Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Perubahan Wujud Benda di Kelas V MIS Nurul Huda Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Hasil belajar peserta didik pada materi perubahan wujud benda dalam mata pelajaran IPA tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. IPA merupakan salah satu mata pelajaran penting yang wajib dipelajari di jenjang sekolah dasar. Pemahaman konsep perubahan wujud benda dapat mendorong peserta didik menjadi lebih aktif dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model problem based learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perubahan wujud benda di kelas V MIS Nurul Huda, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan tes objektif berbentuk pilihan ganda. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 peserta didik kelas V, terdiri dari 14 peserta didik laki-laki dan 6 peserta didik perempuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perubahan wujud benda. Pada pra-siklus, hanya dua peserta didik (10%) yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata kelas sebesar 43,5%. Pada pertemuan pertama siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 30% (6 peserta didik) dengan nilai rata-rata 52%. Pada pertemuan kedua siklus I, rata-rata nilai peserta didik meningkat menjadi 64%, dan ketuntasan mencapai 50% (10 peserta didik). Kemudian, pada pertemuan pertama siklus II, nilai rata-rata naik menjadi 69,5%. Akhirnya, pada pertemuan kedua siklus II, nilai rata-rata mencapai 81% dengan 18 peserta didik (90%) yang mencapai ketuntasan belajar
Strategi komunikasi Kementerian Agama dalam sosialisasi kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara
Sertifikasi halal memegang peranan krusial dalam konteks ekonomi dan sosial di Indonesia, sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim. Kewajiban sertifikasi halal bertujuan menjamin keamanan, kenyamanan, keselamatan, dan ketersediaan produk halal bagi konsumen, sekaligus meningkatkan reputasi, kepercayaan, daya saing, dan pendapatan pelaku usaha. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal menegaskan pentingnya sertifikasi ini. Namun, masih terdapat tantangan dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha di Kecamatan Kualuh Selatan terhadap kewajiban sertifikasi halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kepala Bimas, Penyuluh dan pelaku usaha di Kecamatan Kualuh Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan strategi komunikasi yang melibatkan sosialisasi, pendampingan, dan penyediaan informasi melalui media sosial facebook (@Pendis Kemenag Labura) dan Instagram (@Kemenaglabura). Strategi ini berfokus pada penyampaian pesan mengenai pentingnya sertifikasi halal dan prosedur pengajuannya. Meskipun upaya sosialisasi telah dilakukan 3 kali dalam satu tahun di Kecamatan Kualuh Selatan, tingkat kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha masih kurang. Ditemukan bahwa 14 pelaku usaha menganggap sertifikasi halal tidak penting, diharapkan untuk semakin menyadari urgensi sertifikasi halal demi keamanan dan kepercayaan konsumen
Penerapan model assure menggunakan media papan pintar untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi sistem tata surya di kelas VI SDN 112141 Rantau Utara
Latar belakang masalah dalam penelitian ini karena rendahnya hasil belajar IPA siswa yang tidak memenuhi standar nilai KKTP pada mata pelajaran IPA dikelas VI SDN 112141 Rantau Utara. Hal ini dikarenakan guru sering sekali menggunakan model pembelajaran, guru sangat jarang menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran dikelas, siswa kurang aktif dalam pembelajaran, dan siswa mudah merasakan bosan dalam melakukan kegiatan pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif IPA siswa pada penerapan model pembelajaran ASSURE menggunakan media papan pin-tar pada materi sistem tata surya di kelas VI SDN 112141 Rantau Utara. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan model Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observa-si dan refleksi. Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus dan setiap siklusnya ter-dapat 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VI SDN 112141 Rantau Utara yang berjumlah 18 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu observasi, soal tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran ASSURE dan penggunaan media papan pintar pada mata pelajaran IPA dengan materi sistem tata surya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase ketuntasan hasil belajar kognitif siswa pada pra siklus adalah 22,2%. Dari hasil belajar pra siklus, guru melakukan tindakan di kelas untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I pertemuan I, hasil belajar kognitif siswa meningkat menjadi 27,7%, dan pada siklus I pertemuan II hasil belajar kognitif siswa meningkat menjadi 38,8%. Kemudian pada siklus II pertemuan I hasil belajar kognitif siswa meningkat men-jadi 55,5%, dan pada siklus II pertemuan II meningkat menjadi 83,3%. Hasil penelitian ini sudah mencapai indikator keberhasilan tindakan dalam penelitian ini yaitu 80%
