Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Dampak kecanduan penggunaan aplikasi tiktok terhadap psikologis remaja di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal
Latar belakang masalah penelitian ini berbagai permasalahan yang sering terjadi pada kehidupan sehari hari terhadap remaja seperti kecanduan penggunaan aplikasi TikTok terhadap psikologis remaja yaitu menimbulkan Kualitas tidur yang berkurang , pola makan yang tidak teratur, sering menunda waktu pekerjaan, membantah orang tua dan kurang bersosialisasi dengan masyarakat Merasa Gelisah, Mudah Marah dan kualitas tidur yang berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lama waktu penggunaan aplikasi TikTok pada remaja di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal dan untuk mengetahui dampak kecanduan penggunaan aplikasi TikTok terhadap psikologis remaja di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif. Dengan informan peneltian yaitu Kepala Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal, remaja yang kecanduan menggunakan aplikasi TikTok di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal, orang tua remaja yang kecanduan menggunakan TikTok di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal dan teman sebaya remaja yang kecanduan menggunakan aplikasi TikTok di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal. Tekhik pengumpulan data dilakukan dengan observasi non-partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu penggunaan aplikasi TikTok pada remaja di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal selama 7 sampai 12 jam dalam sehari semalam ada sebanyak 7 orang remaja yang menggunakan aplikasi TikTok setiap harinya. Adapun dampak perilaku kecanduan penggunaan aplikasi TikTok pada psikologis remaja di Desa Malintang Jae Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal yaitu merasa gelisah sebanyak 2 orang remaja, kurang bersosialisasi sebanyak 2 orang remaja, Mudah Marah sebanyak 1 orang remaja dan Kualitas tidur yang berkurang sebanyak 2 orang remaja
The effect of keyword method on vocabulary mastery at The VIII Grade Students of SMP Negeri 2 Padang Bolak Tenggara
This study discusses the influence of the Keyword Method on Vocabulary Mastery in Grade VIII Students of SMP Negeri 2 Padang Bolaka Tenggara. Some students still experience understanding English vocabulary, the purpose of this study is to find out students' vocabulary mastery before and after learning to use the Keyword method and to test whether the Keyword method has a significant effect on vocabulary mastery. This study used quantitative methods with experimental design and pre-test-post-test control group design. The population of this study is 66 students in grade VIII of SMP Negeri 2 Padang Bolak Tenggara. The sample was taken by random sampling technique, namely class VIII-B (22 students) as the experimental class and VIII-C (22 students) as the control class. Data was collected by providing pre-test and post-test with multiple choices as instruments. In analyzing the data, this study uses an independent t-test. The researcher found that the average score of the experimental class after learning using the Keyword method was higher than the average score of the control class. In addition, after performing t-test calculations, the researcher found that t-count˃t-table (3,446>2,086).This means that alternative hypotheses are accepted. It can be concluded that there is a significant influence of the Keyword method on vocabulary mastery in grade VIII students of SMP Negeri 2 Padang Bolak Tenggara
Pengembangan kurikulum pendidikan tasawuf tarekat naqsyabandiyah Yayasan Pondok Pesantren Persulukan Al-Hasanah di Ujung Batu Rokan Hulu Riau
