Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Konsep etika guru dalam pendidikan islam: studi komparasi atas pemikiran Imam Al-Ghazali dengan Kh. Hasyim Asy’Ari
Latar belakang penelitian ini bermula dari ketertarikan peneliti bahwa adanya permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan seperti halnya merosostnya etika dalam proses belajar mengajar. pendidikan merupakan proses pengupayaan memanusiakan manusia. Dalam Islam manusia dijadikan “Khalifah” atau wakil Allah dibumi ini untuk mengatur pelestarian dan pengembangan alam semesta di atas krama peradaban yang ditetapkan Allah dalam Al-Qur’an sebagai Sunnatullah. Pendidikan Islam tidak hanya sebatas trasformasi ilmu pengetahuan yang mengarah pada kemampuan intelektual semata, tetapi juga internalisasi nilai-nilai spiritual keagamaan dan moral etika. Dalam melaksanakan suatu pendidikan guru harus mempunyai etika dalam mengatur hak dan kewajiban. Etika yang dimiliki oleh sebagain guru dewasa ini telah mengalami kemerosotan, terlihat dari banyaknya kasus pencabulan, kekerasan kepada murid sampai tindak korupsi. Disini peneliti menggunakan komparasi antara tokoh Al-Ghazali dan KH. Hasyim Asy’ari mengenai etika guru. Kedua tokoh tersebut merupakan ulama yang hidup pada zaman yang berbeda dan latar belakang yang berbeda. Masing-masing tokoh mempunyai teori dan konsep tersendiri mengenai pemikiran-pemikiran yang membahas tentang etika guru menurut Imam Al-Ghazali dalam karya kitabnya Ihya Ulumuddin telah mengenalkan berbagai persoalan tentang pendidikan, begitu juga KH. Hasyim Asy’ari dengan karyanya Adab al-Allim Wa al-Muta’allim telah membahas berbagai macam etika dalam bidang pendidikan, sehingga dapat memberi tauladan yang baik bagi guru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (Library Research). Adapun sumber data yang data dalam penelitian ini adalah data primer dan skunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Content Analisis, analisis terhadap berbagai sumber informasi berkaitan dengan permasalahan penelitian. Kemudian dari pemikiran kedua tokoh tersebut. Dan Analisis Komparatif yaitu untuk menjelaskan dua fenomena yakni persamaan dan perbedaan mengenai konsep etika guru yang sudah digagas oleh kedua tokoh hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat banyak perbedaan melainkan lebih banyak terdapat persamaan mengenai pemikiran Imam Al-Ghazali dan KH. Hasyim Asy’ari tentang etika guru dalam pendidikan Islam. Perbedaan dari kedua tokoh tentang konsep etika guru adalah Imam Al-Ghazali lebih menunjukkan sifat guru yang harus menjadi teladan dan memiliki sifat terbuka bagi anak didiknya. Sedangkan KH. Hasyim Asy’ari lebih menekankan seorang guru harus memiliki hati yang bersih dalam mengajar dan sangat menjaga kewibawaannya sebagai seorang guru. Sedangkan persamaan yang harus muncul yaitu Imam Al-Ghazali dan KH. Hasyim Asy’ari sama-sama menganjurkan seorang guru untuk memiliki kasih sayang kepada anak didiknya, mengingatkan anak didiknya akan tujuan menuntut ilmu tidak hanya untuk keperluan duniawi semata, mencegah anak didiknya agar tidak terjerumus pada akhlak tercela, menganjurkan muridnya untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, menyampaikan materi pelajaran sesuai dengan kemampuan anak didiknya
Investasi saham online melalui Aplikasi Telegram ditinjau dari hukum ekonomi syariah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme investasi saham online melalui aplikasi Telegram, dan mengatahui bagaimana praktik investasi saham online melalui aplikasi Telegram ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah. Mengingat maraknya investasi saham online melalui aplikasi digital, khususnya aplikasi Telegram dapat berpotensi melanggar prinsip syariah sehingga dibutuhkan analisis terhadap mekanisme dan aspek kepatuhan syariahnya untuk melindungi masyarakat dari praktik investasi yang bertentangan dengan hukum ekonomi syariah. Adapun jenis penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) dengan data sekunder yang terdiri dari 3 (tiga) bahan hukum, yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Bahan hukum primer dalam penelitian ini diperoleh melalui Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dan dokumen-dokumen investasi saham. Bahan hukum sekunder diperoleh melalui kasus hukum, jurnal hukum, buku dan hasil penelitian terdahulu. Sedangkan bahan hukum tersier diperoleh melalui ensiklopedi hukum dan indeks majalah hukum. Data-data