Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
The effect of words search puzzle on students vocabulary mastery at eighth grade of SMP Negeri 8 Padangsidimpuan
The objectives of this study are 1) To find out students' vocabulary mastery before learning using words search puzzle game. 2) To find out students' vocabulary mastery after learning using words search puzzle game. 3) To examine whether if there is a significant effect of words search puzzle game on vocabulary learning. This research is a quantitative research with experimental method with pre-test post-test control group design. The population of this research is the VIII grade students of SMP N Padangsidimpuan. The sample of this study was 25 students. The instruments in this study were multiple choice tests and word matching. The data were analysed by using SPSS V.26 application and T-test formula to find out the significant difference of students' learning achievement both in pre-test and post-test. After analysing the data, it showed that different scores were obtained in the pre-test and post-test. In the pre-test, the average score of the experimental class was 56.96 and the control class was 52.48. In the post-test, the average score of the experimental class was 80.64 and the control class was 73.04. The t-count result is higher than the t-table by applying 0.05 level of significance and the degree of freedom (df) is 48, it showed that tcount was 3.801 and the ttabel was 1.672. Therefore, it can be concluded that there is the effect of of words search puzzle on students vocabulary mastery at Eight Grade of SMP N 8 Padangsidimpua
Pengaruh metode role playing terhadap hasil belajar siswa sejarah kebudayaan Islam di Kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan Kabupaten Padang Lawas Utara
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar sejarah kebudayaan Islam di Kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan. Hal tersebut disebabkan oleh keterlibatan siswa yang rendah, pemahaman konsep yang buruk, dan penyampaian materi yang tidak menarik. Sehingga guru harus dapat mengatasi permasalahan tesebut yaitu dengan menerapkan metode pembelajaran yang menarik seperti metode role playing. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaruh metode role playing terhadap hasil belajar sejarah kebudayaan Islam siswa di kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal?. Dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode role playing terhadap hasil belajar sejarah kebudayaan Islam siswa di kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan menggunakan metode eksprimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-A yang berjumlah 25 siswa sebagai kelas kontrol dan VIII-B berjumlah 26 siswa sebagai kelas eksprimen. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan tes. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan indepentdent sample t test dan rumus uji t. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pretest kelas eksperimen sebesar 65,77 dan kelas kontrol sebesar 64,80. Dan nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,15 dan kelas kontrol sebesar 71,60. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t kedua kelas memiliki perbedaan, dimana yaitu 2,784 > 2,021 berarti Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha =〖 μ〗_1 μ_2 artinya terdapat pengaruh yang signifikan metode role playing terhadap hasil belajar sejarah kebudayaan Islam siswa di kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan Kabupaten Padang Lawas Utara
Analisis kesulitan peserta didik dalam pemecahan masalah matematika pada materi sistem persamaan linier dua variabel di SMP Negeri 2 Batang Angkola
