Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Penggunaan media pembelajaran Powtoon dalam meningkatkan hasil belajar PAI pada siswa di Maahad Baitul Ehsan Gombak Malaysia
Skripsi ini berjudul “Penggunaan Media Pembelajaran Powtoon dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI di Baitul Ekhsan Alkairi Gombak Malaysia” membahas tentang hasil belajar dengan Media Pembelajaran Powtoon. Permasalahan yang sering terjadi dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam ialah hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dilihat dari MID semester bahwa siswa 80% tidak tuntas dan 20% tuntas. Hal ini disebabakan kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan penggunaan media pembelajaran powtoon diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Baitul Ehsan Gombak Malaysia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah Media Pembelajaran Powtoon Dapat Meningkatkan Hasil Belajar siswa pada mata Pelajaran PAI dengan tema Sejarah kebudayaan Islam di Ma’had Baitul Ekhsan Alkairi Gombak Malaysia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah sebanyak 28 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dan analisis data dilaksanakan dengan deskriptif kualitatif. Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh kesimpulan bahwa: penggunaan media pembelajaran powtoon dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Baitul Ehsan Gombak Malaysia diterima. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil tes yang diberikan pada tiap siklus. Dari siklus I dengan jumlah nilai 1783 dengan rata rata 63,57%, siklus II jumlah nilai 2065 dengan rata-rata 73,75% sampai siklus III jumlah nilai 2385 dengan rata-rata nilai 85,17% terlihat peningkatan jumlah skor nilai yang menunjukkan meningkatnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam
Problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa problematika mengatasi kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara tidak sedikit peserta didik yang mengalami kesulitan pada saat membaca Al-Qur’an berdasarkan pengamatan peneliti bahwa didapatkan sebelum melakukan pembelajaran guru mengarahkan siswa membaca Al-Qur’an terlebih dahulu, tidak sedikit siswa yang tidak mengetahui tajwid dan harkat, banyak siswa-siswa tidak dapat membedakan yang dinamakan ikhfa, izhar, idgham, dan banyak dari siswa saat melakukan bacaan Al-Qur’an tidak sesuai harkat bacaan yang seharusnya 5 harkat menjadi 2 harkat. Hal ini terjadi karena tidak semua siswa memiliki dasar pendidikan membaca Al-Qur’an dari jenjang sebelumnya seperti TPA/TPQ. Kemudian keterbatasan waktu pembelajaran. Dimana jam pelajaran yang terbatas di sekolah menyebabkan guru sulit memberikan perhatian individual kepada setiap siswa yang mengalami kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer dan sekunder. Untuk menjamin keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triagulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika kesulitan belajar membaca Al-Qur’an siswa MAN Padang Lawas Utara Kecamatan Padang Bolak Tenggara adalah a. Kesulitan dalam pengucapan makharijul huruf, b. Kesulitan dalam menyambung kata atau huruf, dan c. Penguasaan ilmu tajwid masih kuran
Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan metode demonstrasi pada materi thaharah di kelas VII Pondok Pesantren Al-Ihsan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi thaharah di kelas VII Pondok Pesantren Al-Ihsan. Metode demonstrasi merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara memperagakan atau menunjukkan proses dan tata cara melakukan sesuatu sehingga memudahkan siswa memahami materi pembelajaran secara langsung.Penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas VII Pondok Pesantren Al-Ihsan dengan jumlah 27 siswa, dimana 20 di antaranya adalah siswa laki-laki Berdasarkan observasi awal, hasil belajar siswa pada materi thaharah menunjukkan bahwa 10 siswa memperoleh nilai di atas 60, 10 siswa memperoleh nilai 70, dan 7 siswa memperoleh nilai di bawah 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi berhasil meningkatkan aktivitas dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran thaharah. Siswa terlibat secara fisik, emosional, dan intelektual sehingga mampu memahami dan mempraktikkan tata cara pelaksanaan thaharah, khususnya berwudhu dengan baik dan benar. Metode demonstrasi terbukti efektif karena memberikan pengalaman belajar langsung bagi siswa dan memungkinkan mereka untuk bertanya tentang hal-hal yang kurang dipahami setelah melihat praktik yang didemonstrasikan oleh guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran materi thaharah secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di Pondok Pesantren Al-Ihsan, sehingga direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran materi-materi praktis lainnya dalam Pendidikan Agama Isla
Peran Dinas Sosial dalam melindungi anak badut jalanan menurut Perda Kota Padangsidimpuan Nomor 3 Tahun 2021 tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran dinas sosial dalam melindungi anak badut jalanan menurut Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan No.3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kota Padangsidimpuan, karena jika dilihat semakin banyaknya fenomena anak badut jalanan di kota padangsidimpuan yang menjadi masalah sampai sekarang yang belum terselesaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peran Dinas Sosial Dalam Melindungi Anak Badut Jalanan Menurut Perda Kota Padangsidimpuan Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana Peran Dinas Sosial Dalam Melindungi Anak Badut Jalanan Menurut Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan No.3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungaan Anak Dikota Padangsidimpuan dan apa saja hambatan Dinas Sosial Dalam Melindungi Anak Badut Jalanan Menurut Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan No.3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif (field research). Sedangkan jenis penelitian lapangan yaitu pendekatan yang dilakukan dalam fenomena kehidupan yang sebenarnya terjadi melalui proses menjaring informasi. Adapun teknik pengecekan data adalah menggunakan metode observasi, dan dokumentasi, wawancara yang ditujukan kepada Dinas Sosial dan masyarakat. Uji validasi data menggunakan credibility dan triangulasi.
