Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Pengembanagan lembar kerja peserta didik interaktif berbasis pendekatan matematika realistik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada materi himpunan di Kelas VII SMP Negeri 1 Sosa
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penggunaan perangkat pembelajaran seperti LKPD di sekolah tersebut, di SMP Negeri 1 Sosa lebih sering menggunakan buku pegangan guru dan buku paket, serta rendahnya pemahaman konsep matematika siswa khususnya pada pokok bahasan pada materi himpunan. Penelitian ini bertujuan untuk validitas, praktikalitas dan efektifitas lembar kerja peserta didik berbasis pendekatan matematika realistik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada materi himpunan di kelas VII SMP Negeri 1 Sosa. Penelitian ini merupakan researh and development (R&D). Model Pengembangan yang digunakan dipenelitian ini adalah ADDIE yang melalui lima tahap diantaranya, analysis, design development, implementation, and evaluation. Validasi LKPD terdiri dari validasi ahli teknologi pendidikan atau desain, ahli materi dan ahli bahasa. Di uji coba di kelas VII SMP Negeri 1 Sosa, subjek uji coba dilakukan di SMP Negeri 1 Sosa yang berjumlah 25 siswa. Ahli desain atau teknologi pendidikan terdiri dari 2 validator, ahli materi 3 orang dan ahli bahasa 2 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dari hasil persetase keseluruhan validasi terbesar 79,91% berada dikategori valid. Kepraktisan dari seluruh aspek ditunjukkan dengan nilai 78,18% berada dikategori praktis. Kemudian nilai evektifits dari seluruh nilai hasil belajar siswa ditunjukkan dengan nilai 61,27% nilai ini didapat dari nilai rata-rata keseluruhan hasil beajar siswa selalu dikali seratus persen dikategorikan efektif. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa LKPD sudah layak, menarik dan mampu menigkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa
Penggunaan media gambar untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi pada Siswa Kelas III SD Negeri 200512 Salambue Padangsidimpuan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan menulis karangan narasi siswa. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), hal tersebut diduga karena guru kurang kreatif dalam menggunakan model dan media pembelajaran yang menjadikan pembelajaran menjadi monoton dan membosankan sehingga siswa tidak memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang berkolaborasi dengan siswa dan guru kelas III. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 200512 Salambue Padangsidimpuan yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara mengecek data yang diperoleh dari wali kelas dan siswa kelas III. Teknik ini diperoleh dengan cara tes berupa lembar unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas III SD Negeri 200512 Salambue Padangsidimpuan. Hal ini dibuktikan dari hasil keterampilan menulis karangan narasi siswa pada tes awal dengan rata-rata kelas 54,57 dan persentase ketuntasan 25%. Hasil tes keterampilan menulis karangan narasi siswa pada siklus I pertemuan ke-1 dengan rata-rata kelas 64,94 dan persentase ketuntasan 35%. Hasil tes keterampilan menulis karangan narasi siswa pada siklus I pertemuan ke-2 dengan rata-rata kelas 70, 73 dan pesentase ketuntasan 45%. Hasil tes keterampilan menulis karangan narasi siswa pada siklus II pertemuan ke-1 dengan rata-rata kelas 74,21 dan persentase ketuntasan 50%. Hasil tes keterampilan menulis karangan narasi siswa pada siklus II pertemuan ke-2 dengan rata-rata kelas 81,57 dan persentase ketuntasan 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan keterampilan menulis karangan narasi kels III SD Negeri 200512 Salambue Padangsidimpuan melalui penerapan media gambar mengalami meningkat
Analisis peran media Youtube dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran SBdP di Kelas V SDN 011 Hutapuli Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru menggunakan media youtube dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya SBdP di kelas V SDN 011 Hutapuli, Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data melalui obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kelebihan peran media youtube dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya dan bagaimana kendala yang di hadapi siswa dalam menggunakan youtube sebagai media pembelajaran, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kelebihan peran media youtube dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media youtube sebagai