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik baik dari penguasaan konsep, penguasaan materi, penguasaan prinsip. Berdasarkan salah satu tujuan dari pembelajaran matematika yaitu agar peserta didik mampu berpikir kritis berdasarkan tahapan Polya yaitu memahami masalah, perencanaan pemecahan masalah, pelaksanaan pemecahan masalah, menarik kesimpulan ataupun pembuktian. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan pemecahan matematika peserta didik berdasarkan pada tahapan Polya pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Prosedur pengambilan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif berupa reduksi data , penyajian data, keabsahan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa peserta didik berkemampuan tinggi lebih cepat dalam memahami soal ketimbang dengan kemampuan sedang dan rendah, peserta didik berkemampuan tinggi mampu melakukan pemecahan masalah sesuai tahapan Polya kecuali di pembuktian terhadap hasil yang diperoleh. Sedangkan untuk peserta didik yang berkemampuan sedang mampu melakukan pemecahan masalah pada tahap Polya sampai dalam menentukan nilai x dan y atau setengah dari tahap pelaksanaan perencanaan. Kemudian untuk peserta didik yang berkemampuan rendah hanya mampu melaksanakan pemecahan masalah sampai ke tahap memahami masalah, meskipun beberapa peserta didik tidak menuliskannya namun peserta didik dapat menyebutkannya Ketika ditanya pada saat wawancara
Dampak penggunaan Smartphone terhadap Interaksi sosial anak usia sekolah di Desa Siamporik Dolok Kecamatan Angkola Selatan
Perkembangan teknologi saat ini memberi pengaruh bagi perubahan perilaku Masyarakat khususnya bagi anak usia sekolah. Tidak sedikit yang menjadikan perkembangan teknologi sebagai salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan. Salah satu perkembangan teknologi ini adalah smartphone. Smartphone adalah merupakan telepon seluler dengan menggunakan berbagai layanan seperti memori, layar, mikroprosesor, dan modem bawaan. Pengaruh dari penggunaan smartphone ini salah satunya adalah interaksi sosial, dikarenakan banyaknya fitur-fitur menarik serta akses yang mudah dalam smartphone. Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan smartphone ini berbeda-beda, semakin tinggi penggunaan smartphone maka dampak terhadap interaksi yang ditimbulkanpun akan semakin tinggi begitu juga sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar dampak penggunaan smartphone terhadap interaksi sosial anak usia sekola di Desa Siamporik Dolok Kecamatan Angkola Selatan. Teori yang digunakan adalah teori uses and effect. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif denga menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket (kuesioner) dengan pengukuran menggunakan skala likert. Penelitian ini menggunakan uji analisis regresi linear sederhana, untuk analisi data. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah yaitu usia 9-12 tahun berjumlah 30 anak, dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak yang signifikan antara penggunaan smartphone dengan interaski sosial anak usia Sekolah di Desa Siamporik Dolok Kecamatan Angkola Selatan. Hal ini di buktikan dengan hasil penghitungan uji t nilai thitung untuk variabel penggunaan smartphone adalah 2,867, dan nilai ttabel sebesar 0,361. Oleh karena itu nilai thitung> dari pada nilai ttabel atau 2,867>0,361. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesisnya H_a diterima dan H_0 ditolak, yang artinya penggunaan smartphone ini memiliki dampak terhadap interaksi sosial anak usia sekolah di Desa Siamporik Dolok Kecamatan Angkola Selata
Penerapan model project based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Kelas IV SDN 16 Rantau Selatan
Latar be.lakang pe.ne.litian ini yaitu re.ndahnya hasil be.lajar siswa pada mata pe.lajaran Ilmu Pe.nge.tahuan Alam di ke.las IV SDN 16 Rantau Se.latan. Hal ini be.rdasarkan data hasil asse.ssme.nt formatif siswa yang be.lum me.ncapai Krite.ria Ke.te.rcapaian Tujuan Pe.mbe.lajaran (KΚΤΡ). Re.ndahnya hasil be.lajar siswa dise.babkan ole.h pe.rsiapan guru dalam me.ngajar masih kurang me.madai, pe.ne.rapan mode.l pe.mbe.lajaran ole.h guru be.lum maksimal, minat dan konse.ntrasi siswa dalam pe.mbe.lajaran Ilmu Pe.nge.tahuan Alam baik di dalam ke.las maupun di luar ke.las masih sangat re.ndah, se.hingga prose.s pe.mbe.lajaran be.lum dapat dianggap optimal, siswa kurang me.mbe.rikan pe.rhatian saat guru me.nje.laskan mate.ri, yang be.rdampak ne.gatif pada hasil be.lajar me.re.ka, yang tidak me.ncapai harapan. Tujuan dari