Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
    12062 research outputs found

    Analisis bentuk-bentuk kebahasaan penderita Down Syndrome: studi kasus Y usia 29 tahun di Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini yaitu melalui observasi awal yang telah dilakaukan, peneliti menemukan suatu permasalahan yaitu adanya bentuk-bentuk kebahasaan seperti fonologi, morfologi, dan sintaksis yang diujarkan oleh individu penyandang down syndrome dan faktor apa saja yang mempengaruhi bentuk-bentuk kebahasaan dari individu penderita down syndrome ini. Down syndrome merupakan kelainan genetik trisomi, terdapat tambahan kromosom pada kromosom 21 yang mengakibatkan individu mengalami penyimpangan fisik, mental dan gangguan sistem saraf pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kebahasaan dari penderita Down Syndrome seperti fonologi, morfologi serta sintakasis dan faktor yang mempengaruhi bentuk-bentuk kebahasaan penderita Down Syndrome. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan metode linguistik.. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan metode cakap, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Y mengujarkan bentuk-bentuk kebahasaan bidang fonologi terdapat kesalahan fonologi Subsitusi (pergantian fonem pada kata) sebesar 3,50%, Adisi (penambahan fonem pada kata) sebesar 12,28%, Omisi (penghilangan fonem pada kata) sebesar 17,54%, dan Distorsi (perubahan fonem pada kata) sebesar 7,05%. Pada bidang morfologi Y dapat mengucapkan afiksasi, prefiks sebesar 30%, sufiks sebesar 60%, dan konfiks 10% dan pada bidang sintaksis Y dapat merangakai frasa sebesar 50% dan kalimat sebesar 50% melalui kartu bergambar (FC). Faktor-faktor yang mempengaruhi bentuk-bentuk kebahasaan tuturan Y pada penelitian ini terdapat 2 faktor yaitu faktor lingkungan sosial dan faktor gangguan emosi dan perasaan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Y sudah mampu merangkai kata dan kalimat dengan baik walaupun masih terdapat kesalahan pada bidang fonologinya dengan faktor yang mempengaruhiny

    Determinan minat masyarakat menabung di Bank Syariah Pada Masyarakat Kelurahan Sidangkal

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang minat menabung di bank syariah di kota Padangsidimpuan khususnya pada masyarakat Kelurahan Sidangkal. Masyarakat di Keluarahan Sidangkal mayoritas beragama Islam tetapi minat masyarakat menabung di bank syariah sangat minim dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bank syariah serta promosi yang dilakukan oleh bank syariah nyata nya masih kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan promosi terhadap minat menabung di bank syariah pada masyarakat Kelurahan Sidangkal. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan jumlah sampel 97 orang dengan teknik pengumpulan data menggunakan rumus slovin, kuisioner, wawancara dan pengamatan sumber data sekunder, teknik analisis data uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis (uji t, uji f dan uji R2). Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pengetahuan terhadap minat menabung masyarakat Kelurahan Sidangkal pada bank syariah, ada pengaruh promosi terhadap minat menabung masyarakat Kelurahan Sidangkal pada bank syariah, ada pengaruh pengetahuan dan promosi pada masyarakat Kelurahan Sidangkal terhadap minat menabung secara simultan pada bank syariah Kota Padangsidimpuan. Jadi dapat disimpulkan pengetahuan dan promosi menjelaskan minat masyarakat sebesar 41,8% sedangkan sisanya 58,2% dijelaskan oleh faktor lain diluar penelitian ini

    Motivasi dan keaktifan siswa Kelas VIII dalam mengikuti pembelajaran pendidikan agama islam

