Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Strategi komunikasi pengelola PT. Inovasi Muda Angkola dalam meningkatkan kebersihan lingkungan di Desa Lembah Lubuk Raya Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan
Kebersihan lingkungan merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kualitas hidup yang sehat dan nyaman. Pengelolaan sampah berbasis komunitas menjadi sebuah solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan lingkungan akibat pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh pengelola Bengkel Sampah serta strategi komunikasi yang diterapkan dalam meningkatkan kebersihan lingkungan di Desa Lembah Lubuk Raya, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Masalah kebersihan lingkungan menjadi isu penting yang memerlukan strategi pengelolaan berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola Bengkel Sampah melakukan berbagai upaya, seperti sosialisasi kepada masyarakat, sosialisasi di sekolah, pemanfaatan media sosial, dan kegiatan lingkungan berbasis komunitas. Dalam hal strategi komunikasi, pengelola Bengkel Sampah menggunakan empat strategi komunikasi utama (1) Redudancy, diterapkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi secara berkala; (2) Edukatif, diterapkan melalui sosialisasi dan edukasi dengan pendekatan langsung kepada masyarakat; (3) Informatif, memastikan informasi mengenai program Bengkel Sampah tersampaikan dengan baik melalui media sosial dan pelatihan; (4) Persuasif dilakukan melalui ajakan yang bersifat motivasional dan menyentuh aspek emosional masyarakat. Strategi ini berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teori komunikasi lingkungan, khususnya strategi komunikasi pengelola dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Secara praktis, penelitian ini dapat menjadi panduan bagi pengelola Bengkel Sampah dalam merancang pendekatan personal dan kolaboratif untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan manfaat bagi ekonomi masyaraka
Strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat Naqsyabandiyah Di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan
Tarekat adalah salah satu aliran dalam ilmu tasawuf, yang menekankan pada aspek praktis dan metodologis dari perjalanan spiritual seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah dan tasawuf adalah ilmu yang mempelajari tentang hakikat dan esesnsi dari kehidupan spiritual, sedangkan tarekat lebih fokus pada penerapan praktis dari ajaran tasawuf tersebut. Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tolang Jae merupakan bagian dari jaringan tarekat yang lebih luas, yang berpegang pada ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah dan mengikuti mazhab Syafi’iyah dalam praktik hukum islamnya. Untuk mewujudkan hal ini perlu adanya strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan? dan bagaimana keadaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan? dan apa saja hambatan mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan, untuk mengetahui bagaimana keadaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan, untuk mengetahui apa saja hambatan mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah tarekat naqsyabandiyah di desa tolang jae kecamatan sayur matinggi kabupaten tapanuli selatan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode dekskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah strategi mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Tolang Jae yaitu dengan menerapkan beberapa kegiatan seperti mengajarkan cara bersuci sampai ke tahap wudhu, mengajarkan bacaan shalat dan gerakan shalat, pelaksanaan shalat wajib dan shalat sunnah, cara membaca al-qur’an dan memperbanyak dzikir, adapun hambatan mursyid dalam pembinaan pengamalan agama jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Tolang Jae yaitu kurangnya pemahaman jamaah terhadap tarekat, kurangnya adab jamaah terhadap mursyid dan kekurangan pengetahuan jamaah tentang Al-qur’a
Nilai-nilai pendidikan karakter dalam perspektif Buya Hamka pada buku Pribadi Hebat
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus pemerosotan karakter pada peserta didik diberbagai Lembaga sekolah, perlu adanya tindakan lebih spesifik yang membahas mengenai karakter. Pendidikan karakter tumbuh seiring dengan adanya pembiasaan yang dilakukan seseorang. Caranya dengan menambah wawasan keilmuwan dari aktivitas membaca buku. Melalui buku dapat mengubah pemikiran seseorang bahkan jalan hidup seseorang. Berbagai sumber bacaan dapat dimanfaatkan untuk mendorong seseorang mengembangkan karakternya. Salah satunya dengan membaca dan menggali keilmuwan melalui buku Pribadi Hebat karya Hamka. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) nilai-nilai karakter dalam buku Pribadi Hebat buya Hamka, 2) relevansi nilai-nilai karakter dalam buku Pribadi Hebat Hamka dengan Program Penguatan Pendidikan Karakter. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pustaka (Library Research). Penelitian pustaka adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Sumber data Primer dalam penelitian ini berasal dari buku buya Hamka yang berjudul Pribadi Hebat. Sedangkan sumber data sekundernya yaitu sejumlah literatur yang relevan dengan penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai karakter dalam buku Pribadi Hebat Hamka, yaitu terdapat lima kategori nilai karakter seperti (a) nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan dengan nilai karakter: beriman, cinta ibadah, taqwa dan taat, dan teguh keyakinan. (b) nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri seperti visioner, kerja keras, gigih dan sabar, berpikir positif, tanggung jawab, jujur, mandiri dan percaya diri, berani, rendah hati dan tahu diri, tulus dan ikhlas, fokus dan dedikasi. (c) nilai karakter dalam hubungannya dengan orang lain seperti bersahabat dan komunikatif, bermasyarakat, toleransi, menghargai perbedaan dan anti diskriminasi dan empati. (d) nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan dann (e) nilai karakter dalam hubungannya dengan kebangsaan seperti rela berkorban, semangat kebangsaan dan demokratis. (2) Relevansi nilai-nilai karakter dalam buku Pribadi Hebat dengan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yaitu Segi kemanfaatannya sebagai media penanaman karakter kebangsaan dan Segi kelengkapan kandungan nilai karakter. Program Penguatan Pendidikan Karakter merumuskan lima nilai utama karakter bangsa
The effect of boggle game on students’ vocabulary mastery at Grade X SMAN 1 Sayurmatinggi
This study focuses on the effect of boggle game on students' vocabulary mastery. The problems faced by the students in vocabulary mastery are: 1). The students have limited vocabulary. 2). The students do not understand the meaning. The purpose of this study is to test whether there is or not the significant effect of using boggle game method on students’ vocabulary mastery of Grade X SMAN 1 Sayurmatinggi. This study uses a pre-test post-test control group design. Data are collected through pre-test and post-test in the form of multiple choice tests and analyzed using an independent sample T-test with the assistance of SPSS version 26 software. The result of this study show that the mean score of the experimental group is higher than the mean score of the control group after implementing the Boggle game. The mean score of the experimental group after implementing the Boggle game is 85.52 and the mean score of the control group is 70.69. In addition, tcount>ttabel (7.465 > 2.003), which means that Ha is accepted and H0 is rejected. Thus, this study concludes that there is a significant effect of using the Boggle game on students' vocabulary mastery at grade X SMAN 1 Sayurmatinggi
Persepsi remaja putri tentang penggunaan jilbab di Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi saat ini bahwa sebagian remaja putri tidak menggunakan jilbab, mereka akan menggunakan jilbab ketika ada sesuatu yang penting saja. Penelitian ini di lakukan di Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Sumber data pada penelitian ini terdapat dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer adalah remaja putri dengan usia 16-20 tahun, dan sumber data sekundernya di peroleh 8 remaja putri, selain itu ada orang tua remaja putri, guru, tokoh agama, dan kepala desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja putri di Desa Teluk Sentosa tentang penggunaan jilbab, dan untuk mendeskripsikan problematika yang di hadapi remaja putri di Deasa Teluk Sentosa tentang penggunaan jilbab. Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan (field research) dengan metode kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan pengelolahan dan analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikkan kesimpulan. Selanjutnya analisis data, pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan tentang penggunaan jilbab mereka mengatakan bahwa jilbab adalah suatu kewajiban dalam agama islam. Problematika yang dihadapi remaja putri yaitu (1) kurangnya pemahaman agama yang mendalam, (2) pengaruh pergaulan dan media sosial, (3) faktor kenyamanan dan gaya hidup, (4) kurangnya dukungan dan bimbingan dari keluarga, (5) minimnya pendidikan agama di sekolah dan masyarakat
Pengaruh media sosial dan brand image terhadap minat generasi Z menggunakan produk perbankan syariah
Perkembangan teknologi informasi yang pesat dan semakin majunya penggunaan media sosial telah mengubah pola perilaku dan preferensi konsumen, terutama di kalangan Generasi Z. Generasi Z ini dikenal aktif dan mampu mengambil manfaat dari media sosial sebagai sarana komunikasi, promosi dan edukasi. Dalam konteks industri perbankan syariah, media sosial berfungsi sebagai alat penting dalam membangun brand image (citra merek) namun Berdasarkan hasi observasi awal kepada 50 mahasiswa/i aktif prodi Perbankan Syariah UIN Syahada Padangsidimpuan, ditemukan hanya 15 mahasiswa/i yang menggunakan Mobile banking sedangkan sebanyak 35 mahasiswa/i yang belum menggunakan layanan Mobile banking syariah. Untuk meningkatkan minat Generasi Z untuk menggunakan produk-produk perbankan berbasis prinsip syariah. Citra merek yang positif, terpercaya, dan sesuai nilai-nilai syariah mampu membangun persepsi kepercayaan dan memberikan rasa aman bagi Generasi Z dalam memilih layanan perbankan syariah. Jenis penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan Brand Image secara parsial maupun simultan terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan produk perbankan syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tekhnik Stratified Random Sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Tekhnik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Tehknik pengolahan data dilakukan dengan bantuan IBM SPSS versi 23 dengan uji instrument yang terdiri dari uji validitas reliabilitas, serta tekhnik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normlitas uji, multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji parsial, uji simultan, dan uji dengan. Hasil menunjukkan bahwa baik media sosial maupun citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan produk perbankan syariah. Secara bersama-sama, kedua variabel ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan minat Generasi Z terhadap layanan perbankan syariah, dengan nilai signifikans
Pengembangan pembelajaran aksara arab melayu untuk meningkatkan hasil belajar imla’ melalui metode sahl di Madrasah Diniyah Takmiliyah Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran Arab Melayu dalam meningkatkan hasil belajar imla melalui metode sahl di MDT Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, dengan menggunakan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evalution). Tahap Analisis dilakukan untuk memahami kebutuhan metode ajar imla yang sesuai dengan kurikulum dan karakter murid. Tahap desain melibatkan pengembangan metode sahl yang mencakup beberapa tahapan pembelajaran. Selanjutnya, pengembangan melibatkan penyusunan, pengujian, dan penyempurnaan metode sahl. Implementasi dilakukan melalui uji coba metode sahl pada kelas 1 MDT Mutiah Ummu Aminah Pintu Padang Jae, MDT Nurul Yaqin Sinonoan, dan MDT Islahiddin Huta Baringin Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal terhadap validitas, praktikalitas, dan efektivitas metode sahl. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran imla dan mendukung pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi murid. Hasil penelitian meunjukkan bahwa kualitas kevalidan pembelajaran Arab Melayu dalam meningkatkan hasil belajar imla melalui metode sahl di MDT Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal memperoleh hasil dengan kriteria sangat valid, penilaian kualitas menunjukkan bahwa pembelajaran Arab Melayu dalam meningkatkan hasil belajar imla melalui metode sahl di MDT Kecamatan Siabu memiliki validitas yang sangat valid. Praktikalitas pembelajaran Arab Melayu dalam meningkatkan hasil belajar imla melalui metode sahl di MDT Kecamatan Siabu dilihat dari hasil ujian pre test dan post test dengan rincian hasil belajar di MDT Mutiah Ummu Aminah Pintu Padang Jae terdapat 6 siswa yang hasil belajarnya naik, 6 siswa hasil belajarnya statis, dan 3 siswa hasil belajarnya menurun, adapun hasil belajar di MDT Nurul Yaqin Sinonoan terdapat 4 siswa yang hasil belajarnya naik, 6 siswa hasil belajarnya statis, dan 12 siswa hasil belajarnya menurun, selanjutnya hasil belajar di MDT Islahiddin Huta Baringin terdapat 10 siswa yang hasil belajarnya naik, 4 siswa hasil belajarnya statis, dan 1 siswa hasil belajarnya menurun. Sedangkan, penyebaran kuesioner mendapatkan hasil dua madrasah dengan kriteria sangat praktis yaitu MDT Mutiah Ummu Aminah Pintu Padang Jae dan Islahiddin Huta Baringin dengan presentae nilai 94,04%. Sedangkan, satu madrasah memenuhi kriteria cukup praktis dengan presentase nilai 53,98%. Adapun rata-rata respon guru mata pelajaran imla di MDT Kecamatan Siabu memenuhi kriteria sangat praktis yaitu MDT Mutiah Ummu Aminah Pintu Padang Jae dan Nurul Yaqin Sinonoan dengan presentase 80%. Sedangkan, MDT Islahiddin 90,66%. Artinya, metode sahl dalam meningkatkan hasil belajar baca tulis Arab sangat praktis dan efektif untuk digunakan dalam mata pelajaran imla di MDT Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal
Persepsi masyarakat muslim meminjam di bank konvensional dan bank syariah pada masyarakat perumahan pabrik kelapa sawit Sungai Dua
Perbankan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat modern, termasuk dalam menyediakan fasilitas pinjaman untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Dalam konteks masyarakat Muslim, terdapat perbedaan mendasar antara Bank Konvensional dan Bank Syariah, terutama terkait dengan prinsip riba yang dilarang dalam ajaran Islam. Meskipun demikian, masih banyak masyarakat Muslim yang lebih memilih menggunakan jasa Bank Konvensional dibandingkan Bank Syariah. Fenomena ini menarik untuk diteliti lebih lanjut, khususnya di lingkungan masyarakat Muslim yang tinggal di Perumahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sungai Dua. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengapa masyarakat Muslim di kawasan tersebut lebih cenderung meminjam di Bank Konvensional dibandingkan Bank Syariah, serta bagaimana persepsi mereka terhadap kedua sistem perbankan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat Muslim terhadap praktik pinjam-meminjam di Bank Konvensional dan Bank Syariah, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pilihan mereka dalam menggunakan layanan perbankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 33 responden yang merupakan warga Perumahan PKS Sungai Dua. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya satu orang yang memilih meminjam melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) karena ingin menghindari riba. Sebaliknya, 32 orang lainnya lebih memilih Bank Rakyat Indonesia (BRI) karena alasan kemudahan proses, syarat yang ringan, pencairan dana yang cepat, dan kebiasaan menggunakan bank tersebut. Ditemukan bahwa pemahaman masyarakat terhadap konsep perbankan syariah masih rendah, dan minimnya sosialisasi dari pihak Bank Syariah menjadi kendala utama dalam mengubah preferensi masyaraka