Hasil penelitiaan ini menyimpulkan bahwa Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan dalam melindungi anak badut jalanan berdasarkan regulasi dalam hal ini Perda No. 3 Tahun 2021 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungaan Anak belum dilaksanakan secara maksimal, hal ini dibuktikan dengan kurangnya perlindungan yang diberikan oleh dinas sosial kepada anak badut jalanan disebabkan kurangnya komunikasi pemerintah terhadap keluarga anak badut jalanan ataupun masyarakat serta terbatasnya anggaran yang diberikan pemerintah kepada dinas sosial dan kurangnya kesadaran dari masyarakat yang kurang akan keberadaan anak badut jalanan ini. Dalam tinjauan fiqh siyasah, peran Dinas Sosial sesuai Perda No. 3 Tahun 2021 sudah melindungi hak-hak anak dari diskriminasi, eksploitasi, dan kekerasan. Dalam Islam, peran yang sudah dilakukan oleh dinas sosial sudah mencakup kewajiban dan tanggung jawab individu atau kelompok berdasarkan posisi mereka dalam masyarakat, yang meliputi aspek perlindungan sosial sesuai dengan prinsip syariat Islam
Efektivitas metode diskusi kelompok pada pembelajaran fiqih di Kelas XI MAN 1 Pasaman Barat
Latar belakang dalam efektivitas metode diskusi ini adalah mengetahui bagaimana pelaksanaan metode diskusi kelompok pada proses pembelajaran fiqih di kelas XI MAN 1 Pasaman Barat, dan bagaimana metode diskusi ini dilaksanakan pada pembelajaran fiqih efektif atau tidaknya. Efektifitas pembelajaran merupakan tujuan akhir dari pelaksanaan pendidikan, pembelajaran yang efektif salah satunya ditentukan oleh metode yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode diskusi kelompok pada proses pembelajaran fiqih di kelas MAN 1 Pasaman Barat, dan mengetahui efektifitas pembelajaran fiqih dengan menggunakan metode diskusi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar belakang sekolah MAN 1 Pasaman Barat. Pendidikan yang diajarkan kepada anak harus sesuai dengan kemampuan yaang ada pada peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi atau pengamatan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membuktikan makna terhadap data yang telah berhasil dikumpulkan dan dari makna itulah ditarik kesimpulan, pemeriksaan uji keabsahan data dilakukan dengan cara pengamatan hasil dan dengan hasil data wawancara, dan isi dari sustu dokumen yang berkaitan. Hasil analisis deskriptif kualitatif menyampaikan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran telah berjalan dengan baik, guru sudah maksimal dalam penggunaannya. Artinya didalam kegiatan pembelajaran itu tujuan yang digunakan telah tercapai dan sesuai harapan. Hal ini terlihat pada proses pembelajaran yang aktif dimana para siswa saling bertukar pendapat dalam memecahkan suatu masalah yang muncul dalam forum diskusi. Dengan demikian hasil penelitian yang diperoleh dari efektifitas metode diskusi kelompok pada proses pembelajaran fiqih sudah efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dikelas XI MAN 1 Pasaman Barat dengan adanya bukti nilai sebelum dilaksanakannya metode diskusi yang kemudian meningkat setelah dilaksanakan metode diskusi kelompok. Jadi kesimpulkan dari efektifitas metode diskusi kelompok pada pembelajaran fiqih di kelas XI MAN 1 Pasaman Barat menghasilkan nilai yang efekti
Pengaruh kualitas produk, promosi dan relationship quality terhadap loyalitas nasabah
Pada Bulan Juli 2023 sampai dengan Bulan Maret 2024 Pegadaian Syariah UPS Sipirok mengalami peningkatan jumlah nasabah, akan tetapi pada Bulan April 2024 Pegadaian Syariah UPS Sipirok mengalami penurunan jumlah nasabah yang cukup drastis. Kemudian pada Bulan Mei sampai dengan sekarang jumlah nasabah UPS sipirok meningkat. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diumumkan kepada 100 nasabah UPS Sipirok. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah yang menggadai di UPS Sipirok berjumlah 608 orang. Tellknik pellngambilan sampelll menggunakan teknik sampel dari metode probability dengan teknik simple random sampling dan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Outer Model,Inner Model dan Uji hipotesis penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif, untuk sumber data yang digunakan menggunakan data Primer. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan melalui observasi, wawancara dan angket. Analisis data pada penelitian ini menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kualitas produk, promosi, terhadap loyalitas nasabah, dan tidak terdapat pengaruh relationship quality terhadap loyalitas nasaba