yang telah ditemukan kemudian akan dianalisis dengan cara content analysis atau analisis isi yang digunakan untuk mengambil inti atau pokok dari suatu gagasan atau informasi yang kemudian akan ditarik sebuah kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dikemukakan: 1) mekanisme investasi saham online melalui aplikasi Telegram yaitu investor melakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan cara mengirim pesan secara langsung ke admin atau pengelola jasa secara pribadi. Setelah investor melakukan pendaftaran dan mengirim jumlah investasi kepada admin atau pengelola jasa, maka investor akan dihubungi kembali oleh admin atau pengelola jasa sesuai waktu yang telah ditentukan yaitu 2 s/d 4 jam untuk memperoleh profit atau keuntungan investasi saham. 2) Praktik investasi saham melalui aplikasi Telegram ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah, bukanlah kegiatan investasi tetapi lebih identik dengan kegiatan trading, karena jangka waktu yang digunakan relatif singkat. Investasi saham di Telegram juga terdapat unsur maisir (perjudian) karena ada dana investasi jika investor dinyatakan win maka investor akan mendapatkan keuntungan sedangkan jika kalah kehilangan hartanya. Tentunya hal ini sama seperti kegiatan judi (maysir) dengan menyerahkan taruhan dengan harapan memperoleh untung jika menang dan kehilangan uang jika kalah. Selain itu, investasi saham yang terdapat di aplikasi Telegram juga merupakan kegiatan tadlis (penipuan) dengan membuka investasi saham secara illegal yang perusahaannya tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Pengaruh pendidikan dan kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara
Penelitian ini menunjukan terjadinya fluktuasi angka tertinggi teradi pada tahun 2019 sebesar 3,61 persen serta angka terendah tahun 2020 sebesar-1,84 persen pada pertumbuhan ekonomi dan adanya ketidak sesuaian teoridengan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh pendidikan terhadappertumbuhan ekonomi, apakah terdapat pengaruh kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi, apakah pendidikan dan kesehatan terhadappertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi, apakah kesehatan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, apakah ada pengaruh pendidikandan kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurut Todaro pendidikan dan kesehatan berkaitan erat dengan pertumbuahn ekonomi. Teori yang dibahas dalam penelitian ini adalah pendidikan, kesehatan dan pertumbuhanekonomi yang merupakan bagian dari pembahasan makro ekonomi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder melaluíwebsite resmi Badan Pusat Statistik www.bps.go.id. Populasi dalam penelitianini adalah data pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan denganjumlah sampel 132 dari tahun 2019-2022. Data penelitian ini diolah dengan program Eviews 10 dengan pengujian statistiknya menggunakan data panel (gabungan cross-section dan time series). Hasil penelitian ini menunjukantidak terdapat pengaruh secara parsial antara variabel tenaga pendidikandengan variabel pertumbuhan ekonomi. kesehatan terdapat pengaruh terhadappertumbuhan ekonomi. Secara parsial dan simultan tidak ada pengaruhpendidikan dan kesehatan terhadap pertumbuahan ekonomi
Analisis perbandingan return dan risk saham konvensional dengan saham syariah periode 2019-2023
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah bermula dari pertumbuhan pasar modal syariah yang pesat tidak selalu berdampak pada tingginya Return dan Risk perusahaan syariah dibandingkan dengan saham konvensional. perbedaan dan persamaan antara saham konvensional dan saham syariah menjadi bagian penting dalam memahami karakteristik masing-masing instrumen investasi. Saham konvensional merupakan instrumen pasar modal yang tidak memiliki batasan etis atau agama dalam proses seleksi emiten, sehingga perusahaan dari berbagai sektor dapat masuk ke dalam indeks saham konvensional seperti IDX30. Sementara itu, saham syariah hanya mencakup perusahaan yang sesuai dengan prinsip syariah Islam, seperti yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES) dan indeks JII (Jakarta Islamic Index). Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi, investor harus mengetahui perbedaan signifikan antara tingkat Return dan Risk saham konvensional dan syariah. Serta membandingkan keunggulang dari return antara saham konvensional dengan saham syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan Rata-rata Return dan Risk antara saham konvensional dalam indeks IDX30 dan saham syariah dalam indeks JII selama periode 2019 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan data sekunder yang diperoleh dari situs Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan grafik harga penutupan (Closing Price) saham. Data yang dikumpulkan mencakup nama-nama emiten yang terdaftar dalam indeks JII dan IDX30 serta informasi harga saham selama periode penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan uji beda Mann Whitney menggunakan Software SPSS versi 23 menunjukkan nilai signifikan Return sebesar 0,130 > 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara saham konvensional ddan saham syariah. Begitupun dengan Risk menunjukkan nilai signifikan 0,110 > 0,05 itu artinya tidak ada perbedaan Risk yang signifikan. Selain itu, secara keseluruhan Saham syariah memiliki tingkat rata-rata Return yang lebih tinggi 2,62% > 0,55% daripada Saham Konvensional. Begitupun dengan tingkat rata-rata Risk Saham Syariah lebih berisiko sebesar 28,04% > 9,89%. Jadi semakin tinggi tingkat Return yang diinginkan maka semakin besar pula tingkat Risk yang didapa
Analisis inflasi berdasarkan jumlah uang beredar di Provinsi Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jumlah uang beredar dengan inflasi di Provinsi Sumatera Utara Periode 2018-2023. Inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam perekonomian yang mencerminkan kestabilan harga dan daya beli masyarakat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Time Series, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Vector Autoregressive (VAR), dengan beberapa tahapan pengujian antara lain Uji Normalitas, Uji Stasioner Data, Uji Vector Autoregressive (VAR), Uji Lag Length, Uji Kausalitas Granger, Uji Kointegrasi, Impulse Response Function (IRF), dan Variance Decompisition (VD). Penelitian ini menggunakan sofwere Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan kausalitas antara jumlah uang beredar dengan inflasi, dan inflasi juga tidak memiliki hubungan kausalitas dengan jumlah uang beredar. Artinya, perubahan jumlah uang beredar tidak secara signifikan mempengaruhi tingkat inflasi di Provinsi Sumatera Utara selama periode yang diteliti. Kesimpulan ini memberikan gambaran bahwa faktor-faktor lain kemungkinan lebih dominan dalam memengaruhi inflasi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran
Peningkatan kemampuan membaca nyaring menggunakan media cerita bergambar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SD Negeri 0905 Aek Bongbongan Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas
Latar belakang masalah studi pendahuluan adalah rendahnya kemampuan siswa, dalam membaca nyaring pada Pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 0905 Aek Bongbongan. Adapun salah satu penyebabnya adalah guru belum menerapkan media pembelajaran yang menarik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media cerita bergambar pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring kelas II SD Negeri 0905 Aek Bongbongan kecamatan huristak kabupaten padang lawas? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring dengan menggunakan media cerita bergambar pada kelas II SD Negeri 0905 Aek Bongbongan kecamatan huristak kabupaten padang lawas.Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) menggunakan media cerita bergambar yang terdiri dari empat tahapan yaitu, tahap perancanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Adapun subjek utama penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 0905 Aek Bongbongan berjumlah 24 siswa terdiri dari 11 laki-laki dan 14 perempuan dengan menggunakan 2 siklus, setiap siklus 4 kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa hasil observasi peningkatan kemampuan membaca nyaring pada kondisi awal sebelum menggunakan media cerita bergambar dalam pembelajaran ialah 60,68%, siklus I terjadi peningkatan minat rata-rata 67,95%, siklus II terjadi peningkatan 81,47%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring peserta didik di kelas II SD Negeri 0905 Aek Bongbongan kecamatan huristak kabupaten padang lawas pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan nyarin
Pemanfaatan barang gadai di tinjau dari perspektif kompilasi hukum ekonomi syariah studi kasus di Desa Pasar Lama Kecamatan Batang Angkola