Pengaruh faktor situasional terhadap pembelian impulsif dengan motivasi belanja hedonik sebagai variabel
Pembelian impulsif merupakan perilaku pembelian yang terjadi secara tiba-tiba tanpa perencanaan sebelumnya, dan kerap dilakukan saat konsumen berada di dalam toko fisik maupun platform belanja daring. Fenomena ini semakin sering ditemui, khususnya di kalangan generasi Z dan milenial yang dikenal sebagai kelompok usia dengan kecenderungan konsumtif tinggi serta responsif terhadap berbagai stimulus lingkungan. Berdasarkan identifikasi masalah yang telah ditetapkan, maka perlu dilakukan pembatasan masalah agar fokus pengkajian lebih tertuju pada hal-hal yang relevan dan mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini menitikberatkan pada pengaruh faktor situasional yang terdiri dari atmosfer toko, lingkungan sosial, dan suasana hati terhadap pembelian impulsif, dengan motivasi belanja hedonik sebagai variabel intervening. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana masing-masing faktor situasional tersebut memengaruhi perilaku pembelian impulsif secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi belanja hedonik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah atmosfer toko, lingkungan sosial, dan suasana hati. Variabel terikat adalah pembelian impulsif dan motivasi belanja hedonik sebagai variabel intervening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya atmosfer toko yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif. Sementara itu, lingkungan sosial, dan suasana hati tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belanja hedonik. Bahkan, motivasi belanja hedonik ditemukan memiliki pengaruh negatif namun signifikan terhadap pembelian impulsif. Temuan ini menunjukkan bahwa hipotesis awal dalam penelitian ini sebagian besar tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan atmosfer toko secara strategis untuk mendorong perilaku pembelian impulsif. Sementara itu, dari sisi konsumen, diperlukan peningkatan kesadaran agar mampu berbelanja secara lebih rasional dan terkontrol. Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah sampel dan lingkup variabel yang terbatas, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang potensial dalam memengaruhi pembelian impulsif
Pengaruh metode demonstrasi terhadap hasil belajar akidah akhlak peserta didik Madrasah Aliyah Negeri 1 Labuhanbatu Utara
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Siswa belum dapat memaknai pembelajaran akidah akhlak dikarenakan bagi mereka akidah akhlak itu ilmu yang sulit dimaknai, susah, membingungkan, membosankan.. Pada saat pembelajaran akidah akhlak siswa, siswa sering mengantuk, bosan,, bermain sendiri bahkan merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan oleh guru sehingga berdampak pada hasil belajar akidah akhlak siswa. Dengan begitu guru harus menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi salah satunya adalah metode demonstrasi. Metode demonstrasi ini dapat memberikan tampilan yang menarik bagi siswa serta membuat siswa semangat dalam proses pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi bertujuan untuk memberikan cara bagi siswa untuk membangun kecakapan-kecakapan intelektual yaitu kecakapan dalam berpikir. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes yang sudah divalidasi. Sampel kelas eksperimen diberi perlakuan khusus yaitu menggunakan metode demonstrasi dan kelas kontrol tidak diberi perlakuan khusus. Analisis data menggunakan uji t setelah data terpenuhi berdistribusi normal dan homogen dari hasil penelitian tersebut. Dimana dalam penelitian ini dapat dilihat dari hasil tes pretest bahwa hasil belajar peserta didik madrasah aliyah negeri 1 labuhanbatu utara masih dalam kategori kurang. Karena masih banyak siswa yang nilai nya belum mencapai KKM dari soalakidah akhlak yang diberikan. Keadaan tersebut terdapat di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol. Setelah diberlakukannya metode demonstrasi dan sudah mulai mampu menyelesaikan soal akidah akhlak dengan nilai di atas KKM. Sedangkan di kelas kontrol pada saat pembelajaran dengan media konvensional siswa terlihat kurang bersemangat dan masih banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM. Dari hasil pretest dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Dimana perbedaan hasil belajar siswa di kelas kontrol tidak jauh berbeda atau dapat dikatakan peningkatannya sangat rendah antara hasil tes pretest dengan hasil tes posttest. Sedangkan di kelas eksperimen peningkatan hasil belajar siswa sangat signifikan antara pretest dan posttest dengan Nilai posttest 79.60 dan Nilai Pretesst 70.0