalam membina siswa dan memberikan motivasi untuk menyemangati siswa
Pengaruh sholat di sekolah terhadap sikap spiritual siswa Di MTs Raudlatul Uluum Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sholat di sekolah terhadap sikap spiritual siswa. Adapun latar belakang masalah penelitian ini adalah dalam Pendidikan Agama Islam, siswa memiliki kemampuan untuk menerima dan menerapkan ajaran agama yang mereka anut dengan kompetensi inti yang terkait dengan sikap spiritual. Namun pada kenyataannya, pada saat ini pelajar Islam sering mengalami penurunan sikap spiritual, terutama dalam hal melaksanakan sholat. Siswa malas melakukan sholat akibat sikap tidak peduli, sulit diatur, kurangnya kesadaran, dan kecenderungan dalam mengabaikan waktu sholat. Adapun beberapa permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sholat dengan sikap spiritual siswa di MTs Raudlatul Uluum Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu dan berapa besar pengaruh adanya sholat terhadap sikap spiritual siswa di MTs Raudlatul Uluum Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasi sebab akibat dengan menggunakan metode survei yang merupakan metode penelitian kuantitatif yang digunakan untuk pengumpulan data. Penelitian menggunakan kuesioner atau daftar pertanyaan dari sampel penelitian. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 50 siswa, lokasi penelitian dilakukan di sekolah MTs Raudlatul Uluum Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu. Peneliti menggunakan angket sholat dan angket sikap spiritual siswa yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis uji normalitas, linieritas, homogenitas, heteroskedastisitas, korelasi dan rumus uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sholat yang telah diterapkan pada sekolah sangat berpengaruh terhadap siswa terutama pada sikap spiritual mereka, hal ini dapat dilihat melalui hasil uji korelasi dan uji t yaitu uji korelasi sebesar 40,4% yang berarti berpengaruh cukup kuat. Sedangkan pada hasil uji t pelaksanaan sholat berjamaah meningkatkan sikap spiritual siswa dengan nilai thitung > ttabel yaitu 3.056 > 2.012 maka secara signifikan terdapat pengaruh
Nilai-nilai moderasi beragama dalam buku ajar pendidikan agama Islam dan budi pekerti SMA Kelas X pada kurikulum merdeka
Moderasi beragama adalah salah satu cara untuk menciptakan kerukunan antarumat beragama yang harmonis dalam bingkai kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada materi-materi pendidikan agama Islam di setiap jenjangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai moderasi beragama dalam buku ajar pendidikan agama Islam dan budi pekerti kelas X.
Jenis penelitian adalah library research (penelitian kepustakaan) yang bersifat deksriptif analisis dimana sumber data diperoleh dari riset kepustakaan. Adapun teknik pengumpulan data ialah menggunakan dokumentasi yaitu pengumpulan datanya diperoleh dari dua sumber yakni data primer yaitu buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X Kurikulum Merdeka terbitan Erlangga 2022, data sekunder yaitu dari berbagai buku yang memiliki kesamaan pembahasan dan mampu melengkapi, menjelaskan, menjawab persoalan-persoalan yang muncul. Teknik keabsahaan data ialah triangulasi dan kontingensi, sedangkan analisis yang digunakan ialah content analysis (analisis isi).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X terdapat sepuluh nilai moderasi beragama yang tersebar di materi pelajaran. Dari yang sepuluh nilai moderasi termuat yaitu nilai Wasathiyah, Tawazun, I’tidal, Tasamuh, Musawah, Syuro, Ishlah, Awlawiyah, Tathawur Wa Ibtikar, dan Tahahdhdur. Buku ajar pendidikan agama Islam dan budi pekerti kelas X tersebar di setiap babnya walaupun kurang lengkap. Muatan materi dalam buku ajar idealnya perlu dilengkapi nilai-nilai moderasi beragam
Pengaruh live streaming shopping tikTok dan kepercayaan konsumen online terhadap keputusan pembelian
Keputusan pembelian di TikTok shop menduduki peringkat kedua terbanyak digunakan pada tahun 2024, namun keputusan pembelian di TikTok memberikan dampak negatif diantaranya seperti risiko kualitas produk yang dibeli tidak sesuai dengan harapan atau deskripsi karena pembelian di TikTok shop sering kali didorong oleh adanya manipulasi visual atau promosi kreator, ada risiko bahwa produk terlihat lebih menarik dalam video daripada kenyataannya. Kualitas produk bisa berbeda dari yang terlihat, terutama jika deskripsi produk kurang lengkap yang berpotensi merugikan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh live streaming shopping TikTok dan kepercayaan konsumen online secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syahada Padangsidimpuan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, sampel penelitian sebanyak 95 responden. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Instrumen pengumpulan data dengan menyebarkan kuisioner, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan uji validitas, uji Reliabilitas, uji normalitas, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi (R2), uji parsial (uji t), uji simultan (uji F). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh live streaming shopping TikTok terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syahada Padangsidimpuan, terdapat pengaruh kepercayaan konsumen online terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syahada Padangsidimpuan, dan terdapat pengaruh live streaming shopping TikTok dan kepercayaan konsumen online secara simultan terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syahada Padangsidimpua
Pengaruh pemberian reward terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SDN 1205 di Silenjeng Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward terhadap minat belajar siswa, dengan latar belakang penerapan metode pembelajaran yang kurang optimal dalam meningkatkan peran aktif peserta didik selama proses belajar mengajar. Salah satu faktor penting dalam pembelajaran adalah pemberian reward, karena dapat memotivasi siswa agar lebih semangat, aktif, dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran. Reward mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendorong siswa untuk berprestasi, serta meningkatkan minat belajar mereka terhadap mata pelajaran tertentu, khususnya IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu dengan mengolah data berbentuk angka guna mengembangkan dan menerapkan model analisis yang sistematis. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain true experimental, yang memungkinkan adanya kontrol terhadap variabel luar yang dapat memengaruhi hasil penelitian. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 1205 Silenjeng pada mata pelajaran IPA dengan materi perubahan wujud benda. Berdasarkan hasil analisis angket mengenai minat belajar siswa, diperoleh nilai tertinggi sebesar 40 dan nilai terendah sebesar 32. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 3,666 lebih besar dari ttabel sebesar 2,0484 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian reward terhadap minat belajar siswa. Selain itu, hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa nilai R Square sebesar 0,466, yang berarti bahwa variabel pemberian reward memberikan kontribusi sebesar 46,6% terhadap peningkatan minat belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian reward terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Hal ini membuktikan bahwa semakin sering dilakukan pemberian reward, maka semakin tinggi pula minat belajar siswa, karena mereka merasa dihargai atas usaha dan prestasi yang telah dicapai selama proses pembelajaran berlangsun