sumber pembelajaran mampu meningkatkan minat dan kreativitas belajar siswa, memperkaya reverensi visual, serta mendorong eksplorasi ide dalam proses karya. Kreativitas siswa merupakan aspek penting dalam pembelajaran SBdP, yang menuntut kemampuan berimajinasi, inovasi, dan mengekspresikan ide secara artistik. Video pembelajaran yang interaktif dan variatif di youtube membantu guru menyampaikan materi secara lebih menarik dan mudah di pahami oleh siswa. Dengan demikian, Media youtube berperan signifikan dalam menumbuhkan dan mengembangkan kreativitas siswa pada mata pelajaran SBdP. Penelitian ini bermanfaat sebagai media digital secara optimal dalam pembelajaran seni rupa untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, inovatif, dan menyenangkan
Pengaruh trust dan kemudahan terhadap kepuasan menggunakan Mobile Banking BSI dimoderasi keamanan aplikasi
Layanan mobile banking BSI telah berkembang pesat serta efisiensi bagi nasabah. Berkembangnya mobile banking BSI telah mendorong Kantor Kementrian Agama Kabupaten Labuhanbatu untuk menggunakan mobile banking BSI. Mobile banking BSI sangat diminati oleh nasabah. Ada beberapa kendala dalam penggunaan mobile banking BSI diantaranya, kurang efektik dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan, aplikasi mudah terblokir dan aplikasi sering terjadi error mereka tidak menggunakan mobile banking BSI dan lebih nyaman bertransaksi secara langsung. Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah mendorong institusi keuangan, termasuk bank syariah untuk mengoptimalkan strategi pemasaran diginal guna menarik nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh trust Dan Kemudahan terhadap kepuasan menggunakan mobile banking BSI dimoderasi keamanan aplikasi. Teori yang digunakan adalah teori technology acceptance model (TAM) dan CIA Triad (Confidentiality, Integrity, Availability). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknis purposive sampling yaitu Perancangan Model Pengukuran (outer model), Perancang Model Struktur (inner model), dan pengujian Hipotesis menggunakan bantuan SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada Pagawai Kantor Kementrian Agama Kabupaten Labuhanbatu dan diperoleh 65 responden pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trust berpengaruh dan signifikan terhadap kepuasan menggunakan mobile banking BSI dengan nilai t-statistik sebesar 3.355 > 1,96 dan nilai P-Value 0.001 1,96 dan nilai P-Value 0.147 > 0,05. Trust tidak berpengaruh terhadap kepuasan menggunakan mobile banking BSI yang dimoderasi oleh keamanan aplikasi dengan nilai t-statistik sebesar 0.242 0,05. Kemudahan tidak berpengaruh terhadap kepuasan menggunakan mobile banking BSI yang dimoderasi oleh keamanan aplikasi dengan nilai t-statistik sebesar 0.152 0,05
Analisis akad dalam transaksi jual beli arisan uang pada Masyarakat Kelurahan WEK III Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan
Arisan dengan sistem nomor urut adalah suatu jenis arisan yang menggunakan metode pengundian pada awal pertemuan dan dilakukan sekali untuk menetapkan nomor urut arisan dan menyepakati bahwa masing-masing anggota akan mendapatkan uang arisan sesuai nomor urut arisan yang telah diperolehnya berdasarkan hasil keputusan dan kesepakatan bersama. Akan tetapi, seiring bergulirnya waktu kebutuhan manusia dapat berubah sewaktuwaktu. Begitu juga dalam hal arisan, yang mana tidak semua peserta arisan bisa mengikuti prosedur arisan dengan lancar. Hal ini dapat disebabkan adanya pemenuhan kebutuhan yang harus segera dipenuhi, sehingga membuat sebagian orang berusahan untuk mendapatkan sumber dana dengan cepat, dan tentu saja dengan cara yang lebih mudah untuk ditempuh. Dengan melalui praktik utang piutang nomor urut arisan inilah salah satu cara seseorang untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaiamana akad dalam transaksi jual beli arisan uang di keluarahan Wek III kecamatan padagsidimpuan utara kota padangsidimpuan. (2) Untuk mengetahui bagaimana analisis hukum islam dalam transaksi akad jual beli arisan uang di keluarahan Wek III kecamatan padagsidimpuan utara kota padangsidimpuan. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, artinya menggambarkan peristiwa atau peristiwa yang sedang terjadi, dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu mendeskripsikan masalah berdasarkan data, kemudian menganalisis lebih lanjut, dan kemudian menarik kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data skunder. Data primer adalah data yang di dapatkan melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan data skunder didapatkan melalui buku, jurnal, majalah dan juga artikel dan sumber lain yang mendukung penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah adanya praktik jual beli nomor urut arisan yang dilakukan di kelurahan Wek III tidak sah ataupun batal dikarenakan tidak sesuai dengan syarat dan rukun jual beli dan Qardh. Dan dalam analisis hukum islam bahwasana transaksi akad jual beli nomor urut arisan mengandung kemudhratan bagi si pembeli dan juga adanya riba. Begitupula menurut kaidah ’urf maka praktik tersebut termasuk ’urf fasid yang artiya tidak dapat dijadikan hukum karena tidak sesuai dengan aturan syriat islam
Tinjauan hukum pidana islam dan hukum positif terhadap sanksi tindak pidana pencabulan anak dibawah umur: studi Putusan Nomor 1886 K/PID.SUS/2020
Tinjauan hukum pidana islam dan hukum positif terhadap sanksi tindak pidana pencabulan anak di bawah umur (studi putusan nomor: 1886 K/Pid.sus/2020). Tujuan penelitian ini untuk menjawab bagaimana pertimbangan hakim terhadap sanksi tindak pidana pencabulan anak di bawah umur pada putsan Mahkamah Agung Nomor 1886 K/Pid.sus/2020 perspektif hukum, bagaiamna pertimbangan hukum pidana islam terhadap tindak pidana pencabulan anak dibawah umur putusan Mahkamah Agung Nomor 1886 K/Pid,sus/2020. Yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang dimana tidak sesuainya penjatuhan pidana oleh hakim Mahkmah Agung dengan putusasn 4 (empat) tahun penjara, sebagaimana dakwaan alternatif kedua Jaksa Penuntut Umum melanggar Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak yang seharusnya pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah). Penelitian ini menggunakan metode dengan sifat deskriftif analitis adapun teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data skunder, data primer terdiri dari putusan dan data skunder dari buku-buku yang digunakan dalam skripsi. Hasil penelitian ini adalah penjatuhan sanksi pidana oleh hakim Mahkamah Agung tidak sesuai dengan ketentuan batas minimum yang telah ditentukan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, sehingga putusan hakim bertentangan dengan peraturan perundang-undangan majelis hakim mempertimbangkan adanya ketentuan mengenai dimungkinkannya untuk menjatuhkan pidana di bawah minimum Undang-Undang yaitu dalam surat edaran Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2017 pemberlakuan Rumusan hasil rapat pleno kamar Mahkamah Agung tahun 2017 sebagai pedoman paksaan tugas bagi pengadilan dalam Rumusan pleno kamar pidana pada poin ke-5 tentang penjatuhan pidana minimal terhadap tindak pidana anak dan orang dewasa tetapi korbannya adalah anak, bahwa apabila pelakunya sudah dewasa sedangkan korbannya adalah anak maka dilihat secara kasuistik majelis hakim dapat menjatuhkan pidana di bawah minimum dengan pertimbangan khusus. Dan berdasarkan analisis hukum pidana islam, sanksi yang diberikan terhadap terdakwa sudah sesuai dengan hukum islam dengan menerapkan sanksi ta’zir dimana kabar sanksinya tidak ditentukan dalam nash akan tetapi sepenuhnya diserahkan kepada hakim. Dalanm perkara ini, majelis hakim memberikan sanski ta’zir berupa hukuman penjara dan denda . karena perbuatan terdakwa termasuk dalam kategori pelanggaran terhadap penghormatan yang dikenai sanksi ta’zir. Oleh karenanya majelis hakim menjatuhgkan hukuman terhadap terdakwa sebagai wujud pertanggungjawaban atas perbuatan yang dilakukannya
Upaya pemerintah desa dalam meminimalisir tumpang tindih hak dalam transaksi jual beli tanah: studi kasus Desa Hapung Kecamatan Ulu Sosa
Tumpang tindih hak atas tanah merupakan permasalahan yang sering terjadi dalam transaksi jual beli tanah, khususnya di Desa Hapung Kecamatan Ulu Sosa, yang dapat menimbulkan konflik dan ketidakpastian hukum. Fenomena ini terjadi akibat minimnya penegtahuan warga tentang betapa pentingnya kepastian hukum dalam transaki jual beli tanah sehingga kerap terjadi tumpang tindih hak, tumpang tindih hak berupa kepemilikan ganda atas satu bidang tanah, ketidakjelasan batas –batas tanah, kondisi ini tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi,tetapi juga menghambat pembangunan di desa dan menciptakan ketidakstabilan sosial dikalangan warga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengkaji upaya pemerintah desa dalam meminimalisir tumpang tindih hak dalam transaksi jual beli tanah, khususnya di desa hapung kecamatan ulu sosa,tehnik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan aparat pemerintah desa.