Penerapan model pembelajaran make a match untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan Pancasila siswa di SD Negeri 0309 Pagaranbira
Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi hak dan kewajiban. Penyebabnya pembelajaran yang masih menggunakan metode yang sama sehingga membuat peserta didik jenuh dan bosan. Mengatasi permasalahan ini peneliti mengambil solusi dengan penerapan model pembelajaran Make A Match yang akan berdampak peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan model Make A Match di kelas III SD Negeri 0309 Pagaranbira kecamatan Sosopan kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas dengan melakukan 2 siklus, terdapat 2 kali pertemuan. Tiap siklus terbagi atas Perencanaan, Tindakan, Observasi dan Refleksi. Penelitian ini di tunjukkan untuk kelas III SD Negeri 0910 Tobing Jae Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas yang terdiri dari 27 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian penerapan model pembelajaran Model Pembelajaran Make A Macth pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III SD Negeri 0309 Pagaranbira Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas di buktikan dengan Kegiatan pembelajaran pada prasiklus mencapai 39% dengan nilai rata-rata 57,3 siklus pertama mencapai 65% dengan nilai rata-rata 68,2. Pada siklus kedua peserta didik mencapai 87% dengan nilai rata-rata 76,5. Hal ini peneliti mengamati hasil evaluasi pada siklus ke dua ternyata peserta didik sudah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan tingkat keberhasilan sudah mencapai 87%. Dari beberapa usaha yang dilakukan guru ternyata peserta didik ada peningkatan meskipun tidak signifikan akan tetapi sudah memenuhi nilai standar KKM yaitu 7
Pengaruh E-WOM (Electronic Word of Mouth) dan shariah-compliant service quality dan digital customer experience terhadap keputusan menggunakan jasa sewa gaun pengantin dengan nilai pelanggan sebagai variabel intervening
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yaitu terdapat kesenjangan antara ulasan dan rekomendasi online dengan pengalaman nyata calon pengantin dalam menyewa gaun, terutama terkait kepastian layanan yang sesuai prinsip syariah serta kualitas layanan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh electronic word of mouth, shariah-compliant service quality, dan digital customer experience terhadap nilai pelanggan serta keputusan calon pengantin dalam menggunakan jasa sewa gaun pengantin, baik secara langsung maupun melalui nilai pelanggan sebagai variabel intervening. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan kepuasan konsumen dan perilaku konsumen. Sehingga pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori yang berkaitan dengan kepuasan konsumen dan perilaku konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 214 sampel. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket tertutup terhadap konsumen jasa sewa menyewa gaun pengantin. Analisis data menggunakan inner model, outer model, dan pengujian hipotesis intervening. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Electronic Word of Mouth dan Shariah-Compliant Service Quality memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Nilai Pelanggan, di mana ulasan pelanggan serta layanan yang sesuai dengan prinsip syariah meningkatkan persepsi nilai terhadap produk atau jasa. Digital Customer Experience tidak berpengaruh terhadap Nilai Pelanggan karena keterbatasan teknologi atau preferensi terhadap interaksi langsung. Nilai Pelanggan tidak berpengaruh terhadap Keputusan Konsumen, mengindikasikan bahwa faktor lain seperti rekomendasi orang terdekat atau promosi lebih dominan dalam pengambilan keputusan. Electronic Word of Mouth dan Shariah-Compliant Service Quality juga tidak berpengaruh langsung terhadap Keputusan Konsumen, karena pelanggan membutuhkan lebih dari sekadar informasi atau layanan berkualitas untuk membuat keputusan. Digital Customer Experience berpengaruh positif terhadap Keputusan Konsumen, karena kemudahan dan efisiensi layanan digital meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi. Nilai Pelanggan tidak memediasi hubungan antara Electronic Word of Mouth, Shariah-Compliant Service Quality, dan Digital Customer Experience terhadap Keputusan Konsumen, menunjukkan bahwa meskipun faktor-faktor ini memengaruhi persepsi nilai, keputusan pelanggan tetap lebih dipengaruhi oleh aspek langsung seperti pengalaman nyata, harga, dan promosi