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya semangat dan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran PAI belajar sehingga diperlukan solusi dan ikhtiar guru untuk memotivasi mereka. Tujuannya adalah untuk membangun kembali semangat dan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran PAI melalui penanaman motivasi yang kuat kepada mereka. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif yaitu menampilkan data yang sebenarnya terjadi di lapangan berdasarkan fakta yang terjadi. Sumber data penelitian adalah siswa kelas VIII sebanyak 10 orang dan guru Pendidikan Agama Islam di kelas VIII yang ditentukan berdasarkan teknik Purposive Sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik Pengecekan keabsahan data menggunakan tahapan peningkatan ketekunan, triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Kemudian data dianalisis dengan langkah yang dikemukakan oleh Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu pada kategori cukup dengan motivasi yang bervariasi antar individu. Sebagian besar siswa motivasinya lebih dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik, yaitu kondisi lingkungan belajar, upaya guru dalam pembelajaran yang diberikan kepada siswa dan unsur-unsur dinamis pembelajaran. Kemudian penggunaan bentuk-bentuk motivasi belajar yaitu: memberi nilai atas kinerja yang telah dilakukan siswa, pemberian reward yaitu balasan atau ganjaran untuk memotivasi siswa melakukan respon yang positif dan pemberian punishment atau hukuman, serta kompetisi dapat digunakan sebagai alat motivasi untuk mendorong anak didik agar mereka bergairah belajar dan menigkatkan keaktifan siswa. Selanjutnya, motivasi intrinsik siswa dalam belajar cenderung kurang menonjol dan dipengaruhi oleh faktor kondisi siswa dan kemampuan siswa. Selain itu, temuan ini menunjukkan adanya keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran diantaranya: kegiatan-kegiatan visual yang diberikan kepada siswa berupa membaca alqur’an dan mengamati tajwid dan kegiatan menulis ayat Al-Qur’an. Kegiatan-kegiatan lisan juga dilakukan guru seperti menjawab dan mengajukan pertanyaan. Kegiatan-kegiatan mendengarkan seperti mendengarkan penjelasan guru, dan kegiatan-kegiatan menggambar yang dilakukan yaitu membuat kaligrafi setiap selesai materi satu bab pembelajaran. Adapun rekomendasi bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian dengan analisis motivasi internal dan eksternal secara komprehensif melalui pendekatan mixed methods sehingga diperoleh data yang lebih lengkap dan mendalam untuk memperoleh pengetahuan tentang lebih dominan mana antara motivasi internal dan motivasi eksternal siswa

    Dampak bekerja di usaha batu bata terhadap konsep diri remaja di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara

    Get PDF
    Latar belakang masalah penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak bekerja di usaha batu- bata di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara terhadap konsep diri yaitu remaja awal usia 12-16 tahun yang bersekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab remaja di bawah umur bekerja sebagai pekerja batu- bata di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara, untuk mengetahui apa saja aktifitas remaja yang bekerja di usaha batu- bata di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara, untuk mengetahui bagaimana dampak bekerja di usaha batu bata terhadap konsep diri remaja di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara, untuk mengetahui bagaimana kegiatan keagamaan remaja yang bekerja di usaha batu bata di Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Dengan informan penelitian remaja 5 orang dan sebagai sumber data sekunder orang tua 5 orang 3 orang teman sebaya, 2 orang pemilik usaha batu -bata. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi menggunakan observasi non partisipan, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab remaja bekerja adalah faktor internal yaitu faktor yang berasal dari diri sendiri, kemauan sendiri untuk bekerja yaitu 1 orang remaja dan faktor eksternal yaitu faktor ekonomi, orangtua yang tidak mampu untuk mencukupi dan memenuhi keutuhan sehari hari yaitu 2 orang remaja, faktor pendidikan orangtua yang rendah membuat remaja untuk bekerja karena orangtua memiliki pengetahuan yang rendah tentang pendidikan yaitu 1 orang, faktor jumlah anngota keluarga yang banyak yaitu 1 orang, yang menyebabkan remaja untuk bekerja karena orangtua tidak mampu memenuhi kebutuhan anak anaknya. Aktifitas remaja yang bekerja sebagai pekerja batu bata bervariasi ada yang mencetak batu bata, membakar batu bata dan mengatar batu -bata ketempat pembakaran dan ketempat pembeli. Dampak bekerja terhadap konsep diri remaja terbagi dua yang pertama dampak positif yaitu percaya diri dan mempunyai pikiran yang positif karena dengan bekerja dapat membantu orangtua dan sedikit mengurangi beban orangtuanya sebanyak 3 orang remaja dan yang kedua dampak negatif yaitu rasa malu dan mengasingkandiri yaitu 2 orang remaja karena direndahkan oleh teman temannya yang membuat remaja menjadi pekerja di usaha batu bata

