Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Analisis penggunaan game online terhadap akhlak siswa di daerah Janji Raja Kelurahan WEK I Kota Padangsidimpuan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa game online menjadi salah satu penyebab degradasi akhlak siswa di daerah Janji Raja kelurahan WEK I kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dalam bentuk survey. Populasi target penelitian adalah siswa di daerah Janji Raja kelurahan WEK I kota Padangsidimpuan yang berjumlah 14 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara dan lembar kuesioner tertulis yang disebarkan kepada seluruh siswa di daerah Janji Raja kelurahan WEK I kota Padangsidimpuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game online dikalangan siswa daerah Janji Raja menurut kuesioner yang telah peneliti jalankan dan wawancara yang telah peneliti dapatkan, lamanya bermain game online pada siswa di daerah Janji Raja bermain game online diatas dari 1 jam, adapun macam game online yang sering mereka mainkan yaitu Free Fire dan Minecraft, penggunaan game online ini berdampak terhadap akhlak siswa di daerah Janji Raja baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dan solusi efektif terhadap penggunaan game online adalah membatasi siswa dalam bermain game online dan mengatur lingkungan bermainnya
Peran orangtua dalam mendidik anak shalat 5 waktu di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah meningkatkan ibadah shalat anak di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara masih kurang baik, kesibukan orangtua dalam mencari nafkah membuat para orangtua kurang memilki waktu untuk memperhatikan ibadah shalat anak, tidak adanya adzan pada waktu shalat dzuhur dan ashar membuat anak sibuk dalam kegiatannya masing-masing. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana peran orangtua dalam meningkatkan ibadah shalat anak di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara , apa saja metode yang dilakukan oleh orangtua dalam meningkatkan ibadah shalat anak di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara dan apa faktor yang menjadi pendukung dan penghambat orangtua dalam meningkatkan ibadah shalat anak di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara. Selanjutnya tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui bagaimana peran orangtua dalam meningkatkan ibadah shalat anak di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara , untuk mengetahui metode yang dilakukan orangtua dalam meningkatkan ibadah shalat anak di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang di hadapi oleh orangtua di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan tampilan berupa kata-kata lisan yang dicermati oleh peneliti, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data dan analisi data yaitu menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, menafsirkan data-data baik data primer maupun sekunder yang kemudian dikaitkan dengan kajian teori dan selanjutnya yaitu dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa peran dan metode yang diberikan orangtua dalam meningkatkan ibadah shalat anak di Desa Batang Baruhar Julu Kabupaten Padang Lawas Utara masih kurang baik, hal ini dapat dilihat dari kelalaian anak-anak dalam melaksanakan shalat dan juga ketika melaksanakan shalat anak-anak masih suka terburu-buru dan sebagian dari anak ketika melakukan shalat di masjid masih suka mengganggu temannya ketika sedang shalat. Hal tersebut dikarenakan sifat malas dalam diri anak, asik bermain dengan teman-temannya dan kurangnya waktu, pengawasan, dan komunikasi dari orangtua
Tradisi indahan tukkus toppu robu dalam pernikahan di Desa Padang Hasior Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas perspektif sosiologi hukum
Penelitian ini berjudul "Tradisi Indahan Tukkus Toppu Robu dalam Pernikahan di Desa Padang Hasior Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas Perspektif Sosiologi Hukum". Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami peran tradisi Indahan Tukkus Toppu Robu dalam konteks pernikahan adat di masyarakat suku Angkola, serta implikasinya terhadap hukum dan norma sosial yang berlaku. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya pernikahan sebagai suatu perbuatan yang tidak hanya bersifat perdata, tetapi juga keagamaan, yang diatur oleh hukum masing-masing agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat. Di Indonesia, terdapat beragam budaya dan adat yang mempengaruhi pelaksanaan pernikahan, termasuk pernikahan adat yang memiliki tata cara dan ritual yang berbeda-beda di setiap suku. Hal ini menunjukkan bahwa hukum perkawinan adat sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai sosial, budaya, dan agama yang beragam di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Penelitian ini menemukan bahwa Indahan Tukkus Toppu Robu merupakan warisan budaya yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat suku Angkola, dan berfungsi sebagai simbol peralihan status dari individu yang terpisah menjadi satu kesatuan keluarga setelah melangsungkan pernikahan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa tradisi ini berperan penting dalam memperkuat ikatan sosial dan kekerabatan di antara anggota masyarakat.
