Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
    12062 research outputs found

    Analisis determinan harga bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan

    Get PDF
    Bahan pokok adalah kebutuhan pokok masyarakat yang terdiri atas berbagai bahan-bahan makanan. Kebutuhan akan bahan pokok meningkat setiap tahunnya. Perbedaan harga pokok yang ada di pasar baru Panyabungan menunjukkan bahwa setiap pedagang mematok harga sendiri untuk dagangannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh Modal, Persaingan dan Target pasar terhadap harga bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Modal, Persaingan dan Target pasar terhadap harga bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasi penelitian adalah para pedagang di pasar baru Panyabungan tehnik pengambilan sampel menggunakan rumus sampling Insidental, hingga di dapat jumlah sampel 94, teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji statistik deskriptif uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan modal berpengaruh terhadap harga bahan pokok di pasar baru panyabungan. Persaingan berpengaruh terhadap harga bahan pokok di pasar baru panyabungan. Target pasar berpengaruh terhadap harga bahan pokok di pasar baru panyabungan. Modal, persaingan dan target pasar secara parsial berpengaruh terhadap harga bahan pokok di pasar baru panyabunga

    Penerapan metode muraja’ah dalam hafalan al-Qur’an Santri di Lembaga Tahfiz Al-Qur’an Tunas Hafizah Sihitang Padangsidimpuan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa penerapan metode muraja’ah di Lembaga Tahfiz Al-Qur’an Tunas Hafizah, menerapkan sistem setoran hafalan dan muraja’ah yang dilakukan secara bertahap. Muraja’ah dilakukan secara bertahap dan berjenjang, mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan. Penelitian ini merumuskan dua fokus utama, yaitu: (1) bagaimana penerapan metode muraja’ah dalam hafalan Al-Qur’an santri, dan (2) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan metode muraja’ah serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi ketua lembaga, musrifah, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode muraja’ah dilakukan secara terstruktur melalui tiga tahap: harian, mingguan, dan bulanan. Muraja’ah harian ditargetkan 1 juz perhari, sesuai kemampuan santri, dimana dari 8 santri, 5 santri mampu mencapai 1 juz dan 3 santri mencapai ½ juz. Muraja’ah mingguan dilakukan setiap Sabtu dengan batas maksimal 5 juz, sementara muraja’ah bulanan berupa tasmi’ satu juz sekali duduk. Faktor pendukung keberhasilan muraja’ah meliputi motivasi diri, dukungan orang tua, teman, lingkungan, dan suasana hati. Sedangkan faktor penghambatnya adalah banyaknya tugas kuliah, rasa malas, kesulitan mengatur waktu, dan mudahnya hafalan terlupakan

    Penerapan metode outdoor learning pada konsep IPAS dalam meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II SD Negeri 200508 Sihitang Padangsidimpuan

    No full text
    Metode pembelajaran yang dilakukan oleh sekolah Dasar Negeri 200508 Sihitang Padangsidimpuan masih berfokus pada pendidik sehingga hasilnya kurang. Peneliti mencoba menerapkan metode pembelajaran berbasis outdoor learning pada konsep IPAS di kelas II Sekolah Dasar Negeri 200508 Sihitang Padangsidimpuan. Berdasarkan pengamatan awal di kelas II Sekolah Dasar Negeri 200508 Sihitang Padangsidimpuan, pola pembelajaran yang dilakukan oleh sekolah ini masih berorientasi pada pendidik (teacher-oriented) serta pendidik lebih sering menggunakan metode ceramah dan diskusi dalam mengajar proses pembelajaran tersebut pada kenyataanya kurang menarik perhatian siswa, sehingga siswa kurang kreatif dan memperoleh hasil belajar yang kurang baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan metode pembelajaran berbasis outdoor learning di kelas II Sekolah Dasar Negeri 200508 Sihitang Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang berisi tahapan perancanaan, tahap pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II Sekolah Dasar Negeri 200508 Sihitang Padangsidimpuan sebanyak 19 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan metode pembelajaran berbasis outdoor learning dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa di kelas II Sekolah Dasar Negeri 200508 Sihitang Padangsidimpuan. Hal ini dapat dillihat pada kondisi awal nilai rata-rata adalah 58,42 setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran outdoor learning pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 74,21 dengan ketuntasan klasikal sebesar 74% dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 83,68 dengan ketuntasan klasikal sebesar 89,47%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran berbasis outdoor learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa

    Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahrga dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 101231 Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan

    No full text
    Masalah dalam penelitian ini adalah dalam pendidikan di sekolah sumua menjadi tanggung jawab dan tugas guru dan pendidik. Tugas dan tanggung jawab erat hubungannya dengan kemampuan guru dalam usaha meningkatkan prosess dan hasil belajar. Di sekolah ini, pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sudah diterapkan. Namun dalam pelaksanaanya yang belum diketahui apakah ssudah sesuai prosedur dan tahahapan pembelajaran yan dipersiapkan sebelumnya, dengan begitu yang terlihat guru memberikan siswa untuk menggunakan waktu pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk bermain bola di lapangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SD Negeri 101231 Sipirok. Dan yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SD Negeri 101231 Sipirok. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk kualitatif dekriptif. Penelitian yang dilakukan dengan mengamati keadaan sekitar dan menganalisisnya dengan menggunakan logika ilmiah. Adapun informan dalam penelitian adalah guru olahraga, peserta didik dan kepala sekolah. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini dilaksanakan riset di sekolah dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yang terdiri dari wawancara dan observasi. Hasil penelitian menemukan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SD Negeri 101231 Sipirok ini memang sudah sesuai dengan tahapan pembelajaran yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh guru PJOK, namun dalam prosedurnya masih ditemukan kendala terutama dalam minat siswa perempuan yang kurang menyukai pelajaran olahraga dan juga dalam penggunaan waktu dilapangan tidak sesuai dengan yang sudah dipersiapkan sebelumnya, disebabkan siswa mengganti seragam olahraga untuk mengikuti pelajaran pendidikan olahraga jasmani dan kesehatan

    Strategi guru pendidikan agama islam Kelas X di Sman 1 Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diterapkan pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Angkola Barat. Strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam ini merupakan salah satu upaya untuk menerapkan bagaimana nilai-nilai ajaran agama islam yang ada pada tiap materi mampu dipelajari, dipahami serta bisa diamalkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Angkola Barat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menemukan berbagai strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Angkola Barat menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang berfokus pada pendekatan ekspositori, inkuiri, kooperatif, dan afektif. Setiap strategi memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri dalam pelaksanaannya. Strategi ekspositori lebih banyak digunakan untuk menyampaikan materi secara sistematis dan efisien, namun kurang mendorong keterlibatan aktif siswa. Strategi inkuiri berhasil mendorong siswa untuk aktif mencari informasi dan berpikir kritis, meskipun ada tantangan dalam pengelolaan waktu dan sumber belajar. Strategi kooperatif memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerja sama dalam kelompok, namun terdapat kendala dalam mengatur kontribusi setiap siswa. Sementara itu, strategi afektif lebih menekankan pada pembentukan sikap dan karakter siswa melalui pembelajaran nilai-nilai agama yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan guru strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas X beragam dam memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing

    Implementasi pemenuhan standar sarana dan prasarana dalam mendukung proses belajar mengajar SMAN 1 Siabu menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengenai pemenuhan sarana dan prasarana pemanfaatan segala jenis barang yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan penggunaan sarana dan prasarana yang tepat dan efesien yang nantinya akan sarana dan prasarana tersebut tidak hanya habis pakai, tetapi akan melalui proses pemeliharaan sarana dan prasana sehingga barang tersebut awet dan tahan lama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah terkait bagaimana implementasi pemenuhan standar sarana dan prasarana dalam mendukung proses belajar mengajar SMAN 1 Siabu menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan bagaimana faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mendukung proses belajar mengajar SMAN 1 Siabu menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari wawancara tersebut untuk memperoleh keabsahan data dalam penelitian ini akan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu analisis data deskriptif dengan reduksi data, sajian data, penarikan simpulan atau verifikasi untuk memperoleh gambaran secara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dipaparkan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat peneliti simpulkan bahwa pemenuhan Standar sarana dan prasarana dalam menunjang pendidikan di SMA Swasta dan SMA Negeri. Pemenuhan sarana dan prasarana di SMAN 1 Siabu untuk keseluruhan belum keseluruhan sesuai dengan Permendikbudristek nomor 20 Tahun 2003. Masih ada beberapa yang perlu dilengkapi prasarana sekolah yang belum terpenuhi yaitu gedung perpustakaan dan Ruang UKS. Standar prasarana yang sudah sesuai dengan permendikbudristek yaitu 72% sarana dan 75% prasarana. Faktor pendukung dalam pemenuhan sarana dan prasarana sekolah yaitu Pertama, dari dana BOS yang menjadi faktor utama dalam mendukung ketersediaan sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Kedua, adanya kerja sama antara pihak wali murid dengan sekolah dan yang mengondisikannya bapak komite itu sendiri. Faktor-faktor penghambat dalam ketersediaan standar sarana dan prasarana berdasarkan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2003 pada SMAN 1 Siabu ada 2 kategori yaitu: Pertama, kurangnya pendanaan dari pemerintah terutama untuk bantuan infrastruktur fisik itu sampai saat ini belum ada. Kedua, kurangnya maksimal dari dana komite

    Tradisi khatam al-Qur’an bagi calon pengantin di Desa Bangai Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatan

    No full text
    Latar Belakang Masalah dalam penelitian ini adalah Dalam tradisi khatam Al-Qur’an di Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan masyarakat menganggap bahwa apabila tidak adanya khatam Al-Qur’an bagi calon pengantin maka pernikahan tersebut dianggap kurang sempurna namun secara agama tradisi ini tidak ada penjelasan dari Al-Qur’an maupun hadis. Dengan demikian peneliti ingin melihat bagaimana tradisi khatam al-qur’an bagi calon pengantin di desa bangai kecamatan torgamba kabupaten labuhanbatu selatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik tradisi khatam Al-Qur’an, dan pemaknaan tradisi khataman Al-Qur’an bagi calon pengantin di Desa Bangai Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan living Qur’an. Data Penelitian diperoleh dari dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Hasil penelitian ini adalah Tradisi khataman Al-Qur'an tradisi Khataman Al-Qur'an ini sudah lama ada dan dilakukan sebelum resepsi pernikahan, yang diyakini akan membawa keberkahan dan kebaikan, proses pelaksanaan tradisi ini dimulai dengan menyiapkan perlengkapan, seperti bale atau balai, kain putih, dan peralatan tepung tawar, Masyarakat memandang tradisi khataman Al-Qur'an sebagai hal yang baik bagi masyarakat Desa Bangai

    Pengasuhan orang tua terhadap anak autis di Desa Pasar Binanga Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah pengasuhan orang tua terhadap anak autis di Desa Pasar Binanga Kecamatan Barumun Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengasuhan orang tua terhadap anak autis karena dari observasi yang dilakukan dilapangan bahwa orang tua yang memiliki anak autis membedakan pola asuh dan cara mendidik bagi anak tersebut. Kondisi tersebut dapat dilihat dari pengasuhan yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Sehingga tidak jarang anak autis ini kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya. Selain itu dalam pengasuhan anak autis ini orang tua memiliki beberapa hambatan diantaranya adalah hambatan internal dan hambatan eksternal. Salah satu contoh hambatannya dari segi ekonomi karena kebutuhan anak autis ini lebih banyak dari kebutuhan anak normal pada umumnya. Dari latar belakang tersebut pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun tujuan penelitian kualitatif ini peneliti ingin menjelaskan skripsi peneliti secara rinci sesuai dengan data dan fakta yang peneliti dapatkan di lapangan. Adapun metode pengumpulan datanya melalui observasi langsung, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Sumber data primernya adalah 5 orang anak autis di Desa Pasar Binanga Kecamatan Barumun Tengah yang berusia 8-13 tahun. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan orang tua terhadap anak autis ini berbeda-beda seperti pengasuhan demokratis, pengasuhan otoriter dan pengasuhan permisif. Dimana semua keinginan orang tua harus dituruti oleh anak tanpa pengecualian, tetapi disini sebagian anak bisa memberikan pendapat sehingga menimbulkan hubungan komunikasi yang harmonis antara anak dan orang tua. Adapun saran penelitian ini adalah hendaknya orang tua anak autis dapat lebih menerapkan pengasuhan yang baik untuk anak-anaknya seperti pengasuhan demokratis karena akan menghasilkan karakteristik anak yang memiliki kepribadian yang positif dan berperilaku yang baik

    Efektivitas pemberian reward dan punishment dalam upaya membentuk disiplin santri di MTs Pondok Pesantren Jabal Lubuk Raya Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan

    No full text
    Pendidikan yang baik tentu berkaitan dengan kedisiplinan dan peraturan yang diterapkan oleh guru atau sekolah. Pondok pesantren menerapkan aturan tata tertib dalam mewujudkan disiplin santri di salah satunya dengan cara memberikan poin pada setiap pelanggaran yang dilakukannya melalui pemberian reward dan punishment. Tujuan penelitian ini, adalah untuk mengetahui Efektifitas reward dalam membentuk disiplin santri, Untuk mengetahui efektifitas punishment dalam membentuk disiplin santri, Untuk mengetahui dampak pemberian reward dan punishment dalam upaya membentuk disiplin santri di MTs Pondok Pesantren Jabal Lubuk Raya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, jenis penelitiannya adalah kualitiaf deskriptif, pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik pengecekan data dan analisis data meliputi reduksi data, display data dan pengambilan keputusan dan verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1) Efektivitas pemberian reward dalam upaya membentuk displin santri antara lain: memberikan pujian kepada santri yang berdisiplin, memberikan penghormatan kepada santri yang berhasil di depan teman-temanya sebagai santri teladan dan berprestasi, memberikan penghargaan seperti sertifikat, memberikan hadiah bagi santri yang berprestasi. 2) Efektivitas pemberian punishment dalam upaya membentuk displin santri antara lain memberikan teguran dan nasehat kepada santri yang melakukan satu kali pelanggaran, memberikan punishment peringatan tertulis bagi santri yang melakukan pelanggaran tata tertib seperti membersihkan halaman pesantren, lingkungan, memberikan punishment bersifat fisik dengan menyesuaikan bentuk kesalahan yang dilakukan santri, tindakan ini merupakan punishment terakhir yang diberikan kepada santri yang melakukan pelanggaran berat. 3) Dampak reward dan punishment dalam kedisiplinan santri yaitu santri bersemangat dalam berdisiplin dengan adanya reward dipondok pesantren, meningkatkan motivasi santri untuk mematuhi aturan yang berlaku, mengendalikan perilaku negative santri serta meningkatkan kesadaran dan konsekuensi dari tindakan mereka seperti memberikan teguran lisan dan tugas tambahan bagi santri yang melangga

    Pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis open ended problem pada materi peluang di Kelas VIII SMP Negeri 2 Panyabungan

    No full text
    Penelitian ini di latar belakangi oleh minimnya bahan ajar untuk menunjang proses pembelajaran dan dibutuhkan bahan ajar yang cenderung sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sebagian besar kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang mampu dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik yang berbasis Open Ended Problem berdasarkan kevalidan, kepraktisandan keefektivan pada materi peluang. Lembar Kerja Peserta Didik ini disusun dengan menggunakan metode penelitian pengembangan (Research & Development) model 4D. Pengambilan data penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Panyabungan terhadap peserta didik kelas VIII-1. Tahap awal penelitian yaitu define untuk mendefinisikan kebutuhan penelitian. Tahap design merupakan perancangan perangkat pembelajaran berupa RPP, Lembar Kerja Peserta Didik serta instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, lembar respon peserta didik dan guru, serta tes hasil belajar peserta didik. Tahap develop, pada tahap ini produk awal perangkat pembelajaran divalidasi oleh validator ahli untuk memperoleh kelayakan produk yang telah dirancang berdasarkan hasil validasi dan saran serta masukan validator. Setelah divalidasi dan direvisi kemudian produk diujicobakan pada peserta didik. Hasil ujicoba kemudian dianalisis guna mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik dari sudut pandang peserta didik dan guru. Hasil penelitian sebagai berikut : 1) Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Open Ended Problem pada materi peluang di kelas VIII SMP Negei 2 Panyabungan telah memenuhi kriteria sebagai bahan ajar yang valid atau layak digunakan dengan hasil validasi ahli materi sebesar 74% dan ahli media sebesar 70% sehingga persentase hasil keseluruhan sebesar 72% dengan kategori valid. 2) Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Open Ended Problem pada materi peluang di kelas VIII SMP Negeri 2 Panyabungan telah terbukti praktis, menarik, mempermudah proses belajar mengajar, dan memberikan manfaat baik bagi siswa maupun guru dengan hasil respon peserta didik sebesar 75.6% dan respon guru sebesar 76,9% sehingga persentase keseluruhan sebesar 76,2% dengan kategori praktis. 3) Pembelajaran menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Open Ended Problem pada materi peluang di kelas VIII SMP Negeri 2 Panyabungan terbukti cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan hasil N-Gain Score sebesar 0,60 atau 60% dengan kategori cukup efektiv

    10,258

    full texts

    12,062

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