    Peran orang tua dalam mengatasi kecanduan game online remaja di Desa Panyabungan Tonga Kabupaten Mandailing Natal

    Get PDF
    Penelitian ini berkaitan dengan peran orang tua dalam mengatasi kecanduan game online remaja di Desa Panyabungan Tonga Kabupaten Mandailing Natal, mayoritas berada pada tahap usia emaja awal (Early adolescent) umur 12-15 tahun dan remaja madya (middle adolescent) berumur 15-18 tahun yang mengalami kecanduan game online. Remaja yang dikatakan kecanduan game online apabila menggunakan game online 4-9 jam dalam sehari, sehingga dari penggunaan game online yang berlebihan membuat remaja kecanduan terhadap game online, disini peran orangtua sangat dibutuhkan oleh remaja yang kecanduan game online untuk bisa mengurangi kecanduan game online tersebut. Orangtua memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan dan perlindungan terhadap anak remaja dalam mengatasi kecanduan game online, agar dapat dianalisa solusi untuk mengatasi permasalahan kecanduan game online yang dialami remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kecanduan game online, dampak kecanduan game online terhadap psikis remaja, dan peran orangtua dalam mengatasi kecanduan game online remaja di Desa Panyabungan Tonga kabupaten Mandailing Natal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif. Dengan informan penelitian 5 orangtua dan 5 remaja sebagai data primer, 3 tetangga dan 1 kepala Desa Panyabungan Tonga Kabupaten Mandailing Natal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi yang menggunakan observasi non partisipan, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitia menjelaskan bahwasanya Faktor-Faktor penyebab terjadinya kecanduan game online remaja di Desa Panyabungan Tonga Kabupaten Mandailing yaitu terdapat dua faktor, faktor internal (kurang bimbingan dari orangtua dan faktor eksternal (lingkungan yang kurang baik, diajak teman). Dampak kecanduan game online terhadap fisik dan psikis remaja di Desa Panyabungan Tonga Kabupaten Mandailing Natal yaitu remaja yang sering emosi yang tidak jelas akibat terlalu lama bermain game online, Ketergantungan dan gangguan kontrol diri, hingga kurang tidur dan kelelahan mental. Peran orangtua mengatasi kecandua game online yang dialami remaja di Desa Panyabungan Tonga Orangtua yang mengambil langkah dalam membatasi pergaulan anak dengan membatasi penggunaan gadget, memberikan contoh positif, orang tua memberikan pemahaman kepada anak akan bahaya kecanduan game online

    Pengaruh bantuan langsung tunai dan program keluarga harapan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di Jorong Talang Kuning

    Get PDF
    Tingkat perekonomian masyarakat di Jorong Talang Kuning masih sangat rendah. Akan tetapi pemerintah sudah memberikan bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai dan Program Keluarga Harapan. Tujuan bantuan ini diberikan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga terutama bagi rumah tangga yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. Teori-teori yang digunakan pada penelitian ini diantaranya, menurut pemikiran Lionel Robins, menjelaskan ekonomi adalah “ ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia yang berhubungan dengan kebutuhan dan sumber daya yang terbatas”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 80 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi untuk kelengkapan data pada penelitian ini serta menggunakan analisis uji validitas, uji reliabilitas, uji statistik deskriftif, uji normalitas, uji linearitas, uji regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji-t, uji-F, uji koefisien determinasi (R2). Hasil dari penelitian ini adalah variabel peningkatan ekonomi di pengaruhi secara simultan oleh variabel Bantuan Langsung Tunai Dan Program Keluarga Harapan. Bantuan Langsung Tunai secara parsial berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ekonomi, Program Keluarga Harapan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ekonomi. Maka hasil penelitian ini secara simultan menunjukkan bahwa bantuan langsung tunai dan program keluarga harapan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan ekonom