Pendidikan tasawuf yang diterapkan oleh Tarekat Naqsyabandiyah Al- Hasanah, juga memiliki dimensi sosial yang penting. Sebagai salah satu bagian dari masyarakat, tarekat ini memainkan peran penting dalam pembinaan moral dan etika masyarakat setempat. Melalui pendidikan tasawuf, tarekat ini berupaya untuk membentuk masyarakat yang memiliki kesadaran spiritual yang tinggi dan mampu menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian ini penting dilakukan mengingat peran tasawuf yang semakin relevan di era modern ini. Tantangan yang dihadapi oleh umat Islam, seperti krisis moral, materialisme, dan hedonisme, tasawuf menawarkan solusi dengan menekankan pada pentingnya kehidupan spiritual yang mendalam dan pengendalian diri. Melalui pendidikan tasawuf, diharapkan generasi muda Muslim dapat dibentuk menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi.Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Pendekatan ini dipilih karena bertujuan untuk mengembangkan kurikulum pendidikan tasawuf yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan Yayasan Pondok Pesantren Persulukan Al-Hasanah Ujung Batu Rokan Hulu Riau. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan model kurikulum yang aplikatif, relevan, dan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran tasawuf berbasis Tarekat Naqsyabandiyah. Penelitian yang dilakukan tentang pengembangan kurikulum pendidikan tasawuf di Yayasan Pondok Pesantren Persulukan Al-Hasanah mencapai kesimpulan bahwa menerapkan kurikulum berbasis tasawuf memiliki efek positif pada pembelajaran dan pembentukan karakter spiritual jama'ah. Hasil penelitian ini mencakup hal-hal berikut: 1) Efektivitas Kurikulum Pendidikan Tasawuf. 2) Metode Pembelajaran Berbasis Spiritualitas. 3) Peningkatan Kreativitas dan Disiplin Jama’ah.. 4) Tantangan dalam Implementasi Kurikulum. 5) Rekomendasi Pengembangan Kurikulum. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk integrasi metode pembelajaran berbasis digital, pelatihan bagi syarifah-khalifah dalam penggunaan teknologi pembelajaran, serta penyediaan sumber belajar yang lebih variatif dan mudah diakses oleh jama’ah
Perjanjian perkawinan dan pencegahan perceraian: efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan pasal 29 di KUA Se-Kota Padangsidimpuan
Fokus permasalahan pada penelitian ini adalah Perjanjian Perkawinan Dan Pencegahan Perceraian: Efektivitas Penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 29 di KUA Se-Kota Padangsidimpuan. Dengan memuat pokok permasalahan yang termuat dalam rumusan masalah yaitu: 1) bagaimana Pandangan KUA Se-Kota Padangsidimpuan Mengenai Pencegahan Perceraian Melalui Perjanjian Perkawinan Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan? 2) Bagaimana Efektivitas Perjanjian Perkawinan Dalam Mencegah Perceraian Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Di KUA Se-Kota Padangsidimpuan?
Adapun jenis metode penelitian yang digunakan peneliti menggunakan jenis metode yuridis empiris, dengan memuat sumber data yaitu data primer yang bersumber dari wawancara dengan kepala KUA se-Kota Padangsidimpuan dan Masyarakat, data sekunder yaitu diambil dari buku fiqh hukum keluarga, jurnal yang berkaitan, serta hasil dari penelitian terdahulu, dan juga data tersier yang diambil dari kamus-kamus hukum, dan kamus bahasa indonesia. Penelitian ini juga menggunakan teknik wawancara dengan Kepala KUA Se-Kota Padangsidimpuan, masyarakat dan juga melalui teknik observasi, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan 1) Para Kepala KUA se-Kota Padangsidimpuan memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang pencegahan perceraian melalui perjanjian perkawinan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan Kepala KUA tentang perjanjian perkawinan adalah faktor sosial, dasar hukum, dan faktor subjektif/objektif, namun mereka sepakat bahwa perjanjian perkawinan bertujuan menjaga keutuhan dan keharmonisan rumah tangga dengan isi yang tidak boleh bertentangan dengan hukum Negara, hukum Islam, dan etika. 2) Praktek perjanjian perkawinan efektif dalam menjaga keutuhan rumah tangga dan mencegah perceraian sesuai fakta yang ada dilapangan. Namun untuk praktek di lapangan belum banyak diterapkan oleh masyarakat karena kurangnya pemahaman terkait perjanjian perkawinan
The students’ complex sentence mastery of The Fifth Semester English Education Department UIN SYAHADA Padangsidimpuan
This research was aimed to find out the students’ complex sentences mastery at the fifth semester of English Education Department UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The researcher found there are several factors that exist in the learning complex sentence field especially in building a sentence, such as: students lack of motivation, difficult in differentiate independent from dependent clause, and lack in differentiate of clauses from sentences. The kind of this research was descriptive quantitative research. The population of this research was 50 students from two classes at fifth semester English Education Department UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The researcher used total sampling as technique sampling. The instrument used in this research was essay test. After the data analysed the researcher found that most of the students got middle score of 85 with 50% of percentage and the mean score of the result was 76 which indicates “Good” category. So, it means that the students’ complex sentence mastery of the fifth semester English Education Department UIN Syahada Padangsidimpuan was at the good category
Problematika orang tua dalam pembinaan akhlakul karimah remaja di Kelurahan Baringin Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan
Rumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimana gambaran akhlak remaja di kelurahan baringin kecamatan sipirok kabupaten tapanuli selatan?, Apa saja problematika yang dialami orangtua dalam pembinaan akhlak remaja di kelurahan baringin kecamatan sipirok kabupaten tapanuli selatan? Apa saja upaya orangtua dalam mengatasi prolematika akhlak remaja di kelurahan baringin kecamatan sipirok kabupaten tapanuli selatan?.Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran akhlakul karimah di kelurahan baringin kecamatan sipirok kabupaten tapanuli Selatan,Untuk mengetahui problematika yang dialami orangtua dalam pembinaan akhlak remaja di kelurahan baringin kecamatan sipirok kabupaten tapanuli selatan. Serta mengetahui upaya orangtua dalam mengatasi prolematika akhlak remaja di kelurahan baringin kecamatan sipirok kabupaten tapanuli Selatan.
Penelitian ini membahas remaja merupakan bagian dari generasi muda dan penerus bangsa dan negara selanjutnya akan baik pula.Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa saja problematika yang dialami orangtua dalam pembinaan akhlak remaja dikelurahan baringin kecamatan sipirok kabupaten Tapanuli Selatan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif model Penelitian ini menggunakan metode kualitatif model studi kasus, yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan sebenarnya di lapangan secara murni dan apa adanya di lapangan. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan data sekunder. Sumber data primer yaitu orangtua berjumlah 20 orang, Remaja 20 orang, kepala lingkungan,tokoh Masyarakat,sedangkan sumber data sekunder yaitu catatan,laporaan historis yang telah tersusun dalam data. Instrumen pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika akhlak remaja yang dilakukan oleh orangtua masih jauh dari apa yang diharapkan, karena orang tua tidak memberikan perhatian terhadap remaja sehingga menimbulkan permasalahan. Oleh karena itu peran orang tua sangat dibutuhkan dalam melakukan pembinaan akhlak remaja. Adapun problematika yang dihadapi orangtua dalam melakukan pembinaan akhlak remaja yaitu kesibukan orangtua dalam mencari nafkah sehingga tidak ada waktu luang untuk anak-anaknya, kurangnya ilmu pengetahuan orangtua dalam membina akhlak anak dan waktu yang terbatas. Sedangkan upaya yang dilakukan orangtua dalam mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan nasehat, meluangkan waktu, dan mengontrol anak-anak agar terhindar dari pergaulan bebas, dan orangtua berupaya agar pemerintahan kelurahan untuk mengeluarkan kebijakan yang membantu orangtua dalam pembinaan akhlak remaja