Faktor-faktor yang menyebabkan ketidak disiplinan siswa masuk kelas di MIN 1 Padangsidimpuan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena ketidakdisiplinan siswa dalam memasuki kelas yang masih sering terjadi di MIN 1 Padangsidimpuan. Masalah penelitian ini adalah apa faktor-faktor yang menyebabkan ketidakdisiplinan siswa masuk kelas di MIN 1 Padangsidimpuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apa faktor-faktor yang menyebabkan ketidakdisiplinan siswa masuk kelas di MIN 1 Padangsidimpuan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap siswa yang menunjukkan perilaku tidak disiplin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan ketidakdisiplinan siswa masuk kelas di MIN 1 Padangsidimpuan dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu mudah bosan, kebiasaan terlambat bangun, malas masuk kelas tidak semangat dan kurang motivasi belajar. faktor eksternal yaitu lingkungan keluarga, pola asuh, kemacetan lalu lintas, peran teman, peran guru, dan jarak tempuh dan perjalanan
Model pengembangan ekonomi lokal berbasis wisata : Studi Kasus Taman Sri Mayang Telaga Samsam Kandis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Taman Wisata Sri Mayang terhadap pengembangan ekonomi masyarakat lokal di Telaga Samsam, Kecamatan Kandis, serta menyusun model pengembangan ekonomi berbasis sektor pariwisata yang sesuai dengan kondisi daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola taman wisata, pelaku UMKM, pengunjung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Taman Sri Mayang berdampak positif terhadap peningkatan taraf ekonomi masyarakat melalui berbagai aktivitas ekonomi seperti usaha mikro, dan peningkatan arus kunjungan wisatawan. Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan taman cukup aktif, meskipun belum berjalan secara sistematis dan terorganisir sepenuhnya. Kendala utama yang dihadapi antara lain terbatasnya infrastruktur penunjang, kurangnya fasilitas umum, serta promosi yang masih minim. Sebagai solusi, penelitian ini menawarkan model pengembangan ekonomi lokal berbasis wisata yang berfokus pada tiga aspek utama: (1) penguatan kapasitas masyarakat lokal melaluipelatihan dan pendampingan usaha, (2). Perbaikan dan pembangunan infrastruktur, serta (3). Penguatan kerja sama antar pemerintah daerah, peneglola wisata dan masyarakat. Model ini diharapkan mampu menjadi alternatif strategi pembangunan pariwisata lokal yang berkelanjutan dan berpihak pada masyaraka
Problematika orang tua dalam menanamkan perilaku keberagamaan remaja di Kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuan Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problematika orang tua dalam menanamkan perilaku keberagamaan remaja di kelurahan padangmatinggi kecamatan padangsidimpuan selatan, yang dimaksud dengan problematika orang tua dalam menanamkan perilaku keberagamaan seperti jarang melaksanakan sholat dan membaca Al-Qur’an adalah kurangnya pengetahuan orang tua tentang agama, dan kesibukan kerja orang tua dan kurangnya bimbingan dan arahan yang diberikan oleh orang tua kepada remaja atau anaknya, seperti tidak mengajarkan anak dalam melaksanakan sholat dan membaca Al-Qur-an, serta tidak membimbing dan mengarahkan anak ke arah yang benar. Tujuan, untuk mengetahui perilaku keberagamaan remaja, untuk mengetahui problematika orang tua dalam menanamkan perilaku keberagamaan remaja di Kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan informan peneliti 36 orang terdiri dari 10 remaja berusia antara 15-18 tahun, 20 orang tua dari remaja (suami,istri), 5 teman sebaya dari remaja tersebut, 1 tokoh agama di kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipan, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, remaja jarang melaksanakan sholat 5 waktu dan jarang membaca Al-Qur’an, bahkan dalam satu bulan remaja sama sekali tidak membaca Al- Qur’an dan remaja melaksanakan sholat ketika ada keinginan untuk melakukannya. Orang tua juga memiliki problematika dalam menanamkan perilaku keberagamaan remaja, karena kurangnya pemahaman orang tua tentang agama, kesibukan orang tua bekerja, dan orang tua memberikan kebebasan kepada remaja sehingga membuat remaja malas untuk melaksanakan sholat dan membaca Al- Qur’an dan orang tua juga terlalu sibuk pada pekerjaanya, sehingga orang tua tidak selalu memperhatikan bagaimana perilaku anaknya dalam kehidupan sehari-har
Analisis kemampuan literasi matematika ditinjau dari self-efficasy dan pola pikir matematis siswa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi matematika siswa yang disebabkan beberapa factor. Dua diantara yang mempengaruhi kemampuan literasi matematis siswa adalah Self-efficacy dan pola pikir matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika ditinjau dari self efficacy dan pola pikir siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan literasi matematika terdiri beberapa kategori, dimana terdapat 5 siswa pada kategori sangat baik, 13 siswa pada kategori baik, 4 siswa pada kategori cukup dan 10 siswa pada kategori kurang. Dan rata-rata tes kemampuan literasi matematika adalah 74,35. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi matematika secara keseluruhan tergolong cukup. (2) Self-efficacy terdiri dari beberapa kategori, dimana terdapat 5 siswa dengan self-efficacy yang sangat tinggi, 11 siswa dengan self-efficacy yang tinggi, 9 siswa dengan self-efficacy yang sedang, 5 siswa dengan self-efficacy yang rendah dan 2 siswa dengan self-efficacy yang sangat rendah. Jadi dapat disimpulkan bahwa Self-efficacy secara keseluruhan tergolong sedang. (3) Pola pikir matematis siswa terdiri dari beberapa kategori, terdapat 6 siswa dengan pola pikir yang sangat tinggi, 12 siswa dengan pola pikir yang tinggi, 8 siswa dengan pola pikir yang sedang, 4 siswa dengan pola pikir yang rendah dan 2 siswa dengan pola pikir yang sangat rendah. Jadi dapat disimpulkan bahwa pola pikir matematis secara keseluruhan tergolong sedang. (4)Self-efficasy dan pola pikir matematis siswa berkontribusi secara signifikan terhadap kemampuan literasi matematika kelas VII MTs Robi'ul Pasar Latong. Siswa dengan tingkat self-efficasy yang tinggi cenderung memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan matematika, sementara siswa dengan pola pikir matematis yang baik mampu berpikir logis, sistematis dan reflektif dalam menyelesaikan masalah yang kontekstua
Analisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku terjemahan Fihi Ma Fihi karya Jaluddin Rumi
Pengetahuan pendidikan karakter melatih dan mendidik seseorang mengembangkan karakter sesuai kemampuannya, sehingga menjadi topik penting bagi para pakar. Menganalisis karya pelopor seperti Jalaluddin Rumi dalam Fihi Ma Fihi membantu memahami hakikat pendidikan karakter. Buku terjemahan Fihi Ma Fihi sangat menarik dikaji karna di dalamnya banyak kalimat atau kata-kata yang menyentuh hati seperti kalimat “Ada baiknya kamu untuk selalu merasa tidak mampu setiap saat, dan mengangap dirimu tidak mampu meski sebenarnya kamu mampu, seperti saat kamu benar-benar tidak mampu. Tujuan penelitian ini agar mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku terjemahan Fihi Ma Fihi karya Jalaluddin Rumi pada pasal 1, 2 dan 3. Dan untuk menjelaskan bentuk nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada buku terjemahan Fihi Ma Fihi pada pasal 1, 2 dan 3. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kepustakaan (library research), metodenya yakni analisis isi (content analysis), yaitu mendeskripsikan dan menggambarkan masalah kemudian menganalisis dan menafsirkan data yang ada. Hasil penelitian ini, terdapat 2 nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam 3 pasal awal berupa religius dan integritas. Dan bentuk nilai pendidikan karakter dalam buku terjemahan Fihi Ma Fihi, Rumi menekankan dua nilai utama: religius (istikamah dan rendah hati) dan integritas (kejujuran). Kedua nilai ini membentuk karakter kuat, sabar, jujur, dan rendah hati yang mampu menghadapi tantangan hidup dengan iman dan moral tinggi di jalan Allah SWT
Pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap harga saham pada perusahaan farmasi yang terindeks ISSI
Penelitian ini didasari oleh fenomena meningkatnya pertumbuhan dan pendapatan perusahaan farmasi di Indonesia yang tidak sejalan dengan penurunan harga saham,pada perusahaan farmasi yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama periode 2020–2024. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh likuiditas yang diukur menggunakan Current Ratio (CR) dan solvabilitas diukur melalui Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham pada perusahaan farmasi yang terindeks ISSI. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder, dan pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling terhadap sembilan perusahaan farmasi yang memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik uji pemilihan model data panel, uji hipotesis dan uji regresi linier berganda menggunakan E-Views 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan solvabilitas tidak berpengaruh secara parsial terhadap harga saham pada perusahaan farmasi yang terindeks ISSI dari tahun 2020-2024. Secara simultan likuiditas dan solvabilitas berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan farmasi yang terindeks ISSI dari tahun 2020-2024. Temuan ini memberikan kontribusi bagi investor, manajemen perusahaan, dan akademisi dalam memahami pentingnya rasio keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi
Strategi guru pembelajaran pendidikan agama islam Kelas X di SMAN 1 Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diterapkan pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Angkola Barat. Strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam ini merupakan salah satu upaya untuk menerapkan bagaimana nilai-nilai ajaran agama islam yang ada pada tiap materi mampu dipelajari, dipahami serta bisa diamalkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Angkola Barat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menemukan berbagai strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Angkola Barat menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang berfokus pada pendekatan ekspositori, inkuiri, kooperatif, dan afektif. Setiap strategi memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri dalam pelaksanaannya. Strategi ekspositori lebih banyak digunakan untuk menyampaikan materi secara sistematis dan efisien, namun kurang mendorong keterlibatan aktif siswa. Strategi inkuiri berhasil mendorong siswa untuk aktif mencari informasi dan berpikir kritis, meskipun ada tantangan dalam pengelolaan waktu dan sumber belajar. Strategi kooperatif memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerja sama dalam kelompok, namun terdapat kendala dalam mengatur kontribusi setiap siswa. Sementara itu, strategi afektif lebih menekankan pada pembentukan sikap dan karakter siswa melalui pembelajaran nilai-nilai agama yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan guru strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas X beragam dam memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing