Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
    12062 research outputs found

    Strategi penghimpunan dan pendistribusian KOIN NU di Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama Kota Padangsidimpuan

    Full text link
    KOIN NU (Kotak Infak Nahdlatul Ulama) merupakan sebuah program penggalangan dana berbasis komunitas yang digagas oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi penghimpunan dan pendistribusian dana program Kotak Infak Nahdlatul Ulama (KOIN NU) yang dilaksanakan oleh Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota Padangsidimpuan. Program ini merupakan salah satu bentuk gerakan ekonomi keumatan yang bertujuan mengatasi permasalahan sosial-ekonomi, khususnya kemiskinan, dengan cara menghimpun dana dari masyarakat secara rutin dan mendistribusikannya kepada golongan penerima manfaat (asnaf). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penghimpunan dana dilakukan melalui penempatan kotak infak di berbagai titik strategis seperti rumah warga, warung, masjid, serta tempat umum lainnya. Strategi ini diperkuat dengan edukasi berkelanjutan, desain kotak yang menarik, penggunaan teknologi digital (QRIS dan media sosial), serta pendekatan personal jemput bola. Sementara itu, pendistribusian dana dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dan delapan golongan asnaf melalui verifikasi dan rekomendasi masyarakat. Program ini juga mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagai upaya membangun kepercayaan publik. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap proses penghimpunan dan penyaluran dana, serta terbatasnya pemahaman mengenai manfaat program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi penghimpunan dan pendistribusian KOIN NU telah berjalan cukup efektif, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi sosialisasi, manajemen pelaporan, dan peningkatan kepercayaan masyarakat untuk mencapai tujuan program secara optimal

    Peran orang tua dalam mendidik ibadah sholat anak di Desa Sungai Korang Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas

    Full text link
    Dalam proses Pendidikan, terutama Pendidikan agama, orang tua memiliki peran penting sebagai pendidik pertama bagi anak-anak mereka. Salah satu hal yang sangat penting untuk ditanamkan dan dibiasakan pada anak setelah aqidah adalah ibadah terutama dalam ibadah sholat. Ibadah sholat memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan seseorang. Mendidik sholat sejak dini menjadi tanggung jawab utama bagi orang tua sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Oleh karena itu, penting bagi anak-anak untuk diperkenalkan dan dibiasakan dengan ibadah sholat agar mereka tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya ibadah sholat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran orang tua dalam mendidik ibadah sholat anak di Desa Sungai Korang dan Untuk mengetahui kendala yang dihadapi orang tua dalam mendidik ibadah sholat anak di Desa Sungai Korang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan informan penelitian sebanyak 20 orang, yang terdiri dari sumber data primer sebanyak 8 orang tua dan 8 anak-anak dari umur 7-12 tahun dan data sekunder ada kepala desa dan 3 tetangga. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa peran orang tua dalam mendidik ibadah sholat anak di desa Sungai Korang mencakup empat aspek utama, yaitu orang tua sebagai pendidik, sebagai teladan, pengawas dan pembiasaan. Namun, meskipun orang tua di Desa Sungai Korang telah berperan sebagai pendidik, teladan, pengawas, dan pembiasaan, pelaksanaan sholat anak-anak masih belum optimal karena berbagai kendala yang dihadapi orang tua seperti kesibukan orang tua dalam bekerja, kemalasan anak, rendahnya pengetahuan agama dan pengaruh teknologi. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih strategis agar anak-anak tidak hanya terbiasa sholat, tetapi juga memahami dan melaksanakan dengan benar serta penuh kesadaran

    Penggunaan media pembelajaran Powtoon dalam meningkatkan hasil belajar PAI pada siswa di Maahad Baitul Ehsan Gombak Malaysia

    Full text link
    Skripsi ini berjudul “Penggunaan Media Pembelajaran Powtoon dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI di Baitul Ekhsan Alkairi Gombak Malaysia” membahas tentang hasil belajar dengan Media Pembelajaran Powtoon. Permasalahan yang sering terjadi dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam ialah hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dilihat dari MID semester bahwa siswa 80% tidak tuntas dan 20% tuntas. Hal ini disebabakan kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan penggunaan media pembelajaran powtoon diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Baitul Ehsan Gombak Malaysia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah Media Pembelajaran Powtoon Dapat Meningkatkan Hasil Belajar siswa pada mata Pelajaran PAI dengan tema Sejarah kebudayaan Islam di Ma’had Baitul Ekhsan Alkairi Gombak Malaysia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah sebanyak 28 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dan analisis data dilaksanakan dengan deskriptif kualitatif. Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh kesimpulan bahwa: penggunaan media pembelajaran powtoon dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Baitul Ehsan Gombak Malaysia diterima. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil tes yang diberikan pada tiap siklus. Dari siklus I dengan jumlah nilai 1783 dengan rata rata 63,57%, siklus II jumlah nilai 2065 dengan rata-rata 73,75% sampai siklus III jumlah nilai 2385 dengan rata-rata nilai 85,17% terlihat peningkatan jumlah skor nilai yang menunjukkan meningkatnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam

    Problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi bahwa problematika mengatasi kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara tidak sedikit peserta didik yang mengalami kesulitan pada saat membaca Al-Qur’an berdasarkan pengamatan peneliti bahwa didapatkan sebelum melakukan pembelajaran guru mengarahkan siswa membaca Al-Qur’an terlebih dahulu, tidak sedikit siswa yang tidak mengetahui tajwid dan harkat, banyak siswa-siswa tidak dapat membedakan yang dinamakan ikhfa, izhar, idgham, dan banyak dari siswa saat melakukan bacaan Al-Qur’an tidak sesuai harkat bacaan yang seharusnya 5 harkat menjadi 2 harkat. Hal ini terjadi karena tidak semua siswa memiliki dasar pendidikan membaca Al-Qur’an dari jenjang sebelumnya seperti TPA/TPQ. Kemudian keterbatasan waktu pembelajaran. Dimana jam pelajaran yang terbatas di sekolah menyebabkan guru sulit memberikan perhatian individual kepada setiap siswa yang mengalami kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan sekunder. Untuk menjamin keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triagulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara adalah a. Kesulitan dalam pengucapan makharijul huruf, b. Kesulitan dalam menyambung kata atau huruf, dan c. Penguasaan ilmu tajwid masih kuran

    Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan metode demonstrasi pada materi thaharah di kelas VII Pondok Pesantren Al-Ihsan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi thaharah di kelas VII Pondok Pesantren Al-Ihsan. Metode demonstrasi merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara memperagakan atau menunjukkan proses dan tata cara melakukan sesuatu sehingga memudahkan siswa memahami materi pembelajaran secara langsung.Penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas VII Pondok Pesantren Al-Ihsan dengan jumlah 27 siswa, dimana 20 di antaranya adalah siswa laki-laki Berdasarkan observasi awal, hasil belajar siswa pada materi thaharah menunjukkan bahwa 10 siswa memperoleh nilai di atas 60, 10 siswa memperoleh nilai 70, dan 7 siswa memperoleh nilai di bawah 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi berhasil meningkatkan aktivitas dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran thaharah. Siswa terlibat secara fisik, emosional, dan intelektual sehingga mampu memahami dan mempraktikkan tata cara pelaksanaan thaharah, khususnya berwudhu dengan baik dan benar. Metode demonstrasi terbukti efektif karena memberikan pengalaman belajar langsung bagi siswa dan memungkinkan mereka untuk bertanya tentang hal-hal yang kurang dipahami setelah melihat praktik yang didemonstrasikan oleh guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran materi thaharah secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di Pondok Pesantren Al-Ihsan, sehingga direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran materi-materi praktis lainnya dalam Pendidikan Agama Isla

    Peran Dinas Sosial dalam melindungi anak badut jalanan menurut Perda Kota Padangsidimpuan Nomor 3 Tahun 2021 tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