    Meningkatkan kemampuan berhitung melalui penggunaan media kantong bilangan Siswa Kelas I SD Negeri 200216 Aek Tampang

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Hal ini disebabkan karna guru kurang bervariasi dalam penggunaan media dan lebih sering hanya menggunakan papan tulis dan spidol. Guru juga hanya menggunakan metode konvensional yaitu metode ceramah untuk melaksanakan pembelajaran. Maka, perlu adanya perubahan pelaksanaan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media kantong bilangan dapat meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik kelas I Negeri 200216 Aek Tampang . Metode penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas, dengan dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas I SD Negeri 200216 Aek Tampang yang berjumlah 12 siswa, siswa laki-laki terdiri dari 6 orang dan siswa perempuan 6 orang . Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi guru dan peserta didik selama proses pembelajaran serta menggunakan tes berupa soal yang dilaksanakan pada akhir siklus. Hasil penelitian ini dilihat melalui siklus yang telah dilakukan, pada siklus I hasil belajar peserta didik mencapai 33,33% dari 12 peserta didik dan hanya 6 peserta didik yang tuntas. Selanjutnya, pada siklus II mengalami peningkatan dengan hasil belajar mencapai 91,67% dan haya 1 peserta didik yang tidak tuntas. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat peningkatan kemampuan berhitung peserta didik kelas I melalui penggunaan media kantong bilangan di SD Negeri 200216 Aek Tampang. Saran pada penelitian ini bagi guru bahwa media kantong bilangan dalam pembelajaran matematika sudah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik kelas I

    Penerapan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA Siswa Kelas III SD Negeri 100600 Sipogas Janji Manahan Kecamatan Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang masih melakukan pembelajaran secara konvensional dimana guru sering menggunakan metode ceramah sehingga pembelajaran terjadi secara monoton. Kemudian siswa kurang aktif dalam pembelajaran yang sedang berlangsung, serta kondisi kelas yang tidak kondusif, banyaknya siswa yang mengobrol dan tidak memperhatikan pembelajaran. Sehingga dengan adanya permasalahan-permasalahan di atas mengakibatkan pembelajaran kurang bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan metode siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 100600 Sipogas Janji Manahan. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran discovery learning. Hal ini dibuktikan pada tes awal rata-rata nilai siswa 60,66, kemudian pada siklus I nilai rata-rata siswa 66,66 menjadi 67,33, pada siklus II dari 73,33 menjadi 77,33. Persentase siswa yang tuntas pada tes awal 26,66% kemudian meningkat pada siklus I dari 33,33% menjadi 46,66% dan pada siklus II dari 66,66% menjadi 86,66%. Persentase siswa yang tidak tuntas pada siklus I dari 66,66% menjadi 53,33% dan pada siklus II dari 33,33% menjadi 13,33%. Sesuai dengan indikator tindakan pada skripsi ini, dimana siswa sudah mencapai persentase ketuntasan belajar sebesar 86,66%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri 100600 Sipogas Janji Manahan

    Langkah-langkah Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam mencari informasi keagamaan melalui aplikasi Tiktok