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa tradisi Indahan Tukkus Toppu Robu tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai hukum dan sosial yang ada dalam masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap tradisi ini sangat penting dalam konteks sosiologi hukum, terutama dalam upaya melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi yang semakin kuat
Perspektif Ali Ash-Shabuni tentang suami saleh dan istri salehah
Keluarga sebagai organisasi kemasyarakatan terkecil telah banyak kehilangan ruh (esensinya), seperti tercermin dari fenomena sebagian keluarga yang diperankan oleh para selebritis, termasuk selebritis di Indonesia. Bukti lain dari pergeseran peran dan fungsi keluarga juga dapat dilihat dari meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), suami memukuli istrinya, atau sebaliknya istri melawan kepada suaminya. Kasus-kasus seperti ini sering sekali terjadi dalam sebuah keluarga dan sangat sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai bagaimana seharusnya seorang suami saleh dan istri salehah dalam kehidupan berkeluarga karena menurut penulis sangat urgen sekali untuk mengetahui tentang bagaimana sebenarnya peran suami istri agar bisa dikatakan seorang suami saleh dan istri salehah, Dalam hal ini, penulis ingin mengangkat perspektif salah seorang mufassir yakni Syekh Muhammad Ali As-Shabuni. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan Ali ash-Shabuni tentang suami saleh dan istri salehah, dan untuk mengetahui karakteristik suami saleh dan istri salehah menurut pandangan Ali ash-Shabuni. Adapun jenis penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang berhubungan dengan pembahasan yang diteliti dan menggunakan metode kualitatif . Teknik analisis data pada penelitian ini mengikuti langkah metode tematik yaitu tentang suami saleh dan istri salehah. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif Ali ash-Shabuni tentang suami saleh dan istri salehah dalam QS. An-Nisa’: 34 adalah menekankan bahwa betapa pentingnya kerja sama, keseimbangan, peran, dan kesadaran antara masing-masing suami dan istri. Jika seorang suami saleh memimpin, memelihara dan mendidik istri dan anaknya, maka seorang istri sebagai pendamping suami hendaknya patuh dan taat akan perintah suami selama tidak bertentangan dengan apa yang Allah perintahkan.Suami saleh dalam pandangan ash-Shabuni adalah seorang suami yang bisa menjadi pemimpin yang bertugas untuk mengatur urusan rumah tangga, mengawasi hal ihwal anak dan istri dan memberi nafkah untuk mereka. Adapun karakteristik suami saleh dalam perspektif ash-Shabuni adalah seorang suami yang bisa memimpin keluarganya. Memimpin disini mencakup dalam hal memelihara, melindungi, mendidik, memberikan nafkah lahir dan batin, serta bergaul sebaik-baiknya dengan keluarganya. Sementara istri salehah dalam pandangan ash-Shabuni adalah pendamping bagi suami yang senantiasa taat pada Allah dan patuh pada perintah suami, menjaga dirinya dan harta suami ketika suami tidak di rumah, menjaga kehormatan suami, serta senantiasa menyenangkan hati suami
Pengaruh metode pembayaran QRIS dan tunai terhadap minat pelanggan Cafe Sada Warkop Kota Padangsidimpuan
Penelitian ini di latar belakangi oleh fenomena perkembangan teknologi sistem pembayaran digital di Indonesia, khususnya penggunaan QRIS yang semakin meningkat. Namun demikian, di Cafe Sada Warkop Kota Padangsidimpuan, penggunaan metode pembayaran QRIS masih belum sepenuhnya diminati pelanggan, yang lebih cenderung menggunakan metode pembayaran tunai. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah metode pembayaran QRIS dan tunai berpengaruh terhadap minat pelanggan Cafe Sada Warkop Kota Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran Angket (Kuesioner) kepada pelanggan Cafe Sada Warkop sebanyak 96 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) berbantuan aplikasi SmartPLS versi 4 untuk menguji hubungan antara variabel independen (metode pembayaran QRIS dan tunai) terhadap variabel dependen (minat pelanggan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembayaran QRIS berpengaruh positif terhadap minat pelanggan Cafe Sada Warkop. QRIS dinilai memudahkan transaksi karena kepraktisan, kecepatan, keamanan, dan manfaat yang dirasakan pelanggan dalam proses pembayaran
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil produksi petani padi di Desa Pargarutan Julu Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan
Harga padi merupakan sesuatu yang penting bagi petani, karena dengan adanya hasil petani padi dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga. Harga yang semakin tinggi dapat meningkatkan kesejahteraan petani padi. Didesa pargarutan julu masih mengalami hasil produksi petani padi yang tidak stabil diakibatkan oleh beberapa factor, seperti hasil, luas lahan, tenaga kerja, biaya produksi, dan hasil produksi. Biaya produksi berpengaruh dengan hassil produksi petani padi olehh karena itu biaya produksi dapat mengelola hasil produksi yang lebih baik dengan hasil panen, hasil produksinyang sangat penting baggii petani padi besar pengaruhnya terhadap hassil panen karena sumber utama berasal dari padi. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian antara lain: pengertian hasil produksi padi, factor-faktor yang mempengaruhi hasil produkssi petani padi, hasil produksi dalam persfektip islam, pengertian hasil yang elastistisitas indicator suatu produk luas lahan, tenaga kerja, biaya produksi, hasil produksi dalam perspektif islam. Penelitian ini merupakan kuantitif smapel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 72 responden teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, teknik angket, dokumentasi. Teknik analis data yang digunakan adalah teknik angket dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan software SPSS versi 23. Berdasarkan hasil analisis data bahwa uji t menyatakan hasil produksi petani padi secara persial terhadap hasil produksi petani padi dengan nilai t_hitung > t_tabel (1,340 > 1,677). Luas lahan berpengaruh secara persial terhadap hasil produksi petani padi t_hitung > t_tabel (2,707 > 1,677). Biaya produksi berpengaruh secara persial terhadap produksi petani padi t_hitung > t_hitung (1,291 > 1,677). Berdasarkan uji f menyatakan bahwa hasil, luas lahan, tenaga kerja dan biaya produksi berpengaruh simultan terhadap hasil produksi petani padi dengan nilai f_hitung > f_tabel (68.757>2,03)
Pemahaman masyarakat Lantosan Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara tentang tradisi mebat perspektif sosiologi hukum
Tradisi Mebat atau Mulak Ari merupakan upacara adat penting dalam masyarakat Lantosan, Padang Lawas Utara, yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua serta pengikat hubungan antar keluarga setelah pernikahan. Tradisi ini memiliki nilai sosial dan spiritual yang mendalam serta dipercaya membawa keberkahan dalam kehidupan rumah tangga. Namun, dalam perkembangannya, pelaksanaan tradisi ini menghadapi berbagai tantangan, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang sering kali harus mencari pinjaman demi menjalankannya. Selain itu, perbedaan pandangan antara generasi tua dan muda mengenai makna dan tujuan tradisi ini dapat mengurangi pemahaman tentang nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini berusaha menjawab dua pertanyaan utama, yaitu bagaimana pemahaman dan praktik tradisi Mebat yang dilakukan oleh masyarakat Lantosan Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara, serta bagaimana pandangan sosiologi hukum Islam terhadap tradisi Mebat dalam kehidupan sosial masyarakat. Kajian ini bertujuan untuk memahami peran tradisi Mebat dalam menjaga hubungan sosial dan nilai-nilai budaya yang diwariskan turun-temurun, serta menganalisisnya dari perspektif hukum Islam.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara semi-struktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari empat tokoh agama, empat tokoh adat, tujuh anggota keluarga pengantin, dan sepuluh pengantin yang baru menikah dalam satu tahun terakhir, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Untuk memastikan keabsahan data, penelitian ini menerapkan teknik kepercayaan, ketergantungan, dan kepastian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tradisi Mebat dalam masyarakat Lantosan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Lantosan memahami dan menjalankan tradisi Mebat sebagai ritual adat yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan budaya. Selain berfungsi sebagai bagian dari prosesi pernikahan, tradisi ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai simbolis dalam tradisi ini, seperti penghormatan kepada leluhur dan penguatan solidaritas, tetap terjaga melalui partisipasi aktif dari keluarga pengantin, masyarakat, serta tokoh adat dan agama. Dalam perspektif sosiologi hukum Islam, tradisi Mebat mencerminkan solidaritas mekanik, di mana individu terikat oleh norma dan nilai budaya yang diwariskan turun-temurun. Tradisi ini memperkuat keterikatan sosial melalui partisipasi kolektif, gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur. Dalam konteks hukum Islam, Mebat termasuk dalam kategori urf shahih, yaitu adat yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Para tokoh agama dan adat sepakat bahwa Mebat memiliki nilai positif dalam mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menjaga stabilitas sosial, menjadikannya tradisi yang tetap relevan dan bermakna bagi masyaraka