Skripsi ini membahas bagaimana Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktek Pemanfaatan Gadai Lahan Sawah di Desa Pasar Lama Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan yakni pemberi gadai ( rahin) yang menggadaikan lahan sawah kepada murtahin yang akan memberi pinjaman uang. Kemudian lahan sawah berpindah tangan kepada si murtahin atau pemberi hutang. Selama berada di tangan pemberi hutang, hasil panen sawah berada ditangan murtahin, dari surat perjanjian pinjam pakai ini pihak pemberi gadai yang akan mengelola sawah dari penggadai. Hal itu tentunya bisa merugikan salah satu pihak, biasanya pihak yang merasa dirugikan adalah penggadai (rahin), karena lahan sawah yang dijadikan jaminan dimanfaatkan sepenuhnya oleh penerima gadai. Inilah kiranya yang mendorong saya untuk mengadakan penelitian dengan rumusan masalah, bagaimana pratek pemanfaatan gadai lahan sawah di Desa Pasar Lama Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan? Bagaimana Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Terkait Praktek pemanfaatan gadai lahan sawah di Desa Pasar Lama Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan? Jenis Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yang dilaksanakan di Desa Pasar Lama, untuk mendapatkan data yang valid, peneliti menggunakan beberapa metode pengumpulan data yaitu Sumber data primer penelitian adalah Pemberi gadainya berjumlah empat orang (rahin) dan penerima gadai jumlahnya empat orang (murtahin) sumber data sekunder adalah saksi dalam perjanjian gadai, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama,dan perjanjian gadai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa dalam praktek Pemanfaatan gadai lahan sawah di Desa Pasar Lama Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan. Menurut Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah bahwa murtahin boleh memanfaatkan barang jaminan, dalam hal ini. boleh mengambil manfaat sekedar mengganti ongkos pembiayaan. Pembayaran hutang oleh penggadai rahin kepada penerima gadai murtahin dengan syarat rahin memberikan izin, pada umumnya ada yang mengenal batasan waktu ada juga tidak menentukan sampai kapan waktu gadai berlangsung. Jadi, praktek Pemanfaatan gadai lahan sawah yang dilakukan sah menurut Kompilasi Hukum Ekonomi Syari’ah
Pengaruh model Quantum Teaching terhadap hasil belajar peserta didik pada materi cahaya dan sifatnya di kelas V SDN 0614 Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V di SDN 0614 Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun yang disebabkan oleh model pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Quantum Teaching merupakan model pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif melalui pendekatan TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan), yang mampu meningkatkan pemahaman peserta didik secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Cahaya dan Sifatnya pada siswa kelas V di SDN 0614 Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh yang signifikan Model Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada materi Cahaya dan Sifatnya pada siswa kelas V di SDN 0614 Paringgonan, kecamatan Ulu Barumun?. Model penelitian yang digunakan adalah model kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimental design (eksperimen semu), menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 0614 Paringgonan dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 orang. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 soal pretest dan 10 soal posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji statistik melalui perbandingan nilai pretest dan posttest. Penyelesaian hasil belajar peserta didik dilakukan dengan uji statistik dengan taraf signifikan 5% dan menggunakan rumus bahwa penggunaan Quantum Teaching memiliki pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 0614 Paringgonan setelah diperoleh tHitung = 2,503 dan tTabel = 1,677 maka dapat disimpulkan dari penjelasan diatas bahwa hipotesis pada penelitian ini Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai rata-rata Pre-test 54,400 dan Post-test 88,00. Sehingga analisis data menunjukkan terdapat pengaruh dalam model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar peserta didik pada materi cahaya dan sifatnya pada siswa Kelas V di SDN 0614 Paringgona
Faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Thamrin pasca relokasi ke Pasar Rakyat Mahera