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada langkah-langkah yang diambil oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam mencari informasi keagamaan melalui aplikasi TikTok. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat, media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi salah satu sarana utama dalam memperoleh informasi, termasuk informasi keagamaan. Meskipun TikTok memberikan kemudahan dalam mengakses informasi keagamaan secara cepat dan praktis, aplikasi ini juga dapat menyebabkan penyebaran informasi yang tidak akurat, terutama terkait dengan konten keagamaan yang sering kali disajikan secara simplistik dan tidak mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara mahasiswa dalam memanfaatkan TikTok untuk memperoleh informasi keagamaan, serta bagaimana mereka mengelola dan memverifikasi kebenaran informasi tersebut sebelum diterima atau disebarkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi non partisipan, wawancara terbuka dengan 30 mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa langkah-langkah pencarian informasi keagamaan oleh mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di TikTok melibatkan kesadaran kebutuhan informasi, pencarian aktif, penyaringan, pemilihan, dan berbagi informasi. Para mahasiswa memulai pencarian mereka dengan menyadari kebutuhan informasi keagamaan, kemudian secara aktif mencari, menyaring, dan memilih informasi yang sesuai, serta berbagi informasi tersebut kepada teman-teman atau pengikut mereka di platform tersebut. Selain itu, mahasiswa juga cenderung memilih konten yang berasal dari sumber terpercaya, seperti ceramah Ustad Abdul Somad dan Ustad Adi Hidayat, dan lebih sering mencari konten yang berkaitan dengan ibadah, tauhid, dan muamalah. Di antara ketiga bidang tersebut, bidang ibadah merupakan topik yang paling banyak dicari oleh 12 mahasiswa, dengan fokus pada pemahaman tata cara shalat, doa harian, amalan sunnah, serta tafsir dan hadis, 8 mahasiswa mencari konten bidang tauhid dan 10 mahasiswa mencari konten bidang muamala

    Analisis soar financial technology (fintech) perbankan syariah pada PT. Bank Sumut Cabang Syariah Padangsidimpuan

    No full text
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat di era digital saat ini telah memengaruhi pola perilaku manusia dalam mengakses beragam informasi dan berbagai fitur layanan elektronik. Salah satu perkembangan teknologi yang menjadi bahan kajian terkini di Indonesia adalah Teknologi Finansial atau Financial Technology (Fintech) dalam lembaga perbankan. Menurut definisi yang dijabarkan oleh National Digital Research Centre (NDRC). Untuk pengecekan keabsahan pada data penelitian, peneliti menggunakan teknik trigulasi dalam hal menguji keabsahan data. Yang digunakan peneliti dalam penelitian sebagai berikut : Menggunakan Bahan Referensi dan untuk menghindari kesalahan dan kekeliruan data yang telah terkumpul, perlu dilakukan pengecekan keabsahan data yang didasarkan pada kriteria derajat kepercyaan, ketekunan, pengamatan dan teknik triangulasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa SOAR, maka temuan yang peneliti dapatkan setelah adanya wawancara dengan Customer Service dan beberapa nasabah PT. Bank Sumut Cabang Syariah Padangsidimpuan diantaranya: Identifikasi kekuatan dan kelemahan Fintech dalam aplikasi mobile banking setelah dilakukan analisis maka diperoleh beberapa faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan internal fintech yang berpengaruh terhadap PT. Bank Sumut Cabang Syariah dalam menjalankan usahanya. Kekuatan fintech dalam mobile banking a) Kemudahan melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja, b) Efisiensi waktu, c) Memberikan kemudahan, d) Layanan informasi cepat dan Kelemahan fintech dalam mobile banking a) Membutuhkan koneksi internet yang mendukung b) Pengetahuan nasabah akan financial technology dalam mobile banking masih relatif rendah. Berdasarkan hasil analisis SOAR Financial Technology perbankan syariah yang dilakukan pada PT. Bank Sumut Cabang Syariah Padangsidimpuan maka dapat disimpulkan, faktor internal meliputi: kekuatan (Strengths) yaitu, kemudahan melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja, efisiensi waktu, memberikan kemudahan, layanan informasi cepat. Sedangkan peluang (Opportunitys) yaitu, merujuk pada faktor eksternal yang berpotensi positif bagi suatu organisasi atau individu. Peluang ini bisa berupa tren pasar, perubahan teknologi, kebutuhan pelanggan, atau dukungan pemerintah, yang dapat dimanfaatkan untuk pertumbuhan dan pengembangan. adanya penerapan teknologi-teknologi baru dalam pengembangan IT. Sedangkan jika dilihat dari faktor eksternal meliputi: Sedangkan aspirasi (Aspiration) dari berbagai pihak yang terdapat dalam sebuah perusahaan bertujuan saling bertukar pendapat untuk mendapatkan visi dan misi Dan hasil (Result) Menentukan ukuran dari hasil-hasil yang ingin dicapai (measurable result) dalam perencanaan strateg

    10,258

    full texts

    12,062

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