Analisis perbandingan kinerja keuangan syariah pada perusahaan XL Axiata Tbk dan perusahaan Telkom Indonesia Tbk yang terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2015–2023
Perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia terus meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan pengguna internet dan kebutuhan jaringan yang tinggi. Perusahaan XL Axiata Tbk dan PT Telkom Indonesia Tbk merupakan dua perusahaan besar dalam sektor ini yang juga terdaftar dalam Jakarta Islamic Index (JII), sehingga tunduk pada prinsip-prinsip keuangan syariah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi kinerja keuangan kedua perusahaan, khususnya terkait likuiditas dan profitabilitas selama periode 2015–2023, yang memengaruhi daya tarik investor terhadap saham syariah di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan syariah antara kedua perusahaan tersebut dengan menggunakan rasio keuangan sebagai alat analisis, yaitu Current Ratio (CR) dan Quick Ratio (QR) untuk mengukur likuiditas, serta Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE) untuk mengukur profitabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Data diolah menggunakan teknik analisis rasio keuangan dan diuji dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan One Way ANOVA untuk melihat perbedaan yang signifikan antara kedua perusahaan.Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada konsep manajemen keuangan syariah, serta analisis rasio keuangan konvensional yang disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah, seperti larangan riba dan usaha non-halal. Penelitian ini juga memperkuat hasilnya dengan dukungan teori dari Irham Fahmi tentang evaluasi kinerja keuangan dan pendekatan perbandingan keuangan antar perusahaan. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang sangat signifikan (H0 diterima) yaitu pada variabel Current Ratio dan Quick Ratio dengan nilai sig > 0,05 dan Fhitung 0,05) dan nilai Ftabel = 4,49 dan nilai Fhitung = 0,699 (0,699 0,05) dan nilai Ftabel = 4,49 dan nilai Fhitung = 0,687 (0,687 0,05) dan nilai Ftabel = 4,49 dan nilai Fhitung = 0,000 (0,000 0,05) dan nilai Ftabel = 4,49 dan nilai Fhitung = 0,055 (0,055 < 4,49)
Konsep pendidikan islam menurut Abuddin Nata
Pendidikan Islam dewasa ini tengah menjadi studi perbincangan dan perhatian masyarakat, bangsa, dan negara, karena Pendidikan Islam saat ini masih dipertanyakan mutu dan kualitasnya, kredibilitasnya, dan eksistensinya dalam membangun sumber daya manusia yang benar-benar unggul secara IMTAQ maupun IPTEKnya dengan memiliki bekal kompetensi, akhlakul karimah, dan keterampilan yang dapat diaplikasikan dalam bidang kehidupan sehingga mencapai tujuan akhirnya yakni membangun peradaban Islam yang kaffah dan madani yang benar-benar kuat dan kokoh karena dibangun dari akarnya sehingga Pendidikan Islam menjadi Rahmatan Lil Alamin yang dapat menerangi aspek-aspek dan komponen-komponen kehidupan lainnya. Kata-kata pendidikan, pengejaran, bimbingan dan pelatihan merupakan proses yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan individu. Hal itu sejalan dengan konsep Pendidikan Islam yang ditelaah dari pemikiran Abuddin Nata yang dikaji dan dianalisis pada penelitian Skripsi ini. Konsep Pendidikan Islam Menurut Perspektif Abuddin Nata secara garis besar merupakan Pendidikan Islam yang bersifat humanis multikultural yakni memaksimalkan potensi dan kemampuan akal, rasa, dan keterampilan diri manusia sebagai mahluk yang mulia dan sempurna penciptaannya dengan tetap bensandar dan berpijak kepada landasan Al-Qur’an, As-Sunnah, dan Ijtihad dengan model integralistik konvergensi, yakni memadukan konsep landasan tersebut dengan konteks sktruktural dan kultural pendidikan yang berciri khas keagamaan Islam sehingga akan bermuara pada satu tujuan yakni mendayagunakan fitrah dan potensi manusia dalam pembangunan umat yang unggul, madani, dan berkemajuan. Dalam skripsi ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dianalisa dari berbagai macam sumber dan referensi baik yang sifatnya primer maupun sekunder. Selain itu juga dibahas mengenai relevansi pemikirannya dengan kondisi pada era kontemporer sesuai Sistem Pendidikan Nasional yang berlaku saat ini yang secara umum tergambar dari 3 (tiga) fokus penelitian skripsi ini yakni metode Pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, Administrasi pendidikan Islam menurut dalam perpektif Islam dan menurut Abuddin Nata. Dalam pendidikan Islam tidak hanya proses pemindahan ilmu saja, tetapi bertujuan untuk mencerdaskan akal (intelektual), membentuk kepribadaian yang baik, ahlak mulia, dan hubungan harmonis dengan Allah SWT, manusia, alam dengan matlamat (tujuan) utama mencapai keridhaan Allah SWT
Pengembangan media stick angka terhadap kemampuan berhitung permulaan anak usia 4-5 Tahun di TK Fatayat NU Batunadua Jae Padangsidimpuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran stick angka dalam meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 4–5 tahun di TK Fatayat NU Batunadua Jae, Kota Padangsidimpuan. Masalah yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya minat dan kemampuan anak dalam berhitung, yang disebabkan oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif di kelas. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu merangsang minat dan kemampuan anak secara konkret. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok A di TK Fatayat NU. Data dikumpulkan melalui angket yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi media stick angka oleh ahli media memperoleh skor sebesar 68,75% (kategori “layak”) dan validasi ahli materi sebesar 81,71% (kategori “sangat layak”). Respon guru terhadap media menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat tinggi dengan nilai 100%, menandakan media ini mudah digunakan, menarik, dan mampu membantu proses pembelajaran secara menyenangkan. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor kemampuan berhitung anak secara bertahap, dari 57,5% pada uji awal, pada uji kedua dengan skor 72,91% dan menjadi 93,75% pada uji akhir. Dengan demikian, media stick angka dinyatakan efektif, praktis, dan layak digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran berhitung permulaan anak usia dini. Media ini tidak hanya membantu anak memahami lambang bilangan dan konsep angka, tetapi juga meningkatkan motivasi serta keterlibatan aktif dalam proses belajar
تطبيق طريقة تقديم القصة في تعليم اللغة العربية بالمدرسة العالية الحكومية الإسلامية ٣ ماندايلينج ناتال
كان التلاميذ الصف الحادي عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية 3 ماندايلينج ناتال زيادة في التحدث باللغة العربية، حيث تمكن أولئك الذين تمكنوا من التعرف على اللغة العربية من تقديم القصة باستخدام اللغة العربية، حتى أنهم في كثير من الأحيان يفوزون بمسابقات الخطابة، لكنهم يعانون أيضًا من نقص في إتقان المفردات وانخفاض المعرفة بالقواعد، وهي إحدى المشكلات في تطبيق هذه الطريقة، بسبب خلفياتهم التعليمية المختلفة، ومستويات الخجل العالية، وانعدام اهتمام الطلاب، وانعدام الدعم من البيئة. تعتمد هذه الدراسة على المنهج الوصفي النوعي. وتكونت عينة الدراسة من معلمي مادة اللغة العربية وطلبة الصف الحادي عشر. وتمت عملية جمع البيانات من خلال الملاحظة والمقابلات والتوثيق. يتم تنفيذ تقنيات تحليل البيانات عن طريق اختزال البيانات وعرض البيانات واستنتاج البيانات. ونتائج البحث في تطبيق طريقة التقدم بالقشور هي أن الطلبة قادرون على تعلم اللغة العربية باستخدام طريقة التقدم بالقشور، والطلبة قادرون على التحدث باللغة العربية، والطلبة يتقنون المفردات العربية. وفي الختام، يتمكن الطلاب من إتقان أربع مهارات وهي الاستماع والتحدث والقراءة والكتابة، ويتمتع الطلاب بنطق جيد باللغة العربية في إلقاء الخطب ويكونون قادرين على تقديم القصة أثناء طابور الصباح، ومع التغذية الراجعة من المعلمين الذين يقومون بتقييم كل تلاميذ مدعومة بالمرافق والبنية التحتية الكاملة من المدرسة