    Full text link
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran dinas sosial dalam melindungi anak badut jalanan menurut Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan No.3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kota Padangsidimpuan, karena jika dilihat semakin banyaknya fenomena anak badut jalanan di kota padangsidimpuan yang menjadi masalah sampai sekarang yang belum terselesaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peran Dinas Sosial Dalam Melindungi Anak Badut Jalanan Menurut Perda Kota Padangsidimpuan Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana Peran Dinas Sosial Dalam Melindungi Anak Badut Jalanan Menurut Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan No.3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungaan Anak Dikota Padangsidimpuan dan apa saja hambatan Dinas Sosial Dalam Melindungi Anak Badut Jalanan Menurut Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan No.3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif (field research). Sedangkan jenis penelitian lapangan yaitu pendekatan yang dilakukan dalam fenomena kehidupan yang sebenarnya terjadi melalui proses menjaring informasi. Adapun teknik pengecekan data adalah menggunakan metode observasi, dan dokumentasi, wawancara yang ditujukan kepada Dinas Sosial dan masyarakat. Uji validasi data menggunakan credibility dan triangulasi. Hasil penelitiaan ini menyimpulkan bahwa Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan dalam melindungi anak badut jalanan berdasarkan regulasi dalam hal ini Perda No. 3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungaan Anak belum dilaksanakan secara maksimal, hal ini dibuktikan dengan kurangnya perlindungan yang diberikan oleh dinas sosial kepada anak badut jalanan disebabkan kurangnya komunikasi pemerintah terhadap keluarga anak badut jalanan ataupun masyarakat serta terbatasnya anggaran yang diberikan pemerintah kepada dinas sosial dan kurangnya kesadaran dari masyarakat yang kurang akan keberadaan anak badut jalanan ini. Dalam tinjauan fiqh siyasah, peran Dinas Sosial sesuai Perda No. 3 Tahun 2021 sudah melindungi hak-hak anak dari diskriminasi, eksploitasi, dan kekerasan. Dalam Islam, peran yang sudah dilakukan oleh dinas sosial sudah mencakup kewajiban dan tanggung jawab individu atau kelompok berdasarkan posisi mereka dalam masyarakat, yang meliputi aspek perlindungan sosial sesuai dengan prinsip syariat Islam

    Efektivitas metode diskusi kelompok pada pembelajaran fiqih di Kelas XI MAN 1 Pasaman Barat

    Full text link
    Latar belakang dalam efektivitas metode diskusi ini adalah mengetahui bagaimana pelaksanaan metode diskusi kelompok pada proses pembelajaran fiqih di kelas XI MAN 1 Pasaman Barat, dan bagaimana metode diskusi ini dilaksanakan pada pembelajaran fiqih efektif atau tidaknya. Efektifitas pembelajaran merupakan tujuan akhir dari pelaksanaan pendidikan, pembelajaran yang efektif salah satunya ditentukan oleh metode yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode diskusi kelompok pada proses pembelajaran fiqih di kelas MAN 1 Pasaman Barat, dan mengetahui efektifitas pembelajaran fiqih dengan menggunakan metode diskusi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar belakang sekolah MAN 1 Pasaman Barat. Pendidikan yang diajarkan kepada anak harus sesuai dengan kemampuan yaang ada pada peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi atau pengamatan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membuktikan makna terhadap data yang telah berhasil dikumpulkan dan dari makna itulah ditarik kesimpulan, pemeriksaan uji keabsahan data dilakukan dengan cara pengamatan hasil dan dengan hasil data wawancara, dan isi dari sustu dokumen yang berkaitan. Hasil analisis deskriptif kualitatif menyampaikan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran telah berjalan dengan baik, guru sudah maksimal dalam penggunaannya. Artinya didalam kegiatan pembelajaran itu tujuan yang digunakan telah tercapai dan sesuai harapan. Hal ini terlihat pada proses pembelajaran yang aktif dimana para siswa saling bertukar pendapat dalam memecahkan suatu masalah yang muncul dalam forum diskusi. Dengan demikian hasil penelitian yang diperoleh dari efektifitas metode diskusi kelompok pada proses pembelajaran fiqih sudah efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dikelas XI MAN 1 Pasaman Barat dengan adanya bukti nilai sebelum dilaksanakannya metode diskusi yang kemudian meningkat setelah dilaksanakan metode diskusi kelompok. Jadi kesimpulkan dari efektifitas metode diskusi kelompok pada pembelajaran fiqih di kelas XI MAN 1 Pasaman Barat menghasilkan nilai yang efekti

    Pengaruh kualitas produk, promosi dan relationship quality terhadap loyalitas nasabah

    Full text link
    Pada Bulan Juli 2023 sampai dengan Bulan Maret 2024 Pegadaian Syariah UPS Sipirok mengalami peningkatan jumlah nasabah, akan tetapi pada Bulan April 2024 Pegadaian Syariah UPS Sipirok mengalami penurunan jumlah nasabah yang cukup drastis. Kemudian pada Bulan Mei sampai dengan sekarang jumlah nasabah UPS sipirok meningkat. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diumumkan kepada 100 nasabah UPS Sipirok. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah yang menggadai di UPS Sipirok berjumlah 608 orang. Tellknik pellngambilan sampelll menggunakan teknik sampel dari metode probability dengan teknik simple random sampling dan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Outer Model,Inner Model dan Uji hipotesis penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif, untuk sumber data yang digunakan menggunakan data Primer. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan melalui observasi, wawancara dan angket. Analisis data pada penelitian ini menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kualitas produk, promosi, terhadap loyalitas nasabah, dan tidak terdapat pengaruh relationship quality terhadap loyalitas nasaba

    Penerapan model pembelajaran make a match untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan Pancasila siswa di SD Negeri 0309 Pagaranbira

    Full text link
    Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi hak dan kewajiban. Penyebabnya pembelajaran yang masih menggunakan metode yang sama sehingga membuat peserta didik jenuh dan bosan. Mengatasi permasalahan ini peneliti mengambil solusi dengan penerapan model pembelajaran Make A Match yang akan berdampak peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan model Make A Match di kelas III SD Negeri 0309 Pagaranbira kecamatan Sosopan kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas dengan melakukan 2 siklus, terdapat 2 kali pertemuan. Tiap siklus terbagi atas Perencanaan, Tindakan, Observasi dan Refleksi. Penelitian ini di tunjukkan untuk kelas III SD Negeri 0910 Tobing Jae Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas yang terdiri dari 27 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian penerapan model pembelajaran Model Pembelajaran Make A Macth pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III SD Negeri 0309 Pagaranbira Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas di buktikan dengan Kegiatan pembelajaran pada prasiklus mencapai 39% dengan nilai rata-rata 57,3 siklus pertama mencapai 65% dengan nilai rata-rata 68,2. Pada siklus kedua peserta didik mencapai 87% dengan nilai rata-rata 76,5. Hal ini peneliti mengamati hasil evaluasi pada siklus ke dua ternyata peserta didik sudah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan tingkat keberhasilan sudah mencapai 87%. Dari beberapa usaha yang dilakukan guru ternyata peserta didik ada peningkatan meskipun tidak signifikan akan tetapi sudah memenuhi nilai standar KKM yaitu 7

    Pengaruh E-WOM (Electronic Word of Mouth) dan shariah-compliant service quality dan digital customer experience terhadap keputusan menggunakan jasa sewa gaun pengantin dengan nilai pelanggan sebagai variabel intervening

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yaitu terdapat kesenjangan antara ulasan dan rekomendasi online dengan pengalaman nyata calon pengantin dalam menyewa gaun, terutama terkait kepastian layanan yang sesuai prinsip syariah serta kualitas layanan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh electronic word of mouth, shariah-compliant service quality, dan digital customer experience terhadap nilai pelanggan serta keputusan calon pengantin dalam menggunakan jasa sewa gaun pengantin, baik secara langsung maupun melalui nilai pelanggan sebagai variabel intervening. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan kepuasan konsumen dan perilaku konsumen. Sehingga pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori yang berkaitan dengan kepuasan konsumen dan perilaku konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 214 sampel. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket tertutup terhadap konsumen jasa sewa menyewa gaun pengantin. Analisis data menggunakan inner model, outer model, dan pengujian hipotesis intervening. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Electronic Word of Mouth dan Shariah-Compliant Service Quality memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Nilai Pelanggan, di mana ulasan pelanggan serta layanan yang sesuai dengan prinsip syariah meningkatkan persepsi nilai terhadap produk atau jasa. Digital Customer Experience tidak berpengaruh terhadap Nilai Pelanggan karena keterbatasan teknologi atau preferensi terhadap interaksi langsung. Nilai Pelanggan tidak berpengaruh terhadap Keputusan Konsumen, mengindikasikan bahwa faktor lain seperti rekomendasi orang terdekat atau promosi lebih dominan dalam pengambilan keputusan. Electronic Word of Mouth dan Shariah-Compliant Service Quality juga tidak berpengaruh langsung terhadap Keputusan Konsumen, karena pelanggan membutuhkan lebih dari sekadar informasi atau layanan berkualitas untuk membuat keputusan. Digital Customer Experience berpengaruh positif terhadap Keputusan Konsumen, karena kemudahan dan efisiensi layanan digital meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi. Nilai Pelanggan tidak memediasi hubungan antara Electronic Word of Mouth, Shariah-Compliant Service Quality, dan Digital Customer Experience terhadap Keputusan Konsumen, menunjukkan bahwa meskipun faktor-faktor ini memengaruhi persepsi nilai, keputusan pelanggan tetap lebih dipengaruhi oleh aspek langsung seperti pengalaman nyata, harga, dan promosi

    10,258

    full texts

    12,062

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