pe.ne.litian ini adalah untuk me.nge.tahui apakah pe.ne.rapan mode.l Proje.ct Base.d Le.arning dapat me.ningkatkan hasil be.lajar siswa pada mata pe.lajaran Ilmu Pe.nge.tahuan Alam di ke.las IV SDN 16 Rantau Se.latan. Pe.ne.litian ini me.rupakan Pe.ne.litian Tindakan Ke.las (PTK) yang te.rdiri dari 4 tahapan, yaitu: pe.re.ncanaan, tindakan, pe.ngamatan dan re.fle.ksi. Pe.ne.litian ini dilaksanakan di ke.las IV SDN 16 Rantau Se.latan yang te.rdiri dari 30 siswa. Adapun instrume.n pe.ngumpulan data be.rupa le.mbar te.s dan le.mbar obse.rvasi. Pe.ne.litian ini dilakukan de.ngan II siklus dan se.tiap siklus te.rdapat dua kali pe.rte.muan. Be.rdasarkan hasil pe.ne.litian ini me.nunjukkan bahwa hasil be.lajar siswa ke.las IV SDN 16 Rantau Se.latan pada mata pe.lajaran Ilmu Pe.nge.tahuan Alam de.ngan me.ne.rapkan mode.l Proje.ct Base.d Le.arning me.ningkat mulai dari pra siklus de.ngan nilai rata-rata 37, 16 dan pe.rse.ntase. ke.tuntasan 33, 33%. Ke.mudian, pada siklus I pe.rte.muan I dipe.role.h nilai rata-rata ke.las 65, 33 de.ngan pe.rse.ntase. ke.tuntasan 56, 66 %. Pada siklus I pe.rte.muan II nilai rata-rata ke.las adalah 72 de.ngan pe.rse.ntase. ke.tuntasan 73, 33 %. Ke.mudian, pada siklus II pe.rte.muan I nilai rata-rata ke.las 78 de.ngan pe.rse.ntase. ke.tuntasan 80 %. Pada siklus II pe.rte.muan II nilai rata-rata ke.las 83 de.ngan pe.rse.ntase. ke.tuntasan 86, 66 %. Pe.ne.litian ini dihe.ntikan pada siklus II pe.rte.muan II kare.na te.lah me.ncapai indikator ke.be.rhasilan yang te.lah pe.ne.liti targe.tkan. Implikasi hasil pe.ne.litian ini yaitu mode.l Proje.ct Base.d Le.arning dapat me.ningkatkan hasil be.lajar siswa. Ke.simpulan pe.ne.litian ini adalah pe.ne.rapan mode.l Proje.ct Base.d Le.arning dapat me.ningkatkan hasil be.lajar siswa pada mata pe.lajaran Ilmu Pe.nge.tahuan Alam di Ke.las IV SDN 16 Rantau Se.lata
Efektivitas pengelolaan home industri tahu sebagai peluang usaha di Kota Padangsidimpuan
Home industri tahu merupakan rumah usaha produk pangan yang dapat dilakukan dengan modal yang minim tetapi memiliki keuntungan yang lumayan besar. Masyarakat sekitar tidak dapat melihat potensi besar pada usaha home Industri tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pengelolaan Home Industri Tahu Sebagai Peluang Usaha di Kota Padangsidimpuan. Usaha ini adalah rumah industri yang memproduksi tahu. Aktivitas usaha ini cukup sebagai peluang usaha. Penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara pemilki usaha untuk memastikan operasional usaha. Subjek penelitian ini adalah pemilik dengan sumber data yang di gunakan adalah data primer. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan observasi, dan teknik pengolahan data yaitu menggunakan analisis matriks IFAS, matriks EFAS, IE dan matriks SWOT. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat diketahui yaitu dengan total skor hasil dari matriks IFAS yaitu 3,10, sedangkan total nilai skor yang diperoleh dari matriks EFAS yaitu 2.72. Kemudian hasil dari kedua nilai total skor IFAS dan EFAS digabungkan dan diperoleh matriks IE dengan strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Maka posisi matriks IE pada sel IV dibagian kedua yaitu memelihara dan melestarikan. Selanjutnya setelah IFAS, EFAS dan IE, maka didapatkan matriks SWOT yaitu dengan strategi SO dengan mempertahankan kualitas produk tahu yang dihasilkan dengan mempertahankan cita rasa dan kesegaran tahu, peningkatan jumlah produksi dalam rangka menjamin kegiatan produksi dalam mempertahankan dan memperoleh mitra usaha yang didukung ketersediaan infrastruktur. Strategi WO, meningkatkan kualitas produksi tahu untuk memperoleh pasar baru diluar Kota Padangsidimpuan, dengan mencari lebih banyak mitra usaha guna meningkatkan efisiensi pemasaran, meningkatkan promosi dengan memanfaatkan media sosial. Strategi ST, melakukan evaluasi dan perbaikan kinerja pada kegiatan operasional usaha untuk meningkatkan daya saing produk tahu. Strategi WT, memberikan bahan baku yang benar-benar aman untuk dikonsumsi, mempertahankan hubungan yang baik dengan mitra usaha, pelanggan atau konsumen
Strategi sosialisasi aplikasi sistem informasi masjid dalam peningkatan kualitas masjid di Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih sehingga masjid memerlukan peningkatan sistem pengelolaan masjid. Dengan demikian Kementerian Agama Republik Indonesia membuat Aplikasi Sistem Informasi Masjid atau yang biasa disebut SIMAS, dengan adanya aplikasi inilah yang mendorong peneliti, sehingga peneliti ingin melihat strategi sosialisasi Aplikasi SIMAS di Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Apa strategi yang dilakukan oleh Kementerian Agama dalam mensosialisasikan Aplikasi SIMAS, bagaimana tanggapan para BKM mengenai Aplikasi SIMAS di Kabupaten Padang Lawas dan Apa faktor yang menghambat keberhasilan sosialisasi Aplikasi SIMAS. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi sosialisasi, untuk mengetahui tanggapan para BKM dan untuk mengetahui faktor yang menghambat keberhasilan sosialisasi Aplikasi SIMAS. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini ada 2 yaitu sumber data primer yaitu Kepala Kementerian Agama, Kepala seksi BIMAS, staf, dan BKM, kemudian sumber data sekunder yaitu Kantor Urusan Agama di 3 Kecamatan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa sosialisasi Aplikasi SIMAS yang dilakukan Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas adalah sosialisasi dengan melakukan pelatihan secara langsung atau tidak langsung kepada KUA di Kabupaten Padang Lawas dengan menggunakan 4 strategi sosialisasi yaitu mengidentifikasi target pensosialisasian Aplikasi SIMAS, melakukan pengenalan dan pelatihan Aplikasi SIMAS, sosialisasi melalui media sosial, bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama dan ada juga strategi khusus yaitu pendekatan personal dan kultural kepada tokoh agama dan pemanfaatan kegiatan keagamaan sebagai sarana sosialisas
Analisi Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap market share perbankan syariah di Indonesia dengan profitabilitas sebagai variabel intervening
Perbankan syariah memasuki tahun kedua dekade sejak berdirinya bank syariah di Indonesia, namun seiring dengan perkembangannya saat ini market share bank syariah baru mencapai 7,38%, nilainya masih relatif rendah dan tidak sebanding dengan jumlah penduduk muslim di Indonesia. Pada umumnya market share akan berpengaruh saat nilainya mencapai 15%, namun pertumbuhannya masih tergolong lambat. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk melihat variabel apa saja yang mempengaruhi tingkat market share perbankan syariah di Indonesia.. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengaruh DPK terhadap market share perbankan syariah di Indonesia dengan profitabilitas sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk data rasio keuangan yang berdasarkan pada runtun waktu (time series) dengan data sekunder laporan keuangan 7 Bank Umum Syariah periode 2019–2023 dari OJK. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling di Bank Umum Syariah dengan 7 bank, jadi total sampel yang digunakan 35 sampel. Teknik Analisis data dalam peneltian ini adalah analisis jalur (Path analysis) menggunkan Partial Least Square (PLS) kemudian diolah dengan software SmartPLS 3.0 untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DPK berpengaruh signifikan terhadap market share perbankan syariah di Indonesia. Kemudian profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap market share perbankan syariah di Indonesia, sedangkan DPK tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dan secara tidak langsung profitabilitas tidak mampu memediasi hubungan antara DPK terhadap market share perbankan syariah di Indonesia. DPK dan profitabilitas secara terpisah memengaruhi market share, tetapi profitabilitas tidak berperan sebagai mediator. Sehingga bank syariah perlu meningkatkan efisiensi pengelolaan DPK dan strategi non-keuangan (seperti diferensiasi produk syariah) untuk memperluas market share
Nilai-nilai pendidikan akidah dalam al-qur’an surah al-baqarah ayat 255