Hasil penelitian dari hasil wawancara menunjukkan bahwa pemerintah desa telah membuat beberapa strategi untuk meminimalisir tumpang tindih hak dalam transaksi jual beli tanah,antara lain:sosialisasi tentang prosedur legal jual beli tanahkepada masyarakat,dan juga melakukan mediasi berbasis kearifan lokal juga terbukti efektif dalam menyelesaikan tumpang tindih hak atas tanah,upaya tersebut menjadi sebagai langkah strategis untuk menciptakan kepastian hukum dalam transaksi jual beli tanah di Desa Hapung
Pengaruh digital marketing, brand image, dan brand awareness terhadap minat menggunakan produk Bank Syariah Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing, Brand Image, dan Brand Awareness terhadap minat masyarakat dalam menggunakan produk PT. Bank Syariah Indonesia KFO Mikro Pandan Kota. Latar belakang penelitian ini didasari oleh belum optimalnya pemanfaatan digital marketing serta perlunya peningkatan persepsi masyarakat terhadap citra dan kesadaran merek produk perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Krejcie dan Morgan berdasarkan populasi masyarakat Kelurahan Pandan sebanyak 5.582 jiwa, yang menghasilkan sampel sebanyak 360 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Pengolahan data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Digital Marketing dan Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan produk Bank Syariah Indonesia. Strategi promosi digital yang baik serta citra merek yang profesional dan sesuai dengan nilai-nilai syariah mampu meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap produk yang ditawarkan. Namun, variabel Brand Awareness tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat menggunakan, yang menunjukkan bahwa sekadar mengenal merek belum cukup untuk mendorong keputusan konsumen dalam menggunakan produk bank syariah. Temuan ini memberikan implikasi bahwa PT. Bank Syariah Indonesia perlu memperkuat strategi komunikasi merek dan meningkatkan kualitas interaksi digital dengan masyarakat
Pandangan lembaga pemasyarakatan kelas II B Padangsidimpuan terhadap Pidana Kerja Sosial sebagai sistem pemidanaan dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2023
Adanya pidana kerja sosial yang diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2023, maka secara yuridis diakui akan diberlakukannya konsep pemidanaan yang baru di Indonesia, tujuan yang paling mendasar bahwa diterapkannya pidana kerja sosial yaitu mengatasi permasalahan overcrowding di Lembaga Pemasyarakatan oleh narapidana. Tujuan penelitian ini adanya pidana kerja sosial yang menerapkan konsep atau prinsip pemidanaan yang baru yaitu menjauhkan konsep keadilan retributif. Fokus penelitian ini ialah menganalisis bagaimana tanggapan petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Padangsidimpuan dalam penerapan pidana kerja sosial sebagai sistem pemidanaan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara komprehensif tentang pidana kerja sosial sebagai sistem pemidanaan perspektif Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Padangsidimpuan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Padangsidimpuan mendukung penerapan pidana kerja sosial karena dianggap mampu mengurangi masalah kepadatan di dalam lembaga pemasyarakatan dan memberikan manfaat bagi warga binaan yang sedang menjalani rehabilitasi
Pengaruh pemasaran digital dan citra merek terhadap pertumbuhan nasabah di KC Bank Syariah Indonesia Padangsidimpuan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Pemasaran Digital dan pembentukan Citra Merek dalam meningkatkan daya tarik Perbankan Syariah terhadap calon nasabah. KC Bank Syariah Indonesia Padangsidimpuan sebagai salah satu lembaga keuangan syariah menghadapi tantangan dalam meningkatkan pertumbuhan nasabah secara berkelanjutan, khususnya dalam era digital yang semakin kompetitif. Upaya optimalisasi strategi pemasaran digital serta pembangunan citra merek yang positif menjadi penting agar bank mampu bersaing dan menarik lebih banyak nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pemasaran Digital dan Citra Merek terhadap Pertumbuhan Nasabah, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah KC Bank Syariah Indonesia Padangsidimpuan yang sudah aktif minimal 6 bulan sebelumnya, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode Analisis Regresi Linear Berganda dengan bantuan software SPSS versi 23.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Pemasaran Digital memiliki pengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Nasabah, yang dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel. Demikian pula variabel Citra Merek juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Nasabah. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap Pertumbuhan Nasabah dengan nilai Fhitung > Ftabel. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik strategi pemasaran digital dan citra merek yang dibangun, maka semakin besar pula peluang peningkatan jumlah nasabah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pemasaran Digital dan Citra Merek berperan penting dalam mendorong pertumbuhan nasabah, dan keduanya sebaiknya terus ditingkatkan sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis di KC Bank Syariah Indonesia Padangsidimpuan