Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Multi akad pada produk gadau emas di Bank Syariah Indonesia di kantor cabang Kota Padangsidimpuan perspektif maslahah mursalah
Skripsi ini membahas tentang penerapan multi akad pada produk gadai emas perspektif maslahah mursalah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Padangsidimpuan. Pelaksanaan produk gadai emas yang dilakukan di bank syariah indonesia kantor cabang padangsidimpuan menggunakan tiga akad yaitu akad qard, akad rahn dan akad ijarah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana alur proses multi akad dalam transaksi gadai emas karna masih banyak Masyarakat maupun para pakar meragukan kesyariahan transaksi gadai emas. jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research dan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas sumber data primer dan sumber data sekunder. Tehnik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dilakukan kepada pawning officer dan pawning aprasial dan nasabah dan dokumentasi diambil dari dokumen bsi dan data data dari internet yang berkaitan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gadai emas memiliki beberapa tahapan transaksi yaitu tahap awal proses pencairan, kemudian proses penyimpanan agunan, proses perpanjangan dan yang terakhir proses pelunasan. multi akad gadai emas yang digunakan adalah tiga akad yaitu rahn sebagai pengikatan jaminan emas qard sebagai akad pinjaman dan ijarah sebagai akad pengenaan biaya titipan (mu’nah) dalam penerapan akadnya dicantumkan dalam SBGE dan ditandatangani nasabah dengan petugas bank dalam satu kalusul akad. Penandatangan dilakukan satu kali namun pemberlakuan akad dilapangan bertahap akad Qard diberlakukan pada proses cair baru, aqad rahn penerapannya pada proses penyimpanan emas dan akad ijarah diberlakukan pada saat gadai jatuh tempo atau dilakukan pelunasan dipercepat.
Gadai emas ini juga jika ditinjau dari maslahah mursalah yaitu Hifz al-Mal, Gadai emas memberikan manfaat bagi nasabah dalam menjaga hartanya. Hifz al-Nafs membantu nasabah yang membutuhkan dana darurat dan cepat dan menjaga diri dari kemudharatan Hifz al-Din, Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Padangsidimpuan beroperasi dalam koridor hukum syariah, yang artinya, prinsip- dasar fiqh Islam diterapkan dalam setiap transaksi dan dipastikan sudah di evaluasi
Analisis pemahaman nasabah terhadap penguasaan objek transaksi pembelian emas non tunai dengan akad murabahah di PT. Pegadaian Syariah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman nasabah mengenai mekanisme akad Murabahah dalam transaksi pembelian emas non-tunai. Meskipun layanan ini cukup diminati, sebagian besar nasabah masih membutuhkan penjelasan berulang untuk memahami skema transaksi secara mendalam. Penelitian ini menganalisis penguasaan objek transaksi pembelian emas non-tunai dengan akad Murabahah di PT. Pegadaian Syariah UPS Kotapinang, khususnya terkait margin keuntungan, perpindahan kepemilikan emas, dan denda keterlambatan pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur serta tingkat pemahaman nasabah terhadap penguasaan objek transaksi pembelian emas non-tunai dengan akad Murabahah di PT. Pegadaian Syariah UPS Kotapinang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara terstruktur dengan 15 nasabah, 2 staf CSO, dan 1 kepala pimpinan cabang PT. Pegadaian Syariah UPS Kotapinang yang terlibat dalam transaksi pembelian emas non-tunai dengan akad Murabahah, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data, penelitian ini menerapkan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar nasabah memahami prosedur akad Murabahah dalam penguasaan objek transaksi pembelian emas non-tunai di PT. Pegadaian Syariah UPS Kotapinang. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam memahami rincian teknis, seperti perhitungan harga emas dan margin keuntungan. Nasabah yang lebih sering melakukan transaksi cenderung lebih menguasai proses ini, sedangkan nasabah baru sering mengalami kebingungan. Pemahaman nasabah terhadap akad Murabahah juga bervariasi tergantung pada literasi keuangan dan pengalaman mereka dalam transaksi syariah. Beberapa nasabah memahami prinsip dasar akad, tetapi masih ragu dalam memahami perhitungan cicilan dan margin keuntungan
Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan dan akses permodalan terhadap kinerja keuangan usaha mikro kecil dan menengah