Strategi komunikasi pengelola PT. Inovasi Muda Angkola dalam meningkatkan kebersihan lingkungan di Desa Lembah Lubuk Raya Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan
Kebersihan lingkungan merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kualitas hidup yang sehat dan nyaman. Pengelolaan sampah berbasis komunitas menjadi sebuah solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan lingkungan akibat pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh pengelola Bengkel Sampah serta strategi komunikasi yang diterapkan dalam meningkatkan kebersihan lingkungan di Desa Lembah Lubuk Raya, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Masalah kebersihan lingkungan menjadi isu penting yang memerlukan strategi pengelolaan berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola Bengkel Sampah melakukan berbagai upaya, seperti sosialisasi kepada masyarakat, sosialisasi di sekolah, pemanfaatan media sosial, dan kegiatan lingkungan berbasis komunitas. Dalam hal strategi komunikasi, pengelola Bengkel Sampah menggunakan empat strategi komunikasi utama (1) Redudancy, diterapkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi secara berkala; (2) Edukatif, diterapkan melalui sosialisasi dan edukasi dengan pendekatan langsung kepada masyarakat; (3) Informatif, memastikan informasi mengenai program Bengkel Sampah tersampaikan dengan baik melalui media sosial dan pelatihan; (4) Persuasif dilakukan melalui ajakan yang bersifat motivasional dan menyentuh aspek emosional masyarakat. Strategi ini berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teori komunikasi lingkungan, khususnya strategi komunikasi pengelola dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Secara praktis, penelitian ini dapat menjadi panduan bagi pengelola Bengkel Sampah dalam merancang pendekatan personal dan kolaboratif untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan manfaat bagi ekonomi masyaraka
Strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat Naqsyabandiyah Di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan
Tarekat adalah salah satu aliran dalam ilmu tasawuf, yang menekankan pada aspek praktis dan metodologis dari perjalanan spiritual seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah dan tasawuf adalah ilmu yang mempelajari tentang hakikat dan esesnsi dari kehidupan spiritual, sedangkan tarekat lebih fokus pada penerapan praktis dari ajaran tasawuf tersebut. Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tolang Jae merupakan bagian dari jaringan tarekat yang lebih luas, yang berpegang pada ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah dan mengikuti mazhab Syafi’iyah dalam praktik hukum islamnya. Untuk mewujudkan hal ini perlu adanya strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan? dan bagaimana keadaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan? dan apa saja hambatan mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan, untuk mengetahui bagaimana keadaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan, untuk mengetahui apa saja hambatan mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode dekskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Tolang Jae yaitu dengan menerapkan beberapa kegiatan seperti mengajarkan cara bersuci sampai ke tahap wudhu, mengajarkan bacaan shalat dan gerakan shalat, pelaksanaan shalat wajib dan shalat sunnah, cara membaca al-qur’an dan memperbanyak dzikir, adapun hambatan mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Tolang Jae yaitu kurangnya pemahaman jamaah terhadap tarekat, kurangnya adab jamaah terhadap mursyid dan kekurangan pengetahuan jamaah tentang Al-qur’a