Peran Pemerintah Daerah dalam mengatasi kerusakan lingkungan oleh PT SMGP di Mandailing Natal berdasarkan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam mengatasi kerusakan lingkungan yang terjadi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi akibat aktivitas operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP), ditinjau dari Pasal 13 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan, termasuk kebocoran gas beracun (H2S) dan pencemaran limbah pengeboran, telah menimbulkan dampak serius bagi masyarakat, khususnya di Desa Sibanggor Tonga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris, melalui wawancara, observasi langsung di lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan upaya perencanaan, pengawasan, dan penanggulangan terhadap kerusakan lingkungan. Namun, efektivitas implementasi kebijakan masih mengalami berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya, lemahnya pengawasan, serta belum optimalnya penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh PT SMGP. Selain itu, respon masyarakat terhadap keberadaan PT SMGP cenderung negatif akibat dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang dirasakan secara langsung. Pemerintah daerah perlu meningkatkan kolaborasi lintas sektor, memperkuat regulasi lokal, dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya tindakan preventif dan represif yang lebih tegas dari pemerintah untuk menjamin perlindungan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan
Analisis kausalitas nilai tukar rupiah, inflasi, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia
Pertumbuhan ekonomi merupakan keberhasilan pembangunan yang dapat menurunkan tingkat inflasi, pengangguran dan dapat meningkatkan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh terhadap nilai tukar rupiah, inflasi dan pengangguran. Pada tahun 2020-2024 pertumbuhan ekonomi meningkat namun tidak diikuti oleh nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap US$ dan pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada tahun 2020-2024 diikuti oleh inflasi yang menurun. Pada tahun 2020-2024 pertumbuhan ekonomi meningkat namun diikuti oleh pengangguran yang menurun. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan kausalitas ataupun hubungan timbal balik antara variabel nilai tukar, inflasi, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungaan kausalitas antara variabel nilai tukar rupiah, inflasi dan pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan bidang ilmu ekonomi makro. Sehubungan dengan itu, pendekatan yang dilakukan adalah teori- teori yang berkaitan dengan ekonomi makro khususnya mengenai nilai tukar, inflasi, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini dilakukan di Negara Indonesia, dengan jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder jenis time series, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 sampel, data diperoleh melalui situs resmi Kementrian Perdagangan (https://satudata.kemendag.goid). Alat analisis yang digunakan adalah uji normalitas, uji stasioneritas data, uji lag length, uji stabilitas VAR, uji kausalitas granger, uji kointegrasi, uji VECM, uji IRF, dan uji VDC dengan menggunakan program Eviews Versi 9. Hasil penelitian dengan menggunakan metode kausalitas granger diperoleh hasil bahwa tidak terdapat hubungan satu atau dua arah antara nilai tukar rupiah dengan pertumbuhan ekonomi. Inflasi terdapat hubungan kausalitas satu arah antara inflasi dengan pertumbuhan ekonomi. Sedangkan pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi terdapat hubungan kausalitas satu arah
Pengaruh Shopee Paylater, flash sale dan livestreaming terhadap perilaku konsumtif Mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan
Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pengunjung shopee dari tahun 2020-2024, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai fitur didalam aplikasi shopee yang diantaranya; paylater, flash sale, livestreaming dsb. Dalam Observasi dan wawancara kepada mahasiswa menunjukkan bahwasanya terdapat konsumen yang gemar berbelanja online menggunakan shopee paylater, flash sale dan livestreaming. Oleh karena itu peneliti ingin meneliti lebih mendalam seputar mahasiswa yang menggunakan aplikasi shopee dalam berbelanja online. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan angket sebagai instrument pengumpulan data. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 40 responden yang merupakan mahasiswa angkatan 21 ekonomi syariah. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolineritas, uji heteroskedasitas), analisis regresi berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta uji koefisien determinasi R2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa shopee paylater memiliki pengaruh positif senilai 0,003 dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, sedangkan flash sale dan live streaming tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Secara simultan shopee paylater, flash sale dan livestreaming berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Maka berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan paylater dalam aplikasi shopee sudah menjadi solusi dalam meningkatkan pembelian produk yang diinginkan konsumen