Permasalahan kinerja keuangan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) umumnya berkaitan dengan minimnya kemampuan manajemen dalam pengelolaan modal kerja, yang menyebabkan kesulitan dalam pengukuran kinerja keuangan. Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah antara lain kualitas laporan keuangan, literasi keuangan, inklusi keuangan dan Akses Permodalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah literasi keuangan, inklusi keuangan dan Akses Permodalan secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan bidang ilmu kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah sehubungan dengan teori yang mengatakan bahwa literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, inklusi keuangan berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah begitu juga dengan Akses Permodalan berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan jumlah sampel 100 UMKM. Alat analisis yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis uji asumsi klasik, regresi linier berganda dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian menunjukkan literasi keuangan (X1) berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Y). Variabel inklusi keuangan (X2) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Y). Variabel Akses Permodalan (X3) berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Y). Sedangakan secara bersama-sama (simultan) variabel literasi keuangan (X1), inklusi keuangan (X2) dan Akses Permodalan (X3) berpengaruh terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Y)
Analisis pengelolaan usaha gula aren dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Pasar Muarasipongi Bukit Gudang
Penelitian ini dilatar belakangi oleh produksi gula aren di Kelurahan Pasar Muarasipongi Bukit Gudang produksinya tinggi dengan harga jual tinggi, akan tetapi dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakatnya justru begitu - begitu saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan usaha gula aren dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Kendala pengelola usaha gula aren dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Pasar Muarasipongi Bukit Gudang. Dalam teori dikatakan "Kesejahteraan masyarakat adalah kondisi sosial yang memungkinkan setiap warga negara untuk memenuhi kebutuhan hidup sandang, pangan, dan papan". Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melibatkan pengumpulan informasi, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah masyarakat pengelolaan usaha gula aren di Kelurahan Pasar Muarasipongi Bukit Gudang berjumlah 9 Informan . Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha gula aren belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Pasar Muarasipongi Bukit Gudang. Hal ini dapat dilihat dari indikator-indikator Kesejahteraan berupa pendidikan yang masih rendah, kemampuan biaya sarana kesehatan belum tercukupi, dan tempat tinggal belum menetap. Kendala pengelola usaha gula aren dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berupa harga pasaran yang tidak menetap, keterbatasan dalam memasarkan gula aren, pengolahan gula aren masih tradisional, kualitas produk yang cenderung menurun dan gangguan dari hewan liar berupa monyet dan beruang yang menyebabkan banyaknya pohon nira yang rusak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka peneliti menyimpulkan bahwa usaha pengelolaan sumber daya alam yaitu produksi gula aren oleh masyarakat di Kelurahan Pasar Muarasipongi Bukit Gudang dapat dikatakan belum bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, tidak ada lagi usaha lain yang lebih menguntungkan, maka produksi gula aren tetap di kerjakan
Pengaruh model problem based learning dengan menggunakan software autograph terhadap kemampuan penalaran matematika siswa pada materi program linier di SMA N 4 Padangsidimpuan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan matematika dasar yang dimiliki oleh siswa sehingga mempengaruhi kemampuan penalaran matematis siswa, kurangnya motivasi belajar siswa, pembelajaran cenderung menggunakan Teacher Center Learning yang menyebabkan suasana kelas jenuh dan pasif, model pembelajaran yang tidak sesuai serta kurangnya media pembelajaran yang menarik perhatian siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan Software Autograph terhadap kemampuan penalaran matematika siswa pada materi program linier di kelas XI SMA Negeri 4 Padangsidimpuan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen Quasi Experimental Design, populasinya adalah seluruh siswa kelas XI dan mengambil sampel menggunakan Purposive Sampling, instrument pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes yang sudah divalidasi. Sampel kelas eksperimen diberi perlakuan khusus yaitu menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas kontrol tidak diberi perlakuan khusus. Analisis data menggunakan uji t setelah data terpenuhi berdistribusi normal dan homogen hasil penelitian tersebut. Dalam hasil penelitian ini dapat disimpulkan dengan perbedaan rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu kelas eksperimen sebesar 82,62 dan kelas kontrol sebesar 68,51 ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan Software Autograph terhadap kemampuan penalaran matematika siswa pada materi program linier di kelas XI SMA N 4 Padangsidimpuan. Hasilnya diperoleh dari nilai signifikan 5% yaitu thitung>ttabel yaitu 6,925 > 2,042