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kedudukan Surah Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi) sebagai ayat paling agung dalam Al-Qur'an yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan akidah. Namun, penelitian terdahulu belum banyak yang fokus mengkaji secara mendalam nilai-nilai tersebut, khususnya dalam konteks pendidikan akidah yang meliputi aspek tauhid (Uluhiyah, Rububiyah, dan Asma wa Sifat). Hal ini menimbulkan kesenjangan dalam literatur keislaman, terutama terkait implementasi nilai-nilai ayat tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan akidah dalam QS Al-Baqarah ayat 255 serta menganalisis aspek-aspek tauhid yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Sumber data primer berasal dari Al-Qur’an, terjemahan Al-Qur’an, tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan tafsir Al-Maragi karya Ahmad Musthafa Al-Maragi, sedangkan sumber data sekunder meliputi jurnal, buku, skripsi dan tafsir pendukung. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis konten untuk mengurai tema-tema utama yang berkaitan dengan pendidikan akidah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan akidah dalam Ayat Kursi mencakup tauhid Uluhiyah, yaitu penegasan keesaan Allah sebagai satu-satunya yang berhak disembah; tauhid Rububiyah, yaitu pengakuan terhadap Allah sebagai penguasa dan pemelihara seluruh alam semesta; serta tauhid Asma wa Sifat, yaitu pengenalan terhadap sifat-sifat Allah yang sempurna seperti Maha Hidup (Al-Hayy) dan Maha Mengurus (Al-Qayyum). Selain itu, Ayat Kursi juga menekankan keterbatasan manusia, kebergantungan mutlak pada Allah, serta kesadaran terhadap kebesaran dan kekuasaan-Nya. Kesimpulannya, Ayat Kursi merupakan landasan kokoh dalam pendidikan akidah Islam dengan kandungan nilai-nilai tauhid yang komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan integrasi Ayat Kursi dalam kurikulum pendidikan Islam untuk memperkuat pemahaman akidah, serta pengembangan metode pembelajaran kontekstual berbasis tafsir tematik. Implikasinya diharapkan mampu meningkatkan ketakwaan dan keteguhan iman generasi Muslim dalam menghadapi tantangan kehidupan moder
Fenomena kawin lari (marlojong) dan efeknya terhadap kondisi psikis pada usia remaja di Desa Huta Holbung Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan
Perkawinan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia yang diatur oleh agama, adat, dan negara. Dalam masyarakat tradisional hingga modern, perkawinan menjadi bagian dari budaya yang mencerminkan nilai-nilai sosial, spiritual, dan moral. Namun, dalam kenyataannya, tidak semua perkawinan berlangsung sesuai norma yang berlaku. Salah satu bentuk penyimpangan yang cukup menonjol adalah kawin lari, atau yang dalam tradisi masyarakat Tapanuli Selatan dikenal dengan istilah marlojong. Fenomena ini menjadi perhatian khusus karena telah berlangsung secara turun-temurun dan bahkan dianggap sebagai alternatif untuk menghindari beban adat atau restu orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena kawin lari (marlojong) yang marak terjadi di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kawin lari atau marlojong di desa ini mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2009, dan sebagian besar pelaku merupakan remaja di bawah umur, bahkan masih duduk di bangku pendidikan dasar dan menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi non participan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marlojong dilakukan karena berbagai faktor, antara lain kurangnya perhatian keluarga, pergaulan bebas, tekanan ekonomi, kehamilan di luar nikah, hingga pengaruh lingkungan sosial yang menganggap kawin lari sebagai hal yang lumrah. Secara psikis, remaja pelaku kawin lari mengalami tekanan emosional dan tanggung jawab yang tidak sebanding dengan kematangan usia remaja. Selain itu, marlojong juga sering dilakukan tanpa sepengetahuan keluarga, yang berujung pada pernikahan di bawah tangan karena belum cukup umur untuk menikah secara legal. Fenomena kawin lari (marlojong) memberikan efek terhadap kondisi psikis remaja yang menikah muda, membutuhkan peran orang tua dan masyarakat agar mencegah peningkatan kawin lari (marlojong) di Desa Huta Holbung Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan