Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Peran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Padangsidimpuan dalam pembinaan kegitan olahraga sepak bola berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan
Peran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dalam pembinaan yaitu memberikan program peningkatan atlet, pelatihan dan wasit, program pembinaan dan pembibitan olahraga sepak bola atau pengembangan di daerah harus sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan. Aturan yang mengatur tugas, fungsi dan tata kerja perangkat daerah. Peraturan Walikota Padangsidimpuan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Padangsidimpuan dalam pembinaan kegiatan olahraga sepak bola berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan dan apa saja faktor penghambat dalam pembinaan kegiatan olahraga sepak bola di Padangsidimpuan. Jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini field research dan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas sumber data primer dan sumber data skunder. Tehnik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancara. Dokumentasi diambil dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dan data-data dari internet, journal, buku yang berkaitan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata tidak maksimal dikarenakan anggaran dan habisnya masa kepengurusan PSSI Tahun 2023, menjadi salah satu masalah besar yang terjadi didalam proses Kegiatan Pembinaan Olahraga Sepak Bola, maka diharapkan dengan adanya penelitian ini Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata meminta KONI Padangsidimpuan dan Kepengurusan PSSI Pada Tahun 2023 untuk kembali membentuk Kepengurusan baru. Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Padangsidimpuan Belum Terlaksana, akan tetapi dalam melaksanakan seluruh amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan Dinas tidak memiliki Kendali langsung terhadap kegiatan pembinaan di karenakan Dinas hanya sebagai Administrasi dari pihak KONI dan PSSI Kota Padangsidimpua
Strategi public relations Dinas Pariwisata Kab. Dairi dalam mengelola wisata Danau Toba
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Public Relations dalam membangun citra positif dan meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten Dairi, khususnya pada objek wisata Danau Toba di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan. Masalah yang dihadapi adalah masih kurang optimalnya pengelolaan dan promosi wisata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Dairi, yang terlihat dari keterbatasan fasilitas, aksesibilitas, serta partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan strategi Public Relations Dinas Pariwisata Kabupaten Dairi dalam membangun citra wisata Danau Toba, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi komunikasi PR di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pejabat Dinas Pariwisata, pelaku wisata, serta masyarakat lokal di Desa Paropo. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Dairi telah menerapkan beberapa strategi PR, seperti pemanfaatan media sosial untuk promosi, pelibatan masyarakat dalam kegiatan wisata, serta kerja sama dengan pihak swasta dan komunitas lokal. Namun, upaya tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, kurangnya fasilitas pendukung, serta rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pariwisata. Faktor pendukung utama adalah potensi alam dan budaya yang kaya, serta antusiasme sebagian masyarakat dalam mendukung pengembangan wisata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Public Relations yang dijalankan Dinas Pariwisata Kabupaten Dairi sudah mengarah pada penguatan citra dan promosi wisata Danau Toba, namun perlu ditingkatkan melalui penyediaan fasilitas memadai, peningkatan kapasitas SDM, serta kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola pariwisata dan pemerintah daerah dalam menyusun strategi PR yang lebih efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Dairi
Manajemen Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Al-Hidayah dalam meningkatkan partisipasi sosial masyarakat di Desa Ujung Batu IV Kecamatan Hutaraja Tinggi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat aktivitas sosial keagamaan dalam kehidupan masyarakat, khususnya di Desa Ujung Batu IV Kecamatan Hutaraja Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi sosial keagamaan masyarakat dalam kegiatan Masjid Al-Hidayah, serta mengevaluasi manajemen Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) dalam meningkatkan partisipasi tersebut. Penelitian ini juga mengungkap faktor- faktor yang mendukung dan menghambat keterlibatan masyarakat. Dengan Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 7 informan yang terdiri dari pengurus BKM, tokoh agama, jamaah dari kaum ibu, kaum bapak, remaja dan anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi sosial keagamaan masyarakat selama periode 2020-2024 berkisar antara 60-75%. Partisipasi tercermin dalam kehadiran pada kegiatan seperti Maulid Nabi, Isra Mi’raj, Nuzulul Qur’an, serta gotong royong pembangunan masjid, termasuk kontribusi dalam bentuk dana dan tenaga. Manajemen BKM dinilai cukup terstruktur namun masih kurang melibatkan generasi muda secara optimal. Faktor pendukung meliputi motivasi religius, nilai kekeluargaan, dan dukungan tokoh masyarakat, sedangkan hambatan utamanya adalah jadwal kegiatan yang tidak fleksibel, ketiadaan program khusus bagi remaja dan anak-anak, serta penyampaian informasi yang belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas pengelolaan masjid sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan yang responsif, kesesuaian program dengan kebutuhan jamaah, serta keterlibatan aktif dari semua kelompok usia; dewasa, remaja dan anak-anak
Pengembangan bahan ajar berbasis video animasi untuk meningkatkan pemahaman konsep biologi pada materi sistem ekskresi manusia siswa Kelas Xi Man 2 Padang Lawas
Penelitian yang dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang belum optimal dalam membantu siswa memahami konsep biologi, khususnya pada materi sistem ekskresi manusia. Materi tersebut bersifat abstrak dan memerlukan visualisasi yang memadai agar dapat di pahami secara utuh. Media pembelajaran yang digunakan masih kurang interaktif sehingga berdampak padah rendahnya pemahaman konsep siswa. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis video animasi yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Instrumen penelitian menggunakan angket dan tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA1 MAN 2 Padang Lawas. Teknik pengumpulan data untuk mengukur validitas diberikan angket validasi untuk ahli materi, media dan bahasa. Mengukur kepraktisan di berikan angket respon guru dan siswa,untuk efektivitas diberikan angket dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis video animasi yang dikembangkan memiliki tingkat validitas, ahli materi 89,6%, ahli media 87,5%, ahli bahasa 90,6% (kategori sangat valid). Tingkat kepraktisan, respon guru 92,8%, respon siswa 82,79% (kategori sangat praktis), dan Tingkat efektivitas dari angket mencapai 88%, hasil tes pretest terendah 50 dan tertinggi 65 sedangkan hasil tes posttest terendah 72 dan tertinggi 90. Dengan demikian, bahan ajar berbasis video animasi ini dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran Biologi di MAN 2 Padang Lawas sebagai media yang mampu menyampaikan materi abstrak secara menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh sisw
Dampak penggunaan Fintech dalam Perbankan Syariah terhadap akses keuangan masyarakat di Pasar Sipirok
Pada era modern, perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor keuangan. Financial Technology (FinTech) menjadi salah satu inovasi utama yang menawarkan solusi keuangan lebih praktis, efisien, dan inklusif bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil. Di sisi lain, perbankan syariah yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam menghadapi tantangan untuk tetap relevan di tengah pesatnya transformasi digital. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai salah satu lembaga perbankan syariah terkemuka di Indonesia, telah mengintegrasikan FinTech untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan FinTech dalam perbankan syariah terhadap akses keuangan masyarakat di Pasar Sipirok. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf BSI KCP Sipirok, masyarakat setempat, serta dokumentasi terkait. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FinTech memberikan dampak positif berupa kemudahan akses layanan keuangan, peningkatan efisiensi operasional, dan transparansi dalam layanan keuangan. Kolaborasi antara bank syariah dan FinTech juga membuka peluang untuk memperluas jangkauan layanan dengan biaya operasional yang lebih rendah, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Namun, tantangan seperti literasi keuangan yang rendah dan kekhawatiran terkait keamanan data masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap FinTech cukup tinggi, terutama karena transparansi dan kemudahan akses yang ditawarkan. Meski demikian, sebagian masyarakat masih memiliki pemahaman terbatas tentang penggunaan FinTech, sehingga diperlukan edukasi dan sosialisasi lebih lanjut. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi keuangan melalui program edukasi berbasis teknologi serta inovasi produk perbankan syariah. Dengan langkah tersebut, FinTech dapat menjadi katalisator utama dalam meningkatkan inklusi keuangan di wilayah Pasar Sipirok
Pengembangan modul ajar berbasis pemecahan masalah melalui penerapan differentiated learning pada Kelas X MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, efektivitas dan kepraktisan modul ajar berbasis pemecahan masalah melalui penerapan differentiated learning pada kelas X MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan serta peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan menggunakan modul. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan modifikasi antara Model pengembangan 4-D. Tahapan penelitian ini adalah tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Ujicoba dilakukan pada siswa kelas X MAN Insan Cendikia Tapanuli Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Validitas modul ajar berbasis pemecahan masalah melalui penerapan differentiated learning pada kelas X MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan adalah sangat valid; 2) modul ajar berbasis pemecahan masalah melalui penerapan differentiated learning pada kelas X MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan efektif digunakan. Hal ini terlihat dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan modul ini tuntas karena ≥ 80% dari subjek uji coba memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dan adanya aktivitas yang positif dari siswa; 3) Kepraktisan modul ajar berbasis pemecahan masalah melalui penerapan differentiated learning pada kelas X MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan adalah praktis digunakan. Hal ini diperoleh dari hasil analisis data respons siswa terhadap modul yakni siswa memberikan respons yang positif. dan 4) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan menggunakan modul modul ajar berbasis pemecahan masalah melalui penerapan differentiated learning berada pada kriteria sedang. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah dilihat dari keempat aspek yaitu memahami masalah, merencanakan solusi, melaksanakan rencana, memeriksa proses dan jawaban. Adapun Peningkatan kemampuan pemecahan masalah tertinggi berada pada aspek memahami masalah. Penelitian ini memberikan alternatif bahan ajar yang adaptif terhadap perbedaan kebutuhan belajar siswa, serta mendorong guru untuk menerapkan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa guna meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini juga menjadi referensi bagi pengembangan modul pembelajaran serupa di jenjang dan konteks pendidikan lainnya
Peran rumah zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Tebing Linggahara Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran lembaga zakat dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menjadi sorotan penting, mengingat potensi zakat sebagai instrumen ekonomi Islam. Tujuan penelitian untuk mengetahui program-program Rumah Zakat yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tantangan dan peluang Rumah Zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan peran Rumah Zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non-partisipatif, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Teknik yang menjamin keabsahan data dalam penelitian ini teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Zakat berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh Rumah Zakat mencakup berbagai bidang, antara lain Bantuan Kewirausahaan, Masjid Berdaya, Desa Ramah Lansia, Majelis Taklim, dan Rumah Qur’an. Rumah Zakat menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi zakat, keterbatasan dana dan SDM, serta kurangnya fasilitas di berbagai bidang. Namun, mereka memiliki peluang besar melalui kolaborasi lembaga, pemanfaatan teknologi digital, dan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga filantropi Islam. Peran Rumah Zakat terlihat signifikan melalui pelaksanaan program Majelis Taklim, Rumah Qur’an, pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM, program Desa Berdaya, hingga Program Desa Ramah Lansia yang menyediakan layanan kesehatan berbasis komunitas. Program-program ini tidak hanya memberikan bantuan material, namun juga pendampingan dan pembinaan berkelanjutan yang berfokus pada kemandirian mustahik
Persepsi masyarakat tentang kesehatan jasmani dan rohani dalam ibadah salat di Lingkungan V Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi sosial masyarakat Lingkungan V Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang belum sepenuhnya memahami keterkaitan antara ibadah salat dengan kesehatan jasmani dan rohani. Salat kerap dipraktikkan sebatas kewajiban ritual, tanpa disertai kesadaran akan dimensi kesehatan yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai pengaruh salat terhadap kesehatan rohani, serta manfaat kesehatan jasmani yang diperoleh dari pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterkaitan mereka dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi positif terhadap salat sebagai sarana kesehatan rohani, yang memberi ketenangan batin, mengurangi stres, serta membentuk sikap sabar dan ikhlas. Selain itu, masyarakat juga mulai menyadari manfaat jasmani dari gerakan salat seperti rukuk dan sujud, yang dinilai mampu memperlancar peredaran darah, menjaga kelenturan tubuh, dan mendukung kebugaran fisik. Kesimpulannya, masyarakat mulai memahami salat secara lebih holistik sebagai ibadah yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan kesehatan fisik. Oleh karena itu, pembinaan keagamaan yang menekankan aspek multidimensi salat perlu ditingkatkan agar pemahaman masyarakat semakin utuh dan aplikatif
Analisis faktor-faktor yang memengaruhi impulsive buying generasi z pengguna e-commerce di Kota Padangsidimpuan
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam pola konsumsi masyarakat, terutama dikalangan generasi Z yang sangat dekat dengan internet dan platform e-commerce. Generasi ini dikenal memiliki karakteristik konsumtif dan cepat dalam mengambil keputusan pembelian, termasuk melakukan impulsive buying. Fenomena ini semakin dipicu oleh berbagai faktor, seperti gaya hidup yang cenderung hedonis, strategi pemasaran seperti pemberian harga diskon, serta pengaruh psikologi yaitu rasa takut tertinggal tren atau kesempatan tertentu yang biasa disebut sebagai FOMO. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak negatif seperti pemborosan, keuangan yang tidak stabil dan konsumsi yang berlebih. Di Kota Padangsidimpuan, fenomena ini masih belum banyak dikaji secara mendalam meskipun tren belanja online dikalangan generasi Z mengalami peningkatan yang signifikan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi impulsive buying generasi Z pengguna e-commerce di Kota Padangsidimpuan. Variabel yang diteliti meliputi gaya hidup, harga diskon dan FOMO, dengan impulsive buying sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh generasi Z pengguna e-commerce di Kota Padangsidimpuan yang berjumlah 81.771 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proporionate Stratified Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui kuesioner pada generasi Z pengguna e-commerce di Kota Padangsidimpuan kemudian dianalisis menggunakan alat bantu statistik yaitu SPSS V.26. Uji analisis data yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, uji instrument: uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji asumsi klasik: uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas, analisis regresi linier berganda, uji determinasi (R2), uji hipotesis: uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa gaya hidup berpengaruh positif terhadap impulsive buying, harga diskon berpengaruh positif terhadap impulsive buying dan FOMO berpengaruh positif terhadap impulsive buying. Gaya hidup, harga diskon dan FOMO berpengaruh positif terhadap impulsive buying generasi Z pengguna e-commerce di Kota Padangsidimpua
Peningkatan bahasa anak usia dini dengan media panggung boneka di TK Assifah Desa Aek Bonban Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas
Perkembangan kemampuan berbahasa yang baik serta terarah harus ditanamkan pada anak sedini mungkin, karena bahasa adalah alat untuk menyatakan fikiran dan perasaan sekaligus alat komunikasi antar manusia, bahasa merupakan modal bagi setiap anak untuk beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, untuk itulah pada perkembangan anak usia dini bahasa sangat perlu untuk dikembangkan mengingat sangat pentingnya bahasa bagi kita semua.
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun di TK Assifah Desa Aek Bonban dapat dikatakan masih rendah. Hal ini bisa dilihat pada saat guru meminta anak maju untuk menceritakan pengalaman anak, anak belum mampu menceritakan secara rinci dan cara penyajian anak yang masih malu-malu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), tindakan yang dirancang dalam siklus berulang, dalam penelitian ini terdiri dari dua siklus. Pada siklus I 4 tindakan dan siklus II sebanyak 4 tindakan. Subjek penelitian ini adalah anak di TK Assifah Desa Aek Bonban, yang berjumlah 17 anak. desain interfensi tindakan/rancangan siklus penelitian ini meliputi tahap-tahap: a) perencanaan, b) tindakan dan pengamatan, c) rafleksi. Tekhnik pengumpulan data melalui observasi, catatan lapangan, wawancara dan catatan dokumentasi. Analisis data diperoleh dari hasil perbandingan antara kemampuan berbicara anak sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Hasil yang diperoleh dari pra penelitian yaitu 31% kemudian setelah melaksanakan tindakan siklus I menunjukkan presentase peningkatan kemampuan berbicara sebesar 59%, selanjutnya hasil yang diperoleh setelah melaksanakan tindakan pada siklus II menunjukkan presentasi peningkatan kemampuanberbicara sebesar 74%. Dengan demikian kemampuan berbicara anak meningkat dan berada pada taraf berkembang sangan baik. Maka dapat disimpulkan bahwa berbahasa melalui media panggung boneka dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak di TK Asssifah Desa Aek Bonban