Pasar Rakyat Mahera merupakan pasar yang baru beroperasi pada tahun 2022 setelah Pemerintah Kota Padangsidimpuan merelokasi pedagang dari bahu Jalan Thamrin. Relokasi dilakukan karena menurut pemerintah, kawasan jalan Thamrin bukan lagi menjadi kawasan untuk berdagang yang mana menjadi penyebab kemacetan di sekitaran jalan Thamin. Oleh karena itu, dilihat dari tatanan kota, kawasan jalan Thamrin sudah tidak layak untuk tatanan pasar. Sehingga pemerintah merelokasi pasar ke lokasi yang layak dan berpotensi untuk mengembangkan pasar yaitu ke Pasar Rakyat Mahera. Setelah relokasi berjalan, perpindahan pedagang dari jalan thamrin ke pasar Rakyat Mahera menimbulkan kekhwatiran pedagang dikarenakan membutuhkan modal besar untuk mengembangkan usaha dan membayar sewa kios. Perpindahan pasar membuat pedagang mengeluh karena pedagang takut kehilangan pelanggan tetapnya di pasar lama dan harus beradaptasi dengan pelanggan baru. Susahnya mencari lokasi usaha yang strategis cukup membebani pedagang setelah pindah ke tempat yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh modal, lama usaha, dan lokasi terhadap pendapatan pedagang. Metode pengambilan sample menggunakan random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 59 orang pedagang dan kemudian di lakukan analisis terhadap data yang di peroleh dengan menggunakan analisis data secara kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi: uji normalitas, uji heteroskeditas, uji linieritas, uji analisis regresi berganda serta uji koefisien determinasi R. Uji hipotesis dengan mengunakan uji T dan uji F. Dianalisis menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lama usaha dan lokasi usaha berpengaruh secara parsial terhadap pendapatan dengan nilai thitung > ttabel. Variabel modal tidak berpengaruh secara parsial terhadap pendapatan dengan nilai thitung < ttabel. Secara simultan variabel modal, lama usaha, dan lokasi usaha berpengaruh terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar Rakyat Mahera. Hal ini disimpulkan jika sebanyak 79,5% tingkat pendapatan pedagang kaki lima dapat dijelaskan oleh modal, lama usaha dan lokasi usaha sedangkan 20,5% tingkat pendapatan pedagang kaki lima dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Penggunaan media audiovisual untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi transformasi energi di Kelas IV UPTD SDN 09 Parimburan
Rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV UPTD SDN 09 Parimburan menjadi permasalahan yang mendasar dalam proses pembelajaran. Observasi awal menunjukkan bahwa guru jarang menggunakan media pembelajaran, guru cenderung menggunakan buku sebagai media dalam proses mengajar dan siswa menjadi bosan, kurangnya daya tarik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dikelas, sehingga kelas menjadi tidak kondusif karena kurangnya keterkaitan guru dan siswa saat proses belajar mengajar di kelas. Hal ini mengakibatkan siswa tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dan berdampak negatif terhadap hasil belajar. Dalam upaya mengatasi masalah ini, “media audiovisual” digunakan sebagai media yang dapat menarik perhatian siswa untuk mengikuti proses pembelajaran yang dapat menjadikan kelas kondusif, siswa tidak merasa bosan dan fokus terhadap materi yang guru sampaikan melalui tampilan audiovisual menjadi perantara yang memudahkan siswa untuk menerima pesan ataupun materi pelajaran yang ditampilkan oleh guru, melalui media audiovisual siswa dapat memahami konsep yang bersifat abstrak menjadi konkret karena media audiovisual memiliki elemen audio dan visual yang memudahkan siswa untuk memahami materi dan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran IPAS materi transformasi energi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar obse rvasi, wawancara, dan tes kognitif yang diukur sebelum dan setelah penggunaan media audiovisual. Hasil penelitian dengan menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV UPTD SDN 09 Parimburan. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa mulai dari prasiklus dan siklus I sampai dengan siklus II dengan persentase ketuntasan 40 % sampai 85% dengan perolehan nila rata-rata 63 hingga 73,5. Dengan demikian, penelitian ini dihentikan pada siklus II Pertemuan Pertama karena telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Kesimpulannya, peggunaan media audiovisual terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di kelas IV. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran serupa di kelas lain untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara keseluruhan