Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan di Puskesmas Pulo Pakkat Kecamatan Suka Bangun
Salah satu wujud komitmen pemerintah terhadap pelayanan kesehatan masyarakat adalah dengan dibentuknya puskesmas sebagai pelayanan publik dibidang kesehatan. Karyawan diharapkan mampu mengerjakan pekerjaannya sesuai dengan keterampilan mereka, namun tidak pada kenyataannya masih ada karyawan yang tidak sesuai kemampuan kerja dengan yang diharapkan perusahaan. Sejalan dengan fenomena yang ditemukan yaitu masih adanya pegawai yang sering datang terlambat masuk kerja, dan masih adanya sebagaian pegawai yang meninggalkan tugas pada jam kerja tanpa keterangan. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mengarahkan orang lain yang terorganisir sesuai dengan keinginan dan ketetapan demi tercapainya tujuan organisasi. Motivasi adalah sebagai dorongan mental yang menggerakkan perilaku manusia atas dasar kebutuhan. Disiplin adalah perilaku yang wajib di tanamkan pada diri sendiri agar terciptanya kinerja yang baik dalam melakukan pekerjaan baik di tempat kerja atau di mana saja. Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, motivasi, disisplin kerja terhadap kinerja karyawan Kinerja Karyawan pada Puskesmas Pulo Pakkat Kecamatan Suka Bangun. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan yaitu angket, wawancara dan dokumentasi, jumlah sampel 35 responden. Data yang digunakan adalah data primer dengan cara penyebaran kusioner. Sampel penelitian ini adalah seluruh Karyawan Puskesmas Pulo Pakkat Kecamatan Suka Bangun. Teknik analisis data menggunakan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji linieritas, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan uji regresi linier berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial faktor dominan mempengaruhi kinerja pegawai adalah Kepemimpinan. Sedangkan Motivasi dan Disiplin Kerja secara parsial tidak mempengaruhi Kinerja Karyawan. Sedangkan hasil dari uji F secara simultan menyatakan bahwa kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawa
Pengaruh tingkat pendidikan angkatan kerja dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Sumatera Utara
Masalah pada penelitian ini adalah adanya fenomena tingkat pengangguran yakni tidak selalu diikuti oleh tingkat pendidikan, angkatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi begitu pula sebaliknya pada saat terjadi peningkatan pengangguran tidak selalu diikuti oleh meningkatnya. tingkat pendidikan, angkatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh tingkat pendidikan, angkatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi secara parsial dan simultan terhadap pengangguran di Sumatera Utara. Dengan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, angkatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi secara simultan terhadap pengangguran di Sumatera Utara.untuk mengetahui tingkat pendidikan secara parsial terhadap pengangguran di Sumatera Utara, untuk mengetahui angkatan kerja secara parsial terhadap pengangguran di Sumatera Utara, untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi secara parsial terhadap pengangguran di Sumatera Utara. Landasan teori dalam penelitian ini berkaitan dengan bidang ekonomi syariah. Sehubungan dengan itu, pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori yang berkaitan dengan tingkat pendidikan, angkatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengangguran. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan sumber data sekunder yang diambil melalui situs www.bps.co.id Kemudian dianalisis menggunakan alat bantu statistik yaitu SPSS versi 23. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengolahan data menggunakan uji statistik deskriptif, uji koefisien determinasi (R2), uji signifikansi parsial (uji t), uji signifikansi simultan (uji F) dan uji analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan memiliki nilai signifikansi 0,00 > 0,05 maka Ha1 di terima. Sedangkan secara parsial tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap penganguran di Sumatera Utara variabel pengangguran memiliki nilai signifikansi 0,00 Ftabel yaitu 20,393 > 2,70 maka H4 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh tingkat pendidikan, angkatan kerja, dan pertumbuhan ekonom
Pemanfaatan media teknologi dalam pembelajaran fikih Kelas XI di MAN 1 Padangsidimpuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media teknologi youtube dalam pembelajaran fikih, serta menganalisis berbagai problematika yang dihadapi dalam penerapannya. youtube sebagai platform digital yang menyediakan berbagai jenis konten audiovisual, menawarkan potensi besar dalam mendukung pembelajaran, termasuk pembelajaran fikih. Rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan media teknologi youtube dalam pembelajaran fikih dan apa saja problematika yang dihadapi dalam pemanfaatan youtube untuk pembelajaran fikih serta bagaimana solusi mengatasi masalahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang berlokasi di MAN 1 Padangsidimpuan. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengajar, observasi terhadap proses pembelajaran, dan analisis terhadap konten-konten pembelajaran fikih di youtube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa youtube dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang dapat menyediakan berbagai materi fikih secara visual dan interaktif, yang meningkatkan pemahaman siswa. Namun, terdapat beberapa problematika yang dihadapi, seperti kurangnya ketersediaan media proyektor sekolah, sering terjadi matilampu dan kendala pada jaringan, serta terbatasnya keterampilan teknis pengajar dalam memanfaatkan teknologi secara maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun youtube memiliki potensi besar dalam pembelajaran fikih, perlu adanya peningkatan kualitas konten dan pelatihan untuk pengajar agar teknologi ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi di bidang pendidikan agama, khususnya fikih
تطبيق وسائل السمعية البصرية لزيادة فهم المسموع العربي لدى تلاميذ الفصل السابع بمدرسة الثانوية الأهلية النساء لانجغابايونج
أسئلة البحث من هذا البحث هي كيف تطبيق الوسائل السمعية البصرية لزيادة الفهم المسموع لدى التلاميذ في تعلم اللغة العربية وكيف فعالية الوسائل السمعية البصرية لزيادة الفهم المسموع لدى التلاميذ في تعلم اللغة العربية في الفصل السابع بمدرسة الثانوية الأهلية النساء لانجغا بايونجغ. واهدف من هذا البحث لمعرفة كيف تطبيق الوسائل السمعية البصرية لزيادة الفهم المسموع لدى التلاميذ في تعلم اللغة العربية وكيف فعالية الوسائل السمعية البصرية لزيادة الفهم المسموع لدى التلاميذ في تعلم اللغة العربية في الفصل السابع بمدرسة الثانوية الأهلية النساء لانجغا بايونجغ. المنهج المستخدم في هذا البحث هو المنهج الوصفي. والطريقة الوصفية هي طريقة وصفية لحل المشكلات من خلال وصف حالة موضوع أو موضوع البحث بناء على وقائع دقيقة وحقيقية تحدث بعد أن يقوم الباحث بإجراء الدراسة في الفصل، ويستطيع الباحث أن نتائج الدراسة. إن تطبيق الوسائط السمعية والبصرية يسهل على الطلاب فهم تعلم اللغة العربية لتحسين نواتج تعلم الطلاب، قبل اتخاذ إجراء ما الطلاب الذين أكملوا التعلم بشكل جيد، وعددهم 35 طالباً. يمكن أن نستنتج من نتائج هذه الدراسة أنه في الحالة الأولية حصلت على نتائج إكمال الطالب للتعلم في الدورة الأولى بلغ عدد الطلاب الذين أكملوا التعلم بشكل جيد 10 طلاب بنسبة إكمال تعلم 20%. في الاجتماع الأول للدورة الأولى تم الحصول على نتائج اكتمال التعلّم في الدورة الأولى على ما يصل إلى 15 طالبًا بنسبة اكتمال تعلّم 42.85%. في حين بلغ عدد الطلاب في الاجتماع الثاني في الدورة الأولى 20 طالبًا بنسبة مئوية لاكتمال التعلّم بلغت 60%. وعلاوة على ذلك، يمكن ملاحظة الزيادة في الدورة الثانية الاجتماع الأول في الدورة الثانية حيث بلغ عدد الطلاب الذين اكتمل تعلمهم 26 طالبًا بنسبة مئوية لاكتمال التعلم 7.28%، وفي الدورة الثانية الاجتماع الثاني بلغ عدد الطلاب الذين اكتمل تعلمهم 34 طالبًا بنسبة مئوية لاكتمال التعلم 97.14%
تطبيق فيديو بلوتاجون(Plotagon) لتحسين فهم المسموع للتلاميذ بمعهد جونونج سلامات مقاطعة بادانج لااوس
خلفية البحث، التلاميذ لا يفهمون فهم المسموع جميعا وكثير منهم لايفهمون عندما تنقل المعلمة أشياء أخرى باستخدام اللغة العربية فإنهم لا يفهمون النوايا والأهداف تنقلها المعلمة لأنهم غير قادرين على تمييز نطق المعلمة بحيث غالبا ما يكون هناك سوء فهم في نطق المعلمة. وأهداف من هذا البحث هو لمعرفة كيفية تطبيق وتأثير وسيلة بلوتاجون لتحسين فهم المسموع للتلاميذ بمعهد جونونج سلامات مقاطعة بادانج لاواس. هذا النوع من البحث هو بحث إجرائي في الفصل الدراسي. باستخدام طرازات Mc Taggart dan Kemmis، من خلال 4 مراحل، وهي التخطيط، والتنفيذ، والملاحظة، والتفكير. مصدر البيانات المستخدم هو المضدر الأساسي، وهي معلمة المواد العربية، مدير المعهد والإدارات والتلاميذات تسكنين بمعهد جونونج سلامات مقاطعة بادانج لاواس. وتستخدم تقنية جمع البيانات الاختبارات، والملاحظات. النتائج أنه تطبيق وسيلة بلوتاجون من خلال خطوات منظمة تشمل التخطيط والتنفيذ والتقييم. يستفيد المعلم من مقاطع الفيديو المتحركة المبنية على بلوتاجون لتقديم مادة اللغة العربية بطريقة أكثر تفاعلية وجاذبية. توفر هذه الوسيلة مزيجًا من العناصر البصرية والصوتية التي تساعد التلاميذ على فهم المفردات وبنية الجمل وسياق التواصل باللغة العربية. ترافق عملية التعلم أيضًا مناقشات وتفكيرًا وتقديم أسئلة لتعزيز فهم التلاميذ. والنتائج في الاختبار الأولي، بلغت نسبة إتمام التعلم 33،3٪ بمتوسط درجة 69،7، الدورة الأولى الاجتماع الأول، 43،6٪ نسبة إكمال التعلم بمتوسط درجة 73،8، الدورة الأولى الاجتماع الثاني، اكتمال التعلم بنسبة 61،5٪ بمتوسط درجة 79،2. الدورة الثانية الاجتماع الأول، نسبة إتمام التعلم 66،7٪ بمتوسط درجة 81،5، الدورة الثانية الاجتماع الثاني، بلغت نسبة إتمام التعلم 71،8٪ بمتوسط درج
Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam pemberdayaan perempuan di Kota Padangsidimpuan menuju keluarga sejahtera
Perempuan seringkali menjadi korban perbuatan cabul yang dilakukan oleh suami atau pihak lain. Fenomena ini sangat meresahkan bagi kaum perempuan di tengah berkembangnya modernisasi dan feminisme yang pada dasarnya adalah keinginan untuk mendapatkan hak dan kebebasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, program pemberdayaan perempuan menjadi penting demi terwujudnya keadilan gender dalam kehidupan masyarakat yang berbudaya dan beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran DP3A untuk memberdayakan perempuan di Kota Padangsidimpuan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, program dan hambatan DP3A Kota Padangsidimpuan dalam melaksanakan pemberdayaan perempuan di Kota Padangsidimpuan. Motode yang digunakan adalah metode penelitian lapangan. Untuk memperoleh data digunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi yang berkaitan dengan rumusan penelitian ini. Sumber data utama meliputi pejabat DP3A, Psikolog, dan korban kekerasan dan perbuatan cabul. Data di kelola dan dianalisis melalui 3 tahapan: reduksi data, desplai data, dan prifikasih/penarikan kesimpulan, serta data diuji secara triagulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa peran DP3A Kota Padangsidimpuan meliputi peran sebagai regulator, peran sebagai dinamisator, dan peran sebagai fasilitator. Kemudian terkait dengan program DP3A untuk memberdayakan perempuan adalah program pemenuhan hak anak, program perlindungan perempuan, dan program pemberdayaan dan peningkatan keluarga sejahtera. Selanjutnya hambatan DP3A untuk melakukan pemberdayaan perempuan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah hambatan anggaran dan fasilitas yang kurang memadai, lemahnya peran keluarga dan sikap korban tidak terbuka dalam menyampaikan masalah yang dihadapinya. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pentingnya melibatkan psikolog dalam penanganan kasus secara intensif sehingga korban mendapatkan pemulihan mental dan terbuka untuk menyelesaikan masalahnya
Pengembangan modul pembelajaran trigonometri berbasis pendidikan matematika realistik dengan bantuan web untuk siswa kelas X
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar yang digunakan oleh siswa kelas X dalam bidang matematika yang masih bertumpu pada buku paket yang disediakan oleh pihak sekolah. Setelah peneliti melakukan wawancara lapangan kepada beberapa sampel, diperoleh bahwa bahan ajar yang digunakan siswa masih sulit untuk dipahami terlihat dari penjelasan yang rumit, terdapat rumus yang sulit dipahami dan kurangnya penggunaan aplikasi materi. Dari permasalahan itu peneliti mengembangkan modul sebagai bahan ajar mandiri siswa dengan pendekatan pendekatan pendidikan matematika realistik dengan bantuan Web sebagai tambahan penjelasan untuk membantu pemahaman siswa tentang materi. Sehingga menghasilkan produk yang memiliki nilai Validitas, Praktikalitas dan Efektivitas. Pengembangan modul pembelajaran trigonometri berbasis pendidikan matematika realistik dengan bantuan web untuk siswa kelas X menggunakan metode penelitian adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian ini telah menghasilkan modul dengan hasil rata-rata uji validitas dari validator Ahli meteri, media dan bahasa adalah 88,5% dengan kategori “Sangat Valid”. Sedangkan hasil uji praktikalitas dari peserta didik dan guru diperoleh presentase rata-rata adalah 91,65% dengan kategori “Sangat Praktis” dan hasil Uji Efektivitas diperoleh presentase rata-rata dari uji test kepada peserta didik dengan menggunakan N-Gain Score adalah 60,54% dengan kategori “Cukup Efektif”. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran trigonometri berbasis pendidikan matematika realistik dengan bantuan web untuk siswa kelas X ini layak, praktis dan cukup efektif digunakan sebagai perangkat pembelajaran
Pembinaan akhlak anak yatim usia remaja pada lingkungan keluarga di Desa Sayurmahincat Kecamatan Barumun Selatan Kabupaten Padang Lawas
Pendidikan anak yang pertama dan paling utama dalam islam adalah pendidikan dalam keluarga yang berspektif islam keluarga memiliki tugas utama untuk pendidikan anak yaitu sebagai acuan dasar mengenai pendidikan agama,nilai budaya, serta nilai moral sebagai modal dalam bersosialisasi pada lingkungan masyarakat, Namun berdasarkan data yang didapat dari hasil pembinaa anak yatim usia remaja pada lingkungan keluarga memberikan dampak terhadap prilaku dan moralitas perkembangan seorang anak yatim usia remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah pembinaan akhlak anak yatim usia remaja pada lingkungan keluarga didesa sayurmahincat kecamatan barumun selatan kabupaten padang lawas dengan mencari faktor yang mempengaruhi akhlak anak yatim usia remaja pada lingkungan keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau prilaku yang. Pendidikan anak yang pertama dan paling utama dalam islam adalah pendidikan dalam keluarga yang berspektif islam keluarga memiliki tugas utama untuk pendidikan anak yaitu sebagai acuan dasar mengenai pendidikan agama,nilai budaya, serta nilai moral sebagai modal dalam besosialisasi pada lingkungan masyarakat. Namun berdasarkan data yang didapat dari hasil pembinaa anak yatim usia remaja pada lingkungan keluarga memberikan dampak terhadap prilaku dan moralitas perkembangan seorang anak yatim usia remaja, Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan bahwa pembinaan akhlak anak yatim usia remaja pada lingkungan keluarga di desa sayurmahincat kecamatan barumun selatan kabupaten padang lawas dalam kategori cukup baik meski ada hambatan keluarga dalam mendidik akhlak anak yatim usia remaja
Pencegahan perilaku bully oleh guru pendidikan agama islam di Kelas VIII B MTs Negeri 3 Labuhan Batu
Latar belakang penelitian ini adalah perilaku bully, baik itu berbentuk verbal maupun fisik, psikologis dan cyberbully, yang sering terjadi di MTs Negeri 3 Labuhan Batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perilaku bully yang terjadi, solusi guru Pendidikan Agama Islam dalam mencegah terjadinya bully dan serta hambatan guru Pendidikan Agama Islam dalam upaya pencegahan bully yang ada di kelas VIII B MTs Negeri 3 Labuhan Batu. Penelitian ini penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk perilaku bully yang terjadi di kelas VIII B MTs Negeri 3 Labuhan Batu meliputi pada: a) bullying fisik seperti memukul dan mencubit, b) bullying verbal seperti mengejek orang tua dan teman, serta c) bullying psikologis berupa penghinaan dan pengucilan. Upaya pencegahan guru Pendidikan Agama Islam mencakup kepada pemahaman terhadap penyebab bully, pemberian hukuman bertahap, penanaman nilai agama, dan nasihat tentang akhlak mulia. Namun, pendekatan ini masih terbatas pada nasihat dalam kelas sehingga kurang efektif, dan diperlukan pendekatan lebih menyeluruh serta evaluasi. Hambatan dalam pencegahan bully di kelas VIII B MTs Negeri 3 Labuhan Batu meliputi rendahnya kesadaran siswa, budaya sekolah kurang mendukung, kesulitan deteksi perilaku, kolaborasi minim dengan orang tua, pengaruh media sosial, serta ketidakefektifan program pencegahan yang ada. Dengan demkian, kesimpulannya bahwa perilaku bully meliputi bully fisik, verbal, dan psikologis, masih menjadi masalah signifikan di lingkungan sekolah. Oleh karenanya, dibutuhkan strategi yang komprehensif, melibatkan pendekatan menyeluruh dan sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mengatasi bullying secara efektif
Pengaruh teknik ice breaking terhadap hasil belajar matematika pada materi lingkaran kelas VIII SMP Negeri 3 Siabu Mandailing Natal
Rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 3 Siabu Mandailing Natal pada materi lingkaran disebabkan oleh pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi, sehingga siswa mengalami kejenuhan dan kesulitan dalam memahami materi terutama pada materi lingkaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh teknik ice breaking terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen, di mana kelas eksperimen diberi perlakuan menggunakan menggunakan teknik ice breaking, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikan (p) < 0,05, dimana nilai rata-rata posttest siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa teknik ice breaking berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi lingkaran