The correlation between linguistic intelligence and vocabulary mastery at The Fifth Semester Students of English Education Study Program at UIN Syahada Padangsidimpuan
This study aims to find out the correlation between linguistic intelligence and vocabulary mastery at the fifth semester students of English Department UIN Syahada Padangsidimpuan. The problem raised is how linguistic intelligence affects students' ability to master vocabulary. This study used a quantitative approach with a correlational method The sampling technique used was total sampling. Instrument of the data were collected through two types of tests namely linguistic intelligence test and vocabulary mastery test each consisting of 20 item of multiple choice questions that have been tested for validity and reliability. The analysis the data was used peaarson correlation The analysis results showed that the average score of students' linguistic intelligence was 58.85, while the average score of vocabulary mastery was 54.52. In addition, a significant correlation was found between linguistic intelligence and vocabulary mastery, with a calculated t value of 2.340 which is higher than the t table value (2.340 > 0.423). This finding shows that linguistic intelligence has a positive influence on vocabulary acquisition of fifth semester students of the English Department of UIN Syahada Padangsidimpuan
Analyzing students’ metacognitive awareness in learning English at English Education Department of UIN Syahada Padangsidimpuan
This research aimed to describe and analyze students’ metacognitive awareness in learning English at English Education Department of UIN Syahada Padangsidimpuan. This research used a mixed method covering quantitative and qualitative research. The participants were the fifth-grade students of English Education Department of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The instruments of this research were questionnaire that consists of 15 statements and the interview to follow up the questionnaire. The researcher used the Likert scale with the favorable (always, often, sometimes, seldom, never). The result of this research showed categorical data regarding metacognitive awareness which is assessed based on the cognitive regulation category, 45.6% of students were in a moderate level of awareness in the planning aspect, particularly in their ability to set learning goals and design effective learning strategies. However, they have a strong sense of considering their strengths and weaknesses while planning English studies. In the monitoring aspect of metacognition, 50.2% of students indicated that they engage in monitoring their learning or thinking processes only occasionally. This means that nearly half of the students are aware of and evaluate their metacognitive activities sometimes, but not consistently. However, they have a strong sense of adjusting the strategy of study and reading the instructions before beginning a task. Furthermore, 41.2% of students in the evaluating aspect, their level of metacognitive awareness is moderate, indicating that they are aware of these strategies but may not regularly or fully apply them. However, they have a strong sense in assessing the ability to use English in different contexts. The dominant metacognitive awareness of students was found in the monitoring aspect, where they more frequently check and reflect on their learning process, compared to planning and evaluating, which are done at a more moderate level. These results highlight the need for enhancing metacognitive strategies among students to improve their English learning outcomes
Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program bantuan langsung tunai dalam mengurangi kemiskinan
Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan salah satu program sosial yang dirancang pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi yang dialami masyarakat kurang mampu. Namun, berdasarkan hasil observasi, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah kurangnya transparansi terkait program ini kepada masyarakat. Akibatnya, beberapa keluarga yang memenuhi syarat untuk menerima bantuan tidak mendapatkannya karena keterbatasan informasi. Selain itu, program ini belum sepenuhnya mampu mengangkat penerima bantuan dari kondisi kemiskinan, mengingat jumlah bantuan yang diberikan masih terbatas dan bersifat sementara. Oleh karena itu, penerima BLT tetap perlu bekerja dan tidak boleh sepenuhnya bergantung pada bantuan tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap keberhasilan program bantuan langsung tunani dalam mengurangi kemiskinan di Kelurahan Bincar, Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas 174 penerima BLT, sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 64 responden dengan teknik pengambilan sampel secara acak (random sampling). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan beberapa teknik analisis, yaitu outer model, validitas konvergen, validitas diskriminan, uji reliabilitas, inner model, R-Square, F-Square, serta uji hipotesis dan path coefficient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan program bantuan langsung tunai dalam mengurangi kemiskinan. Sementara itu, akuntabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan program bantuan langsung tunai dalam mengurangi kemiskinan
Keberagamaan remaja muslim di lingkungan I Kelurahan Padangmatinggi Lestari Kecamatan Padangsidimpuan Selatan
Keberagamaan adalah suatu keadaan diri seorang individu yang dimana setiap melakukan suatu aktivitas selalu beriringan dengan agama yang dianutnya Penelitian ini dilatar belakangi keberagamaan remaja di Lingkungan I Kelurahan Padangmatinggi Lestari Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberagamaan remaja dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberagamaan remaja di Lingkungan I Kelurahan Padangmatinggi Lestari Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, yang menjadi fokus bahasan adalah keberagamaan tentang praktek keagamaan yaitu pelaksanaan salat dikalangan remaja awal dan sebagai bahan masukan untuk orangtua agak bisa lebih mudah untuk mendidik anak remaja kepada yang lebih baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif naturalistik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa kebaragamaan remaja terkait praktek pelaksanakan salat dikalangan remaja di Lingkungan I Kelurahan Padangmatinggi Lestari Kecamatan Padangsidimpuan Selatan masih banyak remaja yang lalai dan tidak melaksanakan salat, banyak remaja yang dengan kesadaran dirinya meninggalkan salat, ada juga yang meninggalkan salat karena ikut-ikutan temannya yang tidak mengerjakan salat. Selain itu apabila remaja salat berjama’ah kemasjid remaja ini akan bermain-main dan membuat keributan ketika salat dan mereka selalu datang masbuk dan apabila imam salam mereka juga ikut salam tanpa menambah raka’at yang tertinggal. Orang tua sudah mengupayakan pendidikan formal, informal dan non-formal terkait ilmu agama Islam. Faktor yang mempengaruhi keberagamaan remaja di Lingkungan I Kelurahan Padangmatinggi Lestari Kecamatan Padangsidimpuan Selatanada faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah kurangnya kesadaran beragama dan emosional remaja. Faktor eksternal ialah lingkungan masyarakat, pergaulan teman sebaya dan teknologi informasi dan komunikas
Pengaruh permainan monopoli terhadap minat belajar peserta didik pada materi operasi bilangan bulat di Maahad Tahfiz Baitul Ehsan Alkhairi Gombak Malaysia
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat belajar peserta didik dalam pelajaran matematika, khususnya pada materi operasi bilangan bulat sehingga menjadi topik pembahasan pada penelitian ini. Tidak adanya pembelajaran matematika di Maahad Tahfiz Baitul Ehsan Alkhairi Gombak Malaysia menyebabka kurangnya penguasaan matematis yang berdampak kurangnya minat belajar peserta didik. Pendidik perlu menerapkan permainan monopoli untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan monopoli pada materi operasi nilangan bulat terhadap minat peserta didik di maahad tahfiz baitul ehsan alkhairi Gombak Malaysia. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah Non Equivalent Control Pretest Posttest Design. Populasi terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 28 pesert didik, sedangkan sampel penelian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas kontrol sebanya 14 peserta didik dan kelas eksperimen sebanyak 14 peserta didik. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah Kuesianer atau angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang diajarkan dengan permainan monopoli mendapat peningkatan minat belajar lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang tidak diajarkan permainan monopoli. Uji hipotesis dilakukan menggunakan Uji Indevendent Sample T-Test, hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa nilai t_hitung> t_tabel atau 4,944 > 2,056 dengan taraf signifikan 0,000 < 0,05 dengan drajat kebebasan (df) = (14 +14) – 2 = 26. Dari hasil tersebut terbukti bahwa H_0 ditolak dan H_1diterima. Oleh karena itu, terdapat pengaruh signifikan permainan monopoli pada materi operasi bilangan bulat terhadap minat peserta didik di Maahad Tahfiz Baitul Ehsan Alkhairi